DATA & BASIS
DATA
PENGERTIAN DATA DAN INFORMASI
ď‚› Kegiatan pengolahan data sudah dimulai sejak dahulu
sejalan dengan perkembangan sistem catat mencatat, yaitu
disaat kegiatan manusia sudah semakin banyak sehingga
sukar bagi manusia untuk mengingatnya. Kegiatan catat
mencatat ini dilakukan diberbagai bidang pekerjaan baik oleh
perorangan, perusahaan atau pemerintahan. Dengan
semakin bertambahnya jumlah dan arti. Data bagi manusia
maka mereka berusaha untuk membuat alat yang dapat
menggantikan manusia dalam hal catat mencatat atau
administrasi ini.
Hal ini terjawab oleh kemajuan teknologi manusia dengan
diciptakannya KOMPUTER sebagai alat pengganti tersebut.
Kegiatan catat mencatat inilah yang sekarang disebut
orang dengan istilah DATA PROCESSING.
ď‚› Dari keterangan di atas dapat diambiI kesimpulan bahwa data tersebut
merupakan bahan yang akan diolah menjadi suatu bentuk, yang Iebih
berguna dan lebih mempunyai arti, Sedangkan informasi adalah hasil
pengolahan data atau hasil proses dari Data tersebut.
ď‚› Setelah dilakukan pengolahan. maka sifat data akan berubah
sehingga bertambah kegunaannya yang dapat dipakai untuk
suatu tujuan tertentu atau untuk analisa dan pengambilan
keputusan. Biasanya informasi terdiri dari "Selected Data"
yaitu data yang terpilih, tergabung dan disusun sesuai
dengan kebutuhan dari pemakai data, masalah waktu. tempat
dan fungsinya.
ď‚› Proses perubahan dari data menjadi informasi merupakan
fungsi utama dari pengolahan data. Cara pengolahan data
menjadi informasi tersebut bisa bermacam-
macam, misalnya secara manual dengan menggunakan
alat hitung sempoa, secara mekanis dengan menggunakan
register, secara elektris dengan menggunakan mesin hitung
listrik atau dengan cara elektronis dengan menggunakan
komputer.
ď‚› DATA
ď‚› PENGOLAHA
ď‚› INFORMASI
DARI BIT KE INFORMASI
ď‚› Sejak diciptakan pertama kali, komputer bekerja atas dasar
sistem biner. Sistem biner adalah sistem bilangan yang
hanya mengenal dua macam angka yang disebut dengan
istilah bit (binary digit), berupa 0 dan 1. Hanya dengan dua
kemungkinan bilangan inilah komputer dapat menyajikan
informasi yang begitu berguna bagi peradaban manusia.
ď‚› Bit-bit dapat digunakan untuk menyusun karakter apa saja.
Istilah karakter dalam dunia komputer berarti:
ď‚› Huruf, misalnya A dan z.
ď‚› Digit, seperti 0,1, 2,3,4,5,6,7,8, 9
ď‚› Selain huruf maupun digit, seperti tanda +, - serta &
dan bahkan simbol-simbol seperti β.
SATUAN DATA
Bit merupakan satuan data terkecil dalam sistem komputer.
Yaitu berupa byte, megabyte, gigabyte, terabyte dan petabyte.
Tabel 5.1 Satuan data.
Satuan Ekivalen Keterangan
Bit Terdiri dari nilai 0 atau 1
Nible 4 bit
Byte 8 bit
Untuk menyimpan sebuah karakter pada sistem ASCII atau
EBCDIC
Kilobyte (KB) 1024 byte Awal PC hanya memiliki memori sebesar 640 kilobyte
Megabyte (MB) 1024 kilobyte Memori PC pada saat ini berkisar antara 64 – 256 megabyte
Gigabyte (GB) 1024 megabyte
Ukuran hard disk yang digunakan berkisar antara 20 – 40
gigabyte
Terabyte (TB) 1024 gigabyte Database yang sangat besar
Petabyte (PB) 1024 terabyte Penggunaan di masa mendatang
ď‚› Selain berbagai istilah yang menggunakan istilah byte,
kadangkala dijumpai istilah yang menggunakan bit
seperti megabit. Penggunaan istilah ini biasanya
dikaitkan dengan “per detik”, misalnya 10 megabit per
detik. Istilah megabit per detik sering dinyatakan
dengan Mbps (megabit per second). Dalam hal ini,
megabit berarti 1.000.000 bit.
Data
ď‚› Data adalah obyek yang diproses.
ď‚› Untuk memproses maka data harus
dibawa dari storage (tempat
menyimpan) ke ALU (tempat proses)
Data dapat dibagi 2 golongan besar, yaitu
ď‚› Character
Adalah data yang tidak akan mengalami perhitungan-perhitungan
arithmetic
Misalnya :Nama pegawai, nomor pegawai
Data tersebut terdiri dari kombinasi semua karakter yang dikenal
komputer (huruf Alphabetik, angka 0 – 9, symbol-simbol = + ? !, dll )
Contoh : Ratna, 89092189KJ
Di dalam komputer data ini disimpan dalam bentuk karakter mode.
ď‚› Numerik
Adalah data yang akan mengalami perhitungan arithmetic
Misalnya : bilangan-bilangan
Cara menyimpan data ini bisa secara zoned decimal, packed
decimal, binary maupun floating point.
Contoh : 876516, 100028
Hirarkhi Data
ď‚› Bit (Binary Digit)
ď‚› Adalah pembentuk data yang paling elementer dalam storage.
ď‚› Ada 2 macam kombinasi bit, yaitu 0 (nol) dan 1 (satu).
Character (byte)
Adalah unit data terkecil dalam storage yang mempunyai address
(alamat).
Macam-macam character :
- Angka : 0 - 9
- Huruf : A - Z
- Special character : + - * / = . , dsb
Field / Item
Adalah kumpulan dari karakter-karakter yang membentuk suatu arti,
Misalnya : No. Mahasiswa, Nama Mahasiswa
Record / Rekaman / Tupel
ď‚› Adalah kumpulan dari field-field yang lengkap.
ď‚› Misalnya : record pegawai, akan memuat data-data (field) dari
seseorang pegawai.
File
Adalah kumpulan dari record-record yang sejenis.
Misalnya : File pegawai akan memuat semua record-record
pegawai didalam perusahaan itu.
Basis Data
Adalah kumpulan dari bermacam-macam file yang disimpan didalam
satu disk.
ď‚› Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang
saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di
perangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak
untuk memanipulasinya. Basis data merupakan salah satu
komponen yang penting dalam sistem informasi, karena
merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para
pemakai. Sistem basis data (database system) adalah suatu
sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data
yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya dan
membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang
bermacam-macam di dalam suatu organisasi.
Basis data mempunyai beberapa criteria
penting, yaitu:
ď‚› Berorientasi data dan bukan berorientasi program
ď‚› Dapat digunakan oleh beberapa program
aplikasi tanpa perlu menguah basis datanya
ď‚› Dapat dikembangkan dengan mudah, baik
volume maupun strukturnya
ď‚› Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru
secara mudah.
ď‚› Dapat digunakan dengan cara-cara yang
berbeda.
Komponen-komponen sistem basis data adalah
ď‚› Hardware, sebagai pendukung operasi pengolahan data seperti
CPU, memori, disk, terminal dan sebagainya.
ď‚› Software sistem operasi (Windows 9x, Windows 2000/XP, Linux, UNIX)
ď‚› Software pengelola basis data (DBMS) seperti MS-
Access, SQL, Oracle)
ď‚› Software program aplikasi misalnya Visual Basic, Delphi, Visual
Foxpro)
ď‚› Basis data (semua data yang diperlukan, dipelihara, dikelola oleh
Sistem Basis Data)
ď‚› Pemakai/pengguna basis data (user)
Pengguna (user) basis data meliputi:
Database Administrator
ď‚› pengguna yang memiliki kewenangan sebagai pusat pengendali
seluruh sistem basis data maupun program-program yang
mengaksesnya, menentukan pola struktur basis
data, memodifikasi, membagi tugas pengolahan dan memberikan
otoritas tertentu, dan sebagainya.
Aplication programmers
yaitu programmer aplikasi yang berinteraksi dengan sistem melalui
pemanggilan Data Manipulation Language (DML) yang dimasukkan
ke dalam program yang tertulis
Sophisticated Users
Yaitu pengguna yang berinteraksi dengan sistem tanpa harus
menuliskan sendiri programnya diganti dengan melakukan
permintaan (request) dalam bentuk bahasa query basis data.
Seperti menggunakan MS-Access, SQL dan sebagainya
Specialized Users
ď‚› Yaitu pengguna yang menuliskan program aplikasi basis data
khusus yang tidak sesuai dengan framework pemrosesan data
tradisional. Contoh: Sistem pakar, multimedia dan sebagainya.
Naive Users
Yaitu pengguna yang berinteraksi dengan sistem dengan cara
memanggil salah satu program aplikasi yang telah disediakan.
Contoh: operator pada bagian teller, gaji, personalia, dan
sebagainya.
Manfaat yang diperoleh dari penyusunan database adalah
Mengatasi kerangka (redundancy) data
Penyimpanan data yang sama pada beberapa tempat selain bisa
menyulitkan pemakai tentang aktualisasi data juga memboroskan tempat
penyimpanan, maka basis data akan mendeteksi dan menghindari jika
terjadi kerangkapan data.
Menghindari terjadinya inkonsistensi data
ď‚› Akibat lain jika terjadi kerangkapan data, maka jika terjadi
perubahan pada data yang satu sedangkan yang lain tidak dirubah
akan terjadi ketidakkonsistenan data. Untuk itu database akan
menyesuaikan terhadap data yang sama jika terjadi perubahan, jadi
semua data akan selalu ter-update.
Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
Memudahkan jika suatu saat akan diambil atau dicetak data yang
memiliki criteria tertentu, misalnya pada tanggal tertentu, alamat
tertentu, jumlah tertentu dan sebagainya.
ITU SAJA DARI SAYA,
SEKIAN TERIMA KASIH.

Power point modul 5

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN DATA DANINFORMASI ď‚› Kegiatan pengolahan data sudah dimulai sejak dahulu sejalan dengan perkembangan sistem catat mencatat, yaitu disaat kegiatan manusia sudah semakin banyak sehingga sukar bagi manusia untuk mengingatnya. Kegiatan catat mencatat ini dilakukan diberbagai bidang pekerjaan baik oleh perorangan, perusahaan atau pemerintahan. Dengan semakin bertambahnya jumlah dan arti. Data bagi manusia maka mereka berusaha untuk membuat alat yang dapat menggantikan manusia dalam hal catat mencatat atau administrasi ini. Hal ini terjawab oleh kemajuan teknologi manusia dengan diciptakannya KOMPUTER sebagai alat pengganti tersebut. Kegiatan catat mencatat inilah yang sekarang disebut orang dengan istilah DATA PROCESSING.
  • 3.
    ď‚› Dari keterangandi atas dapat diambiI kesimpulan bahwa data tersebut merupakan bahan yang akan diolah menjadi suatu bentuk, yang Iebih berguna dan lebih mempunyai arti, Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data atau hasil proses dari Data tersebut. ď‚› Setelah dilakukan pengolahan. maka sifat data akan berubah sehingga bertambah kegunaannya yang dapat dipakai untuk suatu tujuan tertentu atau untuk analisa dan pengambilan keputusan. Biasanya informasi terdiri dari "Selected Data" yaitu data yang terpilih, tergabung dan disusun sesuai dengan kebutuhan dari pemakai data, masalah waktu. tempat dan fungsinya.
  • 4.
    ď‚› Proses perubahandari data menjadi informasi merupakan fungsi utama dari pengolahan data. Cara pengolahan data menjadi informasi tersebut bisa bermacam- macam, misalnya secara manual dengan menggunakan alat hitung sempoa, secara mekanis dengan menggunakan register, secara elektris dengan menggunakan mesin hitung listrik atau dengan cara elektronis dengan menggunakan komputer. ď‚› DATA ď‚› PENGOLAHA ď‚› INFORMASI
  • 5.
    DARI BIT KEINFORMASI  Sejak diciptakan pertama kali, komputer bekerja atas dasar sistem biner. Sistem biner adalah sistem bilangan yang hanya mengenal dua macam angka yang disebut dengan istilah bit (binary digit), berupa 0 dan 1. Hanya dengan dua kemungkinan bilangan inilah komputer dapat menyajikan informasi yang begitu berguna bagi peradaban manusia.  Bit-bit dapat digunakan untuk menyusun karakter apa saja. Istilah karakter dalam dunia komputer berarti:  Huruf, misalnya A dan z.  Digit, seperti 0,1, 2,3,4,5,6,7,8, 9  Selain huruf maupun digit, seperti tanda +, - serta & dan bahkan simbol-simbol seperti β.
  • 6.
    SATUAN DATA Bit merupakansatuan data terkecil dalam sistem komputer. Yaitu berupa byte, megabyte, gigabyte, terabyte dan petabyte. Tabel 5.1 Satuan data. Satuan Ekivalen Keterangan Bit Terdiri dari nilai 0 atau 1 Nible 4 bit Byte 8 bit Untuk menyimpan sebuah karakter pada sistem ASCII atau EBCDIC Kilobyte (KB) 1024 byte Awal PC hanya memiliki memori sebesar 640 kilobyte Megabyte (MB) 1024 kilobyte Memori PC pada saat ini berkisar antara 64 – 256 megabyte Gigabyte (GB) 1024 megabyte Ukuran hard disk yang digunakan berkisar antara 20 – 40 gigabyte Terabyte (TB) 1024 gigabyte Database yang sangat besar Petabyte (PB) 1024 terabyte Penggunaan di masa mendatang
  • 7.
     Selain berbagaiistilah yang menggunakan istilah byte, kadangkala dijumpai istilah yang menggunakan bit seperti megabit. Penggunaan istilah ini biasanya dikaitkan dengan “per detik”, misalnya 10 megabit per detik. Istilah megabit per detik sering dinyatakan dengan Mbps (megabit per second). Dalam hal ini, megabit berarti 1.000.000 bit. Data  Data adalah obyek yang diproses.  Untuk memproses maka data harus dibawa dari storage (tempat menyimpan) ke ALU (tempat proses)
  • 8.
    Data dapat dibagi2 golongan besar, yaitu  Character Adalah data yang tidak akan mengalami perhitungan-perhitungan arithmetic Misalnya :Nama pegawai, nomor pegawai Data tersebut terdiri dari kombinasi semua karakter yang dikenal komputer (huruf Alphabetik, angka 0 – 9, symbol-simbol = + ? !, dll ) Contoh : Ratna, 89092189KJ Di dalam komputer data ini disimpan dalam bentuk karakter mode.  Numerik Adalah data yang akan mengalami perhitungan arithmetic Misalnya : bilangan-bilangan Cara menyimpan data ini bisa secara zoned decimal, packed decimal, binary maupun floating point. Contoh : 876516, 100028
  • 9.
    Hirarkhi Data ď‚› Bit(Binary Digit) ď‚› Adalah pembentuk data yang paling elementer dalam storage. ď‚› Ada 2 macam kombinasi bit, yaitu 0 (nol) dan 1 (satu). Character (byte) Adalah unit data terkecil dalam storage yang mempunyai address (alamat). Macam-macam character : - Angka : 0 - 9 - Huruf : A - Z - Special character : + - * / = . , dsb Field / Item Adalah kumpulan dari karakter-karakter yang membentuk suatu arti, Misalnya : No. Mahasiswa, Nama Mahasiswa
  • 10.
    Record / Rekaman/ Tupel ď‚› Adalah kumpulan dari field-field yang lengkap. ď‚› Misalnya : record pegawai, akan memuat data-data (field) dari seseorang pegawai. File Adalah kumpulan dari record-record yang sejenis. Misalnya : File pegawai akan memuat semua record-record pegawai didalam perusahaan itu. Basis Data Adalah kumpulan dari bermacam-macam file yang disimpan didalam satu disk.
  • 11.
    ď‚› Basis data(database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Basis data merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Sistem basis data (database system) adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam suatu organisasi.
  • 12.
    Basis data mempunyaibeberapa criteria penting, yaitu: ď‚› Berorientasi data dan bukan berorientasi program ď‚› Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu menguah basis datanya ď‚› Dapat dikembangkan dengan mudah, baik volume maupun strukturnya ď‚› Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru secara mudah. ď‚› Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda.
  • 13.
    Komponen-komponen sistem basisdata adalah ď‚› Hardware, sebagai pendukung operasi pengolahan data seperti CPU, memori, disk, terminal dan sebagainya. ď‚› Software sistem operasi (Windows 9x, Windows 2000/XP, Linux, UNIX) ď‚› Software pengelola basis data (DBMS) seperti MS- Access, SQL, Oracle) ď‚› Software program aplikasi misalnya Visual Basic, Delphi, Visual Foxpro) ď‚› Basis data (semua data yang diperlukan, dipelihara, dikelola oleh Sistem Basis Data) ď‚› Pemakai/pengguna basis data (user)
  • 14.
    Pengguna (user) basisdata meliputi: Database Administrator ď‚› pengguna yang memiliki kewenangan sebagai pusat pengendali seluruh sistem basis data maupun program-program yang mengaksesnya, menentukan pola struktur basis data, memodifikasi, membagi tugas pengolahan dan memberikan otoritas tertentu, dan sebagainya. Aplication programmers yaitu programmer aplikasi yang berinteraksi dengan sistem melalui pemanggilan Data Manipulation Language (DML) yang dimasukkan ke dalam program yang tertulis Sophisticated Users Yaitu pengguna yang berinteraksi dengan sistem tanpa harus menuliskan sendiri programnya diganti dengan melakukan permintaan (request) dalam bentuk bahasa query basis data. Seperti menggunakan MS-Access, SQL dan sebagainya
  • 15.
    Specialized Users ď‚› Yaitupengguna yang menuliskan program aplikasi basis data khusus yang tidak sesuai dengan framework pemrosesan data tradisional. Contoh: Sistem pakar, multimedia dan sebagainya. Naive Users Yaitu pengguna yang berinteraksi dengan sistem dengan cara memanggil salah satu program aplikasi yang telah disediakan. Contoh: operator pada bagian teller, gaji, personalia, dan sebagainya. Manfaat yang diperoleh dari penyusunan database adalah Mengatasi kerangka (redundancy) data Penyimpanan data yang sama pada beberapa tempat selain bisa menyulitkan pemakai tentang aktualisasi data juga memboroskan tempat penyimpanan, maka basis data akan mendeteksi dan menghindari jika terjadi kerangkapan data.
  • 16.
    Menghindari terjadinya inkonsistensidata ď‚› Akibat lain jika terjadi kerangkapan data, maka jika terjadi perubahan pada data yang satu sedangkan yang lain tidak dirubah akan terjadi ketidakkonsistenan data. Untuk itu database akan menyesuaikan terhadap data yang sama jika terjadi perubahan, jadi semua data akan selalu ter-update. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data Memudahkan jika suatu saat akan diambil atau dicetak data yang memiliki criteria tertentu, misalnya pada tanggal tertentu, alamat tertentu, jumlah tertentu dan sebagainya.
  • 17.
    ITU SAJA DARISAYA, SEKIAN TERIMA KASIH.