MODEL-MODEL PSB
OLEH: ELCE PURWANDARI
Latar Belakang
PSB Ideal Sulit
Ditemui
Fungsi PSB yang
tidak optimal
Rumusan Masalah
Model-Model PSB di Sekolah
Model PSB di Balai Tekkom
Model PSB di SKB
Tujuan Penulisan
Model-Model PSB di Sekolah
PSB Berbasis Sekolah Tipe A
PSB Berbasis Sekolah Tipe D
PSB Berbasis Sekolah Tipe C
PSB Berbasis Sekolah Tipe B
PSB Berbasis Sekolah Tipe A
PSB Berbasis Sekolah Tipe B
Siswa, Guru, Karyawan
Kepala Sekolah
Kepala TU
Wa Ka Sek
KurikulumSarana Kesiswaan PSB
Pelayanan Pemeliharaan Pengembangan Media
Multi
Media
Audio
Visual
CetakLaboratoriumPerpustakaan
(Cetak, Non Cetak)
PSB Berbasis Sekolah Tipe C
Siswa, Guru, Karyawan
Kepala Sekolah
Kepala TU
Wa Ka Sek
KurikulumSarana Kesiswaan
Koordinator PSB
LaboratoriumPerpustakaan (Cetak, Non Cetak)
PSB Berbasis Sekolah Tipe D
Model PSB di Balai Tekkom
Kepala Balai
Kepala PSB
Unit
Kerjasama
Informasi
Unit
Pengemba
ngan
sistem
instruksion
al
Unit
Pendayagu
naan
Media
Unit
Produksi
Media
Unit
Pelatihan
Pelayanan
Cetak non
cetak
Pemelihar
aan Cetak
non cetak
Pemanfaat
an Cetak
non cetak
Audio
Visual
Grafis
dan
Multimed
ia
Audio
Unit
Administrasi
Ketenagaan PSB di Balai Tekkom
 Kepala PSB
 Unit Administrasi
 Unit Kerjasama dan Informasi
 Unit Pendayagunaan
 Unit Produksi Media
 Unit Pengembangan Sistem Instruksional
 Unit Pelatihan
Model PSB di Balai SKB
Kepala SKB/Kepala PSB
Unit
Informasi
Unit
Satuan
PLS
Unit
Layanan
Media
Unit
Produksi
Media
Unit
Pelatihan
Perpustakaan Cetak
non cetak
Pemanfaatan dan
Pemeliharaan
Ketenagaan PSB di SKB
 Kepala PSB
 Unit Informasi
 Unit Layanan Media
 Unit Satuan PLS
 Unit Produksi Media
 Unit Pelatihan
Kesimpulan
Model-model PSB yang telah dikembangkan terdiri dari model PSB di sekolah, model PSB di Balai
Tekkom, dan Model PSB di SKB. Model PSB di sekolah terdapat 4 model/ tipe yang dapat
dikembangkan sesuai kondisi, kebutuhan dan keterpentingan masing-masing sekolah terhadap
PSB. 4 tipe model PSB di sekolah terdiri dari tipe A, tipe B, tipe C, dan tipe D. Tipe A merupakan
tipe PSB yang paling lengkap karena memiliki 4 fungsi yaitu fungsi administrasi, fungsi
pengembangan sistem pembelajaran, fungsi pelayanan dan pemeliharaan, dan fungsi
pengembangan media. Tipe B memiliki 2 fungsi yaitu fungsi pelayanan pemeliharaan, dan fungsi
pengembangan media. Tipe C hanya memiliki fungsi pelayanan dan pemeliharaan.
Sedangkan Tipe D merupakan PSB yang memiliki fungsi yang paling sedikit yaitu fungsi
administrasi dan layanan perpustakaan sehingga PSB ini memiliki struktur organisasi yang paling
kecil, kualifikasi ketenagaan yang tidak terlalu tinggi, sarana dan prasarana serta bahan ajar
yang paling sedikit. Selain di sekolah PSB juga dikembangkan di tingkat provinsi dengan nama
Balai Tekkom (Teknologi dan Komunikasi) sehingga Model pengembangan ini disebut dengan
Model PSB di Balai Tekkom. Model PSB di Balai Tekkom memiliki 7 pembagian ketenagaan
dengan tugasnya masing-masing. Selanjutnya PSB juga dikembangkan di tingkat Kabupaten/
Kota dengan nama SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) sehingga model pengembangan ini disebut
dengan Model PSB di SKB. Model PSB di SKB memiliki 6 pembagian ketenagaan dengan
tugasnya masing-masing.
Saran
Dalam mengembangkan suatu model PSB hendaknya
disesuaikan pada kondisi dan kebutuhan. Apabila
dalam suatu sekolah membutuhkan PSB dengan Tipe B
yang sebelumnya hanya bertipe C maka pihak sekolah
diharapkan bisa mewujudkan kebutuhan tersebut.
Begitupun sebaliknya agar tujuan yang ingin dicapai
dapat tepat sasaran dan pemanfaatan PSB dapat
optimal.
TERIMA
KASIH
TERIMA
KASIH
Purwandari.elce@gmail.co
m
Purwandari.elce@gmail.co
m

Model model psb

  • 1.
  • 2.
    Latar Belakang PSB IdealSulit Ditemui Fungsi PSB yang tidak optimal
  • 3.
    Rumusan Masalah Model-Model PSBdi Sekolah Model PSB di Balai Tekkom Model PSB di SKB
  • 4.
  • 5.
    Model-Model PSB diSekolah PSB Berbasis Sekolah Tipe A PSB Berbasis Sekolah Tipe D PSB Berbasis Sekolah Tipe C PSB Berbasis Sekolah Tipe B
  • 6.
  • 7.
    PSB Berbasis SekolahTipe B Siswa, Guru, Karyawan Kepala Sekolah Kepala TU Wa Ka Sek KurikulumSarana Kesiswaan PSB Pelayanan Pemeliharaan Pengembangan Media Multi Media Audio Visual CetakLaboratoriumPerpustakaan (Cetak, Non Cetak)
  • 8.
    PSB Berbasis SekolahTipe C Siswa, Guru, Karyawan Kepala Sekolah Kepala TU Wa Ka Sek KurikulumSarana Kesiswaan Koordinator PSB LaboratoriumPerpustakaan (Cetak, Non Cetak)
  • 9.
  • 10.
    Model PSB diBalai Tekkom Kepala Balai Kepala PSB Unit Kerjasama Informasi Unit Pengemba ngan sistem instruksion al Unit Pendayagu naan Media Unit Produksi Media Unit Pelatihan Pelayanan Cetak non cetak Pemelihar aan Cetak non cetak Pemanfaat an Cetak non cetak Audio Visual Grafis dan Multimed ia Audio Unit Administrasi
  • 11.
    Ketenagaan PSB diBalai Tekkom  Kepala PSB  Unit Administrasi  Unit Kerjasama dan Informasi  Unit Pendayagunaan  Unit Produksi Media  Unit Pengembangan Sistem Instruksional  Unit Pelatihan
  • 12.
    Model PSB diBalai SKB Kepala SKB/Kepala PSB Unit Informasi Unit Satuan PLS Unit Layanan Media Unit Produksi Media Unit Pelatihan Perpustakaan Cetak non cetak Pemanfaatan dan Pemeliharaan
  • 13.
    Ketenagaan PSB diSKB  Kepala PSB  Unit Informasi  Unit Layanan Media  Unit Satuan PLS  Unit Produksi Media  Unit Pelatihan
  • 14.
    Kesimpulan Model-model PSB yangtelah dikembangkan terdiri dari model PSB di sekolah, model PSB di Balai Tekkom, dan Model PSB di SKB. Model PSB di sekolah terdapat 4 model/ tipe yang dapat dikembangkan sesuai kondisi, kebutuhan dan keterpentingan masing-masing sekolah terhadap PSB. 4 tipe model PSB di sekolah terdiri dari tipe A, tipe B, tipe C, dan tipe D. Tipe A merupakan tipe PSB yang paling lengkap karena memiliki 4 fungsi yaitu fungsi administrasi, fungsi pengembangan sistem pembelajaran, fungsi pelayanan dan pemeliharaan, dan fungsi pengembangan media. Tipe B memiliki 2 fungsi yaitu fungsi pelayanan pemeliharaan, dan fungsi pengembangan media. Tipe C hanya memiliki fungsi pelayanan dan pemeliharaan. Sedangkan Tipe D merupakan PSB yang memiliki fungsi yang paling sedikit yaitu fungsi administrasi dan layanan perpustakaan sehingga PSB ini memiliki struktur organisasi yang paling kecil, kualifikasi ketenagaan yang tidak terlalu tinggi, sarana dan prasarana serta bahan ajar yang paling sedikit. Selain di sekolah PSB juga dikembangkan di tingkat provinsi dengan nama Balai Tekkom (Teknologi dan Komunikasi) sehingga Model pengembangan ini disebut dengan Model PSB di Balai Tekkom. Model PSB di Balai Tekkom memiliki 7 pembagian ketenagaan dengan tugasnya masing-masing. Selanjutnya PSB juga dikembangkan di tingkat Kabupaten/ Kota dengan nama SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) sehingga model pengembangan ini disebut dengan Model PSB di SKB. Model PSB di SKB memiliki 6 pembagian ketenagaan dengan tugasnya masing-masing.
  • 15.
    Saran Dalam mengembangkan suatumodel PSB hendaknya disesuaikan pada kondisi dan kebutuhan. Apabila dalam suatu sekolah membutuhkan PSB dengan Tipe B yang sebelumnya hanya bertipe C maka pihak sekolah diharapkan bisa mewujudkan kebutuhan tersebut. Begitupun sebaliknya agar tujuan yang ingin dicapai dapat tepat sasaran dan pemanfaatan PSB dapat optimal.
  • 16.