Merekrut dan Mengelola SDM 
Secara umum sumber daya manusia atau biasa disingkat SDM merupakan potensi 
yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial 
yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh 
potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam 
tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih 
dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. SDM 
dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM). Dimana manajemen sumber daya 
manusia adalah serangkaian aktivitas organisasi yang diarahkan pada usaha untuk 
menarik, mengembangkan,dan mempertahankan angkatan kerja yang efektif.
DASAR-DASAR MANAJEMEN SUMBER 
DAYA MANUSIA 
Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari 
ilmu manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada 
pengaturan peranan sumber daya manusia dan merupakan bagian 
yang tak terpisahkan dari manajemen pada umumnya. Sistem 
MSDM dapat menjadi sumber kapabilitas organisasi yang 
memungkinkan perusahaan dapat belajar dan memperagakan 
kesempatan untuk peluang baru. 
Manajemen sumber daya manusia adalah kegiatan meliputi 
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan 
semua unsur yang menjadi kekuatan atau daya manusia untuk 
dipergunakan guna memenuhi kebutuhan dalam rangka mencapai 
tujuan, terutama untuk menarik, mengembangkan dan 
mempertahankan angkatan kerja yang efektif.
Kepentingan Strategis Manajemen Sumber Daya Manusia 
Peran strategis SDM dalam organisasi bisnis dapat dielaborasi dari segi teori sumber daya, di 
mana fungsi perusahaan adalah mengerahkan seluruh sumber daya atau kemampuan internal untuk 
menghadapi kepentingan pasar sebagai faktor eksternal utama. Sumber daya sebagaimana disebutkan 
di atas, adalah SDM strategis yang memberikan nilai tambah ( added value ) sebagai tolak ukur 
keberhasilan bisnis. 
Status manajemen sumber daya manusia juga pernah diremehkan oleh beberapa organisasi. 
Namun dalam beberapa tahun terakhir, derajat kepentingannya telah berkembang. Keefektifan fungsi-fungsi 
sumber daya manusia berdampak besar terhadap kinerja perusahaan. Perencanaan yang buruk 
dapat mengakibatkan munculnya serangkaian rekrutmen yang diikuti oleh pemecatan pegawai.
Analisis Pekerjaan 
Analisis pekerjaan terdiri atas dua kata, analisis dan pekerjaan. 
Analisis merupakan aktivitas berpikir untuk menjabarkan pokok 
persoalan menjadi bagian, komponen, atau unsur, serta 
kemungkinan keterkaitan fungsinya. Sedangkan pekerjaan adalah 
sekumpulan/sekelompok tugas dan tanggung jawab yang akan, 
sedang, dan telah dikerjakan oleh tenaga kerja dalam kurun waktu 
tertentu. Dengan demikian analisis pekerjaan dapat diartikan sebagai 
suatu aktivitas untuk mengkaji, mempelajari, mengumpulkan, 
mencatat, dan menganalisis ruang lingkup suatu pekerjaan secara 
sistematis dan sistemik. Terdapat dua bagian dalam analisis pekerjaan, 
yaitu : 
1. Deskripsi Pekerjaan ( job description ) 
Merincikan tugas-tugas beserta tanggung jawabnya dalam pekerjaan, 
lingkungan kerja serta alat, bahan, perlengkapan dan informasi yang
Bagan Penggantian 
Bagan penggantian ( replacement chart ) merupakan sebuah daftar yang berisi setiap posisi 
manajerial, siapa saja yang menduduki jabatan, berapa lama orang tersebut akan bekerja sebelum 
pindah ke tempat lain dan siapa yang saat ini memenuhi syarat sebagai penggantinya. 
Teknik tersebut memberikan cukup banyak waktu untuk mengembangkan perencanaan pengalaman 
bagi calon pengganti pada pekerjaan-pekerjaan manajerial yang penting. Bagan ini dulunya berupa 
dokumen kertas, poster, dan sebagainya. Namun sekarang bagan lebih banyak berwujud kertas 
elektronik atau digital yang berupa file-file dari computer.
Persediaan Keterampilan 
Untuk memfasilitasi perencanaan maupun 
pengidentifikasian orang-orang untuk dipindahkan 
atau dipromosikan, beberapa organisasi juga telah 
mempunyai sistem informasi karyawan dan 
penyesuaian penawaran dan permintaan SDM. 
Sistem informasi karyawan disebut juga persediaan 
ketrampilan dan merupakan sistem 
terkomputerisasi yang mengandung informasi 
mengenai pendidikan, ketrampilan, pengalaman 
kerja, dan aspirasi kerja masing-masing karyawan.
Menyesuaikan penawaran dan permintaan sumber daya 
manusia 
Setelah membandingkan permintaan mendatang dan penawaran internal, 
manajer dapat membuat rencana untuk mengelola surplus staf yang telah diprediksi. 
Apabila terjadi kekurangan maka perusahaan dapat merekrut karyawan baru. Sedangkan 
karyawan lama biasanya dilatih kembali dan di tempatkan ke tempat yang kekurangan 
karyawan.
PENYUSUNAN STAF DALAM ORGANISASI 
Penyusunan staf atau staffing adalah lanjutan dari kegiatan rekrutmen ( penarikan ) 
berupa pengambilan keputusan dalam menerima dan menempatkan tenaga kerja. Oleh 
karena itu kegiatan pengaturan staf atau penyusunan staf sering disebut juga sebagai kegiatan 
seleksi tenaga kerja.
Rekrutmen Sumber Daya Manusia 
Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan, 
dan menarik pelamar untuk dipekerjakan dalam dan oleh 
suatu organisasi atau perusahaan. Maksud rekrutmen adalah 
untuk mendapat persediaan sebanyak mungkin calon-calon 
pelamar sehingga organisasi atau perusahaan akan 
mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan 
pilihan terhadap calon pekerjaan yang dianggap memenuhi 
standar kualifikasi atau perusahaan. Proses rekrutmen 
berlangsung mulai dari saat mencari pelamar hingga 
pengajuan lamaran oleh pelamar. Oleh karena itulah 
rekrutmen sebagai salah satu kegiatan manajemen sumber 
daya manusia tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan 
kegiatan dengan kegiatannya yang lain. Dengan kata lain
Rekrutmen eksternal 
Perusahaan tidak selalu bisa mendapatkan semua karyawan 
yang mereka butuhkan dari staf yang ada sekarang, dan terkadang 
mereka juga tidak ingin. Rekrutmen ekstenal adalah proses 
mendapatkan tenaga kerja dari pasar tenaga kerja di luar organisasi 
atau perusahaan. Sumber rekrutmen eksternal meliputi individu-individu 
yang saat ini bukan merupakan anggota organisasi. 
Manfaat terbesar rekrutmen eksternal adalah bahwa jumlah 
pelamar yang lebih banyak dapat direkrut. Hal ini tentunya 
mengarah kepada kelompok pelamar yang lebih besar dan 
kompeten daripada yang normalnya dapat direkrut secara internal. 
Pelamar dari luar tentu membawa ide, teknik kerja, metode 
produksi, atau pelatihan yang baru ke dalam organisasi yang 
nantinya akan menghasilkan wawasan baru ke dalam profitabilitas. 
Setiap organisasi atau perusahaan secara periodik memerlukan 
tenaga kerja dari pasar tenaga kerja diluar organisasi atau
Menyeleksi Sumber Daya Manusia 
Setelah proses rekrutmen menarik sejumlah pelamar, tahap berikutnya adalah memilih seseorang untuk dipekerjakan dengan 
tujuan mengumpulkan informasi yang akan memperkirakan tingkat keberhasilan para pelamar, kemudian mempekerjakan kandidat yang 
dianggap berpeluang paling berhasil. 
Formulir Aplikasi 
Tahap utama dalam seleksi biasanya meminta para kanditat untuk mengisi lembar aplikasi yang kosong. Dimana hal ini merupakan metode 
yang efisien untuk mengumpulkan informasi mengenai pengalaman kerja pelamar, latar belakang pendidikannya dan data demografis yang 
terkait dengan pekerjaan lainnya. Data formulir aplikasi ini biasanya digunakan secara informal untuk memutuskan apakah seorang kandidat 
berhak atas evaluasi lebih lanjut. 
Tes 
Merupakan alat prediksi terbaik terhadap keberhasilan pekerjaan. Bidang yang diuji baisanya kemampuan, keterampilan, sikap dan 
pengetahuan yang berkaitan dengan pekerjaan. 
Wawancara 
Merupakan alat prediksi yang buruk terhadap keberhasilan pekerjaan. Biasanya yang sering terjadi ketika pewawancara menilai kandidat pada 
pertemuan pertama akan mempengaruhi evaluasi berikutnya. Hal ini dapat ditingkatkan dengan cara melatih menyadari pewawancara akan 
adanya potensi dan meningkatkan struktur wawancara. 
Teknik lain 
Selain hal tersebut di atas ada pula teknik-teknik seleksi lainnya yang bervariasi mengikuti perbedaan kondisinya. Misalnya tes poligraf, tes 
fisik, dan sebagainya.
MENGEMBANGKAN ANGKATAN KERJA 
Setelah merekrut karyawan - karyawan baru perusahaan harus 
memperkenalkan mereka dengan perusahaan dan pekerjaan baru mereka. 
Setiap perusahaan memiliki beberapa sistem penilaian dan umpan balik 
kinerja. Namun biasanya hasil dari penilaian ini menuntut prosedur untuk 
menurunkan jabatan atau memutus hubungan kerja dengan karyawan.
Pelatihan 
Pelatihan atau magang adalah proses melatih kegiatan atau pekerjaan. 
Pelatihan mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan 
oleh teknologi dan organisasi tempat bekerja, dan membantu peserta memperbaiki prestasi dalam 
kegiatannya, terutama mengenai pengertian dan keterampilan. 
Ada tiga jenis pelatihan dalam bekerja, yaitu : 
1. Pelatihan saat bekerja, terjadi sewaktu karyawan sedang bekerja. Pelatihan ini bersifat informal. 
2. Pelatihan di luar tempat kerja, berlangsung di lokasi yang jauh dari tempat kerja. Pendekatan ini 
menawarkan lingkungan yang terkendali dan memungkinkan studi berfokus tanpa interupsi. 
3. Pelatihan Simulasi merupakan lingkungan kerja buatan untuk tempat pelatihan yang terlihat relistis dan 
jauh dari lokasi kerjanya
Penilaian Kinerja 
Merupakan evaluasi atas prestasi kerja karyawan dalam 
rangka menentukan sejauh mana karyawan melakukan pekerjaan 
secara efektif. Proses penilaian ini dimulai ketika seorang manajer 
menetapkan standar kinerja bagi seseorang karyawan. Kemudian 
manajer mengobservasi kinerja karyawan. Untuk beberapa skala 
penilaian sangat bermanfaat dalam memberikan satu basis untuk 
perbandingan. Perbandingan yang berasal dari beberapa skala 
membentuk dasar untuk penilaian tertulis dan untuk keputusan-keputusan 
tentang kenaikan, promosi, penurunan jabatan dan 
pemecatan.
KOMPENSASI DAN TUNJANGAN 
Faktor utama dalam mempertahankan pekerja terampil adalah sistem kompensasi, 
yaitu penetapan imbalan yang diberikan organisasi kepada individu sebagai balas jasa 
atas kesediaan mereka untuk melakukan berbagai pekerjaan dan tugas dalam organisasi.
Upah dan Gaji 
Upah dan gaji adalah jumlah uang yang dibayarkan kepada karyawan untuk tenaga 
mereka. Upah adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan berdasar jumlah waktu 
yang digunakan untuk bekerja. Gaji adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan 
karena seseorang melaksanakan tanggung jawab pekerjaan. 
Dalam penetapan upah dan tingkatan gaji, perusahaan bisa memulainya dengan membandingkan 
tingkat gaji pesaingnya. Sebuah perusahaan juga harus memutuskan bagaimana tingkat upah dan 
gaji internalnya sebanding untuk pekerjaan-pekerjaan berbeda.
Program Intensif 
Yaitu program kompensasi khusus yang dirancang untuk memotivasi kinerja yang 
tinggi. Beberapa program tersedia khusus untuk beberapa posisi, sementara program 
yang lain didistribusikan ke seluruh perusahaan. 
Insentif Individu 
Bentuk insentif individu biasanya berupa bonus, yaitu insentif kinerja individu dalam 
bentuk pembayaan khusus yang melebihi gaji karyawan. Biasanya karyawan menerima 
bonus bila mereka menjual jumlah barang tertentu atau menghasilkan jumlah uang tertentu 
dari hasil penjualan selama tahun itu. Karyawan yang tidak mencapai hasil itu tidak 
mendapatkan bonus. 
Insentif Seluruh Perusahaan 
Ada tiga bentuk dalam insentif perusahaan : 
1. Profit-sharing plan, yaitu rencana insentif untuk mendistribusikan bonus kepada 
karyawan ketika laba perusahaan naik di atas level tertentu. 
2. Gainsharing plan, yaitu rencana insetif yang memberikan imbalan ke berbagai 
kelompok atas perbaikan produktivitas. 
3. Pay – for - knowledge plan, yaitu rencana insentif untuk mendorong karyawan 
mempelajari keterampilan baru atau menjadi terampil pada pekerjaan lain.
KONTEKS HUKUM DALAM 
MANAJEMEN SDM 
Kesetaraan Kesempatan Bekerja ( equal employment 
opportunity ) 
Yaitu tindakan nondiskriminasi yang diwajibkan oleh 
hukum dalam penempatan tenaga kerja atas dasar ras, 
keyakinan, jenis kelamin, atau asal negara. Apabila 
tindakan-tindakan diskriminasi ilegal ( illegal discrimination 
) dilakukan oleh suatu organisasi atau manajernya, maka 
akan menyebabkan anggota “golongan yang terlindungi” 
dibeda-bedakan secara tidak wajar dari anggota lain 
dalam organisasi tersebut.
Golongan Terlindungi dalam Lingkungan Kerja 
Diskriminasi ilegal dilakukan berdasarkan pada stereotip, keyakinan, atau 
prasangka mengenai golongan individu tertentu. Untuk melawan diskriminasi, 
berbagai undang-undang telah dibuat untuk melindungi berbagai golongan 
individu. Golongan terlindungi ( protected class ) terdiri dari semua orang yang 
mempunyai satu karakteristik atau lebih yang diindikasikan oleh undang-undang 
tertentu. Kriteria yang paling umum meliputi ras, warna kulit, agama, jenis 
kelamin, umur, asal negara, status kecacatan, dan status sebagai veteran militer. 
Pelaksanaan Kesetaraan Kesempatan Bekerja 
Pelaksanaan kesetaraan kesempatan bekerja ditangani oleh dua badan 
pemerintah, yaitu : 
1. EEOC atau Equal Employment Opportunity Commission ( Komisi 
Kesetaraan Peluang Kerja ), yaitu badan pemerintah federal yang 
melaksanakan hukum yang berkaitan dengan tindak diskriminasi. 
2. OFCCP atau Office of Federal Contract Compliance Programs, yaitu 
badan pemerintah federal yang bertanggung jawab melaksanakan perintah 
eksekutif yang diterapkan pada perusahaan yang melakukan bisnis dengan 
pemerintahan federal. Bisnis yang mengadakan kontrak dengan pemerintah 
harus memiliki berkas rencana tindakan afirmatif ( affirmative action plans ) 
yang tertulis, yaitu : pernyataan tertulis mengenai cara organisasi itu secara 
aktif merekrut, mempekerjakan, dan mengembangkan anggota golongan 
terlindungi yang bersangkutan. 
Masalah Hukum dalam Pemberian Kompensasi 
Beberapa peraturan telah melampaui kesetaraan kesempatan bekerja dan benar-benar
merekrut dan mengelola sdm
merekrut dan mengelola sdm

merekrut dan mengelola sdm

  • 2.
    Merekrut dan MengelolaSDM Secara umum sumber daya manusia atau biasa disingkat SDM merupakan potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM). Dimana manajemen sumber daya manusia adalah serangkaian aktivitas organisasi yang diarahkan pada usaha untuk menarik, mengembangkan,dan mempertahankan angkatan kerja yang efektif.
  • 3.
    DASAR-DASAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari manajemen pada umumnya. Sistem MSDM dapat menjadi sumber kapabilitas organisasi yang memungkinkan perusahaan dapat belajar dan memperagakan kesempatan untuk peluang baru. Manajemen sumber daya manusia adalah kegiatan meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan semua unsur yang menjadi kekuatan atau daya manusia untuk dipergunakan guna memenuhi kebutuhan dalam rangka mencapai tujuan, terutama untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan angkatan kerja yang efektif.
  • 4.
    Kepentingan Strategis ManajemenSumber Daya Manusia Peran strategis SDM dalam organisasi bisnis dapat dielaborasi dari segi teori sumber daya, di mana fungsi perusahaan adalah mengerahkan seluruh sumber daya atau kemampuan internal untuk menghadapi kepentingan pasar sebagai faktor eksternal utama. Sumber daya sebagaimana disebutkan di atas, adalah SDM strategis yang memberikan nilai tambah ( added value ) sebagai tolak ukur keberhasilan bisnis. Status manajemen sumber daya manusia juga pernah diremehkan oleh beberapa organisasi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, derajat kepentingannya telah berkembang. Keefektifan fungsi-fungsi sumber daya manusia berdampak besar terhadap kinerja perusahaan. Perencanaan yang buruk dapat mengakibatkan munculnya serangkaian rekrutmen yang diikuti oleh pemecatan pegawai.
  • 6.
    Analisis Pekerjaan Analisispekerjaan terdiri atas dua kata, analisis dan pekerjaan. Analisis merupakan aktivitas berpikir untuk menjabarkan pokok persoalan menjadi bagian, komponen, atau unsur, serta kemungkinan keterkaitan fungsinya. Sedangkan pekerjaan adalah sekumpulan/sekelompok tugas dan tanggung jawab yang akan, sedang, dan telah dikerjakan oleh tenaga kerja dalam kurun waktu tertentu. Dengan demikian analisis pekerjaan dapat diartikan sebagai suatu aktivitas untuk mengkaji, mempelajari, mengumpulkan, mencatat, dan menganalisis ruang lingkup suatu pekerjaan secara sistematis dan sistemik. Terdapat dua bagian dalam analisis pekerjaan, yaitu : 1. Deskripsi Pekerjaan ( job description ) Merincikan tugas-tugas beserta tanggung jawabnya dalam pekerjaan, lingkungan kerja serta alat, bahan, perlengkapan dan informasi yang
  • 8.
    Bagan Penggantian Baganpenggantian ( replacement chart ) merupakan sebuah daftar yang berisi setiap posisi manajerial, siapa saja yang menduduki jabatan, berapa lama orang tersebut akan bekerja sebelum pindah ke tempat lain dan siapa yang saat ini memenuhi syarat sebagai penggantinya. Teknik tersebut memberikan cukup banyak waktu untuk mengembangkan perencanaan pengalaman bagi calon pengganti pada pekerjaan-pekerjaan manajerial yang penting. Bagan ini dulunya berupa dokumen kertas, poster, dan sebagainya. Namun sekarang bagan lebih banyak berwujud kertas elektronik atau digital yang berupa file-file dari computer.
  • 9.
    Persediaan Keterampilan Untukmemfasilitasi perencanaan maupun pengidentifikasian orang-orang untuk dipindahkan atau dipromosikan, beberapa organisasi juga telah mempunyai sistem informasi karyawan dan penyesuaian penawaran dan permintaan SDM. Sistem informasi karyawan disebut juga persediaan ketrampilan dan merupakan sistem terkomputerisasi yang mengandung informasi mengenai pendidikan, ketrampilan, pengalaman kerja, dan aspirasi kerja masing-masing karyawan.
  • 10.
    Menyesuaikan penawaran danpermintaan sumber daya manusia Setelah membandingkan permintaan mendatang dan penawaran internal, manajer dapat membuat rencana untuk mengelola surplus staf yang telah diprediksi. Apabila terjadi kekurangan maka perusahaan dapat merekrut karyawan baru. Sedangkan karyawan lama biasanya dilatih kembali dan di tempatkan ke tempat yang kekurangan karyawan.
  • 11.
    PENYUSUNAN STAF DALAMORGANISASI Penyusunan staf atau staffing adalah lanjutan dari kegiatan rekrutmen ( penarikan ) berupa pengambilan keputusan dalam menerima dan menempatkan tenaga kerja. Oleh karena itu kegiatan pengaturan staf atau penyusunan staf sering disebut juga sebagai kegiatan seleksi tenaga kerja.
  • 12.
    Rekrutmen Sumber DayaManusia Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan, dan menarik pelamar untuk dipekerjakan dalam dan oleh suatu organisasi atau perusahaan. Maksud rekrutmen adalah untuk mendapat persediaan sebanyak mungkin calon-calon pelamar sehingga organisasi atau perusahaan akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan pilihan terhadap calon pekerjaan yang dianggap memenuhi standar kualifikasi atau perusahaan. Proses rekrutmen berlangsung mulai dari saat mencari pelamar hingga pengajuan lamaran oleh pelamar. Oleh karena itulah rekrutmen sebagai salah satu kegiatan manajemen sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan kegiatan dengan kegiatannya yang lain. Dengan kata lain
  • 14.
    Rekrutmen eksternal Perusahaantidak selalu bisa mendapatkan semua karyawan yang mereka butuhkan dari staf yang ada sekarang, dan terkadang mereka juga tidak ingin. Rekrutmen ekstenal adalah proses mendapatkan tenaga kerja dari pasar tenaga kerja di luar organisasi atau perusahaan. Sumber rekrutmen eksternal meliputi individu-individu yang saat ini bukan merupakan anggota organisasi. Manfaat terbesar rekrutmen eksternal adalah bahwa jumlah pelamar yang lebih banyak dapat direkrut. Hal ini tentunya mengarah kepada kelompok pelamar yang lebih besar dan kompeten daripada yang normalnya dapat direkrut secara internal. Pelamar dari luar tentu membawa ide, teknik kerja, metode produksi, atau pelatihan yang baru ke dalam organisasi yang nantinya akan menghasilkan wawasan baru ke dalam profitabilitas. Setiap organisasi atau perusahaan secara periodik memerlukan tenaga kerja dari pasar tenaga kerja diluar organisasi atau
  • 15.
    Menyeleksi Sumber DayaManusia Setelah proses rekrutmen menarik sejumlah pelamar, tahap berikutnya adalah memilih seseorang untuk dipekerjakan dengan tujuan mengumpulkan informasi yang akan memperkirakan tingkat keberhasilan para pelamar, kemudian mempekerjakan kandidat yang dianggap berpeluang paling berhasil. Formulir Aplikasi Tahap utama dalam seleksi biasanya meminta para kanditat untuk mengisi lembar aplikasi yang kosong. Dimana hal ini merupakan metode yang efisien untuk mengumpulkan informasi mengenai pengalaman kerja pelamar, latar belakang pendidikannya dan data demografis yang terkait dengan pekerjaan lainnya. Data formulir aplikasi ini biasanya digunakan secara informal untuk memutuskan apakah seorang kandidat berhak atas evaluasi lebih lanjut. Tes Merupakan alat prediksi terbaik terhadap keberhasilan pekerjaan. Bidang yang diuji baisanya kemampuan, keterampilan, sikap dan pengetahuan yang berkaitan dengan pekerjaan. Wawancara Merupakan alat prediksi yang buruk terhadap keberhasilan pekerjaan. Biasanya yang sering terjadi ketika pewawancara menilai kandidat pada pertemuan pertama akan mempengaruhi evaluasi berikutnya. Hal ini dapat ditingkatkan dengan cara melatih menyadari pewawancara akan adanya potensi dan meningkatkan struktur wawancara. Teknik lain Selain hal tersebut di atas ada pula teknik-teknik seleksi lainnya yang bervariasi mengikuti perbedaan kondisinya. Misalnya tes poligraf, tes fisik, dan sebagainya.
  • 16.
    MENGEMBANGKAN ANGKATAN KERJA Setelah merekrut karyawan - karyawan baru perusahaan harus memperkenalkan mereka dengan perusahaan dan pekerjaan baru mereka. Setiap perusahaan memiliki beberapa sistem penilaian dan umpan balik kinerja. Namun biasanya hasil dari penilaian ini menuntut prosedur untuk menurunkan jabatan atau memutus hubungan kerja dengan karyawan.
  • 17.
    Pelatihan Pelatihan ataumagang adalah proses melatih kegiatan atau pekerjaan. Pelatihan mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan oleh teknologi dan organisasi tempat bekerja, dan membantu peserta memperbaiki prestasi dalam kegiatannya, terutama mengenai pengertian dan keterampilan. Ada tiga jenis pelatihan dalam bekerja, yaitu : 1. Pelatihan saat bekerja, terjadi sewaktu karyawan sedang bekerja. Pelatihan ini bersifat informal. 2. Pelatihan di luar tempat kerja, berlangsung di lokasi yang jauh dari tempat kerja. Pendekatan ini menawarkan lingkungan yang terkendali dan memungkinkan studi berfokus tanpa interupsi. 3. Pelatihan Simulasi merupakan lingkungan kerja buatan untuk tempat pelatihan yang terlihat relistis dan jauh dari lokasi kerjanya
  • 18.
    Penilaian Kinerja Merupakanevaluasi atas prestasi kerja karyawan dalam rangka menentukan sejauh mana karyawan melakukan pekerjaan secara efektif. Proses penilaian ini dimulai ketika seorang manajer menetapkan standar kinerja bagi seseorang karyawan. Kemudian manajer mengobservasi kinerja karyawan. Untuk beberapa skala penilaian sangat bermanfaat dalam memberikan satu basis untuk perbandingan. Perbandingan yang berasal dari beberapa skala membentuk dasar untuk penilaian tertulis dan untuk keputusan-keputusan tentang kenaikan, promosi, penurunan jabatan dan pemecatan.
  • 19.
    KOMPENSASI DAN TUNJANGAN Faktor utama dalam mempertahankan pekerja terampil adalah sistem kompensasi, yaitu penetapan imbalan yang diberikan organisasi kepada individu sebagai balas jasa atas kesediaan mereka untuk melakukan berbagai pekerjaan dan tugas dalam organisasi.
  • 20.
    Upah dan Gaji Upah dan gaji adalah jumlah uang yang dibayarkan kepada karyawan untuk tenaga mereka. Upah adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan berdasar jumlah waktu yang digunakan untuk bekerja. Gaji adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan karena seseorang melaksanakan tanggung jawab pekerjaan. Dalam penetapan upah dan tingkatan gaji, perusahaan bisa memulainya dengan membandingkan tingkat gaji pesaingnya. Sebuah perusahaan juga harus memutuskan bagaimana tingkat upah dan gaji internalnya sebanding untuk pekerjaan-pekerjaan berbeda.
  • 21.
    Program Intensif Yaituprogram kompensasi khusus yang dirancang untuk memotivasi kinerja yang tinggi. Beberapa program tersedia khusus untuk beberapa posisi, sementara program yang lain didistribusikan ke seluruh perusahaan. Insentif Individu Bentuk insentif individu biasanya berupa bonus, yaitu insentif kinerja individu dalam bentuk pembayaan khusus yang melebihi gaji karyawan. Biasanya karyawan menerima bonus bila mereka menjual jumlah barang tertentu atau menghasilkan jumlah uang tertentu dari hasil penjualan selama tahun itu. Karyawan yang tidak mencapai hasil itu tidak mendapatkan bonus. Insentif Seluruh Perusahaan Ada tiga bentuk dalam insentif perusahaan : 1. Profit-sharing plan, yaitu rencana insentif untuk mendistribusikan bonus kepada karyawan ketika laba perusahaan naik di atas level tertentu. 2. Gainsharing plan, yaitu rencana insetif yang memberikan imbalan ke berbagai kelompok atas perbaikan produktivitas. 3. Pay – for - knowledge plan, yaitu rencana insentif untuk mendorong karyawan mempelajari keterampilan baru atau menjadi terampil pada pekerjaan lain.
  • 23.
    KONTEKS HUKUM DALAM MANAJEMEN SDM Kesetaraan Kesempatan Bekerja ( equal employment opportunity ) Yaitu tindakan nondiskriminasi yang diwajibkan oleh hukum dalam penempatan tenaga kerja atas dasar ras, keyakinan, jenis kelamin, atau asal negara. Apabila tindakan-tindakan diskriminasi ilegal ( illegal discrimination ) dilakukan oleh suatu organisasi atau manajernya, maka akan menyebabkan anggota “golongan yang terlindungi” dibeda-bedakan secara tidak wajar dari anggota lain dalam organisasi tersebut.
  • 24.
    Golongan Terlindungi dalamLingkungan Kerja Diskriminasi ilegal dilakukan berdasarkan pada stereotip, keyakinan, atau prasangka mengenai golongan individu tertentu. Untuk melawan diskriminasi, berbagai undang-undang telah dibuat untuk melindungi berbagai golongan individu. Golongan terlindungi ( protected class ) terdiri dari semua orang yang mempunyai satu karakteristik atau lebih yang diindikasikan oleh undang-undang tertentu. Kriteria yang paling umum meliputi ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, umur, asal negara, status kecacatan, dan status sebagai veteran militer. Pelaksanaan Kesetaraan Kesempatan Bekerja Pelaksanaan kesetaraan kesempatan bekerja ditangani oleh dua badan pemerintah, yaitu : 1. EEOC atau Equal Employment Opportunity Commission ( Komisi Kesetaraan Peluang Kerja ), yaitu badan pemerintah federal yang melaksanakan hukum yang berkaitan dengan tindak diskriminasi. 2. OFCCP atau Office of Federal Contract Compliance Programs, yaitu badan pemerintah federal yang bertanggung jawab melaksanakan perintah eksekutif yang diterapkan pada perusahaan yang melakukan bisnis dengan pemerintahan federal. Bisnis yang mengadakan kontrak dengan pemerintah harus memiliki berkas rencana tindakan afirmatif ( affirmative action plans ) yang tertulis, yaitu : pernyataan tertulis mengenai cara organisasi itu secara aktif merekrut, mempekerjakan, dan mengembangkan anggota golongan terlindungi yang bersangkutan. Masalah Hukum dalam Pemberian Kompensasi Beberapa peraturan telah melampaui kesetaraan kesempatan bekerja dan benar-benar