Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang algoritma sorting Bubble Sort dalam 3 langkah, yaitu membandingkan dua elemen secara berurutan, menukar posisi elemen jika urutannya salah, dan mengulang proses tersebut hingga seluruh elemen terurut.
Contoh:
1 2 3 4
A= 2 5 0 1
5 6 7 8
9 0 4 2
Banyak baris 4, banyak kolom 4
A adalah matriks berordo 4
12.
Perhatikan matriks berikut:
1 2 3
A= 0 1 7
0 0 5
A adalah matriks segitiga atas
yaitu matriks yang elemen-elemen
di bawah diagonal utamanya
bernilai nol
13.
Perhatikan matriks berikut:
1 0 0
B= 7 1 0
4 3 5
B adalah matriks segitiga bawah
yaitu matriks yang elemen-elemen
di atas diagonal utamanya
bernilai nol
14.
Perhatikan matriks berikut:
3 0 0
C= 0 1 0
0 0 5
C adalah matriks diagonal
yaitu matriks persegi yang elemen-
elemen di bawah dan di atas
diagonal utama bernilai nol
15.
Perhatikan matriks berikut:
1 0 0
I= 0 1 0
0 0 1
I adalah matriks Identitas
yaitu matriks diagonal yang
elemen-elemen pada
diagonal utama bernilai satu
Operasi Pada
Matriks
Penjumlahan
Pengurangan
Perkalian:
perkalian skalar
dengan matriks
perkalian matriks
dengan matriks
26.
Penjumlahan/pengurangan
Matriks A dan B
dapat dijumlahkan/dikurangkan,
jika ordonya sama.
Hasilnya merupakan
jumlah/selisih
elemen-elemen yang seletak
Contoh 2:
Jika A= 1 2 , B= 2 5
3 4 3 0
dan C = 1 7
0 4
Maka (A + C) – (A + B) =….
29.
Bahasan
(A + C)– (A + B) = A+C–A–B
C–B
1 7 2 5
0 4 3 0
1 2 7 5
0 3 4 0
1 2
3 4
30.
Perkalian skalar denganmatriks
Jika k suatu bilangan (skalar)
maka perkalian k dengan matriks A
ditulis k.A,
adalah matriks yang elemennya
diperoleh dari hasil kali
k dengan setiap elemen
matriks A
Bubble Sort
• Metodesorting termudah
• Diberi nama “Bubble” karena proses pengurutan
secara berangsur-angsur bergerak/berpindah ke
posisinya yang tepat, seperti gelembung yang keluar
dari sebuah gelas bersoda.
• Bubble Sort mengurutkan data dengan cara
membandingkan elemen sekarang dengan elemen
berikutnya.
41.
Bubble Sort (2)
•Pengurutan Ascending :Jika elemen sekarang lebih besar dari
elemen berikutnya maka kedua elemen tersebut ditukar.
• Pengurutan Descending: Jika elemen sekarang lebih kecil dari
elemen berikutnya, maka kedua elemen tersebut ditukar.
• Algoritma ini seolah-olah menggeser satu per satu elemen dari
kanan ke kiri atau kiri ke kanan, tergantung jenis pengurutannya,
asc atau desc.
• Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort akan mengulangi
proses, demikian seterusnya sampai dengan iterasi sebanyak n-1.
• Kapan berhentinya? Bubble sort berhenti jika seluruh array telah
diperiksa dan tidak ada pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta
tercapai perurutan yang telah diinginkan.
42.
Contoh Algoritma: BUBBLESORT
banyaknya data: n
Data diurutkan/disorting dari yang bernilai besar
Proses
step 1 : Periksalah nilai dua elemen mulai dari urutan ke-n
sampai urutan ke-1. Jika nilai kiri<kanan, tukarkan
kedua data itu.
step 2 : Periksalah nilai dua elemen mulai dari urutan ke-n
sampai urutan ke-2. Jika nilai kiri<kanan, tukarkan
kedua data itu.
step n-1 : Periksalah nilai dua elemen mulai dari urutan ke-n
…
sampai urutan ke-n-1. Jika nilai kiri<kanan, tukarkan
kedua data itu.
Bubble Sort (6)
•Dengan prosedur diatas, data terurut naik
(ascending), untuk urut turun (descending) silahkan
ubah bagian:
if (data[j]<data[j-1]) tukar(&data[j],&data[j-1]);
Menjadi:
if (data[j]>data[j-1]) tukar(&data[j],&data[j-1]);
• “The bubble sort is an easy algorithm to program,
but it is slower than many other sorts”
62.
Exchange Sort
• Sangatmirip dengan Bubble Sort
• Banyak yang mengatakan Bubble Sort sama dengan Exchange
Sort
• Pebedaan : dalam hal bagaimana membandingkan antar
elemen-elemennya.
– Exchange sort membandingkan suatu elemen dengan elemen-elemen
lainnya dalam array tersebut, dan melakukan pertukaran elemen jika
perlu. Jadi ada elemen yang selalu menjadi elemen pusat (pivot).
– Sedangkan Bubble sort akan membandingkan elemen
pertama/terakhir dengan elemen sebelumnya/sesudahnya,
kemudian elemen tersebut itu akan menjadi pusat (pivot) untuk
dibandingkan dengan elemen sebelumnya/sesudahnya lagi, begitu
seterusnya.
Selection Sort
• Merupakankombinasi antara sorting dan searching
• Untuk setiap proses, akan dicari elemen-elemen yang belum
diurutkan yang memiliki nilai terkecil atau terbesar akan
dipertukarkan ke posisi yang tepat di dalam array.
• Misalnya untuk putaran pertama, akan dicari data dengan
nilai terkecil dan data ini akan ditempatkan di indeks terkecil
(data[0]), pada putaran kedua akan dicari data kedua terkecil,
dan akan ditempatkan di indeks kedua (data[1]).
• Selama proses, pembandingan dan pengubahan hanya
dilakukan pada indeks pembanding saja, pertukaran data
secara fisik terjadi pada akhir proses.