BRAIN DEATH
Dr. Andi Weri Sompa, M.Kes, Sp.S
Emergency and Traumatology
Learning Outcome
• Mengetahui definisi Brain death (Mati Batang
Otak)
• Mengetahui penyebab MBO
• Mengetahui tanda-tanda MBO
• Mengetahui pemeriksaan MBO
Mati batang otak
American Academy of Neurology (AAN)
• 3 temuan klinis yang penting untuk mengkonfirmasi penghentian
yang irreversible semua fungsi bagian otak, mencakup batang otak:
koma (dengan penyebab diketahui), hilangnya refleks batang otak,
dan apneu
Uniform Determination of Death Act
• (1) terhentinya fungsi sirkulasi dan respirasi secara ireversibel, dan
• (2) terhentinya semua fungsi otak secara keseluruhan, termasuk
batang otak, secara ireversibel
etiopatofisiologi
Trauma kapitis, stroke,
cardiac arrest, infeksi
(meningitis), tumor
otak, tenggelam, dll
Penekanan, cedera,
peningkatan tekanan
intrakranial, hipoksia
gangguan pada nervus
cranialis, gangguan pada
RF (reticular formation)
dan RAS (Reticular
Activating System)
Lesi pada bagian batang otak
KRITERIA MATI BATANG OTAK
Kriteria Harvard
• Tidak bereaksi terhadap stimulus
noksius yang intensif
(unresponsive coma).
• Hilangnya kemampuan bernapas
spontan.
• Hilangnya refleks batang otak dan
spinal.
• Hilangnya aktivitas postural seperti
deserebrasi.
• EEG datar.
Kriteria Minnesota
• Hilangnya respirasi spontan
setelah masa 4 menit
pemeriksaan.
• Hilangnya refleks otak yang
ditandai dengan: pupil dilatasi,
hilangnya refleks batuk, refleks
kornea dan siliospinalis, hilangnya
doll’s eye movement, hilangnya
respon terhadap stimulus kalori
dan hilangnya refleks tonus leher.
• Status penderita tidak berubah
sekurang-kurangnya dalam 12 jam
• Proses patologis yang berperan
dan dianggap tidak dapat
diperbaiki.
Diagnosis Kematian Batang Otak
Mati Batang
Otak
Koma Dalam
Hilangnya
Refleks batang
Otak
Apnea
Gambar 1. Pem. GCS (dengan rangsang nyeri)
Gambar 2. Pemeriksaan Refleks Batang Otak
1. Evaluasi Kasus Koma
Gambar 3. Tes Apneu
• Questions ?

Mati batang otak mbo

  • 1.
    BRAIN DEATH Dr. AndiWeri Sompa, M.Kes, Sp.S Emergency and Traumatology
  • 2.
    Learning Outcome • Mengetahuidefinisi Brain death (Mati Batang Otak) • Mengetahui penyebab MBO • Mengetahui tanda-tanda MBO • Mengetahui pemeriksaan MBO
  • 5.
    Mati batang otak AmericanAcademy of Neurology (AAN) • 3 temuan klinis yang penting untuk mengkonfirmasi penghentian yang irreversible semua fungsi bagian otak, mencakup batang otak: koma (dengan penyebab diketahui), hilangnya refleks batang otak, dan apneu Uniform Determination of Death Act • (1) terhentinya fungsi sirkulasi dan respirasi secara ireversibel, dan • (2) terhentinya semua fungsi otak secara keseluruhan, termasuk batang otak, secara ireversibel
  • 6.
    etiopatofisiologi Trauma kapitis, stroke, cardiacarrest, infeksi (meningitis), tumor otak, tenggelam, dll Penekanan, cedera, peningkatan tekanan intrakranial, hipoksia gangguan pada nervus cranialis, gangguan pada RF (reticular formation) dan RAS (Reticular Activating System)
  • 7.
    Lesi pada bagianbatang otak
  • 8.
    KRITERIA MATI BATANGOTAK Kriteria Harvard • Tidak bereaksi terhadap stimulus noksius yang intensif (unresponsive coma). • Hilangnya kemampuan bernapas spontan. • Hilangnya refleks batang otak dan spinal. • Hilangnya aktivitas postural seperti deserebrasi. • EEG datar. Kriteria Minnesota • Hilangnya respirasi spontan setelah masa 4 menit pemeriksaan. • Hilangnya refleks otak yang ditandai dengan: pupil dilatasi, hilangnya refleks batuk, refleks kornea dan siliospinalis, hilangnya doll’s eye movement, hilangnya respon terhadap stimulus kalori dan hilangnya refleks tonus leher. • Status penderita tidak berubah sekurang-kurangnya dalam 12 jam • Proses patologis yang berperan dan dianggap tidak dapat diperbaiki.
  • 9.
    Diagnosis Kematian BatangOtak Mati Batang Otak Koma Dalam Hilangnya Refleks batang Otak Apnea
  • 11.
    Gambar 1. Pem.GCS (dengan rangsang nyeri) Gambar 2. Pemeriksaan Refleks Batang Otak 1. Evaluasi Kasus Koma
  • 12.
  • 16.