1-1
KEKUASAAN, KEWENANGAN,
TANGGUNG JAWAB, DAN DELEGASI
BAB IX
1. Mengetahui bahwa struktur organisasi yang dibentuk memiliki konsekuensi-
konsekuensi dalam proses pencapaian tujuan organisasi.
2.Mengetahui empat konsekuensi utama dari sebuah struktur organisasi yaitu
adanya kekuasaan, kewenangan, tanggung jawab, dan pendelegasian.
3.Mengetahui hal-hal yang terkait dengan kekuasaan dan kewenangan.
4.Mengetahui manfaat dan kendala dalam pendelegasian wewenang.
T U J U A N
1-2
Pengertian Kekuasaan (Power)Pengertian Kekuasaan (Power)
Kekuasaan atau power berarti suatuKekuasaan atau power berarti suatu
kemampuan untuk mempengaruhi orangkemampuan untuk mempengaruhi orang
atau merubah orang atau situasiatau merubah orang atau situasi
Kekuasaan dapat berkonotasi positifKekuasaan dapat berkonotasi positif
maupun negatifmaupun negatif
1-3
Faktor yang mendasariFaktor yang mendasari
adanya Kekuasaanadanya Kekuasaan
Reward PowerReward Power
 kekuasaan yang muncul sebagai akibat dari seseorang yang posisinyakekuasaan yang muncul sebagai akibat dari seseorang yang posisinya
memungkinkan dirinya untuk memberikan penghargaan terhadap orang-memungkinkan dirinya untuk memberikan penghargaan terhadap orang-
orang yang berada di bawahnyaorang yang berada di bawahnya
Coercive PowerCoercive Power
 Kekuasaan untuk memberikan hukuman adalah kebalikan atau sisi negatifKekuasaan untuk memberikan hukuman adalah kebalikan atau sisi negatif
dari reward powerdari reward power
Legitimate PowerLegitimate Power
 Legitimate Power atau Kekuasaan yang Sah adalah kekuasaan yangLegitimate Power atau Kekuasaan yang Sah adalah kekuasaan yang
muncul sebagai akibat dari suatu legitimasi tertentumuncul sebagai akibat dari suatu legitimasi tertentu
Expert PowerExpert Power
 Kekuasaan yang berdasarkan keahlian atau kepakaran adalah kekuasaanKekuasaan yang berdasarkan keahlian atau kepakaran adalah kekuasaan
yang muncul sebagai akibat dari kepakaran atau keahlian yang dimilikiyang muncul sebagai akibat dari kepakaran atau keahlian yang dimiliki
oleh seseorangoleh seseorang
Referent PowerReferent Power
 kekuasaan yang muncul akibat adanya karakteristik yang diharapkan olehkekuasaan yang muncul akibat adanya karakteristik yang diharapkan oleh
seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memilikiseseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memiliki
pengaruh terhadap seseorang atau sekelompok orang tersebutpengaruh terhadap seseorang atau sekelompok orang tersebut
1-4
Kewenangan (Authority)Kewenangan (Authority)
2 Pandangan mengenai Kewenangan2 Pandangan mengenai Kewenangan
 Pandangan Klasik (Hierarchical View)Pandangan Klasik (Hierarchical View)
 Pandangan berdasarkan PenerimaanPandangan berdasarkan Penerimaan
(Acceptance View)(Acceptance View)
1-5
Persyaratan agar Kewenangan EfektifPersyaratan agar Kewenangan Efektif
(Chester Barnard)(Chester Barnard)
bawahan dapat memahami apa yang diinginkanbawahan dapat memahami apa yang diinginkan
atau dikomunikasikan oleh pimpinan atau atasanatau dikomunikasikan oleh pimpinan atau atasan
pada saat sang bawahan memutuskan untukpada saat sang bawahan memutuskan untuk
menjalankan apa yang diperintahkan olehmenjalankan apa yang diperintahkan oleh
atasannya, dia meyakini bahwa apa yangatasannya, dia meyakini bahwa apa yang
diperintahkan konsisten atau tidak bertentangandiperintahkan konsisten atau tidak bertentangan
dengan rencana pencapaian tujuan organisasidengan rencana pencapaian tujuan organisasi
pada saat sang bawahan memutuskan untukpada saat sang bawahan memutuskan untuk
menjalankan apa yang diperintahkan olehmenjalankan apa yang diperintahkan oleh
atasannya, dia meyakini bahwa apa yangatasannya, dia meyakini bahwa apa yang
diperintahkan konsisten mendukung nilai, misi,diperintahkan konsisten mendukung nilai, misi,
maupun motif pribadi atau kelompoknyamaupun motif pribadi atau kelompoknya
sang bawahan mampu secara mental maupunsang bawahan mampu secara mental maupun
fisik menjalankan apa yang diperintahkannyafisik menjalankan apa yang diperintahkannya
1-6
Jenis KewenanganJenis Kewenangan
Kewenangan LiniKewenangan Lini
Kewenangan StafKewenangan Staf
Kewenangan FungsionalKewenangan Fungsional
1-7
Kewenangan LiniKewenangan Lini
Line Authority
Bagian
Keuangan
Bagian
Pelayanan
Bagian Dapur
Kepala Restoran
Pelayan
1
Pelayan
3
Pelayan
2
Belanja Memasa
k
1-8
Kewenangan Staff dan FungsionalKewenangan Staff dan Fungsional
Bagian
Keuangan
Bagian
Pelayanan
Bagian Dapur
Kepala Restoran
Pelayan 1
Pelayan 3
Pelayan 2
Belanja Memasak
Konsultan Manajemen,
Pajak, dll
Staff Authority
Functional
Authority
1-9
Tanggung Jawab (Responsibility)Tanggung Jawab (Responsibility)
Kewenangan dan Tanggung JawabKewenangan dan Tanggung Jawab
Manajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawabManajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawab
dalam setiap kewenangan, dandalam setiap kewenangan, dan menjalankanmenjalankan tanggung jawabtanggung jawab
tersebuttersebut
Kewenangan vs Tanggung JawabKewenangan vs Tanggung Jawab
Manajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawabManajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawab
dalam setiap kewenangan, dandalam setiap kewenangan, dan cenderung menghindarcenderung menghindar daridari
tanggung jawab tersebuttanggung jawab tersebut
1-10
Pelimpahan WewenangPelimpahan Wewenang
Pelimpahan wewenang adalah proses pengalihan tugasPelimpahan wewenang adalah proses pengalihan tugas
kepada orang lain yang sah atau terlegitimasi (menurutkepada orang lain yang sah atau terlegitimasi (menurut
mekanisme tertentu dalam organisasi) dalam melakukanmekanisme tertentu dalam organisasi) dalam melakukan
berbagai aktifitas yang ditujukan untuk pencapaian tujuanberbagai aktifitas yang ditujukan untuk pencapaian tujuan
organisasi yang jika tidak dilimpahkan akan menghambatorganisasi yang jika tidak dilimpahkan akan menghambat
proses pencapaian tujuan tersebutproses pencapaian tujuan tersebut
Manfaat Pelimpahan WewenangManfaat Pelimpahan Wewenang
 pelimpahan wewenang memungkinkan sub-bagian atau bawahanpelimpahan wewenang memungkinkan sub-bagian atau bawahan
mempelajari sesuatu yang baru dan memperoleh kesempatan untukmempelajari sesuatu yang baru dan memperoleh kesempatan untuk
melakukan sesuatu yang baru tersebutmelakukan sesuatu yang baru tersebut
 bahwa pelimpahan wewenang mendorong tercapainya keputusan yangbahwa pelimpahan wewenang mendorong tercapainya keputusan yang
lebih baik dalam berbagai hallebih baik dalam berbagai hal
 penyelesaian pekerjaan akan dapat dilakukan dengan lebih cepatpenyelesaian pekerjaan akan dapat dilakukan dengan lebih cepat
sekiranya pelimpahan wewenang tersebut berjalan sebagaimana mestinyasekiranya pelimpahan wewenang tersebut berjalan sebagaimana mestinya
dan diberikan kepada orang yang bertanggung jawabdan diberikan kepada orang yang bertanggung jawab
1-11
Kendala dalam Pelimpahan WewenangKendala dalam Pelimpahan Wewenang
 Kapasitas Staf yang terbatasKapasitas Staf yang terbatas
 Kurang bertanggung jawabnya atasan akibat pelimpahanKurang bertanggung jawabnya atasan akibat pelimpahan
wewenangwewenang
Kunci Pelimpahan Wewenang agar EfektifKunci Pelimpahan Wewenang agar Efektif
 Kepercayaan atasan pada bawahanKepercayaan atasan pada bawahan
 Komunikasi terbuka antara atasan dengan bawahanKomunikasi terbuka antara atasan dengan bawahan
 Kemampuan manajer dalam memahami tujuan organisasi,Kemampuan manajer dalam memahami tujuan organisasi,
tuntutan pekerjaan, dan kemampuan bawahantuntutan pekerjaan, dan kemampuan bawahan
1-12
Tindakan agar Wewenang agar EfektifTindakan agar Wewenang agar Efektif
 Penentuan hal-hal yang dapat didelegasikanPenentuan hal-hal yang dapat didelegasikan
 Penentuan orang yang layak untuk menerima delegasiPenentuan orang yang layak untuk menerima delegasi
 Penyediaan sumber daya yang dibutuhkanPenyediaan sumber daya yang dibutuhkan
 Pelimpahan tugas yang akan diberikanPelimpahan tugas yang akan diberikan
 Intervensi pada saat yang diperlukanIntervensi pada saat yang diperlukan
1-13
Sentralisasi vs DesentralisasiSentralisasi vs Desentralisasi
SentralisasiSentralisasi merujuk kepada cara pengorganisasianmerujuk kepada cara pengorganisasian
dimana keseluruhan tugas, tanggung jawab, dandimana keseluruhan tugas, tanggung jawab, dan
perintah dipusatkan dari hirarki yang paling tinggiperintah dipusatkan dari hirarki yang paling tinggi
untuk kemudian hirarki yang dibawahnyauntuk kemudian hirarki yang dibawahnya
menerjemahkan dalam bentuk tindak lanjut dari apamenerjemahkan dalam bentuk tindak lanjut dari apa
yang telah diputuskan dari hirarki yang tertinggiyang telah diputuskan dari hirarki yang tertinggi
DesentralisasiDesentralisasi merupakan pelimpahanmerupakan pelimpahan
kewenangan dari hirarki yang lebih tinggi kepadakewenangan dari hirarki yang lebih tinggi kepada
hirarki yang lebih rendah dalam hal pengambilanhirarki yang lebih rendah dalam hal pengambilan
keputusan dan penentuan dengan cara bagaimanakeputusan dan penentuan dengan cara bagaimana
kegiatan akan dijalankankegiatan akan dijalankan
1-14
Desain PekerjaanDesain Pekerjaan
Pendekatan MekanisPendekatan Mekanis
Pendekatan MotivasiPendekatan Motivasi
Pendekatan BiologisPendekatan Biologis

Materi 3

  • 1.
    1-1 KEKUASAAN, KEWENANGAN, TANGGUNG JAWAB,DAN DELEGASI BAB IX 1. Mengetahui bahwa struktur organisasi yang dibentuk memiliki konsekuensi- konsekuensi dalam proses pencapaian tujuan organisasi. 2.Mengetahui empat konsekuensi utama dari sebuah struktur organisasi yaitu adanya kekuasaan, kewenangan, tanggung jawab, dan pendelegasian. 3.Mengetahui hal-hal yang terkait dengan kekuasaan dan kewenangan. 4.Mengetahui manfaat dan kendala dalam pendelegasian wewenang. T U J U A N
  • 2.
    1-2 Pengertian Kekuasaan (Power)PengertianKekuasaan (Power) Kekuasaan atau power berarti suatuKekuasaan atau power berarti suatu kemampuan untuk mempengaruhi orangkemampuan untuk mempengaruhi orang atau merubah orang atau situasiatau merubah orang atau situasi Kekuasaan dapat berkonotasi positifKekuasaan dapat berkonotasi positif maupun negatifmaupun negatif
  • 3.
    1-3 Faktor yang mendasariFaktoryang mendasari adanya Kekuasaanadanya Kekuasaan Reward PowerReward Power  kekuasaan yang muncul sebagai akibat dari seseorang yang posisinyakekuasaan yang muncul sebagai akibat dari seseorang yang posisinya memungkinkan dirinya untuk memberikan penghargaan terhadap orang-memungkinkan dirinya untuk memberikan penghargaan terhadap orang- orang yang berada di bawahnyaorang yang berada di bawahnya Coercive PowerCoercive Power  Kekuasaan untuk memberikan hukuman adalah kebalikan atau sisi negatifKekuasaan untuk memberikan hukuman adalah kebalikan atau sisi negatif dari reward powerdari reward power Legitimate PowerLegitimate Power  Legitimate Power atau Kekuasaan yang Sah adalah kekuasaan yangLegitimate Power atau Kekuasaan yang Sah adalah kekuasaan yang muncul sebagai akibat dari suatu legitimasi tertentumuncul sebagai akibat dari suatu legitimasi tertentu Expert PowerExpert Power  Kekuasaan yang berdasarkan keahlian atau kepakaran adalah kekuasaanKekuasaan yang berdasarkan keahlian atau kepakaran adalah kekuasaan yang muncul sebagai akibat dari kepakaran atau keahlian yang dimilikiyang muncul sebagai akibat dari kepakaran atau keahlian yang dimiliki oleh seseorangoleh seseorang Referent PowerReferent Power  kekuasaan yang muncul akibat adanya karakteristik yang diharapkan olehkekuasaan yang muncul akibat adanya karakteristik yang diharapkan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memilikiseseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memiliki pengaruh terhadap seseorang atau sekelompok orang tersebutpengaruh terhadap seseorang atau sekelompok orang tersebut
  • 4.
    1-4 Kewenangan (Authority)Kewenangan (Authority) 2Pandangan mengenai Kewenangan2 Pandangan mengenai Kewenangan  Pandangan Klasik (Hierarchical View)Pandangan Klasik (Hierarchical View)  Pandangan berdasarkan PenerimaanPandangan berdasarkan Penerimaan (Acceptance View)(Acceptance View)
  • 5.
    1-5 Persyaratan agar KewenanganEfektifPersyaratan agar Kewenangan Efektif (Chester Barnard)(Chester Barnard) bawahan dapat memahami apa yang diinginkanbawahan dapat memahami apa yang diinginkan atau dikomunikasikan oleh pimpinan atau atasanatau dikomunikasikan oleh pimpinan atau atasan pada saat sang bawahan memutuskan untukpada saat sang bawahan memutuskan untuk menjalankan apa yang diperintahkan olehmenjalankan apa yang diperintahkan oleh atasannya, dia meyakini bahwa apa yangatasannya, dia meyakini bahwa apa yang diperintahkan konsisten atau tidak bertentangandiperintahkan konsisten atau tidak bertentangan dengan rencana pencapaian tujuan organisasidengan rencana pencapaian tujuan organisasi pada saat sang bawahan memutuskan untukpada saat sang bawahan memutuskan untuk menjalankan apa yang diperintahkan olehmenjalankan apa yang diperintahkan oleh atasannya, dia meyakini bahwa apa yangatasannya, dia meyakini bahwa apa yang diperintahkan konsisten mendukung nilai, misi,diperintahkan konsisten mendukung nilai, misi, maupun motif pribadi atau kelompoknyamaupun motif pribadi atau kelompoknya sang bawahan mampu secara mental maupunsang bawahan mampu secara mental maupun fisik menjalankan apa yang diperintahkannyafisik menjalankan apa yang diperintahkannya
  • 6.
    1-6 Jenis KewenanganJenis Kewenangan KewenanganLiniKewenangan Lini Kewenangan StafKewenangan Staf Kewenangan FungsionalKewenangan Fungsional
  • 7.
    1-7 Kewenangan LiniKewenangan Lini LineAuthority Bagian Keuangan Bagian Pelayanan Bagian Dapur Kepala Restoran Pelayan 1 Pelayan 3 Pelayan 2 Belanja Memasa k
  • 8.
    1-8 Kewenangan Staff danFungsionalKewenangan Staff dan Fungsional Bagian Keuangan Bagian Pelayanan Bagian Dapur Kepala Restoran Pelayan 1 Pelayan 3 Pelayan 2 Belanja Memasak Konsultan Manajemen, Pajak, dll Staff Authority Functional Authority
  • 9.
    1-9 Tanggung Jawab (Responsibility)TanggungJawab (Responsibility) Kewenangan dan Tanggung JawabKewenangan dan Tanggung Jawab Manajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawabManajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawab dalam setiap kewenangan, dandalam setiap kewenangan, dan menjalankanmenjalankan tanggung jawabtanggung jawab tersebuttersebut Kewenangan vs Tanggung JawabKewenangan vs Tanggung Jawab Manajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawabManajer yang diberi wewenang menyadari terdapat tanggung jawab dalam setiap kewenangan, dandalam setiap kewenangan, dan cenderung menghindarcenderung menghindar daridari tanggung jawab tersebuttanggung jawab tersebut
  • 10.
    1-10 Pelimpahan WewenangPelimpahan Wewenang Pelimpahanwewenang adalah proses pengalihan tugasPelimpahan wewenang adalah proses pengalihan tugas kepada orang lain yang sah atau terlegitimasi (menurutkepada orang lain yang sah atau terlegitimasi (menurut mekanisme tertentu dalam organisasi) dalam melakukanmekanisme tertentu dalam organisasi) dalam melakukan berbagai aktifitas yang ditujukan untuk pencapaian tujuanberbagai aktifitas yang ditujukan untuk pencapaian tujuan organisasi yang jika tidak dilimpahkan akan menghambatorganisasi yang jika tidak dilimpahkan akan menghambat proses pencapaian tujuan tersebutproses pencapaian tujuan tersebut Manfaat Pelimpahan WewenangManfaat Pelimpahan Wewenang  pelimpahan wewenang memungkinkan sub-bagian atau bawahanpelimpahan wewenang memungkinkan sub-bagian atau bawahan mempelajari sesuatu yang baru dan memperoleh kesempatan untukmempelajari sesuatu yang baru dan memperoleh kesempatan untuk melakukan sesuatu yang baru tersebutmelakukan sesuatu yang baru tersebut  bahwa pelimpahan wewenang mendorong tercapainya keputusan yangbahwa pelimpahan wewenang mendorong tercapainya keputusan yang lebih baik dalam berbagai hallebih baik dalam berbagai hal  penyelesaian pekerjaan akan dapat dilakukan dengan lebih cepatpenyelesaian pekerjaan akan dapat dilakukan dengan lebih cepat sekiranya pelimpahan wewenang tersebut berjalan sebagaimana mestinyasekiranya pelimpahan wewenang tersebut berjalan sebagaimana mestinya dan diberikan kepada orang yang bertanggung jawabdan diberikan kepada orang yang bertanggung jawab
  • 11.
    1-11 Kendala dalam PelimpahanWewenangKendala dalam Pelimpahan Wewenang  Kapasitas Staf yang terbatasKapasitas Staf yang terbatas  Kurang bertanggung jawabnya atasan akibat pelimpahanKurang bertanggung jawabnya atasan akibat pelimpahan wewenangwewenang Kunci Pelimpahan Wewenang agar EfektifKunci Pelimpahan Wewenang agar Efektif  Kepercayaan atasan pada bawahanKepercayaan atasan pada bawahan  Komunikasi terbuka antara atasan dengan bawahanKomunikasi terbuka antara atasan dengan bawahan  Kemampuan manajer dalam memahami tujuan organisasi,Kemampuan manajer dalam memahami tujuan organisasi, tuntutan pekerjaan, dan kemampuan bawahantuntutan pekerjaan, dan kemampuan bawahan
  • 12.
    1-12 Tindakan agar Wewenangagar EfektifTindakan agar Wewenang agar Efektif  Penentuan hal-hal yang dapat didelegasikanPenentuan hal-hal yang dapat didelegasikan  Penentuan orang yang layak untuk menerima delegasiPenentuan orang yang layak untuk menerima delegasi  Penyediaan sumber daya yang dibutuhkanPenyediaan sumber daya yang dibutuhkan  Pelimpahan tugas yang akan diberikanPelimpahan tugas yang akan diberikan  Intervensi pada saat yang diperlukanIntervensi pada saat yang diperlukan
  • 13.
    1-13 Sentralisasi vs DesentralisasiSentralisasivs Desentralisasi SentralisasiSentralisasi merujuk kepada cara pengorganisasianmerujuk kepada cara pengorganisasian dimana keseluruhan tugas, tanggung jawab, dandimana keseluruhan tugas, tanggung jawab, dan perintah dipusatkan dari hirarki yang paling tinggiperintah dipusatkan dari hirarki yang paling tinggi untuk kemudian hirarki yang dibawahnyauntuk kemudian hirarki yang dibawahnya menerjemahkan dalam bentuk tindak lanjut dari apamenerjemahkan dalam bentuk tindak lanjut dari apa yang telah diputuskan dari hirarki yang tertinggiyang telah diputuskan dari hirarki yang tertinggi DesentralisasiDesentralisasi merupakan pelimpahanmerupakan pelimpahan kewenangan dari hirarki yang lebih tinggi kepadakewenangan dari hirarki yang lebih tinggi kepada hirarki yang lebih rendah dalam hal pengambilanhirarki yang lebih rendah dalam hal pengambilan keputusan dan penentuan dengan cara bagaimanakeputusan dan penentuan dengan cara bagaimana kegiatan akan dijalankankegiatan akan dijalankan
  • 14.
    1-14 Desain PekerjaanDesain Pekerjaan PendekatanMekanisPendekatan Mekanis Pendekatan MotivasiPendekatan Motivasi Pendekatan BiologisPendekatan Biologis