PROGRES KEGIATAN
PUSAT KAJIAN MANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGERA
ď‚§Kajian Mutasi JPT Nasional Berbasis Manajemen Talenta
ď‚§Kajian Pemetaan Kebutuhan Jabatan Fungsional dalam
Rangka Percepatan Pembangunan
Rapat Pimpinan, 22 Agustus 2019
Kajian Mutasi JPT Nasional Berbasis Manajemen Talenta
April – Awal Agustus 2019
Studi Pendahuluan, FGD, Rakor dan Pengumpulan Data Lapangan RENCANA KEGIATAN
Pebruari dan Maret 2019
ToR , RD, dan Instrumen
1 2
Penyempurnaan Laporan2
Akhir AGUSTUS – SEPTEMBER 2019
Diskusi Terbatas (FGD) dan Turun
Lapangan
Provinsi NTT, Kabupaten
Kupang, Provinsi
Kalimantan Selatan, Kota
Banjarmasin
Kementerian PANRB,
Kementerian Keuangan,
Bappenas, BKN,
Kemendagri
a
b
1
3
Penyempurnaan NA dan
Raperpres
Diskusi dengan KemenpanRB,
BKN, Bappenas, Kemenkeu, dan
Kemendagri
FGD / Diskusi Terbatas Hasil
FGD pendahuluan penyusunan riset desain dengan internal
LAN: Biro Perencanaan, SDM, dan Pusbang Kader
Pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan LAN
FGD internal DKIMASN Model manajemen talenta nasional yang berangkat dari manajemen talenta
instansional
FGD: KemenpanRB, Bappenas, KASN Harmonisasi awal penyusunan desain Mutasi JPT Nasional berbasis Manajemen Talenta
Diskusi terbatas: BKN Talent Maping (Assesment) PNS
Diskusi terbatas: Kementerian PUPR Potret manajemen PNS di Kementerian PUPR (sedang menyusun draft manajemen
talenta instansi)
Diskusi terbatas: Biro SDM Kementerian Keuangan Potret pelaksanaan manajemen talenta instansional di lingkungan Kementerian
Keuangan
Diskusi terbatas: BRI Potret pelaksanaan manajemen SDM di lingkungan BRI
FGD: Lokus Provinsi Sumatera Utara
(Alasan pemilihan: Hasil pemetaan KASN)
Masukan terhadap konsep mutasi JPT nasional berbasis manajemen talenta;
pengalaman manajemen PNS di Provinsi Sumatera Utara
Diskusi internal dengan Deputi Masukan terkait arah kajian mutasi JPT nasional (penekanan substansi kajian pada
Mutasi JPT Nasional)
Diskusi terbatas: BKN Masukan aspek perundangan terhadap draft awal mekanisme Mutasi JPT nasional;
Pembahasan PPK; Standar Asesmen
FGD: Pemerintah Kota Yogyakarta dan BPSDM Jawa Tengah.
(Hasil pemetaan KASN; Memiliki regulasi MT)
Masukan: peniadaan tahap asesmen di mekanisme mutasi JPT nasional; Potret
pelaksanaan manajemen PNS di Pemkot Yogyakarta
Diskusi Terbatas: BKN Pembahasan Pola Karir Mutasi JPT, Rumpun Jabatan, Sistem Informasi
Diskusi Terbatas: BKF Kementerian Keuangan Pembahasan mekanisme reward (pendanaan)
FGD: Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, Pakar MSDM UNAIR
(Hasil pemetaan KASN; Memiliki regulasi MT)
Masukan terkait Mekanisme Mutasi JPT Nasional: Pola Karir Mutasi JPT, Rumpun
Jabatan, Database PNS
Rakor Penyusunan Kebijakan Permenpan Manajemen
Talenta Nasional (Rakor KemenpanRB: Jakarta, Bogor, Bali)
Sinkronisasi kebijakan Manajemen Talenta Nasional, Pola Karir, dan Desain Mutasi JPT
Nasional
Pagu dan Realisasi Anggaran
(Agustus 2019)
Pagu: Rp. 500.000.000,-
Realisasi:
Bendahara : 214.699.123 (42,93%)
SP2D : 171.867.123 (34,37%)
4
Pemetaan Kebutuhan Jabatan Fungsional
Dalam Rangka Percepatan Pembangunan
Diskusi terbatas dengan
MenPANRB, Bappenas, BKN,
KASN & Pakar
Penyempurnaan ToR , RD &
Instrumen
MenPANRB : Penyamakan persepsi penataan & Instrumen
pembentukan Jabatan Fungsional
Bappenas : Penentuan Sektor Percepatan Pembangunan & Kriteria
penentuan Lokus Daerah
BKN, KASN dan Pakar : Sharing hasil Kajian BKN dan KASN tentang
Jabatan Fungsional, Pakar : Review Kerangka Teori & Metodologi
Pengumpulan Data Online
(PDO), Pengumpulan Data K/L,
Kunjungan lapangan
Studi Pendahuluan dan
Pengumpulan Data Lapangan
PDO : pengumpulan berbagai masalah dalam sektor industri,
pariwisata, ekonomi dan digital
Pengumpulan Data K/L : MenPANRB (Up date Data JF & Instrumen
Pengusulan JF), BKN (Data Detail JF) Terdapat JF yang tidak terisi, B-
Kraf / Kemenpar ( potret kebutuhan JF sektor percepatan), Bapenas /
LIPI / LAN (teknis formasi kebutuhan JF)
Sumsel, DKI, Kalsel, NTT, Jabar & Sultra : pengumpulan data
permasalahan/strategi sektor percepatan pembangunan daerah dengan
Bappeda, BPSM, Litbangda, OPD Sektoral, Masyarakat
Hasil penemuan dan
Analisa sektor industri,
pariwisata, ekonomi kreatif
dan digital
Temuan & Analisa
Temuan lapangan : Saat ini 193 JF (52 JF belum ada pemangku, 12
JF pemangkunya <20 orang)
ASN di Pemda tidak tertarik memangku JF : JF dianggap kelas 2,
Tunjangan kecil, Sosialisasi JF kurang, JF banyak berkurang karena
pensiun dan diangkat menjadi struktural, dll)
Selain JF yang telah ada, Hasil Analisa Kebutuhan JF baru a.l :
Industri (Analis Big Data, AMMI, Intelejen Pasar, Promotor Investasi),
Pariwisata (Pamong Wisata), Ekonomi Kreatif ( Desainer Produk)
Digital (Heacker, Adm. Jaringan, IoT Developer, Omnichannel dev.)
Agenda Selanjutnya
Diskusi terbatas perumusan menghitung
kebutuhan Formasi JF masing – masing Sektor
Turun Lapangan ke Provinsi Nusa Tenggara
Barat
Seminar Kebutuhan JF Sektor Industri,
Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Digital
Kendala Teknis
Komunikasi dengan Kementerian Perindustrian
Progress Output
Mekanisme
Mutasi JPT
Nasional
Critical-strategic
position
Recruit &
Develop
Deploy
Monev
Analisis Kebutuhan Mutasi JPT
Kinerja Organisasi
• Tim nasional mutasi JPT secara periodik akan memetakan kinerja atas dasar hasil penilaian
akuntabilitas kinerja institusi dengan nilai D (Kurang) dalam dokumen Sistem Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan/atau penilaian laporan keuangan yang dipublikasi oleh
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan kategori Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer of
Opinion). Dalam hal pemetaan kinerja tersebut juga dapat mempertimbangkan hasil Indeks
Pelayanan Publik, Indeks Kepuasan Masyarakat, Kontribusi PDRB, dan Perolehan PAD.
Sasaran Percepatan Pembangunan
• Tim nasional mutasi JPT melakukan pemetaan kebutuhan JPT di sektor strategis yang terkait
dengan percepatan pembangunan dan mempertimbangkan karakteristik pembangunan di
daerah sebagaimana dituangkan dalam dokumen perencanaan (RPJMN atau RPJMD).
Permintaan dari K / L / D
• K/L/D menyampaikan permintaan pengisian JPT pada sektor yang mendukung percepatan
pembangunan. Atas dasar permintaan tersebut, Tim Nasional Mutasi JPT melakukan proses
verifikasi.
Identifikasi Talenta
Penyusunan Database
Talenta Terpilih
• Tahapan ini
merupakan proses
penyusunan database
talenta terpilih yang
diambil dari talent
pool instansi sesuai
kompetensi,
kualifikasi, dan kinerja
dengan kriteria
talenta yang berada di
box 9 (sembilan).
Verifikasi Calon
Talenta
• Tahapan verifikasi
merupakan proses
penelaahan dokumen
administrasi calon
talenta sesuai
persyaratan dan
kualifikasi pada
jabatan target.
Verifikasi calon
talenta dilaksanakan
oleh Tim Nasional
Mutasi JPT.
Profiling (Konfirmasi)
Kandidat
• Profiling (konfirmasi)
kandidat dilakukan
pada talenta yang
telah melalui proses
verifikasi dan
dinyatakan lulus.
Profiling merupakan
kegiatan pencatatan
dan penelusuran
rekam jejak talenta
sebelum menempati
jabatan target.
Profiling (konfirmasi)
kandidat dilaksanakan
oleh Tim Nasional
Mutasi JPT.
Penempatan Talenta
Penempatan Talenta
Terpilih
• JPT yang telah
mengikuti proses
keseluruhan dan
dinyatakan lulus tahap
akhir akan dibahas
dalam forum Tim
Mutasi JPT Nasional
yang selanjutnya akan
diusulkan kepada
Presiden.
Evaluasi Kinerja Talenta
• Evaluasi Kinerja Talenta
adalah kegiatan
monitoring dan evaluasi
terhadap kinerja JPT
pada jabatan target
selama 1 (satu) periode
jabatan. Instrumen
monitoring dan evaluasi
disusun dan ditetapkan
oleh Tim Nasional
Mutasi JPT.
Reward
• JPT yang berdasarkan
hasil monitoring dan
evaluasi memperoleh
penilaian baik dan
mencapai target, akan
diberikan kesempatan
untuk ditempatkan
pada instansi
pemerintah lainnya
atau instansi pengusul.
Selain itu, kepada yang
bersangkutan diberikan
peningkatan atau
pembinaan karir seperti
kenaikan pangkat
istimewa.
Infrastruktur Mutasi JPT Nasional
Tim Nasional Mutasi JPT
• Pengorganisasian mutasi JPT secara nasional dibentuk dalam suatu Tim
Teknis Mutasi JPT Nasional. Pembentukan Tim Nasional Mutasi JPT
merupakan aspek kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan Mutasi
JPT nasional.
Portal SIM JPT Nasional
• Kebutuhan JPT,
• Database Talenta Terpilih,
• Peta Distribusi Talenta, dan
• Evaluasi Kinerja Talenta.
Kerangka Pendanaan
• Pelaksanaan Mutasi JPT Nasional memerlukan alokasi
anggaran khusus dalam mendukung pelaksanaan rantai
proses dan memberikan retensi (penghargaan) bagi talenta
yang masuk dalam pola karir istimewa. Alokasi anggaran
dalam pelaksanaan Mutasi JPT Nasional lebih lanjut diatur
dalam peraturan perundang-undangan.
Industri
Pariwisata
Kebutuhan JF
Ekraf & Digital
PERMASALAHAN URAIAN / LINGKUP NOMENKLATUR JF KET
Kesenjangan Digital Akses Fisik (Infrastruktur)
keamanan Heacker / Network Security
jaringan Administrator Jaringan PAN,HAN, LAN, MAN, WAN/Kabel, non Kabel/
terpusat, terdistribusi/Peer to peer, server to
client)
komputasi awan Administrator Jaringan
Internet of Things (mengirim
data)
IoT Developer Mengembangan software dan hardware
Otomatisasi Programmer (web, database, app)
omnichannel customer
experience
Omnichannel dev. Mengembangkan saluran marketing
deep customization Product Dev.
area kerja digital Arsitek AKG Gedung dan interior ramah digital
enhanced responsiveness -
Edge Computing Administrator Jaringan optimalisasi sistem cloud
data analytics Analis Data menganalisa big data
Ekpol Sosbud, gander, etnisitas, geografis dan demografis
Communiti Technology Centers Content Creator Konten Digital dan Open source
Kualitas SDM rendah Literasi Trainer / Pembimbing
Edukasi IT Peningkatan kompentensi coding
Pendidikan Vokasi Digital Dosen / Instruktur
PERMASALAHAN URAIAN / LINGKUP NOMENKLATUR JF DESKRIPSI
Regulagi tidak
memadai
kebijakan fiskal Analis Kebijakan Digital
regulasi yang mendukung
aturan e-commerce
regulasi privasi data
kebijakan inklusi digital
pendanaan kebijakan pendanaan
dalam dan luar negeri
Analis Kebijakan Digital
Keamanan IT kepemilikan data Pengembangan big data nasional
Terima Kasih

Laporan progress pkmasn rivisi

  • 1.
    PROGRES KEGIATAN PUSAT KAJIANMANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGERA ď‚§Kajian Mutasi JPT Nasional Berbasis Manajemen Talenta ď‚§Kajian Pemetaan Kebutuhan Jabatan Fungsional dalam Rangka Percepatan Pembangunan Rapat Pimpinan, 22 Agustus 2019
  • 2.
    Kajian Mutasi JPTNasional Berbasis Manajemen Talenta April – Awal Agustus 2019 Studi Pendahuluan, FGD, Rakor dan Pengumpulan Data Lapangan RENCANA KEGIATAN Pebruari dan Maret 2019 ToR , RD, dan Instrumen 1 2 Penyempurnaan Laporan2 Akhir AGUSTUS – SEPTEMBER 2019 Diskusi Terbatas (FGD) dan Turun Lapangan Provinsi NTT, Kabupaten Kupang, Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin Kementerian PANRB, Kementerian Keuangan, Bappenas, BKN, Kemendagri a b 1 3 Penyempurnaan NA dan Raperpres Diskusi dengan KemenpanRB, BKN, Bappenas, Kemenkeu, dan Kemendagri FGD / Diskusi Terbatas Hasil FGD pendahuluan penyusunan riset desain dengan internal LAN: Biro Perencanaan, SDM, dan Pusbang Kader Pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan LAN FGD internal DKIMASN Model manajemen talenta nasional yang berangkat dari manajemen talenta instansional FGD: KemenpanRB, Bappenas, KASN Harmonisasi awal penyusunan desain Mutasi JPT Nasional berbasis Manajemen Talenta Diskusi terbatas: BKN Talent Maping (Assesment) PNS Diskusi terbatas: Kementerian PUPR Potret manajemen PNS di Kementerian PUPR (sedang menyusun draft manajemen talenta instansi) Diskusi terbatas: Biro SDM Kementerian Keuangan Potret pelaksanaan manajemen talenta instansional di lingkungan Kementerian Keuangan Diskusi terbatas: BRI Potret pelaksanaan manajemen SDM di lingkungan BRI FGD: Lokus Provinsi Sumatera Utara (Alasan pemilihan: Hasil pemetaan KASN) Masukan terhadap konsep mutasi JPT nasional berbasis manajemen talenta; pengalaman manajemen PNS di Provinsi Sumatera Utara Diskusi internal dengan Deputi Masukan terkait arah kajian mutasi JPT nasional (penekanan substansi kajian pada Mutasi JPT Nasional) Diskusi terbatas: BKN Masukan aspek perundangan terhadap draft awal mekanisme Mutasi JPT nasional; Pembahasan PPK; Standar Asesmen FGD: Pemerintah Kota Yogyakarta dan BPSDM Jawa Tengah. (Hasil pemetaan KASN; Memiliki regulasi MT) Masukan: peniadaan tahap asesmen di mekanisme mutasi JPT nasional; Potret pelaksanaan manajemen PNS di Pemkot Yogyakarta Diskusi Terbatas: BKN Pembahasan Pola Karir Mutasi JPT, Rumpun Jabatan, Sistem Informasi Diskusi Terbatas: BKF Kementerian Keuangan Pembahasan mekanisme reward (pendanaan) FGD: Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, Pakar MSDM UNAIR (Hasil pemetaan KASN; Memiliki regulasi MT) Masukan terkait Mekanisme Mutasi JPT Nasional: Pola Karir Mutasi JPT, Rumpun Jabatan, Database PNS Rakor Penyusunan Kebijakan Permenpan Manajemen Talenta Nasional (Rakor KemenpanRB: Jakarta, Bogor, Bali) Sinkronisasi kebijakan Manajemen Talenta Nasional, Pola Karir, dan Desain Mutasi JPT Nasional Pagu dan Realisasi Anggaran (Agustus 2019) Pagu: Rp. 500.000.000,- Realisasi: Bendahara : 214.699.123 (42,93%) SP2D : 171.867.123 (34,37%) 4
  • 3.
    Pemetaan Kebutuhan JabatanFungsional Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Diskusi terbatas dengan MenPANRB, Bappenas, BKN, KASN & Pakar Penyempurnaan ToR , RD & Instrumen MenPANRB : Penyamakan persepsi penataan & Instrumen pembentukan Jabatan Fungsional Bappenas : Penentuan Sektor Percepatan Pembangunan & Kriteria penentuan Lokus Daerah BKN, KASN dan Pakar : Sharing hasil Kajian BKN dan KASN tentang Jabatan Fungsional, Pakar : Review Kerangka Teori & Metodologi Pengumpulan Data Online (PDO), Pengumpulan Data K/L, Kunjungan lapangan Studi Pendahuluan dan Pengumpulan Data Lapangan PDO : pengumpulan berbagai masalah dalam sektor industri, pariwisata, ekonomi dan digital Pengumpulan Data K/L : MenPANRB (Up date Data JF & Instrumen Pengusulan JF), BKN (Data Detail JF) Terdapat JF yang tidak terisi, B- Kraf / Kemenpar ( potret kebutuhan JF sektor percepatan), Bapenas / LIPI / LAN (teknis formasi kebutuhan JF) Sumsel, DKI, Kalsel, NTT, Jabar & Sultra : pengumpulan data permasalahan/strategi sektor percepatan pembangunan daerah dengan Bappeda, BPSM, Litbangda, OPD Sektoral, Masyarakat Hasil penemuan dan Analisa sektor industri, pariwisata, ekonomi kreatif dan digital Temuan & Analisa Temuan lapangan : Saat ini 193 JF (52 JF belum ada pemangku, 12 JF pemangkunya <20 orang) ASN di Pemda tidak tertarik memangku JF : JF dianggap kelas 2, Tunjangan kecil, Sosialisasi JF kurang, JF banyak berkurang karena pensiun dan diangkat menjadi struktural, dll) Selain JF yang telah ada, Hasil Analisa Kebutuhan JF baru a.l : Industri (Analis Big Data, AMMI, Intelejen Pasar, Promotor Investasi), Pariwisata (Pamong Wisata), Ekonomi Kreatif ( Desainer Produk) Digital (Heacker, Adm. Jaringan, IoT Developer, Omnichannel dev.) Agenda Selanjutnya Diskusi terbatas perumusan menghitung kebutuhan Formasi JF masing – masing Sektor Turun Lapangan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat Seminar Kebutuhan JF Sektor Industri, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Digital Kendala Teknis Komunikasi dengan Kementerian Perindustrian
  • 4.
  • 5.
    Analisis Kebutuhan MutasiJPT Kinerja Organisasi • Tim nasional mutasi JPT secara periodik akan memetakan kinerja atas dasar hasil penilaian akuntabilitas kinerja institusi dengan nilai D (Kurang) dalam dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan/atau penilaian laporan keuangan yang dipublikasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan kategori Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer of Opinion). Dalam hal pemetaan kinerja tersebut juga dapat mempertimbangkan hasil Indeks Pelayanan Publik, Indeks Kepuasan Masyarakat, Kontribusi PDRB, dan Perolehan PAD. Sasaran Percepatan Pembangunan • Tim nasional mutasi JPT melakukan pemetaan kebutuhan JPT di sektor strategis yang terkait dengan percepatan pembangunan dan mempertimbangkan karakteristik pembangunan di daerah sebagaimana dituangkan dalam dokumen perencanaan (RPJMN atau RPJMD). Permintaan dari K / L / D • K/L/D menyampaikan permintaan pengisian JPT pada sektor yang mendukung percepatan pembangunan. Atas dasar permintaan tersebut, Tim Nasional Mutasi JPT melakukan proses verifikasi.
  • 6.
    Identifikasi Talenta Penyusunan Database TalentaTerpilih • Tahapan ini merupakan proses penyusunan database talenta terpilih yang diambil dari talent pool instansi sesuai kompetensi, kualifikasi, dan kinerja dengan kriteria talenta yang berada di box 9 (sembilan). Verifikasi Calon Talenta • Tahapan verifikasi merupakan proses penelaahan dokumen administrasi calon talenta sesuai persyaratan dan kualifikasi pada jabatan target. Verifikasi calon talenta dilaksanakan oleh Tim Nasional Mutasi JPT. Profiling (Konfirmasi) Kandidat • Profiling (konfirmasi) kandidat dilakukan pada talenta yang telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan lulus. Profiling merupakan kegiatan pencatatan dan penelusuran rekam jejak talenta sebelum menempati jabatan target. Profiling (konfirmasi) kandidat dilaksanakan oleh Tim Nasional Mutasi JPT.
  • 7.
    Penempatan Talenta Penempatan Talenta Terpilih •JPT yang telah mengikuti proses keseluruhan dan dinyatakan lulus tahap akhir akan dibahas dalam forum Tim Mutasi JPT Nasional yang selanjutnya akan diusulkan kepada Presiden. Evaluasi Kinerja Talenta • Evaluasi Kinerja Talenta adalah kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja JPT pada jabatan target selama 1 (satu) periode jabatan. Instrumen monitoring dan evaluasi disusun dan ditetapkan oleh Tim Nasional Mutasi JPT. Reward • JPT yang berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi memperoleh penilaian baik dan mencapai target, akan diberikan kesempatan untuk ditempatkan pada instansi pemerintah lainnya atau instansi pengusul. Selain itu, kepada yang bersangkutan diberikan peningkatan atau pembinaan karir seperti kenaikan pangkat istimewa.
  • 8.
    Infrastruktur Mutasi JPTNasional Tim Nasional Mutasi JPT • Pengorganisasian mutasi JPT secara nasional dibentuk dalam suatu Tim Teknis Mutasi JPT Nasional. Pembentukan Tim Nasional Mutasi JPT merupakan aspek kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan Mutasi JPT nasional. Portal SIM JPT Nasional • Kebutuhan JPT, • Database Talenta Terpilih, • Peta Distribusi Talenta, dan • Evaluasi Kinerja Talenta. Kerangka Pendanaan • Pelaksanaan Mutasi JPT Nasional memerlukan alokasi anggaran khusus dalam mendukung pelaksanaan rantai proses dan memberikan retensi (penghargaan) bagi talenta yang masuk dalam pola karir istimewa. Alokasi anggaran dalam pelaksanaan Mutasi JPT Nasional lebih lanjut diatur dalam peraturan perundang-undangan.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    PERMASALAHAN URAIAN /LINGKUP NOMENKLATUR JF KET Kesenjangan Digital Akses Fisik (Infrastruktur) keamanan Heacker / Network Security jaringan Administrator Jaringan PAN,HAN, LAN, MAN, WAN/Kabel, non Kabel/ terpusat, terdistribusi/Peer to peer, server to client) komputasi awan Administrator Jaringan Internet of Things (mengirim data) IoT Developer Mengembangan software dan hardware Otomatisasi Programmer (web, database, app) omnichannel customer experience Omnichannel dev. Mengembangkan saluran marketing deep customization Product Dev. area kerja digital Arsitek AKG Gedung dan interior ramah digital enhanced responsiveness - Edge Computing Administrator Jaringan optimalisasi sistem cloud data analytics Analis Data menganalisa big data Ekpol Sosbud, gander, etnisitas, geografis dan demografis Communiti Technology Centers Content Creator Konten Digital dan Open source Kualitas SDM rendah Literasi Trainer / Pembimbing Edukasi IT Peningkatan kompentensi coding Pendidikan Vokasi Digital Dosen / Instruktur
  • 13.
    PERMASALAHAN URAIAN /LINGKUP NOMENKLATUR JF DESKRIPSI Regulagi tidak memadai kebijakan fiskal Analis Kebijakan Digital regulasi yang mendukung aturan e-commerce regulasi privasi data kebijakan inklusi digital pendanaan kebijakan pendanaan dalam dan luar negeri Analis Kebijakan Digital Keamanan IT kepemilikan data Pengembangan big data nasional
  • 14.