Laporan ini menjelaskan pengujian indeks vigor benih padi, jagung, dan kedelai untuk mengukur kemampuan berkecambah di kondisi suboptimum. Hasil pengamatan menunjukkan nilai indeks vigor rata-rata di bawah 50%, menandakan kecepatan berkecambah yang rendah untuk semua jenis benih yang diuji. Metode yang digunakan adalah pengujian tidak langsung, mengamati pertumbuhan plumule dan radikula, dengan kesimpulan bahwa vigor yang rendah mengindikasikan kemampuan tumbuh benih yang terbatas.