SlideShare a Scribd company logo
LOGO
Furniture (Mebel)
Arie Febrianto Mulyadi
Jur. TIP – FTP - UB
ariefebriantomulyadi.blogspot.com
Bahan-bahan untuk membuat furniture
1. Kayu solid
Kayu solid merupakan bahan dasar
terkuat dibandingkan kayu olahan,
harganya lebih mahal dibanding kayu
olahan.
2. Kayu Lapis atau plywood
Kayu lapis atau multipleks adalah
kayu olahan yang dibuat dengan
merekatkan beberapa lembaran kayu
dengan mesin bertekanan tinggi.
Ketebalannya bervariasi dimulai dari
4mm s/d 18 mm. jenis kayu ini
banyak digunakan untuk pembuatan
kitchen set, lemari ataupun
wardrobe.
3. Blockboard
Blockboard adalah
kumpulan kayu berbentuk
kotak kecil yang disatukan
dan dipadatkan oleh mesin
bertekanan tinggi dan
diberi lapisan di kedua
sisinya, dimana lapisannya
bisa menggunakan venner
kayu jati, sehingga hasilnya
disebut teakblok. Banyak
juga digunakan oleh
pembuatan kitchen set,
lemari, meja dan lain-lain.
4. HDF (High Density Fibreboard)
& MDF (Medium Density
Fibreboard) terbuat dari kayu
sisa hasil perkebunan. HDF lebih
padat dan kuat dibanding MDF.
MDF adalah serbuk kayu halus
yg diproses menyerupai bahan
kertas yg tebal dan solid. MDF
biasanya digunakan pada
furniture fabrikasi yang dijual
dalam bentuk jadi biasanya
pelapis luarnya kertas
bertexture.
5. Particle board
Particle board terbuat dari hasil
sisa pengolahan kayu, seperti
serbuk gergaji, potongan kayu
kecil-kecil yang diolah dengan
bahan kimia sehingga menjadi
lembar yang utuh.
Partikel board sangat rentan air,
karena berbahan dasar serbuk
kayu kasar yang dipress sehingga
memiliki pori-pori yg lebih besar
dibandingkan MDF atau
HDF,sehingga mudah ditembus air
dan tidak kuat menahan beban
berat.
FINISHING FURNITURE
 Proses finishing adalah pekerjaan tahap
akhir dari suatu proses pembuatan produk
mebel
 Fungsi finishing : memberikan nilai estetika
yang lebih baik pada furniture juga untuk
menutupi beberapa kelemahan kayu dalam
hal warna, tekstur dan ketahanan kayu
terhadap benturan dan keadaan cuaca.
 Finishing mempunyai variasi yang sangat
banyak, dari yang paling sederhana dengan
alat-alat dan bahan-bahan yang sederhana
sampai dengan yang paling kompleks yang
membutuhkaan alat-alat dan bahan-bahan
finishing yang khusus.
 Finishing merupakan proses yang akan
membentuk penampilan dari suatu produk
mebel.
 Finishing dapat membuat suatu mebel
menjadi kelihatan bersih, halus, rata seperti
barang yang baru, finishing dapat juga
membuat suatu mebel kelihatan kotor,
antik, kuno seperti barang yang sudah
berusia ratusan tahun, finishing dapat
membuat permukaan mebel menjadi rata
atau tidak rata, bertekstur, dan retak-retak,
finishing dapat dibuat dengan lapisan film
yang tipis sekali atau tebal sekali.
Finishing non transparan
Material ini 100% menutupi permukaan kayu dan
menyembunyikan tampak aslinya. Bentuk fisiknya
dapat berupa cat, lembaran atau rol.
A. Cat duco mempunyai banyak pilihan warna. Dari
warna pastel, natural, maupun warna-warna yang
mencolok. Cocok untuk furniture modern, minimalis
dan juga furniture anak. Harganya relative mahal dan
bila sudah dicat, serat asli tidak bisa dikembalikan
lagi. Dapat diaplikasikan dengan spray (semprot)
atau menggunakan kuas. Dengan kemajuan teknologi
dan design sekarang ini motif pun dapat dibuat dari
cat. Seperti motif batu, marmer, motif pecah seribu
ataupun motif silver, tembaga dan emas.
 Finishing yang berbentuk lembaran atau rol
ada bermacam macam, misalnya :
 veneer (lapisan tipis kayu asli)
 laminate( bisa HPL atau paper fancy laminate)
 Taconsheet
 PVC(polyvinyl carbonate)
Bentuknya lembaran atau rol yang
direkatkan di permukaan kayu dengan
menggunakan lem khusus. Finishing ini
banyak dipakai untuk menutupi permukaan
kayu olahan seperti Playwood, MDF,
ataupun particle board.
duco
veneer
Laminate
Tacoon sheet PVC
Finishing transparan ( Clear finish)
Clear finish biasanya berbentuk cairan dan
paling banyak digunakan pada furniture
kayu. Sifatnya lebih fleksibel dan cocok
untuk finishing berbadan lebar ataupun
permukaan yang melengkung. Jenis
material finishing dan cara
pengaplikasiannya pun sangat bervariasi
seperti :
 oil
 politur
 melamine
 nitro cellulose (NC)
 Polyurethane (PU)
 waterbased lacquer
Oil merupakan jenis finishing paling
sederhana dan mudah aplikasinya.
Oil akan meresap ke dalam pori-pori
kayu dan mencegah air untuk keluar
masuk.
Cara aplikasinya dengan menyiram,
merendam atau melumuri kayu
dengan oil. Cara ini tidak akan
melindungi kayu goresan atau
benturan fisik lainnya.
 Politur biasanya berbentuk
serpihan atau batangan yang
kemudian dicairkan dengan
alcohol atau ada juga yang siap
pakai dengan proporsi alcohol
yang tepat.
 Politur diaplikasikan dengan
memakai kain yang dipoles
secara berkala pada permukaan
kayu. Finishing ini dapat dilapis
ulang jika sudah memudar
secara berkala.
NitroCellulose atau NC terbuat dari
bahan resin NC yang dicampur
dengan thinner. Bahan ini membentuk
lapisan film yang tahan air namun
belum kuat untuk menahan goresan
ataupun benturan fisik.
NC diaplikasikan dengan spray
(semprot) dengan alat bertekanan
udara ataupun memakai kuas.
Melamine memberikan lapisan film
yang lebih tinggi daripada NC.
Permukaan kayu sangat halus karena
pori pori tertutup.
Bahan ini lebih sulit untuk dilapis
ulang dan akan berbau menyengat
setelah aplikasi. Ada 2 pilihan
finishing yaitu doff dan gloss. Dapat
diaplikasikan dengan spray ataupun
memakai kuas
 Polyurethane atau PU merupakan jenis
finishing yang paling tebal lapisan filmnya.
Sehingga tampilannya yang seperti lapisan
plastic membuat kayu menjadi tidak alami.
Daya tahannya terhadap panas dan air
sangat baik membuat PU cocok untuk
furniture eksterior.
 Waterbased lacquer menggunakan pencair
air murni dan resin yang tertinggal di
permukaan kayu. Lapisan ini tahan air dan
goresan. Lebih disukai oleh para konsumen
dari eropa.
Politur
NC Lacquer
Melamine
Polyurethane
Metode Aplikasi Finishing - Spraying
 Aplikasi finishing menggunakan cara semprot dengan
alat spray gun merupakan metode yang paling umum
dan banyak dipakai di kebanyakan industri furniture
kayu saat ini. Tidak begitu banyak alasan kecuali
kualitas hasil akhir dan biaya peralatan yang tidak
terlalu mahal.
Selain itu pula didukung banyaknya jenis bahan
finishing saat ini di pasaran yang memang dibuat dan
disesuaikan untuk aplikasi spraying. Hampir semua
jenis melamine, Nitro Cellulose (NC), PolyUrethane
(PU) dan bahkan jenis oil juga sangat efektif
menggunakan metode ini.
Metode Aplikasi Finishing - Wiping
 Metode ini paling efektif
digunakan untuk jenis bahan
finishing politur. Sebagai metode
finishing paling sederhana dan
mudah, wiping cukup
membutuhkan selembar kain
katun (sebaiknya berwarna
putih).
Media aplikasi harus telah
diamplas halus dan tidak ada
lubang yang terbuka. Biasanya
aplikasi ini dilakukan setelah
pewarnaan (apabila menghendaki
terdapat warna pada benda kerja)
atau setelah metode pencelupan.
 Pada proses setelah pewarnaan, wiping
dilakukan lebih untuk melapiskan bahan
finishing sedikit demi sedikit sekaligus
menampilkan ketajaman serat kayu. Jumlah
pelapisan ini tidak ada standar, hanya lebih
difokuskan pada hasil akhirnya. Semakin
halus serat kayu, semakin cepat pula proses
bisa diselesaikan.
Proses wiping yang lainnya adalah hanya
sebagai proses lanjutan dari metode celup.
Wiping pada proses ini lebih ditujukan untuk
membersihkan larutan bahan finishing pada
benda kerja setelah direndam sehingga
bersih dan merata.
Kelebihan Wiping:
- Tidak membutuhkan peralatan kerja dengan
teknologi tinggi yang berarti berbiaya
rendah dibandingkan dengan metode yang
lain.
- Mudah dan cepat karena bisa dilakukan oleh
siapa saja tanpa membutuhkan tingkat
kecakapan yang tinggi, Kalaupun
diperlukan, pelatihan untuk mereka yang
akan melakukan proses ini akan cukup
singkat.
- Hasil akhir bernilai artistik tinggi.
- Membantu menghemat pemakaian bahan
finishing oil (untuk wiping lanjutan) karena
bahan finishing tidak terbuang percuma.
Kekurangan Wiping
- Pada sudut-sudut kecil benda kerja tidak
bisa terjangkau dengan tangan sehingga
biasanya akan terlihat tipis pada bagian
tersebut.
- Sulit mendapatkan hasil akhir yang seragam
karena pengaruh jumlah lapisan, suhu udara
dan kecakapan/pengalaman aplikator.
- Pada bidang kerja yang lebar akan sulit
mendapatkan hasil permukaan yang sama
dan rata. Akan selalu terdapat 'gelombang'
dari hasil goresan tangan.
- Dari aspek kesehatan dan lingkungan,
metode ini sangat tidak baik bagi aplikator
karena kontak langsung terhadap bahan
finishing baik melalui pernafasan, kulit atau
mata. Terutama apabila tidak menggunakan
alat pelingung pribadi (sarung tangan,
masker dll).
- Tidak cocok untuk digunakan pada produksi
masal dengan batas waktu produksi yang
terbatas.
Metode Aplikasi - Dipping (Celup)
 Biasanya dipakai untuk furniture luar ruangan
(outdoor). Sesuai dengan jenis bahan finishing yang
paling populer digunakan untuk produk outdoor yaitu
oil, metode dipping adalah cara paling cepat dan
secara teknis peresapannya lebih maksimal terhadap
produk.
Dipping memungkinkan seluruh permukaan benda
kerja terlapisi oleh bahan finishing sehingga bagian
yang tersembunyi sekalipun akan terlapis. Baik
karena dengan adanya lapisan oil pada seluruh
permukaan berarti produk tersebut terlindungi
secara menyeluruh dari serangan serangga
penyerang kayu, paling tidak mencegah lebih kuat.
 Aplikasi dipping bisa sebagai proses awal
saja yang kemudian disusul dengan proses
wipping dan spraying, bisa juga sebagai
proses akhir apabila dikehendaki.
 Peralatan yang diperlukan juga sangat
sederhana dan kemampuan teknis yang
minimal. Peralatan yang diperlukan hanya
sebuah tangki yang cukup terbuka sesuai
dengan ukuran benda kerja
Kekurangan:
 penguapan bahan finishing menjadi lebih
besar pula sehingga pada akhir proses
konsumsi bahan finishing menjadi lebih
tinggi
 Ketebalan bahan finishing yang menempel
pada benda kerja sangat terbatas karena
dipping lebih bersifat meresap. Hal ini
membuat gloss atau kekilapan permukaan
finishing menjadi rendah dan warna yang
dihasilkan cenderung tidak segelap yang
bisa dihasilkan oleh metode aplikasi
finishing yang lain.

Metode dipping kurang
sesuai untuk produk yang
berukuran besar dan
permukaan lebar karena
dipping tidak mampu
membuat permukaan
bidang lebar memiliki
kehalusan yang sama dan
adanya keterbatasan tangki
penampung bahan
finishing.
LOGO

More Related Content

What's hot

Pengolahan tradisional
Pengolahan tradisionalPengolahan tradisional
Pengolahan tradisional
Maya Fitri Zuly
 
materi SNI dan CPPOB.pdf
materi SNI dan CPPOB.pdfmateri SNI dan CPPOB.pdf
materi SNI dan CPPOB.pdf
Instansi
 
Sifat Biologi Tanah PPT
Sifat Biologi Tanah PPTSifat Biologi Tanah PPT
Sifat Biologi Tanah PPT
IndraSetiawan115511
 
Buku jarak 16okt (1)
Buku jarak 16okt (1)Buku jarak 16okt (1)
Buku jarak 16okt (1)
Andrew Hutabarat
 
Konsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigi
Konsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigiKonsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigi
Konsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigi
ayziffyrappe
 
Bab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit Jeruk
Bab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit JerukBab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit Jeruk
Bab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit Jeruk
regiandira739
 
LAPORAN BOP 2023.docx
LAPORAN BOP 2023.docxLAPORAN BOP 2023.docx
LAPORAN BOP 2023.docx
muamarkadafi9
 
[PPT] power point tentang jagung. Lengkap!!
[PPT] power point tentang jagung. Lengkap!![PPT] power point tentang jagung. Lengkap!!
[PPT] power point tentang jagung. Lengkap!!
pingg0501
 
Pematangan buah 8
Pematangan buah 8Pematangan buah 8
Pematangan buah 8
Andrew Hutabarat
 
Kajian teori sirkulasi
Kajian teori sirkulasiKajian teori sirkulasi
Kajian teori sirkulasi
Bayu Putra Perdana
 
Budidaya Menanam Semangka
Budidaya Menanam SemangkaBudidaya Menanam Semangka
Budidaya Menanam Semangka
Warta Wirausaha
 
Pengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadi
Pengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadiPengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadi
Pengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadi
tani57
 
Budidaya Unggas Petelur
Budidaya Unggas PetelurBudidaya Unggas Petelur
Budidaya Unggas Petelur
Disty Ridha H
 
TANAH GAMBUT
TANAH GAMBUT TANAH GAMBUT
TANAH GAMBUT
RiaAnggun
 
Laporan kadar air benih (autosaved)
Laporan kadar air benih (autosaved)Laporan kadar air benih (autosaved)
Laporan kadar air benih (autosaved)
Mohammad Muttaqien
 
Model model-pembelajaran-biologi
Model model-pembelajaran-biologiModel model-pembelajaran-biologi
Model model-pembelajaran-biologiAl-Fitrah Zees
 
TERONG UNGU
TERONG UNGUTERONG UNGU
TERONG UNGU
Bagas Yanuar
 
Kenyamanan termal pada bangunan
Kenyamanan  termal pada bangunanKenyamanan  termal pada bangunan
Kenyamanan termal pada bangunan
Agus Hendrowibowo
 
Pengantar ekologi dan eko arsitektur
Pengantar ekologi dan eko arsitekturPengantar ekologi dan eko arsitektur
Pengantar ekologi dan eko arsitektur
Novy Fajrina
 

What's hot (20)

Pengolahan tradisional
Pengolahan tradisionalPengolahan tradisional
Pengolahan tradisional
 
materi SNI dan CPPOB.pdf
materi SNI dan CPPOB.pdfmateri SNI dan CPPOB.pdf
materi SNI dan CPPOB.pdf
 
Sifat Biologi Tanah PPT
Sifat Biologi Tanah PPTSifat Biologi Tanah PPT
Sifat Biologi Tanah PPT
 
Buku jarak 16okt (1)
Buku jarak 16okt (1)Buku jarak 16okt (1)
Buku jarak 16okt (1)
 
Konsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigi
Konsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigiKonsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigi
Konsep perancangan-rumah-tinggal-profesi-dokter-gigi
 
Penanaman pohon Silvikultur
Penanaman pohon SilvikulturPenanaman pohon Silvikultur
Penanaman pohon Silvikultur
 
Bab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit Jeruk
Bab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit JerukBab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit Jeruk
Bab II Karya Tulis Ilmiah Tisu Berbahan Dasar Kulit Jeruk
 
LAPORAN BOP 2023.docx
LAPORAN BOP 2023.docxLAPORAN BOP 2023.docx
LAPORAN BOP 2023.docx
 
[PPT] power point tentang jagung. Lengkap!!
[PPT] power point tentang jagung. Lengkap!![PPT] power point tentang jagung. Lengkap!!
[PPT] power point tentang jagung. Lengkap!!
 
Pematangan buah 8
Pematangan buah 8Pematangan buah 8
Pematangan buah 8
 
Kajian teori sirkulasi
Kajian teori sirkulasiKajian teori sirkulasi
Kajian teori sirkulasi
 
Budidaya Menanam Semangka
Budidaya Menanam SemangkaBudidaya Menanam Semangka
Budidaya Menanam Semangka
 
Pengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadi
Pengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadiPengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadi
Pengolahan biji salak by wahyu dwimulyo hadi
 
Budidaya Unggas Petelur
Budidaya Unggas PetelurBudidaya Unggas Petelur
Budidaya Unggas Petelur
 
TANAH GAMBUT
TANAH GAMBUT TANAH GAMBUT
TANAH GAMBUT
 
Laporan kadar air benih (autosaved)
Laporan kadar air benih (autosaved)Laporan kadar air benih (autosaved)
Laporan kadar air benih (autosaved)
 
Model model-pembelajaran-biologi
Model model-pembelajaran-biologiModel model-pembelajaran-biologi
Model model-pembelajaran-biologi
 
TERONG UNGU
TERONG UNGUTERONG UNGU
TERONG UNGU
 
Kenyamanan termal pada bangunan
Kenyamanan  termal pada bangunanKenyamanan  termal pada bangunan
Kenyamanan termal pada bangunan
 
Pengantar ekologi dan eko arsitektur
Pengantar ekologi dan eko arsitekturPengantar ekologi dan eko arsitektur
Pengantar ekologi dan eko arsitektur
 

Similar to Kuliah tekbam furniture

14. Pekerjaan Finishing.pdf
14. Pekerjaan Finishing.pdf14. Pekerjaan Finishing.pdf
14. Pekerjaan Finishing.pdf
AgilHandayani2
 
Sistem Finishing
Sistem FinishingSistem Finishing
Sistem Finishing
Yoga Rifqi
 
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
Vini Andayani
 
Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02
Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02
Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02
Agus Baheng
 
Integrasi industri (teknoekonomi2)
Integrasi industri (teknoekonomi2)Integrasi industri (teknoekonomi2)
Integrasi industri (teknoekonomi2)
muhpidah
 
Modul cetak sablon
Modul cetak sablonModul cetak sablon
Modul cetak sablon
MrToyb Rafiuddin
 
Jenis material kayu untuk furnitur
Jenis material kayu untuk furniturJenis material kayu untuk furnitur
Jenis material kayu untuk furnitur
Imam Januwardi
 
Proposal
ProposalProposal
Proposal
Iceteacassie
 
Teknik sablon
Teknik sablonTeknik sablon
Teknik sablon
Suretno Heriandi
 
Finishing
FinishingFinishing
Finishing
ICHSAN
 
Kayu lapis 2
Kayu lapis 2Kayu lapis 2
Kayu lapis 2
Warnet Raha
 
Konstruksi Bangunan - Plafond
Konstruksi Bangunan - Plafond Konstruksi Bangunan - Plafond
Konstruksi Bangunan - Plafond
noussevarenna
 
Materi ukir kelas_ix Jepara
Materi ukir kelas_ix JeparaMateri ukir kelas_ix Jepara
Materi ukir kelas_ix Jepara
Idris Miaus
 
Pembuatan kayu lapis
Pembuatan kayu lapisPembuatan kayu lapis
Pembuatan kayu lapis
Warnet Raha
 
Buku pengenalan produk paint and coating
Buku pengenalan produk paint and coatingBuku pengenalan produk paint and coating
Buku pengenalan produk paint and coating
sofyan mr
 
Grosir
GrosirGrosir
Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon
Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon
Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon
FitraAnnissa07
 
5
55
kemasan makanan
kemasan makanankemasan makanan
kemasan makanan
markazpackaging
 
Pengertian Kayu
Pengertian KayuPengertian Kayu
Pengertian Kayu
Kartic Muna
 

Similar to Kuliah tekbam furniture (20)

14. Pekerjaan Finishing.pdf
14. Pekerjaan Finishing.pdf14. Pekerjaan Finishing.pdf
14. Pekerjaan Finishing.pdf
 
Sistem Finishing
Sistem FinishingSistem Finishing
Sistem Finishing
 
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
 
Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02
Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02
Bahanfinishing2011 130920223402-phpapp02
 
Integrasi industri (teknoekonomi2)
Integrasi industri (teknoekonomi2)Integrasi industri (teknoekonomi2)
Integrasi industri (teknoekonomi2)
 
Modul cetak sablon
Modul cetak sablonModul cetak sablon
Modul cetak sablon
 
Jenis material kayu untuk furnitur
Jenis material kayu untuk furniturJenis material kayu untuk furnitur
Jenis material kayu untuk furnitur
 
Proposal
ProposalProposal
Proposal
 
Teknik sablon
Teknik sablonTeknik sablon
Teknik sablon
 
Finishing
FinishingFinishing
Finishing
 
Kayu lapis 2
Kayu lapis 2Kayu lapis 2
Kayu lapis 2
 
Konstruksi Bangunan - Plafond
Konstruksi Bangunan - Plafond Konstruksi Bangunan - Plafond
Konstruksi Bangunan - Plafond
 
Materi ukir kelas_ix Jepara
Materi ukir kelas_ix JeparaMateri ukir kelas_ix Jepara
Materi ukir kelas_ix Jepara
 
Pembuatan kayu lapis
Pembuatan kayu lapisPembuatan kayu lapis
Pembuatan kayu lapis
 
Buku pengenalan produk paint and coating
Buku pengenalan produk paint and coatingBuku pengenalan produk paint and coating
Buku pengenalan produk paint and coating
 
Grosir
GrosirGrosir
Grosir
 
Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon
Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon
Presentasi sablon, sejarah sablon jenis sablon
 
5
55
5
 
kemasan makanan
kemasan makanankemasan makanan
kemasan makanan
 
Pengertian Kayu
Pengertian KayuPengertian Kayu
Pengertian Kayu
 

More from University of Brawijaya

Perubahan pada pati
Perubahan pada patiPerubahan pada pati
Perubahan pada pati
University of Brawijaya
 
Pertemuan ke 5 product management
Pertemuan ke 5 product managementPertemuan ke 5 product management
Pertemuan ke 5 product management
University of Brawijaya
 
Pertemuan ke 4 injuries
Pertemuan ke 4 injuriesPertemuan ke 4 injuries
Pertemuan ke 4 injuries
University of Brawijaya
 
Pertemuan ke 2 deterioration
Pertemuan ke 2 deteriorationPertemuan ke 2 deterioration
Pertemuan ke 2 deterioration
University of Brawijaya
 
Pertemuan ke 1 quality of fresh produce
Pertemuan ke 1 quality of fresh producePertemuan ke 1 quality of fresh produce
Pertemuan ke 1 quality of fresh produce
University of Brawijaya
 
13. pengendalian mutu produk agroindustri
13. pengendalian mutu produk agroindustri13. pengendalian mutu produk agroindustri
13. pengendalian mutu produk agroindustriUniversity of Brawijaya
 
13. kerusakan bahan pangan
13. kerusakan bahan pangan13. kerusakan bahan pangan
13. kerusakan bahan pangan
University of Brawijaya
 
12. pengendalian mutu agroindustri
12. pengendalian mutu agroindustri12. pengendalian mutu agroindustri
12. pengendalian mutu agroindustri
University of Brawijaya
 
11. persediaan agroindustri
11. persediaan agroindustri11. persediaan agroindustri
11. persediaan agroindustri
University of Brawijaya
 
7. manajemen produksi agroindustri
7. manajemen produksi agroindustri7. manajemen produksi agroindustri
7. manajemen produksi agroindustri
University of Brawijaya
 
7. manajemen persediaan
7. manajemen persediaan7. manajemen persediaan
7. manajemen persediaan
University of Brawijaya
 
6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)
6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)
6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)University of Brawijaya
 
5. kapasitas produksi
5. kapasitas produksi5. kapasitas produksi
5. kapasitas produksi
University of Brawijaya
 

More from University of Brawijaya (20)

Perubahan pada pati
Perubahan pada patiPerubahan pada pati
Perubahan pada pati
 
Pertemuan ke 5 product management
Pertemuan ke 5 product managementPertemuan ke 5 product management
Pertemuan ke 5 product management
 
Pertemuan ke 4 injuries
Pertemuan ke 4 injuriesPertemuan ke 4 injuries
Pertemuan ke 4 injuries
 
Pertemuan ke 2 deterioration
Pertemuan ke 2 deteriorationPertemuan ke 2 deterioration
Pertemuan ke 2 deterioration
 
Pertemuan ke 1 quality of fresh produce
Pertemuan ke 1 quality of fresh producePertemuan ke 1 quality of fresh produce
Pertemuan ke 1 quality of fresh produce
 
15. analisa kelayakan
15. analisa kelayakan15. analisa kelayakan
15. analisa kelayakan
 
13. pengendalian mutu produk agroindustri
13. pengendalian mutu produk agroindustri13. pengendalian mutu produk agroindustri
13. pengendalian mutu produk agroindustri
 
13. kerusakan bahan pangan
13. kerusakan bahan pangan13. kerusakan bahan pangan
13. kerusakan bahan pangan
 
12. pengendalian mutu agroindustri
12. pengendalian mutu agroindustri12. pengendalian mutu agroindustri
12. pengendalian mutu agroindustri
 
12 persediaan agroindustri
12 persediaan agroindustri12 persediaan agroindustri
12 persediaan agroindustri
 
11.manajemen perawatan
11.manajemen perawatan11.manajemen perawatan
11.manajemen perawatan
 
11. persediaan agroindustri
11. persediaan agroindustri11. persediaan agroindustri
11. persediaan agroindustri
 
10. perawatan mesin dan peralatan
10. perawatan mesin dan peralatan10. perawatan mesin dan peralatan
10. perawatan mesin dan peralatan
 
7. manajemen produksi agroindustri
7. manajemen produksi agroindustri7. manajemen produksi agroindustri
7. manajemen produksi agroindustri
 
7. manajemen persediaan
7. manajemen persediaan7. manajemen persediaan
7. manajemen persediaan
 
6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)
6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)
6. teknologi produksi agroindustri (lanjutan)
 
6. manajemen produksi
6. manajemen produksi6. manajemen produksi
6. manajemen produksi
 
5. teknologi produksi agroindustri
5. teknologi produksi agroindustri5. teknologi produksi agroindustri
5. teknologi produksi agroindustri
 
5. kapasitas produksi
5. kapasitas produksi5. kapasitas produksi
5. kapasitas produksi
 
2. perencanaan usaha agroindustri
2. perencanaan usaha agroindustri2. perencanaan usaha agroindustri
2. perencanaan usaha agroindustri
 

Recently uploaded

Strategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumen
Strategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumenStrategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumen
Strategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumen
mayamonfori
 
UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...
UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...
UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...
unikbetslotbankmaybank
 
Bagaimana Memulai Usaha dan Menjadi Pengusaha
Bagaimana Memulai Usaha dan Menjadi PengusahaBagaimana Memulai Usaha dan Menjadi Pengusaha
Bagaimana Memulai Usaha dan Menjadi Pengusaha
ssuser437b77
 
UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...
UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...
UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...
unikbetslotbankmaybank
 
PPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptx
PPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptxPPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptx
PPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptx
flashretailindo
 
TUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdf
TUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdfTUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdf
TUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdf
MASNIKA1
 
sertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdf
sertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdfsertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdf
sertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdf
lilis056
 
materi tahun 2024 dan 2023 materi power point
materi tahun 2024 dan 2023 materi power pointmateri tahun 2024 dan 2023 materi power point
materi tahun 2024 dan 2023 materi power point
phbawaslujambi
 
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1). ppt
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1).       pptPASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1).       ppt
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1). ppt
forlifeyouu
 
ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang Terbaru 2024
ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang  Terbaru 2024ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang  Terbaru 2024
ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang Terbaru 2024
sayangkamuu240203
 
ATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docx
ATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docxATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docx
ATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docx
inekesarupy62
 
menejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutan
menejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutanmenejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutan
menejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutan
Sanzayadwiabimanyu
 
ch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxF
ch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxFch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxF
ch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxF
MASNIKA1
 
COMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptx
COMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptxCOMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptx
COMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptx
RezvaniDanumihardja2
 
MODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptx
MODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptxMODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptx
MODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptx
FORTRESS
 
Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.
Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.
Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.
12Halimatussadiah
 
APBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptx
APBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptxAPBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptx
APBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptx
baktiariyan47
 
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptxPENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
dyanamaniz78
 
COMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdf
COMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdfCOMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdf
COMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdf
MuhammadRijalulamin
 

Recently uploaded (19)

Strategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumen
Strategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumenStrategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumen
Strategi Pemasaran dalam kaitannya perilaku konsumen
 
UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...
UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...
UNIKBET : Link Slot Gacor Pragmatic Play Bisa Deposit Memakai Bank BPD DIY Ad...
 
Bagaimana Memulai Usaha dan Menjadi Pengusaha
Bagaimana Memulai Usaha dan Menjadi PengusahaBagaimana Memulai Usaha dan Menjadi Pengusaha
Bagaimana Memulai Usaha dan Menjadi Pengusaha
 
UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...
UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...
UNIKBET : Bandar Slot Pragmatic Play Ada Deposit Via Bank Aceh Syariah Resmi ...
 
PPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptx
PPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptxPPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptx
PPT legalitas usaha mikro kecil dan menengah.pptx
 
TUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdf
TUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdfTUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdf
TUGAS MAKALAH PEMASARANnnn GLOBAL DONE.pdf
 
sertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdf
sertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdfsertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdf
sertifikat pembelajaran merdeka mengajar.pdf
 
materi tahun 2024 dan 2023 materi power point
materi tahun 2024 dan 2023 materi power pointmateri tahun 2024 dan 2023 materi power point
materi tahun 2024 dan 2023 materi power point
 
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1). ppt
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1).       pptPASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1).       ppt
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA (1). ppt
 
ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang Terbaru 2024
ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang  Terbaru 2024ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang  Terbaru 2024
ATRIUM GAMING : Slot Gacor Mudah Menang Terbaru 2024
 
ATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docx
ATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docxATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docx
ATP & CP PPKn KELAS 5 (WEBSITEEDUKASI.COM) (1).docx
 
menejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutan
menejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutanmenejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutan
menejemen lalu lintas angkutan jalan berkelanjutan
 
ch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxF
ch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxFch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxF
ch-14-etika-dlm-MMMMMMMMMm-keuangan.pptTxF
 
COMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptx
COMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptxCOMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptx
COMPANY PROFILE PT. WELLMAN DENYO DEVELOPMENT.pptx
 
MODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptx
MODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptxMODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptx
MODERN!!! WA 0821 7001 0763 (ALUMINOS) Pintu Kaca Aluminium di Buleleng.pptx
 
Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.
Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.
Bab 13 Pelaporan segmen dan Interim ppt.
 
APBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptx
APBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptxAPBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptx
APBN DAN PERAN PEMERNTAHwuwbsusjsyajavapptx
 
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptxPENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
 
COMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdf
COMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdfCOMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdf
COMPANY PROFILE PT. BOGOR SERVICIA INTEGRA.pdf
 

Kuliah tekbam furniture

  • 1. LOGO Furniture (Mebel) Arie Febrianto Mulyadi Jur. TIP – FTP - UB ariefebriantomulyadi.blogspot.com
  • 2. Bahan-bahan untuk membuat furniture 1. Kayu solid Kayu solid merupakan bahan dasar terkuat dibandingkan kayu olahan, harganya lebih mahal dibanding kayu olahan. 2. Kayu Lapis atau plywood Kayu lapis atau multipleks adalah kayu olahan yang dibuat dengan merekatkan beberapa lembaran kayu dengan mesin bertekanan tinggi. Ketebalannya bervariasi dimulai dari 4mm s/d 18 mm. jenis kayu ini banyak digunakan untuk pembuatan kitchen set, lemari ataupun wardrobe.
  • 3. 3. Blockboard Blockboard adalah kumpulan kayu berbentuk kotak kecil yang disatukan dan dipadatkan oleh mesin bertekanan tinggi dan diberi lapisan di kedua sisinya, dimana lapisannya bisa menggunakan venner kayu jati, sehingga hasilnya disebut teakblok. Banyak juga digunakan oleh pembuatan kitchen set, lemari, meja dan lain-lain.
  • 4. 4. HDF (High Density Fibreboard) & MDF (Medium Density Fibreboard) terbuat dari kayu sisa hasil perkebunan. HDF lebih padat dan kuat dibanding MDF. MDF adalah serbuk kayu halus yg diproses menyerupai bahan kertas yg tebal dan solid. MDF biasanya digunakan pada furniture fabrikasi yang dijual dalam bentuk jadi biasanya pelapis luarnya kertas bertexture.
  • 5. 5. Particle board Particle board terbuat dari hasil sisa pengolahan kayu, seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil-kecil yang diolah dengan bahan kimia sehingga menjadi lembar yang utuh. Partikel board sangat rentan air, karena berbahan dasar serbuk kayu kasar yang dipress sehingga memiliki pori-pori yg lebih besar dibandingkan MDF atau HDF,sehingga mudah ditembus air dan tidak kuat menahan beban berat.
  • 6. FINISHING FURNITURE  Proses finishing adalah pekerjaan tahap akhir dari suatu proses pembuatan produk mebel  Fungsi finishing : memberikan nilai estetika yang lebih baik pada furniture juga untuk menutupi beberapa kelemahan kayu dalam hal warna, tekstur dan ketahanan kayu terhadap benturan dan keadaan cuaca.  Finishing mempunyai variasi yang sangat banyak, dari yang paling sederhana dengan alat-alat dan bahan-bahan yang sederhana sampai dengan yang paling kompleks yang membutuhkaan alat-alat dan bahan-bahan finishing yang khusus.
  • 7.  Finishing merupakan proses yang akan membentuk penampilan dari suatu produk mebel.  Finishing dapat membuat suatu mebel menjadi kelihatan bersih, halus, rata seperti barang yang baru, finishing dapat juga membuat suatu mebel kelihatan kotor, antik, kuno seperti barang yang sudah berusia ratusan tahun, finishing dapat membuat permukaan mebel menjadi rata atau tidak rata, bertekstur, dan retak-retak, finishing dapat dibuat dengan lapisan film yang tipis sekali atau tebal sekali.
  • 8. Finishing non transparan Material ini 100% menutupi permukaan kayu dan menyembunyikan tampak aslinya. Bentuk fisiknya dapat berupa cat, lembaran atau rol. A. Cat duco mempunyai banyak pilihan warna. Dari warna pastel, natural, maupun warna-warna yang mencolok. Cocok untuk furniture modern, minimalis dan juga furniture anak. Harganya relative mahal dan bila sudah dicat, serat asli tidak bisa dikembalikan lagi. Dapat diaplikasikan dengan spray (semprot) atau menggunakan kuas. Dengan kemajuan teknologi dan design sekarang ini motif pun dapat dibuat dari cat. Seperti motif batu, marmer, motif pecah seribu ataupun motif silver, tembaga dan emas.
  • 9.  Finishing yang berbentuk lembaran atau rol ada bermacam macam, misalnya :  veneer (lapisan tipis kayu asli)  laminate( bisa HPL atau paper fancy laminate)  Taconsheet  PVC(polyvinyl carbonate) Bentuknya lembaran atau rol yang direkatkan di permukaan kayu dengan menggunakan lem khusus. Finishing ini banyak dipakai untuk menutupi permukaan kayu olahan seperti Playwood, MDF, ataupun particle board.
  • 11. Finishing transparan ( Clear finish) Clear finish biasanya berbentuk cairan dan paling banyak digunakan pada furniture kayu. Sifatnya lebih fleksibel dan cocok untuk finishing berbadan lebar ataupun permukaan yang melengkung. Jenis material finishing dan cara pengaplikasiannya pun sangat bervariasi seperti :  oil  politur  melamine  nitro cellulose (NC)  Polyurethane (PU)  waterbased lacquer
  • 12. Oil merupakan jenis finishing paling sederhana dan mudah aplikasinya. Oil akan meresap ke dalam pori-pori kayu dan mencegah air untuk keluar masuk. Cara aplikasinya dengan menyiram, merendam atau melumuri kayu dengan oil. Cara ini tidak akan melindungi kayu goresan atau benturan fisik lainnya.
  • 13.  Politur biasanya berbentuk serpihan atau batangan yang kemudian dicairkan dengan alcohol atau ada juga yang siap pakai dengan proporsi alcohol yang tepat.  Politur diaplikasikan dengan memakai kain yang dipoles secara berkala pada permukaan kayu. Finishing ini dapat dilapis ulang jika sudah memudar secara berkala.
  • 14. NitroCellulose atau NC terbuat dari bahan resin NC yang dicampur dengan thinner. Bahan ini membentuk lapisan film yang tahan air namun belum kuat untuk menahan goresan ataupun benturan fisik. NC diaplikasikan dengan spray (semprot) dengan alat bertekanan udara ataupun memakai kuas.
  • 15. Melamine memberikan lapisan film yang lebih tinggi daripada NC. Permukaan kayu sangat halus karena pori pori tertutup. Bahan ini lebih sulit untuk dilapis ulang dan akan berbau menyengat setelah aplikasi. Ada 2 pilihan finishing yaitu doff dan gloss. Dapat diaplikasikan dengan spray ataupun memakai kuas
  • 16.  Polyurethane atau PU merupakan jenis finishing yang paling tebal lapisan filmnya. Sehingga tampilannya yang seperti lapisan plastic membuat kayu menjadi tidak alami. Daya tahannya terhadap panas dan air sangat baik membuat PU cocok untuk furniture eksterior.  Waterbased lacquer menggunakan pencair air murni dan resin yang tertinggal di permukaan kayu. Lapisan ini tahan air dan goresan. Lebih disukai oleh para konsumen dari eropa.
  • 18. Metode Aplikasi Finishing - Spraying  Aplikasi finishing menggunakan cara semprot dengan alat spray gun merupakan metode yang paling umum dan banyak dipakai di kebanyakan industri furniture kayu saat ini. Tidak begitu banyak alasan kecuali kualitas hasil akhir dan biaya peralatan yang tidak terlalu mahal. Selain itu pula didukung banyaknya jenis bahan finishing saat ini di pasaran yang memang dibuat dan disesuaikan untuk aplikasi spraying. Hampir semua jenis melamine, Nitro Cellulose (NC), PolyUrethane (PU) dan bahkan jenis oil juga sangat efektif menggunakan metode ini.
  • 19.
  • 20. Metode Aplikasi Finishing - Wiping  Metode ini paling efektif digunakan untuk jenis bahan finishing politur. Sebagai metode finishing paling sederhana dan mudah, wiping cukup membutuhkan selembar kain katun (sebaiknya berwarna putih). Media aplikasi harus telah diamplas halus dan tidak ada lubang yang terbuka. Biasanya aplikasi ini dilakukan setelah pewarnaan (apabila menghendaki terdapat warna pada benda kerja) atau setelah metode pencelupan.
  • 21.  Pada proses setelah pewarnaan, wiping dilakukan lebih untuk melapiskan bahan finishing sedikit demi sedikit sekaligus menampilkan ketajaman serat kayu. Jumlah pelapisan ini tidak ada standar, hanya lebih difokuskan pada hasil akhirnya. Semakin halus serat kayu, semakin cepat pula proses bisa diselesaikan. Proses wiping yang lainnya adalah hanya sebagai proses lanjutan dari metode celup. Wiping pada proses ini lebih ditujukan untuk membersihkan larutan bahan finishing pada benda kerja setelah direndam sehingga bersih dan merata.
  • 22. Kelebihan Wiping: - Tidak membutuhkan peralatan kerja dengan teknologi tinggi yang berarti berbiaya rendah dibandingkan dengan metode yang lain. - Mudah dan cepat karena bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa membutuhkan tingkat kecakapan yang tinggi, Kalaupun diperlukan, pelatihan untuk mereka yang akan melakukan proses ini akan cukup singkat. - Hasil akhir bernilai artistik tinggi. - Membantu menghemat pemakaian bahan finishing oil (untuk wiping lanjutan) karena bahan finishing tidak terbuang percuma.
  • 23. Kekurangan Wiping - Pada sudut-sudut kecil benda kerja tidak bisa terjangkau dengan tangan sehingga biasanya akan terlihat tipis pada bagian tersebut. - Sulit mendapatkan hasil akhir yang seragam karena pengaruh jumlah lapisan, suhu udara dan kecakapan/pengalaman aplikator. - Pada bidang kerja yang lebar akan sulit mendapatkan hasil permukaan yang sama dan rata. Akan selalu terdapat 'gelombang' dari hasil goresan tangan.
  • 24. - Dari aspek kesehatan dan lingkungan, metode ini sangat tidak baik bagi aplikator karena kontak langsung terhadap bahan finishing baik melalui pernafasan, kulit atau mata. Terutama apabila tidak menggunakan alat pelingung pribadi (sarung tangan, masker dll). - Tidak cocok untuk digunakan pada produksi masal dengan batas waktu produksi yang terbatas.
  • 25. Metode Aplikasi - Dipping (Celup)  Biasanya dipakai untuk furniture luar ruangan (outdoor). Sesuai dengan jenis bahan finishing yang paling populer digunakan untuk produk outdoor yaitu oil, metode dipping adalah cara paling cepat dan secara teknis peresapannya lebih maksimal terhadap produk. Dipping memungkinkan seluruh permukaan benda kerja terlapisi oleh bahan finishing sehingga bagian yang tersembunyi sekalipun akan terlapis. Baik karena dengan adanya lapisan oil pada seluruh permukaan berarti produk tersebut terlindungi secara menyeluruh dari serangan serangga penyerang kayu, paling tidak mencegah lebih kuat.
  • 26.  Aplikasi dipping bisa sebagai proses awal saja yang kemudian disusul dengan proses wipping dan spraying, bisa juga sebagai proses akhir apabila dikehendaki.  Peralatan yang diperlukan juga sangat sederhana dan kemampuan teknis yang minimal. Peralatan yang diperlukan hanya sebuah tangki yang cukup terbuka sesuai dengan ukuran benda kerja
  • 27. Kekurangan:  penguapan bahan finishing menjadi lebih besar pula sehingga pada akhir proses konsumsi bahan finishing menjadi lebih tinggi  Ketebalan bahan finishing yang menempel pada benda kerja sangat terbatas karena dipping lebih bersifat meresap. Hal ini membuat gloss atau kekilapan permukaan finishing menjadi rendah dan warna yang dihasilkan cenderung tidak segelap yang bisa dihasilkan oleh metode aplikasi finishing yang lain. 
  • 28. Metode dipping kurang sesuai untuk produk yang berukuran besar dan permukaan lebar karena dipping tidak mampu membuat permukaan bidang lebar memiliki kehalusan yang sama dan adanya keterbatasan tangki penampung bahan finishing.
  • 29.
  • 30. LOGO