SlideShare a Scribd company logo
PENYUSUNAN POHON KINERJA
BIRO ORGANISASI SETDA ACEH
PENGERTIAN:
POHON KINERJA VS PENJENJANGAN
KINERJA
A
PENGERTIAN:
POHON KINERJA
POHON KINERJA adalah alat bantu bagi organisasi untuk
mengawal struktur logika sebab-akibat atas berbagai kondisi
yang diperlukan organisasi dalam menghasilkan outcome.
Menyusun POHON KINERJA sebenarnya seperti mengurai rute
atau jalur kinerja yang secara logis dianggap paling terkait dan
dibutuhkan dalam pencapaian outcome yang diinginkan.
Pohon Kinerja merupakan tahapan awal dalam proses
penjabaran/penyelarasan kinerja organisasi
Sumber : Permenpan 89 Tahun 2021
PENYUSUNAN POHON KINERJA
Prinsip Teknis
12
PRINSIP PENYUSUNAN POHON KINERJA
TAHAPAN PENYUSUNAN POHON KINERJA
DALAM PENJENJANGAN KINERJA
1 2 3 4 5
Menentukan
Hasil
(Outcome)
yang akan
dijabarkan
dalam
penjenjangan
kinerja
Menentukan
Faktor Kunci
Keberhasilan
(Critical
Succes
Factor)
MenguraikanFakt
or Kunci
Keberhasilan
(Critical Succes
Factor) kepada
kondisi antara
sampai kondisi
paling operasional
Merumuskan
Indikator
Kinerja
Menerjemahka
n Pohon
Kinerja ke
dalam
Komponen
Perencanaan
dan Kinerja
Jabatan
POHON KINERJA
MENINGKATKAN KINERJA
Penjejangan Kinerja adalah proses penjabaran
dan penyelarasan sasaran strategis, indikator
kinerja, dan target kinerja organisasi kepada
unit organisasi sampai dengan individu
pegawai
DEFINISI PENJENJANGAN KINERJA
TUJUAN PENJENJANGAN
KINERJA
PENTINGNYA PENJENJANGAN KINERJA
1. MENYELARASKAN KINERJA ORGANISASI KEPADA KINERJA UNIT
DAN KINERJA INDIVIDU;
2. PENILAIAN KINERJA ORGANISASI, UNIT KERJA, DAN INDIVIDU;
3. PENETAPAN PROGRAM DAN KEGIATAN SECARA FOKUS DAN
TEPAT;
4. PENGGUNAAN SUMBER DAYA SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN;
5. PENATAAN STRUKTUR ORGANISASI
POLA PROGRAM LOGIC
DALAM PENYUSUNAN POHON
KINERJA
B
POLA PROGRAM LOGIC
✖
PERFORMANCE BASED PLANNING
DIMULAI DARI HASIL YANG INGIN
DICAPAI, BUKAN DARI INPUT YANG
DIMILIKI
®onn 2016
INPUT KEGIATAN OUTPUT OUTCOME
INPUT KEGIATAN OUTPUT OUTCOME
✔
POLA PROGRAM LOGIC
1. UNTUK MENGHASILKAN OUTCOME TIDAK BISA
LANGSUNG OUTPUT.
2. TERDAPAT SERANGKAIAN OUTCOME ANTARA YANG
MENJEMBATANI OUTCOME AKHIR DENGAN OUTPUT
INPUT KEGIATAN OUTPUT OUTCOME
✔ ✖
INPUT KEGIATAN OUTPUT
IMMEDIA
TE
OUTCOME
INTER-
MEDIATE
OUTCOME
ULTIMATE
OUTCOME ✔
VARIABEL YANG MENYEBABKAN OUTCOME TIDAK
SELALU LINIER HANYA BERASAL DARI SATU INPUT.
OUTCOME BIASANYA TERJADI DARI KOMBINASI
BERBAGAI OUTCOME YANG LEBIH RENDAH, OUTPUT,
PROSES KEGIATAN, DAN INPUT
INPUT KEGIATAN OUTPUT
IMMEDIA
TE
OUTCOME
INTER-
MEDIATE
OUTCOME
ULTIMATE
OUTCOME
INPUT KEGIATAN OUTPUT
IMMEDIA
TE
OUTCOME
INTER-
MEDIATE
OUTCOME
ULTIMATE
OUTCOME
INPUT KEGIATAN OUTPUT
IMMEDIA
TE
OUTCOME
INTER-
MEDIATE
OUTCOME
✔✖
✔
®onn 2016
POLA PROGRAM LOGIC
POHON KINERJA
CROSSCUTTING
CROSSCUTTING
CROSSCUTTING
OUT-
PUT
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUT-
PUT
OUTCOME OUTCOME
ALIGNED
POHON KINERJA
OUT
-PUT
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
INTERMED
OUTCOME
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUT
-PUT
OUTCOME OUTCOME
TUJUAN
SASARAN
PROGRAM
KEGIATAN
✖
✖
✖
✖
®onn 2018
POHON KINERJA
MAKA
JI
KA
MAKA
JIKA
AKIBAT AKIBAT
SEBAB
✖
✖
✔
✔
JI
KA
JI
KA
SE
BAB
SE
BAB
SE
BAB
®onn 2018
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
TAHAPAN PENYUSUNAN
POHON KINERJA
C
SKEMA POHON KINERJA
Ultimate
Outcame
Intermediate
Outcame
Immediate
Outcame
output Output Output
Intermediate
Outcame
Immediate
Outcame
Output Output
Proses
Immediate
Outcame
Proses
Proses
Proses
Proses
TAHAP I TENTUKAN OUTCAME
DAN TAHAP 2 TENTUKAN CSF
Outcame:
menurunnya
Kemacetan Lalu Lintas
CSF I :
Meningkatnya
kapasitas Jalan
dibanding kendaraan
CSF II:
Menurunnya
Pelanggaran Berlalu
Lintas
CSF III:
Meningkatnya
Kualitas Permukaan
Jalan
CSF IV:
Berkurangnya
Parkir Liar
CSF V:
Terciptanya
Penataan Kota
yang Baik
Sumber: PermenPAN RB No. 89 Tahun 2021
1
Menentukan
Hasil (Outcome)
yang akan
dijabarkan
dalam
penjenjangan
kinerja
1. Tusi
2. Isu/Permasla
han Strategis
3. Ekspektasi dr
Masy/stakeh
olders
MENENTUKAN CSF
• Menetapkan CSF yang menggambarkan isu/permasalahan
• CSF mengaggabarkan kebutuhan mencapai outcame/kinerja di
masa datang
• CSF mempertimbangkan perubahan lingkungan
• CCF harus dilakukan secara holistik (tidak tersekat urusan)
• CSF merupakan sebab atau cara dan outcome/kinerja merupakan
akibat
CSF adalah aspek-aspek kunci dan kritis yang berpengaruh
dalam pencapaian Kinerja
2
Menentukan
Faktor Kunci
Keberhasilan
(Critical
Succes
Factor)
TAHAP III URAIKAN CSF MENUJU KONDISI ANTARA
SAMPAI PALING TEKNIS/OPERASIONAL
Outcame:
menurunnya
Kemacetan Lalu
Lintas
CSF I :
Meningkatnya
kapasitas
Jalan
dibanding
kendaraan
CSF II:
Menurunny
a
Pelanggara
n Berlalu
Lintas
CSF III:
Meningkatnya
Kualitas
Permukaan Jalan
CSF IV:
Berkuran
gnya
Parkir Liar
CSF V:
Terciptanya
Penataan Kota
yang Baik
CSF KONDISI YANG DIPERLUKAN
Meningkatnya
kapasitas jalan
dibanding kendaraan
•Kendararaan di jalan raya berkurang
•Panjang atau lajur kendaraan di jalan
bertambah
•Proyek pembangunan jalan/galian
dilakukan bukan pada jam sibuk
Menurunnya
pelanggaran Berlalu
lintas
•Pemahaman masyarakat tentang
rambu lalu lintas meningkat
•Alat dan sarana prasarana memadai
dan terbuat dititik rawan pelanggaran
•Penegakan aturan pelanggaran lalu
lintas berjalan
•dll
Meningkatnya
kualitas permukaan
jalan
•Terbangunnya jalan mantap
•dll
Berkurangnya parker
liar
•Sistem perparkiran yang andal
•dll
Terciptanya penataan
kota yang baik
•Rencana Tata Ruang Wilayah yang
berkualitas
•Terkendalinya pembangunan kota
yang sesuai dengan RTRW
3
TAHAP 4 LENGKAPI DENGAN INDIKATOR KINERJA
Menurunnya Kemacetan
IK: Level of Service
Berkurangnya Parkir liar
IK: Jumlah titik parker liar
Meningkatnya kapasitas
jalan
IK: smp/jam
Meningkatnya kualitas
permukaan jalan
IK: Panjang jalan
mantap
Menurunnya
pelanggaran lalu lintas
IK: Jlh pelanggaran LL
POHON KINERJA
Menurunnya Volume
Kendaraan
IK: Jlh Kendaraan dijam
sibuk
Meningkatnya lajur jalan
kendaraan
IK: Jlh lajur jalan raya
Terlaksananya sosialisasi
ganjil genap
IK: Jlh sosialisasi
Terlaksananya penegakan
ganjil genap
IK: Jlh penegakan ganjil
genap
4
TAHAP 5 MENERJEMAHKAN POHON KINERJA KEDALAM KOMPONEN
PERENCANAAN DAN KINERJA JABATAN
Komponen Perencanaan
Tujuan
Sasaran
Sasaran Program
Sasaran Kegiatan
Sumber: PermenPAN RB No. 89 Tahun 2021
5
PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx
POHON KINERJA TURUNKAN KEPADA CASCADING
IMPACT
TUJUAN PD
INDIKATOR TUJUAN PD
ULTIMATE
OUTCAME
SASARAN PD
INDIKATOR SASARAN PD INDIKATOR SASARAN PD
INTERMEDIATE
OUTCAME
IMMEDIATE
OUTCAME
OUTPUT
PEMERINTAH DAERAH KEMENTERIAN/LEMBAGA
Level
Kinerja
Komponen
Perencanaan
Komponen
Perencanaan
Kinerja
Jabatan
Kinerja Strategis
Nasional/
Daerah
(Ultimate
Outcome)
RPJMN
RPJMD;
Tujuan/Sasaran
Pemda
Kinerja Strategis
Sektor/ Bidang
Urusan
(Intermediate
Outcome)
Renstra Unit Kerja;
Tujuan/Sasaran
Unit Kerja;
Sasaran Program
Renstra Perangkat
Daerah;
Tujuan/Sasaran
Perangkat Daerah
Kinerja strategis
subsektor/
Kinerja Taktikal
(Intermediate
Outcome)
Kinerja Taktikal
(Immediate
Outcome)
Kinerja
Operasional
Sasaran Program
Sasaran Kegiatan
Sasaran Kegiatan
Output
(KRO/RO)
Sasaran
Subkegiatan
Kinerja
Jabatan
PK Kepala
Daerah
PK Eselon I
PK Kepala
Perangkat
Daerah
PK Eselon II
PK Eselon III
PK /SKP
Jafung
PK/SKP
Jafung
Renstra KL;
Tujuan/Sasaran KL
PK Menteri/
Kepala
Lembaga
POHON KINERJA
Penyempurnaan Pilar Manajemen Kinerja
11
PENYELARASAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH
29
2
9
Sasaran : Meningkatnya sektor Pertanian dalam mendukung pertumbuhan
ekonomi
Indikator Kinerja : Pertumbuhan PDRB sektor pertanian
Sasaran:
Terjaganya fungsi
lahan sesuai
peruntukannya.
Sasaran:
Meningkatnya
produksi pertanian.
Sasaran:
Meningkatnya
kualitas dan
Kuantitas Sarana dan
prasarana
Sasaran:
Meningkatnya Usaha
Koperasi dan Usaha
Kecil Menengah
Indikator Kinerja:
% Lahan pertanian
terhadap luas wilayah
Target: 20%
Indikator Kinerja:
Jumlah produksi
pertanian
Target: 100.000 ton
Indikator Kinerja:
Panjang jalan dengan
kualitas baik.
Target: 95%
Indikator Kinerja:
Jumlah koperasi aktif
bidang pertanian.
Target: 100 Koperasi
Kegiatan:
Menetapkan lahan
pertanian agar
digunakan sesuai
dengan fungsinya.
Kegiatan:
•Menerapkan
teknologi pertanian.
•Penggunaan bibit
unggul.
Kegiatan:
•Membangun jalan
akses ke sentra
pertanian
Kegiatan:
Penyaluran kredit
usaha mikro bidang
pertanian.
RPJMD
Anggaran:
Rp. 150.000.000
Anggaran:
Rp. 2.000.000.000
Anggaran:
Rp. 4.000.000.0000
Anggaran:
Rp. 1.500.000.000
BAPPEDA
DINAS
DINAS PU
DINAS KOPERASI DAN
UKM
MENINGKATKAN
INDUSTRI
PARIWISATA
Pengembangan
Usaha
Pengembangan
sarana dan
prasarana
Pengembangan
Aksesbilitas
Pemasaran dan
Promosi
Pengembangan
Produk Wisata
Peningkatan
manajemen
pengelolaan
pariwisata
secara lebih
profesional
Pengelola dan
pelaku usaha
wisata perlu
melakukan
diversifikasi atau
pengembangan
usaha produk
wisata secara
beragam yang
inovatif dan kreatif
Peningkatan
pemasaran dan
promosi melalui
penyebaran
informasi di
berbagai media,
baik media cetak
maupun
elektronik
Perlu diadakan
upaya pemberian
insentif untuk
memotivasi
pengelola obyek
wisata dalam
meningkatkan
pengelolaan obyek
wisata.
Peningkatan
kemudahan
akses angkutan
umum/
kendaraan
pribadi untuk
mencapai obyek
wisata
Peningkatan
kemudahan akses
informasi agar
obyek wisata dapat
diakses dengan
mudah dari
berbagai macam
sumber
Perbaikan dan
peningkatan
sarana dan
prasarana yang
ada di obyek
wisata.
Peningkatan
kualitas
pelayanan
kepada
pengunjung
obyek wisata
Pengembangan
obyek wisata yang
masih berupa
potensi menjadi
obyek wisata yang
riil dalam
mendukung PAD.
Meningkatkan
Rasa Aman
Wisatawan
Peningkatan
keamanan
khusus daerah
wisata
Sumber Daya
yang
dibutuhkan
Sumber Daya
yang dibutuhkan
1. SDM
2. Anggaran
1. SDM
2. Anggaran
Sumber Daya
yang dibutuhkan
1. SDM
2. Anggaran
Sumber Daya
yang dibutuhkan
1. SDM
2. Anggaran
Sumber Daya
yang dibutuhkan
1. SDM
2. Anggaran
Sumber Daya
yang dibutuhkan
1. SDM
2. Anggaran
SATPOL PP
Koperasi dan
UKM
Pariwisata
Perhubungan
dan
Informatika
Dinas PU Pariwisata
CONTOH PERENCANAAN
TERINTEGRASI
PERUBAHAN PARADIGMA
D
TINGKATAN PERENCANAAN DAN RUANG
LINGKUP DALAM MANAJEMEN KINERJA
Strategic
Planning
Manajerial
Planning
Operasional
Planning
MENETAPKAN UKURAN
KEBERHASILAN
MERUMUSKAN PROSES DAN
KEGIATAN, STRUKTUR
ORGANISASI, UKURAN
KINERJA INDIVIDU
DAILY ACTIVITY
ROBERT ANTHONY dalam ALAN WALTER STEISS. (2003). STRATEGIC MANAGEMENT
FOR PUBLIC NON PROFIT ORGANIZATION. NEW YORK : MARCELL DEKKER , INC.
ILUSTRASI BEASISWA PENDIDIKAN
Rp. 1.000.000
Membeli Tas Sekolah
Rp. 1.000.000
Membeli 2 Buku Asli
(Berwarna)
Rp. 1.000.000
Membeli 4 Buku (Foto
Copyan)
Rp. 1.000.000
PERTANGGUNGJAWABAN
KEUANGAN
WTP
WTP
WTP
PERTANGGUNGJAWABAN
KINERJA
A
LULUS 4 MATA
KULIAH
cc
LULUS 2 MATA
KULIAH
D
TIDAK LULUS 4 MATA
KULIAH
1
2
3
TUJUAN : “LULUS
4 MATA KULIAH”
PERUBAHAN PARADIGMA
TUJUAN/SASARAN
OUTCOME/IMPACT
KEGIATAN
OUTPUT
KERJA
(EFISIEN DAN EKONOMIS)
KINERJA
(EFEKTIF & EFISIEN)
INPUT
KEUANGAN
(REALISASI
ANGGARAN)
PERUBAHAN PARADIGMA:
MANAJERIAL
MANAJER
MANAJERIAL
(STRATEGIC DECISION)
STAF
ADMINISTRATIF
(TATA USAHA, KLERIKAL,
CATAT MENCATAT)
ACT
CHECK
PLAN
DO
KINERJA VS KERJA
KINERJA
KERJA
• Tujuan
• Sasaran
• Outcome
• Hasil
• Kondisi positif yang
ingin diwujudkan
• Kondisi Negatif yang
ingin dihilangkan
• Strategi/cara
untuk mencapai
kinerja
• Program, Kegiatan,
Sub-kegiatan,
komponen, dan
anggaran
KINERJA ATAU KERJA?
PERNYATAAN KONDISI YANG INGIN DIWUJUDKAN:
1. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam
pembangunan  DPMG
2. Terlaksananya bimbingan teknis penyusunan
laporan keuangan Kabid pada DPKA
3. Terwujudnya pemanfaatan teknologi tepat
guna dalam sektor pertanian Kabid Dinas
Pertanian
4. Tersalurkannya bantuan hibah pendidikan
kepada masyarakat terpencil Dinas Sosial
5. Menurunnya kecelakaan yang terjadi di
lingkungan kerja Disnaker
6. Terbangunnya perumahan rakyat di wilayah
pesisir  Dinas Perkim
KINERJA
KERJA
KERJA
KERJA
KINERJA
KINERJA
POLARISASI Indikator Kinerja
Maximize •
•
•
Indeks profesionalitas ASN
Nilai rekonsiliasi kinerja
Persentase pemenuhan LKE
PMPRB
dll
Semakin tinggi
pencapaian dari target
maka kinerja semakin
baik
Semakin
•
• Batas tertinggi nilai temuan
LHP BPK atas LK dibandingkan
realisasi anggaran
Rasio Jumlah Pemberitaan
Negatif terhadap total
pemberitaan tentang sektor
kelautan dan perikanan
dll
Minimize
Semakin rendah
pencapaian dari target
maka kinerja semakin
baik
•
Semakin
Semakin
•
Stabilize
Semakin stabil (tidak
naik dan tidak turun)
pencapaian dari target
maka kinerja semakin
baik
• Semakin stabil (tidak naik dan
tidak turun) pencapaian dari
target maka kinerja semakin
baik
Buruk Buruk
31
Capaian
Semakin Baik
Capaian Capaian
Semakin Nilai Aktual < Target Nilai Aktual > Target Semakin
Capaian Nilai Aktual < Target Nilai Aktual > Target Capaian
Baik Buruk
Capaian
Semakin Nilai Aktual < Target Nilai Aktual > Target Capaian
Buruk Baik
TIPE
INDIKATOR KINERJA
- KUALITATIF
(TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS)
- KUANTITATIF ABSOLUT
(JUMLAH PASIEN)
- PERSENTASE
(PERSENTASE PASANGAN USIA SUBUR YANG MENJADI AKSEPTOR KB)
- RASIO
(RASIO DOKTER PER 100.000 PENDUDUK)
- RATA-RATA
(ANGKA KEMATIAN IBU MELAHIRKAN PER 100.000 KELAHIRAN HIDUP)
- INDEKS
(INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA/HDI)
®onn 2006
©oaching
JENIS
ASPEK TARGET
32
Biaya
Target Indikator Kinerja yang
sifat ukurannya berhubungan
dengan biaya atau anggaran
Contoh:
Nilai PNBP bidang
Diklat Penjenjangan
Kualitas
Target Indikator Kinerja yang
sifatnya subjektif dan ditentukan
oleh persepsi dengan ukuran yang
berhubungan dengan mutu
Contoh:
Tingkat Kepuasan Pelayanan
Waktu
Target Indikator Kinerja yang
sifat ukurannya berhubungan
dengan waktu
Contoh:
Ketepatan waktu Penyampaian
LKJ/LPPA
Kuantitas
Target Indikator Kinerja yang
menggambarkan satuan ukuran
yang berhubungan dengan
jumlah output
Contoh:
Jumlah Dokumen Kerja Sama
yang disepakati
SASARAN INDIKATOR KINERJA
Meningkatnya peran serta tokoh
masyarakat dalam mewujudkan
kehidupan yang harmoni.
Tingkat KEBERDAYAAN
masyarakat pedesaan.
Tingkat KEPEKAAN masyarakat
terhadap informasi.
Meningkatnya peran dan fungsi
rumah ibadah dalam berbagai
kegiatan ekonomi, kepemudaan,
kesenian, dan lain-lain.
Meningkatnya PERANAN tokoh
agama dan ormas dalam
pembangunan agama.
Berkembangnya pola pembinaan
keamanan dan ketertiban
masyarakat secara mandiri.
Tercapainya KEAMANAN dan
KENYAMANAN Lingkungan.
Terciptanya situasi yang
KONDUSIF dan TERKENDALI.
Terciptanya KERUKUNAN umat
beragama.
INDIKATOR KINERJA YANG TIDAK DAPAT DIUKUR
SECARA OBYEKTIF
©oaching
INDIKATOR KINERJA YANG TIDAK RELEVAN
SASARAN INDIKATOR KINERJA
Meningkatkan partisipasi tiap
jenjang Pendidikan.
Meningkatnya kompetensi tenaga
pendidik.
Meningkatnya perekonomian
berbasis potensi daerah.
Terlaksananya pengelolaan dan
pemanfaatan hutan.
Terciptanya masyarakat yang cinta
lingkungan / alam.
Terlatihnya petani dan pelaku
agribisnis.
Meningkatnya daya saing produk
pertanian dan perkebunan.
Terpenuhinya monitoring, evaluasi,
dan pelaporan.
Terkumpulnya data perkebunan
yang benar.
©oaching
CONTOH
VALIDASI Indikator Kinerja
dibanding total informasi
reformasi birokrasi
transparansi dan
anggaran
sektor perikanan
30
No Sasaran Strategis Indikator input-lead Indikator process-lead Indikator Antara Indikator outcome-
1
Meningkatnya
kompetensi SDM
Jumlah SDM yang bergelar
S-2
Frekuensi pelatihan per
tahun
Indeks kesenjangan
kompetensi
Rasio produktifitas SDM
2
Tersedianya informasi
yang mudah diakses
Ketersediaan sistem
informasi
Jumlah laporan yang
dihasilkan sistem informasi
Tingkat kepuasan pengguna
atas sistem informasi
Rasio informasi yang
digunakan dalam
pengambilan keputusan
yang dihasilkan sistem
informasi
3
Terselenggaranya
reformasi birokrasi
Ketersediaan dokumen
reformasi birokrasi
% rencana aksi RB yang
dilaksanakan sesuai road
map
Nilai implementasi RB
Persepsi masyarakat atas
4
Terkelolanya anggaran
secara transparan dan
akuntabel
Tersedianya SOP sistem
anggaran
Tingkat kepatuhan
pengelola keuangan
terhadap SOP sistem
anggaran
Opini BPK atas laporan
keuangan
Opini masyarakat terkait
akuntabilitas pengelolaan
5
Meningkatnya
kesejahteraan
nelayan
Jumlah dokumen sosialisasi
tentang usaha dan investasi
masyarakat
Jumlah sosialisasi tentang
usaha dan investasi
masyarakat per tahun
Nilai Tukar Masyarakat
/Nelayan
Produk domestik bruto
TERIMA KASIH

More Related Content

Similar to PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx

20181213082043.pptx
20181213082043.pptx20181213082043.pptx
20181213082043.pptx
Roni568572
 
Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01
Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01
Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01
hermansbg
 
Panduan Cascading Kinerja.pptx
Panduan Cascading Kinerja.pptxPanduan Cascading Kinerja.pptx
Panduan Cascading Kinerja.pptx
HaninQuinzaSalsabila
 
Integrasi IKU dengan SIPPD kab gresik
Integrasi IKU dengan SIPPD kab gresikIntegrasi IKU dengan SIPPD kab gresik
Integrasi IKU dengan SIPPD kab gresik
M Handoko
 
LAKIP & RENSTRA
LAKIP & RENSTRALAKIP & RENSTRA
LAKIP & RENSTRA
93220872
 
IPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptx
IPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptxIPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptx
IPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptx
Nanang Kurniawan
 
Webinar kinerja, rb dan pembangunan zi
Webinar kinerja, rb dan pembangunan ziWebinar kinerja, rb dan pembangunan zi
Webinar kinerja, rb dan pembangunan zi
KutsiyatinMSi
 
Paparan bkd nov 2021 edit
Paparan bkd nov 2021 editPaparan bkd nov 2021 edit
Paparan bkd nov 2021 edit
KutsiyatinMSi
 
Kinerja pkkip
Kinerja pkkipKinerja pkkip
Kinerja pkkip
Jamila Aja
 
Balanced scorecard
Balanced scorecardBalanced scorecard
Balanced scorecard
Yudho Wibowo 04Smsma
 
KSB .ppt
KSB .pptKSB .ppt
KSB .ppt
FajriFebrian4
 
Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan
Monitoring dan Evaluasi Kinerja PembangunanMonitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan
Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan
Dadang Solihin
 
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan DaerahMonitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Dadang Solihin
 
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi PembangunanPedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Dadang Solihin
 
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi PembangunanPedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Dadang Solihin
 
Strategic Planning
Strategic PlanningStrategic Planning
Strategic Planning
shellychristina
 
Mph, aspek, dan indikator
Mph, aspek, dan indikatorMph, aspek, dan indikator
Mph, aspek, dan indikator
AryaAhmad3
 
Sakip Menpan RB
Sakip Menpan RBSakip Menpan RB
Sakip Menpan RB
Dr. Zar Rdj
 
Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012
Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012
Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012
Angga Kurniawan
 

Similar to PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx (20)

20181213082043.pptx
20181213082043.pptx20181213082043.pptx
20181213082043.pptx
 
Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01
Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01
Mekanisme komunikasi team dlm organisasi 0409 v01
 
Panduan Cascading Kinerja.pptx
Panduan Cascading Kinerja.pptxPanduan Cascading Kinerja.pptx
Panduan Cascading Kinerja.pptx
 
Integrasi IKU dengan SIPPD kab gresik
Integrasi IKU dengan SIPPD kab gresikIntegrasi IKU dengan SIPPD kab gresik
Integrasi IKU dengan SIPPD kab gresik
 
LAKIP & RENSTRA
LAKIP & RENSTRALAKIP & RENSTRA
LAKIP & RENSTRA
 
IPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptx
IPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptxIPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptx
IPI - PEMANTAUAN RAPORT MUTU SNP.pptx
 
Webinar kinerja, rb dan pembangunan zi
Webinar kinerja, rb dan pembangunan ziWebinar kinerja, rb dan pembangunan zi
Webinar kinerja, rb dan pembangunan zi
 
Paparan bkd nov 2021 edit
Paparan bkd nov 2021 editPaparan bkd nov 2021 edit
Paparan bkd nov 2021 edit
 
Kinerja pkkip
Kinerja pkkipKinerja pkkip
Kinerja pkkip
 
Cara mudah menyusun lakip
Cara mudah menyusun lakipCara mudah menyusun lakip
Cara mudah menyusun lakip
 
Balanced scorecard
Balanced scorecardBalanced scorecard
Balanced scorecard
 
KSB .ppt
KSB .pptKSB .ppt
KSB .ppt
 
Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan
Monitoring dan Evaluasi Kinerja PembangunanMonitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan
Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan
 
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan DaerahMonitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah
 
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi PembangunanPedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
 
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi PembangunanPedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
Pedoman Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
 
Strategic Planning
Strategic PlanningStrategic Planning
Strategic Planning
 
Mph, aspek, dan indikator
Mph, aspek, dan indikatorMph, aspek, dan indikator
Mph, aspek, dan indikator
 
Sakip Menpan RB
Sakip Menpan RBSakip Menpan RB
Sakip Menpan RB
 
Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012
Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012
Pemahaman sakip & penyusunan lakip paparan 29 okt2012
 

Recently uploaded

SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑
SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑
SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑
🔥🤑SLOT GACOR MUDAN JP🤑🔥 MUDAH MENANG WINJUDI
 
Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...
Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...
Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...
Jamu Perawan
 
RAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATAN
RAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATANRAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATAN
RAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATAN
MegaRema
 
WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024
WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024
WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024
WINJUDI_OFFICIAL SITUS_WINJUDI
 
Peran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden Wong
Peran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden WongPeran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden Wong
Peran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden Wong
Aden Wong
 
Paparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatif
Paparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatifPaparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatif
Paparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatif
HandiastyEkha
 
Bisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara Holistik
Bisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara HolistikBisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara Holistik
Bisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara Holistik
0902301020
 
IDEBET: Link Slot Jili Deposit Bank Diy
IDEBET:  Link Slot Jili Deposit Bank DiyIDEBET:  Link Slot Jili Deposit Bank Diy
IDEBET: Link Slot Jili Deposit Bank Diy
infoide7
 
MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)
MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)
MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)
toopherm
 
SBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital Marketing
SBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital MarketingSBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital Marketing
SBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital Marketing
Sbgbali Web Seo Marketing
 
SLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAP
SLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAPSLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAP
SLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAP
WINJUDI GAMING
 
IDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank Sulselbar
IDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank SulselbarIDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank Sulselbar
IDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank Sulselbar
infoide7
 
STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024
STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024
STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024
nadiiasyahputri794
 
IDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank Sultra
IDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank SultraIDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank Sultra
IDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank Sultra
infoide7
 
WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024
WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024
WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024
WINJUDI GAMING
 
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...
Pintu Kamar Tidur FORTRESS
 
STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024
STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024
STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024
sayangkamuu240203
 
FURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full Jackpot
FURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full JackpotFURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full Jackpot
FURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full Jackpot
FURI88 ONLINE
 
UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...
UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...
UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...
unikbetslotbankmaybank
 
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di Bandung
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di BandungWA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di Bandung
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di Bandung
Pintu Baja Fortress
 

Recently uploaded (20)

SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑
SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑
SLOT GACOR BUKAN KALENG - KALANG💸♦️ 🤑🤑
 
Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...
Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...
Daftar : Situs Slot Super Gacor Anti Rungkad Terpercaya No.1 Dan Sudah Terbuk...
 
RAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATAN
RAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATANRAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATAN
RAB BKB KIT STUNTING 2024 ALAT KESEHATAN
 
WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024
WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024
WINJUDI: Situs Slot Gacor Anti Rungkad 2024
 
Peran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden Wong
Peran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden WongPeran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden Wong
Peran Teknologi dalam Manajemen Kapal Wawasan dari Aden Wong
 
Paparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatif
Paparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatifPaparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatif
Paparan-SAKIP-2022 yang bagus dan informatif
 
Bisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara Holistik
Bisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara HolistikBisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara Holistik
Bisnis Proposal Klinik Inovatif-Integrasi Layanan Medis Pasien secara Holistik
 
IDEBET: Link Slot Jili Deposit Bank Diy
IDEBET:  Link Slot Jili Deposit Bank DiyIDEBET:  Link Slot Jili Deposit Bank Diy
IDEBET: Link Slot Jili Deposit Bank Diy
 
MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)
MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)
MATERI SECURITY TUGAS POKOK, FUNGSI dan PERANAN (TUPOKSIRAN)
 
SBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital Marketing
SBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital MarketingSBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital Marketing
SBG Bertumbuh Berkembang Bertransformasi WEB dan SEO Digital Marketing
 
SLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAP
SLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAPSLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAP
SLOT GACOR ANTI RUNGKAD ONLINE TERLENGKAP
 
IDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank Sulselbar
IDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank SulselbarIDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank Sulselbar
IDEBET >> Agen Slot Jili Bisa Deposit Bank Sulselbar
 
STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024
STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024
STARJUDI 💎 SLOT GACOR MUDAH MENANG TERBARU 2024
 
IDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank Sultra
IDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank SultraIDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank Sultra
IDEBET >> Bandar Slot Jili Bisa Deposit Bank Sultra
 
WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024
WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024
WINJUDI SITUS SLOT GACOR TEMPAT TERBAIK JUDOL RESMI 2024
 
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Kamar Minimalis Berbahan Baja di Bandung B...
 
STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024
STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024
STARJUDI : Situs Slot Gampang Maxwin Terbaru 2024
 
FURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full Jackpot
FURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full JackpotFURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full Jackpot
FURI88 : Live Casino Mega Wheel Indonesia Full Jackpot
 
UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...
UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...
UNIKBET : Situs Slot Resmi Pragmatic Play Bisa Deposit Via Bank Kalteng Hadia...
 
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di Bandung
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di BandungWA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di Bandung
WA 0821 7001 0763 (FORTRESS) Pintu Baja di Bandung
 

PENYUSUNAN POHON KINERJA ORGANISASI.pptx

  • 1. PENYUSUNAN POHON KINERJA BIRO ORGANISASI SETDA ACEH
  • 2. PENGERTIAN: POHON KINERJA VS PENJENJANGAN KINERJA A
  • 3. PENGERTIAN: POHON KINERJA POHON KINERJA adalah alat bantu bagi organisasi untuk mengawal struktur logika sebab-akibat atas berbagai kondisi yang diperlukan organisasi dalam menghasilkan outcome. Menyusun POHON KINERJA sebenarnya seperti mengurai rute atau jalur kinerja yang secara logis dianggap paling terkait dan dibutuhkan dalam pencapaian outcome yang diinginkan. Pohon Kinerja merupakan tahapan awal dalam proses penjabaran/penyelarasan kinerja organisasi Sumber : Permenpan 89 Tahun 2021
  • 6. TAHAPAN PENYUSUNAN POHON KINERJA DALAM PENJENJANGAN KINERJA 1 2 3 4 5 Menentukan Hasil (Outcome) yang akan dijabarkan dalam penjenjangan kinerja Menentukan Faktor Kunci Keberhasilan (Critical Succes Factor) MenguraikanFakt or Kunci Keberhasilan (Critical Succes Factor) kepada kondisi antara sampai kondisi paling operasional Merumuskan Indikator Kinerja Menerjemahka n Pohon Kinerja ke dalam Komponen Perencanaan dan Kinerja Jabatan POHON KINERJA
  • 7. MENINGKATKAN KINERJA Penjejangan Kinerja adalah proses penjabaran dan penyelarasan sasaran strategis, indikator kinerja, dan target kinerja organisasi kepada unit organisasi sampai dengan individu pegawai DEFINISI PENJENJANGAN KINERJA
  • 9. PENTINGNYA PENJENJANGAN KINERJA 1. MENYELARASKAN KINERJA ORGANISASI KEPADA KINERJA UNIT DAN KINERJA INDIVIDU; 2. PENILAIAN KINERJA ORGANISASI, UNIT KERJA, DAN INDIVIDU; 3. PENETAPAN PROGRAM DAN KEGIATAN SECARA FOKUS DAN TEPAT; 4. PENGGUNAAN SUMBER DAYA SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN; 5. PENATAAN STRUKTUR ORGANISASI
  • 10. POLA PROGRAM LOGIC DALAM PENYUSUNAN POHON KINERJA B
  • 11. POLA PROGRAM LOGIC ✖ PERFORMANCE BASED PLANNING DIMULAI DARI HASIL YANG INGIN DICAPAI, BUKAN DARI INPUT YANG DIMILIKI ®onn 2016 INPUT KEGIATAN OUTPUT OUTCOME INPUT KEGIATAN OUTPUT OUTCOME ✔
  • 12. POLA PROGRAM LOGIC 1. UNTUK MENGHASILKAN OUTCOME TIDAK BISA LANGSUNG OUTPUT. 2. TERDAPAT SERANGKAIAN OUTCOME ANTARA YANG MENJEMBATANI OUTCOME AKHIR DENGAN OUTPUT INPUT KEGIATAN OUTPUT OUTCOME ✔ ✖ INPUT KEGIATAN OUTPUT IMMEDIA TE OUTCOME INTER- MEDIATE OUTCOME ULTIMATE OUTCOME ✔
  • 13. VARIABEL YANG MENYEBABKAN OUTCOME TIDAK SELALU LINIER HANYA BERASAL DARI SATU INPUT. OUTCOME BIASANYA TERJADI DARI KOMBINASI BERBAGAI OUTCOME YANG LEBIH RENDAH, OUTPUT, PROSES KEGIATAN, DAN INPUT INPUT KEGIATAN OUTPUT IMMEDIA TE OUTCOME INTER- MEDIATE OUTCOME ULTIMATE OUTCOME INPUT KEGIATAN OUTPUT IMMEDIA TE OUTCOME INTER- MEDIATE OUTCOME ULTIMATE OUTCOME INPUT KEGIATAN OUTPUT IMMEDIA TE OUTCOME INTER- MEDIATE OUTCOME ✔✖ ✔ ®onn 2016 POLA PROGRAM LOGIC
  • 19. SKEMA POHON KINERJA Ultimate Outcame Intermediate Outcame Immediate Outcame output Output Output Intermediate Outcame Immediate Outcame Output Output Proses Immediate Outcame Proses Proses Proses Proses
  • 20. TAHAP I TENTUKAN OUTCAME DAN TAHAP 2 TENTUKAN CSF Outcame: menurunnya Kemacetan Lalu Lintas CSF I : Meningkatnya kapasitas Jalan dibanding kendaraan CSF II: Menurunnya Pelanggaran Berlalu Lintas CSF III: Meningkatnya Kualitas Permukaan Jalan CSF IV: Berkurangnya Parkir Liar CSF V: Terciptanya Penataan Kota yang Baik Sumber: PermenPAN RB No. 89 Tahun 2021 1 Menentukan Hasil (Outcome) yang akan dijabarkan dalam penjenjangan kinerja 1. Tusi 2. Isu/Permasla han Strategis 3. Ekspektasi dr Masy/stakeh olders
  • 21. MENENTUKAN CSF • Menetapkan CSF yang menggambarkan isu/permasalahan • CSF mengaggabarkan kebutuhan mencapai outcame/kinerja di masa datang • CSF mempertimbangkan perubahan lingkungan • CCF harus dilakukan secara holistik (tidak tersekat urusan) • CSF merupakan sebab atau cara dan outcome/kinerja merupakan akibat CSF adalah aspek-aspek kunci dan kritis yang berpengaruh dalam pencapaian Kinerja 2 Menentukan Faktor Kunci Keberhasilan (Critical Succes Factor)
  • 22. TAHAP III URAIKAN CSF MENUJU KONDISI ANTARA SAMPAI PALING TEKNIS/OPERASIONAL Outcame: menurunnya Kemacetan Lalu Lintas CSF I : Meningkatnya kapasitas Jalan dibanding kendaraan CSF II: Menurunny a Pelanggara n Berlalu Lintas CSF III: Meningkatnya Kualitas Permukaan Jalan CSF IV: Berkuran gnya Parkir Liar CSF V: Terciptanya Penataan Kota yang Baik CSF KONDISI YANG DIPERLUKAN Meningkatnya kapasitas jalan dibanding kendaraan •Kendararaan di jalan raya berkurang •Panjang atau lajur kendaraan di jalan bertambah •Proyek pembangunan jalan/galian dilakukan bukan pada jam sibuk Menurunnya pelanggaran Berlalu lintas •Pemahaman masyarakat tentang rambu lalu lintas meningkat •Alat dan sarana prasarana memadai dan terbuat dititik rawan pelanggaran •Penegakan aturan pelanggaran lalu lintas berjalan •dll Meningkatnya kualitas permukaan jalan •Terbangunnya jalan mantap •dll Berkurangnya parker liar •Sistem perparkiran yang andal •dll Terciptanya penataan kota yang baik •Rencana Tata Ruang Wilayah yang berkualitas •Terkendalinya pembangunan kota yang sesuai dengan RTRW 3
  • 23. TAHAP 4 LENGKAPI DENGAN INDIKATOR KINERJA Menurunnya Kemacetan IK: Level of Service Berkurangnya Parkir liar IK: Jumlah titik parker liar Meningkatnya kapasitas jalan IK: smp/jam Meningkatnya kualitas permukaan jalan IK: Panjang jalan mantap Menurunnya pelanggaran lalu lintas IK: Jlh pelanggaran LL POHON KINERJA Menurunnya Volume Kendaraan IK: Jlh Kendaraan dijam sibuk Meningkatnya lajur jalan kendaraan IK: Jlh lajur jalan raya Terlaksananya sosialisasi ganjil genap IK: Jlh sosialisasi Terlaksananya penegakan ganjil genap IK: Jlh penegakan ganjil genap 4
  • 24. TAHAP 5 MENERJEMAHKAN POHON KINERJA KEDALAM KOMPONEN PERENCANAAN DAN KINERJA JABATAN Komponen Perencanaan Tujuan Sasaran Sasaran Program Sasaran Kegiatan Sumber: PermenPAN RB No. 89 Tahun 2021 5
  • 26. POHON KINERJA TURUNKAN KEPADA CASCADING IMPACT TUJUAN PD INDIKATOR TUJUAN PD ULTIMATE OUTCAME SASARAN PD INDIKATOR SASARAN PD INDIKATOR SASARAN PD INTERMEDIATE OUTCAME IMMEDIATE OUTCAME OUTPUT
  • 27. PEMERINTAH DAERAH KEMENTERIAN/LEMBAGA Level Kinerja Komponen Perencanaan Komponen Perencanaan Kinerja Jabatan Kinerja Strategis Nasional/ Daerah (Ultimate Outcome) RPJMN RPJMD; Tujuan/Sasaran Pemda Kinerja Strategis Sektor/ Bidang Urusan (Intermediate Outcome) Renstra Unit Kerja; Tujuan/Sasaran Unit Kerja; Sasaran Program Renstra Perangkat Daerah; Tujuan/Sasaran Perangkat Daerah Kinerja strategis subsektor/ Kinerja Taktikal (Intermediate Outcome) Kinerja Taktikal (Immediate Outcome) Kinerja Operasional Sasaran Program Sasaran Kegiatan Sasaran Kegiatan Output (KRO/RO) Sasaran Subkegiatan Kinerja Jabatan PK Kepala Daerah PK Eselon I PK Kepala Perangkat Daerah PK Eselon II PK Eselon III PK /SKP Jafung PK/SKP Jafung Renstra KL; Tujuan/Sasaran KL PK Menteri/ Kepala Lembaga
  • 28. POHON KINERJA Penyempurnaan Pilar Manajemen Kinerja 11
  • 29. PENYELARASAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH 29 2 9 Sasaran : Meningkatnya sektor Pertanian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indikator Kinerja : Pertumbuhan PDRB sektor pertanian Sasaran: Terjaganya fungsi lahan sesuai peruntukannya. Sasaran: Meningkatnya produksi pertanian. Sasaran: Meningkatnya kualitas dan Kuantitas Sarana dan prasarana Sasaran: Meningkatnya Usaha Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Indikator Kinerja: % Lahan pertanian terhadap luas wilayah Target: 20% Indikator Kinerja: Jumlah produksi pertanian Target: 100.000 ton Indikator Kinerja: Panjang jalan dengan kualitas baik. Target: 95% Indikator Kinerja: Jumlah koperasi aktif bidang pertanian. Target: 100 Koperasi Kegiatan: Menetapkan lahan pertanian agar digunakan sesuai dengan fungsinya. Kegiatan: •Menerapkan teknologi pertanian. •Penggunaan bibit unggul. Kegiatan: •Membangun jalan akses ke sentra pertanian Kegiatan: Penyaluran kredit usaha mikro bidang pertanian. RPJMD Anggaran: Rp. 150.000.000 Anggaran: Rp. 2.000.000.000 Anggaran: Rp. 4.000.000.0000 Anggaran: Rp. 1.500.000.000 BAPPEDA DINAS DINAS PU DINAS KOPERASI DAN UKM
  • 30. MENINGKATKAN INDUSTRI PARIWISATA Pengembangan Usaha Pengembangan sarana dan prasarana Pengembangan Aksesbilitas Pemasaran dan Promosi Pengembangan Produk Wisata Peningkatan manajemen pengelolaan pariwisata secara lebih profesional Pengelola dan pelaku usaha wisata perlu melakukan diversifikasi atau pengembangan usaha produk wisata secara beragam yang inovatif dan kreatif Peningkatan pemasaran dan promosi melalui penyebaran informasi di berbagai media, baik media cetak maupun elektronik Perlu diadakan upaya pemberian insentif untuk memotivasi pengelola obyek wisata dalam meningkatkan pengelolaan obyek wisata. Peningkatan kemudahan akses angkutan umum/ kendaraan pribadi untuk mencapai obyek wisata Peningkatan kemudahan akses informasi agar obyek wisata dapat diakses dengan mudah dari berbagai macam sumber Perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana yang ada di obyek wisata. Peningkatan kualitas pelayanan kepada pengunjung obyek wisata Pengembangan obyek wisata yang masih berupa potensi menjadi obyek wisata yang riil dalam mendukung PAD. Meningkatkan Rasa Aman Wisatawan Peningkatan keamanan khusus daerah wisata Sumber Daya yang dibutuhkan Sumber Daya yang dibutuhkan 1. SDM 2. Anggaran 1. SDM 2. Anggaran Sumber Daya yang dibutuhkan 1. SDM 2. Anggaran Sumber Daya yang dibutuhkan 1. SDM 2. Anggaran Sumber Daya yang dibutuhkan 1. SDM 2. Anggaran Sumber Daya yang dibutuhkan 1. SDM 2. Anggaran SATPOL PP Koperasi dan UKM Pariwisata Perhubungan dan Informatika Dinas PU Pariwisata CONTOH PERENCANAAN TERINTEGRASI
  • 32. TINGKATAN PERENCANAAN DAN RUANG LINGKUP DALAM MANAJEMEN KINERJA Strategic Planning Manajerial Planning Operasional Planning MENETAPKAN UKURAN KEBERHASILAN MERUMUSKAN PROSES DAN KEGIATAN, STRUKTUR ORGANISASI, UKURAN KINERJA INDIVIDU DAILY ACTIVITY ROBERT ANTHONY dalam ALAN WALTER STEISS. (2003). STRATEGIC MANAGEMENT FOR PUBLIC NON PROFIT ORGANIZATION. NEW YORK : MARCELL DEKKER , INC.
  • 33. ILUSTRASI BEASISWA PENDIDIKAN Rp. 1.000.000 Membeli Tas Sekolah Rp. 1.000.000 Membeli 2 Buku Asli (Berwarna) Rp. 1.000.000 Membeli 4 Buku (Foto Copyan) Rp. 1.000.000 PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN WTP WTP WTP PERTANGGUNGJAWABAN KINERJA A LULUS 4 MATA KULIAH cc LULUS 2 MATA KULIAH D TIDAK LULUS 4 MATA KULIAH 1 2 3 TUJUAN : “LULUS 4 MATA KULIAH”
  • 34. PERUBAHAN PARADIGMA TUJUAN/SASARAN OUTCOME/IMPACT KEGIATAN OUTPUT KERJA (EFISIEN DAN EKONOMIS) KINERJA (EFEKTIF & EFISIEN) INPUT KEUANGAN (REALISASI ANGGARAN)
  • 36. KINERJA VS KERJA KINERJA KERJA • Tujuan • Sasaran • Outcome • Hasil • Kondisi positif yang ingin diwujudkan • Kondisi Negatif yang ingin dihilangkan • Strategi/cara untuk mencapai kinerja • Program, Kegiatan, Sub-kegiatan, komponen, dan anggaran
  • 37. KINERJA ATAU KERJA? PERNYATAAN KONDISI YANG INGIN DIWUJUDKAN: 1. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan  DPMG 2. Terlaksananya bimbingan teknis penyusunan laporan keuangan Kabid pada DPKA 3. Terwujudnya pemanfaatan teknologi tepat guna dalam sektor pertanian Kabid Dinas Pertanian 4. Tersalurkannya bantuan hibah pendidikan kepada masyarakat terpencil Dinas Sosial 5. Menurunnya kecelakaan yang terjadi di lingkungan kerja Disnaker 6. Terbangunnya perumahan rakyat di wilayah pesisir  Dinas Perkim KINERJA KERJA KERJA KERJA KINERJA KINERJA
  • 38. POLARISASI Indikator Kinerja Maximize • • • Indeks profesionalitas ASN Nilai rekonsiliasi kinerja Persentase pemenuhan LKE PMPRB dll Semakin tinggi pencapaian dari target maka kinerja semakin baik Semakin • • Batas tertinggi nilai temuan LHP BPK atas LK dibandingkan realisasi anggaran Rasio Jumlah Pemberitaan Negatif terhadap total pemberitaan tentang sektor kelautan dan perikanan dll Minimize Semakin rendah pencapaian dari target maka kinerja semakin baik • Semakin Semakin • Stabilize Semakin stabil (tidak naik dan tidak turun) pencapaian dari target maka kinerja semakin baik • Semakin stabil (tidak naik dan tidak turun) pencapaian dari target maka kinerja semakin baik Buruk Buruk 31 Capaian Semakin Baik Capaian Capaian Semakin Nilai Aktual < Target Nilai Aktual > Target Semakin Capaian Nilai Aktual < Target Nilai Aktual > Target Capaian Baik Buruk Capaian Semakin Nilai Aktual < Target Nilai Aktual > Target Capaian Buruk Baik
  • 39. TIPE INDIKATOR KINERJA - KUALITATIF (TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS) - KUANTITATIF ABSOLUT (JUMLAH PASIEN) - PERSENTASE (PERSENTASE PASANGAN USIA SUBUR YANG MENJADI AKSEPTOR KB) - RASIO (RASIO DOKTER PER 100.000 PENDUDUK) - RATA-RATA (ANGKA KEMATIAN IBU MELAHIRKAN PER 100.000 KELAHIRAN HIDUP) - INDEKS (INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA/HDI) ®onn 2006 ©oaching
  • 40. JENIS ASPEK TARGET 32 Biaya Target Indikator Kinerja yang sifat ukurannya berhubungan dengan biaya atau anggaran Contoh: Nilai PNBP bidang Diklat Penjenjangan Kualitas Target Indikator Kinerja yang sifatnya subjektif dan ditentukan oleh persepsi dengan ukuran yang berhubungan dengan mutu Contoh: Tingkat Kepuasan Pelayanan Waktu Target Indikator Kinerja yang sifat ukurannya berhubungan dengan waktu Contoh: Ketepatan waktu Penyampaian LKJ/LPPA Kuantitas Target Indikator Kinerja yang menggambarkan satuan ukuran yang berhubungan dengan jumlah output Contoh: Jumlah Dokumen Kerja Sama yang disepakati
  • 41. SASARAN INDIKATOR KINERJA Meningkatnya peran serta tokoh masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang harmoni. Tingkat KEBERDAYAAN masyarakat pedesaan. Tingkat KEPEKAAN masyarakat terhadap informasi. Meningkatnya peran dan fungsi rumah ibadah dalam berbagai kegiatan ekonomi, kepemudaan, kesenian, dan lain-lain. Meningkatnya PERANAN tokoh agama dan ormas dalam pembangunan agama. Berkembangnya pola pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat secara mandiri. Tercapainya KEAMANAN dan KENYAMANAN Lingkungan. Terciptanya situasi yang KONDUSIF dan TERKENDALI. Terciptanya KERUKUNAN umat beragama. INDIKATOR KINERJA YANG TIDAK DAPAT DIUKUR SECARA OBYEKTIF ©oaching
  • 42. INDIKATOR KINERJA YANG TIDAK RELEVAN SASARAN INDIKATOR KINERJA Meningkatkan partisipasi tiap jenjang Pendidikan. Meningkatnya kompetensi tenaga pendidik. Meningkatnya perekonomian berbasis potensi daerah. Terlaksananya pengelolaan dan pemanfaatan hutan. Terciptanya masyarakat yang cinta lingkungan / alam. Terlatihnya petani dan pelaku agribisnis. Meningkatnya daya saing produk pertanian dan perkebunan. Terpenuhinya monitoring, evaluasi, dan pelaporan. Terkumpulnya data perkebunan yang benar. ©oaching
  • 43. CONTOH VALIDASI Indikator Kinerja dibanding total informasi reformasi birokrasi transparansi dan anggaran sektor perikanan 30 No Sasaran Strategis Indikator input-lead Indikator process-lead Indikator Antara Indikator outcome- 1 Meningkatnya kompetensi SDM Jumlah SDM yang bergelar S-2 Frekuensi pelatihan per tahun Indeks kesenjangan kompetensi Rasio produktifitas SDM 2 Tersedianya informasi yang mudah diakses Ketersediaan sistem informasi Jumlah laporan yang dihasilkan sistem informasi Tingkat kepuasan pengguna atas sistem informasi Rasio informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan yang dihasilkan sistem informasi 3 Terselenggaranya reformasi birokrasi Ketersediaan dokumen reformasi birokrasi % rencana aksi RB yang dilaksanakan sesuai road map Nilai implementasi RB Persepsi masyarakat atas 4 Terkelolanya anggaran secara transparan dan akuntabel Tersedianya SOP sistem anggaran Tingkat kepatuhan pengelola keuangan terhadap SOP sistem anggaran Opini BPK atas laporan keuangan Opini masyarakat terkait akuntabilitas pengelolaan 5 Meningkatnya kesejahteraan nelayan Jumlah dokumen sosialisasi tentang usaha dan investasi masyarakat Jumlah sosialisasi tentang usaha dan investasi masyarakat per tahun Nilai Tukar Masyarakat /Nelayan Produk domestik bruto