Indonesia mengalami ketergantungan terhadap minyak bumi yang semakin berkurang dan diperkirakan akan habis dalam 10-15 tahun ke depan, sehingga perlu mengembangkan sumber energi alternatif seperti biofuel dari tanaman jarak pagar. Tanaman ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku biofuel yang ramah lingkungan dan dapat terurai, tetapi menghadapi tantangan dalam hal varietas unggul dan serangan organisme pengganggu. Kebijakan pemerintah dan program perlindungan tanaman diperlukan untuk mendukung pengembangan biofuel dari jarak pagar dan mengatasi serangan hama serta penyakit.