KRITERIA
PEMIMPIN
YANG
BAIK
Rizal Fuadi Muhammad
Tidak Meminta
Jabatan
"Sesungguhnya kami
tidak akan
memberikan jabatan
ini kepada seseorang
yang memintanya,
tidak pula kepada
orang yang sangat
berambisi untuk
mendapatkannya"
(HR Muslim)
Niat yang Lurus
Rasulullah saw. Bersabda,
“Sesungguhnya setiap perbuatan
tergantung niatnya. Dan
sesungguhnya setiap orang (akan
dibalas) berdasarkan apa yang dia
niatkan. Siapa yang hijrahnya
karena (ingin mendapatkan
keridhaan) Allah dan Rasul-Nya,
maka hijrahnya kepada (keridhaan)
Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa
yang hijrahnya karena dunia yang
dikehendakinya atau karena wanita
yang ingin dinikahinya maka
hijrahnya (akan bernilai
sebagaimana) yang dia niatkan.”
(H.r. Bukhari Muslim)
Kuat dan
Amanah
"Salah seorang dari kedua
wanita itu berkata: "Ya
bapakku ambillah ia
sebagai orang yang bekerja
(pada kita), karena
sesungguhnya orang yang
paling baik yang kamu
ambil untuk bekerja (pada
kita) ialah orang yang kuat
lagi dapat dipercaya." (Q.s.
28: 26).
Profesional
"Sesungguhnya Allah
sangat senang pada
pekerjaan salah
seorang di antara
kalian jika dilakukan
dengan profesional"
(HR : Baihaqi)
Menempatkan
Orang yang
Paling Cocok
"Rasulullah bersabda,
“Jika sebuah perkara
telah diberikan
kepada orang yang
tidak semestinya
(bukan ahlinya), maka
tunggulah kiamat
(kehancurannya)". HR
Bukhari)
Berpegang pada
Hukum Allah
”Dan hendaklah kamu
memutuskan perkara
diantara mereka
menurut apa yang
diturunkan Allah, dan
janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu
mereka.” (al-
Maaidah:49)
Memutuskan
Perkara Dengan
Adil
Rasulullah bersabda,
“Tidaklah seorang
pemimpin mempunyai
perkara kecuali ia akan
datang dengannya pada
hari kiamat dengan
kondisi terikat, entah ia
akan diselamatkan oleh
keadilan, atau akan
dijerusmuskan oleh
kezhalimannya.” (Riwayat
Baihaqi dari Abu Hurairah)
Tidak Menutup
Diri Saat
Diperlukan
Rakyat
Rasulullah
bersabda,”Tidaklah
seorang pemimpin atau
pemerintah yang menutup
pintunya terhadap
kebutuhan, hajat, dan
kemiskinan kecuali Allah
akan menutup pintu-pintu
langit terhadap kebutuhan,
hajat, dan kemiskinannya.”
(Riwayat Imam Ahmad dan
At-Tirmidzi).
Menasehati
Rakyat
Rasulullah
bersabda,”Tidaklah
seorang pemimpin yang
memegang urusan kaum
Muslimin lalu ia tidak
bersungguh-sungguh dan
tidak menasehati mereka,
kecuali pemimpin itu tidak
akan masuk surga
bersama mereka
(rakyatnya).”
Tidak Menerima
Hadiah
Rasulullah
bersabda,”
Pemberian hadiah
kepada pemimpin
adalah
pengkhianatan.”
(Riwayat
Thabrani).
Tidak
Meragukan
Rakyat
Rasulullah bersabda,”
Jika seorang
pemimpin
menyebarkan
keraguan dalam
masyarakat, ia akan
merusak mereka.”
(Riwayat Imam
Ahmad, Abu Dawud,
dan Al-hakim).
Selesai
Syukran

Kriteria pemimpin yang baik