PERKEMBANGAN
KONSEP DIRI
Sumardin Hasan, S Kep
Akademi Keperawatan
Pemkab Muna
2011
 PENDAHULUAN
• Definisi
Konsep Diri :
Pengetahuan Individu tentang Diri
Citra subyektif dari diri dan pencampuran yang kompleks
dari perasaan, sikap, dan persepsi .
Representasi fisik seorang individu, pusat inti dari”Aku”
di mana semua persepsi dan pengalaman terorganisasi.
•

Konsep Diri adalah kombinasi dinamis yang
dibentuk selama bertahun-tahun dan
didasarkan pada hal berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Reaksi orang lain thd tbh seseorang
Persepsi berkelanjutan ttg reaksi org lain thd diri
Hub. Dgn diri dan org lain
Struktur kepribadian
Persepsi thd stimulus yg m’punyai dampak pd diri
Pengalaman baru atau sebelumnya
Perasaan saat ini ttg fisik, emosional, dan sosial diri
Harapan ttg diri
 KOMPONEN KONSEP DIRI
 Identitas Diri
 Rasa internal ttg individualitas, keutuhan, dan
konsistensi dr seseorang sepanjang waktu dan
dlm berbagai situasi
Konsistensi diri sebagai individu
yang berbeda dr orang lain
 Rentan selama masa remaja
 Citra Tubuh
 Persepsi seseorang ttg tubuh, baik secara
internal maupun eksternal
 Gambaran mental tubuh seseorang yg tdk
perlu konsisten dgn struktur atau penampilan
aktual
 Mencakup sikap, emosi, dan reaksi
kepribadian dr individu thd tubuh
 Dipengaruhi oleh pertumbuhan dan
perkembangan, nilai dan sikap budaya dan
sosial, dan persepsi individu ttg tubuh
 Harga Diri
 Rasa kita ttg nilai diri
Evaluasi di mana seseorang
membuat atau mempertahankan diri
 Bergantung pada persepsi seseorang ttg ideal
diri
 Bersumber dari diri sendiri dan org lain
 Ideal Diri
 Aspirasi,

tujuan, nilai, dan standar
perilaku yang dianggap ideal dan
diupayakan untuk dicapai
 Peran
 Harapan atau standar perilaku yang telah
diterima oleh keluarga, komunitas, dan
kultur.
 Proses belajar anak utk b’perilaku yg
diterima oleh masyarakat :
1.
2.
3.
4.
5.

Rinforcement-extinction
Inhibisi
Substitusi
Imitasi
Identifikasi
 PENGARUH STRESSOR
TERHADAP KONSEP DIRI
 Identitas Diri
Masa Remaja : Harapan ttg orang lain utk
persiapan karier dan kemandirian, mengatasi
seksualitas seseorang, membuat pilihan ttg
hubungan dan peran
Kebingungan Identitas
 Citra Tubuh
Perubahan dlm penampilan fisik, struktur atau
fungsi yang disebabkan oleh perubahan
perkembangan normal atau penyakit
 Harga Diri
Perubahan perkembangan dan hubungan,
penyakit, pembedahan, kecelakaan serta respon
individu lain thd perubahan individu yg
diakibatkan oleh kejadian tadi
 Peran
Mencakup konflik peran, ambiguitas peran,
ketegangan peran, dapat berasal dari harapan
peran yang tidak jelas atau berkonflik dan
diperberat oleh efek penyakit
 PERKEMBANGAN KONSEP DIRI
 0 – 1 tahun
 mulai utk mempercayai
 membedakan diri dr lingkungan

 1 – 3 tahun
 mempunyai kontrol thd bbrp bahasa
 mulai menjadi otonom dlm pikiran dan tindakan
 menyukai tubuhnya
 menyukai dirinya
 3 – 6 tahun





mengambil inisiatif
mengidentifikasi jender
meningkatkan kewaspadaan diri
keterampilan berbahasa meningkat

 6 – 12 tahun





dapat mengatur diri sendiri
berinteraksi dgn teman sabaya
harga diri meningkat dgn keterampilan baru
menyadari kekuatan dan keterbatasan
 12 – 20 tahun
 menerima perubahan tubuh
 menggali tujuan utk masa depan
 merasakan positif ttg diri
 berinteraksi dgn org yg mereka anggap menarik
secara seksual

 Pertengahan 20 thn-an – petengahan 40 thn-an
Mempunyai hub. Intim dgn keluarga dan teman
dekat
Mempunyai perasaan stabil, positif ttg diri
 Akhir usia 60 thn-an
 Merasa positif ttg kehidupan dan maknanya
 tertarik dlm memberikan legalitas bagi generasi
berikutnya
 PROSES KEPERAWATAN
 Pengkajian
– Stressor konsep diri baik aktual maupun potensial
– Obyektif : Perilaku yg diperlihatkan klien; preokupasi
thd perubahan citra tubuh, keengganan utk mencoba
hal-hal baru, interaksi verval dan non verbal klien
dgn org lain
– Subyektif : pandangan klien ttg diri dan lingkungan
– Mekanisme koping yg digunakan
– Aktivitas peningkatan kesehatan yg dilakukan
 Diagnosa Keperawatan
–
–
–
–
–
–
–
–

Perubahan menjadi orang tua
Perubahan penampilan peran
Ansietas
Gangguan Citra tubuh
Ketakutan
Gangguan penyesuaian
Hambatan interaksi sosial
Koping individu tdk Efektif
Diagnosa Keperawatan (lanjutan…..)
– Konflik peran menjadi orgtua
– Gangguan identitas pribadi
– Resiko thd tindak kekerasan; yang diarahkan pada
diri sendiri
– Ketidakberdayaan
– Sindrom trauma perkosaan
– Gangguan harga diri
– Harga diri rendah situasional
– Distress Spiritual(distress semangat kemanusiaan)
 Perencanaan
Contoh :
Gangguan Citra Tubuh b.d persepsi negatif
tentang diri setelah menjalani mastektomi
- Tujuan
- Hasil yg diharapkan
- Intervensi
- Rasional
 Implementasi
–
–
–

Menciptakan lingkungan terapeutik
Membina hubungan Terapeutik
Mendukung eksplorasi diri :
1.
2.
3.
4.
5.

Peningkatan kesadaran diri
Eksplorasi diri
Evaluasi diri
Perumusan tujuan realistik
Tanggung jawab thd pencapaian tujuan dan evaluasi thd
tujuan yg tdk tercapai
6. Perumusan kembali rencana utk mencapai tujuan
 Evaluasi
– Penerimaan diri
– Penerimaan thd perubahan dlm penampilan dan
fungsi
– Dapat berinteraksi sosial
– Perawatan diri adekuat

Konsep diri2

  • 1.
    PERKEMBANGAN KONSEP DIRI Sumardin Hasan,S Kep Akademi Keperawatan Pemkab Muna 2011
  • 2.
     PENDAHULUAN • Definisi KonsepDiri : Pengetahuan Individu tentang Diri Citra subyektif dari diri dan pencampuran yang kompleks dari perasaan, sikap, dan persepsi . Representasi fisik seorang individu, pusat inti dari”Aku” di mana semua persepsi dan pengalaman terorganisasi.
  • 3.
    • Konsep Diri adalahkombinasi dinamis yang dibentuk selama bertahun-tahun dan didasarkan pada hal berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Reaksi orang lain thd tbh seseorang Persepsi berkelanjutan ttg reaksi org lain thd diri Hub. Dgn diri dan org lain Struktur kepribadian Persepsi thd stimulus yg m’punyai dampak pd diri Pengalaman baru atau sebelumnya Perasaan saat ini ttg fisik, emosional, dan sosial diri Harapan ttg diri
  • 4.
     KOMPONEN KONSEPDIRI  Identitas Diri  Rasa internal ttg individualitas, keutuhan, dan konsistensi dr seseorang sepanjang waktu dan dlm berbagai situasi Konsistensi diri sebagai individu yang berbeda dr orang lain  Rentan selama masa remaja
  • 5.
     Citra Tubuh Persepsi seseorang ttg tubuh, baik secara internal maupun eksternal  Gambaran mental tubuh seseorang yg tdk perlu konsisten dgn struktur atau penampilan aktual  Mencakup sikap, emosi, dan reaksi kepribadian dr individu thd tubuh  Dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan, nilai dan sikap budaya dan sosial, dan persepsi individu ttg tubuh
  • 6.
     Harga Diri Rasa kita ttg nilai diri Evaluasi di mana seseorang membuat atau mempertahankan diri  Bergantung pada persepsi seseorang ttg ideal diri  Bersumber dari diri sendiri dan org lain
  • 7.
     Ideal Diri Aspirasi, tujuan, nilai, dan standar perilaku yang dianggap ideal dan diupayakan untuk dicapai
  • 8.
     Peran  Harapanatau standar perilaku yang telah diterima oleh keluarga, komunitas, dan kultur.  Proses belajar anak utk b’perilaku yg diterima oleh masyarakat : 1. 2. 3. 4. 5. Rinforcement-extinction Inhibisi Substitusi Imitasi Identifikasi
  • 9.
     PENGARUH STRESSOR TERHADAPKONSEP DIRI  Identitas Diri Masa Remaja : Harapan ttg orang lain utk persiapan karier dan kemandirian, mengatasi seksualitas seseorang, membuat pilihan ttg hubungan dan peran Kebingungan Identitas
  • 10.
     Citra Tubuh Perubahandlm penampilan fisik, struktur atau fungsi yang disebabkan oleh perubahan perkembangan normal atau penyakit
  • 11.
     Harga Diri Perubahanperkembangan dan hubungan, penyakit, pembedahan, kecelakaan serta respon individu lain thd perubahan individu yg diakibatkan oleh kejadian tadi
  • 12.
     Peran Mencakup konflikperan, ambiguitas peran, ketegangan peran, dapat berasal dari harapan peran yang tidak jelas atau berkonflik dan diperberat oleh efek penyakit
  • 13.
     PERKEMBANGAN KONSEPDIRI  0 – 1 tahun  mulai utk mempercayai  membedakan diri dr lingkungan  1 – 3 tahun  mempunyai kontrol thd bbrp bahasa  mulai menjadi otonom dlm pikiran dan tindakan  menyukai tubuhnya  menyukai dirinya
  • 14.
     3 –6 tahun     mengambil inisiatif mengidentifikasi jender meningkatkan kewaspadaan diri keterampilan berbahasa meningkat  6 – 12 tahun     dapat mengatur diri sendiri berinteraksi dgn teman sabaya harga diri meningkat dgn keterampilan baru menyadari kekuatan dan keterbatasan
  • 15.
     12 –20 tahun  menerima perubahan tubuh  menggali tujuan utk masa depan  merasakan positif ttg diri  berinteraksi dgn org yg mereka anggap menarik secara seksual  Pertengahan 20 thn-an – petengahan 40 thn-an Mempunyai hub. Intim dgn keluarga dan teman dekat Mempunyai perasaan stabil, positif ttg diri
  • 16.
     Akhir usia60 thn-an  Merasa positif ttg kehidupan dan maknanya  tertarik dlm memberikan legalitas bagi generasi berikutnya
  • 17.
     PROSES KEPERAWATAN Pengkajian – Stressor konsep diri baik aktual maupun potensial – Obyektif : Perilaku yg diperlihatkan klien; preokupasi thd perubahan citra tubuh, keengganan utk mencoba hal-hal baru, interaksi verval dan non verbal klien dgn org lain – Subyektif : pandangan klien ttg diri dan lingkungan – Mekanisme koping yg digunakan – Aktivitas peningkatan kesehatan yg dilakukan
  • 18.
     Diagnosa Keperawatan – – – – – – – – Perubahanmenjadi orang tua Perubahan penampilan peran Ansietas Gangguan Citra tubuh Ketakutan Gangguan penyesuaian Hambatan interaksi sosial Koping individu tdk Efektif
  • 19.
    Diagnosa Keperawatan (lanjutan…..) –Konflik peran menjadi orgtua – Gangguan identitas pribadi – Resiko thd tindak kekerasan; yang diarahkan pada diri sendiri – Ketidakberdayaan – Sindrom trauma perkosaan – Gangguan harga diri – Harga diri rendah situasional – Distress Spiritual(distress semangat kemanusiaan)
  • 20.
     Perencanaan Contoh : GangguanCitra Tubuh b.d persepsi negatif tentang diri setelah menjalani mastektomi - Tujuan - Hasil yg diharapkan - Intervensi - Rasional
  • 21.
     Implementasi – – – Menciptakan lingkunganterapeutik Membina hubungan Terapeutik Mendukung eksplorasi diri : 1. 2. 3. 4. 5. Peningkatan kesadaran diri Eksplorasi diri Evaluasi diri Perumusan tujuan realistik Tanggung jawab thd pencapaian tujuan dan evaluasi thd tujuan yg tdk tercapai 6. Perumusan kembali rencana utk mencapai tujuan
  • 22.
     Evaluasi – Penerimaandiri – Penerimaan thd perubahan dlm penampilan dan fungsi – Dapat berinteraksi sosial – Perawatan diri adekuat