PRE TESTPRE TEST
1.1. Jelaskan pengertian dari konsep diri!Jelaskan pengertian dari konsep diri!
2.2. Sebutkan dan jelaskan komponen dari masing-Sebutkan dan jelaskan komponen dari masing-
masing konsep diri!masing konsep diri!
KONSEPKONSEP
DIRIDIRI
Ns. Novita W. S., S.Kep.Ns. Novita W. S., S.Kep.
 PENDAHULUANPENDAHULUAN
• DefinisiDefinisi
Konsep Diri :Konsep Diri :
Pengetahuan Individu tentang DiriPengetahuan Individu tentang Diri
Citra subyektif dari diri dan pencampuran yangCitra subyektif dari diri dan pencampuran yang
kompleks dari perasaan, sikap, dan persepsi alamkompleks dari perasaan, sikap, dan persepsi alam
bawah sadar maupun alam sadarbawah sadar maupun alam sadar
Representasi fisik seorang individu, pusat intiRepresentasi fisik seorang individu, pusat inti
dari”Aku” di mana semua persepsi dandari”Aku” di mana semua persepsi dan
pengalaman terorganisasi.pengalaman terorganisasi.
• Konsep Diri adalah kombinasi dinamis yangKonsep Diri adalah kombinasi dinamis yang
dibentuk selama bertahun-tahun dandibentuk selama bertahun-tahun dan
didasarkan pada hal berikut :didasarkan pada hal berikut :
1.1. Reaksi orang lain thd tbh seseorangReaksi orang lain thd tbh seseorang
2.2. Persepsi berkelanjutan ttg reaksi org lain thd diriPersepsi berkelanjutan ttg reaksi org lain thd diri
3.3. Hub. Dgn diri dan org lainHub. Dgn diri dan org lain
4.4. Struktur kepribadianStruktur kepribadian
5.5. Persepsi thd stimulus yg m’punyai dampak pd diriPersepsi thd stimulus yg m’punyai dampak pd diri
6.6. Pengalaman baru atau sebelumnyaPengalaman baru atau sebelumnya
7.7. Perasaan saat ini ttg fisik, emosional, dan sosial diriPerasaan saat ini ttg fisik, emosional, dan sosial diri
8.8. Harapan ttg diriHarapan ttg diri
 KOMPONENKOMPONEN
KONSEP DIRIKONSEP DIRI
 Identitas DiriIdentitas Diri
 Rasa internal ttgRasa internal ttg
individualitas, keutuhan, danindividualitas, keutuhan, dan
konsistensi dr seseorangkonsistensi dr seseorang
sepanjang waktu dan dlmsepanjang waktu dan dlm
berbagai situasiberbagai situasi
Konsistensi diriKonsistensi diri
sebagai individu yangsebagai individu yang
berbeda dr orang lainberbeda dr orang lain
 Rentan selama masa remajaRentan selama masa remaja
 Citra TubuhCitra Tubuh
 Persepsi seseorang ttg tubuh, baikPersepsi seseorang ttg tubuh, baik
secara internal maupun eksternalsecara internal maupun eksternal
 Gambaran mental tubuh seseorang ygGambaran mental tubuh seseorang yg
tdk perlu konsisten dgn struktur atautdk perlu konsisten dgn struktur atau
penampilan aktualpenampilan aktual
 Mencakup sikap, emosi, dan reaksiMencakup sikap, emosi, dan reaksi
kepribadian dr individu thd tubuhkepribadian dr individu thd tubuh
 Dipengaruhi oleh pertumbuhan danDipengaruhi oleh pertumbuhan dan
perkembangan, nilai dan sikap budayaperkembangan, nilai dan sikap budaya
dan sosial, dan persepsi individu ttgdan sosial, dan persepsi individu ttg
tubuhtubuh
 Harga DiriHarga Diri
 Rasa kita ttg nilai diriRasa kita ttg nilai diri
Evaluasi di mana seseorangEvaluasi di mana seseorang
membuat atau mempertahankan dirimembuat atau mempertahankan diri
 Bergantung pada persepsi seseorang ttg idealBergantung pada persepsi seseorang ttg ideal
diridiri
 Bersumber dari diri sendiri dan org lainBersumber dari diri sendiri dan org lain
 Ideal DiriIdeal Diri
 Aspirasi, tujuan, nilai, dan standarAspirasi, tujuan, nilai, dan standar
perilaku yang dianggap ideal danperilaku yang dianggap ideal dan
diupayakan untuk dicapaidiupayakan untuk dicapai
 PeranPeran
 Harapan atau standar perilaku yang telahHarapan atau standar perilaku yang telah
diterima oleh keluarga, komunitas, danditerima oleh keluarga, komunitas, dan
kultur.kultur.
 Proses belajar anak utk b’perilaku ygProses belajar anak utk b’perilaku yg
diterima oleh masyarakat :diterima oleh masyarakat :
1.1. Reinforcement (penguatan)-extinctionReinforcement (penguatan)-extinction
(pemadaman)(pemadaman)
2.2. Inhibisi (rintangan)Inhibisi (rintangan)
3.3. SubstitusiSubstitusi
4.4. ImitasiImitasi
5.5. IdentifikasiIdentifikasi
 PENGARUH STRESSORPENGARUH STRESSOR
TERHADAP KONSEP DIRITERHADAP KONSEP DIRI
 Identitas DiriIdentitas Diri
Masa Remaja : Harapan ttg orang lain utkMasa Remaja : Harapan ttg orang lain utk
persiapan karier dan kemandirian, mengatasipersiapan karier dan kemandirian, mengatasi
seksualitas seseorang, membuat pilihan ttgseksualitas seseorang, membuat pilihan ttg
hubungan dan peranhubungan dan peran
Kebingungan IdentitasKebingungan Identitas
 Citra TubuhCitra Tubuh
Perubahan dlm penampilan fisik, struktur atauPerubahan dlm penampilan fisik, struktur atau
fungsi yang disebabkan oleh perubahanfungsi yang disebabkan oleh perubahan
perkembangan normal atau penyakitperkembangan normal atau penyakit
 Harga DiriHarga Diri
Perubahan perkembangan dan hubungan,Perubahan perkembangan dan hubungan,
penyakit, pembedahan, kecelakaan serta responpenyakit, pembedahan, kecelakaan serta respon
individu lain thd perubahan individu ygindividu lain thd perubahan individu yg
diakibatkan oleh kejadian tadidiakibatkan oleh kejadian tadi
 PeranPeran
Mencakup konflik peran, ambiguitas peran,Mencakup konflik peran, ambiguitas peran,
ketegangan peran, dapat berasal dari harapanketegangan peran, dapat berasal dari harapan
peran yang tidak jelas atau berkonflik danperan yang tidak jelas atau berkonflik dan
diperberat oleh efek penyakitdiperberat oleh efek penyakit
 PERKEMBANGAN KONSEP DIRIPERKEMBANGAN KONSEP DIRI
 0 – 1 tahun0 – 1 tahun
 mulai utk mempercayaimulai utk mempercayai
 membedakan diri dr lingkunganmembedakan diri dr lingkungan
 1 – 3 tahun1 – 3 tahun
 mempunyai kontrol thd bbrp bahasamempunyai kontrol thd bbrp bahasa
 mulai menjadi otonom dlm pikiran dan tindakanmulai menjadi otonom dlm pikiran dan tindakan
 menyukai tubuhnyamenyukai tubuhnya
 menyukai dirinyamenyukai dirinya
 3 – 6 tahun3 – 6 tahun
 mengambil inisiatifmengambil inisiatif
 mengidentifikasi jendermengidentifikasi jender
 meningkatkan kewaspadaan dirimeningkatkan kewaspadaan diri
 keterampilan berbahasa meningkatketerampilan berbahasa meningkat
 6 – 12 tahun6 – 12 tahun
 dapat mengatur diri sendiridapat mengatur diri sendiri
 berinteraksi dgn teman sabayaberinteraksi dgn teman sabaya
 harga diri meningkat dgn keterampilan baruharga diri meningkat dgn keterampilan baru
 menyadari kekuatan dan keterbatasanmenyadari kekuatan dan keterbatasan
 12 – 20 tahun12 – 20 tahun
 menerima perubahan tubuhmenerima perubahan tubuh
 menggali tujuan utk masa depanmenggali tujuan utk masa depan
 merasakan positif ttg dirimerasakan positif ttg diri
 berinteraksi dgn org yg mereka anggap menarikberinteraksi dgn org yg mereka anggap menarik
secara seksualsecara seksual
 Pertengahan 20 thn-an – petengahan 40 thn-anPertengahan 20 thn-an – petengahan 40 thn-an
Mempunyai hub. Intim dgn keluarga dan temanMempunyai hub. Intim dgn keluarga dan teman
dekatdekat
Mempunyai perasaan stabil, positif ttg diriMempunyai perasaan stabil, positif ttg diri
 Akhir usia 60 thn-anAkhir usia 60 thn-an
 Merasa positif ttg kehidupan dan maknanyaMerasa positif ttg kehidupan dan maknanya
 tertarik dlm memberikan legalitas bagi generasitertarik dlm memberikan legalitas bagi generasi
berikutnyaberikutnya
 PROSES KEPERAWATANPROSES KEPERAWATAN
 PengkajianPengkajian
– Stressor konsep diri baik aktual maupun potensialStressor konsep diri baik aktual maupun potensial
– Obyektif : Perilaku yg diperlihatkan klien; preokupasiObyektif : Perilaku yg diperlihatkan klien; preokupasi
thd perubahan citra tubuh, keengganan utk mencobathd perubahan citra tubuh, keengganan utk mencoba
hal-hal baru, interaksi verval dan non verbal klienhal-hal baru, interaksi verval dan non verbal klien
dgn org laindgn org lain
– Subyektif : pandangan klien ttg diri dan lingkunganSubyektif : pandangan klien ttg diri dan lingkungan
– Mekanisme koping yg digunakanMekanisme koping yg digunakan
– Aktivitas peningkatan kesehatan yg dilakukanAktivitas peningkatan kesehatan yg dilakukan
 Diagnosa KeperawatanDiagnosa Keperawatan
– Perubahan menjadi orang tuaPerubahan menjadi orang tua
– Perubahan penampilan peranPerubahan penampilan peran
– AnsietasAnsietas
– Gangguan Citra tubuhGangguan Citra tubuh
– KetakutanKetakutan
– Gangguan penyesuaianGangguan penyesuaian
– Hambatan interaksi sosialHambatan interaksi sosial
– Koping individu tdk EfektifKoping individu tdk Efektif
Diagnosa Keperawatan (lanjutan…..)Diagnosa Keperawatan (lanjutan…..)
– Konflik peran menjadi orgtuaKonflik peran menjadi orgtua
– Gangguan identitas pribadiGangguan identitas pribadi
– Resiko thd tindak kekerasan; yang diarahkan padaResiko thd tindak kekerasan; yang diarahkan pada
diri sendiridiri sendiri
– KetidakberdayaanKetidakberdayaan
– Sindrom trauma perkosaanSindrom trauma perkosaan
– Gangguan harga diriGangguan harga diri
– Harga diri rendah situasionalHarga diri rendah situasional
– Distress Spiritual(distress semangat kemanusiaan)Distress Spiritual(distress semangat kemanusiaan)
 PerencanaanPerencanaan
Contoh :Contoh :
Gangguan Citra Tubuh b.d persepsi negatifGangguan Citra Tubuh b.d persepsi negatif
tentang diri setelah menjalani mastektomitentang diri setelah menjalani mastektomi
- TujuanTujuan
- Hasil yg diharapkanHasil yg diharapkan
- IntervensiIntervensi
- RasionalRasional
 ImplementasiImplementasi
– Menciptakan lingkungan terapeutikMenciptakan lingkungan terapeutik
– Membina hubungan TerapeutikMembina hubungan Terapeutik
– Mendukung eksplorasi diri :Mendukung eksplorasi diri :
1.1. Peningkatan kesadaran diriPeningkatan kesadaran diri
2.2. Eksplorasi diriEksplorasi diri
3.3. Evaluasi diriEvaluasi diri
4.4. Perumusan tujuan realistikPerumusan tujuan realistik
5.5. Tanggung jawab thd pencapaian tujuan dan evaluasi thdTanggung jawab thd pencapaian tujuan dan evaluasi thd
tujuan yg tdk tercapaitujuan yg tdk tercapai
6.6. Perumusan kembali rencana utk mencapai tujuanPerumusan kembali rencana utk mencapai tujuan
 EvaluasiEvaluasi
– Penerimaan diriPenerimaan diri
– Penerimaan thd perubahan dlm penampilan danPenerimaan thd perubahan dlm penampilan dan
fungsifungsi
– Dapat berinteraksi sosialDapat berinteraksi sosial
– Perawatan diri adekuatPerawatan diri adekuat

Konsep diri

  • 1.
    PRE TESTPRE TEST 1.1.Jelaskan pengertian dari konsep diri!Jelaskan pengertian dari konsep diri! 2.2. Sebutkan dan jelaskan komponen dari masing-Sebutkan dan jelaskan komponen dari masing- masing konsep diri!masing konsep diri!
  • 2.
    KONSEPKONSEP DIRIDIRI Ns. Novita W.S., S.Kep.Ns. Novita W. S., S.Kep.
  • 3.
     PENDAHULUANPENDAHULUAN • DefinisiDefinisi KonsepDiri :Konsep Diri : Pengetahuan Individu tentang DiriPengetahuan Individu tentang Diri Citra subyektif dari diri dan pencampuran yangCitra subyektif dari diri dan pencampuran yang kompleks dari perasaan, sikap, dan persepsi alamkompleks dari perasaan, sikap, dan persepsi alam bawah sadar maupun alam sadarbawah sadar maupun alam sadar Representasi fisik seorang individu, pusat intiRepresentasi fisik seorang individu, pusat inti dari”Aku” di mana semua persepsi dandari”Aku” di mana semua persepsi dan pengalaman terorganisasi.pengalaman terorganisasi.
  • 4.
    • Konsep Diriadalah kombinasi dinamis yangKonsep Diri adalah kombinasi dinamis yang dibentuk selama bertahun-tahun dandibentuk selama bertahun-tahun dan didasarkan pada hal berikut :didasarkan pada hal berikut : 1.1. Reaksi orang lain thd tbh seseorangReaksi orang lain thd tbh seseorang 2.2. Persepsi berkelanjutan ttg reaksi org lain thd diriPersepsi berkelanjutan ttg reaksi org lain thd diri 3.3. Hub. Dgn diri dan org lainHub. Dgn diri dan org lain 4.4. Struktur kepribadianStruktur kepribadian 5.5. Persepsi thd stimulus yg m’punyai dampak pd diriPersepsi thd stimulus yg m’punyai dampak pd diri 6.6. Pengalaman baru atau sebelumnyaPengalaman baru atau sebelumnya 7.7. Perasaan saat ini ttg fisik, emosional, dan sosial diriPerasaan saat ini ttg fisik, emosional, dan sosial diri 8.8. Harapan ttg diriHarapan ttg diri
  • 5.
     KOMPONENKOMPONEN KONSEP DIRIKONSEPDIRI  Identitas DiriIdentitas Diri  Rasa internal ttgRasa internal ttg individualitas, keutuhan, danindividualitas, keutuhan, dan konsistensi dr seseorangkonsistensi dr seseorang sepanjang waktu dan dlmsepanjang waktu dan dlm berbagai situasiberbagai situasi Konsistensi diriKonsistensi diri sebagai individu yangsebagai individu yang berbeda dr orang lainberbeda dr orang lain  Rentan selama masa remajaRentan selama masa remaja
  • 6.
     Citra TubuhCitraTubuh  Persepsi seseorang ttg tubuh, baikPersepsi seseorang ttg tubuh, baik secara internal maupun eksternalsecara internal maupun eksternal  Gambaran mental tubuh seseorang ygGambaran mental tubuh seseorang yg tdk perlu konsisten dgn struktur atautdk perlu konsisten dgn struktur atau penampilan aktualpenampilan aktual  Mencakup sikap, emosi, dan reaksiMencakup sikap, emosi, dan reaksi kepribadian dr individu thd tubuhkepribadian dr individu thd tubuh  Dipengaruhi oleh pertumbuhan danDipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan, nilai dan sikap budayaperkembangan, nilai dan sikap budaya dan sosial, dan persepsi individu ttgdan sosial, dan persepsi individu ttg tubuhtubuh
  • 7.
     Harga DiriHargaDiri  Rasa kita ttg nilai diriRasa kita ttg nilai diri Evaluasi di mana seseorangEvaluasi di mana seseorang membuat atau mempertahankan dirimembuat atau mempertahankan diri  Bergantung pada persepsi seseorang ttg idealBergantung pada persepsi seseorang ttg ideal diridiri  Bersumber dari diri sendiri dan org lainBersumber dari diri sendiri dan org lain
  • 8.
     Ideal DiriIdealDiri  Aspirasi, tujuan, nilai, dan standarAspirasi, tujuan, nilai, dan standar perilaku yang dianggap ideal danperilaku yang dianggap ideal dan diupayakan untuk dicapaidiupayakan untuk dicapai
  • 9.
     PeranPeran  Harapanatau standar perilaku yang telahHarapan atau standar perilaku yang telah diterima oleh keluarga, komunitas, danditerima oleh keluarga, komunitas, dan kultur.kultur.  Proses belajar anak utk b’perilaku ygProses belajar anak utk b’perilaku yg diterima oleh masyarakat :diterima oleh masyarakat : 1.1. Reinforcement (penguatan)-extinctionReinforcement (penguatan)-extinction (pemadaman)(pemadaman) 2.2. Inhibisi (rintangan)Inhibisi (rintangan) 3.3. SubstitusiSubstitusi 4.4. ImitasiImitasi 5.5. IdentifikasiIdentifikasi
  • 10.
     PENGARUH STRESSORPENGARUHSTRESSOR TERHADAP KONSEP DIRITERHADAP KONSEP DIRI  Identitas DiriIdentitas Diri Masa Remaja : Harapan ttg orang lain utkMasa Remaja : Harapan ttg orang lain utk persiapan karier dan kemandirian, mengatasipersiapan karier dan kemandirian, mengatasi seksualitas seseorang, membuat pilihan ttgseksualitas seseorang, membuat pilihan ttg hubungan dan peranhubungan dan peran Kebingungan IdentitasKebingungan Identitas
  • 11.
     Citra TubuhCitraTubuh Perubahan dlm penampilan fisik, struktur atauPerubahan dlm penampilan fisik, struktur atau fungsi yang disebabkan oleh perubahanfungsi yang disebabkan oleh perubahan perkembangan normal atau penyakitperkembangan normal atau penyakit
  • 12.
     Harga DiriHargaDiri Perubahan perkembangan dan hubungan,Perubahan perkembangan dan hubungan, penyakit, pembedahan, kecelakaan serta responpenyakit, pembedahan, kecelakaan serta respon individu lain thd perubahan individu ygindividu lain thd perubahan individu yg diakibatkan oleh kejadian tadidiakibatkan oleh kejadian tadi
  • 13.
     PeranPeran Mencakup konflikperan, ambiguitas peran,Mencakup konflik peran, ambiguitas peran, ketegangan peran, dapat berasal dari harapanketegangan peran, dapat berasal dari harapan peran yang tidak jelas atau berkonflik danperan yang tidak jelas atau berkonflik dan diperberat oleh efek penyakitdiperberat oleh efek penyakit
  • 14.
     PERKEMBANGAN KONSEPDIRIPERKEMBANGAN KONSEP DIRI  0 – 1 tahun0 – 1 tahun  mulai utk mempercayaimulai utk mempercayai  membedakan diri dr lingkunganmembedakan diri dr lingkungan  1 – 3 tahun1 – 3 tahun  mempunyai kontrol thd bbrp bahasamempunyai kontrol thd bbrp bahasa  mulai menjadi otonom dlm pikiran dan tindakanmulai menjadi otonom dlm pikiran dan tindakan  menyukai tubuhnyamenyukai tubuhnya  menyukai dirinyamenyukai dirinya
  • 15.
     3 –6 tahun3 – 6 tahun  mengambil inisiatifmengambil inisiatif  mengidentifikasi jendermengidentifikasi jender  meningkatkan kewaspadaan dirimeningkatkan kewaspadaan diri  keterampilan berbahasa meningkatketerampilan berbahasa meningkat  6 – 12 tahun6 – 12 tahun  dapat mengatur diri sendiridapat mengatur diri sendiri  berinteraksi dgn teman sabayaberinteraksi dgn teman sabaya  harga diri meningkat dgn keterampilan baruharga diri meningkat dgn keterampilan baru  menyadari kekuatan dan keterbatasanmenyadari kekuatan dan keterbatasan
  • 16.
     12 –20 tahun12 – 20 tahun  menerima perubahan tubuhmenerima perubahan tubuh  menggali tujuan utk masa depanmenggali tujuan utk masa depan  merasakan positif ttg dirimerasakan positif ttg diri  berinteraksi dgn org yg mereka anggap menarikberinteraksi dgn org yg mereka anggap menarik secara seksualsecara seksual  Pertengahan 20 thn-an – petengahan 40 thn-anPertengahan 20 thn-an – petengahan 40 thn-an Mempunyai hub. Intim dgn keluarga dan temanMempunyai hub. Intim dgn keluarga dan teman dekatdekat Mempunyai perasaan stabil, positif ttg diriMempunyai perasaan stabil, positif ttg diri
  • 17.
     Akhir usia60 thn-anAkhir usia 60 thn-an  Merasa positif ttg kehidupan dan maknanyaMerasa positif ttg kehidupan dan maknanya  tertarik dlm memberikan legalitas bagi generasitertarik dlm memberikan legalitas bagi generasi berikutnyaberikutnya
  • 18.
     PROSES KEPERAWATANPROSESKEPERAWATAN  PengkajianPengkajian – Stressor konsep diri baik aktual maupun potensialStressor konsep diri baik aktual maupun potensial – Obyektif : Perilaku yg diperlihatkan klien; preokupasiObyektif : Perilaku yg diperlihatkan klien; preokupasi thd perubahan citra tubuh, keengganan utk mencobathd perubahan citra tubuh, keengganan utk mencoba hal-hal baru, interaksi verval dan non verbal klienhal-hal baru, interaksi verval dan non verbal klien dgn org laindgn org lain – Subyektif : pandangan klien ttg diri dan lingkunganSubyektif : pandangan klien ttg diri dan lingkungan – Mekanisme koping yg digunakanMekanisme koping yg digunakan – Aktivitas peningkatan kesehatan yg dilakukanAktivitas peningkatan kesehatan yg dilakukan
  • 19.
     Diagnosa KeperawatanDiagnosaKeperawatan – Perubahan menjadi orang tuaPerubahan menjadi orang tua – Perubahan penampilan peranPerubahan penampilan peran – AnsietasAnsietas – Gangguan Citra tubuhGangguan Citra tubuh – KetakutanKetakutan – Gangguan penyesuaianGangguan penyesuaian – Hambatan interaksi sosialHambatan interaksi sosial – Koping individu tdk EfektifKoping individu tdk Efektif
  • 20.
    Diagnosa Keperawatan (lanjutan…..)DiagnosaKeperawatan (lanjutan…..) – Konflik peran menjadi orgtuaKonflik peran menjadi orgtua – Gangguan identitas pribadiGangguan identitas pribadi – Resiko thd tindak kekerasan; yang diarahkan padaResiko thd tindak kekerasan; yang diarahkan pada diri sendiridiri sendiri – KetidakberdayaanKetidakberdayaan – Sindrom trauma perkosaanSindrom trauma perkosaan – Gangguan harga diriGangguan harga diri – Harga diri rendah situasionalHarga diri rendah situasional – Distress Spiritual(distress semangat kemanusiaan)Distress Spiritual(distress semangat kemanusiaan)
  • 21.
     PerencanaanPerencanaan Contoh :Contoh: Gangguan Citra Tubuh b.d persepsi negatifGangguan Citra Tubuh b.d persepsi negatif tentang diri setelah menjalani mastektomitentang diri setelah menjalani mastektomi - TujuanTujuan - Hasil yg diharapkanHasil yg diharapkan - IntervensiIntervensi - RasionalRasional
  • 22.
     ImplementasiImplementasi – Menciptakanlingkungan terapeutikMenciptakan lingkungan terapeutik – Membina hubungan TerapeutikMembina hubungan Terapeutik – Mendukung eksplorasi diri :Mendukung eksplorasi diri : 1.1. Peningkatan kesadaran diriPeningkatan kesadaran diri 2.2. Eksplorasi diriEksplorasi diri 3.3. Evaluasi diriEvaluasi diri 4.4. Perumusan tujuan realistikPerumusan tujuan realistik 5.5. Tanggung jawab thd pencapaian tujuan dan evaluasi thdTanggung jawab thd pencapaian tujuan dan evaluasi thd tujuan yg tdk tercapaitujuan yg tdk tercapai 6.6. Perumusan kembali rencana utk mencapai tujuanPerumusan kembali rencana utk mencapai tujuan
  • 23.
     EvaluasiEvaluasi – PenerimaandiriPenerimaan diri – Penerimaan thd perubahan dlm penampilan danPenerimaan thd perubahan dlm penampilan dan fungsifungsi – Dapat berinteraksi sosialDapat berinteraksi sosial – Perawatan diri adekuatPerawatan diri adekuat