Oleh :
Dr. Mira Veranita, M.Si
• Komunikasi merupakan
aktivitas dasar manusia.
Dengan berkomunikasi,
manusia dapat saling
berhubungan satu sama
lain dalam kehidupan
sehari-hari.
• Tidak ada manusia yang
tidak akan terlibat dalam
komunikasi.
Hovland, Janis dan Kalley (sosiologi
Amerika) : communication is the process
by which an individual transmits stimuli
(usually verbal) to modify the behavior of
other individual.
(komunikasi adalah proses individu
mengirim stimulus yang biasanya dalam
bentuk verbal untuk mengubah tingkah
laku orang lain.)
Louis Forsdale (1981), (ahli
komunikasi dan pendidikan) :
communication is the process
by which a system is
estabilished, maintained and
altered by means of shared
signals that operate according
to rules.
(Komunikasi adalah suatu
proses memberikan signal
menurut aturan tertentu,
sehingga dengan cara ini suatu
system dapat didirikan,
dipelihara dan diubah.)
Bernard Barelson
& Garry A. Steiner:
Komunikasi adalah proses transmisi
informasi, gagasan, emosi, keterampilan
dan sebagainya dengan menggunakan
simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis,
angka, dsb.
Brent D. Rubben : Komunikasi manusia adalah suatu proses
melalui mana individu dalam hubungannya, dalam kelompok,
dalam organisasi dan dalam masyarakat menciptakan,
mengirimkan, dan menggunakan informasi untuk
mengkoordinasi lingkungannya dan orang lain.
Onong Uchjana Effendy :
Komunikasi adalah proses
penyampaian pesan oleh
seseorang kepada orang lain
untuk memberitahu, mengubah
sikap, pendapat, atau perilaku,
baik secara lisan (langsung)
ataupun tidak langsung (melalui
media).
Everett M. Rogers :
Komunikasi adalah proses
suatu ide dialihkan dari
satu sumber kepada satu
atau banyak penerima
dengan maksud untuk
mengubah tingkah laku
mereka.
Raymond Ross : Komunikasi
adalah proses menyortir,
memilih, dan pengiriman
simbol-simbol sedemikian rupa
agar membantu pendengar
membangkitkan respons/
makna dari pemikiran yang
serupa dengan yang
dimaksudkan oleh komunikator.
Gerald R. Miller : komunikasi
terjadi saat satu sumber
menyampaikan pesan kepada
penerima dengan niat sadar
untuk memengaruhi perilaku
mereka.
Carl I. Hovland :
Komunikasi adalah suatu
proses yang
memungkinkan seseorang
menyampaikan rangsangan
(biasanya dengan
menggunakan lambang
verbal) untuk mengubah
perilaku orang lain.
Hewitt (1981), menjabarkan tujuan penggunaan proses
komunikasi secara spesifik sebagai berikut:
• Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
• Mempengaruhi perilaku seseorang
• Mengungkapkan perasaan
• Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
• Berhubungan dengan orang lain
• Menyelesaian sebuah masalah
• Mencapai sebuah tujuan
• Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
• Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain
1. Informasi
2. Sosialisasi
3. Motivasi
4. Bahan Diskusi
5. Pendidikan
6. Memajukan Kebudayaan
7. Hiburan
8. Integrasi
Model Komunikasi Aristoteles
SUMBER
PESAN
PENERIMA
Model Komunikasi David K. Berlo
SUMBER PESAN
SALURAN DAN
MEDIA
PENERIMA
EFEK
UMPAN
BALIK
LINGKUNGAN
Model Komunikasi Bovee dan Thill
2. IDE BERUBAH
MENJADI PESAN
1. PENGIRIM
MEMPUNYAI
IDE/GAGASAN
3. PESAN
DISAMPAIKAN
5. PENERIMA
BEREAKSI DAN
MENGIRIM UMPAN
BALIK
4. PENERIMA
MENDAPAT PESAN
SOURCE
(KOMUNIKATOR)
RECEIVER
(KOMUNIKAN)
MESSAGE CHANNEL
RESPON
ENCODING
DECODING
• Apabila terjadi pemahaman yang
sama dan merangsang pihak lain
untuk berpikir atau melakukan
sesuatu.
Kredibilitas dan daya tarik
komunikator
Kemampuan pesan untuk
membangkitkan tanggapan.
Kemampuan komunikan
untuk menerima dan
memahami
gagasan
PENGIRIM
pemahaman
enkode
dekode
MEDIA
PESAN
FEED BACK
enkode
pemahaman
PENERIMA
respon
GANGGUAN
Gangguan fisik
Masalah semantik
Perbedayaan
budaya
Ketiadaan feed
back
Efek status
dekode
Status effect
Semantic Problems
Perceptual distorsion
Cultural Differences
Physical Distractions
Poor choice of communication
channels
No Feed back
hambatan-
hambatan yang
menyebabkan
komunikasi tidak
efektif
(Ron Ludlow & Fergus
Panton)
Adanya perbedaaan pengaruh status sosial yang
dimiliki setiap manusia.Misalnya karyawan dengan
status sosial yang lebih rendah harus tunduk dan
patuh apapun perintah yang diberikan atasan. Maka
karyawan tersebut tidak dapat atau takut
mengemukakan aspirasinya atau pendapatnya.
Faktor semantik menyangkut bahasa
yang dipergunakan komunikator
sebagai alat untuk menyalurkan
pikiran dan perasaanya kepada
komunikan.
Kesalahan pengucapan atau
kesalahan dalam penulisan dapat
menimbulkan salah pengertian
(misunderstanding) atau penafsiran
(misinterpretation) yang pada
gilirannya bisa menimbulkan salah
komunikasi (miscommunication).
Perceptual distorsion
dapat disebabkan karena
perbedaan cara pandangan
yang sempit pada diri
sendiri dan perbedaaan
cara berpikir serta cara
mengerti yang sempit
terhadap orang lain.
Sehingga dalam komunikasi
terjadi perbedaan persepsi
dan wawasan atau cara
pandang antara satu dengan
yang lainnya.
Hambatan yang terjadi
karena disebabkan
adanya perbedaan
kebudayaan, agama dan
lingkungan sosial. Dalam
suatu organisasi terdapat
beberapa suku, ras, dan
bahasa yang berbeda.
Sehingga ada beberapa
kata-kata yang memiliki
arti berbeda di tiap
suku.
Hambatan ini
disebabkan oleh
gangguan lingkungan
fisik terhadap
proses
berlangsungnya
komunikasi.
Contohnya: suara
riuh orang-orang
atau kebisingan,
suara hujan atau
petir, dan cahaya
yang kurang jelas.
Adalah gangguan yang
disebabkan pada media yang
dipergunakan dalam
melancarkan komunikasi.
Contoh : sambungan telephone
yang terputus-putus, suara
radio yang hilang dan muncul,
gambar yang kabur pada
pesawat televisi, huruf
ketikan yang buram pada surat
sehingga informasi tidak
dapat ditangkap dan
dimengerti dengan jelas.
Hambatan tersebut adalah
seorang sender mengirimkan
pesan kepada receiver tetapi
tidak adanya respon dan
tanggapan dari receiver maka
yang terjadi adalah komunikasi
satu arah yang sia-sia.
Seperti contoh : Seorang
manajer menerangkan suatu
gagasan yang ditujukan kepada
para karyawan, dalam penerapan
gagasan tersebut para karyawan
tidak memberikan tanggapan
atau respon dengan kata lain
tidak peduli dengan gagasan
seorang manajer.
bukubekas21@gmail.com
_mirave21
Mirave21
Mira Veranita

Komunikasi

  • 1.
    Oleh : Dr. MiraVeranita, M.Si
  • 2.
    • Komunikasi merupakan aktivitasdasar manusia. Dengan berkomunikasi, manusia dapat saling berhubungan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari. • Tidak ada manusia yang tidak akan terlibat dalam komunikasi.
  • 3.
    Hovland, Janis danKalley (sosiologi Amerika) : communication is the process by which an individual transmits stimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individual. (komunikasi adalah proses individu mengirim stimulus yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain.) Louis Forsdale (1981), (ahli komunikasi dan pendidikan) : communication is the process by which a system is estabilished, maintained and altered by means of shared signals that operate according to rules. (Komunikasi adalah suatu proses memberikan signal menurut aturan tertentu, sehingga dengan cara ini suatu system dapat didirikan, dipelihara dan diubah.) Bernard Barelson & Garry A. Steiner: Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
  • 4.
    Brent D. Rubben: Komunikasi manusia adalah suatu proses melalui mana individu dalam hubungannya, dalam kelompok, dalam organisasi dan dalam masyarakat menciptakan, mengirimkan, dan menggunakan informasi untuk mengkoordinasi lingkungannya dan orang lain. Onong Uchjana Effendy : Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media). Everett M. Rogers : Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
  • 5.
    Raymond Ross :Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator. Gerald R. Miller : komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku mereka. Carl I. Hovland : Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.
  • 6.
    Hewitt (1981), menjabarkantujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut: • Mempelajari atau mengajarkan sesuatu • Mempengaruhi perilaku seseorang • Mengungkapkan perasaan • Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain • Berhubungan dengan orang lain • Menyelesaian sebuah masalah • Mencapai sebuah tujuan • Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik • Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain
  • 7.
    1. Informasi 2. Sosialisasi 3.Motivasi 4. Bahan Diskusi 5. Pendidikan 6. Memajukan Kebudayaan 7. Hiburan 8. Integrasi
  • 9.
  • 10.
    Model Komunikasi DavidK. Berlo SUMBER PESAN SALURAN DAN MEDIA PENERIMA EFEK UMPAN BALIK LINGKUNGAN
  • 11.
    Model Komunikasi Boveedan Thill 2. IDE BERUBAH MENJADI PESAN 1. PENGIRIM MEMPUNYAI IDE/GAGASAN 3. PESAN DISAMPAIKAN 5. PENERIMA BEREAKSI DAN MENGIRIM UMPAN BALIK 4. PENERIMA MENDAPAT PESAN
  • 12.
  • 14.
    • Apabila terjadipemahaman yang sama dan merangsang pihak lain untuk berpikir atau melakukan sesuatu.
  • 15.
    Kredibilitas dan dayatarik komunikator Kemampuan pesan untuk membangkitkan tanggapan. Kemampuan komunikan untuk menerima dan memahami
  • 16.
  • 17.
    Status effect Semantic Problems Perceptualdistorsion Cultural Differences Physical Distractions Poor choice of communication channels No Feed back hambatan- hambatan yang menyebabkan komunikasi tidak efektif (Ron Ludlow & Fergus Panton)
  • 18.
    Adanya perbedaaan pengaruhstatus sosial yang dimiliki setiap manusia.Misalnya karyawan dengan status sosial yang lebih rendah harus tunduk dan patuh apapun perintah yang diberikan atasan. Maka karyawan tersebut tidak dapat atau takut mengemukakan aspirasinya atau pendapatnya.
  • 19.
    Faktor semantik menyangkutbahasa yang dipergunakan komunikator sebagai alat untuk menyalurkan pikiran dan perasaanya kepada komunikan. Kesalahan pengucapan atau kesalahan dalam penulisan dapat menimbulkan salah pengertian (misunderstanding) atau penafsiran (misinterpretation) yang pada gilirannya bisa menimbulkan salah komunikasi (miscommunication).
  • 20.
    Perceptual distorsion dapat disebabkankarena perbedaan cara pandangan yang sempit pada diri sendiri dan perbedaaan cara berpikir serta cara mengerti yang sempit terhadap orang lain. Sehingga dalam komunikasi terjadi perbedaan persepsi dan wawasan atau cara pandang antara satu dengan yang lainnya.
  • 21.
    Hambatan yang terjadi karenadisebabkan adanya perbedaan kebudayaan, agama dan lingkungan sosial. Dalam suatu organisasi terdapat beberapa suku, ras, dan bahasa yang berbeda. Sehingga ada beberapa kata-kata yang memiliki arti berbeda di tiap suku.
  • 22.
    Hambatan ini disebabkan oleh gangguanlingkungan fisik terhadap proses berlangsungnya komunikasi. Contohnya: suara riuh orang-orang atau kebisingan, suara hujan atau petir, dan cahaya yang kurang jelas.
  • 23.
    Adalah gangguan yang disebabkanpada media yang dipergunakan dalam melancarkan komunikasi. Contoh : sambungan telephone yang terputus-putus, suara radio yang hilang dan muncul, gambar yang kabur pada pesawat televisi, huruf ketikan yang buram pada surat sehingga informasi tidak dapat ditangkap dan dimengerti dengan jelas.
  • 24.
    Hambatan tersebut adalah seorangsender mengirimkan pesan kepada receiver tetapi tidak adanya respon dan tanggapan dari receiver maka yang terjadi adalah komunikasi satu arah yang sia-sia. Seperti contoh : Seorang manajer menerangkan suatu gagasan yang ditujukan kepada para karyawan, dalam penerapan gagasan tersebut para karyawan tidak memberikan tanggapan atau respon dengan kata lain tidak peduli dengan gagasan seorang manajer.
  • 25.