•Kelompok 1 _X6
                 SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012




1. Ade Enuy
2. Ai Rosi Sugiarti
3. Andrian Wahid N
4. Budi Adistia
5. Deda Agistia Permana
                                               dedaagistiapermana.blogspot.com
Pengertian Porifera
                               SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012




      Nama Porifera berasal dari bahasa latin, porus yang
 berarti lubang, dan ferre yang berarti membawa atau
 mempunyai. Porifera adalah salah satu contoh Avertebrata.
 Berdasarkan asal katanya, Porifera ini merupakan kelompok
 hewan yang mempunyai pori. Hewan porifera merupakan hewan
 multiselular yang paling sederhana. Tubuh porifera terdiri
 dari dua lapisan sel (diploblastik). Porifera adalah hewan air
 yang hidup di laut. Hidupnya selalu melekat pada substrat
 (sesil) dan tidak dapat berpindah tempat secara bebas.




                                                             dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012


Ciri Utama Porifera
Memiliki lubang (Pori) yang banyak dan membentuk suatu
  Sistem Saluran. Air dan makanan yang larut
  didalamnya diambil oleh hewan tersebut masuk melalui
  lubang Ostium, kemudian masuk ke dalam rongga
  tubuh. Setelah makanan diserap air yang berlebihan
  dikeluarkan melalui lubang yang disebut Oskulum.
Terdapat sel dengan bentuk khusus yang disebut
  Koanosit atau Sel Leher yang berfungsi untuk
  pencernaan      makanan.    Sel    koanosit   memiliki
  nukleus, vakuola dan flagel. Karena pencernaan
  berlangsung di dalam sel maka disebut pencernaan
  Intrasel.
Mempunyai Eksoskeleton (Rangka Luar): terdiri dari
  serabut-serabut lentur yang disebut Spongin dan
  terdiri    dari    duri    yang    disebut    Spikula.  dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012




Gambar struktur
tubuh porifera




                                                dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012


TipeSistem Saluran Air Porifera
   Tipe Ascon
         Tipe askon merupakan sistem saluran air yang paling
    sederhana. Air masuk melalui pori kemudian menuju ke
    spongosol dan keluar melalui oskulum. Contohnya pada
    Leucosolenia.
   Tipe Sycon
         Pada tipe ini air masuk melalui pori menuju ke saluran
    radial yang berdinding koanosit menuju ke spongosol dan
    keluar melalui oskulum. Contohnya pada Scypha.
   Tipe Rhagon atau Leukon
         Tipe ragon merupakan tipe saluran air yang paling
    rumit.Air masuk melalui pori kemudian memasuki saluran
    radial yang bercabang-cabang dan saling berhubungan. Sel-
    sel koanosit terdapat pada rongga yang berbentuk bulat.
    Air kemudian keluar melalui oskulum. Contohnya pada
    Euspongia dan Spongila.


                                                                 dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012




Gambar tipe saluran
air pada porifera


                                                    dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012




Struktur Tubuh
 Lapisan luar, tersusun oleh sel-sel epidermis
  berbentuk pipih yang disebut pinakosit dan
  sebagai kulit luar.
 Lapisan dalam yang tersusun oleh sel-sel
  leher/koanosit berbentuk seperti corong
  yang memiliki flagel, vakuola, dan nukleus.

         Di antara kedua lapisan ini terdapat
    mesenkim/mesoglea yang berisi bahan
    gelatin/jeli dan bersifat koloid yang
    terdapat sel-sel amoebosit bebas. Mesenkim
    ini berfungsi untuk mengedarkan zat-zat
    makanan ke sel-sel lainnya dan zat sisa
    metabolisme dari satu sel ke sel lainnya.
    Terdapat     juga   rangka       (spikula  atau
    sporogin), yaitu merupakan duri-duri penguat
    dinding yang lunak dan dapat tersusun dari
    zat kapur, zat kersik (silikat), atau protein.
                                                                   dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012



Reproduksi Aseksual Porifera
      Reproduksi secara aseksual dilakukan
 dengan pembentukan kuncup dari dinding
 tubuhnya ke arah luar. Kuncup yang
 terbentuk dilepaskan dan akan tumbuh
 menjadi Porifera baru atau dapat pula
 tetap melekat membentuk suatu koloni.
 Pembentukan kuncup ini dapat terjadi
 bila kondisi kurang menguntungkan, yaitu
 bila keadaan kering atau keadaan dingin.
 Pada Porifera air tawar akan terbentuk
 gemmulae atau plasma benih yang
 merupakan kumpulan sel-sel di dalam
 mesenkim yang terbungkus kuat dan
 tebal. Jika induknya mati, maka gemmulae
 akan tumbuh menjadi kuncup dan menjadi
 Porifera baru.
                                                          dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012



Reproduksi Seksual Porifera
      Reproduksi secara seksual dengan
 pembentukan          arkeosit       yang
 mengandung sperma dan ovum. Jika
 terjadi penyatuan sperma dan ovum
 yang berada di mesoglea, maka akan
 terbentuk zigot. Zigot ini akan
 berkembang          menjadi        larva
 bersilia,      kemudian        berenang
 meninggalkan induknya dan akan
 menempel pada suatu dasar dan hidup
 sebagai individu baru. Karena dalam
 satu tubuh menghasilkan dua sel
 kelamin, maka Porifera ini bersifat
 hemaprodit, perlu diingat pembuahan
 ini terjadi dari sperma yang berasal
 dari jenis induk Porifera yang lain, jadi
 tidak berasal dari induk yang sama.

                                                            dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012



    Jenis-jenis Porifera
   Kelas Calcarea, golongan Porifera ini mempunyai spikula
    yang terbuat dari zat kapur. Umumnya hidup di air laut
    yang         dangkal.         Misalnya,         Scypha
    gelatinosa, Grantia, Leucosolenia.
   Kelas Hexactinellida, golongan ini mempunyai spikula
    yang terbuat dari zat kersik/silikat. Hidupnya di laut
    yang          dalam,          misalnya         Pheronema
    sp., Euplectella, Regadrella sp.
   Kelas Demospongiae, kelas ini mempunyai spikula yang
    terbuat dari zat kersik dan protein (spongin) atau hanya
    spongin saja. Tubuhnya lunak dan tidak mempunyai
    skeleton. Hidup di laut yang dangkal, mempunyai jumlah
    anggota yang paling banyak, misalnya Euspongia
    officinalis                                        (spons
    mandi), Spongilla, Haliclona, Microciona, Corticium.
                                                               dedaagistiapermana.blogspot.com
SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012



Peranan Porifera Bagi Kehidupan
     Hewan Porifera tidak ada
 yang merugikan bagi kehidupan
 kita, tetapi ada yang dapat
 berguna      untuk       kehidupan
 kita,   yaitu     dari      golongan
 Demospongiae,            khususnya
 Euspongia      officinalis.      Bila
 dikeringkan, Euspongia officinalis
 dapat digunakan sebagai spons
 untuk alat penggosok badan
 sewaktu     mandi    atau      dapat
 digunakan    sebagai     pembersih
 kaca.     Ada       juga        yang
 memanfaatkannya                untuk
 hiasan, yaitu dari Porifera yang
 sudah mati.
                                                          dedaagistiapermana.blogspot.com

Kelompok1 x6 biologi-smstr2

  • 1.
    •Kelompok 1 _X6 SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 1. Ade Enuy 2. Ai Rosi Sugiarti 3. Andrian Wahid N 4. Budi Adistia 5. Deda Agistia Permana dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 2.
    Pengertian Porifera SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Nama Porifera berasal dari bahasa latin, porus yang berarti lubang, dan ferre yang berarti membawa atau mempunyai. Porifera adalah salah satu contoh Avertebrata. Berdasarkan asal katanya, Porifera ini merupakan kelompok hewan yang mempunyai pori. Hewan porifera merupakan hewan multiselular yang paling sederhana. Tubuh porifera terdiri dari dua lapisan sel (diploblastik). Porifera adalah hewan air yang hidup di laut. Hidupnya selalu melekat pada substrat (sesil) dan tidak dapat berpindah tempat secara bebas. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 3.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Ciri Utama Porifera Memilikilubang (Pori) yang banyak dan membentuk suatu Sistem Saluran. Air dan makanan yang larut didalamnya diambil oleh hewan tersebut masuk melalui lubang Ostium, kemudian masuk ke dalam rongga tubuh. Setelah makanan diserap air yang berlebihan dikeluarkan melalui lubang yang disebut Oskulum. Terdapat sel dengan bentuk khusus yang disebut Koanosit atau Sel Leher yang berfungsi untuk pencernaan makanan. Sel koanosit memiliki nukleus, vakuola dan flagel. Karena pencernaan berlangsung di dalam sel maka disebut pencernaan Intrasel. Mempunyai Eksoskeleton (Rangka Luar): terdiri dari serabut-serabut lentur yang disebut Spongin dan terdiri dari duri yang disebut Spikula. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 4.
  • 5.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 TipeSistem Saluran AirPorifera  Tipe Ascon Tipe askon merupakan sistem saluran air yang paling sederhana. Air masuk melalui pori kemudian menuju ke spongosol dan keluar melalui oskulum. Contohnya pada Leucosolenia.  Tipe Sycon Pada tipe ini air masuk melalui pori menuju ke saluran radial yang berdinding koanosit menuju ke spongosol dan keluar melalui oskulum. Contohnya pada Scypha.  Tipe Rhagon atau Leukon Tipe ragon merupakan tipe saluran air yang paling rumit.Air masuk melalui pori kemudian memasuki saluran radial yang bercabang-cabang dan saling berhubungan. Sel- sel koanosit terdapat pada rongga yang berbentuk bulat. Air kemudian keluar melalui oskulum. Contohnya pada Euspongia dan Spongila. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 6.
  • 7.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Struktur Tubuh  Lapisanluar, tersusun oleh sel-sel epidermis berbentuk pipih yang disebut pinakosit dan sebagai kulit luar.  Lapisan dalam yang tersusun oleh sel-sel leher/koanosit berbentuk seperti corong yang memiliki flagel, vakuola, dan nukleus. Di antara kedua lapisan ini terdapat mesenkim/mesoglea yang berisi bahan gelatin/jeli dan bersifat koloid yang terdapat sel-sel amoebosit bebas. Mesenkim ini berfungsi untuk mengedarkan zat-zat makanan ke sel-sel lainnya dan zat sisa metabolisme dari satu sel ke sel lainnya. Terdapat juga rangka (spikula atau sporogin), yaitu merupakan duri-duri penguat dinding yang lunak dan dapat tersusun dari zat kapur, zat kersik (silikat), atau protein. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 8.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Reproduksi Aseksual Porifera Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan pembentukan kuncup dari dinding tubuhnya ke arah luar. Kuncup yang terbentuk dilepaskan dan akan tumbuh menjadi Porifera baru atau dapat pula tetap melekat membentuk suatu koloni. Pembentukan kuncup ini dapat terjadi bila kondisi kurang menguntungkan, yaitu bila keadaan kering atau keadaan dingin. Pada Porifera air tawar akan terbentuk gemmulae atau plasma benih yang merupakan kumpulan sel-sel di dalam mesenkim yang terbungkus kuat dan tebal. Jika induknya mati, maka gemmulae akan tumbuh menjadi kuncup dan menjadi Porifera baru. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 9.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Reproduksi Seksual Porifera Reproduksi secara seksual dengan pembentukan arkeosit yang mengandung sperma dan ovum. Jika terjadi penyatuan sperma dan ovum yang berada di mesoglea, maka akan terbentuk zigot. Zigot ini akan berkembang menjadi larva bersilia, kemudian berenang meninggalkan induknya dan akan menempel pada suatu dasar dan hidup sebagai individu baru. Karena dalam satu tubuh menghasilkan dua sel kelamin, maka Porifera ini bersifat hemaprodit, perlu diingat pembuahan ini terjadi dari sperma yang berasal dari jenis induk Porifera yang lain, jadi tidak berasal dari induk yang sama. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 10.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Jenis-jenis Porifera  Kelas Calcarea, golongan Porifera ini mempunyai spikula yang terbuat dari zat kapur. Umumnya hidup di air laut yang dangkal. Misalnya, Scypha gelatinosa, Grantia, Leucosolenia.  Kelas Hexactinellida, golongan ini mempunyai spikula yang terbuat dari zat kersik/silikat. Hidupnya di laut yang dalam, misalnya Pheronema sp., Euplectella, Regadrella sp.  Kelas Demospongiae, kelas ini mempunyai spikula yang terbuat dari zat kersik dan protein (spongin) atau hanya spongin saja. Tubuhnya lunak dan tidak mempunyai skeleton. Hidup di laut yang dangkal, mempunyai jumlah anggota yang paling banyak, misalnya Euspongia officinalis (spons mandi), Spongilla, Haliclona, Microciona, Corticium. dedaagistiapermana.blogspot.com
  • 11.
    SMAN1Manonjaya(RSBI)-Biologi-Smstr2-KlsX-2011/2012 Peranan Porifera BagiKehidupan Hewan Porifera tidak ada yang merugikan bagi kehidupan kita, tetapi ada yang dapat berguna untuk kehidupan kita, yaitu dari golongan Demospongiae, khususnya Euspongia officinalis. Bila dikeringkan, Euspongia officinalis dapat digunakan sebagai spons untuk alat penggosok badan sewaktu mandi atau dapat digunakan sebagai pembersih kaca. Ada juga yang memanfaatkannya untuk hiasan, yaitu dari Porifera yang sudah mati. dedaagistiapermana.blogspot.com