KEBIJAKAN PENGEMBANGAN K
OMPETENSI ASN
Ir. Faizal Adriansyah,M.Si – Kepala Puslatbang KHAN LAN-RI
ERA BARU LAHIRNYA UU ASN
FUNGSI UU ASN
TUJUAN UU ASN
 melayani masyarakat
dan dunia usaha/investasi
MENCIPTAKAN
BIROKRASI
BERSIH,
KOMPETEN
DAN
MELAYANI
 kompeten terhadap
tugas dan tanggung
jawab yang diemban
 bersih dari KKN dan
politisasi
ASN ?
PEGAWAI ASN
FUNGSI ASN
KELEMBAGAAN DALAM KEBIJAKAN DAN
MANAGEMEN ASN
PRESIDEN
KEMENPAN-RB
LAN BKN
NON-STRUKTURAL INDEPENDEN
KASN
Presiden merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kebijakan,
pembinaan profesi, dan Manajemen ASN, mendelegasikan sebagian
kekuasaannya kepada:
 KemPAN merumuskan kebijakan
 LAN melaksanakan diklat dan kajian
 BKN mengelola pegawai ASN
 KASN menjamin perwujudan sistem merit
ASN UNGGUL
BIROKRASI KELAS DUNIA
Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN
Setiap Pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan
kompetensi (UU ASN Pasal 70 ayat 1)
Pengembangan kompetensi dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan,
seminar, kursus, dan penataran, praktik kerja di instansi lain (pusat & daerah),
pertukaran pegawai dengan swasta (UU ASN Pasal 70 ayat 2,5,6).
Setiap Instansi Pemerintah wajib menyusun rencana pengembangan
kompetensi tahunan yang tertuang dalam rencana kerja anggaran tahunan
instansi masing-masing (UU ASN Pasal 70 ayat 4).
Pengembangan kompetensi bagi setiap PNS dilakukan paling kurang 20
jam pelajaran dalam 1 (satu) tahun (PP Manajemen PNS pasal 203 ayat 4).
Pengembangan kompetensi menjadi dasar pengembangan karier dan
menjadi salah satu dasar bagi pengangkatan Jabatan (PP Manajemen PNS
pasal 204)
RENCANA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Setiap PNS : minimal 20 JP/tahun
PELATIHAN
KLASIKAL
Pelatihan
Seminar
E-learning
Pelatihan
Jarak Jauh
Mandiri
Kerjasama den
gan Lemdik/Sw
asta
Kerjasama den
gan Instansi Pe
mbina
PELATIHAN
NON KLASIK
AL
Evaluasi Hasil Pengemban
gan Kompetensi
Kursus
Penataran
Coaching/
Mentoring
Pertukaran
Pegawai
Detasering
PEDULI
INOVATIF
INTEGRITAS PROFESIONAL
PENDIDIKAN
Magang
DLL
PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN
“Dijamin oleh U
U ASN dan PP M
a- najemen PNS
”
PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR
1. Pelatihan Dasar Calon PNS (Gol I/II dan Gol III)
(CPNS berdasarkan formasi jabatan yang dilamar)
2. Pelatihan Kepemimpinan: PKN I, PKN II, PKA dan PKP
3. Pelatihan Teknis
(Semua ASN dalam Jabatan)
4. Pelatihan Fungsional
(Semua ASN dalam jabatan Fungsional)
PEDULI
INOVATIF
INTEGRITAS PROFESIONAL
*) PP NO 17/2020 Perubahan atas Peratur
an Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tenta
ng Manajemen Pegawai Negeri Sipil
*)
*) PP NO 17/2020 Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Manajemen Pegawai Negeri Sipil
GENERASI DIGITAL
GENERATION Z
5-25 Age
MILLENIALS
26-40 Age
GENERATION X
41-55 Age
BABY BOOMERS
56-75 Age
THE SILENT
GENERATION
75+ Age
REV INDUSTRI 2.0
REV INDUSTRI 3.0
REV INDUSTRI 4.0
REV INDUSTRI 4.0
REV INDUSTRI 4.0
REVOLUSI INDUSTRI
DISRUPSI
DUNIA BERUBAH
SMART CITY
Pengembangan perkotaan dengan mengintegrasikan teknologi informa-
si dan komunikasi (TIK) beserta teknologi internet untuk segala (IoT)
GLOBAL MEGATRENDS
Volatility : Dunia berubah cepat, bergejolak, tidak stabil, dan tak terduga.
Uncertainty : Masa depan penuh dengan ketidakpastian
Complexity : Dunia lebih kompleks/rumit dari sebelumnya
Ambiguity : Lingkungan semakin membingungkan, tidak jelas, dan sulit dipahami
VUCA
– VISION;
– UNDERSTANDING;
– CLARITY;
– AGILITY;
“COVID 19 MENERPA BU
IMPIAN 100 TAHUN
IMPIAN 100 TAHUN
APA BEDANYA ?
BIODATA
Ir. Faizal Adriansyah, M.Si
Kepala Puslatbang KHAN LAN RI
 Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia
(IAGI) Pengda Aceh 2010-2013 dan
2014-2017
 Dewan Pakar Forum Pengurangan
Resiko Bencana (FPRB) Aceh
 Penghargaan "Kagum Award"
Motivator Pengurangan Resiko
Bencana dari DRR UNDP
Lahir :
Banjarmasin, 7/6/63
Menulis buku :
1. Aceh Laboratorium Bencana
2. Musafir "Kematian Pasti Datang“
3. Profil Bappeda Aceh "Dari ADB hingga
lahirnya Bappenas dan Bappeda“
4. Potensi Energi dan Pengembangan
Kelistrikan Provinsi NAD
INDONESIA 2045

KEBIJAKAN BANGKOM 1.pptx

  • 1.
    KEBIJAKAN PENGEMBANGAN K OMPETENSIASN Ir. Faizal Adriansyah,M.Si – Kepala Puslatbang KHAN LAN-RI
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    TUJUAN UU ASN melayani masyarakat dan dunia usaha/investasi MENCIPTAKAN BIROKRASI BERSIH, KOMPETEN DAN MELAYANI  kompeten terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban  bersih dari KKN dan politisasi
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    KELEMBAGAAN DALAM KEBIJAKANDAN MANAGEMEN ASN PRESIDEN KEMENPAN-RB LAN BKN NON-STRUKTURAL INDEPENDEN KASN Presiden merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kebijakan, pembinaan profesi, dan Manajemen ASN, mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada:  KemPAN merumuskan kebijakan  LAN melaksanakan diklat dan kajian  BKN mengelola pegawai ASN  KASN menjamin perwujudan sistem merit
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    Kebijakan Pengembangan KompetensiASN Setiap Pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi (UU ASN Pasal 70 ayat 1) Pengembangan kompetensi dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, seminar, kursus, dan penataran, praktik kerja di instansi lain (pusat & daerah), pertukaran pegawai dengan swasta (UU ASN Pasal 70 ayat 2,5,6). Setiap Instansi Pemerintah wajib menyusun rencana pengembangan kompetensi tahunan yang tertuang dalam rencana kerja anggaran tahunan instansi masing-masing (UU ASN Pasal 70 ayat 4). Pengembangan kompetensi bagi setiap PNS dilakukan paling kurang 20 jam pelajaran dalam 1 (satu) tahun (PP Manajemen PNS pasal 203 ayat 4). Pengembangan kompetensi menjadi dasar pengembangan karier dan menjadi salah satu dasar bagi pengangkatan Jabatan (PP Manajemen PNS pasal 204)
  • 13.
    RENCANA PENGEMBANGAN KOMPETENSI SetiapPNS : minimal 20 JP/tahun PELATIHAN KLASIKAL Pelatihan Seminar E-learning Pelatihan Jarak Jauh Mandiri Kerjasama den gan Lemdik/Sw asta Kerjasama den gan Instansi Pe mbina PELATIHAN NON KLASIK AL Evaluasi Hasil Pengemban gan Kompetensi Kursus Penataran Coaching/ Mentoring Pertukaran Pegawai Detasering PEDULI INOVATIF INTEGRITAS PROFESIONAL PENDIDIKAN Magang DLL PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN “Dijamin oleh U U ASN dan PP M a- najemen PNS ”
  • 14.
    PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR 1.Pelatihan Dasar Calon PNS (Gol I/II dan Gol III) (CPNS berdasarkan formasi jabatan yang dilamar) 2. Pelatihan Kepemimpinan: PKN I, PKN II, PKA dan PKP 3. Pelatihan Teknis (Semua ASN dalam Jabatan) 4. Pelatihan Fungsional (Semua ASN dalam jabatan Fungsional) PEDULI INOVATIF INTEGRITAS PROFESIONAL
  • 15.
    *) PP NO17/2020 Perubahan atas Peratur an Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tenta ng Manajemen Pegawai Negeri Sipil *)
  • 16.
    *) PP NO17/2020 Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil
  • 18.
    GENERASI DIGITAL GENERATION Z 5-25Age MILLENIALS 26-40 Age GENERATION X 41-55 Age BABY BOOMERS 56-75 Age THE SILENT GENERATION 75+ Age REV INDUSTRI 2.0 REV INDUSTRI 3.0 REV INDUSTRI 4.0 REV INDUSTRI 4.0 REV INDUSTRI 4.0
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    SMART CITY Pengembangan perkotaandengan mengintegrasikan teknologi informa- si dan komunikasi (TIK) beserta teknologi internet untuk segala (IoT)
  • 23.
  • 24.
    Volatility : Duniaberubah cepat, bergejolak, tidak stabil, dan tak terduga. Uncertainty : Masa depan penuh dengan ketidakpastian Complexity : Dunia lebih kompleks/rumit dari sebelumnya Ambiguity : Lingkungan semakin membingungkan, tidak jelas, dan sulit dipahami VUCA – VISION; – UNDERSTANDING; – CLARITY; – AGILITY; “COVID 19 MENERPA BU
  • 25.
  • 26.
  • 27.
  • 29.
    BIODATA Ir. Faizal Adriansyah,M.Si Kepala Puslatbang KHAN LAN RI  Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengda Aceh 2010-2013 dan 2014-2017  Dewan Pakar Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Aceh  Penghargaan "Kagum Award" Motivator Pengurangan Resiko Bencana dari DRR UNDP Lahir : Banjarmasin, 7/6/63
  • 30.
    Menulis buku : 1.Aceh Laboratorium Bencana 2. Musafir "Kematian Pasti Datang“ 3. Profil Bappeda Aceh "Dari ADB hingga lahirnya Bappenas dan Bappeda“ 4. Potensi Energi dan Pengembangan Kelistrikan Provinsi NAD
  • 31.