Caca
Syahroni
Jakarta, 25 Januari
2024
KOMPETENSI
ASN MASA
DEPAN
Oleh
Erna
Irawati
(Kepala P3K
Bangkom ASN)
LEMBAGA ADMINISTRASI
NEGARA
Isu Permasalahan dalam
Pengembangan Kompetensi ASN
Ekosistem birokrasi yang tidak
mendukung Budaya belajar
01
02
03
05
06
07
Dampak
Pengembangan
kompetensi ASN
belum optimal
Sistem yang terfragmentasi
dikelola masing masing
instansi
04
Dukungan Sumber
daya yang terbatas
Akses belajar
terbatas
Pembelajarn belum
terintegrasi
dengan manajemen
talenta
Pengembangan
kompetensi belum
mendukung rencana
pembangunan dan
rencana strategis
organisasi
UU 20 Tahun
2023 Pasal 49
Pengembangan Kompetensi
1.Setiap Pegawai ASN wajib melakukan
pengembangan kompetensi melalui pembelajaran secara terus
menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.
2. Pembelajaran dilaksanakan melalui sistem pembelajaran
terintegrasi.
3. Pembelajaran terintegrasi merupakan pendekatan yang secara
komprehensif menempatkan proses pembelajaran Pegawai
ASN:
a. terintegrasi dengan pekerjaan;
b. sebagai bagian penting dan saling terkait dengan komponen
Manajemen ASN; dan
c. terhubung dengan Pegawai ASN lain lintas Instansi Pemerintah
maupun dengan pihak terkait.
Project Management Presentation
Pack www.slidemodel.
Pentingnya Mengidentifikasi Kompetensi
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masa Depan
Lingkungan kerja terus mengalami perubahan, baik dalam
hal teknologi, kebijakan, maupun dinamika sosial. ASN di
masa depan membantu organisasi untuk menyesuaikan
tuntutan baru dan memastikan kesiapan mereka
menghadapi perubahan.
Mengantisipasi Perubahan Lingkungan Kerja
1
Meningkatkan Pelayanan Publik
ASN yang memiliki kompetensi yang sesuai dapat
memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada
masyarakat
2
memili
ki
kinerj
a
kompetensi yang dibutuhkan membantu
menjaga
organisasi tetap
optimal
Mendukung Kinerja Organisasi
ASN yang siap menghadapi tugas-tugas baru
dan
Mendukung Transformasi Digital
ASN yang kompeten dalam implementasi teknologi dan
inovasi dapat mempercepat penerapan solusi digital
3
4
berkelanjutan untuk ASN agar memiliki peluang
meningkatkan
kesejahteraan yang lebih
baik.
Mengembangkan Karir dan Kesejahteraan ASN
Membantu dalam merancang program pengembangan karir
yang
5
Meningkatkan Produktivitas
Kompetensi yang relevan dapat meningkatkan produktivitas ASN.
ASN yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku
yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka dapat
bekerja lebih efisien dan efektif.
Meningkatkan Kepercayaan Publik
ASN yang memiliki kompetensi yang relevan dan mampu
memberikan hasil yang baik dapat meningkatkan reputasi
pemerintah dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga
pemerintah.
6
7
Arah Pengembangan Kompetensi ASN Nasional
II. ROBUST &
INCLUSIVE ASN 2030
III. COMPETITIVE ASN 2045
Dokumen Visi
Indonesia 2045
Pencapaian
SDGs 2030
(Perpres
111/ 2022)
I. SMART ASN 2024
Grand Design RB 2010-2025 &
RPJMN 2020-2024 (termasuk RB Tematik)
VISI PEMBANGUNAN
INDONESIA EMAS 2045
INDONESIA YANG
BERDAULAT, MAJU, ADIL
DAN MAKMUR
• Integritas
• Nasionalisme
• Wawasan Global
• Hospitality
• Networking
• Teknologi Informasi
• Bahasa Asing
• Entrepreneurship
• Adaptif
• Produktif
• Fleksibel
• Empati
• Responsif
• Tech Savvy
• Eco-friendly
• Berdaya Saing
• High Risk Decision
Maker
• Antusias
• Mampu Bekerja di
Bawah Tekanan
Sumber: Dok. Bangkom ASN NasionaL, 2022.
• Adaptif
• Produktif
• Fleksibel
• Empati
• Responsif
• Tech savvy
• Eco-fiendly
• Berdaya saing
• High risk decision maker
• Antusias
• Mampu bekerja dibawah
tekanan
Profil ASN
Smart ASN 2024
• Integritas,
• Nasionalisme,
• Wawasan Global,
• IT, Bahasa Asing,
• Hospitality,
• Networking,
• Entrepreneurship
Robust & Inclusive
ASN 2030
Competitive ASN 2045
Strategi
Pengembanga
n Kompetensi
70%
Experiencial
Learning
• Apply learning
in real situation
• Try a new
approach to an old
problem
• Lead a team
• Delivering
teamwork
20%
Social
Learning
• Seeking
feedbacks
• Observin
g others
• Brainstor
ming
and discussion
• Mentoring
and coaching
10%
Formal
Learning
• Formal
education
• Training
• Developm
ent
program
me
• Seminars,
conferences
Sumber: Korea National Human Resource Institute, 2020; World Economic Forum, 2020; Lombardo & Eichinger, The Career Architect Development Planner, 1996
Sumber: Skills for a High Performing Civil Service, OECD (2017)
Kebutuhan Prioritas Pengembangan
Kompetensi
Komparasi Proyeksi Kompetensi di Negara Tergabung
OECD
Highligt Kompetensi Bagi Pegawai Pemerintah
Sumber: Skills for a High Performing Civil Service, OECD (2017)
TOP 10 SKILLS
(WORLD ECONOMIC FORUM
2023)
1. Analytical Thinking
2. Creative Thinking
3. Resilience, Flexibility and Agility
4. Motivation and Self-Awareness
5. Curiosity and Lifelong learning
6. Technological Literacy
7. Dependability and Attention to Detail
8. Leadership and Social Influence
9. Quality Control
Menurut hasil survey, 5 tantangan yang paling
banyak dihadapi adalah:
1. Inovasi
2. Tuntutan digitalisasi
3. Pengembangan SDM
4. Tuntutan pelaksanaan cara kerja yang lebih
efisien
5. Membangun kemampuan kolaborasi dan
mempengaruhi
TANTANGAN
ORGANISASI
(KINERJA)
JPT
Madya-Utama
JPT
Pratama
Administrator
Pengawas
Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021
Menurut hasil survey, 5 soft skills yang
masih menjadi hambatan adalah:
1. Berpikir terbuka (Inovatif)
2. Memiliki mindset berkembang
3. Memiliki etika dan integritas
4. Keinginan dan Kemampuan
kolaboratif
5. Berpikir sistemik
SIKAP PERILAKU
YANG PERLU
DIMILIKI
Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021
JPT
Madya-Utama
JPT
Pratama
Administrator
Pengawas
KEMAMPUA
N
YANG
PERLU
DIMILIKI
1. Penguasaan teknologi digital
2. Komunikasi efektif
3. Membangun Kolaborasi
4. Mengelola perubahan/ reformasi birokrasi
5. Memecahkan masalah kompleks
6. Melakukan transformasi digital
KEMAMPUAN/
KOMPETENSI
YANG
PERLU
DIMILIKI
Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021
JPT
Madya-Utama
JPT
Pratama
Administrator
Pengawas
Kompetensi terkait Nilai-nilai ASN
KOMPETENSI MASA DEPAN BAGI
ASN
ORIENTASI GLOBAL
1. Analytical Thinking
2. Creative Thinking
3. Resilience, Flexibility and Agility
4. Motivation and Self-Awareness
5. Curiosity and Lifelong learning
6. Technological Literacy
7. Dependability and Attention to
Detail
8. Leadership and Social Influence
9. Quality Control
NASIONAL CHALLENGES
1. Penguasaan teknologi digital
2. Komunikasi efektif
3. Membangun Kolaborasi
4. Kepemimpinan dan Kemampuan
Mempengaruhi
5. Mengelola perubahan
6. Memecahkan masalah kompleks
(berpikir sistemik)
7. Melakukan transformasi digital
8. Memiliki mindset berkembang (terbuka
inovatif)
9. Memiliki etika dan integritas
10.Orientasi Pelayanan Terbaik
1
3
2
Kepemimpina
n &
Manajerial
Sesuai Rumpun Teknis,
Fungsional
Rumpun
Pengembanga
n Kompetensi
ASN
Rumpun Pengembangan
Kompetensi ASN
Sosial
Kultural
Teknis,
Fungsional
Pelatihan
Kepemimpinan
 Pelatihan Kepemimpinan
Pengawas (PKP)
 Pelatihan Kepemimpinan
Administrator (PKA)
 Pelatihan Kepemimpinan
Nasional (PKN) Tingkat II
 Pelatihan Kepemimpinan
Nasional (PKN) Tingkat I
Pelatihan Soskul Jenjang I
Pelatihan Soskul Jenjang II
Pelatihan Soskul Jenjang III
Startup Budget 15
Strategi Pembelajaran
10% kegiatan pembelajaran
melalui pembelajaran formal
(formal learning) berupa
pendidikan berdasarkan
tugas belajar serta pelatihan
klasikal dan/atau pelatihan
nonklasikal.
20% kegiatan pembelajaran dari
orang lain dan lingkungan
(social learning) berupa
kegiatan pembelajaran dari
hubungan sosial dan umpan
balik.
70% kegiatan
pembelajaran dari
pengalaman (experiential
learning) berupa kegiatan
penugasan dan
pengalaman lapangan.
1
pembelajaran formal
adalah belajar melalui skenario pembelajaran
dan pola interaksi yang terstruktur
2
pembelajaran berbasis
lingkungan sosial
adalah belajar melalui orang lain
yang memiliki kompetensi yang
dibutuhkan dalam lingkungan kerja.
3
pembelajaran berbasis
pengalaman
adalah belajar melalui pengalaman dan
praktik yang berhubungan dengan
pelaksanaan tugas dan pekerjaan
Terima Kasih

Erna-Kompetensi-Masa Depan - JawaTimur.pptx

  • 1.
    Caca Syahroni Jakarta, 25 Januari 2024 KOMPETENSI ASNMASA DEPAN Oleh Erna Irawati (Kepala P3K Bangkom ASN) LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
  • 2.
    Isu Permasalahan dalam PengembanganKompetensi ASN Ekosistem birokrasi yang tidak mendukung Budaya belajar 01 02 03 05 06 07 Dampak Pengembangan kompetensi ASN belum optimal Sistem yang terfragmentasi dikelola masing masing instansi 04 Dukungan Sumber daya yang terbatas Akses belajar terbatas Pembelajarn belum terintegrasi dengan manajemen talenta Pengembangan kompetensi belum mendukung rencana pembangunan dan rencana strategis organisasi
  • 3.
    UU 20 Tahun 2023Pasal 49 Pengembangan Kompetensi 1.Setiap Pegawai ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi melalui pembelajaran secara terus menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi. 2. Pembelajaran dilaksanakan melalui sistem pembelajaran terintegrasi. 3. Pembelajaran terintegrasi merupakan pendekatan yang secara komprehensif menempatkan proses pembelajaran Pegawai ASN: a. terintegrasi dengan pekerjaan; b. sebagai bagian penting dan saling terkait dengan komponen Manajemen ASN; dan c. terhubung dengan Pegawai ASN lain lintas Instansi Pemerintah maupun dengan pihak terkait.
  • 4.
    Project Management Presentation Packwww.slidemodel. Pentingnya Mengidentifikasi Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masa Depan Lingkungan kerja terus mengalami perubahan, baik dalam hal teknologi, kebijakan, maupun dinamika sosial. ASN di masa depan membantu organisasi untuk menyesuaikan tuntutan baru dan memastikan kesiapan mereka menghadapi perubahan. Mengantisipasi Perubahan Lingkungan Kerja 1 Meningkatkan Pelayanan Publik ASN yang memiliki kompetensi yang sesuai dapat memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat 2 memili ki kinerj a kompetensi yang dibutuhkan membantu menjaga organisasi tetap optimal Mendukung Kinerja Organisasi ASN yang siap menghadapi tugas-tugas baru dan Mendukung Transformasi Digital ASN yang kompeten dalam implementasi teknologi dan inovasi dapat mempercepat penerapan solusi digital 3 4 berkelanjutan untuk ASN agar memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik. Mengembangkan Karir dan Kesejahteraan ASN Membantu dalam merancang program pengembangan karir yang 5 Meningkatkan Produktivitas Kompetensi yang relevan dapat meningkatkan produktivitas ASN. ASN yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka dapat bekerja lebih efisien dan efektif. Meningkatkan Kepercayaan Publik ASN yang memiliki kompetensi yang relevan dan mampu memberikan hasil yang baik dapat meningkatkan reputasi pemerintah dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah. 6 7
  • 5.
    Arah Pengembangan KompetensiASN Nasional II. ROBUST & INCLUSIVE ASN 2030 III. COMPETITIVE ASN 2045 Dokumen Visi Indonesia 2045 Pencapaian SDGs 2030 (Perpres 111/ 2022) I. SMART ASN 2024 Grand Design RB 2010-2025 & RPJMN 2020-2024 (termasuk RB Tematik) VISI PEMBANGUNAN INDONESIA EMAS 2045 INDONESIA YANG BERDAULAT, MAJU, ADIL DAN MAKMUR • Integritas • Nasionalisme • Wawasan Global • Hospitality • Networking • Teknologi Informasi • Bahasa Asing • Entrepreneurship • Adaptif • Produktif • Fleksibel • Empati • Responsif • Tech Savvy • Eco-friendly • Berdaya Saing • High Risk Decision Maker • Antusias • Mampu Bekerja di Bawah Tekanan Sumber: Dok. Bangkom ASN NasionaL, 2022.
  • 6.
    • Adaptif • Produktif •Fleksibel • Empati • Responsif • Tech savvy • Eco-fiendly • Berdaya saing • High risk decision maker • Antusias • Mampu bekerja dibawah tekanan Profil ASN Smart ASN 2024 • Integritas, • Nasionalisme, • Wawasan Global, • IT, Bahasa Asing, • Hospitality, • Networking, • Entrepreneurship Robust & Inclusive ASN 2030 Competitive ASN 2045 Strategi Pengembanga n Kompetensi 70% Experiencial Learning • Apply learning in real situation • Try a new approach to an old problem • Lead a team • Delivering teamwork 20% Social Learning • Seeking feedbacks • Observin g others • Brainstor ming and discussion • Mentoring and coaching 10% Formal Learning • Formal education • Training • Developm ent program me • Seminars, conferences Sumber: Korea National Human Resource Institute, 2020; World Economic Forum, 2020; Lombardo & Eichinger, The Career Architect Development Planner, 1996
  • 7.
    Sumber: Skills fora High Performing Civil Service, OECD (2017) Kebutuhan Prioritas Pengembangan Kompetensi Komparasi Proyeksi Kompetensi di Negara Tergabung OECD Highligt Kompetensi Bagi Pegawai Pemerintah
  • 8.
    Sumber: Skills fora High Performing Civil Service, OECD (2017) TOP 10 SKILLS (WORLD ECONOMIC FORUM 2023) 1. Analytical Thinking 2. Creative Thinking 3. Resilience, Flexibility and Agility 4. Motivation and Self-Awareness 5. Curiosity and Lifelong learning 6. Technological Literacy 7. Dependability and Attention to Detail 8. Leadership and Social Influence 9. Quality Control
  • 9.
    Menurut hasil survey,5 tantangan yang paling banyak dihadapi adalah: 1. Inovasi 2. Tuntutan digitalisasi 3. Pengembangan SDM 4. Tuntutan pelaksanaan cara kerja yang lebih efisien 5. Membangun kemampuan kolaborasi dan mempengaruhi TANTANGAN ORGANISASI (KINERJA) JPT Madya-Utama JPT Pratama Administrator Pengawas Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021
  • 10.
    Menurut hasil survey,5 soft skills yang masih menjadi hambatan adalah: 1. Berpikir terbuka (Inovatif) 2. Memiliki mindset berkembang 3. Memiliki etika dan integritas 4. Keinginan dan Kemampuan kolaboratif 5. Berpikir sistemik SIKAP PERILAKU YANG PERLU DIMILIKI Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021 JPT Madya-Utama JPT Pratama Administrator Pengawas
  • 11.
    KEMAMPUA N YANG PERLU DIMILIKI 1. Penguasaan teknologidigital 2. Komunikasi efektif 3. Membangun Kolaborasi 4. Mengelola perubahan/ reformasi birokrasi 5. Memecahkan masalah kompleks 6. Melakukan transformasi digital KEMAMPUAN/ KOMPETENSI YANG PERLU DIMILIKI Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021 JPT Madya-Utama JPT Pratama Administrator Pengawas
  • 12.
  • 13.
    KOMPETENSI MASA DEPANBAGI ASN ORIENTASI GLOBAL 1. Analytical Thinking 2. Creative Thinking 3. Resilience, Flexibility and Agility 4. Motivation and Self-Awareness 5. Curiosity and Lifelong learning 6. Technological Literacy 7. Dependability and Attention to Detail 8. Leadership and Social Influence 9. Quality Control NASIONAL CHALLENGES 1. Penguasaan teknologi digital 2. Komunikasi efektif 3. Membangun Kolaborasi 4. Kepemimpinan dan Kemampuan Mempengaruhi 5. Mengelola perubahan 6. Memecahkan masalah kompleks (berpikir sistemik) 7. Melakukan transformasi digital 8. Memiliki mindset berkembang (terbuka inovatif) 9. Memiliki etika dan integritas 10.Orientasi Pelayanan Terbaik
  • 14.
    1 3 2 Kepemimpina n & Manajerial Sesuai RumpunTeknis, Fungsional Rumpun Pengembanga n Kompetensi ASN Rumpun Pengembangan Kompetensi ASN Sosial Kultural Teknis, Fungsional Pelatihan Kepemimpinan  Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP)  Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA)  Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II  Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Pelatihan Soskul Jenjang I Pelatihan Soskul Jenjang II Pelatihan Soskul Jenjang III
  • 15.
    Startup Budget 15 StrategiPembelajaran 10% kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran formal (formal learning) berupa pendidikan berdasarkan tugas belajar serta pelatihan klasikal dan/atau pelatihan nonklasikal. 20% kegiatan pembelajaran dari orang lain dan lingkungan (social learning) berupa kegiatan pembelajaran dari hubungan sosial dan umpan balik. 70% kegiatan pembelajaran dari pengalaman (experiential learning) berupa kegiatan penugasan dan pengalaman lapangan. 1 pembelajaran formal adalah belajar melalui skenario pembelajaran dan pola interaksi yang terstruktur 2 pembelajaran berbasis lingkungan sosial adalah belajar melalui orang lain yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja. 3 pembelajaran berbasis pengalaman adalah belajar melalui pengalaman dan praktik yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas dan pekerjaan
  • 16.