Kelompok 9
Anggota : Ayu Kristiningrum
Nadia Irawati
Nuriyatul Millah
Kelas : DIV / Semester 4
Pertemuan 2
Diskusi kelompok sesuai kasus tentang:
1. Subsistem penyelenggaraan makanan. Apa yang akan terjadi bila salah satu subsistem
dalam sistem penyelenggaraan makanan tidak berjalan dengan baik. Berikan contoh
apabila salah satu subsistem tidak sesuai dengan kebutuhan, apa dampaknya terhadap
pencapaian tujuan organisasi?
Jawaban:
Jika salah satu subsistem dalam sistem penyelenggaraan makanan tidak berjalan
dengan baik maka akan mempengaruhi subsistem-subsistem lain yang tentunya akan
membuat kekacauan dalam penyelenggaraan makanan.
Contoh: Pada sistem penyelenggaraan makanan di Rumah Sakit maupun di tempat
lainyang terbagi menjadi perencanaan menu, pembelian bahan makanan,
penyimpanan bahan makanan, persiapan dan pengolahan bahan makanan serta
pendistribusian makanan apabila terjadi kelebihan dalam perhitungan bahan makanan,
maka dampak yang terjadi yaitu biaya yang dikeluarkan akan tidak sesuai dengan
anggaran dan akan ada sisa bahan makanan. Dalam subsistem lain, apabila terjadi
kesalahan dalam perencanaan menu maka akan menyebabkan salah perhitungan
bahan makanan sehingga salah dalam pemesanan bahan makanan dan bahan makanan
yang diterima akan kurang atau melebihi kebutuhan.
2. Kelebihan dan kekurangan dari ke empat sistem produksi makanan dapat dilihat dari
aspek penggunaan bahan makanannya. Berikan contoh penyelenggaraan makanan
yang menggunakan masing-masing sitem tersebut!
Jawaban:
a) Penyelenggaraan Makanan Konvensional (Convensional Food Service)
Yaitu semua dari bahan mentah dari pasar.
Kelebihan :
 Makanan lebih segar
 Bahan makanan masih terjaga mutunya
 Bahan makanan yang digunakan bervariasi sesuai keinginan
konsumeen/klien
 Jumlah dan jenis bahan makanan bias dipesan sesuai dengan keinginan
konsumen/klien
Kekurangan :
 Bahan makanan tidak tahan lama
 Pengolahan lebih lama karena pengolahan bahan makanan yang bervariasi
 Membutuhkan banyak tenaga kerja
 Biaya yang dibutuhkan lebih besar
 Membutuhkan alat yang banyak dan fasilitas/sarana yang lebih luas.
Contoh : catering untuk acara pernikahan, acara syukuran, warung tegal
(warteg)
b) Penyelenggaraan Makanan Terpusat (Comissary Food Service)
Yaitu produksi secara massal di dapur pusat dengan peralatan otomatis dan
peralatan canggih kemudian didistribusikan ke beberapa penyelenggaraan
makanan institusi dengan keadaan makanan panas, dingin atau beku.
Kelebihan :
 Pengolahan makanan lebih cepat (efisien)
 Bahan makanan yang akan dibuat lebih efisien, sehingga tidak ada bahan
makanan yang terbuang
 Kualitas dan rasa sama
 Bahan makanan yang digunakan biasanya berkualitas baik
 Bahan makanan yang dipakai disukai banyak orang
Kekurangan :
1. Bahan makanan tidak bervariasi
2. Menu yang disediakan terbatas
3. Porsi sudah pasti
4. Bahan makanan tidak segar
5. Bahan makanan yang digunakan mungkin menggunakan pengawet
6. Sistem distribusi harus teratur, jika tidak akan terjadi kekacauan.
Contoh : Mc Donald, KFC, AW
c) Penyelenggaraan Makanan Siap Pakai (Ready Prepared)
Yaitu makanan dimasak dan didinginkan atau dibekukan beberapa saat/hari
sebelum disajikan.
Kelebihan :
 Bahan makanan hanya cukup dipanaskan sehingga efektif dan efisien
 Tidak membutuhkan banyak tenaga kerja
 Dapat disajikan sesuai jadwal
 Tidak ada bahan makanan yang terbuang
 Bahan makanan tidak mudah basi
Kekurangan :
 Membutuhkan biaya tambahan untuk listrik tempat penyimpanan
 Makanan kurang segar
 Membutuhkan freezer dan pendingin besar
 Membutuhkan oven microwave untuk memanaskan
 Alat penyimpanan harus baik
 Menu terbatas
 Bahan makanan tidakk bervariasi
Contoh : Warung Pasta, Nugget
d) Penyelenggaraan Makanan Siap saji (Assembly Serve System)
Yaitu dibeli dalam bentuk makanan beku dari industri makanan, makanan
disimpan, dipanaskan dan siap disajikan.
Kelebihan :
 Dapat menyajikan makanan dengan cepat
 Bahan makanan sudah matang semua, sehingga cukup dicampur tidak
perlu diolah kembali
 Tidak butuh banyak tenaga kerja
 Bahan makanan biasanya disukai banyak orang
 Bahan makanan tidak mudah basi
 Tidak ada bahan makanan yang terbuang
Kekurangan :
 Membutuhkan freezer dan tempat penyimpanan dingin
 Jika bahan makanan kedaluarsa bisa rugi (biaya bertambah)
 Variasi menu kurang
 Bahan makanan tidak bervariasi
 Bahan makanan tidak segar
 Bahan makanan mengandung pengawet
Contoh : Burger

Kasus 2 mspmi

  • 1.
    Kelompok 9 Anggota :Ayu Kristiningrum Nadia Irawati Nuriyatul Millah Kelas : DIV / Semester 4 Pertemuan 2 Diskusi kelompok sesuai kasus tentang: 1. Subsistem penyelenggaraan makanan. Apa yang akan terjadi bila salah satu subsistem dalam sistem penyelenggaraan makanan tidak berjalan dengan baik. Berikan contoh apabila salah satu subsistem tidak sesuai dengan kebutuhan, apa dampaknya terhadap pencapaian tujuan organisasi? Jawaban: Jika salah satu subsistem dalam sistem penyelenggaraan makanan tidak berjalan dengan baik maka akan mempengaruhi subsistem-subsistem lain yang tentunya akan membuat kekacauan dalam penyelenggaraan makanan. Contoh: Pada sistem penyelenggaraan makanan di Rumah Sakit maupun di tempat lainyang terbagi menjadi perencanaan menu, pembelian bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, persiapan dan pengolahan bahan makanan serta pendistribusian makanan apabila terjadi kelebihan dalam perhitungan bahan makanan, maka dampak yang terjadi yaitu biaya yang dikeluarkan akan tidak sesuai dengan anggaran dan akan ada sisa bahan makanan. Dalam subsistem lain, apabila terjadi kesalahan dalam perencanaan menu maka akan menyebabkan salah perhitungan bahan makanan sehingga salah dalam pemesanan bahan makanan dan bahan makanan yang diterima akan kurang atau melebihi kebutuhan. 2. Kelebihan dan kekurangan dari ke empat sistem produksi makanan dapat dilihat dari aspek penggunaan bahan makanannya. Berikan contoh penyelenggaraan makanan yang menggunakan masing-masing sitem tersebut! Jawaban: a) Penyelenggaraan Makanan Konvensional (Convensional Food Service) Yaitu semua dari bahan mentah dari pasar. Kelebihan :  Makanan lebih segar  Bahan makanan masih terjaga mutunya
  • 2.
     Bahan makananyang digunakan bervariasi sesuai keinginan konsumeen/klien  Jumlah dan jenis bahan makanan bias dipesan sesuai dengan keinginan konsumen/klien Kekurangan :  Bahan makanan tidak tahan lama  Pengolahan lebih lama karena pengolahan bahan makanan yang bervariasi  Membutuhkan banyak tenaga kerja  Biaya yang dibutuhkan lebih besar  Membutuhkan alat yang banyak dan fasilitas/sarana yang lebih luas. Contoh : catering untuk acara pernikahan, acara syukuran, warung tegal (warteg) b) Penyelenggaraan Makanan Terpusat (Comissary Food Service) Yaitu produksi secara massal di dapur pusat dengan peralatan otomatis dan peralatan canggih kemudian didistribusikan ke beberapa penyelenggaraan makanan institusi dengan keadaan makanan panas, dingin atau beku. Kelebihan :  Pengolahan makanan lebih cepat (efisien)  Bahan makanan yang akan dibuat lebih efisien, sehingga tidak ada bahan makanan yang terbuang  Kualitas dan rasa sama  Bahan makanan yang digunakan biasanya berkualitas baik  Bahan makanan yang dipakai disukai banyak orang Kekurangan : 1. Bahan makanan tidak bervariasi 2. Menu yang disediakan terbatas 3. Porsi sudah pasti 4. Bahan makanan tidak segar 5. Bahan makanan yang digunakan mungkin menggunakan pengawet 6. Sistem distribusi harus teratur, jika tidak akan terjadi kekacauan. Contoh : Mc Donald, KFC, AW
  • 3.
    c) Penyelenggaraan MakananSiap Pakai (Ready Prepared) Yaitu makanan dimasak dan didinginkan atau dibekukan beberapa saat/hari sebelum disajikan. Kelebihan :  Bahan makanan hanya cukup dipanaskan sehingga efektif dan efisien  Tidak membutuhkan banyak tenaga kerja  Dapat disajikan sesuai jadwal  Tidak ada bahan makanan yang terbuang  Bahan makanan tidak mudah basi Kekurangan :  Membutuhkan biaya tambahan untuk listrik tempat penyimpanan  Makanan kurang segar  Membutuhkan freezer dan pendingin besar  Membutuhkan oven microwave untuk memanaskan  Alat penyimpanan harus baik  Menu terbatas  Bahan makanan tidakk bervariasi Contoh : Warung Pasta, Nugget d) Penyelenggaraan Makanan Siap saji (Assembly Serve System) Yaitu dibeli dalam bentuk makanan beku dari industri makanan, makanan disimpan, dipanaskan dan siap disajikan. Kelebihan :  Dapat menyajikan makanan dengan cepat  Bahan makanan sudah matang semua, sehingga cukup dicampur tidak perlu diolah kembali  Tidak butuh banyak tenaga kerja  Bahan makanan biasanya disukai banyak orang  Bahan makanan tidak mudah basi  Tidak ada bahan makanan yang terbuang
  • 4.
    Kekurangan :  Membutuhkanfreezer dan tempat penyimpanan dingin  Jika bahan makanan kedaluarsa bisa rugi (biaya bertambah)  Variasi menu kurang  Bahan makanan tidak bervariasi  Bahan makanan tidak segar  Bahan makanan mengandung pengawet Contoh : Burger