CURRICULUM VITAE
NAMA : TRI WAHYONO
TEMPAT / TGL LAHIR : PURBALINGGA, 13 JULI 1978
ALAMAT : PENGADEGAN RT 01 RW 16, PURBALINGGA
PENDIDIKAN UMUM : SD N ( 1985 )
SMP N ( 1991 )
SPM N (1994 )
S1 ( Dalam Proses )
PENDIDIKAN KEPELAUTAN : MPI ( 1999 )
ANT IV ( 2002 )
ANT III ( 2009 )
ANT II ( Dalam Proses )
PENGALAMAN BERLAYAR : PERUSAHAAN SWASTA NASIONAL 5 TAHUN
PERUSAHAAN LUAR NEGERI 8 TAHUN
INVENTORY
( MANAJEMEN PERSEDIAAN )
STMT TRISAKTI OLEH: TRI WAHYONO
bahan yang disimpan untuk tujuan
tertentu, diantaranya untuk tujuan memenuhi
kebutuhan proses produksi atau mungkin untuk
dijual lagi “
Bentuk inventori cukup beragam, seperti persediaan bahan
baku, alat-alat kantor, barang jadi, atau mungkin barang yang
sedang dalam proses.
Sedangkan manajemen >>> sistem pengelolaan sehingga sesuatu
tersebut bisa benar-benar efektif
Manajemen inventori itu sendiri merupakan asset yang sangat
berharga bagi setiap perushaaan dan tidak akan bisa lepas dari
berbagai perencanaan dan pengendalian persediaan, hingga
akhirnya bisa memberikan keuntungan untuk perusahaan
Peranan dari manajemen inventori “
untuk menemukan tahap yang
seimbang antara biaya perusahaan dan
biaya yang dibutuhkan untuk
pengadaan, penyimpanan, sehingga
tercapai tingkat inventori optimal dan
biaya seminimal mungkin”
Tujuan manajemen inventori :
1. mengantisipasi resiko keterlambatan datangnya
barang
2. mengantisipasi pesanan bahan tidak sesuai dengan
apa yangdiperlukan
3. menyediakan bahan-bahan sebagai bentuk antisipasi
4.Sebagai tahapan untuk menjamin lancarnya proses
produksi
5. memanfaatkan penggunaan mesin secara optimal
Alasan Diadakannya Persediaan
Menurut Ahyari (2003:150), adalah:
1.untuk kelangsungan pelaksanaan proses
produksi perusahaan
2.untuk menghindari kurangnya bahan baku
Kerugian dari Ketidakpastian Pengadaan
Persediaan Bahan Baku akan mengganggu
kelancaran proses produksi perusahaan.
Hal itu di pengaruhi oleh dua faktor yaitu
factor dari dalam perusahaan dan faktor
dari luar perusahaan
Fungsi-Fungsi Persediaan
Fungsi-fungsi persediaan penting artinya dalam
upaya meningkatkan operasi perusahaan, baik
yang berupa operasi internal maupun operasi
eksternal sehingga perusahaan seolah-olah dalam
posisi bebas.
Berdasarkan fungsinya, persediaan di
kelompokan menjadi tiga yaitu:
1. Fungsi Decoupling
. 2. Fungsi Economic Lot Sizing
3. Fungsi Antisipasi
Fungsi Economic lot sizing
yaitu persediaan yang diadakan dalam jumlah
yang lebih besar dari jumlah yang dibutuhkan
pada sat itu. Tujuan : memperoleh potongan
harga (quantity discout) karena pembelian dalam
jumlah yang besar, dan memperoleh biaya
pengang-kutan per unit yang rendah.
Fungsi Decoupling
yaitu merupakan persediaan yang diadakan untuk
menghadapi permintaan yang tidak bisa
diramalkan sebelumnya, serta untuk mengatasi
berbagai kondisi tidak terduga seperti : terjadi
kesalahan dalam peramalan penjualan, kesalahan
waktu produksi, kesalahan pengiriman.
Fungsi Antisipasi
yaitu persediaan yang diadakan untuk
menghadapi fluktuasi permintaan yang dapat
diramalkan seperti mengantisipasi pengaruh
musim, dimana pada saat permintaan tinggi
perusahaan tidak mampu menghasilkan
sebanyak jumlah yang dibutuhkan
Berdasarkan bentuk fisiknya, persediaan
dikelompokkan menjadi 5,yaitu:
1. Bahan baku (raw material)
2. Komponen rakitan (parts/components)
3. Bahan pembantu (supplies)
4. Barang dalam proses (work in process)
5. Barang jadi (finished goods)
Tiga bentuk utama dari persediaan
perusahaan yaitu :
Persediaan bahan mentah, persediaan
barang dalam proses dan persediaan
barang jadi
Fungsi Persediaan .
1. Menghilangkan/mengurangi risiko keterlambatan pengiriman
bahan
2. Menyesuaikan dengan jadwal produksi
3. Menghilangkan/mengurangi resiko kenaikan harga
4. Menjaga persediaan bahan yang dihasilkan secara musiman
5. Mengantisipasi permintaan yang dapat diramalkan.
6. Mendapatkan keuntungan dari quantity discount
7. Komitmen terhadap pelanggan
Sistem Pengendalian Persediaan seperti :
1.Sistem ABC (diperkenalkan oleh HF. Dickie tahun 1950 an)
2.Sistem Terkomputerisasi
3.Sistem Tepat Waktu / Just-In-Time
Pengelompokan Biaya Inventori:
1. Biaya Penyimpanan (holding cost/carrying
costs)
2. Biaya Pemesanan (order costs)
3. Biaya Persiapan (setup costs)
4. Biaya Kehabisan/kekurangan Bahan (shortage
costs)
 Economic Order Quantity (EOQ) atau Economic Lot
Size (ELS)
 merupakan suatu metode manajemen persediaan
paling terkenal dan paling tua. Diperkenalkan oleh FW.
Harris sejak tahun 1914. Model ini dapat dipergunakan
baik untuk persediaan yang dibeli maupun yang dibuat
sendiri, dan banyak digunakan sampai saat ini karena
penggunaannya relatif mudah
CUKUP SEKIAN
TERIMA KASIH

Inventory presentasi

  • 1.
    CURRICULUM VITAE NAMA :TRI WAHYONO TEMPAT / TGL LAHIR : PURBALINGGA, 13 JULI 1978 ALAMAT : PENGADEGAN RT 01 RW 16, PURBALINGGA PENDIDIKAN UMUM : SD N ( 1985 ) SMP N ( 1991 ) SPM N (1994 ) S1 ( Dalam Proses ) PENDIDIKAN KEPELAUTAN : MPI ( 1999 ) ANT IV ( 2002 ) ANT III ( 2009 ) ANT II ( Dalam Proses ) PENGALAMAN BERLAYAR : PERUSAHAAN SWASTA NASIONAL 5 TAHUN PERUSAHAAN LUAR NEGERI 8 TAHUN
  • 2.
    INVENTORY ( MANAJEMEN PERSEDIAAN) STMT TRISAKTI OLEH: TRI WAHYONO
  • 3.
    bahan yang disimpanuntuk tujuan tertentu, diantaranya untuk tujuan memenuhi kebutuhan proses produksi atau mungkin untuk dijual lagi “ Bentuk inventori cukup beragam, seperti persediaan bahan baku, alat-alat kantor, barang jadi, atau mungkin barang yang sedang dalam proses. Sedangkan manajemen >>> sistem pengelolaan sehingga sesuatu tersebut bisa benar-benar efektif Manajemen inventori itu sendiri merupakan asset yang sangat berharga bagi setiap perushaaan dan tidak akan bisa lepas dari berbagai perencanaan dan pengendalian persediaan, hingga akhirnya bisa memberikan keuntungan untuk perusahaan
  • 4.
    Peranan dari manajemeninventori “ untuk menemukan tahap yang seimbang antara biaya perusahaan dan biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan, penyimpanan, sehingga tercapai tingkat inventori optimal dan biaya seminimal mungkin”
  • 5.
    Tujuan manajemen inventori: 1. mengantisipasi resiko keterlambatan datangnya barang 2. mengantisipasi pesanan bahan tidak sesuai dengan apa yangdiperlukan 3. menyediakan bahan-bahan sebagai bentuk antisipasi 4.Sebagai tahapan untuk menjamin lancarnya proses produksi 5. memanfaatkan penggunaan mesin secara optimal
  • 6.
    Alasan Diadakannya Persediaan MenurutAhyari (2003:150), adalah: 1.untuk kelangsungan pelaksanaan proses produksi perusahaan 2.untuk menghindari kurangnya bahan baku
  • 7.
    Kerugian dari KetidakpastianPengadaan Persediaan Bahan Baku akan mengganggu kelancaran proses produksi perusahaan. Hal itu di pengaruhi oleh dua faktor yaitu factor dari dalam perusahaan dan faktor dari luar perusahaan
  • 8.
    Fungsi-Fungsi Persediaan Fungsi-fungsi persediaanpenting artinya dalam upaya meningkatkan operasi perusahaan, baik yang berupa operasi internal maupun operasi eksternal sehingga perusahaan seolah-olah dalam posisi bebas. Berdasarkan fungsinya, persediaan di kelompokan menjadi tiga yaitu: 1. Fungsi Decoupling . 2. Fungsi Economic Lot Sizing 3. Fungsi Antisipasi
  • 9.
    Fungsi Economic lotsizing yaitu persediaan yang diadakan dalam jumlah yang lebih besar dari jumlah yang dibutuhkan pada sat itu. Tujuan : memperoleh potongan harga (quantity discout) karena pembelian dalam jumlah yang besar, dan memperoleh biaya pengang-kutan per unit yang rendah.
  • 10.
    Fungsi Decoupling yaitu merupakanpersediaan yang diadakan untuk menghadapi permintaan yang tidak bisa diramalkan sebelumnya, serta untuk mengatasi berbagai kondisi tidak terduga seperti : terjadi kesalahan dalam peramalan penjualan, kesalahan waktu produksi, kesalahan pengiriman.
  • 11.
    Fungsi Antisipasi yaitu persediaanyang diadakan untuk menghadapi fluktuasi permintaan yang dapat diramalkan seperti mengantisipasi pengaruh musim, dimana pada saat permintaan tinggi perusahaan tidak mampu menghasilkan sebanyak jumlah yang dibutuhkan
  • 12.
    Berdasarkan bentuk fisiknya,persediaan dikelompokkan menjadi 5,yaitu: 1. Bahan baku (raw material) 2. Komponen rakitan (parts/components) 3. Bahan pembantu (supplies) 4. Barang dalam proses (work in process) 5. Barang jadi (finished goods)
  • 13.
    Tiga bentuk utamadari persediaan perusahaan yaitu : Persediaan bahan mentah, persediaan barang dalam proses dan persediaan barang jadi
  • 14.
    Fungsi Persediaan . 1.Menghilangkan/mengurangi risiko keterlambatan pengiriman bahan 2. Menyesuaikan dengan jadwal produksi 3. Menghilangkan/mengurangi resiko kenaikan harga 4. Menjaga persediaan bahan yang dihasilkan secara musiman 5. Mengantisipasi permintaan yang dapat diramalkan. 6. Mendapatkan keuntungan dari quantity discount 7. Komitmen terhadap pelanggan
  • 15.
    Sistem Pengendalian Persediaanseperti : 1.Sistem ABC (diperkenalkan oleh HF. Dickie tahun 1950 an) 2.Sistem Terkomputerisasi 3.Sistem Tepat Waktu / Just-In-Time
  • 16.
    Pengelompokan Biaya Inventori: 1.Biaya Penyimpanan (holding cost/carrying costs) 2. Biaya Pemesanan (order costs) 3. Biaya Persiapan (setup costs) 4. Biaya Kehabisan/kekurangan Bahan (shortage costs)
  • 17.
     Economic OrderQuantity (EOQ) atau Economic Lot Size (ELS)  merupakan suatu metode manajemen persediaan paling terkenal dan paling tua. Diperkenalkan oleh FW. Harris sejak tahun 1914. Model ini dapat dipergunakan baik untuk persediaan yang dibeli maupun yang dibuat sendiri, dan banyak digunakan sampai saat ini karena penggunaannya relatif mudah
  • 18.