Sesions#11Interpolasi PolinomialBambangHeruIswantoDr.rer.natM.SiJurusanFisikaFakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam
Outline	Interpolasi LinierInterpolasi LagrangeInterpolasi Polinomil dari data pengukuran
Interpolasi LinierBentuk paling sederhana dari interpolasi adalah menghubungkan dua buah titik data dengan garis lurus
Diketahui nilai suatu fungsi di titik x0 dan x1, yaitu f (x0) dan f (x1). Dengan metode interpolasi linier akan dicari nilai fungsi di titik x, yaitu f1(x). Indeks 1 pada f1(x) menunjukkan bahwa interpolasi dilakukan dengan interpolasi polinomial order satu.
Dari dua segitiga sebangun ABC dan ADE seperti tampak dalam Gambar, terdapat hubungan berikut:
Interpolasi LagrangeInterpolasi polinomial Lagrange hampir sama dengan polinomial Newton, tetapi tidak menggunakan bentuk pembagian beda hingga. Interpolasi polinomial Lagrange dapat diturunkan dari persamaan Newton.f1(x) = f (x0) + (x – x0) f [x1, x0]
Pembagian beda hingga yang ada dalam persamaan diatas mempunyai bentuk:
Substitusi persamaan interpolasi polinomial Lagrange order satu
interpolasi order dua Bentuk umum interpolasi polinomial Lagrange order n adalah
>>> [evaluate untitled-2.py]x Rational Neville0.10  -1.53420  -1.534200.15  -1.27164  -1.278710.20  -1.08110  -1.081100.25  -0.93119  -0.925350.30  -0.80687  -0.799200.35  -0.70003  -0.693560.40  -0.60587  -0.601910.45  -0.52136  -0.519830.50  -0.44450  -0.444500.55  -0.37388  -0.37432
TERIMA KASIH20/01/2011©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |12

Komputasi Fisika 09 (Interpolasi Polinomial)