Identifikasi
  nyamuk
    ARINI
  0911C1009
Klasifikasi


• KINGDOM :      • KINGDOM :       • KERAJAAN :
  ANIMALIA         ANIMALIA          ANIMALIA
• FILUM :        • PHYLUM :        • FILUM :
                   ARTHROPODA
  ARTHROPODA                         ARTHROPODA
• KELAS :        • CLASS :
                   INSECTA,        • KELAS : INSEKTA
  INSECTA
                 • ORDO :          • ORDO : DIPTERA
• ORDO :           DIPTERA,
  DIPTERA                          • FAMILI :
                 • FAMILY :          CULICIDAE
• FAMILI :         CULICIDAE
  CULICIDAE      • TRIBUS :        • TRIBUS :
• TRIBUS :         CULICINI          CULICINI
  ANOPHELINI     • GENUS : CULEX   • GENUS : AEDES
• GENUS :
 ANOPHELES
Morfologi Telur
 Anopheles                Culex                   Aedes

 Berbentuk perahu
                       Lonjong seperti
dengan pelampung di                          Lonjong seperti telur
                       peluru senapan
   kedua sisinya

                        Beroperkulum
  Satu per satu di                            Diletakan satu per
                      seperti rakit saling
  permukaan air                                 satu di atas air
                           melekat
Morfologi Larva
  Anopheles                      Culex                    Aedes

    Rambut palma
                           Tidak memiliki rambut     Tidak memiliki rambut
    (rambut kipas)
                                   palma                    palma
  di segmen abdomen

                           Rambut sipon lebih dari    Rambut sipon satu
Stigmal plate / spirakel
                           satu kelompok, panjang    kelompok, pendek dan
Untuk alat pernapasan
                             langsing untuk alat       gemuk untuk alat
pada posterior abdomen
                                 pernafasan               pernafasan

     Tegral plate           Comb scale beberapa
                                                     Comb scale satu baris
 pada dorsal abdomen                baris

                               Posisi istirahat         Posisi istirahat
Posisi istirahat sejajar
                             membentuk sudut           membentuk sudut
dengan permukaan air
                           dengan permukaan air      dengan permukaan air
Larva anopheles
Larva Culex
Larva aedes
Morfologi Pupa
  Anopheles                      Culex                      Aedes

Air tube, seperti corong                              Air tube, seperti tabung
dengan ujung melebar       Air tube, seperti tabung       dengan lubang
   seperti terompet                                         memanjang

                             Pasa paddle tidak          Pasa paddle tidak
 Pasa paddle berduri
                                   berduri                    berduri
Morfologi
  Nyamuk Dewasa Anopheles
                                           Anopheles
Anopheles Betina
                                            Jantan
KEPALA, antena berambut pendek dan    KEPALA, antena berambut lebat dan
    berkelompok (TIPE PILOSE)              pajang (TIPE PLUMOSE)

   PROBOSCIS dan PALPUS sama            PROBOSCIS dan PALPUS sama
panjang, TIDAK MENGALAMI pelebaran    panjang, MENGALAMI pelebaran di
 seperti sendok di bagian palpusnya           bagian palpusnya

            KUKU, lurus                         KUKU, lurus

   CERCI, pendek dengan jumlah
                                            Tidak memiliki CERCI
        spermatecha 1 buah
Morfologi
  Nyamuk Dewasa Culex
   Culex betina                   Culex jantan
 KEPALA, antena berambut      KEPALA, antena berambut lebat
  pendek dan berkelompok               dan panjang

 Palpus LEBIH PENDEK dari      Palpus LEBIH PANJANG dari
         proboscis                      proboscis

KUKU, bengkok tidak bertaju    KUKU, bengkok tidak bertaju

CERCI, pendek dengan jumlah
                                   Tidak memiliki cerci
    spermatecha 3 buah
Morfologi
  Nyamuk Dewasa Aedes
     Aedes Betina                   Aedes Jantan
 KEPALA, antena berambut         KEPALA, antena berambut
 pendek dan berkelompok             panjang dan lebat
                               Palpus SAMA PANJANG dengan
 Palpus LEBIH PENDEK dari
                                 proboscis, tetapi TIDAK ada
         proboscis
                                         pelebaran
   KUKU, bengkok bertaju          KUKU, bengkok bertaju
CERCI, panjang dengan jumlah
                                    Tidak memiliki cerci
    spermatecha 3 buah
Nyamuk anopheles dewasa




Anopheles jantan   Anopheles betina
Nyamuk dewasa aedes




Aedes jantan   Aedes betina
Patogenitas
• Ketika nyamuk menghisap darah manusia,
  mereka akan mengeluarkan air liur
  mengandung bahan yang dapat merangsang
  dilatasi kapiler atau memperlambat
  pembekuan
Perilaku
• Nyamuk jantan menghisap sari buah-buahan dan tumbuhan

• Nyamuk betina menghisap darah untuk proses pembentukan telur
 yang memerlukan protein

• Berdasarkan hospesnya, nyamuk betina dibedakan menjadi :
   Zoofilik
   Antrofilik
   Antrozofilik
• Berdasarkan tempat tinggalnya, nyamuk dibedakan menjadi :
   Endofilik
   Eksofilik
Perilaku
• Berdasarkan waktu penghisapannya nyamuk dibedakan
  menjadi :
   Night-biters
   Day-biters
• Berdasarkan tempat penghisapan, nyamuk dibedakan menjadi :
   Endofagik
   Eksofagik
•Pada prinsipnya, nyamuk menyukai warna
 gelap cahaya terang, sesuatu yang merangsang
 bau, misalnya dari CO2 asam amino serta suhu
 hangat yang lembab
Perilaku Nyamuk
          Genus Anopheles
• Dipengaruhi oleh :
   Cuaca
   Kelembaban udara
   Suhu
• Anopheles termasuk nyamuk night-biters, yang bersifat
  antropozoofilik
• Jarak terbang bisa mencapai 30 km jika terjadi angin besar
• Umur nyamuk ini dapat hidup di dalam lab sekitar3-5
  minggu, tetapi jika di alam bebasblum dapat diketahui
• Sifat dari nyamuk genus Culicini bervariasi, misalnya
  Culex bersifat night-biters, Aedes bersifat day-biters
  sedangkan Mansonia bersifat day-night-biters

• Jarak terbang nyamuk genus ini lebih pendek
  dibandingkan dengan nyamuk genus Anophelini

• Umur nyamuk genus ini sama dengan genus
  Anophelini, yaitu berkisar 2 minggu

                   Perilaku Nyamuk
                     Genus Culicini
Habitat Nyamuk Anopelini

• Spesies Anopheles secara garis besar dapat dibedakan
  menjadi 3 kawasan, yaitu :

   Kawasan pantai  An. sundaicus dan An. subpictus

   Kawasan pedalaman  An. aconitus, An. barbirostris,
     An. sinensis

   Kawasan kaki gunung An. balabacencis, An. maculatus
Habitat Nyamuk Culicini

• Genus Aedes, tersebar secara kosmopolit

• Genus Culex, tersebar di daerah panas. Larva
 Culex dapat ditemukan di daerah dengan
 sanitasi yang buruk
Peran Negatif Nyamuk
   Bagi Kesehatan
Vektor Penyakit Malaria
• Hal-hal yang dapat mengefektifkan vektor untuk
 menularkan malaria, antara lain :

 Kepadatan vektor dekat dengan pemukiman manusia

 Sifat vektor yang lebih menyukai darah manusia

 Frekuensi menghisap darah

 Lamanya umur nyamuk harus cukup untuk terjadinya
  proses sporogoni parasit sampai dibentuk stadium infektif
Vektor Penyakit Malaria
• Pemberantasan malaria dapat dilakukan dengan
 berbagai cara, diantaranya yaitu :

 Pengobatan penderita malaria

 Mencegah terjadinya gigitan nyamuk vektor

 Mengadakan penyuluhan kepada masyarakat
  tentang pentingnya sanitasi lingkungan
Vektor Penyakit Malaria
• Europeun molecular biology laboratory (EMBL) telah
 berhasil mengidentifikasi 4 protein yang mempengaruhi
 kemampuan parasit malaria untuk bertahan hidup dalam
 tubuh nyamuk, yaitu :
 TEP1 & LR1M1  Protein pembunuh parasit malaria yang
  terdapat dalam saluran pencernaan nyamuk
 CTL4 & CTLMA2  Protein pelindung parasit malaria
  yang berkembang di usus nyamuk
Vektor Penyakit
         Filariasis Limfatik
• Contoh nyamuk anopheles yang berpera dalam sebagai vektor
  filariasis, yaitu :
  An.bancrofti, An.fatanti, An.punctulatus dan An.subpictus,
   An.barbirostris
• Perilaku vektor filariasis yang menentukan penyebaran penyakit
  ini, diantaranya :
  Sifat antropofilik dan zoofilik meningkat
  Umur nyamuk cukup panjang
  Populasi dominan
  Tidak memiliki cybarial armatur
  Menggunakan tempat perindukan yang mengandung air
Peran
                       Nyamuk Aedes
• Selain merupakan vektor penyakit virus, yaitu DHF,
  Chikungunya, demam kuning, Aedes juga merupakan
  vektor penyakit filariasis bancrofti di perkotaan/pedesaan

• Aedes memiliki sifat yang menguntungkannya untuk dapat
  menjadi vektor penyakit , misalnya antropofilik, day-biters,
  umur yang cukup panjang dan daya terbangnya mencapai 40
  m sampai 2 km
Peran nyamuk Culex
• Merupakan vektor utama penyebab penyakit
  filariasis di daerah tropis dan subtropis

• Juga merupaan vektor penyakit Japanese
  B.encephalitis

IDENTIFIKASI NYAMUK

  • 1.
    Identifikasi nyamuk ARINI 0911C1009
  • 2.
    Klasifikasi • KINGDOM : • KINGDOM : • KERAJAAN : ANIMALIA ANIMALIA ANIMALIA • FILUM : • PHYLUM : • FILUM : ARTHROPODA ARTHROPODA ARTHROPODA • KELAS : • CLASS : INSECTA, • KELAS : INSEKTA INSECTA • ORDO : • ORDO : DIPTERA • ORDO : DIPTERA, DIPTERA • FAMILI : • FAMILY : CULICIDAE • FAMILI : CULICIDAE CULICIDAE • TRIBUS : • TRIBUS : • TRIBUS : CULICINI CULICINI ANOPHELINI • GENUS : CULEX • GENUS : AEDES • GENUS : ANOPHELES
  • 3.
    Morfologi Telur Anopheles Culex Aedes Berbentuk perahu Lonjong seperti dengan pelampung di Lonjong seperti telur peluru senapan kedua sisinya Beroperkulum Satu per satu di Diletakan satu per seperti rakit saling permukaan air satu di atas air melekat
  • 4.
    Morfologi Larva Anopheles Culex Aedes Rambut palma Tidak memiliki rambut Tidak memiliki rambut (rambut kipas) palma palma di segmen abdomen Rambut sipon lebih dari Rambut sipon satu Stigmal plate / spirakel satu kelompok, panjang kelompok, pendek dan Untuk alat pernapasan langsing untuk alat gemuk untuk alat pada posterior abdomen pernafasan pernafasan Tegral plate Comb scale beberapa Comb scale satu baris pada dorsal abdomen baris Posisi istirahat Posisi istirahat Posisi istirahat sejajar membentuk sudut membentuk sudut dengan permukaan air dengan permukaan air dengan permukaan air
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Morfologi Pupa Anopheles Culex Aedes Air tube, seperti corong Air tube, seperti tabung dengan ujung melebar Air tube, seperti tabung dengan lubang seperti terompet memanjang Pasa paddle tidak Pasa paddle tidak Pasa paddle berduri berduri berduri
  • 9.
    Morfologi NyamukDewasa Anopheles Anopheles Anopheles Betina Jantan KEPALA, antena berambut pendek dan KEPALA, antena berambut lebat dan berkelompok (TIPE PILOSE) pajang (TIPE PLUMOSE) PROBOSCIS dan PALPUS sama PROBOSCIS dan PALPUS sama panjang, TIDAK MENGALAMI pelebaran panjang, MENGALAMI pelebaran di seperti sendok di bagian palpusnya bagian palpusnya KUKU, lurus KUKU, lurus CERCI, pendek dengan jumlah Tidak memiliki CERCI spermatecha 1 buah
  • 10.
    Morfologi NyamukDewasa Culex Culex betina Culex jantan KEPALA, antena berambut KEPALA, antena berambut lebat pendek dan berkelompok dan panjang Palpus LEBIH PENDEK dari Palpus LEBIH PANJANG dari proboscis proboscis KUKU, bengkok tidak bertaju KUKU, bengkok tidak bertaju CERCI, pendek dengan jumlah Tidak memiliki cerci spermatecha 3 buah
  • 11.
    Morfologi NyamukDewasa Aedes Aedes Betina Aedes Jantan KEPALA, antena berambut KEPALA, antena berambut pendek dan berkelompok panjang dan lebat Palpus SAMA PANJANG dengan Palpus LEBIH PENDEK dari proboscis, tetapi TIDAK ada proboscis pelebaran KUKU, bengkok bertaju KUKU, bengkok bertaju CERCI, panjang dengan jumlah Tidak memiliki cerci spermatecha 3 buah
  • 12.
    Nyamuk anopheles dewasa Anophelesjantan Anopheles betina
  • 13.
    Nyamuk dewasa aedes Aedesjantan Aedes betina
  • 16.
    Patogenitas • Ketika nyamukmenghisap darah manusia, mereka akan mengeluarkan air liur mengandung bahan yang dapat merangsang dilatasi kapiler atau memperlambat pembekuan
  • 18.
    Perilaku • Nyamuk jantanmenghisap sari buah-buahan dan tumbuhan • Nyamuk betina menghisap darah untuk proses pembentukan telur yang memerlukan protein • Berdasarkan hospesnya, nyamuk betina dibedakan menjadi :  Zoofilik  Antrofilik  Antrozofilik • Berdasarkan tempat tinggalnya, nyamuk dibedakan menjadi :  Endofilik  Eksofilik
  • 19.
    Perilaku • Berdasarkan waktupenghisapannya nyamuk dibedakan menjadi :  Night-biters  Day-biters • Berdasarkan tempat penghisapan, nyamuk dibedakan menjadi :  Endofagik  Eksofagik •Pada prinsipnya, nyamuk menyukai warna gelap cahaya terang, sesuatu yang merangsang bau, misalnya dari CO2 asam amino serta suhu hangat yang lembab
  • 20.
    Perilaku Nyamuk Genus Anopheles • Dipengaruhi oleh :  Cuaca  Kelembaban udara  Suhu • Anopheles termasuk nyamuk night-biters, yang bersifat antropozoofilik • Jarak terbang bisa mencapai 30 km jika terjadi angin besar • Umur nyamuk ini dapat hidup di dalam lab sekitar3-5 minggu, tetapi jika di alam bebasblum dapat diketahui
  • 21.
    • Sifat darinyamuk genus Culicini bervariasi, misalnya Culex bersifat night-biters, Aedes bersifat day-biters sedangkan Mansonia bersifat day-night-biters • Jarak terbang nyamuk genus ini lebih pendek dibandingkan dengan nyamuk genus Anophelini • Umur nyamuk genus ini sama dengan genus Anophelini, yaitu berkisar 2 minggu Perilaku Nyamuk Genus Culicini
  • 22.
    Habitat Nyamuk Anopelini •Spesies Anopheles secara garis besar dapat dibedakan menjadi 3 kawasan, yaitu :  Kawasan pantai  An. sundaicus dan An. subpictus  Kawasan pedalaman  An. aconitus, An. barbirostris, An. sinensis  Kawasan kaki gunung An. balabacencis, An. maculatus
  • 23.
    Habitat Nyamuk Culicini •Genus Aedes, tersebar secara kosmopolit • Genus Culex, tersebar di daerah panas. Larva Culex dapat ditemukan di daerah dengan sanitasi yang buruk
  • 24.
    Peran Negatif Nyamuk Bagi Kesehatan
  • 25.
    Vektor Penyakit Malaria •Hal-hal yang dapat mengefektifkan vektor untuk menularkan malaria, antara lain : Kepadatan vektor dekat dengan pemukiman manusia Sifat vektor yang lebih menyukai darah manusia Frekuensi menghisap darah Lamanya umur nyamuk harus cukup untuk terjadinya proses sporogoni parasit sampai dibentuk stadium infektif
  • 26.
    Vektor Penyakit Malaria •Pemberantasan malaria dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya yaitu : Pengobatan penderita malaria Mencegah terjadinya gigitan nyamuk vektor Mengadakan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya sanitasi lingkungan
  • 27.
    Vektor Penyakit Malaria •Europeun molecular biology laboratory (EMBL) telah berhasil mengidentifikasi 4 protein yang mempengaruhi kemampuan parasit malaria untuk bertahan hidup dalam tubuh nyamuk, yaitu : TEP1 & LR1M1  Protein pembunuh parasit malaria yang terdapat dalam saluran pencernaan nyamuk CTL4 & CTLMA2  Protein pelindung parasit malaria yang berkembang di usus nyamuk
  • 28.
    Vektor Penyakit Filariasis Limfatik • Contoh nyamuk anopheles yang berpera dalam sebagai vektor filariasis, yaitu : An.bancrofti, An.fatanti, An.punctulatus dan An.subpictus, An.barbirostris • Perilaku vektor filariasis yang menentukan penyebaran penyakit ini, diantaranya : Sifat antropofilik dan zoofilik meningkat Umur nyamuk cukup panjang Populasi dominan Tidak memiliki cybarial armatur Menggunakan tempat perindukan yang mengandung air
  • 29.
    Peran Nyamuk Aedes • Selain merupakan vektor penyakit virus, yaitu DHF, Chikungunya, demam kuning, Aedes juga merupakan vektor penyakit filariasis bancrofti di perkotaan/pedesaan • Aedes memiliki sifat yang menguntungkannya untuk dapat menjadi vektor penyakit , misalnya antropofilik, day-biters, umur yang cukup panjang dan daya terbangnya mencapai 40 m sampai 2 km
  • 30.
    Peran nyamuk Culex •Merupakan vektor utama penyebab penyakit filariasis di daerah tropis dan subtropis • Juga merupaan vektor penyakit Japanese B.encephalitis