HUKUM HAK
CIPTA
AMANDA LP LUBIS
hak cipta adalah suatu hak ekslusif/
khusus bagi si pencipta. hak ini tidak
dimintakan kepada pemerintah tetapi
begitu seseorang meciptakan harus
diumumkan dan namanya
dicantumkan pada ciptaan itu (tidak
atas permintaan tetapi dengan
sendirinya)agar seseorang mempunyai
hak ekslusif dan dilinungi oleh hukum.
DASAR HUKUMNYA
Undang-undang Nomor 19 Tahun
2002 Tentang Hak Cipta yang
termaktub dalam Lembaran
Negara RI tahun 2002 Nomor 85.
sebelumnya UU ini berawal dari
UU No. 6 Tahun 1982
menggantikan Auteurswet 1912
Stb.No.1965, yang merupakan
peninggalan Hindia Belanda
SIFAT HUKUM
• hak cipta dianggap sebagai benda yang
bergerak dan inmaterial yang dapat
dialihkan kepada orang lain
• hak cipta harus dialihkan dengan suatu
akta tertulis, baik secara akta notaris
maupun akta dibawah tangan
(peralihan hak cipta baik sebagian
maupun seluruhnya dapat terjadi karena 5
hal yaitu pewarisan, hibah, wasiat,
dijadikan milik negara dan perjanjian)
• hak cipta tidak dapat disita
MASA BERLAKUNYA
• buku, famplet, dan karya tulis lainnya, seni tari, seni lukis, seni
pahat, seni patung, seni batik, ciptaan lagu atau musik dan
karya arsitektur oleh undang-undang diberikan selama hidup
sipenciptaditambahkan 50 (lima puluh tahun) setelah pencipta
meninggal dunia.
• karya berupa musik, karawitan drama, tari, pewayangan,
pantomim dan karya siaran untuk media radio,televisi, film,
video, ceramah, kuliah, pidato, peta, karya sinematografi,
karya rekaman suara/bunyi dan terjemahan atau tafsir
mempunyai masa berlaku selama 50 (lima puluh tahun)sejak
pertama kali diumumkan
• karya fotografi,program komputer, saduran dan penyuusunan
bunga rampai mempunyai masa berlaku 25 (dua puluh lima
tahun) sejak pertama kali diumumkan
• apabila suatu ciptaan diumuman bagian demi bagian maka
jangka waktu berlakunya hak cipta dihitungmulai tanggal
pengumumanyang terakhir.
BENTUK PELANGGARAN
mengambil, mengutip, menyiarkan,
memperbanyakdan
mengumumkanciptaan milik orang
lain baik sebagian maupun
seluruhnya yang dilakukan tanpa izin
sipencipta atau pemegang hak cipta
HUKUM PERDATA
pemegang hak cipta berhak
mengajukan gugutan untuk menuntut
ganti rugi ke pengadilan negeri
dan tidak mengurangi hak negara
untuk melakukan tuntutan pidana
terhadap pelanggaran hak cipta
tersebut
HUKUMAN PIDANA
• terhadap mereka yang melakukan perbuatan mengumumkan atau
memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu aan dipidana
dengan pidana penjara paling lama 7(tujuh) tahun dan atau denda paling
banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah)
• apabila dengan sengaja melakukan tindakan berupa menyiarkan,
memamerka, mengedarkan atau menjual kepada umum dengan ancaman
nya pidana penjara 5(lima) tahun dan atau denda paling banyak Rp.
50.000.000 (lima puluh juta rupiah)
• setelah mendengar pertimbangan dewan hak cipta melanggar
kebijaksanaan pemerintah dibidang pertahanan dan keamanan negara,
kekusilaan serta ketertiban umum, ancamannya pidana penjara paling
lama 3 (tiga) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 25.000.000 (dua
puluh lima juta rupiah)
• apabila melanggar hak cipta atas potret seseorang, ancamannya pidana
penjara paling ama 2 (dua)tahun dan atau denda paling banyak Rp.
15.000.000 (lima belas juta rupiah)
thank you
thank you

Hukum hak cipta

  • 1.
  • 2.
    hak cipta adalahsuatu hak ekslusif/ khusus bagi si pencipta. hak ini tidak dimintakan kepada pemerintah tetapi begitu seseorang meciptakan harus diumumkan dan namanya dicantumkan pada ciptaan itu (tidak atas permintaan tetapi dengan sendirinya)agar seseorang mempunyai hak ekslusif dan dilinungi oleh hukum.
  • 3.
    DASAR HUKUMNYA Undang-undang Nomor19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta yang termaktub dalam Lembaran Negara RI tahun 2002 Nomor 85. sebelumnya UU ini berawal dari UU No. 6 Tahun 1982 menggantikan Auteurswet 1912 Stb.No.1965, yang merupakan peninggalan Hindia Belanda
  • 4.
    SIFAT HUKUM • hakcipta dianggap sebagai benda yang bergerak dan inmaterial yang dapat dialihkan kepada orang lain • hak cipta harus dialihkan dengan suatu akta tertulis, baik secara akta notaris maupun akta dibawah tangan (peralihan hak cipta baik sebagian maupun seluruhnya dapat terjadi karena 5 hal yaitu pewarisan, hibah, wasiat, dijadikan milik negara dan perjanjian) • hak cipta tidak dapat disita
  • 5.
    MASA BERLAKUNYA • buku,famplet, dan karya tulis lainnya, seni tari, seni lukis, seni pahat, seni patung, seni batik, ciptaan lagu atau musik dan karya arsitektur oleh undang-undang diberikan selama hidup sipenciptaditambahkan 50 (lima puluh tahun) setelah pencipta meninggal dunia. • karya berupa musik, karawitan drama, tari, pewayangan, pantomim dan karya siaran untuk media radio,televisi, film, video, ceramah, kuliah, pidato, peta, karya sinematografi, karya rekaman suara/bunyi dan terjemahan atau tafsir mempunyai masa berlaku selama 50 (lima puluh tahun)sejak pertama kali diumumkan • karya fotografi,program komputer, saduran dan penyuusunan bunga rampai mempunyai masa berlaku 25 (dua puluh lima tahun) sejak pertama kali diumumkan • apabila suatu ciptaan diumuman bagian demi bagian maka jangka waktu berlakunya hak cipta dihitungmulai tanggal pengumumanyang terakhir.
  • 6.
    BENTUK PELANGGARAN mengambil, mengutip,menyiarkan, memperbanyakdan mengumumkanciptaan milik orang lain baik sebagian maupun seluruhnya yang dilakukan tanpa izin sipencipta atau pemegang hak cipta
  • 7.
    HUKUM PERDATA pemegang hakcipta berhak mengajukan gugutan untuk menuntut ganti rugi ke pengadilan negeri dan tidak mengurangi hak negara untuk melakukan tuntutan pidana terhadap pelanggaran hak cipta tersebut
  • 8.
    HUKUMAN PIDANA • terhadapmereka yang melakukan perbuatan mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu aan dipidana dengan pidana penjara paling lama 7(tujuh) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah) • apabila dengan sengaja melakukan tindakan berupa menyiarkan, memamerka, mengedarkan atau menjual kepada umum dengan ancaman nya pidana penjara 5(lima) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) • setelah mendengar pertimbangan dewan hak cipta melanggar kebijaksanaan pemerintah dibidang pertahanan dan keamanan negara, kekusilaan serta ketertiban umum, ancamannya pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) • apabila melanggar hak cipta atas potret seseorang, ancamannya pidana penjara paling ama 2 (dua)tahun dan atau denda paling banyak Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah)
  • 9.
  • 10.