GAMETOGENESIS
Oleh :
Estri Kusumawati,M.Kes
Gametogenesis
Proses pembentukan gamet atau sel kelamin.
Sel gamet terdiri sari gamet jantan (spermatozoa) yang
dihasilkan di testis dan gamet betina (ovum) yang
dihasilkan di ovarium.
Terdapat dua jenis proses pembelahan sel yaitu
mitosis dan meiosis.
•Oogenesis
•Spermatogenesis
Gametogenesis
Proses Pembentukan sel-sel gamet.
Sifat kelamin pria dan wanita ditentukan
secara genetik oleh kombinasi
kromosom.
Pada Pria : 46XY
Pada Wanita : 46XX
SEL-SEL BENIH PRIMORDIAL
Sel benih pria maupun wanita merupakan turunan langsung
sel-sel benih primordial (primordial germ cells) yang terbentuk
pada masa embrional. Sel benih primordial mulai tampak di
dinding yolk sac pada akhir minggu ke-3 pertumbuhan embrio.
Dalam perkembangannya sel benih primordial berpindah /
migrasi ke arah jaringan gonad, sampai kira-kira minggu ke-5.
Pembel ahan Mi t os i s
Yait u pembelahan sel induk menj adi 2
anakan t et api t idak t erj adi reduksi
kromosom.
Tuj uan mit osis proses regenerasi sel.
Cont ohnya apabila ada sel t ubuh kit a
yang rusak maka t erj adi proses
pergant ian dengan sel baru melalui
proses pembelahan mit osis.
Mitosis
1. Kromosom melakukan replikasi DNA
(2n-4n)
2. Stadium : profase – prometafase –
metafase – anafase – telofase –
pembelahan sentromer
3. Jumlah akhir kromosom pada
pembelahan mitosis : kromosom sel
anak = kromosom sel induk = 2n=46
Pembel ahan Mei os i s
Pembelahan dari sel induk menj adi 2
anakan dengan reduksi kromosom.
Tuj uan miosis proses pengurangan
kromosom
Cont ohnya pembelahan sel kelamin
at au gamet sebagai agen ut ama dalam
proses reproduksi manusia.
Meiosis
Pembelahan Meiosis Pertama
1.Replikasi DNA kromosom (2n-4n)
2.Membentuk pasangan homolog
3.Kemudian mengadakan cross-over
kromatid
4.Pemisahan membentuk kiasma
5.Terjadi pertukaran gen
interkromosom homolog
6.Jumlah akhir kromosom pada
pembelahan miosis pertama :
kromosom sel anak = kromosom sel
induk = 2n= 23 ganda
Meiosis
Pembelahan Meiosis Kedua
1.Nonreplikasi
2.Pembelahan pada sentromer
3.Jumlah akhir kromosom pada
pembelahan miosis kedua : kromosom
sel anak = ½ kromosom sel induk = n
= 23 tunggal.
Oogenesis
Yaitu proses pembentukan ovum.
Oogenesis
 Pada masa pubertas, oosit primer
mengadakan pembelahan meiosis I
menghasilkan satu sel oosit
sekunder yang besar dan satu sel
badan kutub pertama (polar body
primer) yang lebih kecil.
 Oosit sekunder ini mempunyai
kromosom setengah kromosom
oosit primer yaitu 23 kromosom
(haploid).
Oogenesis
 Pembelahan meiosis II, oosit sekunder
membelah diri menghasilkan satu sel
ootid yang besar dan satu badan kutub
kedua (polar body sekunder).
 Ootid yang besar mengandung hampir
semua kuning telur dan sitoplasma.
 Pada saat yang sama, badan kutub
pertama membelah diri menjadi dua
kutub. Selanjutnya ootid tumbuh
menjadi sel telur (ovum) yang
mempunyai 23 kromosom (haploid).
Oogenesis
 Sedangkan ketiga badan kutub kecil
hancur sehingga setiap oosit primer
hanya menghasilkan satu sel telur yang
fungsional.
 Sel telur (ovum) yang besar itu
mengandung sumber persediaan
makanan, ribosom, RNA, dan
komponen – komponen sitoplasma lain
yang berperan dalam perkembangan
embrio. Sel telur yang matang
diselubungi oleh membrane corona
radiate dan zona pellusida.
Oogenesis
Ovum
Sel telur (ovum) adalah sel reproduksi
(gamet) yang dihasilkan oleh ovarium dari
organisme berjenis kelamin betina.
Kelaianan pada ovum yang sering terjadi
adalah blighted ovum.
Ovum
Spermatogenesis
1. Spermatogenesis terjadi di testis (tubulus
seminiferus)
2. Tubulus seminiferus terdiri dari jar.epitel dan
jar.ikat.
3. Jaringan epithelium terdapat sel- sel
spermatogonia dan sel sertoli yang berfungsi
memberi nutrisi pada spermatozoa.
4. Pada tubulus seminiferus terdapat sel leydig yang
mengsekresikan hormone testosterone yang
berperan pada proses spermatogenesis.
Spermatogenesis
 Pada masa pubertas spermatogonia membelah diri
secara mitosis menghasilkan lebih banyak
spermatogonia. Pada manusia, spermatogonia
mengandung 23 pasang kromosom.
 Beberapa spermatogonia membelah diri kembali,
lainnya berkembang menjadi spermatosit primer
(46 kromosom).
 Sel spermatosit primer membelah secara meiosis di
dua spermatosit sekunder (23 kromoson haploid)
Spermatogenesis
 Spermatosit sekunder membelah secara meiosis
menjadi empat spermatid.
 Jadi, spermatosit primer mengalami pembelahan
meiosis I yang menghasilkan dua spermatosit
sekunder.
 Selama pembelahan meiosis II, kedua spermatosit
sekunder membelah lagi menghasilkan empat
spermatid.
 Selanjutnya spermatid berdiferensi menjadi sel
kelamin dewasa(masak) yang disebut spermatozoa
atau sperma. Ini juga memiliki23 kromosom
(haploid).
Spermatogenesis
 Pada manusia proses spermatogenesis berlangsung
setiap hari.
 Siklus spermatogenesis berlangsung rata – rata 64
hari. Artinya , perkembangan sel spermatogonia
menjadi spermatozoa matang memerlukan waktu
rata – rata 64 hari.
 Sementara itu pemasakan spermatosit menjadi
sperma memerlukan waktu dua hari.
 Proses pemasakan spermatosit menjadi sperma
dinamakan spermatogenesis dan terjadi didalam
epidemis.
Spermatogenesis
Spermatogonia
Spermatosit primer
Spermatosit sekunder
Spermatozoa
Spermatid
Spermiogenesis
+ 64 hari
+ 24 hari
+ 5 minggu
+ 5 hari
L
Z
p
L= Leptoten; Z= Zigoten; P= Pakiten
Perkembangan sel-sel
germinal yang teratur
dalam tubulus
seminiferus membentuk
siklus spermatogenesis
Siklus spermatogenesis
pada manusia (64 hari)
terbagi dalam 6 stadium
spermatogenesis
Keterangan gambar
Kiri : 6 stadium spermatogenesis pada potongan melintang
testis manusia
Kanan: Rekonstruksi 3-D dari segmen kecil tubulus semniferus
yang menunjukkan pengaturan secara helix stadium
spermatogenesis
Spermatogenesis
Perkembangan dari spermatid menjadi sel sperma dewasa
disebut sebagai spermiogenesis.
Pada proses spermiogenesis, terjadi beberapa proses penting :
1.Badan dan inti sel spermatid menjadi "kepala" sperma.
2.Sebagian besar sitoplasma luruh dan diabsorpsi.
3.Terjadi juga pembentukan leher, lempeng tengah dan ekor.
4.Kepala sperma diliputi akrosom.
Hasil akhir proses ini adalah sel-sel sperma dewasa yaitu
spermatozoa.
Sperma
Sperma
Bagian – bagian Sperma
1.Kepala
Kepala sperma mengandung nukleus.
Bagian ujung kepala ini mengandung akrosom
yang menghasilkan enzim yang berfungsi
untuk menembus lapisan telur saat fertilisasi.
2.Bagian Tengah
Bagian ini mengandung mitokondria yang
menghasilkan ATP sebagai sumber energi
untuk pergerakan ekor.
3.Ekor
berfungsi sebagai alat gerak.
Sperma
Kelainan bentuk sperma
Makro : 25% > kepala normal
Mikro : 25% < kepala normal
Taper : kurus, leher kepala ½ yang normal, tidak jelas
batas akrosom, memberi gambar cerutu.
Amorf : bentuk kepala yang ganjil, permukaan tidak
merata, tidak jelas batas akrosom.
Piri : tidak jelas adanya kepala nyata, tampak mid
piece dan ekor saja.
Cytoplasmic droplet : menempel pada kepala atau mid
piece.
Ekor abnormal : pendek/spiral/permukaan tidak
halus/ganda
Thank You
Kingsoft Office
Make Presentation much more fun

gametogenesis

  • 1.
  • 3.
    Gametogenesis Proses pembentukan gametatau sel kelamin. Sel gamet terdiri sari gamet jantan (spermatozoa) yang dihasilkan di testis dan gamet betina (ovum) yang dihasilkan di ovarium. Terdapat dua jenis proses pembelahan sel yaitu mitosis dan meiosis. •Oogenesis •Spermatogenesis
  • 4.
    Gametogenesis Proses Pembentukan sel-selgamet. Sifat kelamin pria dan wanita ditentukan secara genetik oleh kombinasi kromosom. Pada Pria : 46XY Pada Wanita : 46XX
  • 5.
    SEL-SEL BENIH PRIMORDIAL Selbenih pria maupun wanita merupakan turunan langsung sel-sel benih primordial (primordial germ cells) yang terbentuk pada masa embrional. Sel benih primordial mulai tampak di dinding yolk sac pada akhir minggu ke-3 pertumbuhan embrio. Dalam perkembangannya sel benih primordial berpindah / migrasi ke arah jaringan gonad, sampai kira-kira minggu ke-5.
  • 6.
    Pembel ahan Mit os i s Yait u pembelahan sel induk menj adi 2 anakan t et api t idak t erj adi reduksi kromosom. Tuj uan mit osis proses regenerasi sel. Cont ohnya apabila ada sel t ubuh kit a yang rusak maka t erj adi proses pergant ian dengan sel baru melalui proses pembelahan mit osis.
  • 7.
    Mitosis 1. Kromosom melakukanreplikasi DNA (2n-4n) 2. Stadium : profase – prometafase – metafase – anafase – telofase – pembelahan sentromer 3. Jumlah akhir kromosom pada pembelahan mitosis : kromosom sel anak = kromosom sel induk = 2n=46
  • 8.
    Pembel ahan Meios i s Pembelahan dari sel induk menj adi 2 anakan dengan reduksi kromosom. Tuj uan miosis proses pengurangan kromosom Cont ohnya pembelahan sel kelamin at au gamet sebagai agen ut ama dalam proses reproduksi manusia.
  • 9.
    Meiosis Pembelahan Meiosis Pertama 1.ReplikasiDNA kromosom (2n-4n) 2.Membentuk pasangan homolog 3.Kemudian mengadakan cross-over kromatid 4.Pemisahan membentuk kiasma 5.Terjadi pertukaran gen interkromosom homolog 6.Jumlah akhir kromosom pada pembelahan miosis pertama : kromosom sel anak = kromosom sel induk = 2n= 23 ganda
  • 10.
    Meiosis Pembelahan Meiosis Kedua 1.Nonreplikasi 2.Pembelahanpada sentromer 3.Jumlah akhir kromosom pada pembelahan miosis kedua : kromosom sel anak = ½ kromosom sel induk = n = 23 tunggal.
  • 12.
  • 13.
    Oogenesis  Pada masapubertas, oosit primer mengadakan pembelahan meiosis I menghasilkan satu sel oosit sekunder yang besar dan satu sel badan kutub pertama (polar body primer) yang lebih kecil.  Oosit sekunder ini mempunyai kromosom setengah kromosom oosit primer yaitu 23 kromosom (haploid).
  • 14.
    Oogenesis  Pembelahan meiosisII, oosit sekunder membelah diri menghasilkan satu sel ootid yang besar dan satu badan kutub kedua (polar body sekunder).  Ootid yang besar mengandung hampir semua kuning telur dan sitoplasma.  Pada saat yang sama, badan kutub pertama membelah diri menjadi dua kutub. Selanjutnya ootid tumbuh menjadi sel telur (ovum) yang mempunyai 23 kromosom (haploid).
  • 15.
    Oogenesis  Sedangkan ketigabadan kutub kecil hancur sehingga setiap oosit primer hanya menghasilkan satu sel telur yang fungsional.  Sel telur (ovum) yang besar itu mengandung sumber persediaan makanan, ribosom, RNA, dan komponen – komponen sitoplasma lain yang berperan dalam perkembangan embrio. Sel telur yang matang diselubungi oleh membrane corona radiate dan zona pellusida.
  • 16.
  • 17.
    Ovum Sel telur (ovum)adalah sel reproduksi (gamet) yang dihasilkan oleh ovarium dari organisme berjenis kelamin betina. Kelaianan pada ovum yang sering terjadi adalah blighted ovum.
  • 18.
  • 20.
    Spermatogenesis 1. Spermatogenesis terjadidi testis (tubulus seminiferus) 2. Tubulus seminiferus terdiri dari jar.epitel dan jar.ikat. 3. Jaringan epithelium terdapat sel- sel spermatogonia dan sel sertoli yang berfungsi memberi nutrisi pada spermatozoa. 4. Pada tubulus seminiferus terdapat sel leydig yang mengsekresikan hormone testosterone yang berperan pada proses spermatogenesis.
  • 21.
    Spermatogenesis  Pada masapubertas spermatogonia membelah diri secara mitosis menghasilkan lebih banyak spermatogonia. Pada manusia, spermatogonia mengandung 23 pasang kromosom.  Beberapa spermatogonia membelah diri kembali, lainnya berkembang menjadi spermatosit primer (46 kromosom).  Sel spermatosit primer membelah secara meiosis di dua spermatosit sekunder (23 kromoson haploid)
  • 22.
    Spermatogenesis  Spermatosit sekundermembelah secara meiosis menjadi empat spermatid.  Jadi, spermatosit primer mengalami pembelahan meiosis I yang menghasilkan dua spermatosit sekunder.  Selama pembelahan meiosis II, kedua spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan empat spermatid.  Selanjutnya spermatid berdiferensi menjadi sel kelamin dewasa(masak) yang disebut spermatozoa atau sperma. Ini juga memiliki23 kromosom (haploid).
  • 23.
    Spermatogenesis  Pada manusiaproses spermatogenesis berlangsung setiap hari.  Siklus spermatogenesis berlangsung rata – rata 64 hari. Artinya , perkembangan sel spermatogonia menjadi spermatozoa matang memerlukan waktu rata – rata 64 hari.  Sementara itu pemasakan spermatosit menjadi sperma memerlukan waktu dua hari.  Proses pemasakan spermatosit menjadi sperma dinamakan spermatogenesis dan terjadi didalam epidemis.
  • 25.
    Spermatogenesis Spermatogonia Spermatosit primer Spermatosit sekunder Spermatozoa Spermatid Spermiogenesis +64 hari + 24 hari + 5 minggu + 5 hari L Z p L= Leptoten; Z= Zigoten; P= Pakiten
  • 26.
    Perkembangan sel-sel germinal yangteratur dalam tubulus seminiferus membentuk siklus spermatogenesis Siklus spermatogenesis pada manusia (64 hari) terbagi dalam 6 stadium spermatogenesis
  • 27.
    Keterangan gambar Kiri :6 stadium spermatogenesis pada potongan melintang testis manusia Kanan: Rekonstruksi 3-D dari segmen kecil tubulus semniferus yang menunjukkan pengaturan secara helix stadium spermatogenesis
  • 29.
    Spermatogenesis Perkembangan dari spermatidmenjadi sel sperma dewasa disebut sebagai spermiogenesis. Pada proses spermiogenesis, terjadi beberapa proses penting : 1.Badan dan inti sel spermatid menjadi "kepala" sperma. 2.Sebagian besar sitoplasma luruh dan diabsorpsi. 3.Terjadi juga pembentukan leher, lempeng tengah dan ekor. 4.Kepala sperma diliputi akrosom. Hasil akhir proses ini adalah sel-sel sperma dewasa yaitu spermatozoa.
  • 30.
  • 31.
    Sperma Bagian – bagianSperma 1.Kepala Kepala sperma mengandung nukleus. Bagian ujung kepala ini mengandung akrosom yang menghasilkan enzim yang berfungsi untuk menembus lapisan telur saat fertilisasi. 2.Bagian Tengah Bagian ini mengandung mitokondria yang menghasilkan ATP sebagai sumber energi untuk pergerakan ekor. 3.Ekor berfungsi sebagai alat gerak.
  • 32.
    Sperma Kelainan bentuk sperma Makro: 25% > kepala normal Mikro : 25% < kepala normal Taper : kurus, leher kepala ½ yang normal, tidak jelas batas akrosom, memberi gambar cerutu. Amorf : bentuk kepala yang ganjil, permukaan tidak merata, tidak jelas batas akrosom. Piri : tidak jelas adanya kepala nyata, tampak mid piece dan ekor saja. Cytoplasmic droplet : menempel pada kepala atau mid piece. Ekor abnormal : pendek/spiral/permukaan tidak halus/ganda
  • 34.
    Thank You Kingsoft Office MakePresentation much more fun