SlideShare a Scribd company logo
Pertemuan 2
Chapter 2
The Internet & the World Wide Web
Exploring Cyberspace
Analisis dan Perancangan SI
(APSI – 4 SKS)
Extreme Programming
Heni Su
Fakultas Teknik dan Ilmu Kom
Universitas Teknokrat Ind
Objective and Target
 Mengapa kecepatan proses pada rekayasa
perangkat lunak modern merupakan kata kunci
yang sangat penting?
 Apa yang dimaksud rekayasa perangkat lunak
yang cepat [agility software development] dan
bagai mana proses rekayasa perangkat lunak
yang cepat ini berbeda dengan model proses
tradisional yang lebih dahulu ada?
Definition Extreme Programming
 Penggabungan suatu falsafah dan serangkaian
tuntunan pengembangan.
 Falsafahnya :
 Kepuasan pelanggan
 Tim-tim proyek yang kecil dan termotivasi
 Metode-metode informal
 Produk kerja perangkat lunak yang minimal
 Dan seluruh kesederhanaan pengembangan
Who Work Extreme Programming?
 Rekayasawan perangkat lunak (Analyst)
 Para stakeholder proyek yang lain [manajer,
pelanggan, dan pengguna] bekerja sama dalam
satu tim cepat.
 Suatu tim cepat mendukung komunikasi dan
kolaborasi di antara semua pihak yang terlibat di
dalamnya.
Mengapa Peng. Cepat dipandang Perlu?
 Lingkungan bisnis modern yang menghasilkan
sistem berbasis komputer
 dan produk-produk perangkat lunak selalu
bergerak cepat dan berubah-ubah.
 Langkah-langkah:
 Istilahnya “software engineering lite”
 Dasar aktivitas kerangka kerja → komunikasi,
perencanaan, pemodelan, kontruksi, dan
penyerahan/peyampaian kepada pelanggan tetap
dipertahankan.
Faktor Manusia
Pengembangan perangkat lunak secara cepat
berfokus pada bakat dan kemampuan individu,
membentuk proses bagi orang-orang dan tim
tertentu.
 Kompetensi: mencangkup bakat bawaan,
keterampilan khusus, dan pengetahuan proses
yang berhubungan dengan perangkat lunak
[keterampilan dan pengetahuan proses harus di
ajarkan]
 Fokus Bersama: meskipun anggota tim memiliki
kecerdasan dan keterampilan berbeda-beda,
semua pada dasarnya harus dapat dipusatkan
pada satu tujuan.
Faktor Manusia
 Kolaborasi: penilaian, analisis, dan penggunaan
informasi yang dikomunikasikan antara anggota
tim [memahami kerja tim]
 Kemampuan mengambil keputusan: tim harus
diberikan otonomi secukupnya [otoritas
pengambilan keputusan untuk isu-isu
proyek/masalah-masalah teknis]
 Kemampuan pemecahan masalah: perubahan-
perubahan yang harus diadaptasi [aktivitas
memecahkan masalah yang salah].
Faktor Manusia
 Saling percaya dan menghormati: kepercayaan
dan penghargaan.
 Pengorganisasian diri:
 Tim cepat mampu mengorganisasi dirinya sendiri
untuk pekerjaan-pekerjaan yang akan
diselesaikan.
 Tim cepat mampu mengatur proses perangkat
lunak.
 Tim cepat harus mampu mengatur jadwal kerja
untuk mencapai penghantaran perangkat lunak ke
pelanggan dengan tepat waktu.
Extreme Programming
 Extreme Programming (XP) model
 Model proses ini diciptakan dan dikembangkan
oleh Kent Beck.
 Model ini adalah model proses yang terbaru
dalam dunia rekayasa perangkat lunak dan
mencoba menjawab kesulitan dalam
pengembangan software yang rumit dan sulit
dalam implementasi.
 Suatu model yang menekankan pada
keterlibatan user secara langsung, pengujian,
design
Extreme Programming
 XP menekankan kolaborasi antara pelanggan
dan pengembang perangkat lunak,
 Mengomunikasikan konsep-konsep yang penting
 Menekankan pentingnya adaptasi terhadap
umpan balik yang bersifat berkesinambungan
 Dan menekankan dokumentasi yang produktif
sebagai suatu media komunikasi.
4 Nilai penting Pemrograman Ekstrem
 Communication/Komunikasi:
komunikasi antara developer dan klien sering
menjadi masalah.
Karena itu komunikasi dalam XP dibangun
dengan melakukan pemrograman
berpasangan (pair programming).
Developer didampingi oleh pihak klien dalam
melakukan coding dan unit testing sehingga
klien bisa terlibat langsung dalam
pemrograman sambil berkomunikasi dengan
developer.
Selain itu perkiraan beban tugas juga
diperhitungkan.
4 Nilai penting Pemrograman Ekstrem
 Simplicity/sederhana:
Menekankan pada kesederhanaan dalam
pengkodean.
Komunikasi yang lebih banyak mempermudah,
dan rancangan yang sederhana mengurangi
penjelasan.
 Feedback/Masukan/Tanggapan:
Setiap feed back ditanggapi dengan
melakukan tes, unit test atau system
integration dan jangan menunda karena biaya
akan membengkak (uang, tenaga, waktu).
4 Nilai penting Pemrograman Ekstrem
 Courage/Berani:
Banyak ide baru dan berani mencobanya,
berani mengerjakan kembali dan setiap kali
kesalahan ditemukan, langsung diperbaiki.
Proses Pemrograman Ekstrem
Perencanaan
Perancangan
Penulisan
Kode Program
Pengujian
Perangkat lunak yang dapat
dikembangkan lebih lanjut
Peluncuran Perangkat Lunak
 Unit pengujian
 Uji penerimaan
Story pengguna
Kreteria-kreteria
Pemrograman
Integrasi
Solusi
Prototipe
Proses Pemrograman Ekstrem
 Prencanaan: mendengarkan-suatu kegiatan bertujuan untuk
mengumpulkan kebutuhan-kebutuhan, memahami proses bisnis,
fitur-fitur utama, dan fungsionalitas.
 Perancangan: memberikan panduan implementasi untuk sebuah
perangkat lunak.
 Pengkodean: tahapan mengiplementasian rancangan menjadi
kode-kode program dan langsung dapat diintegrasikan dengan
pengkodean sebelumnya.
 Pengujian: pembuatan unit pengujian, pengujian integrasi dan
validasi atas sistem/perangkat lunak
 Memperbaiki masalah-masalah kecil.
 Uji pelanggan, pengujian yang dilakukan oleh pelanggan
berfokus pada fitur-fitur dan fungsionalitas sistem/perangkat
lunak.
Perdebatan di seputar Pemrograman
Ekstrem
Isu-isu banyak praktik XP disisi lain bermanfaat
namun disisi lain XP memiliki kelemahan:
 Volatilitas Kebutuhan:
karena pelanggan adalah anggota aktif dari tim
XP perubahan kebutuhan dilakukan secara
informal
Akibatnya lingkungan proyek dapat berubah
dan sistem kerja harus diubah untuk
mengakomodasi kebutuhan
Perdebatan di seputar Pemrograman
Ekstrem
 Kebutuhan pelanggan yang bertentangan:
 Banyak proyek memiliki banyak pelanggan, masing-
masing dengan kebutuhannya sendiri-sendiri.
 Kebutuhan dinyatakan secara informal:
 Para-kritikus berpendapat bahwa suatu model yang
lebih formal lebih diperlukan
 Untuk memastikan bahwa kelalaian, inkonsistensi,
dan kekeliruan ditemukan sebelum perangkat lunak
dibangun.
Perdebatan di seputar Pemrograman
Ekstrem
 Kurangnya perancangan formal:
XP kurang menekankan pada kebutuhan akan
perancangan arsitektur.
Setiap sistem/perangkat lunak yang komplek
harus menunjukan kualitas.
Model Proses Cepat Lainnya
 Pengembangan perangkat lunak adaptif
[adaptive software development]
 Pengembangan oleh banyak orang atau scrum
 Metode pengembangan dinamik [dynamic
system development method]
 Kristal
 Pengembangan drive fitur [feature drive
development method]
 Pengembangan perangkat lunak yang ringkas
[lean software development]
 Pemodelan cepat [agile modeling]
 Proses cepat terpadu [agile unified process]
Pengembangan perangkat lunak adaptif
 Diperkenalkan oleh “Jim Highsmith”
 Fokus pada kolaborasi manusia dan tim yang
mandiri
 Spekulasi: proyek dimulai dan perencanaan
siklus adaptif dilakukan [mis. Tanggal
penghantaran atau deskripsi pengguna].
 Kolaborasi: komunikasi dan kerjasama tim
perangkat lunak.
 Pembelajaran: upaya melengkapi siklus
 Falsafah ASD adalah pada dinamika tim mandiri,
kolaborasi interpersonal dan pembelajaran
individu dan tim proyek yang menghasilkan
perangkat lunak.
Pengembangan perangkat lunak adaptif
• Perangkat lunak yang
kemudian hari dapat
dikembangkan lagi
• Penyesuaian-
penyesuaian untuk siklus
selanjutnya
Pengembangan oleh banyak orang atau
scrum
 Diperkenalkan oleh “Jeff Sutherland” dan tim
pegembangannya pada th. 1990an
 Dilanjutkan oleh schwaber dan Beedle
 Prinsip-prinsip scrum konsisten pada pekerjaan cepat
dengan kerangka kerja:
 Kebutuhan
 Analisis
 Perancangan
 Evolusi
 Dan penghantaran
 Efektif untuk proyek dengan jadwal yang ketat,
perubahan kebutuhan, bisnis.
Pengembangan oleh banyak orang atau
scrum
Setiap
24 jam
30 hari
Sprint-Backlog:
Fitur yang ditetapkan
untuk sprint
Item-item backlog
yang telah diperluas
oleh tim
Produk Backlog:
Fitur-fitur produk prioritas yang
dikehendaki pelanggan
Fungsionalitas baru
ditunjukan pada akhir sprint
Scrum: rapat harian selama 15
menit
Anggota tim merespons:
1. Apa yang anda lakukan sejak
pertemuan scrum terakhir?
2. Kendala apa saya yang anda
hadapi?
3. Apa yang akan anda lakukan
sebelum rapat berikutnya?
Keterangan:
1. Backlog: daftar prioritas dari
kebutuhan proyek [fitur-fitur]
2. Sprint: terdiri atas unit keja yang
dibutuhkan untuk mencapai
kebutuhan yang didefinisikan pada
backlog.
3. Scrum meetings: pertemuan yang
dilakukan setiap hari oleh tim scrum
Metode pengembangan sistem dinamik
 Pendekatan pengembangan perangkat lunak
cepat yang menyediakan:
 Kerangka kerja untuk membangun dan
memelihara sistem yang memenuhi batas waktu
yang ketat yang melalui penggunaan prototipe
yang secara perlahan ditambahkan.
 Siklus hidup sistem dinamik:
 Studi kelayakan
 Studi bisnis
 Iterasi model fungsional
 Perancangan dan membangun iterasi
 implementasi
Siklus hidup sistem dinamik
 Studi kelayakan: menetapkan persyaratan bisnis
dasar dan kendala yang terkait dengan aplikasi yang
akan dibangun.
 Studi bisnis: menetapkan persyaratan fungsional dan
informasi yang akan memungkinkan aplikasi untuk
memberikan nilai bisnis, mendefinisikan arsitektur dan
mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan aplikasi.
 Iterasi model fungsional: menghasilkan prototipe
yang secara perlahan ditambahi dan diperluas.
Siklus hidup sistem dinamik
Perancangan dan membangun iterasi: melihat
kembali prototipe yang telah dibangun pada
tahap iterasi model fungsional untuk memastikan
ketepatan nilai bisnis aplikasi yang dibangun.
Implementasi: menempatkan peningkatan
perangkat lunak terbaru [sebuah prototipe yang
dapat dioperasionalkan] ke lingkungan
operasional
Kristal
Diperkenalkan oleh “Alistair Cockburn” dan “Jim
Highsmith”
Pendekatan pengembangan perangkat lunak
yang menempatkan prioritas tinggi pada
“kemampuan bermanuver”
Untuk mencapai kemampuan manuvernya
dengan mendefinisikan satu rangkaian
metodologi dengan masing-masing unsur inti:
peran, pola proses, produk kerja, dan praktik
yang unik
Tujuan untuk memilih tim cepat yang paling
sesuai dengan proyek dan lingkungan mereka.
Pengembangan dikendalikan fitur
Diperkenalkan oleh “Alistair Cockburn” dan “Jim
Highsmith”
Pendekatan pengembangan perangkat lunak
yang menempatkan prioritas tinggi pada
“kemampuan bermanuver”
Untuk mencapai kemampuan manuvernya
dengan mendefinisikan satu rangkaian
metodologi dengan masing-masing unsur inti:
peran, pola proses, produk kerja, dan praktik
yang unik
Tujuan untuk memilih tim cepat yang paling
sesuai dengan proyek dan lingkungan mereka.
Pengembangan dikendalikan fitur
Mengembangkan
suatu model
yang bersifat
keseluruan
Mengembangkan
daftar fitur-fitur
Perencanaan
berdasarkan
fitur-fiur
Perancangan
berdasarkan
fitur-fitur
Pengembangan
berdasarkan
fitur-fitur
Pengembangan PL yang ringkas
 Mengadaptasi prinsip-prinsip manufacturing
ringkas ke dunia rekayasa perangkat lunak
 Prinsip-prinsip ringkas [Menghilangkan
pemborosan, membangun kualitas, menciptakan
pengetahuan, cepat menghantarkan dan
mengoptimalkan keseluruhan]
Pengembangan PL yang ringkas
Setiap prinsip-prinsip dapat di adaptasi pada proses
perangkat, misalnya menghilangkan pemborosan:
 Tidak menambahkan fitur dan fungsi tambahan.
 Menilai dampak biaya dan jadwal dari setiap
kebutuhan baru yang diminta.
 Menghapus proses langkah yang berlebihan.
 Menciptakan mekanisme untuk meningkatkan cara
anggota tim mencari informasi.
 Memastikan pengujian menemukan kesalahan
sebanyak mungkin.
 Mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam
membangun perangkat lunak.
Pemodelan Cepat
Metodologi berbasis praktik untuk pemodelan
dan dokumentasi sistem berbasis perangkat
lunak yang efektif.
Kumpulan dari nilai-nilai, prinsip, dan praktik
untuk model perangkat lunak yang dapat
diterapkan pada proyek pengembangan
perangkat lunak secara efektif dan ringan.
Proses Terpadu Secara Cepat
Kegiatan proses terpadu Secara Cepat:
Pemodelan: merepresentasikan UML untuk
proses bisnis dan ranah masalah
Pelaksanaan: model tersebut diterjemahkan
kedalam kode sumber.
Pengujian: seperti XP tim perangkat lunak akan
merancanga dan menjalankan serangkaian
pengujian untuk menemukan kesalahan dalam
kode sumber.
Proses Terpadu Secara Cepat
Pemasangan: pemasangan dalam konteks ini
berfous pada penghantaran dan umpan balik
dari pengguna akhir.
Konfigurasi dan manajemen proyek:
menelusuri dan mengendalikan kemajuan
tim[manajemen perubahan, manajemen resiko]
Lingkungan manajemen: mengordinasikan
infrastruktur[standar, alat, dan teknologi
pendukung lainya]
Summary
 Dalam ekonomi modern, kondisi pasar berubah
dengan sangat cepat, pelanggan dan kebutuhan
pengguna akhir berkembang, maka diperlukan
pengembangan perangkat lunak dengan cara
cepat.
Terimakasih

More Related Content

What's hot

Perancangan dan Analisa Sistem
Perancangan dan Analisa SistemPerancangan dan Analisa Sistem
Perancangan dan Analisa Sistemguestb7aaaf1e
 
Pertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptx
Pertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptxPertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptx
Pertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptx
FransiskaPrihatiniSi1
 
Dokumen srs -_sistem_informasi_koperasi
Dokumen srs -_sistem_informasi_koperasiDokumen srs -_sistem_informasi_koperasi
Dokumen srs -_sistem_informasi_koperasi
fachrizal lianso
 
Intraksi Manusia dan Komputer
Intraksi Manusia dan KomputerIntraksi Manusia dan Komputer
Intraksi Manusia dan Komputer
khoiril07
 
Analisa Website Traveloka - Makalah IMK
Analisa Website Traveloka - Makalah IMKAnalisa Website Traveloka - Makalah IMK
Analisa Website Traveloka - Makalah IMK
Miftahul Muttaqin
 
Makalah Cobit 4.1
Makalah Cobit 4.1Makalah Cobit 4.1
Makalah Cobit 4.1
Dwi Mardianti
 
Konstruksi perangkat lunak
Konstruksi perangkat lunakKonstruksi perangkat lunak
Konstruksi perangkat lunakAinul Yaqin
 
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAKREKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
treeyan
 
Project charter-Contoh
Project charter-ContohProject charter-Contoh
Project charter-Contoh
Fajar Baskoro
 
Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak
Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak
Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak
Disma Ariyanti W
 
Dokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunak
Dokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunakDokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunak
Dokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunak
Winda Dwiastini
 
3 rekayasa kebutuhan
3 rekayasa kebutuhan3 rekayasa kebutuhan
3 rekayasa kebutuhan
Obey Rohman
 
Srs sistem informasi penggajian
Srs sistem informasi penggajianSrs sistem informasi penggajian
Srs sistem informasi penggajian
tiaraanggt
 
Tugas RPL SRS Erwan
Tugas RPL SRS ErwanTugas RPL SRS Erwan
Tugas RPL SRS Erwan
Erwan Nur Arief
 
Imk 1 pendahuluan
Imk 1   pendahuluanImk 1   pendahuluan
Imk 1 pendahuluan
Na Elyna Fazriyati
 
Contoh project sistem informasi
Contoh project sistem informasiContoh project sistem informasi
Contoh project sistem informasi
erlan efarda
 
Project Charter Sistem Informasi Posko Keamanan
Project Charter Sistem Informasi Posko KeamananProject Charter Sistem Informasi Posko Keamanan
Project Charter Sistem Informasi Posko Keamanan
PutriAprilliandini
 
RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)
RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)
RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)
Adam Mukharil Bachtiar
 
Perbandingan pmbok dan prince2
Perbandingan pmbok dan prince2Perbandingan pmbok dan prince2
Perbandingan pmbok dan prince2
Bagus Wahyu
 
Rpl 10-perancangan user interface
Rpl 10-perancangan user interfaceRpl 10-perancangan user interface
Rpl 10-perancangan user interfacef' yagami
 

What's hot (20)

Perancangan dan Analisa Sistem
Perancangan dan Analisa SistemPerancangan dan Analisa Sistem
Perancangan dan Analisa Sistem
 
Pertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptx
Pertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptxPertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptx
Pertemuan 1 Perbedaan Analisis dan Perancangan.pptx
 
Dokumen srs -_sistem_informasi_koperasi
Dokumen srs -_sistem_informasi_koperasiDokumen srs -_sistem_informasi_koperasi
Dokumen srs -_sistem_informasi_koperasi
 
Intraksi Manusia dan Komputer
Intraksi Manusia dan KomputerIntraksi Manusia dan Komputer
Intraksi Manusia dan Komputer
 
Analisa Website Traveloka - Makalah IMK
Analisa Website Traveloka - Makalah IMKAnalisa Website Traveloka - Makalah IMK
Analisa Website Traveloka - Makalah IMK
 
Makalah Cobit 4.1
Makalah Cobit 4.1Makalah Cobit 4.1
Makalah Cobit 4.1
 
Konstruksi perangkat lunak
Konstruksi perangkat lunakKonstruksi perangkat lunak
Konstruksi perangkat lunak
 
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAKREKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
 
Project charter-Contoh
Project charter-ContohProject charter-Contoh
Project charter-Contoh
 
Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak
Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak
Pertemuan 2 Pemodelan Perangkat Lunak
 
Dokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunak
Dokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunakDokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunak
Dokumen perencanaan-proyek-perangkat-lunak
 
3 rekayasa kebutuhan
3 rekayasa kebutuhan3 rekayasa kebutuhan
3 rekayasa kebutuhan
 
Srs sistem informasi penggajian
Srs sistem informasi penggajianSrs sistem informasi penggajian
Srs sistem informasi penggajian
 
Tugas RPL SRS Erwan
Tugas RPL SRS ErwanTugas RPL SRS Erwan
Tugas RPL SRS Erwan
 
Imk 1 pendahuluan
Imk 1   pendahuluanImk 1   pendahuluan
Imk 1 pendahuluan
 
Contoh project sistem informasi
Contoh project sistem informasiContoh project sistem informasi
Contoh project sistem informasi
 
Project Charter Sistem Informasi Posko Keamanan
Project Charter Sistem Informasi Posko KeamananProject Charter Sistem Informasi Posko Keamanan
Project Charter Sistem Informasi Posko Keamanan
 
RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)
RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)
RPL 1 (Lama) - Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (2)
 
Perbandingan pmbok dan prince2
Perbandingan pmbok dan prince2Perbandingan pmbok dan prince2
Perbandingan pmbok dan prince2
 
Rpl 10-perancangan user interface
Rpl 10-perancangan user interfaceRpl 10-perancangan user interface
Rpl 10-perancangan user interface
 

Similar to Extreme Programming

Rekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan Sistem
Rekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan SistemRekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan Sistem
Rekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan Sistem
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Proses Rekayasa Perangkat Lunak
Proses Rekayasa Perangkat LunakProses Rekayasa Perangkat Lunak
Proses Rekayasa Perangkat Lunak
Lusiana Diyan
 
Perkuliahan 02 Model software engginer
Perkuliahan 02 Model software engginerPerkuliahan 02 Model software engginer
Perkuliahan 02 Model software engginer
Rakhmi Khalida, M.M.S.I
 
Week 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptx
Week 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptxWeek 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptx
Week 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptx
StevenAdiSantoso
 
Proses rekayasa perangkat lunak
Proses rekayasa perangkat lunakProses rekayasa perangkat lunak
Proses rekayasa perangkat lunak
Davy Arya Atmaja
 
Kelompok 2 agile software development
Kelompok 2   agile software developmentKelompok 2   agile software development
Kelompok 2 agile software developmentHendri Winarto
 
Meeting 3 metode pengembangan sistem
Meeting 3   metode pengembangan sistemMeeting 3   metode pengembangan sistem
Meeting 3 metode pengembangan sistem
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Rpl 2- sw process model
Rpl 2- sw process modelRpl 2- sw process model
Rpl 2- sw process modelf' yagami
 
Rpl 2017 b_k02_t04_a
Rpl 2017 b_k02_t04_aRpl 2017 b_k02_t04_a
Rpl 2017 b_k02_t04_a
Istiqomah Nur Fatayati
 
Pemodelan perangkat lunak
Pemodelan perangkat lunakPemodelan perangkat lunak
Pemodelan perangkat lunak
AdityaSaputra83
 
Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)
Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)
Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)gleebelle
 
Kualitas Source Code dan Pengujian Program P.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program  P.pptxKualitas Source Code dan Pengujian Program  P.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program P.pptx
BunMeli
 
Kualitas Source Code dan Pengujian Program
Kualitas Source Code dan Pengujian ProgramKualitas Source Code dan Pengujian Program
Kualitas Source Code dan Pengujian Program
NoviaAlisa
 
Kualitas Source Code dan Pengujian Program.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program.pptxKualitas Source Code dan Pengujian Program.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program.pptx
ssuser7cc91f
 
11122636 (5).ppt
11122636 (5).ppt11122636 (5).ppt
11122636 (5).ppt
Andreananda5
 

Similar to Extreme Programming (20)

Rekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan Sistem
Rekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan SistemRekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan Sistem
Rekayasa Perangkat Lunak - Model Pengembangan Sistem
 
Proses Rekayasa Perangkat Lunak
Proses Rekayasa Perangkat LunakProses Rekayasa Perangkat Lunak
Proses Rekayasa Perangkat Lunak
 
Perkuliahan 02 Model software engginer
Perkuliahan 02 Model software engginerPerkuliahan 02 Model software engginer
Perkuliahan 02 Model software engginer
 
Rangkuman SDLC
Rangkuman SDLCRangkuman SDLC
Rangkuman SDLC
 
Week 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptx
Week 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptxWeek 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptx
Week 5 - Agile Methods and Software Engineering Practice.pptx
 
Proses rekayasa perangkat lunak
Proses rekayasa perangkat lunakProses rekayasa perangkat lunak
Proses rekayasa perangkat lunak
 
Kelompok 2 agile software development
Kelompok 2   agile software developmentKelompok 2   agile software development
Kelompok 2 agile software development
 
Meeting 3 metode pengembangan sistem
Meeting 3   metode pengembangan sistemMeeting 3   metode pengembangan sistem
Meeting 3 metode pengembangan sistem
 
Scrum in agile
Scrum in agileScrum in agile
Scrum in agile
 
Rpl 2- sw process model
Rpl 2- sw process modelRpl 2- sw process model
Rpl 2- sw process model
 
Rpl 2017 b_k02_t04_a
Rpl 2017 b_k02_t04_aRpl 2017 b_k02_t04_a
Rpl 2017 b_k02_t04_a
 
Pemodelan perangkat lunak
Pemodelan perangkat lunakPemodelan perangkat lunak
Pemodelan perangkat lunak
 
RPL
RPLRPL
RPL
 
Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)
Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)
Pertemuan ke 1 (perangkat lunak)
 
Kualitas Source Code dan Pengujian Program P.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program  P.pptxKualitas Source Code dan Pengujian Program  P.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program P.pptx
 
Materi ppl
Materi pplMateri ppl
Materi ppl
 
Kualitas Source Code dan Pengujian Program
Kualitas Source Code dan Pengujian ProgramKualitas Source Code dan Pengujian Program
Kualitas Source Code dan Pengujian Program
 
Kualitas Source Code dan Pengujian Program.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program.pptxKualitas Source Code dan Pengujian Program.pptx
Kualitas Source Code dan Pengujian Program.pptx
 
83 165-1-sm (1)
83 165-1-sm (1)83 165-1-sm (1)
83 165-1-sm (1)
 
11122636 (5).ppt
11122636 (5).ppt11122636 (5).ppt
11122636 (5).ppt
 

More from Universitas Teknokrat Indonesia

Meeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptx
Meeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptxMeeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptx
Meeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptx
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Teknik Pengumpulan Data.pptx
Teknik Pengumpulan Data.pptxTeknik Pengumpulan Data.pptx
Teknik Pengumpulan Data.pptx
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Sequence Diagram
Sequence DiagramSequence Diagram
Class Diagram
Class DiagramClass Diagram
Activity Diagram
Activity DiagramActivity Diagram
Unified Modelling Language (UML)
Unified Modelling Language (UML)Unified Modelling Language (UML)
Unified Modelling Language (UML)
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Kerangka Penelitian
Kerangka PenelitianKerangka Penelitian
Kerangka Penelitian
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Teknik Sampling
Teknik SamplingTeknik Sampling
Rancangan Penelitian
Rancangan PenelitianRancangan Penelitian
Rancangan Penelitian
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Diagram Alir
Diagram AlirDiagram Alir
Analisis SWOT
Analisis SWOTAnalisis SWOT
Rumusan Masalah dan Latar Belakang
Rumusan Masalah dan Latar Belakang Rumusan Masalah dan Latar Belakang
Rumusan Masalah dan Latar Belakang
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Literature Review
Literature ReviewLiterature Review
Tahapan APSI
Tahapan APSITahapan APSI
Meeting 2 konsep dan metode penelitian ilmu komputer
Meeting 2   konsep dan metode penelitian ilmu komputerMeeting 2   konsep dan metode penelitian ilmu komputer
Meeting 2 konsep dan metode penelitian ilmu komputer
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Meeting 2 pengembangan sistem
Meeting 2   pengembangan sistemMeeting 2   pengembangan sistem
Meeting 2 pengembangan sistem
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Meeting 1 - Fundamental Sistem Informasi
Meeting 1 - Fundamental Sistem InformasiMeeting 1 - Fundamental Sistem Informasi
Meeting 1 - Fundamental Sistem Informasi
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Soal UTS Aplikom Akuntansi 2
Soal UTS Aplikom Akuntansi 2Soal UTS Aplikom Akuntansi 2
Soal UTS Aplikom Akuntansi 2
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Revolusi Industri 4.0
Revolusi Industri 4.0Revolusi Industri 4.0
Revolusi Industri 4.0
Universitas Teknokrat Indonesia
 
Etika Bisnis dan E-commerce
Etika Bisnis dan E-commerceEtika Bisnis dan E-commerce
Etika Bisnis dan E-commerce
Universitas Teknokrat Indonesia
 

More from Universitas Teknokrat Indonesia (20)

Meeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptx
Meeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptxMeeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptx
Meeting 2 - Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Komputer.pptx
 
Teknik Pengumpulan Data.pptx
Teknik Pengumpulan Data.pptxTeknik Pengumpulan Data.pptx
Teknik Pengumpulan Data.pptx
 
Sequence Diagram
Sequence DiagramSequence Diagram
Sequence Diagram
 
Class Diagram
Class DiagramClass Diagram
Class Diagram
 
Activity Diagram
Activity DiagramActivity Diagram
Activity Diagram
 
Unified Modelling Language (UML)
Unified Modelling Language (UML)Unified Modelling Language (UML)
Unified Modelling Language (UML)
 
Kerangka Penelitian
Kerangka PenelitianKerangka Penelitian
Kerangka Penelitian
 
Teknik Sampling
Teknik SamplingTeknik Sampling
Teknik Sampling
 
Rancangan Penelitian
Rancangan PenelitianRancangan Penelitian
Rancangan Penelitian
 
Diagram Alir
Diagram AlirDiagram Alir
Diagram Alir
 
Analisis SWOT
Analisis SWOTAnalisis SWOT
Analisis SWOT
 
Rumusan Masalah dan Latar Belakang
Rumusan Masalah dan Latar Belakang Rumusan Masalah dan Latar Belakang
Rumusan Masalah dan Latar Belakang
 
Literature Review
Literature ReviewLiterature Review
Literature Review
 
Tahapan APSI
Tahapan APSITahapan APSI
Tahapan APSI
 
Meeting 2 konsep dan metode penelitian ilmu komputer
Meeting 2   konsep dan metode penelitian ilmu komputerMeeting 2   konsep dan metode penelitian ilmu komputer
Meeting 2 konsep dan metode penelitian ilmu komputer
 
Meeting 2 pengembangan sistem
Meeting 2   pengembangan sistemMeeting 2   pengembangan sistem
Meeting 2 pengembangan sistem
 
Meeting 1 - Fundamental Sistem Informasi
Meeting 1 - Fundamental Sistem InformasiMeeting 1 - Fundamental Sistem Informasi
Meeting 1 - Fundamental Sistem Informasi
 
Soal UTS Aplikom Akuntansi 2
Soal UTS Aplikom Akuntansi 2Soal UTS Aplikom Akuntansi 2
Soal UTS Aplikom Akuntansi 2
 
Revolusi Industri 4.0
Revolusi Industri 4.0Revolusi Industri 4.0
Revolusi Industri 4.0
 
Etika Bisnis dan E-commerce
Etika Bisnis dan E-commerceEtika Bisnis dan E-commerce
Etika Bisnis dan E-commerce
 

Recently uploaded

RUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docxRUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docx
kinayaptr30
 
Karakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi Komunikasi
Karakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi KomunikasiKarakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi Komunikasi
Karakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi Komunikasi
AdePutraTunggali
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
UditGheozi2
 
SOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptx
SOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptxSOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptx
SOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptx
astridamalia20
 
VISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBI
VISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBIVISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBI
VISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBI
gloriosaesy
 
tugas modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptx
tugas  modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptxtugas  modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptx
tugas modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptx
d2spdpnd9185
 
Pi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagja
Pi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagjaPi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagja
Pi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagja
agusmulyadi08
 
PENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdf
PENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdfPENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdf
PENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdf
smp4prg
 
PPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdf
PPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdfPPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdf
PPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdf
safitriana935
 
PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...
PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...
PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...
agusmulyadi08
 
Permainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaan
Permainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaanPermainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaan
Permainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaan
DEVI390643
 
INDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdf
INDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdfINDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdf
INDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdf
NurSriWidyastuti1
 
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakatPPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
jodikurniawan341
 
KOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.ppt
KOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.pptKOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.ppt
KOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.ppt
Dedi Dwitagama
 
ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9
ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9
ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9
mohfedri24
 
Laporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdf
Laporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdfLaporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdf
Laporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdf
gloriosaesy
 
RHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdf
RHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdfRHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdf
RHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdf
asyi1
 
LAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI
LAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERILAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI
LAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI
PURWANTOSDNWATES2
 
SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024
SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024
SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024
ozijaya
 
ppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdf
ppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdfppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdf
ppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdf
setiatinambunan
 

Recently uploaded (20)

RUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docxRUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA KEPALA SEKOLAH.docx
 
Karakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi Komunikasi
Karakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi KomunikasiKarakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi Komunikasi
Karakteristik Manusia Komunikan dalam Bingkai Psikologi Komunikasi
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak PERMATA BUNDA.pdf
 
SOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptx
SOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptxSOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptx
SOSIALISASI PPDB TAHUN AJARAN 2024-2025.pptx
 
VISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBI
VISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBIVISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBI
VISI MISI KOMUNITAS BELAJAR SDN 93 KOTA JAMBI
 
tugas modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptx
tugas  modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptxtugas  modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptx
tugas modul 1.4 Koneksi Antar Materi (1).pptx
 
Pi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagja
Pi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagjaPi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagja
Pi-2 AGUS MULYADI. S.Pd (3).pptx visi giru penggerak dan prakrsa perubahan bagja
 
PENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdf
PENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdfPENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdf
PENGUMUMAN PPDB SMPN 4 PONOROGO TAHUN 2024.pdf
 
PPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdf
PPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdfPPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdf
PPT Observasi Praktik Kinerja PMM SD pdf
 
PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...
PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...
PI 2 - Ratna Haryanti, S. Pd..pptx Visi misi dan prakarsa perubahan pendidika...
 
Permainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaan
Permainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaanPermainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaan
Permainan Wiwi Wowo aksi nyata berkebhinekaan
 
INDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdf
INDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdfINDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdf
INDIKATOR KINERJA DAN FOKUS PERILAKU KS.pdf
 
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakatPPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
PPT LANDASAN PENDIDIKAN.pptx tentang hubungan sekolah dengan masyarakat
 
KOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.ppt
KOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.pptKOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.ppt
KOMITMEN MENULIS DI BLOG KBMN PB PGRI.ppt
 
ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9
ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9
ppt materi aliran aliran pendidikan pai 9
 
Laporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdf
Laporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdfLaporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdf
Laporan Piket Guru untuk bukti dukung PMM.pdf
 
RHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdf
RHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdfRHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdf
RHK Jabatan Kep Sekolah dan Bukti Dukung.pdf
 
LAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI
LAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERILAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI
LAPORAN EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR NEGERI
 
SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024
SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024
SOAL SBDP KELAS 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023 2024
 
ppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdf
ppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdfppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdf
ppt landasan pendidikan pai 9 revisi.pdf
 

Extreme Programming

  • 1. Pertemuan 2 Chapter 2 The Internet & the World Wide Web Exploring Cyberspace Analisis dan Perancangan SI (APSI – 4 SKS) Extreme Programming Heni Su Fakultas Teknik dan Ilmu Kom Universitas Teknokrat Ind
  • 2. Objective and Target  Mengapa kecepatan proses pada rekayasa perangkat lunak modern merupakan kata kunci yang sangat penting?  Apa yang dimaksud rekayasa perangkat lunak yang cepat [agility software development] dan bagai mana proses rekayasa perangkat lunak yang cepat ini berbeda dengan model proses tradisional yang lebih dahulu ada?
  • 3. Definition Extreme Programming  Penggabungan suatu falsafah dan serangkaian tuntunan pengembangan.  Falsafahnya :  Kepuasan pelanggan  Tim-tim proyek yang kecil dan termotivasi  Metode-metode informal  Produk kerja perangkat lunak yang minimal  Dan seluruh kesederhanaan pengembangan
  • 4. Who Work Extreme Programming?  Rekayasawan perangkat lunak (Analyst)  Para stakeholder proyek yang lain [manajer, pelanggan, dan pengguna] bekerja sama dalam satu tim cepat.  Suatu tim cepat mendukung komunikasi dan kolaborasi di antara semua pihak yang terlibat di dalamnya.
  • 5. Mengapa Peng. Cepat dipandang Perlu?  Lingkungan bisnis modern yang menghasilkan sistem berbasis komputer  dan produk-produk perangkat lunak selalu bergerak cepat dan berubah-ubah.  Langkah-langkah:  Istilahnya “software engineering lite”  Dasar aktivitas kerangka kerja → komunikasi, perencanaan, pemodelan, kontruksi, dan penyerahan/peyampaian kepada pelanggan tetap dipertahankan.
  • 6. Faktor Manusia Pengembangan perangkat lunak secara cepat berfokus pada bakat dan kemampuan individu, membentuk proses bagi orang-orang dan tim tertentu.  Kompetensi: mencangkup bakat bawaan, keterampilan khusus, dan pengetahuan proses yang berhubungan dengan perangkat lunak [keterampilan dan pengetahuan proses harus di ajarkan]  Fokus Bersama: meskipun anggota tim memiliki kecerdasan dan keterampilan berbeda-beda, semua pada dasarnya harus dapat dipusatkan pada satu tujuan.
  • 7. Faktor Manusia  Kolaborasi: penilaian, analisis, dan penggunaan informasi yang dikomunikasikan antara anggota tim [memahami kerja tim]  Kemampuan mengambil keputusan: tim harus diberikan otonomi secukupnya [otoritas pengambilan keputusan untuk isu-isu proyek/masalah-masalah teknis]  Kemampuan pemecahan masalah: perubahan- perubahan yang harus diadaptasi [aktivitas memecahkan masalah yang salah].
  • 8. Faktor Manusia  Saling percaya dan menghormati: kepercayaan dan penghargaan.  Pengorganisasian diri:  Tim cepat mampu mengorganisasi dirinya sendiri untuk pekerjaan-pekerjaan yang akan diselesaikan.  Tim cepat mampu mengatur proses perangkat lunak.  Tim cepat harus mampu mengatur jadwal kerja untuk mencapai penghantaran perangkat lunak ke pelanggan dengan tepat waktu.
  • 9. Extreme Programming  Extreme Programming (XP) model  Model proses ini diciptakan dan dikembangkan oleh Kent Beck.  Model ini adalah model proses yang terbaru dalam dunia rekayasa perangkat lunak dan mencoba menjawab kesulitan dalam pengembangan software yang rumit dan sulit dalam implementasi.  Suatu model yang menekankan pada keterlibatan user secara langsung, pengujian, design
  • 10. Extreme Programming  XP menekankan kolaborasi antara pelanggan dan pengembang perangkat lunak,  Mengomunikasikan konsep-konsep yang penting  Menekankan pentingnya adaptasi terhadap umpan balik yang bersifat berkesinambungan  Dan menekankan dokumentasi yang produktif sebagai suatu media komunikasi.
  • 11. 4 Nilai penting Pemrograman Ekstrem  Communication/Komunikasi: komunikasi antara developer dan klien sering menjadi masalah. Karena itu komunikasi dalam XP dibangun dengan melakukan pemrograman berpasangan (pair programming). Developer didampingi oleh pihak klien dalam melakukan coding dan unit testing sehingga klien bisa terlibat langsung dalam pemrograman sambil berkomunikasi dengan developer. Selain itu perkiraan beban tugas juga diperhitungkan.
  • 12. 4 Nilai penting Pemrograman Ekstrem  Simplicity/sederhana: Menekankan pada kesederhanaan dalam pengkodean. Komunikasi yang lebih banyak mempermudah, dan rancangan yang sederhana mengurangi penjelasan.  Feedback/Masukan/Tanggapan: Setiap feed back ditanggapi dengan melakukan tes, unit test atau system integration dan jangan menunda karena biaya akan membengkak (uang, tenaga, waktu).
  • 13. 4 Nilai penting Pemrograman Ekstrem  Courage/Berani: Banyak ide baru dan berani mencobanya, berani mengerjakan kembali dan setiap kali kesalahan ditemukan, langsung diperbaiki.
  • 14. Proses Pemrograman Ekstrem Perencanaan Perancangan Penulisan Kode Program Pengujian Perangkat lunak yang dapat dikembangkan lebih lanjut Peluncuran Perangkat Lunak  Unit pengujian  Uji penerimaan Story pengguna Kreteria-kreteria Pemrograman Integrasi Solusi Prototipe
  • 15. Proses Pemrograman Ekstrem  Prencanaan: mendengarkan-suatu kegiatan bertujuan untuk mengumpulkan kebutuhan-kebutuhan, memahami proses bisnis, fitur-fitur utama, dan fungsionalitas.  Perancangan: memberikan panduan implementasi untuk sebuah perangkat lunak.  Pengkodean: tahapan mengiplementasian rancangan menjadi kode-kode program dan langsung dapat diintegrasikan dengan pengkodean sebelumnya.  Pengujian: pembuatan unit pengujian, pengujian integrasi dan validasi atas sistem/perangkat lunak  Memperbaiki masalah-masalah kecil.  Uji pelanggan, pengujian yang dilakukan oleh pelanggan berfokus pada fitur-fitur dan fungsionalitas sistem/perangkat lunak.
  • 16. Perdebatan di seputar Pemrograman Ekstrem Isu-isu banyak praktik XP disisi lain bermanfaat namun disisi lain XP memiliki kelemahan:  Volatilitas Kebutuhan: karena pelanggan adalah anggota aktif dari tim XP perubahan kebutuhan dilakukan secara informal Akibatnya lingkungan proyek dapat berubah dan sistem kerja harus diubah untuk mengakomodasi kebutuhan
  • 17. Perdebatan di seputar Pemrograman Ekstrem  Kebutuhan pelanggan yang bertentangan:  Banyak proyek memiliki banyak pelanggan, masing- masing dengan kebutuhannya sendiri-sendiri.  Kebutuhan dinyatakan secara informal:  Para-kritikus berpendapat bahwa suatu model yang lebih formal lebih diperlukan  Untuk memastikan bahwa kelalaian, inkonsistensi, dan kekeliruan ditemukan sebelum perangkat lunak dibangun.
  • 18. Perdebatan di seputar Pemrograman Ekstrem  Kurangnya perancangan formal: XP kurang menekankan pada kebutuhan akan perancangan arsitektur. Setiap sistem/perangkat lunak yang komplek harus menunjukan kualitas.
  • 19. Model Proses Cepat Lainnya  Pengembangan perangkat lunak adaptif [adaptive software development]  Pengembangan oleh banyak orang atau scrum  Metode pengembangan dinamik [dynamic system development method]  Kristal  Pengembangan drive fitur [feature drive development method]  Pengembangan perangkat lunak yang ringkas [lean software development]  Pemodelan cepat [agile modeling]  Proses cepat terpadu [agile unified process]
  • 20. Pengembangan perangkat lunak adaptif  Diperkenalkan oleh “Jim Highsmith”  Fokus pada kolaborasi manusia dan tim yang mandiri  Spekulasi: proyek dimulai dan perencanaan siklus adaptif dilakukan [mis. Tanggal penghantaran atau deskripsi pengguna].  Kolaborasi: komunikasi dan kerjasama tim perangkat lunak.  Pembelajaran: upaya melengkapi siklus  Falsafah ASD adalah pada dinamika tim mandiri, kolaborasi interpersonal dan pembelajaran individu dan tim proyek yang menghasilkan perangkat lunak.
  • 21. Pengembangan perangkat lunak adaptif • Perangkat lunak yang kemudian hari dapat dikembangkan lagi • Penyesuaian- penyesuaian untuk siklus selanjutnya
  • 22. Pengembangan oleh banyak orang atau scrum  Diperkenalkan oleh “Jeff Sutherland” dan tim pegembangannya pada th. 1990an  Dilanjutkan oleh schwaber dan Beedle  Prinsip-prinsip scrum konsisten pada pekerjaan cepat dengan kerangka kerja:  Kebutuhan  Analisis  Perancangan  Evolusi  Dan penghantaran  Efektif untuk proyek dengan jadwal yang ketat, perubahan kebutuhan, bisnis.
  • 23. Pengembangan oleh banyak orang atau scrum Setiap 24 jam 30 hari Sprint-Backlog: Fitur yang ditetapkan untuk sprint Item-item backlog yang telah diperluas oleh tim Produk Backlog: Fitur-fitur produk prioritas yang dikehendaki pelanggan Fungsionalitas baru ditunjukan pada akhir sprint Scrum: rapat harian selama 15 menit Anggota tim merespons: 1. Apa yang anda lakukan sejak pertemuan scrum terakhir? 2. Kendala apa saya yang anda hadapi? 3. Apa yang akan anda lakukan sebelum rapat berikutnya? Keterangan: 1. Backlog: daftar prioritas dari kebutuhan proyek [fitur-fitur] 2. Sprint: terdiri atas unit keja yang dibutuhkan untuk mencapai kebutuhan yang didefinisikan pada backlog. 3. Scrum meetings: pertemuan yang dilakukan setiap hari oleh tim scrum
  • 24. Metode pengembangan sistem dinamik  Pendekatan pengembangan perangkat lunak cepat yang menyediakan:  Kerangka kerja untuk membangun dan memelihara sistem yang memenuhi batas waktu yang ketat yang melalui penggunaan prototipe yang secara perlahan ditambahkan.  Siklus hidup sistem dinamik:  Studi kelayakan  Studi bisnis  Iterasi model fungsional  Perancangan dan membangun iterasi  implementasi
  • 25. Siklus hidup sistem dinamik  Studi kelayakan: menetapkan persyaratan bisnis dasar dan kendala yang terkait dengan aplikasi yang akan dibangun.  Studi bisnis: menetapkan persyaratan fungsional dan informasi yang akan memungkinkan aplikasi untuk memberikan nilai bisnis, mendefinisikan arsitektur dan mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan aplikasi.  Iterasi model fungsional: menghasilkan prototipe yang secara perlahan ditambahi dan diperluas.
  • 26. Siklus hidup sistem dinamik Perancangan dan membangun iterasi: melihat kembali prototipe yang telah dibangun pada tahap iterasi model fungsional untuk memastikan ketepatan nilai bisnis aplikasi yang dibangun. Implementasi: menempatkan peningkatan perangkat lunak terbaru [sebuah prototipe yang dapat dioperasionalkan] ke lingkungan operasional
  • 27. Kristal Diperkenalkan oleh “Alistair Cockburn” dan “Jim Highsmith” Pendekatan pengembangan perangkat lunak yang menempatkan prioritas tinggi pada “kemampuan bermanuver” Untuk mencapai kemampuan manuvernya dengan mendefinisikan satu rangkaian metodologi dengan masing-masing unsur inti: peran, pola proses, produk kerja, dan praktik yang unik Tujuan untuk memilih tim cepat yang paling sesuai dengan proyek dan lingkungan mereka.
  • 28. Pengembangan dikendalikan fitur Diperkenalkan oleh “Alistair Cockburn” dan “Jim Highsmith” Pendekatan pengembangan perangkat lunak yang menempatkan prioritas tinggi pada “kemampuan bermanuver” Untuk mencapai kemampuan manuvernya dengan mendefinisikan satu rangkaian metodologi dengan masing-masing unsur inti: peran, pola proses, produk kerja, dan praktik yang unik Tujuan untuk memilih tim cepat yang paling sesuai dengan proyek dan lingkungan mereka.
  • 29. Pengembangan dikendalikan fitur Mengembangkan suatu model yang bersifat keseluruan Mengembangkan daftar fitur-fitur Perencanaan berdasarkan fitur-fiur Perancangan berdasarkan fitur-fitur Pengembangan berdasarkan fitur-fitur
  • 30. Pengembangan PL yang ringkas  Mengadaptasi prinsip-prinsip manufacturing ringkas ke dunia rekayasa perangkat lunak  Prinsip-prinsip ringkas [Menghilangkan pemborosan, membangun kualitas, menciptakan pengetahuan, cepat menghantarkan dan mengoptimalkan keseluruhan]
  • 31. Pengembangan PL yang ringkas Setiap prinsip-prinsip dapat di adaptasi pada proses perangkat, misalnya menghilangkan pemborosan:  Tidak menambahkan fitur dan fungsi tambahan.  Menilai dampak biaya dan jadwal dari setiap kebutuhan baru yang diminta.  Menghapus proses langkah yang berlebihan.  Menciptakan mekanisme untuk meningkatkan cara anggota tim mencari informasi.  Memastikan pengujian menemukan kesalahan sebanyak mungkin.  Mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam membangun perangkat lunak.
  • 32. Pemodelan Cepat Metodologi berbasis praktik untuk pemodelan dan dokumentasi sistem berbasis perangkat lunak yang efektif. Kumpulan dari nilai-nilai, prinsip, dan praktik untuk model perangkat lunak yang dapat diterapkan pada proyek pengembangan perangkat lunak secara efektif dan ringan.
  • 33. Proses Terpadu Secara Cepat Kegiatan proses terpadu Secara Cepat: Pemodelan: merepresentasikan UML untuk proses bisnis dan ranah masalah Pelaksanaan: model tersebut diterjemahkan kedalam kode sumber. Pengujian: seperti XP tim perangkat lunak akan merancanga dan menjalankan serangkaian pengujian untuk menemukan kesalahan dalam kode sumber.
  • 34. Proses Terpadu Secara Cepat Pemasangan: pemasangan dalam konteks ini berfous pada penghantaran dan umpan balik dari pengguna akhir. Konfigurasi dan manajemen proyek: menelusuri dan mengendalikan kemajuan tim[manajemen perubahan, manajemen resiko] Lingkungan manajemen: mengordinasikan infrastruktur[standar, alat, dan teknologi pendukung lainya]
  • 35. Summary  Dalam ekonomi modern, kondisi pasar berubah dengan sangat cepat, pelanggan dan kebutuhan pengguna akhir berkembang, maka diperlukan pengembangan perangkat lunak dengan cara cepat.