Chapter
2-1
Chapter
2-2
C H A P T E RC H A P T E R 22
KERANGKA KONSEPTUALKERANGKA KONSEPTUAL
FINANCIAL REPORTINGFINANCIAL REPORTING
Intermediate Accounting
IFRS Edition
Kieso, Weygandt, and Warfield
Chapter
2-3
1. Menjelaskan kegunaan dari kerangka konseptual.
2. Menjelaskan untuk membangun kerangka kerja konseptual.
3. Memahami tujuan dari financial reporting.
4. Mengidentifikasi karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi.
5. Menentukan elemen dasar dari financial statements.
6. Menjelaskan asumsi-asumsi dasar akuntansi.
7. Menjelaskan penerapan prinsip-prinsip dasar akuntansi.
8. Menjelaskan dampak dan kendala dari pelaporan informasi
akuntansi (reporting accounting information).
Tujuan PembelajaranTujuan PembelajaranTujuan PembelajaranTujuan Pembelajaran
Chapter
2-4
ConceptualConceptual
FrameworkFramework
First Level: BasicFirst Level: Basic
ObjectiveObjective
Second Level:Second Level:
FundamentalFundamental
ConceptsConcepts
Third Level:Third Level:
Recognition,Recognition,
Measurement, andMeasurement, and
DisclosureDisclosure
ConceptsConcepts
NeedNeed
DevelopmentDevelopment
OverviewOverview
QualitativeQualitative
characteristicscharacteristics
Basic elementsBasic elements
Basic assumptionsBasic assumptions
Basic principlesBasic principles
ConstraintsConstraints
Summary of theSummary of the
structurestructure
Kerangka Konseptual Financial ReportingKerangka Konseptual Financial ReportingKerangka Konseptual Financial ReportingKerangka Konseptual Financial Reporting
Chapter
2-5
Kegunaan Kerangka Konseptual
Peraturan dibuat harus membangun dan
berhubungan dengan membentuk tubuh dari konsep
(body of concept).
Memungkinkan IASB menerbitkan pernyataan lebih
berguna dan konsisten dari waktu ke waktu.
Kerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka Konseptual
LO 1 Menjelaskan dari Kegunaan Kerangka Konseptual.LO 1 Menjelaskan dari Kegunaan Kerangka Konseptual.
Kerangka KonseptualKerangka Konseptual menetapkan konsep-konsep
yang mendasari financial reporting.
Chapter
2-6
Pengembangan Kerangka Konseptual
IASB dan FASB bekerja pada sebuah proyek untuk
mengembangkan kerangka konseptual umum.
Kerangka akan membangun keberadaan kerangka
IASB dan FASB.
Proyek telah mengidentifikasi tujuan financial
reporting (Chapter 1) dan karakter kualititatif yang
berguna untuk keputusan dari financial reporting
information.
Kerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka Konseptual
LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.
Chapter
2-7
3 Tingkatan:
Tingkat Pertama= Tujuan dasar
Tingkat kedua= Karakteristik Kualititatif dan elemen-
elemen dari financial statements
Tingkat ketiga= Pengakuan (Recognition), Pengukuran
(measurement), dan konsep pengungkapan (disclosure
concepts)
Kerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka Konseptual
Tinjauan Kerangka Konseptual
LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.
Chapter
2-8
Chapter
2-9
ASUMSI-ASUMSIASUMSI-ASUMSI
1.1. Economic entityEconomic entity
2.2. Going concernGoing concern
3.3. Monetary unitMonetary unit
4.4. PeriodicityPeriodicity
5.5. AccrualAccrual
PRINSIP-PRINSIPPRINSIP-PRINSIP
1.1. MeasurementMeasurement
2.2. Revenue recognitionRevenue recognition
3.3. Expense recognitionExpense recognition
4.4. Full disclosureFull disclosure
KENDALAKENDALA
1.1. CostCost
2.2. MaterialityMateriality
TUJUANTUJUAN
Memberikan InformasiMemberikan Informasi
Tentang Pelaporan EntitasTentang Pelaporan Entitas
yang berguna untukyang berguna untuk
menyajikan dan potensimenyajikan dan potensi
ekuitas Investor, pemberiekuitas Investor, pemberi
pinjaman, dan krediturpinjaman, dan kreditur
lainnya dalam kapasitaslainnya dalam kapasitas
mereka sebagai penyediamereka sebagai penyedia
modalmodal
ELEMEN-ELEMENELEMEN-ELEMEN
1.1. AssetsAssets
2.2. LiabilitiesLiabilities
3.3. EquityEquity
4.4. IncomeIncome
5.5. ExpensesExpenses
Illustration 2-7
Kerangka Financial
Reporting
Level-1
Level-2
Level - 3
KarakteristikKarakteristik
KualitatifKualitatif
1.1. KualitasKualitas
FundamentalFundamental
2.2. PeningkatanPeningkatan
KualitasKualitas
LO 2 Menjelaskan dari upayaLO 2 Menjelaskan dari upaya
membangun Kerangkamembangun Kerangka
Konseptual.Konseptual.
Chapter
2-10
 Menyediakan info ttgMenyediakan info ttg posisi keuangan, kinerja, sertaposisi keuangan, kinerja, serta
perubahan posisi keuanganperubahan posisi keuangan suatu perusahaan untuksuatu perusahaan untuk
pengambilan keputusan ekonomipengambilan keputusan ekonomi
 Disusun untukDisusun untuk tujuan memenuhi kebutuhantujuan memenuhi kebutuhan
bersamabersama sebagian besar pemakainya, walau tidaksebagian besar pemakainya, walau tidak
menyediakan semua informasi yang dibutuhkanmenyediakan semua informasi yang dibutuhkan
pemakai tsb.pemakai tsb.
 Menyajikan info keuanganMenyajikan info keuangan dan tidak diwajibkandan tidak diwajibkan
menyajikan info non keuangan.menyajikan info non keuangan.
 MenunjukkanMenunjukkan apa yang sdh dilakukan manajemenapa yang sdh dilakukan manajemen
(stewardship) dan pertanggungjawaban atas(stewardship) dan pertanggungjawaban atas
pengelolaan sumber daya yang telah dipercayakanpengelolaan sumber daya yang telah dipercayakan
kepadanya.kepadanya.
Tujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan Keuangan
Chapter
2-11
 Dapat dipahami (Understandability)Dapat dipahami (Understandability)
 Relevan (Relevance)Relevan (Relevance)
 Materialitas (Materiality)Materialitas (Materiality)
 Keandalan (Reliability)Keandalan (Reliability)
 Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)
 Substansi mengungguli bentuk (Subtance overSubstansi mengungguli bentuk (Subtance over
Form)Form)
 Netralitas (Neutrality)Netralitas (Neutrality)
 Pertimbangan yang Sehat (Prudence)Pertimbangan yang Sehat (Prudence)
 Kelengkapan (Completeness)Kelengkapan (Completeness)
 Dapat Dibandingkan (Comparability)Dapat Dibandingkan (Comparability)
Karakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
Chapter
2-12
 Memberikan Informasi Tentang Pelaporan EntitasMemberikan Informasi Tentang Pelaporan Entitas
yang berguna untuk menyajikan dan potensiyang berguna untuk menyajikan dan potensi
ekuitas Investor, pemberi pinjaman, dan krediturekuitas Investor, pemberi pinjaman, dan kreditur
lainnya dalam kapasitas mereka sebagai penyedialainnya dalam kapasitas mereka sebagai penyedia
modalmodal
Level-1: Tujuan DasarLevel-1: Tujuan DasarLevel-1: Tujuan DasarLevel-1: Tujuan Dasar
LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.
TujuanTujuan
 Disediakan dengan menerbitkan tujuan umum laporan keuangan.
 Asumsi adalah bahwa pengguna memiliki pengetahuan yang
wajar dari bisnis dan akuntansi keuangan untuk memahami informasi.
Chapter
2-13
 Menyediakan info ttgMenyediakan info ttg posisi keuangan, kinerja, sertaposisi keuangan, kinerja, serta
peubahan posisi keuanganpeubahan posisi keuangan suatu perusahaan untuksuatu perusahaan untuk
pengambilan keputusan ekonomipengambilan keputusan ekonomi
 Disusun untukDisusun untuk tujuan memenuhi kebutuhantujuan memenuhi kebutuhan
bersamabersama sebagian besar pemakainya, walau tidaksebagian besar pemakainya, walau tidak
menyediakan semua informasi yang dibutuhkanmenyediakan semua informasi yang dibutuhkan
pemakai tsb.pemakai tsb.
 Menyajikan info keuanganMenyajikan info keuangan dan tidak diwajibkandan tidak diwajibkan
menyajikan info non keuangan.menyajikan info non keuangan.
 MenunjukkanMenunjukkan apa yang sdh dilakukan manajemenapa yang sdh dilakukan manajemen
(stewardship) dan pertanggungjawaban atas(stewardship) dan pertanggungjawaban atas
pengelolaan sumber daya yang telah dipercayakanpengelolaan sumber daya yang telah dipercayakan
kepadanya.kepadanya.
Tujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan Keuangan
LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.
Chapter
2-14
IASB mengidentifikasi Karakteristik kualitatif dari
informasi akuntansi yang membedakan yang lebih baik
(lebih bermanfaat) dari informasi yang rendah (kurang
bermanfaat) informasi ditujukan untuk pengambilan
keputusan.
Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar
LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Karakteristik Kualitatif dari Informasi Akuntansi
Chapter
2-15
Illustration 2-2
Hierarchy of Accounting
Qualities
Level-2 : Konsep-Konsep DasarLevel-2 : Konsep-Konsep DasarLevel-2 : Konsep-Konsep DasarLevel-2 : Konsep-Konsep Dasar
LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Chapter
2-16 LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Chapter
2-17
 Dapat dipahami (Understandability)Dapat dipahami (Understandability)
 Relevan (Relevance)Relevan (Relevance)
 Materialitas (Materiality)Materialitas (Materiality)
 Keandalan (Reliability)Keandalan (Reliability)
 Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)
 Substansi mengungguli bentuk (Subtance overSubstansi mengungguli bentuk (Subtance over
Form)Form)
 Netralitas (Neutrality)Netralitas (Neutrality)
 Pertimbangan yang Sehat (Prudence)Pertimbangan yang Sehat (Prudence)
 Kelengkapan (Completeness)Kelengkapan (Completeness)
 Dapat Dibandingkan (Comparability)Dapat Dibandingkan (Comparability)
Karakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Chapter
2-18
Kualitas Dasar- Relevan
Relevansi adalah salah satu dari dua kualitas mendasar yang
membuat informasi akuntansi berguna untuk pengambilan
keputusan.
Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar
LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Chapter
2-19
Fundamental Quality – Faithful Representation
Faithful representation means that the numbers and
descriptions match what really existed or happened.
LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar
Chapter
2-20
Meningkatkan Kualitas
Membedakan informasi lebih atau kurang berguna dari informasi
yang berguna.
LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar
Chapter
2-21
ASUMSI-ASUMSIASUMSI-ASUMSI
1.1. Economic entityEconomic entity
2.2. Going concernGoing concern
3.3. Monetary unitMonetary unit
4.4. PeriodicityPeriodicity
5.5. AccrualAccrual
PRINSIP-PRINSIPPRINSIP-PRINSIP
1.1. MeasurementMeasurement
2.2. Revenue recognitionRevenue recognition
3.3. Expense recognitionExpense recognition
4.4. Full disclosureFull disclosure
KENDALAKENDALA
1.1. CostCost
2.2. MaterialityMateriality
TUJUANTUJUAN
Memberikan InformasiMemberikan Informasi
Tentang Pelaporan EntitasTentang Pelaporan Entitas
yang berguna untukyang berguna untuk
menyajikan dan potensimenyajikan dan potensi
ekuitas Investor, pemberiekuitas Investor, pemberi
pinjaman, dan krediturpinjaman, dan kreditur
lainnya dalam kapasitaslainnya dalam kapasitas
mereka sebagai penyediamereka sebagai penyedia
modalmodal
ELEMEN-ELEMENELEMEN-ELEMEN
1.1. AssetsAssets
2.2. LiabilitiesLiabilities
3.3. EquityEquity
4.4. IncomeIncome
5.5. ExpensesExpenses
Illustration 2-7
Kerangka Financial
Reporting
Level-1
Level-2
Level - 3
KarakteristikKarakteristik
KualitatifKualitatif
1.1. KualitasKualitas
FundamentalFundamental
2.2. PeningkatanPeningkatan
KualitasKualitas
LO 2 Menjelaskan dari upayaLO 2 Menjelaskan dari upaya
membangun Kerangkamembangun Kerangka
Konseptual.Konseptual.
Chapter
2-22
Level-2 : Elemen-Elemen DasarLevel-2 : Elemen-Elemen DasarLevel-2 : Elemen-Elemen DasarLevel-2 : Elemen-Elemen Dasar
Unsur yang terkait langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah asset,Unsur yang terkait langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah asset,
kewajiban dan ekuitas dan inilah defenisinya:kewajiban dan ekuitas dan inilah defenisinya:
 Asset ialah sumber daya ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat di masaAsset ialah sumber daya ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat di masa
depan.depan.
 Kewajiban ialah pengorabanan ekonomi yang mungkin terjadi dimasa depan yangKewajiban ialah pengorabanan ekonomi yang mungkin terjadi dimasa depan yang
timbul dari kewajiban berjalan sebuah entitas tertentu.timbul dari kewajiban berjalan sebuah entitas tertentu.
 Ekuitas ialah kepentingan residu dalam aktiva sebuah entinitas setelah dikurangiEkuitas ialah kepentingan residu dalam aktiva sebuah entinitas setelah dikurangi
kewajibannya .kewajibannya .
 Investasi oleh pemilik ialah kenaikan aktiva bersih sebuah perusahaan yang diInvestasi oleh pemilik ialah kenaikan aktiva bersih sebuah perusahaan yang di
timbulkan oleh transfer sesuatu yang bernilai dari entinitas lain kepada perusahaantimbulkan oleh transfer sesuatu yang bernilai dari entinitas lain kepada perusahaan
tersebut untuk menaikan kepentingan pemilik di dalamnya.tersebut untuk menaikan kepentingan pemilik di dalamnya.
 Pendapatan ialah arus masuk atau peningkatan lainnya atas aktiva sebuah entinitasPendapatan ialah arus masuk atau peningkatan lainnya atas aktiva sebuah entinitas
atau pelunasan kewajiban selama suatu periode.atau pelunasan kewajiban selama suatu periode.
 Keuntungan ialah kenaikan ekuitas bersih sebauah perusahaan yang ditimbulkanKeuntungan ialah kenaikan ekuitas bersih sebauah perusahaan yang ditimbulkan
transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.
 Kerugian ialah penurunan ekuitas bersih sebuah perusahaan yang di ditimbulkanKerugian ialah penurunan ekuitas bersih sebuah perusahaan yang di ditimbulkan
transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.
LO 5 Define the basic elements of financial statements.LO 5 Define the basic elements of financial statements.
Chapter
2-23
latihan 2-4  Identifikasi karakteristik kualitatif yang akan digunakan
di bawah ini:
(a) Karakteristik kualitatif yang digunak
an ketika perusahaan dalam industri
yang sama menggunakan prinsip
akuntansi yang sama.
(b)(b) Kualitas informasi yang di harpakanKualitas informasi yang di harpakan
penggunapengguna
(c) Keharusan untuk
memberikan perbandingan suatu
perusahaan dari periode ke periode..
(d) Mengabaikan konsekuensi ekonomis
berupa standar atau aturan.
LO 5LO 5
karakteristik
RelevanceRelevance
Faithful representationFaithful representation
Predictive valuePredictive value
Confirmatory valueConfirmatory value
NeutralityNeutrality
CompletenessCompleteness
TimelinessTimeliness
VerifiabilityVerifiability
UnderstandabilityUnderstandability
ComparabilityComparability
Bagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen DasarBagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen Dasar
Chapter
2-24
latihan 2-4:  Identifikasi karakteristik kualitatif yang
akan digunakan di bawah ini:
(e)(e) Membutuhkan kesepakatan yangMembutuhkan kesepakatan yang
tinggi antar individi-individu padatinggi antar individi-individu pada
pengukuran tertentu.pengukuran tertentu.
(f) Nilai prediksi adalah
unsur mendasar dari kualitas inform
asi..
(g) Karakteristik kualitatif
yang meningkatkan relevansi dan
representasi
LO 5LO 5
karakteristik
RelevanceRelevance
Faithful representationFaithful representation
Predictive valuePredictive value
Confirmatory valueConfirmatory value
NeutralityNeutrality
CompletenessCompleteness
TimelinessTimeliness
VerifiabilityVerifiability
UnderstandabilityUnderstandability
ComparabilityComparability
Bagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen DasarBagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen Dasar
Chapter
2-25
latihan 2-4 :  Identifikasi karakteristik kualitatif yang
akan digunakan di bawah ini:
(h) Kenetralan dan
kelengkapan merupakan
unsur dari kualitas dasar informasi a
kuntansi.
(i) dasar  kualitas fundamental yang
membuat informasi
akuntansi berguna untuk tujuan
pengambilan keputusan .
(j) Penerbitan laporan sementara adalah
contoh dari bahan peningkat apa ?
LO 5LO 5
karakteristik
RelevanceRelevance
Faithful representationFaithful representation
Predictive valuePredictive value
Confirmatory valueConfirmatory value
NeutralityNeutrality
CompletenessCompleteness
TimelinessTimeliness
VerifiabilityVerifiability
UnderstandabilityUnderstandability
ComparabilityComparability
Bagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen DasarBagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen Dasar
Chapter
2-26
Third Level: Recognition, Measurement, andThird Level: Recognition, Measurement, and
Disclosure ConceptsDisclosure Concepts
Third Level: Recognition, Measurement, andThird Level: Recognition, Measurement, and
Disclosure ConceptsDisclosure Concepts
Konsep-konsep ini menjelaskan bagaimana perusahaan
harus mengenali, mengukur,dan melaporkan elemen keuangan dari
setiap kejadian.
ASSUMPTIONSASSUMPTIONS
1.1. Economic entityEconomic entity
2.2. Going concernGoing concern
3.3. Monetary unitMonetary unit
4.4. PeriodicityPeriodicity
5.5. AccrualAccrual
PRINCIPLESPRINCIPLES
1.1. MeasurementMeasurement
2.2. Revenue recognitionRevenue recognition
3.3. Expense recognitionExpense recognition
4.4. Full disclosureFull disclosure
CONSTRAINTSCONSTRAINTS
1.1. CostCost
2.2. MaterialityMateriality
LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.
Recognition, Measurement, and Disclosure Concepts
Illustration 2-7
Framework for
Financial Reporting
Chapter
2-27
Economic Entity – perusahaan yang kegiatannya terpisah
antara pemilik dan unit bisnisnya sendiri.
Going Concern – perusahaan mampu bertahan cukup lama
untuk memenuhi tujuan dan komitmen.
Monetary Unit – uang adalah yang paling mendominasi.
Periodicity - perusahaan dapat membagi kegiatan ekonomi ke
dalam periode waktu.
Accrual Basis of Accounting – transaksi dicatat
dalam periode dimana peristiwa terjadi.
LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.
Bagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi Akuntansi
Asumsi Dasar
Chapter
2-28
Bagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi Akuntansi
LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.
E2-8  Mengidentifikasi asumsi dasar akuntansi yang dijelaskan
dalam setiap item di bawah ini.
(a) Kegiatan ekonomi FedEx Corporation (AS)
terbagi dalam 12-bulan untuk
menerbitkan laporan tahunan.
(b) Total SA (FRA) tidak menyesuaikan laporan
keuangannya dengan dampak dari inflasi.
(c) Barclays (GBR) melaporkan klasifikasi lancar
dan tidak lancar pada laporan posisikeuangan.
(d) Kegiatan ekonomi Tokai Rubber Industries
(Jepang) dan anak perusahaan digabunguntuk
keperluan akuntansi dan pelaporan.
PeriodicityPeriodicity
Going ConcernGoing Concern
MonetaryMonetary
UnitUnit
EconomicEconomic
EntityEntity
Chapter
2-29
Measurement
Cost umumnya dianggap menjadi representasi  dari jumlah yang
dibayar untuk item tertentu.
Fair value adalah "nilai dimana suatu aset
dapat dipertukarkan, kewajiban diselesaikan, atau instrumen
ekuitas yang diberikan dapat dipertukarkan antara pihak yang
memahami dan berkeinginan untuk brtransaksi dalam waktu yang
relatif lama."
IASB telah mengambil langkah
yang memberikan perusahaan pilihan untuk menggunakan nilai
wajar sebagai dasar untuk pengukuran aset keuangan
dankewajiban keuangan.
Third Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: Principles
LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.
Principles
Chapter
2-30
Revenue Recognition - Pendapatan harus diakui bila besar
kemungkinan manfaat ekonomis masa depanakan mengalir
ke perusahaan dan pengukuran yang dapat diandalkan dari
jumlahpendapatan dimungkinkan.
Bagian 3 : Prinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3 : Prinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3 : Prinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3 : Prinsip-Prinsip Akuntansi
LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.
Illustration 2-3
Timing of Revenue Recognition
Chapter
2-31
Expense Recognition - arus keluar atau "pengurasan
habis" aset dapat menimbulkan kewajiban (atau kombinasi
keduanya) selama periode sebagai akibat dari memberikan atau
menghasilkan barang dan / atau penyerahan jasa.
Third Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: Principles
LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.
Illustration 2-4
Expense Recognition
“lihat, beban selalu mengikuti pendapatan.”
Chapter
2-32
Full Disclosure Memberikan informasi yang  cukup penting
untuk mempengaruhi penilaian dan keputusan pengguna informasi.
Disediakan oleh:
Laporan Keuangan
Catatan Atas laporan Keuangan
Informasi Tambahan
Bagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip Akuntansi
LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.
Chapter
2-33
Bagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip Akuntansi
LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.
BE2-9: identifikasi prinsip dasar akuntansi yang di jelaskan
di bawah ini:
(a) Parmalat (ITA) Melaporkan pendapatan dalam laporan
laba rugi ketika pendapatan  diperoleh bukan pada saat
pendapatan tersebut diterima.
(b) Google (USA) mengakui beban
penyusutan untuk mesin selama periode 2-tahun
dimana mesin yang membantu perusahaan memperoleh
penghasilan.
(c) KC Corp. (USA) melaporkan informasi
tentang penundaan gugatan hukum yang masih dalam
catatan atas laporan keuangan.
(d) Fuji Film (JPN) melaporkan tanah di neraca sebesar
jumlah yang dibayarkan untuk membeli itu,
meskipun nilai pasar wajar diperkirakan lebih besar.
RevenueRevenue
RecognitioRecognitio
nn
ExpenseExpense
RecognitioRecognitio
nn
FullFull
DisclosureDisclosure
MeasurementMeasurement
Chapter
2-34
Cost – biaya penyediaan informasi harus dipertimbangkan
terhadap manfaat yang dapatdiperoleh dari menggunakannya.
Materiality - item dapat dikatakan material jika  mempengaruhi
atau mengubah penilaian dari orang yang wajar.
Bagian 3Bagian 3 : Constraints: ConstraintsBagian 3Bagian 3 : Constraints: Constraints
LO 8 Describe the impact that constraints have onLO 8 Describe the impact that constraints have on
reporting accounting information.reporting accounting information.
Kendala
Chapter
2-35
E2-11: apa kendala akuntansi yang diilustrasikan di
bawah ini:
(a) Perusahaan Willis tidak mengungkapkan
informasi apapun dalam catatan atas laporan
keuangan kecuali nilai informasi kepada
pengguna melebihi beban yang ia tanggung.
(b)  Perusahaan Beckham mencatat
 pengeluaran biaya tempat sampah pada
tahun tersebut diperoleh.
CostCost
Bagian 3: Kendala-Kendala AkuntansiBagian 3: Kendala-Kendala AkuntansiBagian 3: Kendala-Kendala AkuntansiBagian 3: Kendala-Kendala Akuntansi
MaterialityMateriality
LO 8 Describe the impact that constraints have onLO 8 Describe the impact that constraints have on
reporting accounting information.reporting accounting information.
Chapter
2-36
Summary of
the Structure
Chapter
2-37
 Kerangka kerja konseptual yang mendasari ada US GAAP dan
IFRS sangat mirip.
 Kerangka konvergensi harus menjadi dokumen tunggal, tidak
seperti dua kerangka kerjakonseptual yang saat ini ada.
 Baik IASB dan FASB memiliki prinsip-prinsip pengukuran yang sama,
berdasarkan nilai historis dan nilai wajar. Namun, US GAAP memiliki
pernyataan konsep untuk memanduestimasi nilai
wajar ketika berhubungan dengan pasar data tidak tersedia
(PernyataanKonsep Akuntansi Keuangan No 7,
"Menggunakan Informasi Arus Kas dan Nilai
Sekarang Akuntansi"). IASB sedang mempertimbangkan proposal
untuk memberikan bimbingan diperluas untuk estimasi nilai wajar.
Chapter
2-38
Copyright © 2011 John Wiley & Sons, Inc. All rights reserved.
Reproduction or translation of this work beyond that permitted in
Section 117 of the 1976 United States Copyright Act without the
express written permission of the copyright owner is unlawful.
Request for further information should be addressed to the
Permissions Department, John Wiley & Sons, Inc. The purchaser
may make back-up copies for his/her own use only and not for
distribution or resale. The Publisher assumes no responsibility for
errors, omissions, or damages, caused by the use of these
programs or from the use of the information contained herein.
CopyrightCopyrightCopyrightCopyright

Ch2 kerangka (framework) kieso ifrs

  • 1.
  • 2.
    Chapter 2-2 C H AP T E RC H A P T E R 22 KERANGKA KONSEPTUALKERANGKA KONSEPTUAL FINANCIAL REPORTINGFINANCIAL REPORTING Intermediate Accounting IFRS Edition Kieso, Weygandt, and Warfield
  • 3.
    Chapter 2-3 1. Menjelaskan kegunaandari kerangka konseptual. 2. Menjelaskan untuk membangun kerangka kerja konseptual. 3. Memahami tujuan dari financial reporting. 4. Mengidentifikasi karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi. 5. Menentukan elemen dasar dari financial statements. 6. Menjelaskan asumsi-asumsi dasar akuntansi. 7. Menjelaskan penerapan prinsip-prinsip dasar akuntansi. 8. Menjelaskan dampak dan kendala dari pelaporan informasi akuntansi (reporting accounting information). Tujuan PembelajaranTujuan PembelajaranTujuan PembelajaranTujuan Pembelajaran
  • 4.
    Chapter 2-4 ConceptualConceptual FrameworkFramework First Level: BasicFirstLevel: Basic ObjectiveObjective Second Level:Second Level: FundamentalFundamental ConceptsConcepts Third Level:Third Level: Recognition,Recognition, Measurement, andMeasurement, and DisclosureDisclosure ConceptsConcepts NeedNeed DevelopmentDevelopment OverviewOverview QualitativeQualitative characteristicscharacteristics Basic elementsBasic elements Basic assumptionsBasic assumptions Basic principlesBasic principles ConstraintsConstraints Summary of theSummary of the structurestructure Kerangka Konseptual Financial ReportingKerangka Konseptual Financial ReportingKerangka Konseptual Financial ReportingKerangka Konseptual Financial Reporting
  • 5.
    Chapter 2-5 Kegunaan Kerangka Konseptual Peraturandibuat harus membangun dan berhubungan dengan membentuk tubuh dari konsep (body of concept). Memungkinkan IASB menerbitkan pernyataan lebih berguna dan konsisten dari waktu ke waktu. Kerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka Konseptual LO 1 Menjelaskan dari Kegunaan Kerangka Konseptual.LO 1 Menjelaskan dari Kegunaan Kerangka Konseptual. Kerangka KonseptualKerangka Konseptual menetapkan konsep-konsep yang mendasari financial reporting.
  • 6.
    Chapter 2-6 Pengembangan Kerangka Konseptual IASBdan FASB bekerja pada sebuah proyek untuk mengembangkan kerangka konseptual umum. Kerangka akan membangun keberadaan kerangka IASB dan FASB. Proyek telah mengidentifikasi tujuan financial reporting (Chapter 1) dan karakter kualititatif yang berguna untuk keputusan dari financial reporting information. Kerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka Konseptual LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.
  • 7.
    Chapter 2-7 3 Tingkatan: Tingkat Pertama=Tujuan dasar Tingkat kedua= Karakteristik Kualititatif dan elemen- elemen dari financial statements Tingkat ketiga= Pengakuan (Recognition), Pengukuran (measurement), dan konsep pengungkapan (disclosure concepts) Kerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka KonseptualKerangka Konseptual Tinjauan Kerangka Konseptual LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.LO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangka Konseptual.
  • 8.
  • 9.
    Chapter 2-9 ASUMSI-ASUMSIASUMSI-ASUMSI 1.1. Economic entityEconomicentity 2.2. Going concernGoing concern 3.3. Monetary unitMonetary unit 4.4. PeriodicityPeriodicity 5.5. AccrualAccrual PRINSIP-PRINSIPPRINSIP-PRINSIP 1.1. MeasurementMeasurement 2.2. Revenue recognitionRevenue recognition 3.3. Expense recognitionExpense recognition 4.4. Full disclosureFull disclosure KENDALAKENDALA 1.1. CostCost 2.2. MaterialityMateriality TUJUANTUJUAN Memberikan InformasiMemberikan Informasi Tentang Pelaporan EntitasTentang Pelaporan Entitas yang berguna untukyang berguna untuk menyajikan dan potensimenyajikan dan potensi ekuitas Investor, pemberiekuitas Investor, pemberi pinjaman, dan krediturpinjaman, dan kreditur lainnya dalam kapasitaslainnya dalam kapasitas mereka sebagai penyediamereka sebagai penyedia modalmodal ELEMEN-ELEMENELEMEN-ELEMEN 1.1. AssetsAssets 2.2. LiabilitiesLiabilities 3.3. EquityEquity 4.4. IncomeIncome 5.5. ExpensesExpenses Illustration 2-7 Kerangka Financial Reporting Level-1 Level-2 Level - 3 KarakteristikKarakteristik KualitatifKualitatif 1.1. KualitasKualitas FundamentalFundamental 2.2. PeningkatanPeningkatan KualitasKualitas LO 2 Menjelaskan dari upayaLO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangkamembangun Kerangka Konseptual.Konseptual.
  • 10.
    Chapter 2-10  Menyediakan infottgMenyediakan info ttg posisi keuangan, kinerja, sertaposisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuanganperubahan posisi keuangan suatu perusahaan untuksuatu perusahaan untuk pengambilan keputusan ekonomipengambilan keputusan ekonomi  Disusun untukDisusun untuk tujuan memenuhi kebutuhantujuan memenuhi kebutuhan bersamabersama sebagian besar pemakainya, walau tidaksebagian besar pemakainya, walau tidak menyediakan semua informasi yang dibutuhkanmenyediakan semua informasi yang dibutuhkan pemakai tsb.pemakai tsb.  Menyajikan info keuanganMenyajikan info keuangan dan tidak diwajibkandan tidak diwajibkan menyajikan info non keuangan.menyajikan info non keuangan.  MenunjukkanMenunjukkan apa yang sdh dilakukan manajemenapa yang sdh dilakukan manajemen (stewardship) dan pertanggungjawaban atas(stewardship) dan pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya yang telah dipercayakanpengelolaan sumber daya yang telah dipercayakan kepadanya.kepadanya. Tujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan Keuangan
  • 11.
    Chapter 2-11  Dapat dipahami(Understandability)Dapat dipahami (Understandability)  Relevan (Relevance)Relevan (Relevance)  Materialitas (Materiality)Materialitas (Materiality)  Keandalan (Reliability)Keandalan (Reliability)  Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)  Substansi mengungguli bentuk (Subtance overSubstansi mengungguli bentuk (Subtance over Form)Form)  Netralitas (Neutrality)Netralitas (Neutrality)  Pertimbangan yang Sehat (Prudence)Pertimbangan yang Sehat (Prudence)  Kelengkapan (Completeness)Kelengkapan (Completeness)  Dapat Dibandingkan (Comparability)Dapat Dibandingkan (Comparability) Karakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
  • 12.
    Chapter 2-12  Memberikan InformasiTentang Pelaporan EntitasMemberikan Informasi Tentang Pelaporan Entitas yang berguna untuk menyajikan dan potensiyang berguna untuk menyajikan dan potensi ekuitas Investor, pemberi pinjaman, dan krediturekuitas Investor, pemberi pinjaman, dan kreditur lainnya dalam kapasitas mereka sebagai penyedialainnya dalam kapasitas mereka sebagai penyedia modalmodal Level-1: Tujuan DasarLevel-1: Tujuan DasarLevel-1: Tujuan DasarLevel-1: Tujuan Dasar LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting. TujuanTujuan  Disediakan dengan menerbitkan tujuan umum laporan keuangan.  Asumsi adalah bahwa pengguna memiliki pengetahuan yang wajar dari bisnis dan akuntansi keuangan untuk memahami informasi.
  • 13.
    Chapter 2-13  Menyediakan infottgMenyediakan info ttg posisi keuangan, kinerja, sertaposisi keuangan, kinerja, serta peubahan posisi keuanganpeubahan posisi keuangan suatu perusahaan untuksuatu perusahaan untuk pengambilan keputusan ekonomipengambilan keputusan ekonomi  Disusun untukDisusun untuk tujuan memenuhi kebutuhantujuan memenuhi kebutuhan bersamabersama sebagian besar pemakainya, walau tidaksebagian besar pemakainya, walau tidak menyediakan semua informasi yang dibutuhkanmenyediakan semua informasi yang dibutuhkan pemakai tsb.pemakai tsb.  Menyajikan info keuanganMenyajikan info keuangan dan tidak diwajibkandan tidak diwajibkan menyajikan info non keuangan.menyajikan info non keuangan.  MenunjukkanMenunjukkan apa yang sdh dilakukan manajemenapa yang sdh dilakukan manajemen (stewardship) dan pertanggungjawaban atas(stewardship) dan pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya yang telah dipercayakanpengelolaan sumber daya yang telah dipercayakan kepadanya.kepadanya. Tujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan KeuanganTujuan Laporan Keuangan LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.LO 3 Memahami tujuan dari financial reporting.
  • 14.
    Chapter 2-14 IASB mengidentifikasi Karakteristik kualitatif dari informasi akuntansi yang membedakanyang lebih baik (lebih bermanfaat) dari informasi yang rendah (kurang bermanfaat) informasi ditujukan untuk pengambilan keputusan. Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi. Karakteristik Kualitatif dari Informasi Akuntansi
  • 15.
    Chapter 2-15 Illustration 2-2 Hierarchy ofAccounting Qualities Level-2 : Konsep-Konsep DasarLevel-2 : Konsep-Konsep DasarLevel-2 : Konsep-Konsep DasarLevel-2 : Konsep-Konsep Dasar LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
  • 16.
    Chapter 2-16 LO 4Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
  • 17.
    Chapter 2-17  Dapat dipahami(Understandability)Dapat dipahami (Understandability)  Relevan (Relevance)Relevan (Relevance)  Materialitas (Materiality)Materialitas (Materiality)  Keandalan (Reliability)Keandalan (Reliability)  Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)Penyajian yang Jujur (Faithful Presentation)  Substansi mengungguli bentuk (Subtance overSubstansi mengungguli bentuk (Subtance over Form)Form)  Netralitas (Neutrality)Netralitas (Neutrality)  Pertimbangan yang Sehat (Prudence)Pertimbangan yang Sehat (Prudence)  Kelengkapan (Completeness)Kelengkapan (Completeness)  Dapat Dibandingkan (Comparability)Dapat Dibandingkan (Comparability) Karakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan KeuanganKarakteristik Kualitatif Laporan Keuangan LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
  • 18.
    Chapter 2-18 Kualitas Dasar- Relevan Relevansi adalahsalah satu dari dua kualitas mendasar yang membuat informasi akuntansi berguna untuk pengambilan keputusan. Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.
  • 19.
    Chapter 2-19 Fundamental Quality –Faithful Representation Faithful representation means that the numbers and descriptions match what really existed or happened. LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi. Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar
  • 20.
    Chapter 2-20 Meningkatkan Kualitas Membedakan informasi lebihatau kurang berguna dari informasi yang berguna. LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi.LO 4 Identifikasi karakteristik kualitatif dar informasi akuntansi. Level-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep DasarLevel-2: Konsep-Konsep Dasar
  • 21.
    Chapter 2-21 ASUMSI-ASUMSIASUMSI-ASUMSI 1.1. Economic entityEconomicentity 2.2. Going concernGoing concern 3.3. Monetary unitMonetary unit 4.4. PeriodicityPeriodicity 5.5. AccrualAccrual PRINSIP-PRINSIPPRINSIP-PRINSIP 1.1. MeasurementMeasurement 2.2. Revenue recognitionRevenue recognition 3.3. Expense recognitionExpense recognition 4.4. Full disclosureFull disclosure KENDALAKENDALA 1.1. CostCost 2.2. MaterialityMateriality TUJUANTUJUAN Memberikan InformasiMemberikan Informasi Tentang Pelaporan EntitasTentang Pelaporan Entitas yang berguna untukyang berguna untuk menyajikan dan potensimenyajikan dan potensi ekuitas Investor, pemberiekuitas Investor, pemberi pinjaman, dan krediturpinjaman, dan kreditur lainnya dalam kapasitaslainnya dalam kapasitas mereka sebagai penyediamereka sebagai penyedia modalmodal ELEMEN-ELEMENELEMEN-ELEMEN 1.1. AssetsAssets 2.2. LiabilitiesLiabilities 3.3. EquityEquity 4.4. IncomeIncome 5.5. ExpensesExpenses Illustration 2-7 Kerangka Financial Reporting Level-1 Level-2 Level - 3 KarakteristikKarakteristik KualitatifKualitatif 1.1. KualitasKualitas FundamentalFundamental 2.2. PeningkatanPeningkatan KualitasKualitas LO 2 Menjelaskan dari upayaLO 2 Menjelaskan dari upaya membangun Kerangkamembangun Kerangka Konseptual.Konseptual.
  • 22.
    Chapter 2-22 Level-2 : Elemen-ElemenDasarLevel-2 : Elemen-Elemen DasarLevel-2 : Elemen-Elemen DasarLevel-2 : Elemen-Elemen Dasar Unsur yang terkait langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah asset,Unsur yang terkait langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah asset, kewajiban dan ekuitas dan inilah defenisinya:kewajiban dan ekuitas dan inilah defenisinya:  Asset ialah sumber daya ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat di masaAsset ialah sumber daya ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat di masa depan.depan.  Kewajiban ialah pengorabanan ekonomi yang mungkin terjadi dimasa depan yangKewajiban ialah pengorabanan ekonomi yang mungkin terjadi dimasa depan yang timbul dari kewajiban berjalan sebuah entitas tertentu.timbul dari kewajiban berjalan sebuah entitas tertentu.  Ekuitas ialah kepentingan residu dalam aktiva sebuah entinitas setelah dikurangiEkuitas ialah kepentingan residu dalam aktiva sebuah entinitas setelah dikurangi kewajibannya .kewajibannya .  Investasi oleh pemilik ialah kenaikan aktiva bersih sebuah perusahaan yang diInvestasi oleh pemilik ialah kenaikan aktiva bersih sebuah perusahaan yang di timbulkan oleh transfer sesuatu yang bernilai dari entinitas lain kepada perusahaantimbulkan oleh transfer sesuatu yang bernilai dari entinitas lain kepada perusahaan tersebut untuk menaikan kepentingan pemilik di dalamnya.tersebut untuk menaikan kepentingan pemilik di dalamnya.  Pendapatan ialah arus masuk atau peningkatan lainnya atas aktiva sebuah entinitasPendapatan ialah arus masuk atau peningkatan lainnya atas aktiva sebuah entinitas atau pelunasan kewajiban selama suatu periode.atau pelunasan kewajiban selama suatu periode.  Keuntungan ialah kenaikan ekuitas bersih sebauah perusahaan yang ditimbulkanKeuntungan ialah kenaikan ekuitas bersih sebauah perusahaan yang ditimbulkan transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.  Kerugian ialah penurunan ekuitas bersih sebuah perusahaan yang di ditimbulkanKerugian ialah penurunan ekuitas bersih sebuah perusahaan yang di ditimbulkan transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya.transaksi peripheral dan insidentil dari semua transaksi atau kejadian lainnya. LO 5 Define the basic elements of financial statements.LO 5 Define the basic elements of financial statements.
  • 23.
    Chapter 2-23 latihan 2-4  Identifikasi karakteristik kualitatifyang akan digunakan di bawah ini: (a) Karakteristik kualitatif yang digunak an ketika perusahaan dalam industri yang sama menggunakan prinsip akuntansi yang sama. (b)(b) Kualitas informasi yang di harpakanKualitas informasi yang di harpakan penggunapengguna (c) Keharusan untuk memberikan perbandingan suatu perusahaan dari periode ke periode.. (d) Mengabaikan konsekuensi ekonomis berupa standar atau aturan. LO 5LO 5 karakteristik RelevanceRelevance Faithful representationFaithful representation Predictive valuePredictive value Confirmatory valueConfirmatory value NeutralityNeutrality CompletenessCompleteness TimelinessTimeliness VerifiabilityVerifiability UnderstandabilityUnderstandability ComparabilityComparability Bagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen DasarBagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen Dasar
  • 24.
    Chapter 2-24 latihan 2-4:  Identifikasi karakteristik kualitatifyang akan digunakan di bawah ini: (e)(e) Membutuhkan kesepakatan yangMembutuhkan kesepakatan yang tinggi antar individi-individu padatinggi antar individi-individu pada pengukuran tertentu.pengukuran tertentu. (f) Nilai prediksi adalah unsur mendasar dari kualitas inform asi.. (g) Karakteristik kualitatif yang meningkatkan relevansi dan representasi LO 5LO 5 karakteristik RelevanceRelevance Faithful representationFaithful representation Predictive valuePredictive value Confirmatory valueConfirmatory value NeutralityNeutrality CompletenessCompleteness TimelinessTimeliness VerifiabilityVerifiability UnderstandabilityUnderstandability ComparabilityComparability Bagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen DasarBagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen Dasar
  • 25.
    Chapter 2-25 latihan 2-4 : Identifikasi karakteristik kualitatif yang akan digunakan di bawah ini: (h) Kenetralan dan kelengkapan merupakan unsur dari kualitas dasar informasi a kuntansi. (i) dasar  kualitas fundamental yang membuat informasi akuntansi berguna untuk tujuan pengambilan keputusan . (j) Penerbitan laporan sementara adalah contoh dari bahan peningkat apa ? LO 5LO 5 karakteristik RelevanceRelevance Faithful representationFaithful representation Predictive valuePredictive value Confirmatory valueConfirmatory value NeutralityNeutrality CompletenessCompleteness TimelinessTimeliness VerifiabilityVerifiability UnderstandabilityUnderstandability ComparabilityComparability Bagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen DasarBagian 2Bagian 2 : Elemen-Elemen Dasar: Elemen-Elemen Dasar
  • 26.
    Chapter 2-26 Third Level: Recognition,Measurement, andThird Level: Recognition, Measurement, and Disclosure ConceptsDisclosure Concepts Third Level: Recognition, Measurement, andThird Level: Recognition, Measurement, and Disclosure ConceptsDisclosure Concepts Konsep-konsep ini menjelaskan bagaimana perusahaan harus mengenali, mengukur,dan melaporkan elemen keuangan dari setiap kejadian. ASSUMPTIONSASSUMPTIONS 1.1. Economic entityEconomic entity 2.2. Going concernGoing concern 3.3. Monetary unitMonetary unit 4.4. PeriodicityPeriodicity 5.5. AccrualAccrual PRINCIPLESPRINCIPLES 1.1. MeasurementMeasurement 2.2. Revenue recognitionRevenue recognition 3.3. Expense recognitionExpense recognition 4.4. Full disclosureFull disclosure CONSTRAINTSCONSTRAINTS 1.1. CostCost 2.2. MaterialityMateriality LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.LO 6 Describe the basic assumptions of accounting. Recognition, Measurement, and Disclosure Concepts Illustration 2-7 Framework for Financial Reporting
  • 27.
    Chapter 2-27 Economic Entity –perusahaan yang kegiatannya terpisah antara pemilik dan unit bisnisnya sendiri. Going Concern – perusahaan mampu bertahan cukup lama untuk memenuhi tujuan dan komitmen. Monetary Unit – uang adalah yang paling mendominasi. Periodicity - perusahaan dapat membagi kegiatan ekonomi ke dalam periode waktu. Accrual Basis of Accounting – transaksi dicatat dalam periode dimana peristiwa terjadi. LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.LO 6 Describe the basic assumptions of accounting. Bagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi Akuntansi Asumsi Dasar
  • 28.
    Chapter 2-28 Bagian 3 :Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi AkuntansiBagian 3 : Asumsi-Asumsi Akuntansi LO 6 Describe the basic assumptions of accounting.LO 6 Describe the basic assumptions of accounting. E2-8  Mengidentifikasi asumsi dasar akuntansi yang dijelaskan dalam setiap item di bawah ini. (a) Kegiatan ekonomi FedEx Corporation (AS) terbagi dalam 12-bulan untuk menerbitkan laporan tahunan. (b) Total SA (FRA) tidak menyesuaikan laporan keuangannya dengan dampak dari inflasi. (c) Barclays (GBR) melaporkan klasifikasi lancar dan tidak lancar pada laporan posisikeuangan. (d) Kegiatan ekonomi Tokai Rubber Industries (Jepang) dan anak perusahaan digabunguntuk keperluan akuntansi dan pelaporan. PeriodicityPeriodicity Going ConcernGoing Concern MonetaryMonetary UnitUnit EconomicEconomic EntityEntity
  • 29.
    Chapter 2-29 Measurement Cost umumnya dianggap menjadirepresentasi  dari jumlah yang dibayar untuk item tertentu. Fair value adalah "nilai dimana suatu aset dapat dipertukarkan, kewajiban diselesaikan, atau instrumen ekuitas yang diberikan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk brtransaksi dalam waktu yang relatif lama." IASB telah mengambil langkah yang memberikan perusahaan pilihan untuk menggunakan nilai wajar sebagai dasar untuk pengukuran aset keuangan dankewajiban keuangan. Third Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: Principles LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting. Principles
  • 30.
    Chapter 2-30 Revenue Recognition - Pendapatan harus diakuibila besar kemungkinan manfaat ekonomis masa depanakan mengalir ke perusahaan dan pengukuran yang dapat diandalkan dari jumlahpendapatan dimungkinkan. Bagian 3 : Prinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3 : Prinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3 : Prinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3 : Prinsip-Prinsip Akuntansi LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting. Illustration 2-3 Timing of Revenue Recognition
  • 31.
    Chapter 2-31 Expense Recognition -arus keluar atau "pengurasan habis" aset dapat menimbulkan kewajiban (atau kombinasi keduanya) selama periode sebagai akibat dari memberikan atau menghasilkan barang dan / atau penyerahan jasa. Third Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: PrinciplesThird Level: Principles LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting. Illustration 2-4 Expense Recognition “lihat, beban selalu mengikuti pendapatan.”
  • 32.
    Chapter 2-32 Full Disclosure Memberikan informasiyang  cukup penting untuk mempengaruhi penilaian dan keputusan pengguna informasi. Disediakan oleh: Laporan Keuangan Catatan Atas laporan Keuangan Informasi Tambahan Bagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip Akuntansi LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.
  • 33.
    Chapter 2-33 Bagian 3Bagian 3:Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip AkuntansiBagian 3Bagian 3: Pri: Prinsip-Prinsip Akuntansinsip-Prinsip Akuntansi LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting.LO 7 Explain the application of the basic principles of accounting. BE2-9: identifikasi prinsip dasar akuntansi yang di jelaskan di bawah ini: (a) Parmalat (ITA) Melaporkan pendapatan dalam laporan laba rugi ketika pendapatan  diperoleh bukan pada saat pendapatan tersebut diterima. (b) Google (USA) mengakui beban penyusutan untuk mesin selama periode 2-tahun dimana mesin yang membantu perusahaan memperoleh penghasilan. (c) KC Corp. (USA) melaporkan informasi tentang penundaan gugatan hukum yang masih dalam catatan atas laporan keuangan. (d) Fuji Film (JPN) melaporkan tanah di neraca sebesar jumlah yang dibayarkan untuk membeli itu, meskipun nilai pasar wajar diperkirakan lebih besar. RevenueRevenue RecognitioRecognitio nn ExpenseExpense RecognitioRecognitio nn FullFull DisclosureDisclosure MeasurementMeasurement
  • 34.
    Chapter 2-34 Cost – biayapenyediaan informasi harus dipertimbangkan terhadap manfaat yang dapatdiperoleh dari menggunakannya. Materiality - item dapat dikatakan material jika  mempengaruhi atau mengubah penilaian dari orang yang wajar. Bagian 3Bagian 3 : Constraints: ConstraintsBagian 3Bagian 3 : Constraints: Constraints LO 8 Describe the impact that constraints have onLO 8 Describe the impact that constraints have on reporting accounting information.reporting accounting information. Kendala
  • 35.
    Chapter 2-35 E2-11: apa kendalaakuntansi yang diilustrasikan di bawah ini: (a) Perusahaan Willis tidak mengungkapkan informasi apapun dalam catatan atas laporan keuangan kecuali nilai informasi kepada pengguna melebihi beban yang ia tanggung. (b)  Perusahaan Beckham mencatat  pengeluaran biaya tempat sampah pada tahun tersebut diperoleh. CostCost Bagian 3: Kendala-Kendala AkuntansiBagian 3: Kendala-Kendala AkuntansiBagian 3: Kendala-Kendala AkuntansiBagian 3: Kendala-Kendala Akuntansi MaterialityMateriality LO 8 Describe the impact that constraints have onLO 8 Describe the impact that constraints have on reporting accounting information.reporting accounting information.
  • 36.
  • 37.
    Chapter 2-37  Kerangka kerja konseptual yangmendasari ada US GAAP dan IFRS sangat mirip.  Kerangka konvergensi harus menjadi dokumen tunggal, tidak seperti dua kerangka kerjakonseptual yang saat ini ada.  Baik IASB dan FASB memiliki prinsip-prinsip pengukuran yang sama, berdasarkan nilai historis dan nilai wajar. Namun, US GAAP memiliki pernyataan konsep untuk memanduestimasi nilai wajar ketika berhubungan dengan pasar data tidak tersedia (PernyataanKonsep Akuntansi Keuangan No 7, "Menggunakan Informasi Arus Kas dan Nilai Sekarang Akuntansi"). IASB sedang mempertimbangkan proposal untuk memberikan bimbingan diperluas untuk estimasi nilai wajar.
  • 38.
    Chapter 2-38 Copyright © 2011John Wiley & Sons, Inc. All rights reserved. Reproduction or translation of this work beyond that permitted in Section 117 of the 1976 United States Copyright Act without the express written permission of the copyright owner is unlawful. Request for further information should be addressed to the Permissions Department, John Wiley & Sons, Inc. The purchaser may make back-up copies for his/her own use only and not for distribution or resale. The Publisher assumes no responsibility for errors, omissions, or damages, caused by the use of these programs or from the use of the information contained herein. CopyrightCopyrightCopyrightCopyright