Created By :
Adinda Niti Meilaningrum
Arifudin Diding Pratama
Maya Vivianti
Riski Setiawan
Pada masa yunani kuno hanya dikenal adanya 3 bentuk pokok dari
negara. Hal ini disebabkan karena susunan negara masih sangat
sederhana, bila dibandingkan dengan pengertian negara pada
zaman sekarang. Luas negara pada zaman Yunani kuno hanya
sebesar kota, yang pada hakikatnya hanya merupakan negara-kota
saja. Negara-kota ini dikenal dengan istilah “polis”. Selain itu sifat
dari urusan negara masih sangat sederhana sekali. Dalam
pandangan masyarakat dan para ahli negara belum ada perbedaan
antara pengertian negara, pengertian masyarakat dan pengertian
pemerintah.
Adapun tiga bentuk pokok daripada negara pada masa yunani
kuno. Untuk membedakan pengertian dari ketiga bentuk negara
diatas adalah jumlah dari pemegang kekuasaan.
MONARKI
OLIGARKI
DEMOKRASI
PEMBEDA
Negara
Kesatuan
negara
serikat
(federasi)
negara bersusunan
tunggal (hanya ada 1
kepala negara, 1
undang-undang dasar, 1
kepala pemerintahan,
dan 1 parlemen yang
mewakili seluruh
rakyat)
Pemerintah menduduki
tingkat tertinggi dan
dapat memutuskan
segala sesuatu yang
terjadi dalam negara
tidak ada negara –
negara bagian ataupun
daerah yang bersifat
negara. negara yang bersusun
tunggal, artinya hanya
ada satu pemerintahan
pusat yang memiliki
kekuasaan untuk
mengatur seluruh
daerah
Contoh negara yang
berbentuk kesatuan
adalah Indonesia,
Jepang, Italia, Filipina,
dan Belanda
Sistem Sentralisasi. Segala
sesuatu dalam negara
langsung diatur dan diurus
oleh pemerintah pusat,
sedangkan daerah tinggal
melaksanakan.
Sistem Desentralisasi. Daerah diberi
kesempatan untuk mengatur dan
mengurus rumah tangganya sendiri,
yang berarti bahwa daerah memiliki
hak otonomi untuk
menyelenggarakan kekuasaan.
Hanya memiliki
satu undang-
undang dasar,
satu kepala
negara, satu
dewan menteri,
dan satu Dewan
Perwakilan
Rakyat.
Hanya terdapat
satu kebijakan
yang menyangkut
persoalan politik,
ekonomi, sosial
budaya, serta
pertahanan dan
keamanan
Kedaulatan
negara meliputi
kedaulatan ke
dalam dan ke luar
yang ditangani
pemerintah pusat
Negara serikat atau
sering juga disebut
negara federasi
merupakan negara
yang bersusunan
jamak, yaitu terdiri
dari beberapa negara
yang disebut negara
bagian
Tiap-tiap negara
bagian memiliki
kedaulatan dan
merupakan negara
yang merdeka. Mereka
bergabung
membentuk negara
serikat dengan
pemerintahan
tersendiri yang disebut
pemerintahan federal
sehingga dalam negara
serikat terdapat dua
pemerintahan, yaitu
pemerintahan negara
bagian dan
pemerintahan negara
federal
hubungan antara
negara bagian
dan negara
federal adalah
independen,
yaitu merdeka
dan tidak
dibawah
kekuasaan
dengan sifat
hubungan
koordinatif
Contoh negara
yang berbentuk
serikat adalah
India, Australia,
Amerika Serikat,
jerman, Swiss,
Brasil dan
Malaysia.
Pemerintah pusat
memperoleh kedaulatan
dari negara-negara bagian
untuk urusan ke luar dan
sebagian ke dalam
Setiap negara bagian
berstatus tidak berdaulat,
akan tetapi kekuasaan asli
tetap ada pada negara
bagian
Kepala negara memiliki hak
veto atau pembatalan
keputusan yang diajukan
oleh parlemen.
Setiap negara bagian
memiliki wewenang untuk
membuat UU dasar sendiri
selama tidak bertentangan
dengan pemerintah pusat
Pada negara serikat terjadi
penyerahan kekuasaan dari
negara bagian kepada negara
serikat yang disebut dengan
istilah limitatif (sebuah demi
sebuah).
Kekuasaan asli dalam
negara serikat tetap ada
pada negara bagian
karena negara bagian
memiliki hubungan
langsung dengan
rakyatnya
Beberapa kekuasaan yang
diserahkan negara bagian
kepada negara serikat
merupakan hal-hal yang
berkaitan dengan persoalan
hubungan luar negeri,
pertahan negara, keuangan,
serta urusan pos. kekuasaan
tersebut dinamakan
kekuasaan yang
didelegasikan (delegated
powers).
Negara
Federal
Negara
Kesatuan
Bagian-bagian Negara bukan merupakan
negara bagian, lazimnya disebut provinsi·
Organisasi bagian-bagian negara secaragaris
besar ditentukan oleh pembuat undang-undang
di pusat danmerupakan pelaksanaan sistim
desentralisasi
Wewenag secara tereperinci terdapat pada
propinsi-propinsi dan residu powernya ada
pada pemerintah pusat·
Bagian-bagian negara disebut negara bagian
Negara-negara bagian memiliki wewenang
untuk memebuat UUD sendiri dan dapat
menentukan bentuk-bentuk organisasinya
masing-masing yang tidak bertentangan
dengan konstitusi·
Wewenang pembuat UU pemerintah
pusat ditentukan secara terperinci dan
wewenang lainnya ada pada negara
bagian
.Wassalamu’alaikum.Wr.Wb.
Good
Byeeeee,,
,
Good
Byeeeee,,,

bentuk negara

  • 1.
    Created By : AdindaNiti Meilaningrum Arifudin Diding Pratama Maya Vivianti Riski Setiawan
  • 2.
    Pada masa yunanikuno hanya dikenal adanya 3 bentuk pokok dari negara. Hal ini disebabkan karena susunan negara masih sangat sederhana, bila dibandingkan dengan pengertian negara pada zaman sekarang. Luas negara pada zaman Yunani kuno hanya sebesar kota, yang pada hakikatnya hanya merupakan negara-kota saja. Negara-kota ini dikenal dengan istilah “polis”. Selain itu sifat dari urusan negara masih sangat sederhana sekali. Dalam pandangan masyarakat dan para ahli negara belum ada perbedaan antara pengertian negara, pengertian masyarakat dan pengertian pemerintah. Adapun tiga bentuk pokok daripada negara pada masa yunani kuno. Untuk membedakan pengertian dari ketiga bentuk negara diatas adalah jumlah dari pemegang kekuasaan. MONARKI OLIGARKI DEMOKRASI PEMBEDA
  • 4.
  • 5.
    negara bersusunan tunggal (hanyaada 1 kepala negara, 1 undang-undang dasar, 1 kepala pemerintahan, dan 1 parlemen yang mewakili seluruh rakyat) Pemerintah menduduki tingkat tertinggi dan dapat memutuskan segala sesuatu yang terjadi dalam negara tidak ada negara – negara bagian ataupun daerah yang bersifat negara. negara yang bersusun tunggal, artinya hanya ada satu pemerintahan pusat yang memiliki kekuasaan untuk mengatur seluruh daerah Contoh negara yang berbentuk kesatuan adalah Indonesia, Jepang, Italia, Filipina, dan Belanda
  • 6.
    Sistem Sentralisasi. Segala sesuatudalam negara langsung diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, sedangkan daerah tinggal melaksanakan. Sistem Desentralisasi. Daerah diberi kesempatan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, yang berarti bahwa daerah memiliki hak otonomi untuk menyelenggarakan kekuasaan.
  • 7.
    Hanya memiliki satu undang- undangdasar, satu kepala negara, satu dewan menteri, dan satu Dewan Perwakilan Rakyat. Hanya terdapat satu kebijakan yang menyangkut persoalan politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan Kedaulatan negara meliputi kedaulatan ke dalam dan ke luar yang ditangani pemerintah pusat
  • 8.
    Negara serikat atau seringjuga disebut negara federasi merupakan negara yang bersusunan jamak, yaitu terdiri dari beberapa negara yang disebut negara bagian Tiap-tiap negara bagian memiliki kedaulatan dan merupakan negara yang merdeka. Mereka bergabung membentuk negara serikat dengan pemerintahan tersendiri yang disebut pemerintahan federal sehingga dalam negara serikat terdapat dua pemerintahan, yaitu pemerintahan negara bagian dan pemerintahan negara federal hubungan antara negara bagian dan negara federal adalah independen, yaitu merdeka dan tidak dibawah kekuasaan dengan sifat hubungan koordinatif Contoh negara yang berbentuk serikat adalah India, Australia, Amerika Serikat, jerman, Swiss, Brasil dan Malaysia.
  • 9.
    Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan darinegara-negara bagian untuk urusan ke luar dan sebagian ke dalam Setiap negara bagian berstatus tidak berdaulat, akan tetapi kekuasaan asli tetap ada pada negara bagian Kepala negara memiliki hak veto atau pembatalan keputusan yang diajukan oleh parlemen. Setiap negara bagian memiliki wewenang untuk membuat UU dasar sendiri selama tidak bertentangan dengan pemerintah pusat
  • 10.
    Pada negara serikatterjadi penyerahan kekuasaan dari negara bagian kepada negara serikat yang disebut dengan istilah limitatif (sebuah demi sebuah). Kekuasaan asli dalam negara serikat tetap ada pada negara bagian karena negara bagian memiliki hubungan langsung dengan rakyatnya Beberapa kekuasaan yang diserahkan negara bagian kepada negara serikat merupakan hal-hal yang berkaitan dengan persoalan hubungan luar negeri, pertahan negara, keuangan, serta urusan pos. kekuasaan tersebut dinamakan kekuasaan yang didelegasikan (delegated powers).
  • 11.
    Negara Federal Negara Kesatuan Bagian-bagian Negara bukanmerupakan negara bagian, lazimnya disebut provinsi· Organisasi bagian-bagian negara secaragaris besar ditentukan oleh pembuat undang-undang di pusat danmerupakan pelaksanaan sistim desentralisasi Wewenag secara tereperinci terdapat pada propinsi-propinsi dan residu powernya ada pada pemerintah pusat· Bagian-bagian negara disebut negara bagian Negara-negara bagian memiliki wewenang untuk memebuat UUD sendiri dan dapat menentukan bentuk-bentuk organisasinya masing-masing yang tidak bertentangan dengan konstitusi· Wewenang pembuat UU pemerintah pusat ditentukan secara terperinci dan wewenang lainnya ada pada negara bagian
  • 13.