PENGANTAR BENTUK
NEGARA
Bentuk negaramerupakan cara suatu negara
mengorganisasi kekuasaan dan wilayahnya.
–Mencakup bagaimana kewenangan dibagi antara
pemerintah pusat dan daerah.
–Setiap negara memilih bentuk berdasarkan sejarah, budaya,
kondisi geografis, dan politik.
–Tiga bentuk negara utama: Kesatuan, Serikat, dan
Konfederasi.
3.
NEGARA KESATUAN PENGERTIAN
Negarakesatuan adalah bentuk negara di
mana seluruh kekuasaan tertinggi berada
di pemerintah pusat.
–Pemerintah daerah hanya menerima
pelimpahan wewenang dari pusat, bukan
memiliki kekuasaan asli.
–Segala urusan negara bersifat terpusat
untuk menjaga kesatuan dan
keseragaman kebijakan.
4.
CIRI-CIRI & CONTOH
Ciri-ciri:
–Pemerintahanpusat memegang kedaulatan
penuh.
–Hanya ada satu konstitusi yang berlaku di
seluruh negara.
–Sistem administrasi negara cenderung seragam
(sentralistis atau desentralistis).
Contoh negara: Indonesia, Jepang, Prancis,
Belanda.
5.
Negara Serikat/Federal
Negara serikatadalah negara yang terdiri
atas beberapa negara bagian (state) yang
memiliki kewenangan asli.
–Terdapat pembagian kekuasaan antara
pemerintah federal dan pemerintah
negara bagian.
–Masing-masing negara bagian memiliki
konstitusi, parlemen, dan pemerintahan
sendiri.
6.
CIRI-CIRI & CONTOH
Ciri-ciri:
–Kedaulatandibagi antara pemerintah
pusat dan negara bagian.
–Negara bagian memiliki kewenangan
yang tidak dapat diganggu oleh
pemerintah pusat.
–Ada dua sistem hukum: hukum federal
dan hukum negara bagian.
Contoh: Amerika Serikat, Jerman,
Australia, Kanada.
7.
NEGARA
KONFEDERASI
Patuhi Aturan diSekitar
Konfederasi adalah gabungan longgar sejumlah negara
berdaulat untuk bekerja sama di bidang tertentu.
Ciri-ciri:
–Kedaulatan sepenuhnya berada pada negara anggota, bukan
pemerintah pusat.
–Pemerintah pusat hanya mengurus kerja sama, dengan
kekuasaan sangat lemah.
–Perjanjian konfederasi dapat diputuskan kapan saja oleh
anggota.
Contoh historis: Konfederasi Swiss (sebelum 1848), Amerika
Serikat (1776–1787).
8.
PERKEMBANGAN
BENTUK NEGARA
Perkembangan bentuknegara
berlangsung sepanjang sejarah politik
dunia.
Tahap perkembangan:
–Polis (kota-negara) pada masa Yunani
Kuno.
–Kerajaan tradisional dengan
kekuasaan absolut di tangan raja.
–Negara bangsa modern setelah
Revolusi Prancis.
–Pembentukan negara federal dan
organisasi supranasional (UE, ASEAN).
9.
BENTUK PEMERINTAHAN
• Monarki:
–Pemerintahandipimpin oleh raja/ratU yang biasanya
turun-temurun.
–Jenis: monarki absolut, monarki konstitusional.
• Republik:
–Kepala negara dipilih, bukan diwariskan.
–Kekuasaan berasal dari rakyat melalui perwakilan.
10.
BENTUK PEMERINTAHAN
• Otokrasi:
–Kekuasaandipegang oleh satu orang dengan kekuasaan
mutlak.
–Keputusan sepenuhnya ditentukan oleh pemimpin tunggal.
• Oligarki:
–Kekuasaan berada pada kelompok kecil elite (ekonomi,
politik, atau militer).
–Rakyat memiliki pengaruh terbatas dalam pengambilan
kebijakan.