LAPORAN ON THE JOB
LEARNING
DISUSUN OLEH :
USEP FAUZI, S.Ag. / A35
(SMP ABADI PERKASA)
LAPORAN ON THE JOB
LEARNING“PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM
MENYUSUN INSTRUMEN SOAL HOTS
MELALUI IHT DI SMP ABADI PERKASA”
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
Disusun Oleh : Usep Fauzi, S.Ag. / A35
SMP ABADI PERKASA
TULANG BAWANG
Laporan
On the Job Learning
(OJL)
PPCKS 2019 LAMPUNG
PENDAHULUAN
1. Meningkatkan kompetensi kepemimpinan calon kepala sekolah dan meningkatkan kemampuan guru dalam
menyusun Instrumen Soal HOTS.
2. Meningkatkan kompetensi supervisi akademik yang mencakup penyusunan perencanaan, pelaksanaan,
analisis hasil supervisi akademik, dan tindak lanjut supervisi akademik.
3. Meningkatkan kemampuan calon kepala sekolah dalam menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan
mata pelajaran yang diampunya.
4. Membantu sekolah meningkatkan kinerjanya melalui sembilan kajian manajerial untuk mencapai
pemenuhan standar nasional pendidikan.
5. Meningkatkan kemampuan calon kepala sekolah dalam mengembangkan Kompetensi Sosial berdasarkan
AKPK yang perlu ditingkatkan kemampuannya
Latar Belakang
Tujuan
Permendiknas No. 13 tahun 2007
Permendiknas No. 6 tahun 2018
“Peningkatan Kemampuan Guru dalam Menyusun Instrumen
Soal HOTs melalui In House Training (IHT) di SMP Abadi”
Judul RTK
Kondisi Nyata Sekolah Magang
SMP ABADI PERKASA DAN SMP YAPINDO
SMP ABADI PERKASA SMP YAPINDO
Easy to
change
colors,
photos and
Text.
Easy to
change
colors,
photos and
Text.
VISI & MISI SMP ABADI PERKASA
V I S I
“Unggul dalam Prestasi berlandaskan Iman
dan Taqwa (IMTAQ)”
M I S I
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran agama guna mengahasilkan
lulusan yang beriman dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak
mulia
2. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran kebangsaan guna menghasilkan
lulusan yang cinta tanah air, cinta alam sekitar, cinta sesama, dan cinta diri sendiri
3. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
guna menghasilkan lulusan yang cerdas intelektual, kinestetis dan estetis; cinta ilmu
pengetahuan, teknologi dan keunggulan sesuai minat dan bakat peserta didik.
VISI & MISI SMP YAPINDO
V I S I
“Unggul Dan Terampil Dalam Ilmu Pengetahuan Dan
Teknologi (IPTEK) Berlandaskan Iman Dan Taqwa
(IMTAQ)”
M I S I
1. Meletakkan landasan Agama yang kuat bagi peserta didik melalui program pembiasaan sesuai dengan agamanya
masing-masing, peningkatan kesadaran keagamaan di sekolah maupun di lingkangan masyarakat sehingga menjadi
manusia yang beriman dan bertaqwa.
2. Menerapkan pembiasaan tklim, sholat dhuhur dan asar berjamaah, bakti sosial, dan belajar berkurban.
3. Melaksanakan KBM dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap siswa berkembang secara optimal.
4. Meningkatkan profesionalisme guru sesuai dengan bidangnya.
5. Melaksanakan penegakan disiplin sekolah.
6. Melakukan kegiatan ekstrakurikuler.
Misi SMP Yapindo
7. Peningkatan sarana dan prasarana di sekolah.
8. Menumbuhkan semangat dan rasa mempunyai komitmen atas budaya mutu pada setiap warga
sekolah sehingga terbiasa berfikir dan bertindak selalu didasari oleh rasa patriotisme.
9. Sekolah menerapkan belajar setelah sholat subuh bagi anak didik.
10.Sekolah menerapkan program lingkungan sekolah yang hijau, asri dan ramah.
11.Meningkatkan pelaksanaan K9 (Keamanan, Ketertiban, Kedisiplinan, Kekeluargaan,
Kerindangan, Keindahan dan Kesehatan).
12.Mengembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk meningkatkan dan mendukung
program–program sekolah
13
SMP YAPINDOSMP ABADI PERKASA
PENCAPAIAN TERENDAH
Standar Penilaian
Standar Pembiayaan
Standar Proses
Standar KL
Standar KL
Standar Isi
Standar Pengelolaan
Standar Pembiayaan
Standar Penilaian
6,72
6,09
5,35
6,18
6,32
4,64
4,53
5,48
6,74
Standar Penilaian
Standar Sarana dan Prasarana 2,34
4,43 Standar PTK
4,28
4,42
Standar Sarpras
Standar Proses
Standar Pengelolaan
4,56
Standar Isi
6,68
5,63
PELAKSANAAN RTL
1 2 3 4 5RENCANA TINDAK
KEPEMIMPINAN
(RTK) SUPERVISI
GURU JUNIOR
PERANGKAT
PEMBELAJARAN
KAJIAN
9 ASPEK
MANAJERIAL
PENINGKATAN
KOMPETENSI
BERDASARKAN
AKPK
Penjabaran rencana
pengembangan
sekolah secara
operasional yang
didalamnya memuat
tindakan-tidakan
calon kepala
sekolah sebagai
implementasi 4 M.
Mengembangkan
kemampuan calon
kepala sekolah
dalam menyusun
perangkat
pembelajaran yang
terdiri dari: Silabus,
RPP, Bahan Ajar, dan
Instrumen Penilaian.
Membantu guru
agar dapat
mengelola
pembelajaran ke
arah yang lebih
baik.
Meningkatkan
kemampuan calon
kepala sekolah
dalam memahami
regulasi dalam
pengelolaan
sekolah.
Kegiatan yang
dilakukan oleh
calon kepala
sekolah untuk
meningkatkan
kebutuhan individu
melalui belajar dari
kepala sekolah
(mentor)
Di Sekolah Magang 1 dan Sekolah Magang 2
RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN (RTK)
“PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN INSTRUMEN SOAL HOTS
MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) DI SMP ABADI PERKASA TULANG BAWANG”
Persiapan
Sosialisasi, Koordinasi, dan Pembentukan
Kepanitiaan;
Penyusunan Pedoman, materi, undangan,
dan administrasi Kegiatan.
1
Monitoring dan Evaluasi
CKS dan kepala sekolah memonitor
kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan;
Evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan.
3
Hasil
Menyajikan hasil
analisis RTK.
5
Pelaksanaan
Pembukaan oleh Kepala Sekolah;
Penyampaian Materi RTK sesuai
jadwal kegiatan.
2
Refleksi
Menganalisis seluruh instrumen
observasi dan monitoring serta evaluasi
yang telah diisi dan memeriksa hasil
kerja peserta.4
SIKLUS 1 : 26 November 2019
SIKLUS 2 : Kelompok A (27 November 2019)
Kelompok B (28 November 2019)
HASIL RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN
92% Keterlaksanaan Program
Kegiatan
93%
96% Kinerja Calon Kepala Sekolah 98%
87,75%
Kompetensi Guru (Kinerja
Sekolah)
(Hasil Identifikasi  90,30%  “Baik“)
92,86%
SIKLUS
1
SIKLUS
2
Sangat Baik Sangat Baik
Sangat Baik Sangat Baik
Baik Sangat Baik
Rencana Tindak Kepemimpinan (RTK)
Proses dan Produk RTK
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
4. Refleksi
3. Monitoring dan Evaluasi
a. Mengawal pelaksanaan
kegiatan,
b. Memfasilitasi pelaksanaan
kegiatan,
c. Memotivasi guru untuk
terlibat aktif dalam kegiatan,
d. Memberikan pendampingan
terhadap guru yang belum
menguasai hasil kegiatan.
Monitoring dilakukan untuk
mengetahui apakah pelaksanaan IHT
sesuai dengan perencanaan atau
tidak. Sedangkan evaluasi dilakukan
untuk mengetahui pencapaian
indikator keberhasilan kegiatan
a. Menyusun rencana tindakan
yang akan dilakukan,
b. Membentuk tim,
c. Menyusun panduan kegiatan
d. Berkoordinasi dengan kepala
sekolah, pengawas, dan pihak
yang terkait.
a. Mencermati setiap tahapan yang
telah dilakukan,
b. Mencermati hasil monev dari
kepala sekolah atau guru senior,
c. Menganalisis hasil yang sudah
atau belum dicapai.
SUPERVISI GURU JUNIOR
Insert the title of your subtitle Here
Pra Observasi
Dialog dengan guru
junior tentang waktu
dan materi yang akan
disampaikan di kelas
Observasi Kelas
Kunjungan di kelas guru yang disupervisi di kelas
VII E
Pasca Observasi
You can simply
impress your
audience and add a
unique zing.
Supervisi Guru Junior
Di Sekolah Magang 1 ( SMP Abadi Perkasa )
 Berkonsultasi dengan kepala
sekolah dan memilih seorang guru
yunior sebagai sasaran kegiatan
supervisi guru yunior;
 Menyiapkan sejumlah instrumen
yang akan digunakan pada
pelaksanaan observasi;
 Melakukan pertemuan dengan
guru yunior yang akan diobservasi
Pra Observasi
 Memeriksa silabus, RPP, bahan
ajar, media dan instrumen
penilaian;
 Mendiskusikan hal-hal yang perlu
dilakukan perbaikan-perbaikan.
Observasi
 Melakukan observasi langsung ke
kelas VIIE;
Pasca Observasi
 Menganalisi hasil berdasarkan isian
instrumen observasi kelas.
 Memuji pembelajaran
yang telah
dilaksanakan;
 Mengomentari sisi-
sisi yang dianggap
sudah bagus dan
yang dianggap masih
kurang;
87.5
89.5
86.25
91.25
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
SIKLUS 1 SIKLUS 2
Hasil Supervisi Guru Yunior
PERENCANAAN KBM
PENYUSUNAN PERANGKAT
PEMBELAJARAN
Penyusunan 4 Perangkat
Pembelajaran Matematika
SMP/MTs Kelas VII
Kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran merupakan
bagian dari upaya peningkatan kompetensi calon kepala
sekolah dalam mengembangkan perangkat pembelajaran
karena sebagai pemimpin pembelajaran, seorang kepala
sekolah harus bisa menjadi teladan dalam pembelajaran
Tahap pertama dalam pembelajaran menurut standar proses yaitu
perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan
penyusunan RPP yang dikembangkan secara rinci dari suatu
materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus
Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang
sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap
peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan.
Penulisan bahan ajar berlandaskan pada kebutuhan pengetahuan,
keterampilan, bimbingan, latihan, dan umpan balik. Dalam menulis
bahan ajar didasarkan pada analisis materi pada kurikulum,
rencana atau program pengajaran, dan silabus yang telah disusun.
Silabus disusun berdasarkan Standar Isi, yang di dalamnya
berisikan Identitas Mata Pelajaran, Kompetensi Inti (KI) dan
Kompetensi Dasar (KD), Indikator, Materi Pokok, Kegiatan
pembelajaran, Alokasi Waktu, Sumber Belajar, dan Penilaian.
KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL
KONDISI IDEAL
KONDISI SAAT INI
KONDISI YANG
DIHARAPKAN
KESENJANGAN
ALTERNATIF
SOLUSI
KAJIAN 9 ASPEK
MANAJERIALDi Sekolah Magang 1 (SMP Abadi Perkasa)
No Aspek Manajerial Masalah Solusi
1 Penyusunan Rencana Kerja
Sekolah (RKS)
Tidak ada masalah karena semua
warga sekolah ikut terlibat dalam
penyusunan RKAS
Lebih ditingkatkan lagi
keikutsertaan warga sekolah
2 Pengelolaan Keuangan Sumber dana sekolah tidak hanya
berasal dari dana BOS tapi ada dana
sukarela yang dikelola oeh Komite
Sekolah dan laporan keuangan
sekolah dan komite secara rutin
setiap tahun disosialisasikan kepada
orang tua siswa.
-
3 Pengelolaan Kurikulum Silabus dan RPP sudah
dikembangkan secara mandiri.
Perangkat yang dibuat
diharapkan lebih aplikabel.
KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL
24
SEKOLAH MAGANG I : SMP ABADI PERKASA
No Aspek Managerial Masalah Solusi
4 Pengelolaan Sarpras Belum melakukan pelaporan barang
inventaris per triwulan
Menyarankan sekolah untuk
membuat pelaporan barang
inventaris per triwulan
5 Pengelolaan PTK Jumlah guru tidak mencukupi dan
terdapat beberapa GTT yang masih
lemah kompetensi profesionalnya
Disarankan kepada sekolah
untuk melakukan koordinasi
dan komunikasi kepada dinas
serta melakukan
pembimbingan/pendampingan
6 Pengelolaan Peserta
Didik
Tidak ada rumusan tertulis
tentang layanan konsultasi
kepada guru mata pelajaran, wali
kelas, dan konselor serta tidak
memiliki peraturan akademik
secara konprehensif
Menyarankan sekolah
untuk merumuskan layanan
konsultasi secara tertulis
dan menyusun peraturan
akademik
KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL
25
SEKOLAH MAGANG I : SMP ABADI PERKASA
N
o
Aspek Manajerial Masalah Solusi
7 Pembinaan TAS Tidak memiliki program
pengembangan Tenaga Administrasi
Sekolah
Menyarankan kepada sekolah
untuk menyusun program dan
melaksanakan pengembangan
Tenaga Administrasi Sekolah
8 Pemanfaatan TIK Dalam
Pembelajaran
Ruang kelas belum terpasang
perangkat TIK dan belum ada tim
pengembang bahan ajar dan bahan
uji berbasis TIK
Menyarankan sekolah
mengupayakan pengadaan
perangkat TIK dan membentuk
tim pengembang bahan ajar
dan bahan uji berbasis TIK
9 Monitoring dan Evaluasi Koordinasi tim monitoring dan
evaluasi belum dilaksanakan secara
berkala
Disarankan untuk mengadakan
koordinasi antar tim melalui
pertemuan secara berkala
KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL
No
.
Aspek Manajerial Masalah Solusi
SEKOLAH MAGANG 2 (SMP YAPINDO)
1 Penyusunan Rencana Kerja
Sekolah (RKS)
Tidak semua anggota tim terlibat
dalam penyusunan EDS dan
RKS/RKJM serta tidak semua
masyarakat atau orang tua siswa
mendapat sosialisasi tentang
program sekolah
Menyarankan sekolah
melibatkan semua anggota
dalam penyusunan RKS/RKJM
dan mensosialisasikan program
sekolah secara masif
2 Pengelolaan Keuangan Sumber dana sekolah hanya berasal
dari dana BOS dan rutin serta belum
menyampaikan laporan keuangan
sekolah kepada orang tua siswa
Menyarankan sekolah untuk
menggali dana dari sumber-
sumber lain dan membuat
laporan keuangan yang dapat
diakses oleh orang tua siswa
3 Pengelolaan Kurikulum Silabus dan RPP belum
dikembangkan secara mandiri serta
tidak adanya keterlibatan pihak dinas
Menyarankan kepada sekolah
untuk mengembangkan silabus
dan RPP melalui kegiatan
MGMP sekolah dan difasilitasi
oleh dinas
KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL
27
SEKOLAH MAGANG II : SMP YAPINDO
N
o
ASPEK AMAJERIAL MASALAH SOLUSI
4 Pengelolaan Sarpras Pengadaan sarpras hanya dilakukan
melalui pembelian dan perbaikan
serta tidak ada program dan panitia
penghapusan
Menyarankan sekolah untuk
melakukan pengadaan sarpras
melalui pengajuan proposal
bantuan dan membentuk panitia
penghapusan
5 Pengelolaan PTK Terdapat beberapa GTT yang masih
lemah kompetensi profesionalnya
dan beberapa kualifikasi Pendidikan
TAS belum memenuhi
Disarankan kepada sekolah
untuk melakukan melakukan
pembimbingan/pendampingan
dan memberikan peluang TAS
melanjutkan studi
6 Pengelolaan Peserta Didik Perencanaan PPDB telah disusun
namun masih sebatas dalam
notulen hasil rapat dan tidak ada
rumusan tertulis tentang layanan
konsultasi dan peraturan akademik
Disarankan kepada sekolah
untuk mendokumentasikan dan
merumuskan layanan konsultasi
dan peraturan akademik secara
tertulis
KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL
28
SEKOLAH MAGANG II : SMP YAPINDO
N
o
ASPEK MANAJERIAL MASALAH SOLUSI
7 Pembinaan TAS Kepala administrasi masih
berkualifikasi SMA dan belum memiliki
sertifikat sebagai kepala admin dari
lembaga terkait
Menyarankan sekolah untuk
memberikan peluang kepala
administrasi untuk melanjutkan
studi dan mengikuti diklat
kepala administrasi
8 Pemanfaatan TIK Dalam
Pembelajaran
Sudah memiliki website sekolah,
namun belum menerapkan E-Learning
dan ruang kelas belum terpasang
perangkat TIK
Menyarankan sekolah untuk
memanfaatkan internet untuk
E-Learning dan
mengupayakan pengadaan
perangkat TIK
9 Monitoring dan Evaluasi Koordinasi tim monitoring dan
evaluasi belum dilaksanakan secara
berkala
Disarankan untuk
mengadakan koordinasi antar
tim melalui pertemuan secara
berkala
PENINGKATAN KOMPETENSI BERBASIS AKPK
DI SEKOLAH MAGANG 2 (SMP YAPINDO)
Hasil dan Kesimpulan
1. Dalam pengambilan keputusan kepala sekolah selalu
memberikan kesempatan kepada guru untuk saling
mengeluarkan pendapatnya masing-masing.
2. Kepala sekolah membagi tugas kepada setiap guru harus
sesuai kemampuan dan menguasai tugas tambahan yang
diberikan. Prinsip right man in the right place harus menjadi
dasar dalam pembagian tugas.
3. Kerjasama dengan siswa sangat dibutuhkan agar siswa ikut
berperan dalam kemajuan sekolah dengan cara selalu
memberi arahan kepada siswa dan menasehati siswa agar
dapat menjadi pribadi dengan karakter yang baik.
4. Monitoring dan evaluasi sangat diperlukan dalam memelihara
dan meningkatkan kerjasama dengan semua pihak
Saran
1. Kepada rekan-rekan Guru di S
MP Abadi Perkasa diharapkan
dapat menerapkan ilmu yang di
dapatkan dari kegiatan IHT
dalam menyusun Instrumen
Soal HOTS sehingga tujuan
pembelajaran di era 4.0 sekara
ng ini pelan namun pasti dapat
diwujudkan di sekolah yang kita
cintai ini.
2. Kepala sekolah diharapkan
mampu untuk berusaha maksi
mal untuk membangun motivasi
yang kuat, membangkitkan
semangat yang tinggi para war
ga sekolah untuk terus berdaya
kreasi demi peningkatan mutu
SMP Abadi Perkasa.
1. Kegiatan RTK dapat meningkatkan kompetensi kepemimpinan
calon kepala sekolah dan kemampuan guru dalam menyusun
instrumen soal Hots. Dari hasil analisis, kompetensi calon kepala
sekolah mencapai 98% serta peningkatan kompetensi guru
sebesar 5,11% dari 87,75% menjadi 92,86.
2. Kegiatan supervisi guru junior pada OJL dapat meningkatkan
kompetensi supervisi akademik yang mencakup penyusunan
perencanaan, pelaksanaan, analisis hasil supervisi akademik,
dan tindak lanjut supervisi akademik.
3. Penyusunan perangkat pembelajaran dapat meningkatkan
kemampuan calon kepala sekolah untuk menelaah dan mengkaji
perangkat pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang
diampunya.
4. Pengkajian sembilan aspek manajerial dapat membantu sekolah
meningkatkan kinerjanya untuk mencapai pemenuhan standar
nasional Pendidikan.
5. Peningkatan kompetensi berdasarkan AKPK dapat meningkatkan
kompetensi kewirausahaan calon kepala sekolah.
Kesimpulan
USEP FAUZI, S.Ag.
PT. INDO LAMPUNG PERKASA KM. 43
d/a HOUSING TIMUR Jl. IV No. 149 RT 03 RW 01
KECAMATAN GEDUNG MENENG KABUPATEN TULANG
BAWANG, LAMPUNG
usepfauzi
usepfauzi0176@gmail.com
082181830194
THANK YOU!
Any Questions ?

Bahan presentasi ojl

  • 1.
    LAPORAN ON THEJOB LEARNING DISUSUN OLEH : USEP FAUZI, S.Ag. / A35 (SMP ABADI PERKASA)
  • 2.
    LAPORAN ON THEJOB LEARNING“PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN INSTRUMEN SOAL HOTS MELALUI IHT DI SMP ABADI PERKASA”
  • 3.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 4.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 5.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 6.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 7.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 8.
    Disusun Oleh :Usep Fauzi, S.Ag. / A35 SMP ABADI PERKASA TULANG BAWANG Laporan On the Job Learning (OJL) PPCKS 2019 LAMPUNG
  • 9.
    PENDAHULUAN 1. Meningkatkan kompetensikepemimpinan calon kepala sekolah dan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Instrumen Soal HOTS. 2. Meningkatkan kompetensi supervisi akademik yang mencakup penyusunan perencanaan, pelaksanaan, analisis hasil supervisi akademik, dan tindak lanjut supervisi akademik. 3. Meningkatkan kemampuan calon kepala sekolah dalam menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. 4. Membantu sekolah meningkatkan kinerjanya melalui sembilan kajian manajerial untuk mencapai pemenuhan standar nasional pendidikan. 5. Meningkatkan kemampuan calon kepala sekolah dalam mengembangkan Kompetensi Sosial berdasarkan AKPK yang perlu ditingkatkan kemampuannya Latar Belakang Tujuan Permendiknas No. 13 tahun 2007 Permendiknas No. 6 tahun 2018 “Peningkatan Kemampuan Guru dalam Menyusun Instrumen Soal HOTs melalui In House Training (IHT) di SMP Abadi” Judul RTK
  • 10.
    Kondisi Nyata SekolahMagang SMP ABADI PERKASA DAN SMP YAPINDO SMP ABADI PERKASA SMP YAPINDO Easy to change colors, photos and Text. Easy to change colors, photos and Text.
  • 11.
    VISI & MISISMP ABADI PERKASA V I S I “Unggul dalam Prestasi berlandaskan Iman dan Taqwa (IMTAQ)” M I S I 1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran agama guna mengahasilkan lulusan yang beriman dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia 2. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran kebangsaan guna menghasilkan lulusan yang cinta tanah air, cinta alam sekitar, cinta sesama, dan cinta diri sendiri 3. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi guna menghasilkan lulusan yang cerdas intelektual, kinestetis dan estetis; cinta ilmu pengetahuan, teknologi dan keunggulan sesuai minat dan bakat peserta didik.
  • 12.
    VISI & MISISMP YAPINDO V I S I “Unggul Dan Terampil Dalam Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK) Berlandaskan Iman Dan Taqwa (IMTAQ)” M I S I 1. Meletakkan landasan Agama yang kuat bagi peserta didik melalui program pembiasaan sesuai dengan agamanya masing-masing, peningkatan kesadaran keagamaan di sekolah maupun di lingkangan masyarakat sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa. 2. Menerapkan pembiasaan tklim, sholat dhuhur dan asar berjamaah, bakti sosial, dan belajar berkurban. 3. Melaksanakan KBM dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap siswa berkembang secara optimal. 4. Meningkatkan profesionalisme guru sesuai dengan bidangnya. 5. Melaksanakan penegakan disiplin sekolah. 6. Melakukan kegiatan ekstrakurikuler.
  • 13.
    Misi SMP Yapindo 7.Peningkatan sarana dan prasarana di sekolah. 8. Menumbuhkan semangat dan rasa mempunyai komitmen atas budaya mutu pada setiap warga sekolah sehingga terbiasa berfikir dan bertindak selalu didasari oleh rasa patriotisme. 9. Sekolah menerapkan belajar setelah sholat subuh bagi anak didik. 10.Sekolah menerapkan program lingkungan sekolah yang hijau, asri dan ramah. 11.Meningkatkan pelaksanaan K9 (Keamanan, Ketertiban, Kedisiplinan, Kekeluargaan, Kerindangan, Keindahan dan Kesehatan). 12.Mengembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk meningkatkan dan mendukung program–program sekolah 13
  • 14.
    SMP YAPINDOSMP ABADIPERKASA PENCAPAIAN TERENDAH Standar Penilaian Standar Pembiayaan Standar Proses Standar KL Standar KL Standar Isi Standar Pengelolaan Standar Pembiayaan Standar Penilaian 6,72 6,09 5,35 6,18 6,32 4,64 4,53 5,48 6,74 Standar Penilaian Standar Sarana dan Prasarana 2,34 4,43 Standar PTK 4,28 4,42 Standar Sarpras Standar Proses Standar Pengelolaan 4,56 Standar Isi 6,68 5,63
  • 15.
    PELAKSANAAN RTL 1 23 4 5RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN (RTK) SUPERVISI GURU JUNIOR PERANGKAT PEMBELAJARAN KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIAL PENINGKATAN KOMPETENSI BERDASARKAN AKPK Penjabaran rencana pengembangan sekolah secara operasional yang didalamnya memuat tindakan-tidakan calon kepala sekolah sebagai implementasi 4 M. Mengembangkan kemampuan calon kepala sekolah dalam menyusun perangkat pembelajaran yang terdiri dari: Silabus, RPP, Bahan Ajar, dan Instrumen Penilaian. Membantu guru agar dapat mengelola pembelajaran ke arah yang lebih baik. Meningkatkan kemampuan calon kepala sekolah dalam memahami regulasi dalam pengelolaan sekolah. Kegiatan yang dilakukan oleh calon kepala sekolah untuk meningkatkan kebutuhan individu melalui belajar dari kepala sekolah (mentor) Di Sekolah Magang 1 dan Sekolah Magang 2
  • 16.
    RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN(RTK) “PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN INSTRUMEN SOAL HOTS MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) DI SMP ABADI PERKASA TULANG BAWANG” Persiapan Sosialisasi, Koordinasi, dan Pembentukan Kepanitiaan; Penyusunan Pedoman, materi, undangan, dan administrasi Kegiatan. 1 Monitoring dan Evaluasi CKS dan kepala sekolah memonitor kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan; Evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan. 3 Hasil Menyajikan hasil analisis RTK. 5 Pelaksanaan Pembukaan oleh Kepala Sekolah; Penyampaian Materi RTK sesuai jadwal kegiatan. 2 Refleksi Menganalisis seluruh instrumen observasi dan monitoring serta evaluasi yang telah diisi dan memeriksa hasil kerja peserta.4 SIKLUS 1 : 26 November 2019 SIKLUS 2 : Kelompok A (27 November 2019) Kelompok B (28 November 2019)
  • 17.
    HASIL RENCANA TINDAKKEPEMIMPINAN 92% Keterlaksanaan Program Kegiatan 93% 96% Kinerja Calon Kepala Sekolah 98% 87,75% Kompetensi Guru (Kinerja Sekolah) (Hasil Identifikasi  90,30%  “Baik“) 92,86% SIKLUS 1 SIKLUS 2 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik
  • 18.
    Rencana Tindak Kepemimpinan(RTK) Proses dan Produk RTK 1. Perencanaan 2. Pelaksanaan 4. Refleksi 3. Monitoring dan Evaluasi a. Mengawal pelaksanaan kegiatan, b. Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, c. Memotivasi guru untuk terlibat aktif dalam kegiatan, d. Memberikan pendampingan terhadap guru yang belum menguasai hasil kegiatan. Monitoring dilakukan untuk mengetahui apakah pelaksanaan IHT sesuai dengan perencanaan atau tidak. Sedangkan evaluasi dilakukan untuk mengetahui pencapaian indikator keberhasilan kegiatan a. Menyusun rencana tindakan yang akan dilakukan, b. Membentuk tim, c. Menyusun panduan kegiatan d. Berkoordinasi dengan kepala sekolah, pengawas, dan pihak yang terkait. a. Mencermati setiap tahapan yang telah dilakukan, b. Mencermati hasil monev dari kepala sekolah atau guru senior, c. Menganalisis hasil yang sudah atau belum dicapai.
  • 19.
    SUPERVISI GURU JUNIOR Insertthe title of your subtitle Here Pra Observasi Dialog dengan guru junior tentang waktu dan materi yang akan disampaikan di kelas Observasi Kelas Kunjungan di kelas guru yang disupervisi di kelas VII E Pasca Observasi You can simply impress your audience and add a unique zing.
  • 20.
    Supervisi Guru Junior DiSekolah Magang 1 ( SMP Abadi Perkasa )  Berkonsultasi dengan kepala sekolah dan memilih seorang guru yunior sebagai sasaran kegiatan supervisi guru yunior;  Menyiapkan sejumlah instrumen yang akan digunakan pada pelaksanaan observasi;  Melakukan pertemuan dengan guru yunior yang akan diobservasi Pra Observasi  Memeriksa silabus, RPP, bahan ajar, media dan instrumen penilaian;  Mendiskusikan hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan-perbaikan. Observasi  Melakukan observasi langsung ke kelas VIIE; Pasca Observasi  Menganalisi hasil berdasarkan isian instrumen observasi kelas.  Memuji pembelajaran yang telah dilaksanakan;  Mengomentari sisi- sisi yang dianggap sudah bagus dan yang dianggap masih kurang; 87.5 89.5 86.25 91.25 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 SIKLUS 1 SIKLUS 2 Hasil Supervisi Guru Yunior PERENCANAAN KBM
  • 21.
    PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN Penyusunan 4Perangkat Pembelajaran Matematika SMP/MTs Kelas VII Kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi calon kepala sekolah dalam mengembangkan perangkat pembelajaran karena sebagai pemimpin pembelajaran, seorang kepala sekolah harus bisa menjadi teladan dalam pembelajaran Tahap pertama dalam pembelajaran menurut standar proses yaitu perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan RPP yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Penulisan bahan ajar berlandaskan pada kebutuhan pengetahuan, keterampilan, bimbingan, latihan, dan umpan balik. Dalam menulis bahan ajar didasarkan pada analisis materi pada kurikulum, rencana atau program pengajaran, dan silabus yang telah disusun. Silabus disusun berdasarkan Standar Isi, yang di dalamnya berisikan Identitas Mata Pelajaran, Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD), Indikator, Materi Pokok, Kegiatan pembelajaran, Alokasi Waktu, Sumber Belajar, dan Penilaian.
  • 22.
    KAJIAN 9 ASPEKMANAJERIAL KONDISI IDEAL KONDISI SAAT INI KONDISI YANG DIHARAPKAN KESENJANGAN ALTERNATIF SOLUSI
  • 23.
    KAJIAN 9 ASPEK MANAJERIALDiSekolah Magang 1 (SMP Abadi Perkasa) No Aspek Manajerial Masalah Solusi 1 Penyusunan Rencana Kerja Sekolah (RKS) Tidak ada masalah karena semua warga sekolah ikut terlibat dalam penyusunan RKAS Lebih ditingkatkan lagi keikutsertaan warga sekolah 2 Pengelolaan Keuangan Sumber dana sekolah tidak hanya berasal dari dana BOS tapi ada dana sukarela yang dikelola oeh Komite Sekolah dan laporan keuangan sekolah dan komite secara rutin setiap tahun disosialisasikan kepada orang tua siswa. - 3 Pengelolaan Kurikulum Silabus dan RPP sudah dikembangkan secara mandiri. Perangkat yang dibuat diharapkan lebih aplikabel.
  • 24.
    KAJIAN 9 ASPEKMANAJERIAL 24 SEKOLAH MAGANG I : SMP ABADI PERKASA No Aspek Managerial Masalah Solusi 4 Pengelolaan Sarpras Belum melakukan pelaporan barang inventaris per triwulan Menyarankan sekolah untuk membuat pelaporan barang inventaris per triwulan 5 Pengelolaan PTK Jumlah guru tidak mencukupi dan terdapat beberapa GTT yang masih lemah kompetensi profesionalnya Disarankan kepada sekolah untuk melakukan koordinasi dan komunikasi kepada dinas serta melakukan pembimbingan/pendampingan 6 Pengelolaan Peserta Didik Tidak ada rumusan tertulis tentang layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran, wali kelas, dan konselor serta tidak memiliki peraturan akademik secara konprehensif Menyarankan sekolah untuk merumuskan layanan konsultasi secara tertulis dan menyusun peraturan akademik
  • 25.
    KAJIAN 9 ASPEKMANAJERIAL 25 SEKOLAH MAGANG I : SMP ABADI PERKASA N o Aspek Manajerial Masalah Solusi 7 Pembinaan TAS Tidak memiliki program pengembangan Tenaga Administrasi Sekolah Menyarankan kepada sekolah untuk menyusun program dan melaksanakan pengembangan Tenaga Administrasi Sekolah 8 Pemanfaatan TIK Dalam Pembelajaran Ruang kelas belum terpasang perangkat TIK dan belum ada tim pengembang bahan ajar dan bahan uji berbasis TIK Menyarankan sekolah mengupayakan pengadaan perangkat TIK dan membentuk tim pengembang bahan ajar dan bahan uji berbasis TIK 9 Monitoring dan Evaluasi Koordinasi tim monitoring dan evaluasi belum dilaksanakan secara berkala Disarankan untuk mengadakan koordinasi antar tim melalui pertemuan secara berkala
  • 26.
    KAJIAN 9 ASPEKMANAJERIAL No . Aspek Manajerial Masalah Solusi SEKOLAH MAGANG 2 (SMP YAPINDO) 1 Penyusunan Rencana Kerja Sekolah (RKS) Tidak semua anggota tim terlibat dalam penyusunan EDS dan RKS/RKJM serta tidak semua masyarakat atau orang tua siswa mendapat sosialisasi tentang program sekolah Menyarankan sekolah melibatkan semua anggota dalam penyusunan RKS/RKJM dan mensosialisasikan program sekolah secara masif 2 Pengelolaan Keuangan Sumber dana sekolah hanya berasal dari dana BOS dan rutin serta belum menyampaikan laporan keuangan sekolah kepada orang tua siswa Menyarankan sekolah untuk menggali dana dari sumber- sumber lain dan membuat laporan keuangan yang dapat diakses oleh orang tua siswa 3 Pengelolaan Kurikulum Silabus dan RPP belum dikembangkan secara mandiri serta tidak adanya keterlibatan pihak dinas Menyarankan kepada sekolah untuk mengembangkan silabus dan RPP melalui kegiatan MGMP sekolah dan difasilitasi oleh dinas
  • 27.
    KAJIAN 9 ASPEKMANAJERIAL 27 SEKOLAH MAGANG II : SMP YAPINDO N o ASPEK AMAJERIAL MASALAH SOLUSI 4 Pengelolaan Sarpras Pengadaan sarpras hanya dilakukan melalui pembelian dan perbaikan serta tidak ada program dan panitia penghapusan Menyarankan sekolah untuk melakukan pengadaan sarpras melalui pengajuan proposal bantuan dan membentuk panitia penghapusan 5 Pengelolaan PTK Terdapat beberapa GTT yang masih lemah kompetensi profesionalnya dan beberapa kualifikasi Pendidikan TAS belum memenuhi Disarankan kepada sekolah untuk melakukan melakukan pembimbingan/pendampingan dan memberikan peluang TAS melanjutkan studi 6 Pengelolaan Peserta Didik Perencanaan PPDB telah disusun namun masih sebatas dalam notulen hasil rapat dan tidak ada rumusan tertulis tentang layanan konsultasi dan peraturan akademik Disarankan kepada sekolah untuk mendokumentasikan dan merumuskan layanan konsultasi dan peraturan akademik secara tertulis
  • 28.
    KAJIAN 9 ASPEKMANAJERIAL 28 SEKOLAH MAGANG II : SMP YAPINDO N o ASPEK MANAJERIAL MASALAH SOLUSI 7 Pembinaan TAS Kepala administrasi masih berkualifikasi SMA dan belum memiliki sertifikat sebagai kepala admin dari lembaga terkait Menyarankan sekolah untuk memberikan peluang kepala administrasi untuk melanjutkan studi dan mengikuti diklat kepala administrasi 8 Pemanfaatan TIK Dalam Pembelajaran Sudah memiliki website sekolah, namun belum menerapkan E-Learning dan ruang kelas belum terpasang perangkat TIK Menyarankan sekolah untuk memanfaatkan internet untuk E-Learning dan mengupayakan pengadaan perangkat TIK 9 Monitoring dan Evaluasi Koordinasi tim monitoring dan evaluasi belum dilaksanakan secara berkala Disarankan untuk mengadakan koordinasi antar tim melalui pertemuan secara berkala
  • 29.
    PENINGKATAN KOMPETENSI BERBASISAKPK DI SEKOLAH MAGANG 2 (SMP YAPINDO) Hasil dan Kesimpulan 1. Dalam pengambilan keputusan kepala sekolah selalu memberikan kesempatan kepada guru untuk saling mengeluarkan pendapatnya masing-masing. 2. Kepala sekolah membagi tugas kepada setiap guru harus sesuai kemampuan dan menguasai tugas tambahan yang diberikan. Prinsip right man in the right place harus menjadi dasar dalam pembagian tugas. 3. Kerjasama dengan siswa sangat dibutuhkan agar siswa ikut berperan dalam kemajuan sekolah dengan cara selalu memberi arahan kepada siswa dan menasehati siswa agar dapat menjadi pribadi dengan karakter yang baik. 4. Monitoring dan evaluasi sangat diperlukan dalam memelihara dan meningkatkan kerjasama dengan semua pihak
  • 30.
    Saran 1. Kepada rekan-rekanGuru di S MP Abadi Perkasa diharapkan dapat menerapkan ilmu yang di dapatkan dari kegiatan IHT dalam menyusun Instrumen Soal HOTS sehingga tujuan pembelajaran di era 4.0 sekara ng ini pelan namun pasti dapat diwujudkan di sekolah yang kita cintai ini. 2. Kepala sekolah diharapkan mampu untuk berusaha maksi mal untuk membangun motivasi yang kuat, membangkitkan semangat yang tinggi para war ga sekolah untuk terus berdaya kreasi demi peningkatan mutu SMP Abadi Perkasa. 1. Kegiatan RTK dapat meningkatkan kompetensi kepemimpinan calon kepala sekolah dan kemampuan guru dalam menyusun instrumen soal Hots. Dari hasil analisis, kompetensi calon kepala sekolah mencapai 98% serta peningkatan kompetensi guru sebesar 5,11% dari 87,75% menjadi 92,86. 2. Kegiatan supervisi guru junior pada OJL dapat meningkatkan kompetensi supervisi akademik yang mencakup penyusunan perencanaan, pelaksanaan, analisis hasil supervisi akademik, dan tindak lanjut supervisi akademik. 3. Penyusunan perangkat pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan calon kepala sekolah untuk menelaah dan mengkaji perangkat pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. 4. Pengkajian sembilan aspek manajerial dapat membantu sekolah meningkatkan kinerjanya untuk mencapai pemenuhan standar nasional Pendidikan. 5. Peningkatan kompetensi berdasarkan AKPK dapat meningkatkan kompetensi kewirausahaan calon kepala sekolah. Kesimpulan
  • 31.
    USEP FAUZI, S.Ag. PT.INDO LAMPUNG PERKASA KM. 43 d/a HOUSING TIMUR Jl. IV No. 149 RT 03 RW 01 KECAMATAN GEDUNG MENENG KABUPATEN TULANG BAWANG, LAMPUNG usepfauzi usepfauzi0176@gmail.com 082181830194
  • 32.

Editor's Notes

  • #10 Kepala sekolah profesional adalah kepala sekolah yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana diatur dalam Permendiknas No. 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah yang meliputi lima dimensi kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah, yaitu kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan kompetensi sosial. Untuk melahirkan kepala sekolah yang kompeten dan profesional perlu program penyiapan calon kepala sekolah yang bermutu. Program penyiapan calon kepala sekolah diatur dalam Permendiknas No. 28 tahun 2010 tentang Penugasan guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah Namun, implementasi dari peraturan pemerintah tersebut masih dirasa belum maksimal. Hasil analisis, sehubungan dengan hasil evaluasi diri sekolah (EDS) di SMP Negeri 3 Tanjung tempat saya sebagai peserta diklat calon kepala sekolah bertugas, masih ada kelemahan terutama pada standar Proses Sehingga …