SlideShare a Scribd company logo
1 of 213
i
LAPORAN PELAKSANAN RENCANA TINDAK LANJUT
DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH
OPTOMALISASI KOMPETENSI GURU DALAM PEMBUATAN
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL
DI SMP NEGERI 2 BOLANGITANG TIMUR
TAHUN 2021
Oleh:
BAMBANG PONTOH, S.Pd.I
NIP 19811226 200902 1 001
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KABUPATEN BOLMONG UTARA
SMP NEGERI 2 BOLANGITANG TIMUR
ii
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut Diklat Calon Kepala Sekolah yang
disusun oleh:
Nama : Bambang Pontoh, S.Pd.I
N I P : 19811226 200902 1 001
Sekolah : SMP Negeri 2 Bolangitang Timur
Telah disetujui dan disyahkan sebagai bentuk pertanggungjawaban mengikuti Diklat
Calon KepalaSekolah.
iii
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah, SWT, atas
bimbingan dan hidayah-Nya jualah sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan
Tindak Lanjut (RTL) ini dengan judul: “Optimalisasi
Penulisan Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini dimaksudkan sebagai upaya
untuk meningkatkan profesionalisme calon kepala sekolah dalam bentuk penulisan
karya tulis ilmiah yang akan didokumentasikan sebagai bukti fisik dan tugas akhir
dalam mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah Tahun 2020.
Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya penulis
sampaikan kepada:
1. Ibu plt. Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, Kepala Lembaga Pengembangan dan
Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS), yang telah
mengarahkan kegiatan ini, sejak kegiatan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala
Sekolah, sampai pada kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah,
2. Bapak Prof. Dr. Muh. Jufri, M.Psi. Psikolog, Kepala Dinas Pendidikan
Sulawesi Selatan yang telah memberikan izin dan kesempatan kepada kami
untuk mengikuti seleksi dan diklat Calon Kepala Sekolah tahun 2020, sebagai
salah satu persyaratan dalam pengangkatan menjadi kepala sekolah,
3. Bapak Drs. Riadi Nugroho, M.Pd, Narasumber yang dengan arif bijaksana
telah mendampingi, membimbing kami dengan penuh semangat, tidak pernah
lelah melakukan pembimbingan satu persatu peserta, yang telah membekali kami
pengetahuan, keterampilan dan sikap profesionalisme dalam rangka
mempersiapkan kami menjadi calon Kepala Sekolah,
4. Bapak Drs. Taufik dan Bapak Drs. Anwar, M.Si. Panitia Pusat dan Panitia
Lokal yang telah membantu kami, memfasilitasi sehingga kami dapat mengikuti
kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah ini, dengan baik dan profesional,
5. Bapak Drs. Muh. Saleh M.M., Kepala SMA Negeri 1 Luwu Timur dan para
wakaseknya serta para guru, tenaga kependidikan yang telah memberikan
iv
kesempatan kepada penulis untuk melaksanakan Rencana Proyek Kepemimpinan
(RPK) dalam rangka peningkatan kompetensi calon kepada sekolah dalam
mengidentifikasi masalah dan menemukan ide gagasan pemecahan masalahnya,
6. Bapak Sunardi S.Pd.,M.Pd, Kepala SMA Negeri 12 Luwu Timur beserta
wakasek dan stafnya , yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk
melakukan Magang di sekolah yang dipimpinnya dalam rangka peningkatan
kompetensi calon kepala sekolah,
7. Anakku Peserta Didik, yang telah menjadi Sampel dalam melakukan kegiatan
RPK ini, terima kasih dan penghargaan tak lupa kami persembahkan kepada
generasi calon penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ke depan.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam Laporan Tindak Lanjut (RTL)
ini tidak tertutup kemungkinan ditemukan berbagai kekurangan maupun kekeliruan,
baik yang menyangkut isi maupun teknik penulisan. Oleh Karena itu, dengan lapang
dada penulis berharap buah-buah pikiran dan masukan maupun kritikan demi
penyempurnaan Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini.
Akhirnya, besar harapan kami semoga Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini
bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Luwu Timur, Desember 2020
Penulis,
v
DAFTAR ISI
Halaman Sampul............................................................................................... i
Lembar Pengesahan .......................................................................................... ii
Kata Pengantar................................................................................................... iii
Daftar Isi............................................................................................................ v
Daftar Lampiran................................................................................................. vi
Daftar Tabel....................................................................................................... vii
Daftar Gambar ................................................................................................... viii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1
A. Latar Belakang ............................................................................. 1
B. Tujuan........................................................................................... 3
C. Hasil Yang Diharapkan ................................................................ 4
BAB II KONDISI NYATA SEKOLAH MAGANG ........................................ 5
A. Kondisi Sekolah Sendiri ................................................................ 5
B. Kondisi Sekolah Magang .............................................................. 18
BAB III PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT ............................ 26
A. Pelaksanaan RPK Sekolah Asal...................................................... 26
B. Pelaksanaan Peningkatan Kompetensi (PK) .................................... 44
BAB IV PENUTUP .......................................................................................... 53
A. Kesimpulan .................................................................................... 53
B. Saran .............................................................................................. 54
Daftar Pustaka ................................................................................................... 55
Lampiran-Lampiran
1. Matriks RPK ................................................................................................ 58
2. Jurnal Kegiatan Harian................................................................................. 66
3. Rekap Hasil Monev RPK (4 macam) ............................................................ 77
4. Instrumen Monev RPK yang Sudah Terisi.................................................... 120
5. Bukti-Bukti Kegiatan RPK (Undangan, Daftar Hadir, Notulen, Foto)........... 123
vi
5. Matriks PK ..........................................................................................................140
6. Instrumen Monev PK yang Sudah Terisi ............................................................142
7. Bukti Kegiatan PK (Daftar Hadir, Notulen/Catatan/Foto Kegiatan) ..................146
8. SK Panitia Pelaksana RTL - RPK .......................................................................174
9. Panduan Pelaksanaan RTL – RPK ......................................................................178
10. Materi Pembimbingan Rumah Belajar ................................................................179
vii
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1 : 2 Keadaan Sarana Prasarana SMAN 1 Luwu Timur ................................ 6
2 : 2 Kedaan Guru dan Staf Tata Usaha SMAN 1 Luwu Timur..................... 7
3 : 3 Tahap Perencanaan Siklus 1 kegiatan RPK .......................................... 27
4 : 3 Materi RPK siklus 1 ............................................................................ 29
5 : 3 Hasil Tingkat Kemampuan Guru dalam Pembimbingan Portal
Rumah Belajar..................................................................................... 32
6 : 3 Prosentase Ketercapaian Setiap Indikator soal Instrumen dalam
pemebimbigan Portal Rumah Belajar ................................................... 35
7 : 3 Kondisi Ketercapaian Hasil Ulangan harian Mata Pelajaran Fisika ...... 37
8 : 3 Keterlaksanaan Program RPK Siklus 1................................................. 38
9 : 3 Ketercapaian Pelaksanaan RPK Siklus 2 ............................................. 41
10: 3 Pencapaian Hasil AKPK ..................................................................... 47
viii
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
1 : 3 Grafik Prosentase Pengguna Aplikasi Dalam Kegjatan Pembelajaran
Pada masa Pandemi Covid 19............................................................... 31
2 : 3 Grafik Tigkat Kemampuan Guru Dalam Pembimbingan Portal Rumah
Belajar.................................................................................................. 33
3 : 3 Grafik Prosentase Kemamampuan Guru Setelah Pembimbingan
Siklus 2 ............................................................................................... 42
1
BAB I
PENDAHULUAN
A Latar Belakang
Kepala Sekolah adalah guru yang diangkat dan diberikan tugas
sebagai Kepala Sekolah yang bertanggung jawab untuk merencanakan,
melaksanakan dan mengelola, berdasarkan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala
Sekolah/Madrasah telah menetapkan bahwa ada 5 (lima) dimensi
kompetensi yang perlu dimiliki kepala sekolah, yaitu: Kepribadian,
Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi dan Sosial. Sejalan dengan
semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas
sekolah, maka meningkat pula tuntutan terhadap para kepala sekolah,
mereka diharapkan mampu melaksanakan fungsinya baik sebagai
manajer dan leader di sekolah dalam upaya meningkatkan mutu
pendidikan.
Dalam proses kepemimpinan kepala sekolah, dituntut untuk
mampu dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing,
mengarahkan, dan menggerakkan guru, staf, siswa, orang tua siswa dan
pihak lain yang terkait untuk bekerja atau berperan serta dalam usaha
mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah sebagai seorang
pemimpin tentunya akan memiliki kemampuan atau kecakapan-
kecakapan yang mendukung kemampuannya sebagai seorang pemimpin
di sekolah seperti kemampuan berkomunikasi yang baik, memiliki
kemampuan teknis dalam bidangnya, memiliki kemampuan analitis
yang tajam, bersikap tegas dan berani mengambil keputusan, etos
kerjanya inggi dan memiliki visi yang jelas, disamping itu, kepala
sekolah juga dituntut untuk membina dan mengelola seluruh
komponen sekolah lainnya sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan
(SNP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
2
Berdasarkan Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon
Kepala Sekolah adalah penyiapan kompetensi calon kepala sekolah
untuk memantapkan wawasan, pengetahuan, sikap, nilai dan
keterampilan dalam memimpin sekolah, yang bertujuan untuk 1.
memberikan pengalaman belajar yang terpadu antara sikap,
pengetahuan, dan keterampilan pada dimensi kompetensi kepribadian,
manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial dengan pengalaman
empirik (kontekstual) sesuai karakteristik calon kepala sekolah; 2.
mengembangkan kemampuan calon kepala sekolah dalam
mengidentifikasi masalah pembelajaran untuk meningkatkan capaian
belajar peserta didik; 3.mengembangkan kemampuan calon kepala
sekolah dalam menentukan strategi penyelesaian masalah sehingga
dapat membangun budaya belajar sekolah dalam satu ekosistem
persekolahan; dan 4. mengembangkan kemampuan kepemimpinan
calon kepala sekolah dalam menggerakkan warga sekolah untuk
membantu penyelesaian masalah pembelajaran di sekolah, yang
bermuara pada terwujudnya student wellbeing.
Diklat Calon Kepala Sekolah dilaksanakan dengan 4 (empat)
tahap yaitu tahap On-the Job Training (OJT) 1, tahap In-Service
Training (IST) 1, tahap On-the Job Training (OJT) 2, dan tahap In-
Service Training (IST) 2. Kegiatan On-The Job Training merupakan
tahapan yang penting dalam rangka melatih calon kepala sekolah
membiasaakan bekerja bekerja berbasis data melalui kegiatan
pengamatan (observe) kondisi nyata dan mengidentifikasi masalah
pembelajaran, melakukan refleksi (reflect) atas hasil observasi, mencari
alternatif pemecahan masalah dan menyusun rencana kegiatan
pemecahan masalah dalam bentuk Rencana Projek Kepemimpinan dan
Peningkatan Kompetensi (plan) dan melaksanakan kegiatan sesuai
rencana (Act), melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan dan hasil
kegiatan (evaluate) dan merefleksi tindakan yang dilakukan (reflect).
3
Dalam kegiatan OJT 2, penulis melakukan kegiatan magang pada 2
(dua) sekolah di Kabupaten Luwu Timur yakni SMA Negeri 1 Luwu
Timur sebagai magang 1 tempat penulis bertugas dan SMA Negeri 12
Luwu Timur sebagai sekolah magang kedua.
Selama pelaksaaan kegiatan On-the Job Training (OJT) 2, penulis
melakukan kegiatan antara lain 1). Membuat Rencana Proyek
Kepemimpinan (RPK) dengan Judul “Peningkatan Kemampuan guru
Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang Variatif Daring
melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu
Timur tahun 2020” yang sekaligus menjadi judul dari laporan OJT 2
dan Pelaksanaan Peningkatan Kompetensi Berdasarkan AKPK di
Sekolah Magang 2.
Tema yang penulis angkat dalam kegiatan On-the Job Training
(OJT) 2 adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan guru
menggunalan multi aplikasi pembelajaran yang variatif Daring melalui
pembimbingan portal rumah belajar pada masa pandemic Covid-19 di
magang 1 masih rendah, yakni hanya kurang lebih 30 % guru dari 42
orang guru yang mampu memanfaatkan media aplikasi yang variatif
dalam kegiatan pembelajaran. Disamping itu dari hasil penilaian
Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) penulis
sebagai peserta diklat calon kepala sekolah di temukan kelemahan
pada dimensi supervisi dan permasalahan pada kompetensi
Kewirausahaan yang belum optimal, maka penulis akan mengangkat
tema tulisan yang terkait dengan dimensi supervisi kepala sekolah dan
Kewirausahaan pada sekolah magang kedua.
B Tujuan
Kegiatan dan penyusunan laporan RTL On-the Job Training
(OJT) 2 yang dilakukan bertujuan untuk :
4
1. Menumbuh kembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada
dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial,
kewirausahaan, supervisi dan sosial bagi calon kepala sekolah;
2. Meningkatkan kemampuan calon Kepala sekolah dalam Penyusunan
hasil Pelaksanaan Rencana Tindakan Proyek Kepemimpinan.
3. Meningkatkan Kemampaun guru dalam pemanfaatan media Portal
Rumah belajar dalam kegiatan Pembelajaran
4. Meningkatkan kompetensi yang lemah berdasarkan hasil AKPK
sebagai calon kepala sekolah
5. Meningkatkan Prestasi belajar peserta didik, dalam pemanfaatan
portal Rumah Belajar
C Hasil yang diharapkan
Dengan melakukan kegiatan berupa program diklat penyiapan
Calon Kepala Sekolah melalui kegiatan pembekalan, melalui kegiatan
On The Job Training (OJT), dengan mewajibkan peserta menyusun
laporan diharapkan dapat menghasilkan calon kepala sekolah yang
kompeten dan profesional meliputi:
1. Meningkatnya Penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan
pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial,
kewirausahaan, supervisi, dan sosial bagi Calon kepala sekolah.
2. Kemampuan calon kepala sekolah dalam menyusun hasil pelaksaaan
tindakan kepemimpinan dapat meningkat
3. Meningkatnya kemampuan guru dalam pemanfaatan Portal Rumah
Belajar dalam kegiatan pembelajaran.
4. Meningkatnya kompetensi supervisi akademik dan
Kewirausahaan calon kepala sekolah yang merupakan aspek yang
lemah pada hasil AKPK.
5. Meningkatnya prestasi peserta didik, setelah pemanfaatn portal
Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran
5
BAB II
KONDISI NYATA SEKOLAH MAGANG
A. Kondisi Sekolah Magang 1
SMA Negeri 1 Luwu Timur terletak di Jalan Montolalu Komp. PT.
Inco Malili ibu Kota Kab. Luwu Timur. Pada awalnya bangunan yang
terletak di Jalan Kompleks PT Inco Malili, di antaranya Klinik, Sekolah
Taman Kanak-kanan dan Club, dihibahkan ke Camat Malili pada tanggal 7
Juni 1978 dan selanjutnya Camat Malili M. Halid mengeluarkan
rekomendasi pertanggal 3 Maret 1979 ke Yayasan Langkanaraya untuk
memanfaatkan areal dan bangunan tersebut untuk dijadikan Sekolah (SMA
Swasta Langkanaraya) yang kebetulan lokasinya sangat sempit. Dengan
adanya rekomendasi tersebut, maka SMA Langkanaraya yang sebelumnya
berada di jalan Andi Djemma Malili (lokasi sekarang ditempati oleh MTs
As’Adiyah Malili) pindah ke lokasi baru eks bangunan PT. Inco tersebut.
Pada Tanggal 27 Februari 1979, SMA Swasta Langkanaraya
diusulkan menjadi sekolah negeri. Usulan tersebut diajukan oleh Yayasan
Pendidikan IKMAL Malili pimpinan Andi Hasan yang ditujukan ke
Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi
Sulawesi Selatan. Menanggapi usul tersebut maka selanjutnya keluar SK
Menteri No. 0190/0/1979 tentang penegerian sekolah swasta se Indonesia
salah satunya adalah SMA Langkanaraya Malili menjadi SMA Negeri
Malili pertanggal 3 September 1979 yang ditandatangani oleh Sekjen
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia T. Umar Ali
yang ditetapkan di Jakarta, ketetapan tersebut berlaku mulai 1 April 1979.
SMA Negeri 1 Luwu Timur yang luasnya 17.910 m2 berdasarkan sertifikat
dari BPN Kab. Luwu pertanggal 23 Juni 1999 no. 530.3/24/02/53-08/99,
yang ditandatangani oleh Darmawansyah, SH.
6
Hingga saat ini SMA Negeri 1 Luwu Timur, yang sebelumnya
bernama SMA Negeri 1 Malili sudah dipimpin oleh 6 (enam) kepala
sekolah, yakni:
1. Jamaluddin BA. (1979-1986);
2. Drs. Faisal Yusuf (1986-1994);
3. Drs. Firdaus Kantoro (1994-2001);
4. Drs. H. Hasanuddin Bengngareng (2001-2008);
5. Drs. Kasman, M.M. (2008-2015 ); dan,
6. Drs.Muh.Saleh,MM (2015-Sekarang).
SMA Negeri 1 Luwu Timur hingga saat ini memiliki 43 Orang Guru, 8
tenaga Kependidikan (TU) dan 1 orang pustakawan. Dan Jumlah
Rombongan Belajar sebanyak 30 kelas dengan jumlah siswa 978 orang, 10
kelas untuk Kelas 10, 10 kelas untuk kelas 11 dan 10 kelas untuk kelas 12.
Selain dari RKB, bangunan atau sarana lain adalah :
Tabel 1 : 1
Keadaan Sarana Prasarana
No Nama Gedung/sarana
Ukuran
Jumlah
Ruang/Gedung
Pjg Lebar
1 Aula 8 15 1
2 Gudang 9 18 1
3 Lab. Fisika 9 15 1
4 Lab. Kimia 9 15 1
5 Lab. Komputer 9 15 1
6 Lab. Biologi 9 15 1
7 Masjid 10 17 1
8 Ruang OSIS 8 9 1
7
9 Ruang Keterampilan 8 9 1
10 Perpustakaan 10 15 1
11 Ruang guru 8 6 2
12 Ruang kepsek 3 8 1
13 Ruang tu 3 4 1
14 UKS 8 9 1
15 Wc guru laki-laki 2 2 1
16 Wc guru perempuan 2 2 2
17 WC Siswa Perempuan 2 2 4
18 WC Siswa laki-laki 2 2 4
19 Lapangan volli - - 1
20 Lapangan bulu tangkis - - 1
21 Lapangan tennis - - 2
22 Kantin sekolah 6 3.5 7
23 Ruang ekstrakurkuler 4 4 4
Berikut adalah kondisi keadaan guru di SMA Negeri 1 Luwu
Timur Saat ini :
Tabel 2 : 1
Kedaan Guru dan Tata Usaha
SMAN 1 Luwu Timur Tahun 2020
NO NAMA LENGKAP L/P PANGKAT/GOL
MATA
PELAJARAN
YANG
DIAJARKAN
/LULUSAN
KET
A. GURU
1 Drs. Muh. Saleh, M.M. L
Pembina Tk.I ,
IV/b
Kep.
Sekolah
2 Drs. YunusPasapan L
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pend.
Matematika
3 Manca Ruru Lumalan, L
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pend. Bahasa
8
S.Pd. Indonesia
4 HudayaRauf, S.Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pendidikan
Kimia
Wakasek
Humas
5 AmmasM, S.Pd., M.Si. L
Pembina Tk.I ,
IV/b
Administrasi
Negara
Wakasek
Sarpras
6 Sitti YusriahM, S.Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pendidikan
Kimia
7 Asdiawati, S,Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pendidikan
Matematika
8 Mahwati, S.Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pendidikan
Biologi
9 NenengIsrayani, S.Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pend. Bahasa
inggris
10 Suharnati, S.Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pendidikan
Matematika
11 RitaAsminarseh, S.Pd. P
Pembina Tk.I ,
IV/b
Pend. Bahasa
inggris
Wakasek
Kurikulum
12 Drs. Syahrudin L Pembina , IV/a
Pend. Bahasa
Jerman
13 Aspriyati, S.Pd. P Pembina , IV/a
Pendidikan
Kimia
14 Akifah, S.Pd.I. P Pembina , IV/a
Pendidikan
AgamaIslam
15 Hj. Fitriyani,S.S. P Pembina , IV/a
Bahasa
Indonesia
16 Hasnawati, S.Pd. P Pembina , IV/a
Bio/
Prakarya
17 Samsinar, S.Pd. P Pembina , IV/a
Pendidikan
ekonomi
18 Agustiani Miri,S.Pd. P Pembina , IV/a
Pendidikan
Fisika
19 Bahra, S.Pd. P Pembina , IV/a PPKN
20
AsrinaPannaung,
S.Sos
P Pembina , IV/a IlmuSosial
21 Meytron, S.Pd. L Penata Tk.I , III/d
Pendidikan
Matematika
22 Suherah, S.Pd. P Penata Tk.I , III/d
Pendidikan
Geografi
23 Sukmawaty, S.Pd. P Penata ,III/c
Pend.Seni,
Tari dan
Musik
24 Gepriani Pasae, S.Pd P Penata ,III/c
Pendidikan
Matematika
25 NicairHS, S.Pd. L
Penata Muda Tk.I
/ III/b
Pend.
Penjaskesrek
Wakasek
Kesiswaan
26 Mery Sanga, S.Th. P
Penata Muda /
III/b
Teologi
9
Kristen
Protestan
27 Dartiawati, SE P
Penata Muda /
III/a
Manajemen
28 Haedar Alwi P -
Kependidikan
Islam
29 Laso' Natsar, S.Pd L - PPKN
30 Hasni, S.Pd. P -
Pend. Bahasa
Indonesia
31 Albar, S.pd L -
Pendidikan
Matematika
32 Islamiyah, S. Pd.I. P -
Pend. Bahasa
Inggris
33 Munisra, S.Pd. P -
Pendidikan
Geografi
34 Eka Risnawati, S. Pd. P -
Pendidikan
Kimia
35 Rahmawati, S.Pd. P -
Sosiologi
Peminatan
36
JendriaTrivenaM,
S.Pd.
P -
Pend. Bahasa
Inggris
37
Tommy Renya'an,
S.Pd.
L -
Dikjas
38 RiskaT, S.Pd. P -
Pendidikan
Sejarah
39 Nurhalima, S.Pd. P -
Pendidikan
Fisika
40 NurtiaNurdin, S.Pd.i P -
Pendidikan
AgamaIslam
41
Andi Mappacalos,
S.Pd.
P -
Pendidikan
Sejarah
42 Hasan, S.Pd. L -
Pend.
Penjaskesrek
43 Eka Sasmita, S.Pd. P -
Pendidikan
Geografi
B. STAFF TU
1 IrfinaArifin, S.Pd. P Penata,III/c S.1 Penjas KTU
2 Marlina, A.Md. P
PenataMuda /
III/b
D3
Pustakawan
Pustakawan
3 Surianti, S.Pd. P
PengaturMuda
/ II/a
S.1 PPKN
Staf Tata
Usaha
4 Selvi P - SMA Cleaning
Service
5 Baharuddin L - SMP Satpam
Malam
6 Mulyanita P - SMA Staf Tata
Usaha
10
7 Mariadi, SE L - S.1. Ekonomi Staf Tata
Usaha
8 Hamka, S.Pd. L -
S.1
Matematika
Tehnisi
9 Ahmar, S.Sos. L -
S.1 ADM
Negera
Staf Tata
Usaha
Berikut Identitas SMAN 1 Luwu Timur :
Nama : SMAN 1 LUWU TIMUR
NPSN : 40310154
Alamat : JL. MONTOLALU KOMP. PT INCO MALILI
Kode Pos : 92981
Desa/Kelurahan : Malili
Kecamatan/Kota (LN) : Kec. Malili
Kab.-Kota/Negara (LN) : Kab. Luwu Timur
Propinsi/Luar Negeri (LN) : Prov. Sulawesi Selatan
Status Sekolah : NEGERI
Waktu Penyelenggaraan : Sehari Penuh/5 hari
Jenjang Pendidikan : SMA
Naungan : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
No. SK. Pendirian : 0190/0/1979
Tanggal SK. Pendirian : 03/09/1979
No. SK. Operasional : 0190/0/1979
Tanggal SK. Operasional : 01/04/1979
File SK Operasional : 47429-6952948-1709833021.pdf
Akreditasi : A
No. SK. Akreditasi : 160/SK/BAP-SM/XI/2017
Tanggal SK. Akreditasi : 23/11/2017
No. Sertifikasi ISO : Belum Bersertifikat
Berikut adalah visi, Misi dan Tujuan SMA Negeri 1 Luwu Timur :
11
1) Visi Misi
Visi :
Terwujudnya Peserta Didik Yang Unggul Dalam Prestasi, Berkarakter
dan Berwawasan Lingkungan
Misi :
1. Membentuk peserta didik yang bermoral, berbudi pekerti yang
santun dan disiplin.
2. Membentuk peserta didik yang religius, nasionais, mandiri, gotong
royong dan integritas.
3. Mewujudkan tumbuhnya semangat keunggulan dan kompetitif
kepada seluruh warga sekolah berlandaskan imtaq dan iptek.
4. Menggali dan mengembangkan potensi siswa.
5. Menumbuh kembangkan sikap positif dalam rangka pembentukan
karakter bangsa.
6. Menciptakan suasana belajar dan mengajar yang aktif, kreatif,
efektif dan menyenangkan.
7. Menciptakan suasana lingkungan yang hijau, sejuk, bersih, indah
dan sehat.
8.Mengembangkan kurikulum yang berbasis lingkungan.
9.Menumbuh kembangkan sikap melestarikan lingkungan secara arif
dan bijaksana.
2) Tujuan Sekolah
Mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta
relevan dengan kebutuhan masyarakat disekitar satuan pendidikan
serta standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah
dan pemerintah yang perlu dicapai dalam kurun waktu lima tahun,
maka tujuan UPT SMA Negeri 1 Luwu Timur dapat dirumuskan
sebagai berikut :
12
1. Mengembangkan budaya sekolah yang religius ( melalui
pembiasaan budaya salam, Doa sebelum/sesudah belajar, tadarrus
,kebaktian ,shalat dhuhur berjamaah dalam rangka menanamkan
tatakrama dalam pengalaman agama sehingga terbentuk
kpribadian dan sikap yang baik
2. Meningkatkan sarana prasarana pendidikan untuk dapat
terselenggaranya kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien
3. Melaksanakan proses belajar mengajar yang efektif,efisien dan
kondusif sesuai tuntutan kurikulum 2013
4. Meningkatkan kinerja stakeholder sekolah sesuai tupoksi dengan
prosentasi penilaian kinerja mencapai 95 %
5. Meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dengan mengikuti berbagai
lomba ekstrakurikuler hingga meraih prestasi tingkat regional dan
Nasional
6. Meningkatkan kualitas lulusan melalui pencapaian nilai rata rata
UNBK yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya
7. Meningkatkan prosentase kelulusan siswa dalam melanjutkan
pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri
8. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat
dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan
sosial, budaya dan alam sekitarnya
9. Meningkatkan kualitas lingkungan Sekolah untuk mewujuddkan
Green, Clean and Healty
10.Meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan
melalui MGMP, IHT ,dan Workshop pengembangan profesi
Kinerja SMA Negeri 1 Luwu Timur dilihat dari pencapaian
delapan standar nasional pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Standar Isi
SMA Negeri 1 Luwu Timur telah memiliki kurikulum
yang dikembangkan dengan menggunakan panduan yang disusun
13
BSNP dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan
sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan
kebutuhan pembelajaran. Mata pelajaran Bahasa Daerah Bugis
adalah mata pelajaran muatan lokal sekolah sebagai bentuk karakter
daerah dan pelestarian buadaya. Jumlah jam tatap muka keseluruhan di
SMA Negeri1 LuwuTimur sebanyak 44 jamperpekan.
Program pembelajaran remedial dan pengayaan bagi siswa
belum berjalan secara sistematis sebagaimana mestinya. Bagi
siswa yang dinyatakan belum mencapai nilai ketuntasan minimal
dalam pencapaian kompetensi hanya diberikan kesempatan belajar
sendiri indikator-indikator kompetensi yang belum dikuasai untuk
mempersiapkan diri dalam mengikuti ulangan perbaikan. Hal ini
dilakukan untuk memastikan tercapainya pelayanan kepada siswa
yang memerlukan penjelasan ulang tentang kompetensi yang
belum dikuasai ataupun yang ingin dikembangkan.
Kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan mengacu kepada
kebutuhan pengembangan pribadi siswa. Program kegiatan
ektrakurikuler yang disediakan diantaranya pembinaan
kepramukaan, PMR, pembinaan OSN, mading, english club,
sepak bola, volly ball, basket, Marchin Band, taekwondo,
Pengembangan Rohani Islam, Pengembangan Rohani Kristiani,
Siswa Pencinta Alam, Komuitas Bank Sampah dan PIK-Remaja.
2. Standar Proses
Silabus yang dikembangkan oleh guru-guru berdasarkan
Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dan
panduan penyusunan KTSP berdasarkan permen 37 tahun 2018.
Kegiatan penyusunan dan pengembangkan silabus dilakukan
secara mandiri ataupun berkelompok dalam pertemuan MGMP.
Diakui bahwa silabus yang dikembangkan oleh guru-guru belum
sepenuhnya berasal dari hasil pemikiran sendiri namun sebagian
14
masih mencontoh silabus dari sekolah-sekolah lain dengan
beberapa perbaikan-perbaikan.
Guru-guru memiliki rencana pelaksanaan pembelajaran
(RPP) yang disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan
pembelajaran kondisi saat ini baik mata pelajaran muatan nasional
ataupun mata pelajaran muatan lokal. Seperti halnya dengan
silabus, kegiatan penyusunan RPP juga dilakukan oleh guru-guru
secara mandiri ataupun berkelompok dalam pertemuan MGMP.
RPP yang disusun guru sebagian masih meng-copy paste RPP
sekolah lain dengan beberapa perubahan-perubahan. Namun tentu
ada juga beberapa guru yang telah menyusun RPP berdasarkan
hasil pemikiran sendiri ataupun kelompok dengan memperhatikan
lingkungan sekolah atau siswa, nilai-nilai, dan norma-norma yang
ada dalam masyarakat.
Metode pembelajaran yang dirancang guru-guru dalam
silabus dan RPP sebahagian sudah menggunakan metode yang
interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan
memotivasi siswa. Sebagian guru masih ada yang menggunakan
pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran langsung.
Keterbatasan media pembelajaran yang dimiliki sekolah
mengakibatkan terbatasnya sumber belajar. Namun beberapa guru
berupaya untuk membuat media pembelajaran yang dapat
dijadikan sumber belajar bagi siswa disamping memanfaatkan
buku-buku yang ada diperpustakaan. Ketersediaan buku untuk
siswa dalam memenuhi SPM sudah terpenuhi tetapi umur
penggunaan buku-buku paket yang singkat sangat terkait dengan
kepribadian siswa yang senang merusak atau menghilangkan
buku-buku yang dipinjamkan.
Untuk meningkatkan mutu pelaksanaan proses
pembelajaran di kelas, pengawas, Kepala Sekolah, wakil kepala
sekolah dan guru-guru yang berkompeten, melakukan supervisi
15
dan evaluasi proses pembelajaran. Yang dilakukan secara berkala
dan berkelanjutan.
3. Standar Kompetensi Lulusan
Perolehan rata-rata nilai ujian nasional tahun pelajaran
2018/2019 untuk masing-masing mata pelajaran pada jurusan MIA
dan IIS berturut-turut ; untuk jurusan MIA adalah Bahasa
Indonesia 75,04, Bahasa Inggris 50,40, Mataematika 36,60, Fisika
69,50, Kimia 53, 10 dan Biologi 54,60. Sedangkan untuk jurusan
Ilmu-ilmu Sosial adalah Bahasa Indonesia 77,06, Bahasa Inggris
50,28, Matematika 34,40, Geografi 68,20, Sosiologi 79,10 da
Ekonomi 57,60. Dari hasil Ujian Nasional di atas dapat
disimpulkan bahwa pencapaia nilai Bahasa Indonesia di kedua
jurusan tersebut memperlihatkan tingkat pencapaian target
kompetensi siswa yang lebih baik yang ditetapkan SKL dibanding
mata pelajaran yang lain.
Untuk penumbuhan budi pekerti dan mengembangkan
nilai-nilai karakter bangsa serta budaya masyarakat, SMA Negeri
1 Luwu Timur melaksanakan kegiatan literasi Alqur’an dan
ibadah kritiani (bagi yang beragama kristen) setiap hari jumat,
Sholat Jumat di sekolah, sholat dzuhur berjamaah di sekolah,
senam kesehatan jasmani setiap hari jumat, Jumat bersih dan
menyambut siswa di gerbang sekolah setiap pagi hari. Selain itu,
sekolah membudayakan saling memberi salam setiap bertemu,
baik guru ataupun siswa.
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Jumlah guru 42 orang, PNS 26 orang dan Non-PNS 16
orang, sudah memenuhi standar jumlah tenaga kependidikan
sekolah. Semua guru sudah berkualifikasi S1.
Standar kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan
SMA Negeri 1 Luwu Timur belum terukur secara menyeluruh
16
karena belum ada hasil penilaian yang mengukur berapa tingkat
pencapaian kompetensi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan.
5. Standar Sarana dan Prasarana
SMA Negeri 1 Luwu Timur memiliki luas lahan 17.910
m2 dengan jumlah gedung sebanyak 11 unit yang terdiri dari
kantor , Lab. Fisika, Lab. Biologi, Lab. Kimia, Lab Fisika, Lab
Komputer, Ruang OSIS / Ekstrakurikuler, ruang keterampilan,
Perpustakaan dan UKS. Ruang kelas yang digunakan sebagai
tempat proses belajar mengajar sebanyak 29 ruang dengan luas
masing-masing 72 m2 per ruang kelas. Setiap ruang kelas masing-
masing memiliki satu white board, satu meja dan kursi guru,
masing-masing satu meja dan kursi untuk setiap siswa.
Di dalam gedung kantor terdapat Ruang kepala sekolah
yang berukuran (4×9) m2 terdapat 2 lemari buku, 2 lemari piala
sepasang meja dan kursi kepala sekolah, dan 2 set kursi tamu.
Sarana dan prasana sekolah lainnya dalam gedung kantor tersebut
adalah, ruang guru 2 unit, ruang wakasek, ruang tata usaha. Di
lantai 2 (dua) bangunan tersebut terdapat Aula dan ruang BK.
6. Standar Pengelolaan
Visi dan misi serta tujuan pendidikan SMA Negeri 1 Luwu
Timur sudah disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat
ataupun pemangku kepentingan melalui beberapa cara diantaranya
memasang papan visi misi sekolah di dinding sekolah.
Rencana kerja sekolah (RKS), rencana kerja tahunan
(RKT) ataupun rencana kerja jangka menengah (RKJM)
disosialisasikan kepada warga sekolah. Demikian pula dengan
rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) telah
disosialisasikan kepada warga sekolah. Sekolah melakukan
pengisian EDS sehingga RKAS yang disusun mengacu pada
17
rekomendasi hasil EDS dan mengelompokkan ke dalam delapan
standar.
7. Standar Pembiayaan
SMA Negeri 1 Luwu Timur mempunyai RKAS yang
disusun oleh kepala sekolah, beberapa guru dan bendahara
sekolah. Penyusunan RKAS belum melibatkan secara langsung
pihak komite sekolah ataupun pemangku kepentingan yang
relevan, namun demikian tetap mempertimbangkan usulan-
usulannya dan menyampaikan hasil penyusunan RKAS.
Sumber keuangan sekolah masih tergantung pada bantuan
pemerintah berupa dana BOS APBN dan sumbangan dari orang
tua siswa. Sekolah belum mampu untuk mencari sumber keuangan
lain misalnya dengan membangun kerja sama yang saling
menguntungkan dengan dunia usaha dan industri.
8. Standar Penilaian Pendidikan
Sebagian guru mata pelajaran sudah menyusun
perencanaan penilaian berdasarkan standar kompetensi dan
kompetensi dasar. KKM yang telah ditetapkan oleh masing-
masing guru mata pelajaran diinformasikan oleh sebagian guru
kepada siswa diawal pertemuan tatap muka dan sebagiannya
menginformasikan KKM sebelum pelaksanaan setiap ulangan
harian.
Guru melaksanakan penilaian melalui pelaksanaan ulangan
harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, kenaikan
kelas, ujian sekolah dan ujian nasional. Penilaian melalui ulangan
harian kadang tidak dilaksanakan berdasarkan rencana yang telah
dibuat oleh sebagian guru.
Hasil penilaian sebagian guru pada pelaksanaan ulangan
harian ataupun tugas-tugas pekerjaan rumah ditambahkan informasi
18
berupa komentar dan masukan untuk perbaikan. Setiap guru
menyampaikan hasil penilaian sikap dan akademik siswa kepada
kepala sekolah melalui wakil kepala sekolah urusan kurikulum.
Hasil penilaian dijadikan dasar bagi sebagian guru sebagai koreksi
untuk melakukan perbaikan pembelajaran berikutnya.
B. Kondisi Sekolah Magang 2
SMA Negeri 12 Luwu Timur yang sebelumnya bernama
SMA Negeri 2 Malili, adalah Sekolah SLTA yang ke 4 yang ada di
Kota Malili, setelah SMAN 1 Luwu Timur, SMKN 1 Luwu Timur
dan MAN 1 Malili-Luwu Timur, Sekolah ini di bangun pada tahun
2010, dan memulai penerimaan siswa baru pada tahun pelajaran
2009/2010 dan siswanya dititip di SMAN 1 Luwu Timur (SMAN 1
Malili) kala itu, dan menamatkan alumni I (pertama) Tahun
Pelajaran 2011/2012. Kepala Sekolah Pertama adalah, Drs.
Muhammad Anwar (2010-2015), Drs. Kasman MM (2015-2018)
dan Sunardi, S.Pd., M.Pd. (2018 – sekarang)
Meskipun dibilang usianya masih baru sekolah ini memiliki
perkembangan yang sangat pesat baik dari sarana prasarana
maupun dari segi akademik dan non akademik. Sekolah yang
terletak di Jalan Dr. Samratulangi Lr. Pendidikan Keluruhan
Puncak Indah Kec. Malili. Memiliki Visi, Misi dan Tujuan sebagai
berikut:
1. VISI :
" Terwujudnya Peserta Didik yang Berkarakter Religius,
Mandiri, Unggul dan Berwawasan Lingkungan "
2. MISI :
1. Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan
pengamalan ajaran agama.
19
2. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan yang
berorientasi pada pencapaian kompetensi.
3. Menyelenggarakan pendidikan berkualitas melalui
pengembangan IPTEK berdasarkan minat, bakat dan
potensi peserta didik.
4. Menciptakan lulusan yang memiliki daya saing dan
kemandirian.
5. Menjalin kerjasama yang harmonis antar warga sekolah dan
lembaga lain yang terkait.
6. Mengembangkan sekolah yang peduli dan berbudaya
lingkungan.
3. Tujuan Sekolah
Mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional
serta relevan dengan kebutuhan masyarakat disekitar satuan
pendidikan serta standar kompetensi lulusan yang sudah
ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah yang perlu dicapai
dalam kurun waktu lima tahun, maka tujuan UPT SMA Negeri
12 Luwu Timur dapat dirumuskan sebagai berikut :
1. Mengembangkan budaya sekolah yang religius (melalui
pembiasaan budaya salam, Doa sebelum/sesudah belajar,
tadarrus,kebaktian, shalat dhuhur berjamaah dalam rangka
menanamkan tatakrama dalam pengamalan agama sehingga
terbentuk kpribadian dan sikap yang baik.
2. Melaksanakan proses belajar mengajar yang efektif,
efisien dan kondusif sesuai tuntutan kurikulum 2013 dan
berwawasan lingkungan
3. Meningkatkan sarana prasarana pendidikan untuk dapat
terselenggaranya kegiatan pembelajaran yang efektif dan
efisien.
20
4. Meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga
kependidikan melalui MGMP,IHT, dan Workshop
pengembangan profesi.
5. Meningkatkan prosentase kelulusan siswa dalam melanjutkan
pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri.
6. Meningkatkan kualitas lulusan melalui pencapaian nilai rata rata
UNBK yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
7. Meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dengan mengikuti
berbagai lomba ekstrakurikuler hingga meraih prestasi tingkat
regional dan Nasional.
8. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat
dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan
sosial, budaya dan alam sekitarnya.
9. Meningkatkan kualitas lingkungan Sekolah untuk mewujudkan
sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Kinerja SMA Negeri 12 Luwu Timur dilihat dari pencapaian
delapan standar nasional pendidikan dapat diuraikan sebagai
berikut:
1. Standar Isi
Pencapaian nilai mutu berbasis Raport PMP Tahun 2019,
memperlihatkan kekuatan dan kelemahan pada beberapa indikator.
Kekuatan yang tampak adalah perangkat pembelajaran memuat
karakteristik kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan,
menyesuaikan tingkat kompetensi siswa, dan menyesuaikan ruang
lingkup materi pembelajaran. Pengembangan KTSP mengacu pada
kerangka dasar penyusunan dan melewati tahapan operasional
pengembangan. Sekolah juga menyelenggarakan aspek kurikulum
pada muatan lokal dan melaksanakan kegiatan pengembangan diri
siswa. Adapun kelemahan yang nampak adalah perangkat
pembelajaran masih ada yang belum memuat kompetensi sikap,
21
penyusunan KTSP belum melibatkan seluruh pemangku
kepentingan, dan pengaturan beban belajar yang tidak proposional.
2. Standar Proses
SMA Negeri 12 Luwu Timur merencanakan proses
pembelajaran mengacu pada silabus yang telah dikembangkan dan
mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah.
RPP disusun dengan lengkap dan sistematis. Metode
pembelajaran yang dirancang guru-guru dalam silabus dan RPP
sebagian sudah menggunakan metode yang interaktif, inspiratif,
menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi siswa.
Sebagian guru masih ada yang menggunakan pembelajaran
konvensional dengan model pembelajaran langsung.
Pada aspek pengawasan dan penilaian otentik, sekolah
belum maksimal memanfaatkan hasil penilaian otentik.
Pelaksanaan supervisi proses pembelajaran kepada guru perlu
mendapat perhatian khusus. Sekolah juga belum maksimal dalam
menindaklanjuti hasil pengawasan proses pembelajaran,
melakukan pemantauan proses pembelajaran, dan mengevaluasi
proses pembelajaran.
3. Standar Kompetensi Lulusan
Pada standar kompetensi lulusan, siswa telah memiliki
perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter, sehat jasmani dan
rohani, sikap disiplin, sikap peduli, sikap percaya diri,
bertanggungjawab, dan memiliki perilaku pembelajar sejati
sepanjang hayat. Lulusan SMA Negeri 12 Luwu Timur memiliki
keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, mandiri, kolaboratif,
dan kritis. Namun pada dimensi pengetahuan, siswa minim
dibekali pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, dan
metakognitif.
22
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Jumlah guru yang ada sebanyak 25 orang (PNS 14 dan Non
PNS 11 ) dan tenaga administrasi sekolah 4 orang. Guru yang
sudah berkualifikasi S-2 4 orang dan bekualifikasi S1 21 orang,
selanjutnya tenaga adminintrasi sekolah berkualifikasi S-1 sebesar
3, SMA sederajat 1.
Dilihat dari Standar kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan, maka khusus tenaga pendidik/guru rata-rata sudah
mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) yang pada tahun 2015
telah diadakan dengan hasil 30% guru memiliki nilai rata-rata
65,00 ke atas atau telah melampui standar yang ditetapkan
Pemerintah pusat, sedangkan 70% masih dibawah standar yang
ada. Walaupun demikian semangat dan etos kerja guru tetap tinggi.
Standar kompetensi tenaga kependidikan SMA Negeri 12 Luwu
Timur, sampai saat ini belum terukur karena belum ada penilaian
yang mengukur seberapa tingkat pencapaian kompetensi masing-
masing.
5. Standar Sarana dan Prasarana
Ruang kelas yang digunakan sebagai tempat kegiatan
KBM sebanyak 1 kantor, 1 perpustakaan. 1 mushallah, RKB 12
ruang, Lab Kimia 1, Lab Biologi, lab Komputer 1 dengan luas
masing-masing 63 m2 . Setiap ruang kelas dilengkapi dengan 1
papan tulis yaitu white board, 1 stel meja dan kursi guru, 1 buah
lemari pajangan, serta meja dan kursi sejumlah siswa yang ada. Di
samping itu ruang kelas dilengkapi pula dengan lambang
kenegaraan serta gambar presiden dan wakil presiden.
Ruang guru berukuran (8 × 9) m2 dilengkapi, memuat 25 stel
meja kursi guru, 1 white board untuk pengumuman, 2 lemari buku,
1 buah tempat minum, 1 papan kode etik guru dan 1 papan tata
tertib, 1 jam tembok, lambang kenegaraan, perlengkapan upacara,
jam dinding, dan perlengkapan memasak.
23
Ruang perpustakaan yang berukuran (8 × 9) m2 yang
dimanfaatkan khusus untuk kegiatan perpustakaan. Jumlah buku
teks dan buku referensi, buku bacaan, serta buku penunjang sudah
mencukupi. Sebagian ruang perpustakaan dimanfaatkan sebagai
ruang komuputer/multimedia dilengkapi dengan 10 unit komputer.
Ruang laboratorium lain yang dimiliki adalah Lab IPA yang sudah
memenuhi standar baik dari jumlah meubeler maupun peralatan lab
lainnya. Ruang kepala sekolah berukuran (4 × 5) m2 dilengkapi
dengan kamar kecil (WC) serta kelengkapan lainnya berupa lemari
etalase / pajangan, lemari arsip, 1 set meja kursi tamu , mesin
printer, AC, dan kelengkapan lainnya.
Sarana dan prasarana lain yang ada adalah ruang tata usaha, ,
gudang, WC siswa, ruang BK, ruang Osis, musholla, parkir siswa,
lapangan olah raga, tempat bermain, dan kantin sekolah.
6. Standar Pengelolaan
Visi dan misi serta tujuan pendidikan SMA Negeri 12
Luwu Timur sudah disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah
ataupun pemangku kepentingan melalui rapat. Rencana kerja
sekolah (RKS), rencana kerja tahunan (RKT), maupun rencana
kaerja jangka menengah (RKJM) disosialisasikan kepada warga
sekolah. Demikian pula dengan rencana kegiatan dan anggaran
sekolah (RKAS). RKAS disusun berdasarkan analisis kebutuhan
dan belum disusun berdasarkan pada pengelompokan ke dalam 8
SNP.
Kegiatan supervisi dilaksanakan secara berkala dan
terjadwal yang dapat dijadikan sebagai alat ukur kemajuan guru
dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Hasil dari
kegiatan supervisi dijadikan sebagai acuan untuk menentukan
kebijakan dan pemberian penghargaan dan teguran.
Proses pengumpulan, pengelolaan, dan penggunaan data sudah
menggunakan sistem TIK khususnya komputer. Jaringan internet
24
secara luas sudah ada. Saat ini sekolah maupun beberapa guru
menggunakan jaringan internet secara leluasa.
7. Standar Pembiayaan
SMA Negeri 12 Luwu Timur memiliki RKAS yang
disusun oleh tim yang dibentuk oleh kepala sekoah dengan
mempertimbangkan masukan dari komite sekolah, walaupun
dalam pelaksanaanya tidak semua tim ikut terlibat dalam
penyusunan tersebut. Sumber utama keuangan sekolah masih
bergantung pada bantuan pemerintah berupa dana BOS, walaupun
ada sumber lain seperti, iuran usaha kantin sekolah, namun masih
belum maksimal. Sekolah belum melakukan peggalangan dana
dari sumber lain seperti kerjasama dengan dunia usaha dan
industri termasuk alumni.
Penyusunan rencana keuangan sekolah sudah disusun
sesuai prosedur dan disosialisasikan melalui rapat khusus. Laporan
penggunaan keuangan sekolah hanya disampaikan kepada
pemerintah selaku pemberi dana sedangkan pertanggungjawaban.
kepada guru dan pegawai hanya dilakukan secara lisan melalui
kegiatan rapat koordinasi sekolah.
8. Standar Penilaian Pendidikan
Semua guru mata pelajaran sudah menyusun perencanaan
penilaian berdasarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi
Dasar (KD). KKM yang sudah ditetapkan masing-masing guru
mata pelajaran disampaikan oleh guru kepada siswa pada awal
tahun pelajaran. Pelaksanaan penilaian oleh guru dilaksanakan
melalui ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir
semester, ulangan kenaikan kelas, maupun penilaian ujian sekolah
dan ujian nasional.
25
Penilaian sikap juga dilakukan guru pada setiap akhir semester.
Hasil penilaian baik penilaian akademik maupun penilaian sikap
dilaporkan kepada kepala sekolah maupun orang tua siswa dalam
bentuk raport setiap tengah semester, akhir semester dan pemberian
ijazah untuk siswa yang sudah menyelesaikan seluruh kegiatan
pembelajaran selama 6 semester dan dinyatakan lulus berdasarkan
ketentuan dan persyaratan yang sudahhditetapkan.
26
BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Pelaksanaan Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) Sekolah Asal
1) Judul RPK
“Peningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi
pembelajaran yang Variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah
belajar di SMAN 1 Luwu Timur Tahun 2020”
2) Tujuan
Dalam Kegiatan RPK ini tujuan yang akan dicapai adalah untuk
Meningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi
pembelajaran yang variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah
belajar di masa pandemi covid 19.
3) Indikator Keberhasilan
Indikator keberhasilan yang akan dicapai dalam penelitian RPK ini
adalah :
1. Meningkatnya kemampuan guru dalam menggunakan aplikasi
pembelajaran yang lebih variatif dan kreatif dalam kegiatan
pembelajaran Jarak Jauh atau Daring di masa covid 19.
2. Meningkatnya motivasi siswa dalam kegiatan belajar melalui portal
rumah belajar di masa covid 19
4) Program Kegiatan
Meningkatkan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi
pembelajaran yang variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah
belajar di SMA Negeri 1 Luwu Timur.
5) Langkah-langkah Kegiatan
Siklus I
27
a. Persiapan
Sebelum pelaksanaan kegiatan Rencana Tindak Lanjut Proyek
kepemimpinan (RPK) terlebih dahulu diadakan koordinasi dengan
kepala sekolah terkait dengan rencana pelaksanaan kegiatan ini, dan
selanjutnya diadakan sosialisasi kepada warga sekolah melalui rapat
koordinasi yang dipimpin oleh kepala sekolah, dan pada tahap
persiapan ini pula telah dibentuk kepanitiaan dan ditetapkan wakasek
kurikulum bertindak selaku ketua panitia. Dan selajutnya menetapkan
jumlah peserta dan menentukan narasumber, dan langkah terakhir
pada persiapan ini adalah menyusun panduan kegiatan, yang di
dalamnya terdapat estimasi anggaran kegiatan serta jadwal
pelaksanaa. Tahap perencenaan persiapan dapat di lihat pada Tabel
berikut :
Tabel 3 : 3
Tahap Perencanaan Siklus 1 Kegiatan RPK
No Jenis Kegiatan
Waktu
Pelaksanaa Keterangan
1
Sosialisasi dan
koordinasi Rapat
persiapan bersama
warga sekolah yang
akan terlibat dalam
pelaksanaan RPK dan
PK
27 Oktober
2020
Bukti Kegiatan
Terlampir
2 Menyusun Kepanitiaan
27 Oktober
2020
Bukti Kegiatan
Terlampir
3
Pembuatan SK panitia
dan Koordinasi dengan
Narasumber dalam
rangka persiapan
28 Oktober
2020
SK Panitia
Terlampir
28
Kegiatan RPK.
4
Menyusun buku
panduan kegiatan IHT
dan Jadwal pelaksanaan
29 Oktober
2020
Buku Panduan
Kegiatan
Terlampir
b. Pelaksanaan
Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan maka kegiatan ini dilkasanakan
dalam bentuk pembimbingan oleh Narasumber yang sudah ditetapkan
berdasarkan dengan pengalaman yang telah dimiliki sebagai sahabat
rumah belajar level 3 (tiga ) tahun 2019. Pada tahapan pelaksanaan
panitia mengarahkan kepada seluruh peserta untuk melaksanakan
registrasi dan pengisian daftar hadir sebelum kegiatan dimulai. Setelah
kegiatan pembukaan yang dibuka langsung oleh kepala UPT SMAN 1
Luwu Timur, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan sosialisasi
tentang pemanfaatan portal Rumah Belajar kepada seluruh peserta
yang sudah ditetapkan. Pada sesi berikutnya pemateri telah
melaksanakan pembimbingan materi Portal Rumah Belajar tentang
cara login dan cara pengenalan terhadap fitur fitur yang tersedia dalam
Portal Rumah belajar ini. Demi penerapan secara optimal terhadap
Portal Rumah Belajar, Narasumber memberikan pendampingan
langsung mengadakan simulasi pemanfaatan terhadap semua fitur-
fitur yang tersedia pada portal Rumah Belajar, terutama pada fitur
Kelas Maya. Dari data isian instrument mentor 1 yang melaksanakan
observasi kepada 10 (sepuluh ) orang peserta yang megikuti kegiatan
ini telah memberikan penilaian 95,45 % terhadap keterlaksanaan
pembimbingan Portal Rumah Belajar. Dari prosesntase tersebut dapat
diambil kesimpulan bahwa hampir semua guru telah merespon positif
terhadap pelaksanaan pembimbingan Portal Rumah Belajar.
c. Monitoring dan Evaluasi
29
Selama 2 (dua) hari pelaksanaan kegiatan Rencana Proyek
Kepemimpinan Siklus I (Perftama) kami melaksanakan pengisian
instrument monev pada hari ke 2. Dalam Kegiatan Monitoring dan
evaluasi tersebut, Mentor 1 melaksanakan observasi terhadap 10 orang
peserta dan hasil yang di dicapai adalah 96,88 %. Dari data tersbut
hanya 1 (satu) instrument yang mendapatkan penilaian (3) . Karena
dari sepuluh guru yang dibimbing masih ada sebagaian peserta belum
bisa memilih sekolah penyelenngara pada fitur kelas maya.
d. Hasil
Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari Recana
Proyek Kepemimpinan (RPK) Diklat Calon Kepala Sekolah Tahu
2020, dijadwal ke dalam 2 Siklus. Siklus 1 dilaksanakan pada hari
Rabu – Kamis, tanggal 4 – 5 November 2020. Sedangkan Siklus ke 2
(dua) dijadwalkan pada hari Senin tanggal 16 - 17 November 2020
jika ada peserta yang mendapat kategori nilai dibawah 91.
Tabel 4 : 3
Materi RPK Siklus I
Hari/tgl Waktu Materi Narasumber
Siklus 1
08.30 – Sosialisasi / Indra Wulan
09.00 Pengenalan Hamzah, S.Pd.
Rabu Aplikasi Portal Rumah M.Pd.
4/11/20 09.00 – Belajar Rita Asminarseh,
12.00 Langkah-langkah S.Pd
pemanfaatan Fitur
13.00 – Rumah Belajar
15.00 Simulasi Penerapan
aplikasi rumah Belajar
dalam kegiatan
pembelajaran ( hari I)
30
Kamis 08.00 – Simulasi Penerapan
5/11/2020 15.00 aplikasi Portal Rumah Rita Asminarseh,
Belajar dalam kegiatan S.Pd
pembelajaran (hari II) .
Berdasarkan AKPK sebagai calon kepala sekolah, titik
kelemahan kami adalah kompetensi supervisi dan kompetensi
kewirausahaan, maka indikator sasaran RPK ini dititik beratkan pada
kedua kompetensi tersebut. Dan materi berfokus kepada peningkatan
kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran jarak jauh
atau daring di masa pandemic covid 19, untuk meningkatkan motivasi
belajar siswa.
Dalam pelaksanaan kompetensi guru, calon kepala sekolah,
melaksanakan pengamatan terhadap peserta yang merupakan guru-
guru SMAN 1 Luwu Timur sebanyak 10 orang dan perwakilan siswa
sebagai sampel. Penetapan sampel ini diambil berdasarkan tingkat
kemampuan guru terhadap portal Rumah Belajar dari mereka yang
sepuluh orang ini ada yang sudah mengetahui dan menggunakannya
31
namun belum terlalu optimal, dan prosentase penggunanya hanya
berkisar 0,14% berdasarkan survey awal melalui google formulir.
Penetapan sampel ini adalah hal yang sangat penting dalam rangka
mendapatkan informasi yang akurat yang dapat diukur sesuai dengan
tujuan yang hendak dicapai. Hal ini senada dengan Seteevens (1951)
dalam buku Dr. Syamsir Torang (2009) bahwa pengukuran adalah
penetapan / pemberian angka terhadap objek atau fenomena menurut
aturan tertentu. Oleh karena itu sampel yang kami tetapkan adalah
peserta yang dapat membantu penulis dalam memberikan data yang
akurat sesuai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan tingkat
kemampuannya.
Dalam kegiatan ini peserta ( guru dan siswa ) dibagikan
lembar materi/panduan kegiatan serta instrument yang telah disiapkan
oleh calon kepala sekolah. Dari kajian tersebut selanjutnya dianalisis
bersama sama oleh calon kepala sekolah dan guru. Selanjutnya guru-
guru di beri tugas untuk merancang media/materi yang akan diuploud
di Rumah Belajar.
Pada Kegiatan pembimbingan pada OJT 2, merupakan salah
satu upaya untuk meningkatkan kompetensi calon kepala sekolah
demi peningkatan kualitas pembelajaran di masa covid 19. Seiring
rendahnya minat belajar siswa serta rasa bosan yang dirasakan oleh
siswa dengan alasan metode pembelajaran yang dilaksanakan oleh
guru yang sangat monoton. Oleh karena itu guru dituntut untuk
menciptakan suasana mengajar daring yang menyenangkan dengan
menggunakan media yang variatif, sehingga selaku calon kepala
sekolah mengadakan pembimbingan portal Rumah Belajar terhadap
guru-guru dan 1 (satu) kelas siswa sebagai sampel dalam kegiatan ini.
Berikut grafik prosentase penggunaan aplikasi dalam kegiatan
pembelajaran masa covid 19 di SMAN 1 Luwu Timur.
70.00%
60.00%
64.36%
50.00%
40.00%
29.68%
32
Gambar 1 : 3 Grafik Prosentase Pengguna aplikasi dalam Kegiatan
pembelajaran masa covid 19 di SMAN 1 Luwu Timur
Berdasarkan pada grafik di atas terlihat bahwa betapa dominannya
penggunaan media watshap dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh
saat ini, dengan cara memposting materi dan memberikan tugas ke
dalam group Watshaap. Maka sangat wajar jika siswa muncul rasa
bosan dan menjenuhkan dan berdampak terhadap hasil prestasi
belajar siswa.
Berdasarkan pada jadwal siklus 1 (pertama) yang telah
disusun, simulasi penerapan aplikasi rumah belajar pada kegiatan
pembelajaran dilaksanakan dalam 2 hari, Hari pertama di berikan
pemaparan langkah-langkah penggunaan Portal Rumah Belajar dan
simulasi dan Hari kedua melanjutkan simulasi penggunaan aplikasi
rumah belajar dalam kegiatan pembelajaran
Indikator keberhasilan penerapan pelatihan Pembimbingan
Portal Rumah Belajar adalah apabila skor kemapuan guru sebagai
peserta pelatihan mencapai skor kemampuan guru minimal 91, dengan
kategori penilaian kualitatif Baik Sekali.
33
Tabel 5 : 3
Hasil Tingkat Kemampuan Peserta dalam
Pembimbingan Rumah Belajar
Pada Sikulus 1 (Pertama)
No Nama Peserta Nilai
1 Riska, S.Pd. 87,50
2 Nurtia Nurdin, S.Pd. 96,88
3 Albar, S.Pd. 93,75
4 Nurhalima, S.Pd. 100
5 Eka Risnawati, S.Pd. 93,75
6 Tommy Renyaan, S.Pd. 75,00
7 Mahwati, S.Pd. 93,75
8 Hasnawati, S.Pd. 96,88
9 Neneng Israyani, S.Pd. 93,75
10 Rahmawati, S.Pd. 96,88
Berikut adalah grafik tingkat kemampuan guru mengikuti
pembimbingan portal Rumah Belajar :
34
%
%
87.5
96.88 93.75
100
93.75
75.00
93.75 96.88 93.75 96.88
Gambar 2 : 3 Grafik tingkat kemampuan guru dalam
pembimbingan rumah Belajar Siklus 1
Dari hasil observasi pelaksanaan yang berlangsung selama
2 (dua) hari, maka nampak pada Tabel dan grafik di atas bahwa
sampai pada hari kedua masih ada 2 (dua) orang peserta yang belum
mampu mengapilakasikan Portal Rumah Belajar secara optimal dan
membutuhkan pembimbingan yang lebih lanjut dari Narasumber atau
dilaksnakan secara tutor sebaya pada siklus berikutnya atas nama an.
Riska T, S.Pd. (87,50) dan Tommi Renyaan, S.Pd. (75,00),.
Sedangkan Peserta yang lainnya sudah mendapat nilai di atas 91. Dan
1 (satu ) orang peserta mendapatkan nilai sempurna yaitu 100 (Amat
Baik).
Pencapaian nilai tersebut sangat memungkin kepada yang
bersangkutan untuk bertindak selaku tutor sebaya, sebagaimana yang
dikatakan oleh Anggela Merici dkk (2014) dalam Jurnalnya “Metode
Pembelajaran Tutor Sebaya” bahwa Syarat – syarat yang harus
dipenuhi untuk menjadi tutor sebaya antara lain, berprestasi baik,
dapat diterima atau disetujui oleh orang lain yang mendapat bantuan
35
sehingga leluasa bertanya, dapat menerangkan dengan jelas bahan
pengajaran yang dibutuhkan oleh peserta, berkepribadian ramah,
lancar berbicara, luwes dalam bergaul, tidak sombong dan memiliki
jiwa penolong serta memiliki daya kreatifitas yang cukup untuk
membimbing temannya.
36
Tabel 6 : 3
Prosentase Ketercapaian Setiap Indikator Soal
Dalam Pembimbingan Rumah Belajar
No Indikator Soal
Prosentase
ketercapaian
Peserta
Kategori
1
Peserta Sudah mengetahui secara
umum tentang manfaat Rumah
Belajar
97,5 % A
2
Peserta sudah mampu login dalam
kegiatan pembelajaran Kelas Maya 87,5 % A
3
Peserta sudah mampu memilih
sekolah penyelenggara pada fitur
kelas maya
85,00 % B
4
Peserta sudah dapat memanfaatkan
fitur Sumber belajar dalam kegiatan
pembelajaran 97,5 %
A
5
Peserta sudah dapat dapat
mengunduh bahan ajar yang telah
tersedia dalam fitur
97,5 % A
6 Peserta sudah dapat memanfaatkan
fitur Bank soal sebagai bahan
referensi pembuatan soal
95,00 % A
7
Peserta sudah dapat dapat
menjadikan laboratorium maya
sebagai media pembelajaran
praktek
87,5 %
A
8
Peserta dapat memanfaatkan
modul digital sebagai sumber
referensi kegiatan pembelajaran
95,00 % A
37
Berdasarkan table di atas dapat disimpulkan bahwa hampir semua
indikator instrument sudah berkategori amat baik (A) dengan prosentase
pencapaian ≤ 87,50 %, hanya 1 indikator yang berkategori (B) dengan
prosentase prolehan 85,00%. Ini menunjukkan bahwa peserta sudah
menggunakan dan memanfaatkan Portal Rumah Belajar secara optimal,
dari 8 (delapan) indikator instrument, kelemahan hanya terdapat pada
tingkat kemampuan peserta memilih sekolah penyelenggara pada fitur
kelas maya.
Dari Observasi yang dilaksanakan oleh guru terhadap siswa yang
dijadikan sampel telah terjadi pencapaian peningkatan prestasi siswa, ini
penting untuk dilakukan untuk mengukur ketercapaian kegiatan
pembimbingan terhadap peningkatan prestasi peserta didik, dan untuk
mengukur sampai sejauh mana tingkat pemanfaatan Portal Rumah Belajar
dalam meningkatkan hasil Belajarnya.
Senada dengan apa yang dijelaskan oleh Ngalim Poerwanto dalam
(caksyeh.blogspot.com 2013) bahwa Hasil belajar merupakan
kemampuan yang diperoleh individu setelah proses belajar berlangsung,
yang dapat memberikan perubahan tingkah laku baik pengetahuan,
pemahaman, sikap dan keterampilan siswa sehingga menjadi lebih baik
dari sebelumnya. Hasil belajar merupakan salah satu indikator dari proses
belajar. Hasil belajar adalah perubahan perilaku yang diperoleh siswa
setelah mengalami aktivitas belajar.
Salah satu indikator tercapai atau tidaknya suatu proses
pembelajaran adalah dengan melihat hasil belajar yang dicapai oleh siswa,
oleh karena itu dengan menggunakan portal Rumah Belajar dianggap
sebagai salah satu solusi untuk mencapai hal tersebut. Dari hasil analisis
peningkatan prestasi Peserta Didik telah didapatkan nilai rata-rata 93,61
dengan kategori amat baik.
38
Tabel 7 : 3
Kondisi Ketercapaian Hasil Ulangan Harian
Mata Pelajarn Fisika kelas 10 IPA 3
(KKM 75)
NO NAMA SISWA
HASIL NILAI UH
UH I Kriteria UH II Kriteria
1 Adnan Ahmad Ramli
30
TT 75 T
2 Ananda Dian Pratiwi S 80 T 80 T
3 Ade Maulida 60 TT 75 T
4 Akbar Jaya 60 TT 75 T
5 Ayunda Citra Amalia 80 T 80 T
6 Dinda Aulia Sari 60 TT 86 T
7 Firma Septiani Rudi 50 TT 86 T
8 Hartisa Yusfiana 70 TT 78 T
9 Ikram Maulana R 60 TT 78 T
10 Muh Fahrul Murphy 80 T 90 T
11 Muh Taufik Kemal 60 TT 76 T
12 Muh Yudi Izrami
Alfarezil 20 TT 80
T
13 Muh. Filqadri
Faturrahman Haekal
60 TT 80
T
14 Muh.Alief Hadan 60 TT 78 T
15 Muh.Safwan Nur Faiz 60 TT 78 T
16 Muhammad Raihan
Afif Subhan 70 TT 80
T
17 Muthiara Syakila 70 TT 80 T
18 Mutia Ramadhani 40 TT 90 T
19 Nayla Fitria 50 TT 100 T
20 Nur Putri Rahmawati
Y.S 70 TT 100
T
21 Nurul Asisah 70 TT 80 T
22 Nurul Hikma Fadilah 60 TT 86 T
23 Putri Anjellika Fahmil 70 TT 86 T
24 Rathu Pannaung 60 TT 78 T
25 Rezki Khadijah Hasir 60 TT 78 T
26 Refalina Dwi Zagita 30 TT 90 T
27 Sapriadi 50 TT 76 T
39
28 Shafira Azza Nabila 90 TT 80 T
29 Tiara 20 TT 80 T
30 Usnul Naila Idhar 70 TT 78 T
31 Vera Rupiana Putri 100 T 78 T
32 Zaenab Zalsabilah
Amrun
60 TT 80
T
Nilai Rata-rata 60,31 82,00 T
Berdasarkan tabel pencapaian nilai pada ulangan harian II (Kedua)
mata pelajaran Fisika di atas telah terlihat bahwa prestasi belajar siswa
sangat meningkat dengan nilai rata-rata 82,00 jika dibandingkan dengan
ulangan harian I (Pertama) dengan nilai rata – rata hanya 60,31.
Pelaksanaan ulangan harian ini dilaksanakan setelah penerapan portal
Rumah Belajar di Kelas 10 IPA 3.
e. Refleksi
Refleksi dilakukan dengan menganalisis seluruh instrumen
observasi dan monitoring serta evaluasi yang telah diisi dan memeriksa
hasil kerja peserta. Berdasarkan hasil analisis kompetensi guru pada
siklus 1, diperoleh hasil sebagai berikut.
Tabel 8 : 3
Keterlaksanaan Program Kegiatan RPK.
Siklus 1.
No. Jenis Instrumen
Rata-Rata
Awal Siklus 1
1 Keterlaksanaan Program Kegiatan - 95,45 %
2 Evaluasi Hasil Kegiatan - 96,88 %
3 Peningkatan prestasisiswa - 93,61 %
4 Student Wellbeing - 94,27 %
5 Peningkatan Kemampuan Guru 0,14% 92,81 %
Tabel di atas memperlihatkan tingkat keterlaksanaan Rencana
Proyek Kegiatan (RPK) Pembimbingan media portal Rumah Belajar
40
siklus 1. Semua istrumen berkategori amat baik dengan prosentase
prolehan > 90.
Analisis instrument keterlaksnaan Program Kegiatan 95,14 dengan
kategori amat baik, isian instrument yang dilaksanakan oleh mentor 1
pada hasil evaluasi kegiatan mencapai 96,88, , student wellbeing atau
tingkat kepuasaan siswa setelah menggunakan Portal Rumah Belajar
adalah 94,27, selanjutnya hasil observasi mentor 1 terhadap seluruh guru
atau peserta yang mengikuti pembimbingan terhadap peningkatan
kemampuan guru telah didapatkan hasil analisis rata-rata nilai adalah
92,81, yang sebelumnya t ingkat kemampuan dan pemanfaatan
Portal Rumah Belajar hanya 0, 14 % berdasarkan survey
awal melalui google form. Sedangkan hasil analisis instrumen
peningkatan prestasi siswa mencapai 93,61.
Setelah dianalisis hasil kerja peserta secara spesifik, ternyata
masih ada 2 (dua) peserta yang belum mampu secara optimal dalam
memanfaatkan Portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran. Hal
ini menjadi salah satu perlunya diadakan siklus 2 yang fokus
mendampingi peserta yang masih belum mampu memanfaatkan
media pembelajaran tersebut.
f. Tindak Lanjut
1. Melaporkan hasil evaluasi terkait tingkat partisipasi guru dan
siswa dalam menggunakan Portal Rumah Belajar pada rapat
koordinasi kegiatan pembelajaran jarak jauh.
2. Memberikan bimbingan tambahan kepada guru dan siswa yang
dianggap belum mahir dalam menggunakan portal rumah belajar
pada siklus 2 (dua)
41
Siklus 2
a. Persiapan
1). Berkonsultasi dengan kepala sekolah tentang perlunya mengadakan
siklus kedua pendampingan dalam pembuatan media portal Rumah
Belajar secara lebih intensif.
2). Menyusun perencanaan kegiatan yang meliputi nara sumber, bahan
dan materi kegiatan. Dalam hal ini, kegiatan yang akan dilakukan
adalah pendampingan/pembimbingan dan pemanfaatan tutor sebaya
bagi peserta yang sudah mampu menerapkan portal Rumah Belajar
dalam kegiatan pembelajaran dapat membimbing rekan sejawat.
3). Mensosialisasikan rencana kegiatan kepada semua guru yang menjadi
peserta pada siklus 1.
b. Pelaksanaan
1). Dalam pelaksanaan pendampingan pembimbingan portal Rumah
Belajar, penulis bertindak sebagai pendamping sedangkan peserta
yang sudah dianggap mahir dan mampu bertindak sebagai tutor
sebaya terhadap 2 (dua ) Peserta tersebut. Siklus 2 dilaksanakan
selama 2 hari, yakni senin – Selasa tanggal 16 – 17 November
20202.
2). Materi disampaikan dalam bentuk praktik secara langsung.
3). Metode partisipatif digunakan dalam membahas materi kegiatan
sehingga peserta secara langsung mempraktikkannya.
4). Kegiatan berorientasi pada proses sehingga output maupun
outcome dari pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan tujuan yang
ditetapkan. Peran aktif peserta sangat diharapkan.
5). Pada akhir setiap kegiatan, panitia melakukan refleksi dan
evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.
c. Monitoring dan Evaluasi
42
Peneliti melakukan Monitoring selama kegiatan RPK siklus ke 2
berlangsung dari awal hingga akhir kegiatan, selain itu melakukan evaluasi
tingkat kemampuan guru yang dibimbing oleh narasumber.
d. Hasil Kegiatan
Pada pembimbingan siklus ke 2 (dua) ini dilaksanakan selama 2
hari pada tanggal 16 – 17 November 2020 kepada peserta atas nama Riska
T., S.Pd. Nilai 87,50 dan Tommy Renyaan S.Pd. mendapatkan nilai 75.00
Dari hasil pembimbingan pada siklus 2 ini, keduanya memperlihatkan
progress yang meningkat pada tingkat kemampuan penggunaan portal
Rumah Belajar pada kegiatan pembelajaran.
Tabel 9 : 3
Pencapaian Hasil Pembimbingan Peserta Siklus 2
No Indikator Keberhasilan
Ketercapaian
RISKA S.Pd.
TOMMI R.
S.Pd.
4 3 2 1 4 3 2 1
1
Peserta Sudah mengetahui secara
umum tentang manfaat Rumah
Belajar
√ √
2
Peserta sudah mampu login
dalam kegiatan pembelajaran
Kelas Maya
√ √
3
Peserta sudah mampu memilih
sekolah penyelenggara pada fitur
kelas maya
√ √
4
Peserta sudah dapat
memanfaatkan fitur Sumber
belajar dalam kegiatan
pembelajaran
√ √
5
Peserta sudah dapat dapat
mengunduh bahan ajar yang telah
tersedia dalam fitur
√ √
6
Peserta sudah dapat
memanfaatkan fitur Bank soal
sebagai bahan referensi
pembuatan soal.
√ √
43
96
95.5
95
94.5
94
93.5
93
92.5
92
91.5
91
Siklus
Siklus 1 (92,81) Siklus 2 (95,63)
7
Peserta sudah dapat dapat
menjadikan laboratorium maya
sebagai media pembelajaran
praktek
√ √
8
Peserta dapat memanfaatkan
modul digital sebagai sumber
referensi kegiatan pembelajaran
√ √
Jumlah Skor 28 3 24 6
Total Skor Diperoleh 31 30
Hasil (Skor diperoleh : Skor
maksimal) x100)
96,88 93,75
Dari Tabel di atas menunjukkan bahwa kedua peserta yang
dibimbing pada siklus ke 2 (dua) menunjukka keberhasilan, indikator
instrument yang lemah dapat diperbaiki sehingga mencapai nilai di atas
91.
e. Refleksi
Refleksi dilakukan dengan menganalisis seluruh instrumen
observasi dan monitoring serta evaluasi yang telah diisi dan memeriksa
hasil kerja peserta. Berdasarkan hasil analisis kompetensi guru setelah
pelaksanaan siklus 2 diperoleh hasil sebagai berikut.
Gambar : Grafik Tingkat kemampuan guru setelah dilaksanakan
siklus 2
44
Berdasarkan grafik di atas, setelah pelaksanaan siklus ke 2
terhadap dua orang peserta yang belum mencapai nilai standar minimal,
maka didapatkan nilai rata rata 95,63 dan mendapatkan kategori amat
baik. Pada siklus 1 (pertama) sebelum pembimbingan 2 orang peserta
tersebut nilai yang didapatkan 92,81. Ini berarti telah mengalami
peningkatan sekitar 2.82 %.
6) Sumber Daya
Dalam Kegiatan Pelatihan ini penulis kategorikan ke dalam dua
bentuk Sumber daya yang dimikliki dalam rangka mendukung
kelancaran kegiatan, yaitu ; Sumber daya Manusia dan Sumber Daya
Non Manusia.
Sumber Daya Manusia
1. Kepala Sekolah
Kepala sekolah adalah factor pendukung yang banyak memberikan
dorongan moril dalam bentuk dukungan baik secara materi maupun non
materil. Demi terlaksanya kegiatan ini.
2. Narasumber
Objek penelitian yang kami angkat tidak dapat dipisahkan dengan
ketersediaan Sumber daya manusia yang kami miliki di sekolah,
Narasumber yang kami tunjuk adalah guru yang sudah menguasai judul
yang kami angkat. Guru tersebut adalah Sahabat Rumah Belajar level 3
tahun 2019, dan Sahabat Rumah Belajar level 4 tahun 2020. oleh karena
itu kegiatan ini kami anggap adalah kegiatan yang narasumbernya tidak
diragukan lagi kemampuannya.
3. Guru
Kegiatan ini bermaksud memberikan bimbingan secara langsung
kepada guru-guru untuk mampu memanfaatkan Portal Rumah Belajar di
dalam kegiatan Pembelajaran agar lebih variatif di masa Covid 19.
Sumber daya non manusia:
1. Lab. Komputer / Laptop
Sarana Yang kami miliki di Lab Komputer sangat memadai
45
2. Jaringan Internet
Jaringan internet di Lab Komputer memiliki Kapasitas 100 mbps
3. LCD Proyektor
LCD Proyektor terpasang secara permanen di Lab Komputer
4. Kertas HVS
Tersedia
5. Alat tulis
Tersedia
B. Peningkatan Kompetensi
1. Latar Belakang
Di jelaskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
tahun 2007 tentang standar Kompetensi Kepala Sekolah berikut ini,
yakni:
a. Dimensi Kompetensi Kepribadian
1) Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan akhlak mulia,
menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah.
2) Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.
3) Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai
kepala sekolah.
4) Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
5) Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan
sebagai kepala sekolah.
6) Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.
b. Dimensi Kompetensi Manajerial
1) Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan
perencanaan.
2) Mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan.
3) Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya
manusia sekolah secara optimal.
46
4) Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju
organisasi pembelajar yang efektif.
5) Menciptakan budaya dan iklim sekolahyang kondusif dan
inovatif bagi pembelajaran peserta didik.
6) Mengelola guru dan staf dalamrangka pendayagunaan
sumber daya manusia secara optimal.
7) Mengelola sarana dan prasarana sekolah dalam rangka
pendayagunaan secara optimal.
8) Mengelola hubungan sekolah dengan masyarakat dalam rangka
pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan
sekolah/madrasah.
9) Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta
didik baru, penempatan, dan pengembangan kapasitas peserta
didik.
10) Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan
pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional.
11) Mengelola keuangan sekolah sesuai dengan prinsip pengelolaan
yang akuntabel, tranparan, dan efisien.
12) Mengelola ketatausahaan sekolah dalam mendukung
pencapaian tujuan sekolah.
13) Mengelola unit layanan khusus sekolah dalam mendukung
kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah.
14) Mengelola informasi dalam mendukung penyusunan program
dan pengambilan keputusan.
15) Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi
peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah.
16) Melakukan monitoring,evaluasi,dan pelaporan pelaksanaan
program kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat, serta
merencanakan tindak lanjutnya.
47
c. Dimensi Kompetensi Kewirausahaan
1) Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah.
2) Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah sebagai
organisasi pembelajar yang efektif.
3) Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam
melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin
sekolah.
4) Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam
menghadapi kendala yang dihadapi sekolah.
5) Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan
sekolah sebagai sumber belajar peserta didik.
d. Dimensi Kompetensi Supervisi
1) Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka
peningkatan profesionalisme guru.
2) Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan
pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.
3) Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam
rangka peningkatan profesionalisme guru.
e. Dimensi Kompetensi Sosial
1) Bekerjasama dengan partner untuk kepentingan sekolah.
2) Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
3) Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain.
Jenis kompetensi kepala sekolah memiliki lima unsur penting yang
harus diketahui dan dimiliki kepala sekolah sebagaimana yang telah
dijelaskan. Kompetensi kepala sekolah ini mencakup berbagai aspek sikap
seorang pemimpin dalam hal menjalankan tugas dan peran kepala
sekolah sebagai pendidik dan pengelola pendidikan. Dengan kompetensi-
kompetensi tersebut kepala sekolah dapat menjalankan kegiatan di
lingkungan sekolah sesuai dengan tujuan sekolah yang telah di tetapkan
pemerintah, sehingga mutu pendidikan sekolah tersebut mengalami
peningkatan tidak kemunduran.
48
Dari kelima Kompetensi tersebut telah dipilih 2 (dua) dalam Upaya
peningkatan kompetensi berbasis Analisis Kebutuhan Pengembangan
Keprofesian (AKPK) di sekolah lain (Sekolah magang 2 ). Penentuan
kompetensi yang akan ditingkatkan tersebut
menggunakan,.3..alternatif..yaitu:
1. Kegiatan berdasarkan hasil AKPK yang paling lemah (nilai paling
rendah)
2. Kegiatan berdasarkan hasil AKPK yang lemah
3. Kegiatan berdasarkan keunggulan sekolah magang tersebut
Tabel 10 : 3
PENCAPAIAN HASIL AKPK
No Kompetensi Skor
1. Kepribadian 95,83
2. Supervisi Akademik 66,67
3. Manajerial 75,00
4. Kewirausahaan 50,00
5. Sosial 95,00
Berdasarkan pencapaian hasil AKPK dalam di atas maka
Kompetensi Supervisi dan Kewirausahaan merupakan kompetensi yang
paling lemah dimiliki oleh calon kepala sekolah, oleh karena itu untuk
meningkatkan kompetensi Supervisi, maka calon kepala belajar tentang
supervisi dan Kompetesi Kewirausahaan di sekolah magang 2 yakni di
SMAN 12 Luwu Timur.
2. Langkah Kegiatan
Untuk mengetahui kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 12 Luwu
Timur, calon kepala sekolah melakukan wawancara dengan Kepala
Sekolah, dan mengamati dokumen-dokumen supervise dan Dokumen
Kegiatan kewirausahaan yang dilaksanakan di SMAN 12 Luwu Timur
49
untuk dipelajari dan dijadikan bahan laporan hasil pembelajaran
Supervisi dan Kewirausahaan di sekolah magang 2
3. Hasil
Berdasarkan langkah kegiatan yang calon kepala sekolah kerjakan
di SMAN 12 Luwu Timur, kami paparkan sebagai berikut:
Pelaksanaan Supervisi Akademik
a. Rencana Pelaksanaan Supervisi Akademik
Kepala SMAN 12 Luwu Timur merencanakan pelaksanaan program
supervisi kepada guru di sebanyak dua kali dalam setahun untuk
setiap orang guru di sekolah. Adapun supervisi ini dilaksanakan
dengan menitikberatkan pada proses pembelajaran
b. Pendekatan Supervisi Akademik
Pendekatan supervisi akademik kepada guru yang dilaksanakan oleh
kepala Sekolah menggunakan dua cara yaitu pendekatan langsung
artinya sebagai kepala sekolah berhadapan atau berhubungan melalui
tatap muka di kelas pada waktu observasi kunjungan kelas, sedangkan
pendekatan tak langsung dengan menggunakan media komunikasi dan
diskusi kasus.
c. Teknik Supervisi Akademik
Tekhnik supervisi akademik yang akan digunakan dalam
melaksanakan interaksi atau hubungan timbal balik antara kepala
Sekolah dengan guru yang akan di supervisinya adalah teknik
supervisi individual.
d. Rencana Pelaksanaan Supervisi Akademik di SMAN 12 Luwu Timur
rencana pelaksanaannya disesuaikan dalam program akademik
dirancang berdasarkan jadwal pelajaran proses pembelajaran guru
tatap muka di kelas, mulai hari senin sampai dengan Jumat.
e. Kesepakatan dengan guru tentang pelaksanaan Supervisi Akademik
Kepala SMAN 12 Luwu Timur membuat kesepakatan dengan guru
yang akan dikunjungi untuk di supervisi akademik dalam
melaksanakan proses pembelajaran di kelas,
50
Hasil pengamatan yang dapat di pelajari :
1. Pelaksanaan supervisi akademik di SMAN 12 Luwu Timur secara
umum sudah sangat baik. Kepala sekolah cukup memahami
pengertian supervisi akademik, mampu menjalankan tugas dan
fungsinya sebagaimana mestinya, baik dilihat dari penerapan pola
supervisi, penetapan waktu pelaksanaan supervisi, maupun fokus
dari kegiatan supervisi itu sendiri. Pelaksanaan supervisi akademik
oleh Kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam
pengelolaan KBM, dapat mengubah kesadaran guru untuk
meningkatkan kemampuan profesionalnya. Kepala sekolah juga
telah mampu melibatkan guru-guru senior sebagai pendamping
dalam membantu kegiatan supervisi akademik;
2. Aspek-aspek yang menjadi sasaran supervisi akademik oleh Kepala
sekolah di SMAN 12 Luwu Timur dilaksanakan oleh Kepala
Sekolah dari berbagai aspek, yaitu aspek perencanaan pembelajaran
meliputi: program tahunan, program semester, silabus, Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), kalender pendidikan, jadwal
tatap muka, agenda harian, daftar nilai, kriteria ketuntasan
maksimal (KKM), dan absensi siswa. Aspek pelaksanaan PBM,
pengelolaan kelas mulai dari kegiatan membuka, kegiatan inti, dan
evaluasi pembelajaran. Sedangkan aspek tindak lanjut kegiatan
supervisi diarahkan pada upaya perbaikan mutu hasil pembelajaran.
Aspek yang paling dominan disupervisi atau yang menjadi prioritas
program supervisi akademik adalah aspek pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar;
3. Teknik yang dikembangkan oleh Kepala dalam melaksanakan
supervisi akademik di SMAN 12 Luwu Timur cukup bervariasi.
Teknik-teknik supervisi itu adalah teknik supervisi individual
(kunjungan kelas, observasi kelas, dan pertemuan individual), dan
teknik supervisi kelompok (pertemuan guru/rapat supervisi,
kepanitiaankepanitiaan atau tim pengembang kurikulum). Dilihat
51
dari pendekatannya, Kepala Sekolah dalam melakukan kegiatan
supervisi menerapkan tiga model pendekatan, yakni: menggunakan
pendekatan kedinasan, pendekatan sebagai mitra kerja, dan
pendekatan cara kekeluargaan;
4. Kendala Kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik
SMAN 12 Luwu Timur adalah terbatasnya waktu, hal tersebut
disebabkan tugas yang diemban Kepala Sekolah cukup banyak
bukan sekedar sebagai supervisor akademik. Jadwal kegiatan
supervisi ada kalanya sering terganggu oleh kegiatan atau tugas
lain, misalnya seperti rapatrapat dinas, ikut diklat/workshop, dan
kegiatan lainnya baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat
provinsi. Selanjutnya disebabkan jumlah guru sasaran supervisi
yang banyak; kadangkala jadwal kunjungan kelas bentrok dengan
kegiatannlain.
Pelaksanaan Kompetensi Kewirausahaan
Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah.
a. Rencana Pelaksanaan
Kepala SMAN 12 Luwu Timur merencanakan pelaksanaan
program pengembangan inovasi yang ditikberatkan pada
peningkatan kompetensi guru dalam rangka menciptakan
suasana pembelajaran yang efektif yang ditengah covid 19.
b. Program Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Worksho Peningkatan
kompetensi TIK tenaga Pendidik dalam pembelajaran di
SMAN 12 Luwu Timur yang berlangsung dari tanggal 22 – 25
Oktober 2020.
c. Hasil
Berdasarkan langkah kegiatan yang calon kepala sekolah
kerjakan di SMAN 12 Luwu Timur, kami paparkan sebagai
berikut:
52
Hasil pengamatan yang dapat di pelajari :
1. Pelaksanaan kegiatan ini secara umum sudah sangat baik.
Kepala sekolah cukup memahami betapa pentingnya kegiatan
ini dalam rangka meningkatkan kompetensi guru demi
meningkatkan wawasan ilmu TIK tenaga pendidik di SMAN
12 Luwu Timur di masa pembelajaran Jarak jauh saat ini;
2. Pada Pelaksanaan kegiatan ini, guru-guru sangat merespon
positif dibuktikan dengan keikutsertaan semua guru atau
tenaga pendidik yang ada di SMAN 12 Luwu Timur,
menurutnya bahwa ini adalah sebuah ide pengembangan
inovasi pembelajaran yang sangat dibutuhkan oleh guru.
3. Kegiatan ini terlaksana selama 3 (tiga) hari tanpa kendala
apapun karena didukung oleh narasumber yang
berpengalaman dari SMA YPS Sorowako sebagai sekolah
mitra. Serta antusiasme peserta yang sangat tinggi, sehingga
melahirkan produk-prodek media pembelajaran yang akan
digunakan untuk pembelajaran jarak jauh demi meningkatkan
prestasi peserta didik. (Dokumen kegiatan terlampir)
Berdasarkan data yang kami peroleh di sekolah magang 2
menunjukkan bahwa Kepala SMA Negeri 12 Luwu Timur memiliki
motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan
fungsi sebagai pemimpin di sekolah, memperoleh persentase rata-rata
sebesar 98,68% yang berada pada kategori sangat baik. Hal ini disebabkan
mungkin karena kepala sekolah menyukai pekerjaannya dan bertanggung
jawab dalam menjal
ankan tugas dan fungsi sebagai pemimpin sekolah meskipun ada
beberapa jawaban dari responden yang berkategori cukup.
Hal tersebut menunjukkan masih adanya kepala sekolah yang perlu
memupuk lagi motivasi yang kuat di dalam dirinya. Sebagaimana pendapat
Reni Oktavia (2014: 602) dalam Wahyu Mutiarani (2015) bahwa kepala
sekolah yang memiliki motivasi kuat dalam menjalankan tugas pokok dan
53
fungsinya sebagai pemimpin sekolah akan mudah mengukir prestasi dalam
melaksanakan tugasnya serta akan membawa dampak positif bagi
perkembangan sekolah. Hal demikian juga akan menjadi motivasi bagi
pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam bekerja. Karena pada dasarnya
kepala sekolah sebagai motivator bagi warga sekolah dapat dicapai melalui
kerja keras, keinginan untuk sukses, dan motivasi kerja yang tinggi.
54
BAB IV
P E N U T U P
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil kajian dan pelaksanaan R T L on the
job Training (OJT) yang penulis laksanakan, maka dari kegiatan
tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Kegiatan Rencana Proyek Kepemimpinan dapat menumbuh
kembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada
dimensi kepribadian, manajerial supervise dan sosial sebagai
calon kepala sekolah
2. Dengan terlaksananya kegiatan Rencana Proyek
Kepemimpinan, dapat meningkatkan kemampuan kami untuk
melaksanakan penyusunan RTL sebagai calon Kepala Sekolah
3. Kegiatan Pembimbingan Aplikasi Portal Rumah Belajar
melalui Rencana Proyek kepemimpinan dapat
meningkatkan kompetensi kepemimpinan calon kepala
sekolah dan kemampuan guru dalam penerapan portal Rumah
Belajar dalam kegiatan Pembelajaran. Dari hasil analisis
kemampuan guru siklus pertama mencapai 92,81 dan siklus
kedua meningkat menjadi 95,63. telah terjadi peningkatan
sebesar 2,82 %.
4. Peningkatan kompetensi berdasarkan AKPK dapat
meningkatkan kompetensi supervise akademik dan supervisi
kewirausahaan calon kepala sekolah.
5. Pelaksanaan Pembimbingan Portal Rumah Belajar dapat
meningkatkan prestasi peserta Didik
55
B. SARAN
Berdasarkan kesimpulan hasil kajian dan pelaksanaan
Rencana Tindak Lanjut (RTL) on the job Training (OJT), maka
penulis dapat mengemukakan saran-saran sebagai berikut:
1. Kepada Calon Kepala Sekolah terus mengembangkan
pengetahuan, sikap dan keterampilannya terkait dimensi-
dimensi yang harus dimiliki sebagai kepala sekolah
2. Sebagai Calon Kepala Sekolah, hendaknya memiliki
kemampuan dalam proses penyusunan Laporan Tindak Lanjut
dengan menggunakan referensi dan melibatkan berbagai pihak
demi kesempurnaan laporan
3. Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi
guru kedepannya terus ditingkatkan agar dapat membantu
guru-guru memecahakan persoalan-persoalan yang dihadapi
sehari-hari sesuai dengan tupoksinya sebagai guru profesional.
4. Kepada Kepala Sekolah magang 2 agar dapat bekerja sama
dengan calon kepala sekolah dalam program pengelolaan
pendidikan di sekolah sebagai upaya peningkatan kompetensi
kewirarausahaan dan kompetensi supervisi akademik sebagai
aspek terlemah dalam AKPK.
5. Untuk menciptaka proses pembelajaran yang kreatif dan
menyenangkan, maka perlu pelatihan atau pembimbingan
aplikasi pembelajaran yang dapat diguakan dalam kegiatan
belajar mengajar baik secara daring maupun luring dalam
rangka meningkatkan prestasi peserta didik
56
DAFTAR PUSTAKA
Amalia, Anna ,2020 penerapan e-learning dengan memanfaatkan portal
rumah belajar kemendikbud pada pelajaran pendidikan
agama islam (jurusan pendidikan agama islam fakultas ilmu
tarbiyah dan keguruan universitas islam negeri syarif
hidayatullah jakarta )
Anwar, Muhammad Drs. 2017 Laporan penyusunan OJL. Program
penguatan Calon Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Prov.
Sulwesi Selatan
Mutiarani, wahyu. 2015, Komepetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah.
https://core.ac.uk/download/pdf/33536429.pdf diakses (tanggal
20 November 2020, pukul 06..35)
Merici, Anggela .2014 Jurnal Metode Tutor Sebaya google
https://media.neliti.com/media/publications/91084-ID-none.pdf.
diakses (Tanggal 23 November 2020 Pukul 23.10)
Nurhayati, Ai Sri dkk. Pedoman Pemanfaatan Portal rumah belajar
“Strategi Pembelajaran Berbasis Tik Memanfaatkan
Rumah belajar”, Produksi Pusat Teknologi Informasi
Dan komunikasi Pendidikan Dan Kebudayaan Kemen terian
Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud)
https://docplayer.info/90939110-Pedoman-pemanfaatan-portal-
rumah-belajar.html diakses (tanggal 20 November 2020 pukul
07.00)
Santika, P.A. 2016. Kompetensi yang Harus Dimiliki Kepala Sekolah.
potmatik.blogspot.com/2020 Diakses pada (tanggal 17
November 2020 pukul 23.00.)
Suyanto, Ph.d.Prof. dkk. 2013, Menjadi Guru Profesional, Strategi
meningkatkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global.
Penerbit ; esensi, Jakarta
57
Torang, Syamsir Dr. 2009. Metode Penelitian Organisasi Penerbit
Kretakupa Print. Makassar
Utomo, Dr. M.Pd. dkk (2020), Bahan Bacaan Diklat Calon kepala
Sekolah. Penerbit Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan
Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud RI
Standar Kompetensi Kepala Sekolah, Diakses melalui laman
goggle.https://dikdasmenpcmgarutkota.wordpress.com/
(Tanggal 19 November 2020. Pukul 15.05)
Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6
Tahun 2018 tentang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon
Kepala Sekolah. http://lppks.kemdikbud.go.id/ Diakses melalui
laman googgle. (Tanggal 19 November 2020. Pukul 15.15)
Sejarah Singkat SMAN 1 Luwu Timur. Diakses melalui laman
googgle. www.sman1luwutimur.sch.id/ (Tanggal 10 November
2020. Pukul 19.15)
_---------- Metode Belajar http://caksyeh.blogspot.com/2013/12/ html
diakses (tanggal 20 November 2020 pukul 13.05)
58
LAMPIRAN-LAMPIRAN
59
MATRIKS RPK
60
Tugas 09-IST 1 Mengisi Matrik Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK)
Nama Calon Kepala Sekolah : AMMAS M., S.Pd., M.SI
Unit Kerja : SMAN 1 LUWU TIMUR
Pengisian Matrik RPK berkaitan dengan Masalah Utama dan gagasan inovasi yang dipilih (Tugas 04-OJT 1) yang telah dikerjakan
sebelumnya.
Masalah yang dipilih : Rendahnya Kemampuan guru dalam penggunaan multi aplikasi pembelajaran Daring masa
covid 19 di SMAN 1 Luwu Timur
Pemecahan Masalah : Melaksanakan Pembimbingan aplikasi pembelajaran yang Variatif Daring melalui
pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu Timur tahun 2020.
Judul RPK : Peningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang Variatif
Daring melalui
pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu Timur tahun 2020.
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
1 1. Meningkatan
Kemampuan
guru
Menggunakan
multi aplikasi
pembelajaran
yang variatif
Meningkatnya
kemampuan:
- 10 orang Guru
Menggunakan
aplikasi
pembelajaran yang
lebih kreatif dalam
Meningkatan
Kemampuan
guru
Menggunakan
multi aplikasi
pembelajaran
yang fariatif
A. Persiapan
1. Sosialisasi kepada
warga sekolah
2. Menyusun kepanitiaan
3. Menentukan
narasumber
4. Berkoordinasi dengan
Sumber daya
manusia:
4. Kepala
Sekolah
5. Narasumber
6. Guru
7. Sumber daya
Pengisan
angket/Kusion
er,
Pengumpulan
data
1. Pros
es belajar
mengajar
yang lebih
kreatif,
2. sisw
a akan
61
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
Daring melalui
pembimbingan
Portal Rumah
belajar
pembelajaran Jarak
jauh Dengan
pencapaian kategori
nilai 91
- Siswa ( 1 kelas )
Siswa mendapatkan
materi pembelajaran
yang lebih bervaiasi
dari portal Rumah
Belajar dengan
ketercapaian nilai 91
Daring melalui
pembimbingan
Portal Rumah
belajar di SMA
Negeri 1 Luwu
Timur
Kepala Sekolah
5. Menentukan waktu
pelaksanaan
6. Menentukan jumlah
peserta dan
menentukan
narasumber
7. Menentukan biaya
8. Membuat program
RPK dan panduan
Pembimbingan
B. Pelaksanaan
1. Melaksanakan
regritrasi
2. Melaksanakan
Pembukaan kegiatan
Pembimbingan
3. Penyampaian materi
Portal Rumah Belajar
oleh narasumber
4. Pengenalan fitur –
fitur Portal melalui
non manusia:
6. Lab.
Komputer
7. Laptop
8. LCD dan
layar
9. Printer
10. Kertas
HVS
11. Alat
tulis
merasa
lebih
nyaman
dan tidak
mearasa
bosan.
3. Sisw
a dan guru
lebih
interaktif
dalam
proses
pembelaja
ran.
4. Sum
ber belajar
siswa
lebih
berfariasi
62
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
LCD proyektor
5. Melaksanakan
pembimbingan secara
langung oleh
Narasumber ke
Peserta
6. Melaksanakan
simulasi untuk
mengetahui teknik
penggunaan
7. Melakukan
pendampingan guru
dalam
mempraktekkan
portal rumah belajar
8. Mereview
pelaksanaan simulasi
penerapan portal
9. Melakukan perbaikan
C. Monitoring dan
Evaluasi
1. Menyusun program
63
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
monitoring dan
evaluasi
2. Menyiapkan
instrumen monitoring
dan evaluasi
3. Melaksanakan
monitoring dan
evaluasi
4. Menganalisis data
hasil monitoring dan
evaluasi
5. Menyusun laporan
monitoring dan
evaluasi
D. Refleksi
1. Mencermati laporan
hasil monitoring dan
evaluasi
2. Menentukan tindak
lanjut hasil
monitoring dan
evaluasi
3. Menyusun rencana
64
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
tindak selanjutnya
Tindak Lanjut
3. Melaporkan hasil
evaluasi terkait
tingkat partisipasi
guru dan siswa dalam
menggunakan Portal
Rumah Belajar pada
rapat koordinasi
kegiatan
pembelajaran jarak
jauh.
4. Memberikan
bimbingan tambahan
kepada guru dan siswa
yang masih belum
mahir dalam
menggunakan fitur-
fitur dalam portal
rumah belajar.
2 Meningkatkan
65
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
kompetensi Calon
Kepala Sekolah
AKPK
Kewirausahaan
1. Meningkatnya
kompetensi calon
kepala sekolah dalam
melakukan program
inovatif
2. Meningkatnya
kompetensi Calon
kepsek membuat
alternatif pemecahan
masalah yang relevan
dan tepat
Kompetensi Supervisi
1. Meningkatnya
kompetensi calon
Kepala Sekolah dalam
mengkaji masalah
yang terkait supervise
akademik
66
No Tujuan Indikator
Keberhasilan
Program
Kegiatan Langkah - langkah
Kegiatan
Sumber Daya
Metode
Pengumpulan
Data
Pencapaian
Students
Weelbeing
3
Meningkatkan
Kepuasan dan
Prestasi Peserta
didik
1. Prestasi siswa
meningkat setelah
mendapat sumber
belajar yang lebih
variatif dengan
prosentase 90%
2. Tingkat kepuasasan 1
kelas peserta didik
dalam mengikuti
pembelajaran daring
melalui portal rumah
belajar mencapai
minimal 90% senang.
Luwu Timur, Oktober 2020
Calon Kepala Sekolah
67
Jurnal Harian Pelaksanaan RPK dan PK
68
Nama Peserta : AMMAS M., S.Pd., M.Si
Instansi : SMAN 1 LUWU TIMUR
Jurnal Harian PelaksanaanRPK dan PK
Jurnal harian pelaksanaan RPK dan PK diisi oleh peserta sebagai catatan
kegiatan harian yang dilakukan dalam rangka menyelesaikan tugas RPK dan PK.
Rekaman catatan dilakukan secara terus-menerus setiap hari pada masa
pelaksanaan diklat tahap OJT 2.
No. Hari/Tanggal Kegiatan Keterangan
a b c d
1. Selasa, 27
Oktober 2020
Sosialisasi dan koordinasi
Rapat persiapan bersama
warga sekolah yang akan
terlibat dalam pelaksanaan
RPK dan PK
Membentuk Kepanitiaan
Notulen / daftar hadir rapat,
Dokumentasi kegiatan
Daftar nama peserta
SK Panitia
2. Rabu, 28
Oktober 2020
Pembentukan panitia dan
Koordinasi dengan
Narasumber dalam rangka
persiapan Kegiatan RPK.
Dokumentasi
3. Kamis. 29
Oktober 2020
Menyusun buku panduan
kegiatan IHT dan Jadwal
pelaksanaan
Berkoordinasi dengan mentor
2 terkait kesiapan untuk di
wawancarai
Dokumen Panduan Kegiatan IHT
Dokumentasi Kunjungan
4. Jumat 30
Oktober 2020
Melanjutkan Pembuatan
Panduan Kegiatan
Dokumen panduan Kegiatan IHT
5. Sabtu, 31
Oktober 2020
PelaksanaanPembimbingan
Ke-2 oleh Narasumber
6. Minggu.
1/11/2020
Membuat instrument
persiapan RPK
Membuat Undangan kegiatan
Instrumen
Undangan
7 Senin/ 2 Nov
2020
Menyebarkan undangan
Kegiatan RPK dan
Undangan Kegiatan
Foto / Dokumentasi kunjungan ke
69
Melakukan kunjungan ke
sekolah Magang 2
sekolah magang 2
8 Selasa /3 Nov
2020
Persiapan pelaksanaan PK di
Sekolah Magang 2
Instrumen wawancara
9 Rabu/4 Nov
2020
Melaksanakan RPK di
Sekolah Magang 1(sekolah
sendiri)
Dokumentasi kegiatan
10 Kamis / 5 Nov
2020
Melanjutkan RPK di Sekolah
Magang 1 (Sekolah sendiri)
Dokumentasi kegiatan
11 Jumat / 6 Nov
2020
Pelaksanaan PK diSekolah
Magang 2
Dokumentasi pelaksanaan PK
12 Sabtu / 7 Nov
2020
Penyusunan tugas monev
kegiatan RPK dan PK
Tugas Monev RPK / PK
13 Minggu/8 Nov
2020
Mengikuti kegiatan
pembimbingan ke 4 oleh
narasumber
14 Senin / 9 Nov
2020
Melaksanakan tindak lanjut
kepada 3 orang guru yang
belum mampu
mengaplikasikan kegiatan
Rumah belajar
Dokumentasi kegiatan
15 Selasa / 10
Nov 2020
Melaksanakan Kunjungan
Lanjutan untuk melaksanakan
studi dokumen di sekolah
magang2
Dokumetasi pertemuan dengan kepala
sekolah dan ketua tim pengembang
kurikulum
16 Rabu / 11 Nov
2020
Mengikuti pembimbingan
melalui ZOOM
17 Kamis /12
Nov 2020
Menganalisis hasil RPK PK
yang dilaksaakan pada Pekan
lalu tgl 3 – 4 Nov 2020
Instrumen Penelitian
18 Jumat / 13
Nov 2020
Mengadakan pertemuan
dengan Peserta untuk
merefleksi hasil RPK dan
mempersiapkan pelaksanaan
sikulus 2
Dokumetasi Pertemuan
19 Sabtu / 14 Nov
2020
Mengikuti pembimbingan on
line dan chating melalui LMS
Melaksanaka analisis
instrument RPK dan PK
Laporan Kegiatan
20 Minggu / 15
Nov 2020
Melanjutkan analisis
instrumenRPK
Laporan Kegiatan
21 Senin / 16 Nov Melaksanakan kegiatan siklus Laporan Kegiatan
70
2020 2 untuk 2 orang peserta
22 Selasa / 17
Nov 2020
Melanjutkan kegiatan siklus 2
untuk 2 orang peserta
Laporan Kegiatan
23 Rabu / 18 Nov
2020
Melanjutkan analisis
instrument RPK
Laporan Kegiatan
24 Kamis / 19
Nov 2020
Melaksanakan penyusunan
laporan
Laporan Kegiatan
25 Jumat / 20
Nov 2020
Melanjutkan Penyusunan
Laporan
Laporan Kegiatan
26 Sabtu / 21 Nov
2020
Melanjutkan Penyusunan
Laporan
Laporan Kegiatan
27 Minggu /22
Nov 2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan editing video
Laporan Kegiatan dan Video Unjuk
Kerja
28 Senin / 23 Nov
2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan editing video
Laporan Kegiatan dan Video Unjuk
Kerja
29 Selasa / 24
Nov 2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan editing video
Laporan Kegiatan dan Video Unjuk
Kerja
30 Rabu / 25 Nov
2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan dan pembuatan
PPT
Laporan Kegiatan RTL
31 Kamis / 26
Nov 2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan dan pembuatan
PPT
Laporan Kegiatan RTL
32 Jumat/27 Nov
2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan dan pembuatan
PPT
Laporan Kegiatan RTL
33 Sabtu / 28 Nov
2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan dan pembuatan
PPT
Laporan Kegiatan RTL
34 Minggu / 29
Nov 2020
Melanjutkan penyusunan
laporan dan dan pembuatan
PPT
Laporan Kegiatan RTL
35 Senin / 30 Nov
2020
Melanjutkan proses editing
video
Video
36 Selasa / 1 Des
2020
Melanjutkan proses editing
video
Video
37 Rabu / 2 Des
2020
Melanjutkan proses editing
video
Video
38 Kamis / 3
Des 2020
Melanjutkan proses editing
video
Video
39 Jumat/ 4 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK dan proses editing
video
Laporan RTL dan Video
71
40 Sabtu / 5 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK dan proses editing
video
Laporan RTL dan Video
41 Minggu/ 6 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK dan proses editing
video
Laporan RTL dan Video
42 Senin / 7 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK dan proses editing
video
Mengikuti Pembibingan
melalui zoom meeting
Laporan RTL dan Video
43 Selasa / 8 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK dan proses editing
video
Laporan RTL dan Video
44 Rabu / 9 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK
Laporan RTL
45 Kamis / 10
Des 2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK
Laporan RTL
46 Jumat / 11 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK
Laporan RTL
47 Sabtu / 12 Des
2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK
Laporan RTL
48 Minggu / 13
Des 2020
Melanjutkan Penyusunan
RTL PK
Laporan RTL
49 Senin /14 Des
2020
Melanjutkan Pembuatan
Power Point
Power Point
50 Selasa / 15
Des 2020
Melanjutkan Pembuatan
Power Point
Power Point
51 Rabu / 16 Des
2020
Finalisasi Laporan dan Video Laporan RTL dan Video
52 Kamis / 17
Des 2020
Mengunggah Video ke
Youtube Chanel dan
PenggandaanLaporan
Video
Petunjuk Pengisian Jurnal Harian Pelaksanaan RPK dan PK:
1. Kolom “a” diisi nomor urut;
2. Kolom “b” diisi hari dan tanggal kegiatan harian yang dilakukan dalam
pelaksanaan RPK dan PK.
3. Kolom “c” diisi kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan RPK dan PK
4. Kolom “d” diisi dengan nama dokumen/bukti pendukung yang dilakukan pada
kolom “c”.
72
Rubrik Penilaian Jurnal Harian Pelaksanaan RPK:
Nilai Indikator
91 - 100
Seluruh indikator
terpenuhi
1. Mengisi hari/tanggal secara jelas pada kegiatan-
kegiatan pelaksanaan RPK dan PK
2. Mendeskripsikan secara jelas kegiatan-kegiatan
yang dilakukan sesuai dengan hari/tanggal
pelaksanaan
3. Jurnal harian diisi secara kontinyu selama kegiatan
OJT 2 yang menggambarkan keseluruhan tahapan
pelaksanaan RPK dan PK mulai dari persiapan,
pelaksanaan, monev, refleksi, dan tindak lanjut
4. Terdapat dokumen/bukti pendukung pelaksanaan
kegiatan pada kolom “c”
81 – 90,99
Minimal tiga
indikator terpenuhi
71 – 80,99
Minimal dua
indikator terpenuhi
< 70,99
Hanya Satu
indikator terpenuhi
73
REKAP HASIL MONEV
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
INSTRUMEN MONEV RPK
121
122
123
BUKTI – BUKTI KEGIATAN RPK
124
125
126
127
128
129
130
131
132
A. KEGIATAN RENCANAPROYEKKEPEMIMPINAN (RPK)
133
DOKUMENTASI PERSIAPAN KEGIATAN RPK
Koordinasi Dengan Kepala Sekolah
Koordinasi Dengan Narasumber
Penyusunan Panduan Rapat Persiapan
134
DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK
Kegiatan Pembukaan
Pemaparan Materi
Pembimbingan Langsung ke Peserta (guru)
DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK
135
Kegiatan Pembimbingan dan Proses Pembuatan Vidio Ajar
Pembimbingan Tutor Sebaya
Proses menguploud Vidio Ajar Ke server local
136
DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK
Pembimbingan / Pengenalan Fitur dan Cara Login ke Kelas maya
Ke Siswa
Pengisian Instrumen
137
DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK
Pengisian Instrumen
138
RAPAT SOSIALISASI HASIL MONEV
KEGIATAN RPK
Pemaparan hasil Kegiatan RPK
139
PEMBIMBINGAN SIKLUS KE 2
140
MATRIKS PELAKSANAN PK
141
142
INSTRUMEN MONEV PK YANG SUDAH TERISI
143
144
145
146
BUKTI – BUKTI KEGIATAN PK
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
164
165
166
167
168
169
170
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru
Optimalisasi Kompetensi Guru

More Related Content

What's hot

Kepala perpustakaan
Kepala perpustakaanKepala perpustakaan
Kepala perpustakaanadolf13
 
Contoh laporan pengembangan diri
Contoh laporan pengembangan diriContoh laporan pengembangan diri
Contoh laporan pengembangan diriKahar Muzakkir
 
Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...
Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...
Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...RoHim MohaMad
 
Evaluasi diri madrasah edm
Evaluasi diri madrasah edmEvaluasi diri madrasah edm
Evaluasi diri madrasah edmAgusMoriyadi1
 
Laporan magang i di sd negeri 07 kota bengkulu
Laporan magang i di sd negeri 07 kota bengkuluLaporan magang i di sd negeri 07 kota bengkulu
Laporan magang i di sd negeri 07 kota bengkuluYohanes Sangkang
 
Best practice mulyati cover
Best practice mulyati coverBest practice mulyati cover
Best practice mulyati coverMulyati Rahman
 
Cover, abstrak, daftar isi proposal ptk
Cover, abstrak, daftar isi proposal ptkCover, abstrak, daftar isi proposal ptk
Cover, abstrak, daftar isi proposal ptkMariz Cha Cha
 
juklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madr
juklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madrjuklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madr
juklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madrSuaidin -Dompu
 
Laporan pkl di m ts mu tpi-listi
Laporan pkl di m ts mu tpi-listiLaporan pkl di m ts mu tpi-listi
Laporan pkl di m ts mu tpi-listiunyilcom
 
program kerja sekolah SMP Pemuda
program kerja sekolah SMP Pemudaprogram kerja sekolah SMP Pemuda
program kerja sekolah SMP PemudaMuzani Ghifari
 
juklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasah
juklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasahjuklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasah
juklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasahSuaidin -Dompu
 
pedoman pk kepala perpustakaan
pedoman pk kepala perpustakaanpedoman pk kepala perpustakaan
pedoman pk kepala perpustakaanMadie Sudah
 
PGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbing
PGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbingPGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbing
PGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbingPrapto Ari Perwira
 

What's hot (19)

Kepala perpustakaan
Kepala perpustakaanKepala perpustakaan
Kepala perpustakaan
 
Cover bapak
Cover bapakCover bapak
Cover bapak
 
Cover proposal ptk
Cover proposal ptkCover proposal ptk
Cover proposal ptk
 
Contoh laporan pengembangan diri
Contoh laporan pengembangan diriContoh laporan pengembangan diri
Contoh laporan pengembangan diri
 
Lembar pengesahan
Lembar pengesahanLembar pengesahan
Lembar pengesahan
 
Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...
Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...
Laporan kuliah kerja lapangan PGSD Unnes di SD N Pondok Labu 11 bidang Admini...
 
Evaluasi diri madrasah edm
Evaluasi diri madrasah edmEvaluasi diri madrasah edm
Evaluasi diri madrasah edm
 
Laporan magang i di sd negeri 07 kota bengkulu
Laporan magang i di sd negeri 07 kota bengkuluLaporan magang i di sd negeri 07 kota bengkulu
Laporan magang i di sd negeri 07 kota bengkulu
 
Best practice mulyati cover
Best practice mulyati coverBest practice mulyati cover
Best practice mulyati cover
 
Cover, abstrak, daftar isi proposal ptk
Cover, abstrak, daftar isi proposal ptkCover, abstrak, daftar isi proposal ptk
Cover, abstrak, daftar isi proposal ptk
 
juklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madr
juklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madrjuklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madr
juklak pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah madr
 
Laporan pkl di m ts mu tpi-listi
Laporan pkl di m ts mu tpi-listiLaporan pkl di m ts mu tpi-listi
Laporan pkl di m ts mu tpi-listi
 
Tugas 3 tik
Tugas 3 tikTugas 3 tik
Tugas 3 tik
 
Buku pedomanpkg
Buku pedomanpkgBuku pedomanpkg
Buku pedomanpkg
 
program kerja sekolah SMP Pemuda
program kerja sekolah SMP Pemudaprogram kerja sekolah SMP Pemuda
program kerja sekolah SMP Pemuda
 
juklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasah
juklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasahjuklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasah
juklak rekrutmen calon kepala sekolah madrasah
 
pedoman pk kepala perpustakaan
pedoman pk kepala perpustakaanpedoman pk kepala perpustakaan
pedoman pk kepala perpustakaan
 
10. tugas ist 06
10. tugas ist 0610. tugas ist 06
10. tugas ist 06
 
PGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbing
PGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbingPGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbing
PGSD UMS a510070034 cover proposal ptk catatan terbimbing
 

Similar to Optimalisasi Kompetensi Guru

Mulyati supervisi awal
Mulyati supervisi awalMulyati supervisi awal
Mulyati supervisi awalMulyati Rahman
 
Pedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdf
Pedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdfPedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdf
Pedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdfBachtiar Yanuari
 
Modul9 ganjil pjj matematika
Modul9 ganjil pjj matematikaModul9 ganjil pjj matematika
Modul9 ganjil pjj matematikaIMANKURNIAWAN13
 
Buku kerja kepala sekolah database www.dadangjsn.com
Buku kerja kepala sekolah   database www.dadangjsn.comBuku kerja kepala sekolah   database www.dadangjsn.com
Buku kerja kepala sekolah database www.dadangjsn.comTriMulyono15
 
Buku kerja kepala sekolah
Buku kerja kepala sekolah Buku kerja kepala sekolah
Buku kerja kepala sekolah Andi Anwar
 
Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)
Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)
Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)Ruth Dian
 
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SDPenggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SDNASuprawoto Sunardjo
 
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SDPenggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SDNASuprawoto Sunardjo
 
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SD
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SDPemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SD
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SDNASuprawoto Sunardjo
 
15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf
15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf
15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdfSitiRoekah
 
Laporan aktualisasi rully kartika wijaya
Laporan aktualisasi rully kartika wijaya Laporan aktualisasi rully kartika wijaya
Laporan aktualisasi rully kartika wijaya rullykartikawijaya
 
Kelas iii sd ips_m saleh muhammad
Kelas iii sd ips_m saleh muhammadKelas iii sd ips_m saleh muhammad
Kelas iii sd ips_m saleh muhammadw0nd0
 
Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014
Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014
Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014Abdul Majid
 
Pedoman beban kerja guru tik 2014
Pedoman beban kerja guru tik 2014 Pedoman beban kerja guru tik 2014
Pedoman beban kerja guru tik 2014 laztorino
 
Buku guru pai kelas 3 revisi 2018
Buku guru pai kelas 3 revisi 2018Buku guru pai kelas 3 revisi 2018
Buku guru pai kelas 3 revisi 2018Amphie Yuurisman
 

Similar to Optimalisasi Kompetensi Guru (20)

Mulyati supervisi awal
Mulyati supervisi awalMulyati supervisi awal
Mulyati supervisi awal
 
PTK Matematika SD
PTK Matematika SDPTK Matematika SD
PTK Matematika SD
 
Pedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdf
Pedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdfPedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdf
Pedoman Lap Skripsi STMIK Nusa Mandiri Jakarta Periode I 2021.pdf
 
Modul9 ganjil pjj matematika
Modul9 ganjil pjj matematikaModul9 ganjil pjj matematika
Modul9 ganjil pjj matematika
 
Buku kerja kepala sekolah database www.dadangjsn.com
Buku kerja kepala sekolah   database www.dadangjsn.comBuku kerja kepala sekolah   database www.dadangjsn.com
Buku kerja kepala sekolah database www.dadangjsn.com
 
Buku kerja kepala_sekolah
Buku kerja kepala_sekolahBuku kerja kepala_sekolah
Buku kerja kepala_sekolah
 
Buku kerja kepala sekolah
Buku kerja kepala sekolah Buku kerja kepala sekolah
Buku kerja kepala sekolah
 
Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)
Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)
Laporan Praktek Kerja Lapangan(PKL)
 
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SDPenggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
 
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SDPenggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
Penggunaan Program Pengolah Kata untuk Penyiapan Bahan Ajar Matematika SD
 
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SD
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SDPemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SD
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Dalam Pembelajaran di SD
 
15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf
15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf
15 - AHMAD FAUZI - TUGAS 03-OJT 2-CKS_2021.pdf
 
Laporan aktualisasi rully kartika wijaya
Laporan aktualisasi rully kartika wijaya Laporan aktualisasi rully kartika wijaya
Laporan aktualisasi rully kartika wijaya
 
Kelas iii sd ips_m saleh muhammad
Kelas iii sd ips_m saleh muhammadKelas iii sd ips_m saleh muhammad
Kelas iii sd ips_m saleh muhammad
 
Panduan penyelengg sdsn
Panduan penyelengg sdsnPanduan penyelengg sdsn
Panduan penyelengg sdsn
 
Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014
Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014
Pedoman beban kerja guru tik 6 oktober 2014
 
Panduan SD Bertaraf Internasional
Panduan SD Bertaraf InternasionalPanduan SD Bertaraf Internasional
Panduan SD Bertaraf Internasional
 
Pedoman beban kerja guru tik 2014
Pedoman beban kerja guru tik 2014 Pedoman beban kerja guru tik 2014
Pedoman beban kerja guru tik 2014
 
040 Model P Diri
040 Model P Diri040 Model P Diri
040 Model P Diri
 
Buku guru pai kelas 3 revisi 2018
Buku guru pai kelas 3 revisi 2018Buku guru pai kelas 3 revisi 2018
Buku guru pai kelas 3 revisi 2018
 

Optimalisasi Kompetensi Guru

  • 1. i LAPORAN PELAKSANAN RENCANA TINDAK LANJUT DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH OPTOMALISASI KOMPETENSI GURU DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL DI SMP NEGERI 2 BOLANGITANG TIMUR TAHUN 2021 Oleh: BAMBANG PONTOH, S.Pd.I NIP 19811226 200902 1 001 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BOLMONG UTARA SMP NEGERI 2 BOLANGITANG TIMUR
  • 2. ii LEMBAR PENGESAHAN Laporan Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut Diklat Calon Kepala Sekolah yang disusun oleh: Nama : Bambang Pontoh, S.Pd.I N I P : 19811226 200902 1 001 Sekolah : SMP Negeri 2 Bolangitang Timur Telah disetujui dan disyahkan sebagai bentuk pertanggungjawaban mengikuti Diklat Calon KepalaSekolah.
  • 3. iii KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah, SWT, atas bimbingan dan hidayah-Nya jualah sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini dengan judul: “Optimalisasi Penulisan Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme calon kepala sekolah dalam bentuk penulisan karya tulis ilmiah yang akan didokumentasikan sebagai bukti fisik dan tugas akhir dalam mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah Tahun 2020. Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya penulis sampaikan kepada: 1. Ibu plt. Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, Kepala Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS), yang telah mengarahkan kegiatan ini, sejak kegiatan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah, sampai pada kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah, 2. Bapak Prof. Dr. Muh. Jufri, M.Psi. Psikolog, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan yang telah memberikan izin dan kesempatan kepada kami untuk mengikuti seleksi dan diklat Calon Kepala Sekolah tahun 2020, sebagai salah satu persyaratan dalam pengangkatan menjadi kepala sekolah, 3. Bapak Drs. Riadi Nugroho, M.Pd, Narasumber yang dengan arif bijaksana telah mendampingi, membimbing kami dengan penuh semangat, tidak pernah lelah melakukan pembimbingan satu persatu peserta, yang telah membekali kami pengetahuan, keterampilan dan sikap profesionalisme dalam rangka mempersiapkan kami menjadi calon Kepala Sekolah, 4. Bapak Drs. Taufik dan Bapak Drs. Anwar, M.Si. Panitia Pusat dan Panitia Lokal yang telah membantu kami, memfasilitasi sehingga kami dapat mengikuti kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah ini, dengan baik dan profesional, 5. Bapak Drs. Muh. Saleh M.M., Kepala SMA Negeri 1 Luwu Timur dan para wakaseknya serta para guru, tenaga kependidikan yang telah memberikan
  • 4. iv kesempatan kepada penulis untuk melaksanakan Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) dalam rangka peningkatan kompetensi calon kepada sekolah dalam mengidentifikasi masalah dan menemukan ide gagasan pemecahan masalahnya, 6. Bapak Sunardi S.Pd.,M.Pd, Kepala SMA Negeri 12 Luwu Timur beserta wakasek dan stafnya , yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melakukan Magang di sekolah yang dipimpinnya dalam rangka peningkatan kompetensi calon kepala sekolah, 7. Anakku Peserta Didik, yang telah menjadi Sampel dalam melakukan kegiatan RPK ini, terima kasih dan penghargaan tak lupa kami persembahkan kepada generasi calon penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ke depan. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini tidak tertutup kemungkinan ditemukan berbagai kekurangan maupun kekeliruan, baik yang menyangkut isi maupun teknik penulisan. Oleh Karena itu, dengan lapang dada penulis berharap buah-buah pikiran dan masukan maupun kritikan demi penyempurnaan Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini. Akhirnya, besar harapan kami semoga Laporan Tindak Lanjut (RTL) ini bermanfaat bagi kita semua. Amin. Luwu Timur, Desember 2020 Penulis,
  • 5. v DAFTAR ISI Halaman Sampul............................................................................................... i Lembar Pengesahan .......................................................................................... ii Kata Pengantar................................................................................................... iii Daftar Isi............................................................................................................ v Daftar Lampiran................................................................................................. vi Daftar Tabel....................................................................................................... vii Daftar Gambar ................................................................................................... viii BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1 A. Latar Belakang ............................................................................. 1 B. Tujuan........................................................................................... 3 C. Hasil Yang Diharapkan ................................................................ 4 BAB II KONDISI NYATA SEKOLAH MAGANG ........................................ 5 A. Kondisi Sekolah Sendiri ................................................................ 5 B. Kondisi Sekolah Magang .............................................................. 18 BAB III PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT ............................ 26 A. Pelaksanaan RPK Sekolah Asal...................................................... 26 B. Pelaksanaan Peningkatan Kompetensi (PK) .................................... 44 BAB IV PENUTUP .......................................................................................... 53 A. Kesimpulan .................................................................................... 53 B. Saran .............................................................................................. 54 Daftar Pustaka ................................................................................................... 55 Lampiran-Lampiran 1. Matriks RPK ................................................................................................ 58 2. Jurnal Kegiatan Harian................................................................................. 66 3. Rekap Hasil Monev RPK (4 macam) ............................................................ 77 4. Instrumen Monev RPK yang Sudah Terisi.................................................... 120 5. Bukti-Bukti Kegiatan RPK (Undangan, Daftar Hadir, Notulen, Foto)........... 123
  • 6. vi 5. Matriks PK ..........................................................................................................140 6. Instrumen Monev PK yang Sudah Terisi ............................................................142 7. Bukti Kegiatan PK (Daftar Hadir, Notulen/Catatan/Foto Kegiatan) ..................146 8. SK Panitia Pelaksana RTL - RPK .......................................................................174 9. Panduan Pelaksanaan RTL – RPK ......................................................................178 10. Materi Pembimbingan Rumah Belajar ................................................................179
  • 7. vii DAFTAR TABEL Tabel Halaman 1 : 2 Keadaan Sarana Prasarana SMAN 1 Luwu Timur ................................ 6 2 : 2 Kedaan Guru dan Staf Tata Usaha SMAN 1 Luwu Timur..................... 7 3 : 3 Tahap Perencanaan Siklus 1 kegiatan RPK .......................................... 27 4 : 3 Materi RPK siklus 1 ............................................................................ 29 5 : 3 Hasil Tingkat Kemampuan Guru dalam Pembimbingan Portal Rumah Belajar..................................................................................... 32 6 : 3 Prosentase Ketercapaian Setiap Indikator soal Instrumen dalam pemebimbigan Portal Rumah Belajar ................................................... 35 7 : 3 Kondisi Ketercapaian Hasil Ulangan harian Mata Pelajaran Fisika ...... 37 8 : 3 Keterlaksanaan Program RPK Siklus 1................................................. 38 9 : 3 Ketercapaian Pelaksanaan RPK Siklus 2 ............................................. 41 10: 3 Pencapaian Hasil AKPK ..................................................................... 47
  • 8. viii DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 1 : 3 Grafik Prosentase Pengguna Aplikasi Dalam Kegjatan Pembelajaran Pada masa Pandemi Covid 19............................................................... 31 2 : 3 Grafik Tigkat Kemampuan Guru Dalam Pembimbingan Portal Rumah Belajar.................................................................................................. 33 3 : 3 Grafik Prosentase Kemamampuan Guru Setelah Pembimbingan Siklus 2 ............................................................................................... 42
  • 9. 1 BAB I PENDAHULUAN A Latar Belakang Kepala Sekolah adalah guru yang diangkat dan diberikan tugas sebagai Kepala Sekolah yang bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan dan mengelola, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah telah menetapkan bahwa ada 5 (lima) dimensi kompetensi yang perlu dimiliki kepala sekolah, yaitu: Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi dan Sosial. Sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas sekolah, maka meningkat pula tuntutan terhadap para kepala sekolah, mereka diharapkan mampu melaksanakan fungsinya baik sebagai manajer dan leader di sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Dalam proses kepemimpinan kepala sekolah, dituntut untuk mampu dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan guru, staf, siswa, orang tua siswa dan pihak lain yang terkait untuk bekerja atau berperan serta dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah sebagai seorang pemimpin tentunya akan memiliki kemampuan atau kecakapan- kecakapan yang mendukung kemampuannya sebagai seorang pemimpin di sekolah seperti kemampuan berkomunikasi yang baik, memiliki kemampuan teknis dalam bidangnya, memiliki kemampuan analitis yang tajam, bersikap tegas dan berani mengambil keputusan, etos kerjanya inggi dan memiliki visi yang jelas, disamping itu, kepala sekolah juga dituntut untuk membina dan mengelola seluruh komponen sekolah lainnya sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
  • 10. 2 Berdasarkan Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Kepala Sekolah adalah penyiapan kompetensi calon kepala sekolah untuk memantapkan wawasan, pengetahuan, sikap, nilai dan keterampilan dalam memimpin sekolah, yang bertujuan untuk 1. memberikan pengalaman belajar yang terpadu antara sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial dengan pengalaman empirik (kontekstual) sesuai karakteristik calon kepala sekolah; 2. mengembangkan kemampuan calon kepala sekolah dalam mengidentifikasi masalah pembelajaran untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik; 3.mengembangkan kemampuan calon kepala sekolah dalam menentukan strategi penyelesaian masalah sehingga dapat membangun budaya belajar sekolah dalam satu ekosistem persekolahan; dan 4. mengembangkan kemampuan kepemimpinan calon kepala sekolah dalam menggerakkan warga sekolah untuk membantu penyelesaian masalah pembelajaran di sekolah, yang bermuara pada terwujudnya student wellbeing. Diklat Calon Kepala Sekolah dilaksanakan dengan 4 (empat) tahap yaitu tahap On-the Job Training (OJT) 1, tahap In-Service Training (IST) 1, tahap On-the Job Training (OJT) 2, dan tahap In- Service Training (IST) 2. Kegiatan On-The Job Training merupakan tahapan yang penting dalam rangka melatih calon kepala sekolah membiasaakan bekerja bekerja berbasis data melalui kegiatan pengamatan (observe) kondisi nyata dan mengidentifikasi masalah pembelajaran, melakukan refleksi (reflect) atas hasil observasi, mencari alternatif pemecahan masalah dan menyusun rencana kegiatan pemecahan masalah dalam bentuk Rencana Projek Kepemimpinan dan Peningkatan Kompetensi (plan) dan melaksanakan kegiatan sesuai rencana (Act), melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan dan hasil kegiatan (evaluate) dan merefleksi tindakan yang dilakukan (reflect).
  • 11. 3 Dalam kegiatan OJT 2, penulis melakukan kegiatan magang pada 2 (dua) sekolah di Kabupaten Luwu Timur yakni SMA Negeri 1 Luwu Timur sebagai magang 1 tempat penulis bertugas dan SMA Negeri 12 Luwu Timur sebagai sekolah magang kedua. Selama pelaksaaan kegiatan On-the Job Training (OJT) 2, penulis melakukan kegiatan antara lain 1). Membuat Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) dengan Judul “Peningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang Variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu Timur tahun 2020” yang sekaligus menjadi judul dari laporan OJT 2 dan Pelaksanaan Peningkatan Kompetensi Berdasarkan AKPK di Sekolah Magang 2. Tema yang penulis angkat dalam kegiatan On-the Job Training (OJT) 2 adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan guru menggunalan multi aplikasi pembelajaran yang variatif Daring melalui pembimbingan portal rumah belajar pada masa pandemic Covid-19 di magang 1 masih rendah, yakni hanya kurang lebih 30 % guru dari 42 orang guru yang mampu memanfaatkan media aplikasi yang variatif dalam kegiatan pembelajaran. Disamping itu dari hasil penilaian Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) penulis sebagai peserta diklat calon kepala sekolah di temukan kelemahan pada dimensi supervisi dan permasalahan pada kompetensi Kewirausahaan yang belum optimal, maka penulis akan mengangkat tema tulisan yang terkait dengan dimensi supervisi kepala sekolah dan Kewirausahaan pada sekolah magang kedua. B Tujuan Kegiatan dan penyusunan laporan RTL On-the Job Training (OJT) 2 yang dilakukan bertujuan untuk :
  • 12. 4 1. Menumbuh kembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial bagi calon kepala sekolah; 2. Meningkatkan kemampuan calon Kepala sekolah dalam Penyusunan hasil Pelaksanaan Rencana Tindakan Proyek Kepemimpinan. 3. Meningkatkan Kemampaun guru dalam pemanfaatan media Portal Rumah belajar dalam kegiatan Pembelajaran 4. Meningkatkan kompetensi yang lemah berdasarkan hasil AKPK sebagai calon kepala sekolah 5. Meningkatkan Prestasi belajar peserta didik, dalam pemanfaatan portal Rumah Belajar C Hasil yang diharapkan Dengan melakukan kegiatan berupa program diklat penyiapan Calon Kepala Sekolah melalui kegiatan pembekalan, melalui kegiatan On The Job Training (OJT), dengan mewajibkan peserta menyusun laporan diharapkan dapat menghasilkan calon kepala sekolah yang kompeten dan profesional meliputi: 1. Meningkatnya Penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial bagi Calon kepala sekolah. 2. Kemampuan calon kepala sekolah dalam menyusun hasil pelaksaaan tindakan kepemimpinan dapat meningkat 3. Meningkatnya kemampuan guru dalam pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran. 4. Meningkatnya kompetensi supervisi akademik dan Kewirausahaan calon kepala sekolah yang merupakan aspek yang lemah pada hasil AKPK. 5. Meningkatnya prestasi peserta didik, setelah pemanfaatn portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran
  • 13. 5 BAB II KONDISI NYATA SEKOLAH MAGANG A. Kondisi Sekolah Magang 1 SMA Negeri 1 Luwu Timur terletak di Jalan Montolalu Komp. PT. Inco Malili ibu Kota Kab. Luwu Timur. Pada awalnya bangunan yang terletak di Jalan Kompleks PT Inco Malili, di antaranya Klinik, Sekolah Taman Kanak-kanan dan Club, dihibahkan ke Camat Malili pada tanggal 7 Juni 1978 dan selanjutnya Camat Malili M. Halid mengeluarkan rekomendasi pertanggal 3 Maret 1979 ke Yayasan Langkanaraya untuk memanfaatkan areal dan bangunan tersebut untuk dijadikan Sekolah (SMA Swasta Langkanaraya) yang kebetulan lokasinya sangat sempit. Dengan adanya rekomendasi tersebut, maka SMA Langkanaraya yang sebelumnya berada di jalan Andi Djemma Malili (lokasi sekarang ditempati oleh MTs As’Adiyah Malili) pindah ke lokasi baru eks bangunan PT. Inco tersebut. Pada Tanggal 27 Februari 1979, SMA Swasta Langkanaraya diusulkan menjadi sekolah negeri. Usulan tersebut diajukan oleh Yayasan Pendidikan IKMAL Malili pimpinan Andi Hasan yang ditujukan ke Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan. Menanggapi usul tersebut maka selanjutnya keluar SK Menteri No. 0190/0/1979 tentang penegerian sekolah swasta se Indonesia salah satunya adalah SMA Langkanaraya Malili menjadi SMA Negeri Malili pertanggal 3 September 1979 yang ditandatangani oleh Sekjen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia T. Umar Ali yang ditetapkan di Jakarta, ketetapan tersebut berlaku mulai 1 April 1979. SMA Negeri 1 Luwu Timur yang luasnya 17.910 m2 berdasarkan sertifikat dari BPN Kab. Luwu pertanggal 23 Juni 1999 no. 530.3/24/02/53-08/99, yang ditandatangani oleh Darmawansyah, SH.
  • 14. 6 Hingga saat ini SMA Negeri 1 Luwu Timur, yang sebelumnya bernama SMA Negeri 1 Malili sudah dipimpin oleh 6 (enam) kepala sekolah, yakni: 1. Jamaluddin BA. (1979-1986); 2. Drs. Faisal Yusuf (1986-1994); 3. Drs. Firdaus Kantoro (1994-2001); 4. Drs. H. Hasanuddin Bengngareng (2001-2008); 5. Drs. Kasman, M.M. (2008-2015 ); dan, 6. Drs.Muh.Saleh,MM (2015-Sekarang). SMA Negeri 1 Luwu Timur hingga saat ini memiliki 43 Orang Guru, 8 tenaga Kependidikan (TU) dan 1 orang pustakawan. Dan Jumlah Rombongan Belajar sebanyak 30 kelas dengan jumlah siswa 978 orang, 10 kelas untuk Kelas 10, 10 kelas untuk kelas 11 dan 10 kelas untuk kelas 12. Selain dari RKB, bangunan atau sarana lain adalah : Tabel 1 : 1 Keadaan Sarana Prasarana No Nama Gedung/sarana Ukuran Jumlah Ruang/Gedung Pjg Lebar 1 Aula 8 15 1 2 Gudang 9 18 1 3 Lab. Fisika 9 15 1 4 Lab. Kimia 9 15 1 5 Lab. Komputer 9 15 1 6 Lab. Biologi 9 15 1 7 Masjid 10 17 1 8 Ruang OSIS 8 9 1
  • 15. 7 9 Ruang Keterampilan 8 9 1 10 Perpustakaan 10 15 1 11 Ruang guru 8 6 2 12 Ruang kepsek 3 8 1 13 Ruang tu 3 4 1 14 UKS 8 9 1 15 Wc guru laki-laki 2 2 1 16 Wc guru perempuan 2 2 2 17 WC Siswa Perempuan 2 2 4 18 WC Siswa laki-laki 2 2 4 19 Lapangan volli - - 1 20 Lapangan bulu tangkis - - 1 21 Lapangan tennis - - 2 22 Kantin sekolah 6 3.5 7 23 Ruang ekstrakurkuler 4 4 4 Berikut adalah kondisi keadaan guru di SMA Negeri 1 Luwu Timur Saat ini : Tabel 2 : 1 Kedaan Guru dan Tata Usaha SMAN 1 Luwu Timur Tahun 2020 NO NAMA LENGKAP L/P PANGKAT/GOL MATA PELAJARAN YANG DIAJARKAN /LULUSAN KET A. GURU 1 Drs. Muh. Saleh, M.M. L Pembina Tk.I , IV/b Kep. Sekolah 2 Drs. YunusPasapan L Pembina Tk.I , IV/b Pend. Matematika 3 Manca Ruru Lumalan, L Pembina Tk.I , IV/b Pend. Bahasa
  • 16. 8 S.Pd. Indonesia 4 HudayaRauf, S.Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pendidikan Kimia Wakasek Humas 5 AmmasM, S.Pd., M.Si. L Pembina Tk.I , IV/b Administrasi Negara Wakasek Sarpras 6 Sitti YusriahM, S.Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pendidikan Kimia 7 Asdiawati, S,Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pendidikan Matematika 8 Mahwati, S.Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pendidikan Biologi 9 NenengIsrayani, S.Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pend. Bahasa inggris 10 Suharnati, S.Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pendidikan Matematika 11 RitaAsminarseh, S.Pd. P Pembina Tk.I , IV/b Pend. Bahasa inggris Wakasek Kurikulum 12 Drs. Syahrudin L Pembina , IV/a Pend. Bahasa Jerman 13 Aspriyati, S.Pd. P Pembina , IV/a Pendidikan Kimia 14 Akifah, S.Pd.I. P Pembina , IV/a Pendidikan AgamaIslam 15 Hj. Fitriyani,S.S. P Pembina , IV/a Bahasa Indonesia 16 Hasnawati, S.Pd. P Pembina , IV/a Bio/ Prakarya 17 Samsinar, S.Pd. P Pembina , IV/a Pendidikan ekonomi 18 Agustiani Miri,S.Pd. P Pembina , IV/a Pendidikan Fisika 19 Bahra, S.Pd. P Pembina , IV/a PPKN 20 AsrinaPannaung, S.Sos P Pembina , IV/a IlmuSosial 21 Meytron, S.Pd. L Penata Tk.I , III/d Pendidikan Matematika 22 Suherah, S.Pd. P Penata Tk.I , III/d Pendidikan Geografi 23 Sukmawaty, S.Pd. P Penata ,III/c Pend.Seni, Tari dan Musik 24 Gepriani Pasae, S.Pd P Penata ,III/c Pendidikan Matematika 25 NicairHS, S.Pd. L Penata Muda Tk.I / III/b Pend. Penjaskesrek Wakasek Kesiswaan 26 Mery Sanga, S.Th. P Penata Muda / III/b Teologi
  • 17. 9 Kristen Protestan 27 Dartiawati, SE P Penata Muda / III/a Manajemen 28 Haedar Alwi P - Kependidikan Islam 29 Laso' Natsar, S.Pd L - PPKN 30 Hasni, S.Pd. P - Pend. Bahasa Indonesia 31 Albar, S.pd L - Pendidikan Matematika 32 Islamiyah, S. Pd.I. P - Pend. Bahasa Inggris 33 Munisra, S.Pd. P - Pendidikan Geografi 34 Eka Risnawati, S. Pd. P - Pendidikan Kimia 35 Rahmawati, S.Pd. P - Sosiologi Peminatan 36 JendriaTrivenaM, S.Pd. P - Pend. Bahasa Inggris 37 Tommy Renya'an, S.Pd. L - Dikjas 38 RiskaT, S.Pd. P - Pendidikan Sejarah 39 Nurhalima, S.Pd. P - Pendidikan Fisika 40 NurtiaNurdin, S.Pd.i P - Pendidikan AgamaIslam 41 Andi Mappacalos, S.Pd. P - Pendidikan Sejarah 42 Hasan, S.Pd. L - Pend. Penjaskesrek 43 Eka Sasmita, S.Pd. P - Pendidikan Geografi B. STAFF TU 1 IrfinaArifin, S.Pd. P Penata,III/c S.1 Penjas KTU 2 Marlina, A.Md. P PenataMuda / III/b D3 Pustakawan Pustakawan 3 Surianti, S.Pd. P PengaturMuda / II/a S.1 PPKN Staf Tata Usaha 4 Selvi P - SMA Cleaning Service 5 Baharuddin L - SMP Satpam Malam 6 Mulyanita P - SMA Staf Tata Usaha
  • 18. 10 7 Mariadi, SE L - S.1. Ekonomi Staf Tata Usaha 8 Hamka, S.Pd. L - S.1 Matematika Tehnisi 9 Ahmar, S.Sos. L - S.1 ADM Negera Staf Tata Usaha Berikut Identitas SMAN 1 Luwu Timur : Nama : SMAN 1 LUWU TIMUR NPSN : 40310154 Alamat : JL. MONTOLALU KOMP. PT INCO MALILI Kode Pos : 92981 Desa/Kelurahan : Malili Kecamatan/Kota (LN) : Kec. Malili Kab.-Kota/Negara (LN) : Kab. Luwu Timur Propinsi/Luar Negeri (LN) : Prov. Sulawesi Selatan Status Sekolah : NEGERI Waktu Penyelenggaraan : Sehari Penuh/5 hari Jenjang Pendidikan : SMA Naungan : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. SK. Pendirian : 0190/0/1979 Tanggal SK. Pendirian : 03/09/1979 No. SK. Operasional : 0190/0/1979 Tanggal SK. Operasional : 01/04/1979 File SK Operasional : 47429-6952948-1709833021.pdf Akreditasi : A No. SK. Akreditasi : 160/SK/BAP-SM/XI/2017 Tanggal SK. Akreditasi : 23/11/2017 No. Sertifikasi ISO : Belum Bersertifikat Berikut adalah visi, Misi dan Tujuan SMA Negeri 1 Luwu Timur :
  • 19. 11 1) Visi Misi Visi : Terwujudnya Peserta Didik Yang Unggul Dalam Prestasi, Berkarakter dan Berwawasan Lingkungan Misi : 1. Membentuk peserta didik yang bermoral, berbudi pekerti yang santun dan disiplin. 2. Membentuk peserta didik yang religius, nasionais, mandiri, gotong royong dan integritas. 3. Mewujudkan tumbuhnya semangat keunggulan dan kompetitif kepada seluruh warga sekolah berlandaskan imtaq dan iptek. 4. Menggali dan mengembangkan potensi siswa. 5. Menumbuh kembangkan sikap positif dalam rangka pembentukan karakter bangsa. 6. Menciptakan suasana belajar dan mengajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. 7. Menciptakan suasana lingkungan yang hijau, sejuk, bersih, indah dan sehat. 8.Mengembangkan kurikulum yang berbasis lingkungan. 9.Menumbuh kembangkan sikap melestarikan lingkungan secara arif dan bijaksana. 2) Tujuan Sekolah Mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat disekitar satuan pendidikan serta standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah yang perlu dicapai dalam kurun waktu lima tahun, maka tujuan UPT SMA Negeri 1 Luwu Timur dapat dirumuskan sebagai berikut :
  • 20. 12 1. Mengembangkan budaya sekolah yang religius ( melalui pembiasaan budaya salam, Doa sebelum/sesudah belajar, tadarrus ,kebaktian ,shalat dhuhur berjamaah dalam rangka menanamkan tatakrama dalam pengalaman agama sehingga terbentuk kpribadian dan sikap yang baik 2. Meningkatkan sarana prasarana pendidikan untuk dapat terselenggaranya kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien 3. Melaksanakan proses belajar mengajar yang efektif,efisien dan kondusif sesuai tuntutan kurikulum 2013 4. Meningkatkan kinerja stakeholder sekolah sesuai tupoksi dengan prosentasi penilaian kinerja mencapai 95 % 5. Meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dengan mengikuti berbagai lomba ekstrakurikuler hingga meraih prestasi tingkat regional dan Nasional 6. Meningkatkan kualitas lulusan melalui pencapaian nilai rata rata UNBK yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya 7. Meningkatkan prosentase kelulusan siswa dalam melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri 8. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitarnya 9. Meningkatkan kualitas lingkungan Sekolah untuk mewujuddkan Green, Clean and Healty 10.Meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan melalui MGMP, IHT ,dan Workshop pengembangan profesi Kinerja SMA Negeri 1 Luwu Timur dilihat dari pencapaian delapan standar nasional pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Standar Isi SMA Negeri 1 Luwu Timur telah memiliki kurikulum yang dikembangkan dengan menggunakan panduan yang disusun
  • 21. 13 BSNP dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. Mata pelajaran Bahasa Daerah Bugis adalah mata pelajaran muatan lokal sekolah sebagai bentuk karakter daerah dan pelestarian buadaya. Jumlah jam tatap muka keseluruhan di SMA Negeri1 LuwuTimur sebanyak 44 jamperpekan. Program pembelajaran remedial dan pengayaan bagi siswa belum berjalan secara sistematis sebagaimana mestinya. Bagi siswa yang dinyatakan belum mencapai nilai ketuntasan minimal dalam pencapaian kompetensi hanya diberikan kesempatan belajar sendiri indikator-indikator kompetensi yang belum dikuasai untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti ulangan perbaikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tercapainya pelayanan kepada siswa yang memerlukan penjelasan ulang tentang kompetensi yang belum dikuasai ataupun yang ingin dikembangkan. Kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan mengacu kepada kebutuhan pengembangan pribadi siswa. Program kegiatan ektrakurikuler yang disediakan diantaranya pembinaan kepramukaan, PMR, pembinaan OSN, mading, english club, sepak bola, volly ball, basket, Marchin Band, taekwondo, Pengembangan Rohani Islam, Pengembangan Rohani Kristiani, Siswa Pencinta Alam, Komuitas Bank Sampah dan PIK-Remaja. 2. Standar Proses Silabus yang dikembangkan oleh guru-guru berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dan panduan penyusunan KTSP berdasarkan permen 37 tahun 2018. Kegiatan penyusunan dan pengembangkan silabus dilakukan secara mandiri ataupun berkelompok dalam pertemuan MGMP. Diakui bahwa silabus yang dikembangkan oleh guru-guru belum sepenuhnya berasal dari hasil pemikiran sendiri namun sebagian
  • 22. 14 masih mencontoh silabus dari sekolah-sekolah lain dengan beberapa perbaikan-perbaikan. Guru-guru memiliki rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran kondisi saat ini baik mata pelajaran muatan nasional ataupun mata pelajaran muatan lokal. Seperti halnya dengan silabus, kegiatan penyusunan RPP juga dilakukan oleh guru-guru secara mandiri ataupun berkelompok dalam pertemuan MGMP. RPP yang disusun guru sebagian masih meng-copy paste RPP sekolah lain dengan beberapa perubahan-perubahan. Namun tentu ada juga beberapa guru yang telah menyusun RPP berdasarkan hasil pemikiran sendiri ataupun kelompok dengan memperhatikan lingkungan sekolah atau siswa, nilai-nilai, dan norma-norma yang ada dalam masyarakat. Metode pembelajaran yang dirancang guru-guru dalam silabus dan RPP sebahagian sudah menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi siswa. Sebagian guru masih ada yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran langsung. Keterbatasan media pembelajaran yang dimiliki sekolah mengakibatkan terbatasnya sumber belajar. Namun beberapa guru berupaya untuk membuat media pembelajaran yang dapat dijadikan sumber belajar bagi siswa disamping memanfaatkan buku-buku yang ada diperpustakaan. Ketersediaan buku untuk siswa dalam memenuhi SPM sudah terpenuhi tetapi umur penggunaan buku-buku paket yang singkat sangat terkait dengan kepribadian siswa yang senang merusak atau menghilangkan buku-buku yang dipinjamkan. Untuk meningkatkan mutu pelaksanaan proses pembelajaran di kelas, pengawas, Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah dan guru-guru yang berkompeten, melakukan supervisi
  • 23. 15 dan evaluasi proses pembelajaran. Yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. 3. Standar Kompetensi Lulusan Perolehan rata-rata nilai ujian nasional tahun pelajaran 2018/2019 untuk masing-masing mata pelajaran pada jurusan MIA dan IIS berturut-turut ; untuk jurusan MIA adalah Bahasa Indonesia 75,04, Bahasa Inggris 50,40, Mataematika 36,60, Fisika 69,50, Kimia 53, 10 dan Biologi 54,60. Sedangkan untuk jurusan Ilmu-ilmu Sosial adalah Bahasa Indonesia 77,06, Bahasa Inggris 50,28, Matematika 34,40, Geografi 68,20, Sosiologi 79,10 da Ekonomi 57,60. Dari hasil Ujian Nasional di atas dapat disimpulkan bahwa pencapaia nilai Bahasa Indonesia di kedua jurusan tersebut memperlihatkan tingkat pencapaian target kompetensi siswa yang lebih baik yang ditetapkan SKL dibanding mata pelajaran yang lain. Untuk penumbuhan budi pekerti dan mengembangkan nilai-nilai karakter bangsa serta budaya masyarakat, SMA Negeri 1 Luwu Timur melaksanakan kegiatan literasi Alqur’an dan ibadah kritiani (bagi yang beragama kristen) setiap hari jumat, Sholat Jumat di sekolah, sholat dzuhur berjamaah di sekolah, senam kesehatan jasmani setiap hari jumat, Jumat bersih dan menyambut siswa di gerbang sekolah setiap pagi hari. Selain itu, sekolah membudayakan saling memberi salam setiap bertemu, baik guru ataupun siswa. 4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Jumlah guru 42 orang, PNS 26 orang dan Non-PNS 16 orang, sudah memenuhi standar jumlah tenaga kependidikan sekolah. Semua guru sudah berkualifikasi S1. Standar kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Luwu Timur belum terukur secara menyeluruh
  • 24. 16 karena belum ada hasil penilaian yang mengukur berapa tingkat pencapaian kompetensi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. 5. Standar Sarana dan Prasarana SMA Negeri 1 Luwu Timur memiliki luas lahan 17.910 m2 dengan jumlah gedung sebanyak 11 unit yang terdiri dari kantor , Lab. Fisika, Lab. Biologi, Lab. Kimia, Lab Fisika, Lab Komputer, Ruang OSIS / Ekstrakurikuler, ruang keterampilan, Perpustakaan dan UKS. Ruang kelas yang digunakan sebagai tempat proses belajar mengajar sebanyak 29 ruang dengan luas masing-masing 72 m2 per ruang kelas. Setiap ruang kelas masing- masing memiliki satu white board, satu meja dan kursi guru, masing-masing satu meja dan kursi untuk setiap siswa. Di dalam gedung kantor terdapat Ruang kepala sekolah yang berukuran (4×9) m2 terdapat 2 lemari buku, 2 lemari piala sepasang meja dan kursi kepala sekolah, dan 2 set kursi tamu. Sarana dan prasana sekolah lainnya dalam gedung kantor tersebut adalah, ruang guru 2 unit, ruang wakasek, ruang tata usaha. Di lantai 2 (dua) bangunan tersebut terdapat Aula dan ruang BK. 6. Standar Pengelolaan Visi dan misi serta tujuan pendidikan SMA Negeri 1 Luwu Timur sudah disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat ataupun pemangku kepentingan melalui beberapa cara diantaranya memasang papan visi misi sekolah di dinding sekolah. Rencana kerja sekolah (RKS), rencana kerja tahunan (RKT) ataupun rencana kerja jangka menengah (RKJM) disosialisasikan kepada warga sekolah. Demikian pula dengan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) telah disosialisasikan kepada warga sekolah. Sekolah melakukan pengisian EDS sehingga RKAS yang disusun mengacu pada
  • 25. 17 rekomendasi hasil EDS dan mengelompokkan ke dalam delapan standar. 7. Standar Pembiayaan SMA Negeri 1 Luwu Timur mempunyai RKAS yang disusun oleh kepala sekolah, beberapa guru dan bendahara sekolah. Penyusunan RKAS belum melibatkan secara langsung pihak komite sekolah ataupun pemangku kepentingan yang relevan, namun demikian tetap mempertimbangkan usulan- usulannya dan menyampaikan hasil penyusunan RKAS. Sumber keuangan sekolah masih tergantung pada bantuan pemerintah berupa dana BOS APBN dan sumbangan dari orang tua siswa. Sekolah belum mampu untuk mencari sumber keuangan lain misalnya dengan membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan dunia usaha dan industri. 8. Standar Penilaian Pendidikan Sebagian guru mata pelajaran sudah menyusun perencanaan penilaian berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar. KKM yang telah ditetapkan oleh masing- masing guru mata pelajaran diinformasikan oleh sebagian guru kepada siswa diawal pertemuan tatap muka dan sebagiannya menginformasikan KKM sebelum pelaksanaan setiap ulangan harian. Guru melaksanakan penilaian melalui pelaksanaan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, kenaikan kelas, ujian sekolah dan ujian nasional. Penilaian melalui ulangan harian kadang tidak dilaksanakan berdasarkan rencana yang telah dibuat oleh sebagian guru. Hasil penilaian sebagian guru pada pelaksanaan ulangan harian ataupun tugas-tugas pekerjaan rumah ditambahkan informasi
  • 26. 18 berupa komentar dan masukan untuk perbaikan. Setiap guru menyampaikan hasil penilaian sikap dan akademik siswa kepada kepala sekolah melalui wakil kepala sekolah urusan kurikulum. Hasil penilaian dijadikan dasar bagi sebagian guru sebagai koreksi untuk melakukan perbaikan pembelajaran berikutnya. B. Kondisi Sekolah Magang 2 SMA Negeri 12 Luwu Timur yang sebelumnya bernama SMA Negeri 2 Malili, adalah Sekolah SLTA yang ke 4 yang ada di Kota Malili, setelah SMAN 1 Luwu Timur, SMKN 1 Luwu Timur dan MAN 1 Malili-Luwu Timur, Sekolah ini di bangun pada tahun 2010, dan memulai penerimaan siswa baru pada tahun pelajaran 2009/2010 dan siswanya dititip di SMAN 1 Luwu Timur (SMAN 1 Malili) kala itu, dan menamatkan alumni I (pertama) Tahun Pelajaran 2011/2012. Kepala Sekolah Pertama adalah, Drs. Muhammad Anwar (2010-2015), Drs. Kasman MM (2015-2018) dan Sunardi, S.Pd., M.Pd. (2018 – sekarang) Meskipun dibilang usianya masih baru sekolah ini memiliki perkembangan yang sangat pesat baik dari sarana prasarana maupun dari segi akademik dan non akademik. Sekolah yang terletak di Jalan Dr. Samratulangi Lr. Pendidikan Keluruhan Puncak Indah Kec. Malili. Memiliki Visi, Misi dan Tujuan sebagai berikut: 1. VISI : " Terwujudnya Peserta Didik yang Berkarakter Religius, Mandiri, Unggul dan Berwawasan Lingkungan " 2. MISI : 1. Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama.
  • 27. 19 2. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan yang berorientasi pada pencapaian kompetensi. 3. Menyelenggarakan pendidikan berkualitas melalui pengembangan IPTEK berdasarkan minat, bakat dan potensi peserta didik. 4. Menciptakan lulusan yang memiliki daya saing dan kemandirian. 5. Menjalin kerjasama yang harmonis antar warga sekolah dan lembaga lain yang terkait. 6. Mengembangkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. 3. Tujuan Sekolah Mengacu pada visi, misi, dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat disekitar satuan pendidikan serta standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah yang perlu dicapai dalam kurun waktu lima tahun, maka tujuan UPT SMA Negeri 12 Luwu Timur dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Mengembangkan budaya sekolah yang religius (melalui pembiasaan budaya salam, Doa sebelum/sesudah belajar, tadarrus,kebaktian, shalat dhuhur berjamaah dalam rangka menanamkan tatakrama dalam pengamalan agama sehingga terbentuk kpribadian dan sikap yang baik. 2. Melaksanakan proses belajar mengajar yang efektif, efisien dan kondusif sesuai tuntutan kurikulum 2013 dan berwawasan lingkungan 3. Meningkatkan sarana prasarana pendidikan untuk dapat terselenggaranya kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien.
  • 28. 20 4. Meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan melalui MGMP,IHT, dan Workshop pengembangan profesi. 5. Meningkatkan prosentase kelulusan siswa dalam melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri. 6. Meningkatkan kualitas lulusan melalui pencapaian nilai rata rata UNBK yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. 7. Meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dengan mengikuti berbagai lomba ekstrakurikuler hingga meraih prestasi tingkat regional dan Nasional. 8. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitarnya. 9. Meningkatkan kualitas lingkungan Sekolah untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Kinerja SMA Negeri 12 Luwu Timur dilihat dari pencapaian delapan standar nasional pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Standar Isi Pencapaian nilai mutu berbasis Raport PMP Tahun 2019, memperlihatkan kekuatan dan kelemahan pada beberapa indikator. Kekuatan yang tampak adalah perangkat pembelajaran memuat karakteristik kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, menyesuaikan tingkat kompetensi siswa, dan menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran. Pengembangan KTSP mengacu pada kerangka dasar penyusunan dan melewati tahapan operasional pengembangan. Sekolah juga menyelenggarakan aspek kurikulum pada muatan lokal dan melaksanakan kegiatan pengembangan diri siswa. Adapun kelemahan yang nampak adalah perangkat pembelajaran masih ada yang belum memuat kompetensi sikap,
  • 29. 21 penyusunan KTSP belum melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan pengaturan beban belajar yang tidak proposional. 2. Standar Proses SMA Negeri 12 Luwu Timur merencanakan proses pembelajaran mengacu pada silabus yang telah dikembangkan dan mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah. RPP disusun dengan lengkap dan sistematis. Metode pembelajaran yang dirancang guru-guru dalam silabus dan RPP sebagian sudah menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi siswa. Sebagian guru masih ada yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran langsung. Pada aspek pengawasan dan penilaian otentik, sekolah belum maksimal memanfaatkan hasil penilaian otentik. Pelaksanaan supervisi proses pembelajaran kepada guru perlu mendapat perhatian khusus. Sekolah juga belum maksimal dalam menindaklanjuti hasil pengawasan proses pembelajaran, melakukan pemantauan proses pembelajaran, dan mengevaluasi proses pembelajaran. 3. Standar Kompetensi Lulusan Pada standar kompetensi lulusan, siswa telah memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter, sehat jasmani dan rohani, sikap disiplin, sikap peduli, sikap percaya diri, bertanggungjawab, dan memiliki perilaku pembelajar sejati sepanjang hayat. Lulusan SMA Negeri 12 Luwu Timur memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, mandiri, kolaboratif, dan kritis. Namun pada dimensi pengetahuan, siswa minim dibekali pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, dan metakognitif.
  • 30. 22 4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Jumlah guru yang ada sebanyak 25 orang (PNS 14 dan Non PNS 11 ) dan tenaga administrasi sekolah 4 orang. Guru yang sudah berkualifikasi S-2 4 orang dan bekualifikasi S1 21 orang, selanjutnya tenaga adminintrasi sekolah berkualifikasi S-1 sebesar 3, SMA sederajat 1. Dilihat dari Standar kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, maka khusus tenaga pendidik/guru rata-rata sudah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) yang pada tahun 2015 telah diadakan dengan hasil 30% guru memiliki nilai rata-rata 65,00 ke atas atau telah melampui standar yang ditetapkan Pemerintah pusat, sedangkan 70% masih dibawah standar yang ada. Walaupun demikian semangat dan etos kerja guru tetap tinggi. Standar kompetensi tenaga kependidikan SMA Negeri 12 Luwu Timur, sampai saat ini belum terukur karena belum ada penilaian yang mengukur seberapa tingkat pencapaian kompetensi masing- masing. 5. Standar Sarana dan Prasarana Ruang kelas yang digunakan sebagai tempat kegiatan KBM sebanyak 1 kantor, 1 perpustakaan. 1 mushallah, RKB 12 ruang, Lab Kimia 1, Lab Biologi, lab Komputer 1 dengan luas masing-masing 63 m2 . Setiap ruang kelas dilengkapi dengan 1 papan tulis yaitu white board, 1 stel meja dan kursi guru, 1 buah lemari pajangan, serta meja dan kursi sejumlah siswa yang ada. Di samping itu ruang kelas dilengkapi pula dengan lambang kenegaraan serta gambar presiden dan wakil presiden. Ruang guru berukuran (8 × 9) m2 dilengkapi, memuat 25 stel meja kursi guru, 1 white board untuk pengumuman, 2 lemari buku, 1 buah tempat minum, 1 papan kode etik guru dan 1 papan tata tertib, 1 jam tembok, lambang kenegaraan, perlengkapan upacara, jam dinding, dan perlengkapan memasak.
  • 31. 23 Ruang perpustakaan yang berukuran (8 × 9) m2 yang dimanfaatkan khusus untuk kegiatan perpustakaan. Jumlah buku teks dan buku referensi, buku bacaan, serta buku penunjang sudah mencukupi. Sebagian ruang perpustakaan dimanfaatkan sebagai ruang komuputer/multimedia dilengkapi dengan 10 unit komputer. Ruang laboratorium lain yang dimiliki adalah Lab IPA yang sudah memenuhi standar baik dari jumlah meubeler maupun peralatan lab lainnya. Ruang kepala sekolah berukuran (4 × 5) m2 dilengkapi dengan kamar kecil (WC) serta kelengkapan lainnya berupa lemari etalase / pajangan, lemari arsip, 1 set meja kursi tamu , mesin printer, AC, dan kelengkapan lainnya. Sarana dan prasarana lain yang ada adalah ruang tata usaha, , gudang, WC siswa, ruang BK, ruang Osis, musholla, parkir siswa, lapangan olah raga, tempat bermain, dan kantin sekolah. 6. Standar Pengelolaan Visi dan misi serta tujuan pendidikan SMA Negeri 12 Luwu Timur sudah disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah ataupun pemangku kepentingan melalui rapat. Rencana kerja sekolah (RKS), rencana kerja tahunan (RKT), maupun rencana kaerja jangka menengah (RKJM) disosialisasikan kepada warga sekolah. Demikian pula dengan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS). RKAS disusun berdasarkan analisis kebutuhan dan belum disusun berdasarkan pada pengelompokan ke dalam 8 SNP. Kegiatan supervisi dilaksanakan secara berkala dan terjadwal yang dapat dijadikan sebagai alat ukur kemajuan guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Hasil dari kegiatan supervisi dijadikan sebagai acuan untuk menentukan kebijakan dan pemberian penghargaan dan teguran. Proses pengumpulan, pengelolaan, dan penggunaan data sudah menggunakan sistem TIK khususnya komputer. Jaringan internet
  • 32. 24 secara luas sudah ada. Saat ini sekolah maupun beberapa guru menggunakan jaringan internet secara leluasa. 7. Standar Pembiayaan SMA Negeri 12 Luwu Timur memiliki RKAS yang disusun oleh tim yang dibentuk oleh kepala sekoah dengan mempertimbangkan masukan dari komite sekolah, walaupun dalam pelaksanaanya tidak semua tim ikut terlibat dalam penyusunan tersebut. Sumber utama keuangan sekolah masih bergantung pada bantuan pemerintah berupa dana BOS, walaupun ada sumber lain seperti, iuran usaha kantin sekolah, namun masih belum maksimal. Sekolah belum melakukan peggalangan dana dari sumber lain seperti kerjasama dengan dunia usaha dan industri termasuk alumni. Penyusunan rencana keuangan sekolah sudah disusun sesuai prosedur dan disosialisasikan melalui rapat khusus. Laporan penggunaan keuangan sekolah hanya disampaikan kepada pemerintah selaku pemberi dana sedangkan pertanggungjawaban. kepada guru dan pegawai hanya dilakukan secara lisan melalui kegiatan rapat koordinasi sekolah. 8. Standar Penilaian Pendidikan Semua guru mata pelajaran sudah menyusun perencanaan penilaian berdasarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). KKM yang sudah ditetapkan masing-masing guru mata pelajaran disampaikan oleh guru kepada siswa pada awal tahun pelajaran. Pelaksanaan penilaian oleh guru dilaksanakan melalui ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas, maupun penilaian ujian sekolah dan ujian nasional.
  • 33. 25 Penilaian sikap juga dilakukan guru pada setiap akhir semester. Hasil penilaian baik penilaian akademik maupun penilaian sikap dilaporkan kepada kepala sekolah maupun orang tua siswa dalam bentuk raport setiap tengah semester, akhir semester dan pemberian ijazah untuk siswa yang sudah menyelesaikan seluruh kegiatan pembelajaran selama 6 semester dan dinyatakan lulus berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang sudahhditetapkan.
  • 34. 26 BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN A. Pelaksanaan Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) Sekolah Asal 1) Judul RPK “Peningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang Variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu Timur Tahun 2020” 2) Tujuan Dalam Kegiatan RPK ini tujuan yang akan dicapai adalah untuk Meningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di masa pandemi covid 19. 3) Indikator Keberhasilan Indikator keberhasilan yang akan dicapai dalam penelitian RPK ini adalah : 1. Meningkatnya kemampuan guru dalam menggunakan aplikasi pembelajaran yang lebih variatif dan kreatif dalam kegiatan pembelajaran Jarak Jauh atau Daring di masa covid 19. 2. Meningkatnya motivasi siswa dalam kegiatan belajar melalui portal rumah belajar di masa covid 19 4) Program Kegiatan Meningkatkan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMA Negeri 1 Luwu Timur. 5) Langkah-langkah Kegiatan Siklus I
  • 35. 27 a. Persiapan Sebelum pelaksanaan kegiatan Rencana Tindak Lanjut Proyek kepemimpinan (RPK) terlebih dahulu diadakan koordinasi dengan kepala sekolah terkait dengan rencana pelaksanaan kegiatan ini, dan selanjutnya diadakan sosialisasi kepada warga sekolah melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh kepala sekolah, dan pada tahap persiapan ini pula telah dibentuk kepanitiaan dan ditetapkan wakasek kurikulum bertindak selaku ketua panitia. Dan selajutnya menetapkan jumlah peserta dan menentukan narasumber, dan langkah terakhir pada persiapan ini adalah menyusun panduan kegiatan, yang di dalamnya terdapat estimasi anggaran kegiatan serta jadwal pelaksanaa. Tahap perencenaan persiapan dapat di lihat pada Tabel berikut : Tabel 3 : 3 Tahap Perencanaan Siklus 1 Kegiatan RPK No Jenis Kegiatan Waktu Pelaksanaa Keterangan 1 Sosialisasi dan koordinasi Rapat persiapan bersama warga sekolah yang akan terlibat dalam pelaksanaan RPK dan PK 27 Oktober 2020 Bukti Kegiatan Terlampir 2 Menyusun Kepanitiaan 27 Oktober 2020 Bukti Kegiatan Terlampir 3 Pembuatan SK panitia dan Koordinasi dengan Narasumber dalam rangka persiapan 28 Oktober 2020 SK Panitia Terlampir
  • 36. 28 Kegiatan RPK. 4 Menyusun buku panduan kegiatan IHT dan Jadwal pelaksanaan 29 Oktober 2020 Buku Panduan Kegiatan Terlampir b. Pelaksanaan Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan maka kegiatan ini dilkasanakan dalam bentuk pembimbingan oleh Narasumber yang sudah ditetapkan berdasarkan dengan pengalaman yang telah dimiliki sebagai sahabat rumah belajar level 3 (tiga ) tahun 2019. Pada tahapan pelaksanaan panitia mengarahkan kepada seluruh peserta untuk melaksanakan registrasi dan pengisian daftar hadir sebelum kegiatan dimulai. Setelah kegiatan pembukaan yang dibuka langsung oleh kepala UPT SMAN 1 Luwu Timur, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan sosialisasi tentang pemanfaatan portal Rumah Belajar kepada seluruh peserta yang sudah ditetapkan. Pada sesi berikutnya pemateri telah melaksanakan pembimbingan materi Portal Rumah Belajar tentang cara login dan cara pengenalan terhadap fitur fitur yang tersedia dalam Portal Rumah belajar ini. Demi penerapan secara optimal terhadap Portal Rumah Belajar, Narasumber memberikan pendampingan langsung mengadakan simulasi pemanfaatan terhadap semua fitur- fitur yang tersedia pada portal Rumah Belajar, terutama pada fitur Kelas Maya. Dari data isian instrument mentor 1 yang melaksanakan observasi kepada 10 (sepuluh ) orang peserta yang megikuti kegiatan ini telah memberikan penilaian 95,45 % terhadap keterlaksanaan pembimbingan Portal Rumah Belajar. Dari prosesntase tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa hampir semua guru telah merespon positif terhadap pelaksanaan pembimbingan Portal Rumah Belajar. c. Monitoring dan Evaluasi
  • 37. 29 Selama 2 (dua) hari pelaksanaan kegiatan Rencana Proyek Kepemimpinan Siklus I (Perftama) kami melaksanakan pengisian instrument monev pada hari ke 2. Dalam Kegiatan Monitoring dan evaluasi tersebut, Mentor 1 melaksanakan observasi terhadap 10 orang peserta dan hasil yang di dicapai adalah 96,88 %. Dari data tersbut hanya 1 (satu) instrument yang mendapatkan penilaian (3) . Karena dari sepuluh guru yang dibimbing masih ada sebagaian peserta belum bisa memilih sekolah penyelenngara pada fitur kelas maya. d. Hasil Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari Recana Proyek Kepemimpinan (RPK) Diklat Calon Kepala Sekolah Tahu 2020, dijadwal ke dalam 2 Siklus. Siklus 1 dilaksanakan pada hari Rabu – Kamis, tanggal 4 – 5 November 2020. Sedangkan Siklus ke 2 (dua) dijadwalkan pada hari Senin tanggal 16 - 17 November 2020 jika ada peserta yang mendapat kategori nilai dibawah 91. Tabel 4 : 3 Materi RPK Siklus I Hari/tgl Waktu Materi Narasumber Siklus 1 08.30 – Sosialisasi / Indra Wulan 09.00 Pengenalan Hamzah, S.Pd. Rabu Aplikasi Portal Rumah M.Pd. 4/11/20 09.00 – Belajar Rita Asminarseh, 12.00 Langkah-langkah S.Pd pemanfaatan Fitur 13.00 – Rumah Belajar 15.00 Simulasi Penerapan aplikasi rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran ( hari I)
  • 38. 30 Kamis 08.00 – Simulasi Penerapan 5/11/2020 15.00 aplikasi Portal Rumah Rita Asminarseh, Belajar dalam kegiatan S.Pd pembelajaran (hari II) . Berdasarkan AKPK sebagai calon kepala sekolah, titik kelemahan kami adalah kompetensi supervisi dan kompetensi kewirausahaan, maka indikator sasaran RPK ini dititik beratkan pada kedua kompetensi tersebut. Dan materi berfokus kepada peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran jarak jauh atau daring di masa pandemic covid 19, untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dalam pelaksanaan kompetensi guru, calon kepala sekolah, melaksanakan pengamatan terhadap peserta yang merupakan guru- guru SMAN 1 Luwu Timur sebanyak 10 orang dan perwakilan siswa sebagai sampel. Penetapan sampel ini diambil berdasarkan tingkat kemampuan guru terhadap portal Rumah Belajar dari mereka yang sepuluh orang ini ada yang sudah mengetahui dan menggunakannya
  • 39. 31 namun belum terlalu optimal, dan prosentase penggunanya hanya berkisar 0,14% berdasarkan survey awal melalui google formulir. Penetapan sampel ini adalah hal yang sangat penting dalam rangka mendapatkan informasi yang akurat yang dapat diukur sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Hal ini senada dengan Seteevens (1951) dalam buku Dr. Syamsir Torang (2009) bahwa pengukuran adalah penetapan / pemberian angka terhadap objek atau fenomena menurut aturan tertentu. Oleh karena itu sampel yang kami tetapkan adalah peserta yang dapat membantu penulis dalam memberikan data yang akurat sesuai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan tingkat kemampuannya. Dalam kegiatan ini peserta ( guru dan siswa ) dibagikan lembar materi/panduan kegiatan serta instrument yang telah disiapkan oleh calon kepala sekolah. Dari kajian tersebut selanjutnya dianalisis bersama sama oleh calon kepala sekolah dan guru. Selanjutnya guru- guru di beri tugas untuk merancang media/materi yang akan diuploud di Rumah Belajar. Pada Kegiatan pembimbingan pada OJT 2, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi calon kepala sekolah demi peningkatan kualitas pembelajaran di masa covid 19. Seiring rendahnya minat belajar siswa serta rasa bosan yang dirasakan oleh siswa dengan alasan metode pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru yang sangat monoton. Oleh karena itu guru dituntut untuk menciptakan suasana mengajar daring yang menyenangkan dengan menggunakan media yang variatif, sehingga selaku calon kepala sekolah mengadakan pembimbingan portal Rumah Belajar terhadap guru-guru dan 1 (satu) kelas siswa sebagai sampel dalam kegiatan ini. Berikut grafik prosentase penggunaan aplikasi dalam kegiatan pembelajaran masa covid 19 di SMAN 1 Luwu Timur. 70.00% 60.00% 64.36% 50.00% 40.00% 29.68%
  • 40. 32 Gambar 1 : 3 Grafik Prosentase Pengguna aplikasi dalam Kegiatan pembelajaran masa covid 19 di SMAN 1 Luwu Timur Berdasarkan pada grafik di atas terlihat bahwa betapa dominannya penggunaan media watshap dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh saat ini, dengan cara memposting materi dan memberikan tugas ke dalam group Watshaap. Maka sangat wajar jika siswa muncul rasa bosan dan menjenuhkan dan berdampak terhadap hasil prestasi belajar siswa. Berdasarkan pada jadwal siklus 1 (pertama) yang telah disusun, simulasi penerapan aplikasi rumah belajar pada kegiatan pembelajaran dilaksanakan dalam 2 hari, Hari pertama di berikan pemaparan langkah-langkah penggunaan Portal Rumah Belajar dan simulasi dan Hari kedua melanjutkan simulasi penggunaan aplikasi rumah belajar dalam kegiatan pembelajaran Indikator keberhasilan penerapan pelatihan Pembimbingan Portal Rumah Belajar adalah apabila skor kemapuan guru sebagai peserta pelatihan mencapai skor kemampuan guru minimal 91, dengan kategori penilaian kualitatif Baik Sekali.
  • 41. 33 Tabel 5 : 3 Hasil Tingkat Kemampuan Peserta dalam Pembimbingan Rumah Belajar Pada Sikulus 1 (Pertama) No Nama Peserta Nilai 1 Riska, S.Pd. 87,50 2 Nurtia Nurdin, S.Pd. 96,88 3 Albar, S.Pd. 93,75 4 Nurhalima, S.Pd. 100 5 Eka Risnawati, S.Pd. 93,75 6 Tommy Renyaan, S.Pd. 75,00 7 Mahwati, S.Pd. 93,75 8 Hasnawati, S.Pd. 96,88 9 Neneng Israyani, S.Pd. 93,75 10 Rahmawati, S.Pd. 96,88 Berikut adalah grafik tingkat kemampuan guru mengikuti pembimbingan portal Rumah Belajar :
  • 42. 34 % % 87.5 96.88 93.75 100 93.75 75.00 93.75 96.88 93.75 96.88 Gambar 2 : 3 Grafik tingkat kemampuan guru dalam pembimbingan rumah Belajar Siklus 1 Dari hasil observasi pelaksanaan yang berlangsung selama 2 (dua) hari, maka nampak pada Tabel dan grafik di atas bahwa sampai pada hari kedua masih ada 2 (dua) orang peserta yang belum mampu mengapilakasikan Portal Rumah Belajar secara optimal dan membutuhkan pembimbingan yang lebih lanjut dari Narasumber atau dilaksnakan secara tutor sebaya pada siklus berikutnya atas nama an. Riska T, S.Pd. (87,50) dan Tommi Renyaan, S.Pd. (75,00),. Sedangkan Peserta yang lainnya sudah mendapat nilai di atas 91. Dan 1 (satu ) orang peserta mendapatkan nilai sempurna yaitu 100 (Amat Baik). Pencapaian nilai tersebut sangat memungkin kepada yang bersangkutan untuk bertindak selaku tutor sebaya, sebagaimana yang dikatakan oleh Anggela Merici dkk (2014) dalam Jurnalnya “Metode Pembelajaran Tutor Sebaya” bahwa Syarat – syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi tutor sebaya antara lain, berprestasi baik, dapat diterima atau disetujui oleh orang lain yang mendapat bantuan
  • 43. 35 sehingga leluasa bertanya, dapat menerangkan dengan jelas bahan pengajaran yang dibutuhkan oleh peserta, berkepribadian ramah, lancar berbicara, luwes dalam bergaul, tidak sombong dan memiliki jiwa penolong serta memiliki daya kreatifitas yang cukup untuk membimbing temannya.
  • 44. 36 Tabel 6 : 3 Prosentase Ketercapaian Setiap Indikator Soal Dalam Pembimbingan Rumah Belajar No Indikator Soal Prosentase ketercapaian Peserta Kategori 1 Peserta Sudah mengetahui secara umum tentang manfaat Rumah Belajar 97,5 % A 2 Peserta sudah mampu login dalam kegiatan pembelajaran Kelas Maya 87,5 % A 3 Peserta sudah mampu memilih sekolah penyelenggara pada fitur kelas maya 85,00 % B 4 Peserta sudah dapat memanfaatkan fitur Sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran 97,5 % A 5 Peserta sudah dapat dapat mengunduh bahan ajar yang telah tersedia dalam fitur 97,5 % A 6 Peserta sudah dapat memanfaatkan fitur Bank soal sebagai bahan referensi pembuatan soal 95,00 % A 7 Peserta sudah dapat dapat menjadikan laboratorium maya sebagai media pembelajaran praktek 87,5 % A 8 Peserta dapat memanfaatkan modul digital sebagai sumber referensi kegiatan pembelajaran 95,00 % A
  • 45. 37 Berdasarkan table di atas dapat disimpulkan bahwa hampir semua indikator instrument sudah berkategori amat baik (A) dengan prosentase pencapaian ≤ 87,50 %, hanya 1 indikator yang berkategori (B) dengan prosentase prolehan 85,00%. Ini menunjukkan bahwa peserta sudah menggunakan dan memanfaatkan Portal Rumah Belajar secara optimal, dari 8 (delapan) indikator instrument, kelemahan hanya terdapat pada tingkat kemampuan peserta memilih sekolah penyelenggara pada fitur kelas maya. Dari Observasi yang dilaksanakan oleh guru terhadap siswa yang dijadikan sampel telah terjadi pencapaian peningkatan prestasi siswa, ini penting untuk dilakukan untuk mengukur ketercapaian kegiatan pembimbingan terhadap peningkatan prestasi peserta didik, dan untuk mengukur sampai sejauh mana tingkat pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam meningkatkan hasil Belajarnya. Senada dengan apa yang dijelaskan oleh Ngalim Poerwanto dalam (caksyeh.blogspot.com 2013) bahwa Hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh individu setelah proses belajar berlangsung, yang dapat memberikan perubahan tingkah laku baik pengetahuan, pemahaman, sikap dan keterampilan siswa sehingga menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hasil belajar merupakan salah satu indikator dari proses belajar. Hasil belajar adalah perubahan perilaku yang diperoleh siswa setelah mengalami aktivitas belajar. Salah satu indikator tercapai atau tidaknya suatu proses pembelajaran adalah dengan melihat hasil belajar yang dicapai oleh siswa, oleh karena itu dengan menggunakan portal Rumah Belajar dianggap sebagai salah satu solusi untuk mencapai hal tersebut. Dari hasil analisis peningkatan prestasi Peserta Didik telah didapatkan nilai rata-rata 93,61 dengan kategori amat baik.
  • 46. 38 Tabel 7 : 3 Kondisi Ketercapaian Hasil Ulangan Harian Mata Pelajarn Fisika kelas 10 IPA 3 (KKM 75) NO NAMA SISWA HASIL NILAI UH UH I Kriteria UH II Kriteria 1 Adnan Ahmad Ramli 30 TT 75 T 2 Ananda Dian Pratiwi S 80 T 80 T 3 Ade Maulida 60 TT 75 T 4 Akbar Jaya 60 TT 75 T 5 Ayunda Citra Amalia 80 T 80 T 6 Dinda Aulia Sari 60 TT 86 T 7 Firma Septiani Rudi 50 TT 86 T 8 Hartisa Yusfiana 70 TT 78 T 9 Ikram Maulana R 60 TT 78 T 10 Muh Fahrul Murphy 80 T 90 T 11 Muh Taufik Kemal 60 TT 76 T 12 Muh Yudi Izrami Alfarezil 20 TT 80 T 13 Muh. Filqadri Faturrahman Haekal 60 TT 80 T 14 Muh.Alief Hadan 60 TT 78 T 15 Muh.Safwan Nur Faiz 60 TT 78 T 16 Muhammad Raihan Afif Subhan 70 TT 80 T 17 Muthiara Syakila 70 TT 80 T 18 Mutia Ramadhani 40 TT 90 T 19 Nayla Fitria 50 TT 100 T 20 Nur Putri Rahmawati Y.S 70 TT 100 T 21 Nurul Asisah 70 TT 80 T 22 Nurul Hikma Fadilah 60 TT 86 T 23 Putri Anjellika Fahmil 70 TT 86 T 24 Rathu Pannaung 60 TT 78 T 25 Rezki Khadijah Hasir 60 TT 78 T 26 Refalina Dwi Zagita 30 TT 90 T 27 Sapriadi 50 TT 76 T
  • 47. 39 28 Shafira Azza Nabila 90 TT 80 T 29 Tiara 20 TT 80 T 30 Usnul Naila Idhar 70 TT 78 T 31 Vera Rupiana Putri 100 T 78 T 32 Zaenab Zalsabilah Amrun 60 TT 80 T Nilai Rata-rata 60,31 82,00 T Berdasarkan tabel pencapaian nilai pada ulangan harian II (Kedua) mata pelajaran Fisika di atas telah terlihat bahwa prestasi belajar siswa sangat meningkat dengan nilai rata-rata 82,00 jika dibandingkan dengan ulangan harian I (Pertama) dengan nilai rata – rata hanya 60,31. Pelaksanaan ulangan harian ini dilaksanakan setelah penerapan portal Rumah Belajar di Kelas 10 IPA 3. e. Refleksi Refleksi dilakukan dengan menganalisis seluruh instrumen observasi dan monitoring serta evaluasi yang telah diisi dan memeriksa hasil kerja peserta. Berdasarkan hasil analisis kompetensi guru pada siklus 1, diperoleh hasil sebagai berikut. Tabel 8 : 3 Keterlaksanaan Program Kegiatan RPK. Siklus 1. No. Jenis Instrumen Rata-Rata Awal Siklus 1 1 Keterlaksanaan Program Kegiatan - 95,45 % 2 Evaluasi Hasil Kegiatan - 96,88 % 3 Peningkatan prestasisiswa - 93,61 % 4 Student Wellbeing - 94,27 % 5 Peningkatan Kemampuan Guru 0,14% 92,81 % Tabel di atas memperlihatkan tingkat keterlaksanaan Rencana Proyek Kegiatan (RPK) Pembimbingan media portal Rumah Belajar
  • 48. 40 siklus 1. Semua istrumen berkategori amat baik dengan prosentase prolehan > 90. Analisis instrument keterlaksnaan Program Kegiatan 95,14 dengan kategori amat baik, isian instrument yang dilaksanakan oleh mentor 1 pada hasil evaluasi kegiatan mencapai 96,88, , student wellbeing atau tingkat kepuasaan siswa setelah menggunakan Portal Rumah Belajar adalah 94,27, selanjutnya hasil observasi mentor 1 terhadap seluruh guru atau peserta yang mengikuti pembimbingan terhadap peningkatan kemampuan guru telah didapatkan hasil analisis rata-rata nilai adalah 92,81, yang sebelumnya t ingkat kemampuan dan pemanfaatan Portal Rumah Belajar hanya 0, 14 % berdasarkan survey awal melalui google form. Sedangkan hasil analisis instrumen peningkatan prestasi siswa mencapai 93,61. Setelah dianalisis hasil kerja peserta secara spesifik, ternyata masih ada 2 (dua) peserta yang belum mampu secara optimal dalam memanfaatkan Portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini menjadi salah satu perlunya diadakan siklus 2 yang fokus mendampingi peserta yang masih belum mampu memanfaatkan media pembelajaran tersebut. f. Tindak Lanjut 1. Melaporkan hasil evaluasi terkait tingkat partisipasi guru dan siswa dalam menggunakan Portal Rumah Belajar pada rapat koordinasi kegiatan pembelajaran jarak jauh. 2. Memberikan bimbingan tambahan kepada guru dan siswa yang dianggap belum mahir dalam menggunakan portal rumah belajar pada siklus 2 (dua)
  • 49. 41 Siklus 2 a. Persiapan 1). Berkonsultasi dengan kepala sekolah tentang perlunya mengadakan siklus kedua pendampingan dalam pembuatan media portal Rumah Belajar secara lebih intensif. 2). Menyusun perencanaan kegiatan yang meliputi nara sumber, bahan dan materi kegiatan. Dalam hal ini, kegiatan yang akan dilakukan adalah pendampingan/pembimbingan dan pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta yang sudah mampu menerapkan portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran dapat membimbing rekan sejawat. 3). Mensosialisasikan rencana kegiatan kepada semua guru yang menjadi peserta pada siklus 1. b. Pelaksanaan 1). Dalam pelaksanaan pendampingan pembimbingan portal Rumah Belajar, penulis bertindak sebagai pendamping sedangkan peserta yang sudah dianggap mahir dan mampu bertindak sebagai tutor sebaya terhadap 2 (dua ) Peserta tersebut. Siklus 2 dilaksanakan selama 2 hari, yakni senin – Selasa tanggal 16 – 17 November 20202. 2). Materi disampaikan dalam bentuk praktik secara langsung. 3). Metode partisipatif digunakan dalam membahas materi kegiatan sehingga peserta secara langsung mempraktikkannya. 4). Kegiatan berorientasi pada proses sehingga output maupun outcome dari pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Peran aktif peserta sangat diharapkan. 5). Pada akhir setiap kegiatan, panitia melakukan refleksi dan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. c. Monitoring dan Evaluasi
  • 50. 42 Peneliti melakukan Monitoring selama kegiatan RPK siklus ke 2 berlangsung dari awal hingga akhir kegiatan, selain itu melakukan evaluasi tingkat kemampuan guru yang dibimbing oleh narasumber. d. Hasil Kegiatan Pada pembimbingan siklus ke 2 (dua) ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 16 – 17 November 2020 kepada peserta atas nama Riska T., S.Pd. Nilai 87,50 dan Tommy Renyaan S.Pd. mendapatkan nilai 75.00 Dari hasil pembimbingan pada siklus 2 ini, keduanya memperlihatkan progress yang meningkat pada tingkat kemampuan penggunaan portal Rumah Belajar pada kegiatan pembelajaran. Tabel 9 : 3 Pencapaian Hasil Pembimbingan Peserta Siklus 2 No Indikator Keberhasilan Ketercapaian RISKA S.Pd. TOMMI R. S.Pd. 4 3 2 1 4 3 2 1 1 Peserta Sudah mengetahui secara umum tentang manfaat Rumah Belajar √ √ 2 Peserta sudah mampu login dalam kegiatan pembelajaran Kelas Maya √ √ 3 Peserta sudah mampu memilih sekolah penyelenggara pada fitur kelas maya √ √ 4 Peserta sudah dapat memanfaatkan fitur Sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran √ √ 5 Peserta sudah dapat dapat mengunduh bahan ajar yang telah tersedia dalam fitur √ √ 6 Peserta sudah dapat memanfaatkan fitur Bank soal sebagai bahan referensi pembuatan soal. √ √
  • 51. 43 96 95.5 95 94.5 94 93.5 93 92.5 92 91.5 91 Siklus Siklus 1 (92,81) Siklus 2 (95,63) 7 Peserta sudah dapat dapat menjadikan laboratorium maya sebagai media pembelajaran praktek √ √ 8 Peserta dapat memanfaatkan modul digital sebagai sumber referensi kegiatan pembelajaran √ √ Jumlah Skor 28 3 24 6 Total Skor Diperoleh 31 30 Hasil (Skor diperoleh : Skor maksimal) x100) 96,88 93,75 Dari Tabel di atas menunjukkan bahwa kedua peserta yang dibimbing pada siklus ke 2 (dua) menunjukka keberhasilan, indikator instrument yang lemah dapat diperbaiki sehingga mencapai nilai di atas 91. e. Refleksi Refleksi dilakukan dengan menganalisis seluruh instrumen observasi dan monitoring serta evaluasi yang telah diisi dan memeriksa hasil kerja peserta. Berdasarkan hasil analisis kompetensi guru setelah pelaksanaan siklus 2 diperoleh hasil sebagai berikut. Gambar : Grafik Tingkat kemampuan guru setelah dilaksanakan siklus 2
  • 52. 44 Berdasarkan grafik di atas, setelah pelaksanaan siklus ke 2 terhadap dua orang peserta yang belum mencapai nilai standar minimal, maka didapatkan nilai rata rata 95,63 dan mendapatkan kategori amat baik. Pada siklus 1 (pertama) sebelum pembimbingan 2 orang peserta tersebut nilai yang didapatkan 92,81. Ini berarti telah mengalami peningkatan sekitar 2.82 %. 6) Sumber Daya Dalam Kegiatan Pelatihan ini penulis kategorikan ke dalam dua bentuk Sumber daya yang dimikliki dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan, yaitu ; Sumber daya Manusia dan Sumber Daya Non Manusia. Sumber Daya Manusia 1. Kepala Sekolah Kepala sekolah adalah factor pendukung yang banyak memberikan dorongan moril dalam bentuk dukungan baik secara materi maupun non materil. Demi terlaksanya kegiatan ini. 2. Narasumber Objek penelitian yang kami angkat tidak dapat dipisahkan dengan ketersediaan Sumber daya manusia yang kami miliki di sekolah, Narasumber yang kami tunjuk adalah guru yang sudah menguasai judul yang kami angkat. Guru tersebut adalah Sahabat Rumah Belajar level 3 tahun 2019, dan Sahabat Rumah Belajar level 4 tahun 2020. oleh karena itu kegiatan ini kami anggap adalah kegiatan yang narasumbernya tidak diragukan lagi kemampuannya. 3. Guru Kegiatan ini bermaksud memberikan bimbingan secara langsung kepada guru-guru untuk mampu memanfaatkan Portal Rumah Belajar di dalam kegiatan Pembelajaran agar lebih variatif di masa Covid 19. Sumber daya non manusia: 1. Lab. Komputer / Laptop Sarana Yang kami miliki di Lab Komputer sangat memadai
  • 53. 45 2. Jaringan Internet Jaringan internet di Lab Komputer memiliki Kapasitas 100 mbps 3. LCD Proyektor LCD Proyektor terpasang secara permanen di Lab Komputer 4. Kertas HVS Tersedia 5. Alat tulis Tersedia B. Peningkatan Kompetensi 1. Latar Belakang Di jelaskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2007 tentang standar Kompetensi Kepala Sekolah berikut ini, yakni: a. Dimensi Kompetensi Kepribadian 1) Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan akhlak mulia, menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah. 2) Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin. 3) Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah. 4) Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. 5) Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah. 6) Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan. b. Dimensi Kompetensi Manajerial 1) Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan. 2) Mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan. 3) Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia sekolah secara optimal.
  • 54. 46 4) Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif. 5) Menciptakan budaya dan iklim sekolahyang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik. 6) Mengelola guru dan staf dalamrangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal. 7) Mengelola sarana dan prasarana sekolah dalam rangka pendayagunaan secara optimal. 8) Mengelola hubungan sekolah dengan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan sekolah/madrasah. 9) Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru, penempatan, dan pengembangan kapasitas peserta didik. 10) Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional. 11) Mengelola keuangan sekolah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel, tranparan, dan efisien. 12) Mengelola ketatausahaan sekolah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah. 13) Mengelola unit layanan khusus sekolah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah. 14) Mengelola informasi dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan. 15) Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah. 16) Melakukan monitoring,evaluasi,dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat, serta merencanakan tindak lanjutnya.
  • 55. 47 c. Dimensi Kompetensi Kewirausahaan 1) Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah. 2) Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang efektif. 3) Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah. 4) Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah. 5) Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan sekolah sebagai sumber belajar peserta didik. d. Dimensi Kompetensi Supervisi 1) Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. 2) Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. 3) Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. e. Dimensi Kompetensi Sosial 1) Bekerjasama dengan partner untuk kepentingan sekolah. 2) Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 3) Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain. Jenis kompetensi kepala sekolah memiliki lima unsur penting yang harus diketahui dan dimiliki kepala sekolah sebagaimana yang telah dijelaskan. Kompetensi kepala sekolah ini mencakup berbagai aspek sikap seorang pemimpin dalam hal menjalankan tugas dan peran kepala sekolah sebagai pendidik dan pengelola pendidikan. Dengan kompetensi- kompetensi tersebut kepala sekolah dapat menjalankan kegiatan di lingkungan sekolah sesuai dengan tujuan sekolah yang telah di tetapkan pemerintah, sehingga mutu pendidikan sekolah tersebut mengalami peningkatan tidak kemunduran.
  • 56. 48 Dari kelima Kompetensi tersebut telah dipilih 2 (dua) dalam Upaya peningkatan kompetensi berbasis Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) di sekolah lain (Sekolah magang 2 ). Penentuan kompetensi yang akan ditingkatkan tersebut menggunakan,.3..alternatif..yaitu: 1. Kegiatan berdasarkan hasil AKPK yang paling lemah (nilai paling rendah) 2. Kegiatan berdasarkan hasil AKPK yang lemah 3. Kegiatan berdasarkan keunggulan sekolah magang tersebut Tabel 10 : 3 PENCAPAIAN HASIL AKPK No Kompetensi Skor 1. Kepribadian 95,83 2. Supervisi Akademik 66,67 3. Manajerial 75,00 4. Kewirausahaan 50,00 5. Sosial 95,00 Berdasarkan pencapaian hasil AKPK dalam di atas maka Kompetensi Supervisi dan Kewirausahaan merupakan kompetensi yang paling lemah dimiliki oleh calon kepala sekolah, oleh karena itu untuk meningkatkan kompetensi Supervisi, maka calon kepala belajar tentang supervisi dan Kompetesi Kewirausahaan di sekolah magang 2 yakni di SMAN 12 Luwu Timur. 2. Langkah Kegiatan Untuk mengetahui kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 12 Luwu Timur, calon kepala sekolah melakukan wawancara dengan Kepala Sekolah, dan mengamati dokumen-dokumen supervise dan Dokumen Kegiatan kewirausahaan yang dilaksanakan di SMAN 12 Luwu Timur
  • 57. 49 untuk dipelajari dan dijadikan bahan laporan hasil pembelajaran Supervisi dan Kewirausahaan di sekolah magang 2 3. Hasil Berdasarkan langkah kegiatan yang calon kepala sekolah kerjakan di SMAN 12 Luwu Timur, kami paparkan sebagai berikut: Pelaksanaan Supervisi Akademik a. Rencana Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala SMAN 12 Luwu Timur merencanakan pelaksanaan program supervisi kepada guru di sebanyak dua kali dalam setahun untuk setiap orang guru di sekolah. Adapun supervisi ini dilaksanakan dengan menitikberatkan pada proses pembelajaran b. Pendekatan Supervisi Akademik Pendekatan supervisi akademik kepada guru yang dilaksanakan oleh kepala Sekolah menggunakan dua cara yaitu pendekatan langsung artinya sebagai kepala sekolah berhadapan atau berhubungan melalui tatap muka di kelas pada waktu observasi kunjungan kelas, sedangkan pendekatan tak langsung dengan menggunakan media komunikasi dan diskusi kasus. c. Teknik Supervisi Akademik Tekhnik supervisi akademik yang akan digunakan dalam melaksanakan interaksi atau hubungan timbal balik antara kepala Sekolah dengan guru yang akan di supervisinya adalah teknik supervisi individual. d. Rencana Pelaksanaan Supervisi Akademik di SMAN 12 Luwu Timur rencana pelaksanaannya disesuaikan dalam program akademik dirancang berdasarkan jadwal pelajaran proses pembelajaran guru tatap muka di kelas, mulai hari senin sampai dengan Jumat. e. Kesepakatan dengan guru tentang pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala SMAN 12 Luwu Timur membuat kesepakatan dengan guru yang akan dikunjungi untuk di supervisi akademik dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas,
  • 58. 50 Hasil pengamatan yang dapat di pelajari : 1. Pelaksanaan supervisi akademik di SMAN 12 Luwu Timur secara umum sudah sangat baik. Kepala sekolah cukup memahami pengertian supervisi akademik, mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya, baik dilihat dari penerapan pola supervisi, penetapan waktu pelaksanaan supervisi, maupun fokus dari kegiatan supervisi itu sendiri. Pelaksanaan supervisi akademik oleh Kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pengelolaan KBM, dapat mengubah kesadaran guru untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya. Kepala sekolah juga telah mampu melibatkan guru-guru senior sebagai pendamping dalam membantu kegiatan supervisi akademik; 2. Aspek-aspek yang menjadi sasaran supervisi akademik oleh Kepala sekolah di SMAN 12 Luwu Timur dilaksanakan oleh Kepala Sekolah dari berbagai aspek, yaitu aspek perencanaan pembelajaran meliputi: program tahunan, program semester, silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), kalender pendidikan, jadwal tatap muka, agenda harian, daftar nilai, kriteria ketuntasan maksimal (KKM), dan absensi siswa. Aspek pelaksanaan PBM, pengelolaan kelas mulai dari kegiatan membuka, kegiatan inti, dan evaluasi pembelajaran. Sedangkan aspek tindak lanjut kegiatan supervisi diarahkan pada upaya perbaikan mutu hasil pembelajaran. Aspek yang paling dominan disupervisi atau yang menjadi prioritas program supervisi akademik adalah aspek pelaksanaan kegiatan belajar mengajar; 3. Teknik yang dikembangkan oleh Kepala dalam melaksanakan supervisi akademik di SMAN 12 Luwu Timur cukup bervariasi. Teknik-teknik supervisi itu adalah teknik supervisi individual (kunjungan kelas, observasi kelas, dan pertemuan individual), dan teknik supervisi kelompok (pertemuan guru/rapat supervisi, kepanitiaankepanitiaan atau tim pengembang kurikulum). Dilihat
  • 59. 51 dari pendekatannya, Kepala Sekolah dalam melakukan kegiatan supervisi menerapkan tiga model pendekatan, yakni: menggunakan pendekatan kedinasan, pendekatan sebagai mitra kerja, dan pendekatan cara kekeluargaan; 4. Kendala Kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik SMAN 12 Luwu Timur adalah terbatasnya waktu, hal tersebut disebabkan tugas yang diemban Kepala Sekolah cukup banyak bukan sekedar sebagai supervisor akademik. Jadwal kegiatan supervisi ada kalanya sering terganggu oleh kegiatan atau tugas lain, misalnya seperti rapatrapat dinas, ikut diklat/workshop, dan kegiatan lainnya baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi. Selanjutnya disebabkan jumlah guru sasaran supervisi yang banyak; kadangkala jadwal kunjungan kelas bentrok dengan kegiatannlain. Pelaksanaan Kompetensi Kewirausahaan Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah. a. Rencana Pelaksanaan Kepala SMAN 12 Luwu Timur merencanakan pelaksanaan program pengembangan inovasi yang ditikberatkan pada peningkatan kompetensi guru dalam rangka menciptakan suasana pembelajaran yang efektif yang ditengah covid 19. b. Program Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Worksho Peningkatan kompetensi TIK tenaga Pendidik dalam pembelajaran di SMAN 12 Luwu Timur yang berlangsung dari tanggal 22 – 25 Oktober 2020. c. Hasil Berdasarkan langkah kegiatan yang calon kepala sekolah kerjakan di SMAN 12 Luwu Timur, kami paparkan sebagai berikut:
  • 60. 52 Hasil pengamatan yang dapat di pelajari : 1. Pelaksanaan kegiatan ini secara umum sudah sangat baik. Kepala sekolah cukup memahami betapa pentingnya kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi guru demi meningkatkan wawasan ilmu TIK tenaga pendidik di SMAN 12 Luwu Timur di masa pembelajaran Jarak jauh saat ini; 2. Pada Pelaksanaan kegiatan ini, guru-guru sangat merespon positif dibuktikan dengan keikutsertaan semua guru atau tenaga pendidik yang ada di SMAN 12 Luwu Timur, menurutnya bahwa ini adalah sebuah ide pengembangan inovasi pembelajaran yang sangat dibutuhkan oleh guru. 3. Kegiatan ini terlaksana selama 3 (tiga) hari tanpa kendala apapun karena didukung oleh narasumber yang berpengalaman dari SMA YPS Sorowako sebagai sekolah mitra. Serta antusiasme peserta yang sangat tinggi, sehingga melahirkan produk-prodek media pembelajaran yang akan digunakan untuk pembelajaran jarak jauh demi meningkatkan prestasi peserta didik. (Dokumen kegiatan terlampir) Berdasarkan data yang kami peroleh di sekolah magang 2 menunjukkan bahwa Kepala SMA Negeri 12 Luwu Timur memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pemimpin di sekolah, memperoleh persentase rata-rata sebesar 98,68% yang berada pada kategori sangat baik. Hal ini disebabkan mungkin karena kepala sekolah menyukai pekerjaannya dan bertanggung jawab dalam menjal ankan tugas dan fungsi sebagai pemimpin sekolah meskipun ada beberapa jawaban dari responden yang berkategori cukup. Hal tersebut menunjukkan masih adanya kepala sekolah yang perlu memupuk lagi motivasi yang kuat di dalam dirinya. Sebagaimana pendapat Reni Oktavia (2014: 602) dalam Wahyu Mutiarani (2015) bahwa kepala sekolah yang memiliki motivasi kuat dalam menjalankan tugas pokok dan
  • 61. 53 fungsinya sebagai pemimpin sekolah akan mudah mengukir prestasi dalam melaksanakan tugasnya serta akan membawa dampak positif bagi perkembangan sekolah. Hal demikian juga akan menjadi motivasi bagi pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam bekerja. Karena pada dasarnya kepala sekolah sebagai motivator bagi warga sekolah dapat dicapai melalui kerja keras, keinginan untuk sukses, dan motivasi kerja yang tinggi.
  • 62. 54 BAB IV P E N U T U P A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil kajian dan pelaksanaan R T L on the job Training (OJT) yang penulis laksanakan, maka dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Kegiatan Rencana Proyek Kepemimpinan dapat menumbuh kembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada dimensi kepribadian, manajerial supervise dan sosial sebagai calon kepala sekolah 2. Dengan terlaksananya kegiatan Rencana Proyek Kepemimpinan, dapat meningkatkan kemampuan kami untuk melaksanakan penyusunan RTL sebagai calon Kepala Sekolah 3. Kegiatan Pembimbingan Aplikasi Portal Rumah Belajar melalui Rencana Proyek kepemimpinan dapat meningkatkan kompetensi kepemimpinan calon kepala sekolah dan kemampuan guru dalam penerapan portal Rumah Belajar dalam kegiatan Pembelajaran. Dari hasil analisis kemampuan guru siklus pertama mencapai 92,81 dan siklus kedua meningkat menjadi 95,63. telah terjadi peningkatan sebesar 2,82 %. 4. Peningkatan kompetensi berdasarkan AKPK dapat meningkatkan kompetensi supervise akademik dan supervisi kewirausahaan calon kepala sekolah. 5. Pelaksanaan Pembimbingan Portal Rumah Belajar dapat meningkatkan prestasi peserta Didik
  • 63. 55 B. SARAN Berdasarkan kesimpulan hasil kajian dan pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) on the job Training (OJT), maka penulis dapat mengemukakan saran-saran sebagai berikut: 1. Kepada Calon Kepala Sekolah terus mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilannya terkait dimensi- dimensi yang harus dimiliki sebagai kepala sekolah 2. Sebagai Calon Kepala Sekolah, hendaknya memiliki kemampuan dalam proses penyusunan Laporan Tindak Lanjut dengan menggunakan referensi dan melibatkan berbagai pihak demi kesempurnaan laporan 3. Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru kedepannya terus ditingkatkan agar dapat membantu guru-guru memecahakan persoalan-persoalan yang dihadapi sehari-hari sesuai dengan tupoksinya sebagai guru profesional. 4. Kepada Kepala Sekolah magang 2 agar dapat bekerja sama dengan calon kepala sekolah dalam program pengelolaan pendidikan di sekolah sebagai upaya peningkatan kompetensi kewirarausahaan dan kompetensi supervisi akademik sebagai aspek terlemah dalam AKPK. 5. Untuk menciptaka proses pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, maka perlu pelatihan atau pembimbingan aplikasi pembelajaran yang dapat diguakan dalam kegiatan belajar mengajar baik secara daring maupun luring dalam rangka meningkatkan prestasi peserta didik
  • 64. 56 DAFTAR PUSTAKA Amalia, Anna ,2020 penerapan e-learning dengan memanfaatkan portal rumah belajar kemendikbud pada pelajaran pendidikan agama islam (jurusan pendidikan agama islam fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan universitas islam negeri syarif hidayatullah jakarta ) Anwar, Muhammad Drs. 2017 Laporan penyusunan OJL. Program penguatan Calon Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Prov. Sulwesi Selatan Mutiarani, wahyu. 2015, Komepetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah. https://core.ac.uk/download/pdf/33536429.pdf diakses (tanggal 20 November 2020, pukul 06..35) Merici, Anggela .2014 Jurnal Metode Tutor Sebaya google https://media.neliti.com/media/publications/91084-ID-none.pdf. diakses (Tanggal 23 November 2020 Pukul 23.10) Nurhayati, Ai Sri dkk. Pedoman Pemanfaatan Portal rumah belajar “Strategi Pembelajaran Berbasis Tik Memanfaatkan Rumah belajar”, Produksi Pusat Teknologi Informasi Dan komunikasi Pendidikan Dan Kebudayaan Kemen terian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) https://docplayer.info/90939110-Pedoman-pemanfaatan-portal- rumah-belajar.html diakses (tanggal 20 November 2020 pukul 07.00) Santika, P.A. 2016. Kompetensi yang Harus Dimiliki Kepala Sekolah. potmatik.blogspot.com/2020 Diakses pada (tanggal 17 November 2020 pukul 23.00.) Suyanto, Ph.d.Prof. dkk. 2013, Menjadi Guru Profesional, Strategi meningkatkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Penerbit ; esensi, Jakarta
  • 65. 57 Torang, Syamsir Dr. 2009. Metode Penelitian Organisasi Penerbit Kretakupa Print. Makassar Utomo, Dr. M.Pd. dkk (2020), Bahan Bacaan Diklat Calon kepala Sekolah. Penerbit Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud RI Standar Kompetensi Kepala Sekolah, Diakses melalui laman goggle.https://dikdasmenpcmgarutkota.wordpress.com/ (Tanggal 19 November 2020. Pukul 15.05) Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Kepala Sekolah. http://lppks.kemdikbud.go.id/ Diakses melalui laman googgle. (Tanggal 19 November 2020. Pukul 15.15) Sejarah Singkat SMAN 1 Luwu Timur. Diakses melalui laman googgle. www.sman1luwutimur.sch.id/ (Tanggal 10 November 2020. Pukul 19.15) _---------- Metode Belajar http://caksyeh.blogspot.com/2013/12/ html diakses (tanggal 20 November 2020 pukul 13.05)
  • 68. 60 Tugas 09-IST 1 Mengisi Matrik Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) Nama Calon Kepala Sekolah : AMMAS M., S.Pd., M.SI Unit Kerja : SMAN 1 LUWU TIMUR Pengisian Matrik RPK berkaitan dengan Masalah Utama dan gagasan inovasi yang dipilih (Tugas 04-OJT 1) yang telah dikerjakan sebelumnya. Masalah yang dipilih : Rendahnya Kemampuan guru dalam penggunaan multi aplikasi pembelajaran Daring masa covid 19 di SMAN 1 Luwu Timur Pemecahan Masalah : Melaksanakan Pembimbingan aplikasi pembelajaran yang Variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu Timur tahun 2020. Judul RPK : Peningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang Variatif Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMAN 1 Luwu Timur tahun 2020. No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing 1 1. Meningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang variatif Meningkatnya kemampuan: - 10 orang Guru Menggunakan aplikasi pembelajaran yang lebih kreatif dalam Meningkatan Kemampuan guru Menggunakan multi aplikasi pembelajaran yang fariatif A. Persiapan 1. Sosialisasi kepada warga sekolah 2. Menyusun kepanitiaan 3. Menentukan narasumber 4. Berkoordinasi dengan Sumber daya manusia: 4. Kepala Sekolah 5. Narasumber 6. Guru 7. Sumber daya Pengisan angket/Kusion er, Pengumpulan data 1. Pros es belajar mengajar yang lebih kreatif, 2. sisw a akan
  • 69. 61 No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar pembelajaran Jarak jauh Dengan pencapaian kategori nilai 91 - Siswa ( 1 kelas ) Siswa mendapatkan materi pembelajaran yang lebih bervaiasi dari portal Rumah Belajar dengan ketercapaian nilai 91 Daring melalui pembimbingan Portal Rumah belajar di SMA Negeri 1 Luwu Timur Kepala Sekolah 5. Menentukan waktu pelaksanaan 6. Menentukan jumlah peserta dan menentukan narasumber 7. Menentukan biaya 8. Membuat program RPK dan panduan Pembimbingan B. Pelaksanaan 1. Melaksanakan regritrasi 2. Melaksanakan Pembukaan kegiatan Pembimbingan 3. Penyampaian materi Portal Rumah Belajar oleh narasumber 4. Pengenalan fitur – fitur Portal melalui non manusia: 6. Lab. Komputer 7. Laptop 8. LCD dan layar 9. Printer 10. Kertas HVS 11. Alat tulis merasa lebih nyaman dan tidak mearasa bosan. 3. Sisw a dan guru lebih interaktif dalam proses pembelaja ran. 4. Sum ber belajar siswa lebih berfariasi
  • 70. 62 No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing LCD proyektor 5. Melaksanakan pembimbingan secara langung oleh Narasumber ke Peserta 6. Melaksanakan simulasi untuk mengetahui teknik penggunaan 7. Melakukan pendampingan guru dalam mempraktekkan portal rumah belajar 8. Mereview pelaksanaan simulasi penerapan portal 9. Melakukan perbaikan C. Monitoring dan Evaluasi 1. Menyusun program
  • 71. 63 No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing monitoring dan evaluasi 2. Menyiapkan instrumen monitoring dan evaluasi 3. Melaksanakan monitoring dan evaluasi 4. Menganalisis data hasil monitoring dan evaluasi 5. Menyusun laporan monitoring dan evaluasi D. Refleksi 1. Mencermati laporan hasil monitoring dan evaluasi 2. Menentukan tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi 3. Menyusun rencana
  • 72. 64 No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing tindak selanjutnya Tindak Lanjut 3. Melaporkan hasil evaluasi terkait tingkat partisipasi guru dan siswa dalam menggunakan Portal Rumah Belajar pada rapat koordinasi kegiatan pembelajaran jarak jauh. 4. Memberikan bimbingan tambahan kepada guru dan siswa yang masih belum mahir dalam menggunakan fitur- fitur dalam portal rumah belajar. 2 Meningkatkan
  • 73. 65 No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing kompetensi Calon Kepala Sekolah AKPK Kewirausahaan 1. Meningkatnya kompetensi calon kepala sekolah dalam melakukan program inovatif 2. Meningkatnya kompetensi Calon kepsek membuat alternatif pemecahan masalah yang relevan dan tepat Kompetensi Supervisi 1. Meningkatnya kompetensi calon Kepala Sekolah dalam mengkaji masalah yang terkait supervise akademik
  • 74. 66 No Tujuan Indikator Keberhasilan Program Kegiatan Langkah - langkah Kegiatan Sumber Daya Metode Pengumpulan Data Pencapaian Students Weelbeing 3 Meningkatkan Kepuasan dan Prestasi Peserta didik 1. Prestasi siswa meningkat setelah mendapat sumber belajar yang lebih variatif dengan prosentase 90% 2. Tingkat kepuasasan 1 kelas peserta didik dalam mengikuti pembelajaran daring melalui portal rumah belajar mencapai minimal 90% senang. Luwu Timur, Oktober 2020 Calon Kepala Sekolah
  • 76. 68 Nama Peserta : AMMAS M., S.Pd., M.Si Instansi : SMAN 1 LUWU TIMUR Jurnal Harian PelaksanaanRPK dan PK Jurnal harian pelaksanaan RPK dan PK diisi oleh peserta sebagai catatan kegiatan harian yang dilakukan dalam rangka menyelesaikan tugas RPK dan PK. Rekaman catatan dilakukan secara terus-menerus setiap hari pada masa pelaksanaan diklat tahap OJT 2. No. Hari/Tanggal Kegiatan Keterangan a b c d 1. Selasa, 27 Oktober 2020 Sosialisasi dan koordinasi Rapat persiapan bersama warga sekolah yang akan terlibat dalam pelaksanaan RPK dan PK Membentuk Kepanitiaan Notulen / daftar hadir rapat, Dokumentasi kegiatan Daftar nama peserta SK Panitia 2. Rabu, 28 Oktober 2020 Pembentukan panitia dan Koordinasi dengan Narasumber dalam rangka persiapan Kegiatan RPK. Dokumentasi 3. Kamis. 29 Oktober 2020 Menyusun buku panduan kegiatan IHT dan Jadwal pelaksanaan Berkoordinasi dengan mentor 2 terkait kesiapan untuk di wawancarai Dokumen Panduan Kegiatan IHT Dokumentasi Kunjungan 4. Jumat 30 Oktober 2020 Melanjutkan Pembuatan Panduan Kegiatan Dokumen panduan Kegiatan IHT 5. Sabtu, 31 Oktober 2020 PelaksanaanPembimbingan Ke-2 oleh Narasumber 6. Minggu. 1/11/2020 Membuat instrument persiapan RPK Membuat Undangan kegiatan Instrumen Undangan 7 Senin/ 2 Nov 2020 Menyebarkan undangan Kegiatan RPK dan Undangan Kegiatan Foto / Dokumentasi kunjungan ke
  • 77. 69 Melakukan kunjungan ke sekolah Magang 2 sekolah magang 2 8 Selasa /3 Nov 2020 Persiapan pelaksanaan PK di Sekolah Magang 2 Instrumen wawancara 9 Rabu/4 Nov 2020 Melaksanakan RPK di Sekolah Magang 1(sekolah sendiri) Dokumentasi kegiatan 10 Kamis / 5 Nov 2020 Melanjutkan RPK di Sekolah Magang 1 (Sekolah sendiri) Dokumentasi kegiatan 11 Jumat / 6 Nov 2020 Pelaksanaan PK diSekolah Magang 2 Dokumentasi pelaksanaan PK 12 Sabtu / 7 Nov 2020 Penyusunan tugas monev kegiatan RPK dan PK Tugas Monev RPK / PK 13 Minggu/8 Nov 2020 Mengikuti kegiatan pembimbingan ke 4 oleh narasumber 14 Senin / 9 Nov 2020 Melaksanakan tindak lanjut kepada 3 orang guru yang belum mampu mengaplikasikan kegiatan Rumah belajar Dokumentasi kegiatan 15 Selasa / 10 Nov 2020 Melaksanakan Kunjungan Lanjutan untuk melaksanakan studi dokumen di sekolah magang2 Dokumetasi pertemuan dengan kepala sekolah dan ketua tim pengembang kurikulum 16 Rabu / 11 Nov 2020 Mengikuti pembimbingan melalui ZOOM 17 Kamis /12 Nov 2020 Menganalisis hasil RPK PK yang dilaksaakan pada Pekan lalu tgl 3 – 4 Nov 2020 Instrumen Penelitian 18 Jumat / 13 Nov 2020 Mengadakan pertemuan dengan Peserta untuk merefleksi hasil RPK dan mempersiapkan pelaksanaan sikulus 2 Dokumetasi Pertemuan 19 Sabtu / 14 Nov 2020 Mengikuti pembimbingan on line dan chating melalui LMS Melaksanaka analisis instrument RPK dan PK Laporan Kegiatan 20 Minggu / 15 Nov 2020 Melanjutkan analisis instrumenRPK Laporan Kegiatan 21 Senin / 16 Nov Melaksanakan kegiatan siklus Laporan Kegiatan
  • 78. 70 2020 2 untuk 2 orang peserta 22 Selasa / 17 Nov 2020 Melanjutkan kegiatan siklus 2 untuk 2 orang peserta Laporan Kegiatan 23 Rabu / 18 Nov 2020 Melanjutkan analisis instrument RPK Laporan Kegiatan 24 Kamis / 19 Nov 2020 Melaksanakan penyusunan laporan Laporan Kegiatan 25 Jumat / 20 Nov 2020 Melanjutkan Penyusunan Laporan Laporan Kegiatan 26 Sabtu / 21 Nov 2020 Melanjutkan Penyusunan Laporan Laporan Kegiatan 27 Minggu /22 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan editing video Laporan Kegiatan dan Video Unjuk Kerja 28 Senin / 23 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan editing video Laporan Kegiatan dan Video Unjuk Kerja 29 Selasa / 24 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan editing video Laporan Kegiatan dan Video Unjuk Kerja 30 Rabu / 25 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan dan pembuatan PPT Laporan Kegiatan RTL 31 Kamis / 26 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan dan pembuatan PPT Laporan Kegiatan RTL 32 Jumat/27 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan dan pembuatan PPT Laporan Kegiatan RTL 33 Sabtu / 28 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan dan pembuatan PPT Laporan Kegiatan RTL 34 Minggu / 29 Nov 2020 Melanjutkan penyusunan laporan dan dan pembuatan PPT Laporan Kegiatan RTL 35 Senin / 30 Nov 2020 Melanjutkan proses editing video Video 36 Selasa / 1 Des 2020 Melanjutkan proses editing video Video 37 Rabu / 2 Des 2020 Melanjutkan proses editing video Video 38 Kamis / 3 Des 2020 Melanjutkan proses editing video Video 39 Jumat/ 4 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK dan proses editing video Laporan RTL dan Video
  • 79. 71 40 Sabtu / 5 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK dan proses editing video Laporan RTL dan Video 41 Minggu/ 6 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK dan proses editing video Laporan RTL dan Video 42 Senin / 7 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK dan proses editing video Mengikuti Pembibingan melalui zoom meeting Laporan RTL dan Video 43 Selasa / 8 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK dan proses editing video Laporan RTL dan Video 44 Rabu / 9 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK Laporan RTL 45 Kamis / 10 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK Laporan RTL 46 Jumat / 11 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK Laporan RTL 47 Sabtu / 12 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK Laporan RTL 48 Minggu / 13 Des 2020 Melanjutkan Penyusunan RTL PK Laporan RTL 49 Senin /14 Des 2020 Melanjutkan Pembuatan Power Point Power Point 50 Selasa / 15 Des 2020 Melanjutkan Pembuatan Power Point Power Point 51 Rabu / 16 Des 2020 Finalisasi Laporan dan Video Laporan RTL dan Video 52 Kamis / 17 Des 2020 Mengunggah Video ke Youtube Chanel dan PenggandaanLaporan Video Petunjuk Pengisian Jurnal Harian Pelaksanaan RPK dan PK: 1. Kolom “a” diisi nomor urut; 2. Kolom “b” diisi hari dan tanggal kegiatan harian yang dilakukan dalam pelaksanaan RPK dan PK. 3. Kolom “c” diisi kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan RPK dan PK 4. Kolom “d” diisi dengan nama dokumen/bukti pendukung yang dilakukan pada kolom “c”.
  • 80. 72 Rubrik Penilaian Jurnal Harian Pelaksanaan RPK: Nilai Indikator 91 - 100 Seluruh indikator terpenuhi 1. Mengisi hari/tanggal secara jelas pada kegiatan- kegiatan pelaksanaan RPK dan PK 2. Mendeskripsikan secara jelas kegiatan-kegiatan yang dilakukan sesuai dengan hari/tanggal pelaksanaan 3. Jurnal harian diisi secara kontinyu selama kegiatan OJT 2 yang menggambarkan keseluruhan tahapan pelaksanaan RPK dan PK mulai dari persiapan, pelaksanaan, monev, refleksi, dan tindak lanjut 4. Terdapat dokumen/bukti pendukung pelaksanaan kegiatan pada kolom “c” 81 – 90,99 Minimal tiga indikator terpenuhi 71 – 80,99 Minimal dua indikator terpenuhi < 70,99 Hanya Satu indikator terpenuhi
  • 82. 74
  • 83. 75
  • 84. 76
  • 85. 77
  • 86. 78
  • 87. 79
  • 88. 80
  • 89. 81
  • 90. 82
  • 91. 83
  • 92. 84
  • 93. 85
  • 94. 86
  • 95. 87
  • 96. 88
  • 97. 89
  • 98. 90
  • 99. 91
  • 100. 92
  • 101. 93
  • 102. 94
  • 103. 95
  • 104. 96
  • 105. 97
  • 106. 98
  • 107. 99
  • 108. 100
  • 109. 101
  • 110. 102
  • 111. 103
  • 112. 104
  • 113. 105
  • 114. 106
  • 115. 107
  • 116. 108
  • 117. 109
  • 118. 110
  • 119. 111
  • 120. 112
  • 121. 113
  • 122. 114
  • 123. 115
  • 124. 116
  • 125. 117
  • 126. 118
  • 127. 119
  • 129. 121
  • 130. 122
  • 131. 123 BUKTI – BUKTI KEGIATAN RPK
  • 132. 124
  • 133. 125
  • 134. 126
  • 135. 127
  • 136. 128
  • 137. 129
  • 138. 130
  • 139. 131
  • 141. 133 DOKUMENTASI PERSIAPAN KEGIATAN RPK Koordinasi Dengan Kepala Sekolah Koordinasi Dengan Narasumber Penyusunan Panduan Rapat Persiapan
  • 142. 134 DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK Kegiatan Pembukaan Pemaparan Materi Pembimbingan Langsung ke Peserta (guru) DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK
  • 143. 135 Kegiatan Pembimbingan dan Proses Pembuatan Vidio Ajar Pembimbingan Tutor Sebaya Proses menguploud Vidio Ajar Ke server local
  • 144. 136 DOKUMENTASI PELAKSANAAN RPK Pembimbingan / Pengenalan Fitur dan Cara Login ke Kelas maya Ke Siswa Pengisian Instrumen
  • 146. 138 RAPAT SOSIALISASI HASIL MONEV KEGIATAN RPK Pemaparan hasil Kegiatan RPK
  • 149. 141
  • 150. 142 INSTRUMEN MONEV PK YANG SUDAH TERISI
  • 151. 143
  • 152. 144
  • 153. 145
  • 154. 146 BUKTI – BUKTI KEGIATAN PK
  • 155. 147
  • 156. 148
  • 157. 149
  • 158. 150
  • 159. 151
  • 160. 152
  • 161. 153
  • 162. 154
  • 163. 155
  • 164. 156
  • 165. 157
  • 166. 158
  • 167. 159
  • 168. 160
  • 169. 161
  • 170. 162
  • 171. 163
  • 172. 164
  • 173. 165
  • 174. 166
  • 175. 167
  • 176. 168
  • 177. 169
  • 178. 170