>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
LAPORAN ON THE JOB LEARNING
(OJL)
ROSMALINDA, M. Pd
19700311 199109 2 001
SD Negeri 18 Pematang Panjang
SIJUNJUNG
SUMATERA BARAT
2016
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
3
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
2
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
1
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
LAPORAN ON THE JOB LEARNING
(OJL)
“Peningkatan Kemampuan Guru
Menyusun Bahan Ajar dengan
Pendampingan pada KKG Mini di
SD Negeri 18 Pematang Panjang
Kecamatan Sijunjung”.
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
A.LATAR BELAKANG
D. TUJUAN B. RUMUSAN MASALAH
C. MANFAAT
BAB I
PENDAHULUAN
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Standar
Kepala Sekolah/Madrasah
On The Job Learning merupakan salah satu upaya untuk
mempraktekan pengetahun, keterampilan dan sikap yang telah
dipelajari selama diklat In-Service Learning 1
Menghantarkan calon kepala sekolah untuk menjadi
pemimpin baru yang amanah, berjiwa wirausaha dan
professional.
4
1
2
3
Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang penugasan guru
sebagai kepala sekolah
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
B. Tujuan
1. Peningkatan penguasaan kompetensi kepribadian
calon kepala sekolah
2. Peningkatan penguasaan kompetensi sosial calon
kepala
3. Peningkatan penguasaan kompetensi
kewirausahaan calon kepala sekolah
4. Peningkatan penguasaan kompetensi manajerial
calon kepala sekolah
5. Peningkatan penguasaan kompetensi supervisi
calon kepala sekolah
6. Peningkatan penguasaan kompetensi kepribadian,
sosial, kewirausahaan, manajerial, dan supervisi
calon kepala sekolah dalam menentukan kriteria
keberhasilan dan menyusun rencana tindak
perbaikan standar kelulusan (SKL).
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
C. Hasil yang Diharapkan
1. Mengintegrasikan nilai-nilai spiritual
2. Mengintegrasikan nilai-nilai
kewirausahaan
3. Mengintegrasikan nilai-nilai kepemimpinan
4. Meningkatkan kemampuan guru kelas
membuat media pembelajaran (power point)
5. Menyusun perangkat pembelajaran
6. Memetakan kesenjangan sekolah sendiri dan
sekolah magang lain
7. Melaksanakan pra observasi, observasi dan
post observasi
8. Mengelola teman sejawat untuk menyusun
bahan ajar
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
KONDISI NYATA SEKOLAH
MAGANG
BAB II
SDN 18 Pematang PanjangSDN 18 Pematang Panjang
SDN 22 MuaroSDN 22 Muaro
Visi
“Terwujudnya lulusan yang berprestasi,
berbudaya serta bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa”.
 Akreditasi B
 12 rombel
 265 orang peserta
didik
 16 orang guru
 1 orang TAS
Beralamatkan di
Jl. Imam Bonjol No.49
Muaro, Kenagarian
Muaro, Kecamatan
Sijunjung, Kabupaten
Sijunjung
Visi
“Terwujudnya Insan Cerdas, Terampil,
Kompetitif, dan Berakhlak Mulia”.
Beralamatkan di
Jl. Lintas Sumatera
Kenagarian Pematang
Panjang, Kecamatan
Sijunjung, Kabupaten
Sijunjung
 Akreditasi B
 7 rombel
 169 orang peserta
didik
 12 orang guru
 1 orang TAS
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
A. PELAKSANAAN RENCANA
TINDAK LANJUT
BAB III
Hasil Pemetaan AKPKHasil Pemetaan AKPK
Kompetensi Kode Jumlah
Kepribadian 1 96.43
Manajerial 2 85.71
Kewirausahaan 3 85.00
Supervisi 4 100.00
Sosial 5 70.00
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
MONEVPERSIAPANPERSIAPAN PELAKSANAAN REFLEKSIREFLEKSI
1. Menyusun program
perencanaan tindakan
2. Melaporkan dan
mengajukan permohonan
pelaksanaan kegiatan
3. Melaporkan dan
mengajukan permohonan
menjadi narasumber
4. Menyiapkan materi dan
panduan yang akan
digunakan
Peserta kegiatan ini
dikuti oleh 10 orang
tenaga pendidik, namun
fokus pendampingan
ditujukan kepada 2
orang guru kelas.
 Pelaksanaan RTK
siklus 1 belum dapat
memberikan dampak
positif
 Pelaksanaan RTK
siklus 2 sudah dapat
memberikan dampak
positif
siklus 2
Kelemahan tidak lagi
mendasar pada
konten penyusunan bahan
ajar, yaitu bahasa yang
digunakan dalam evaluasi
kurang efektif.
siklus 1
Guru kurang mampu
mengaitkan antara
indikator, dengan lembar
kegiatan dan evaluasi
dengan tepat.
PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
GRAFIK KEMAMPUAN GURU
MENYUSUN BAHAN AJAR
SIKLUS 1 SIKLUS 2
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
B. SUPERVISI GURU JUNIORBAB III
Nama : NURNANINGSIH, S. Pd
NIP : 19630203 198410 2 001
Pendidikan : S1 PGSD Universtas Terbuka
Jabatan : Guru Kelas V SD Negeri 18 Pematang Panjang
Pengalaman Mengajar : 32 tahun
Nama : SARI FITRIA, S. Pd. SD
NIP : 19820720 201101 2 003
Pendidikan : S1 PGSD Universtas Terbuka
Jabatan : Guru Kelas IV SD Negeri 18 Pematang Panjang
Pengalaman Mengajar : 5 tahun
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
Tindak Lanjut
Perencanaan
Hasil
Pelaksanaan
RRoossmmaalliinnddaa
B. SUPERVISI GURU JUNIORBAB III
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
SIKLUS1
SIKLUS20
20
40
60
80
100
Guru
Junior 1
Guru
Junior 2
75
70.83
0
0
0
97.22
87.5
0
0
0
B. SUPERVISI GURU JUNIORBAB III
Grafik Nilai Supervisi Guru Junior 1 dan 2
pada Siklus 1 dan 2
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
1. Silabus
2. RPP
3. Bahan Ajar
4. Instrumen
Penilaian
C. PenyusunanPerangkat PembelajaranC. PenyusunanPerangkat Pembelajaran
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
Kurikulum
PTK
SAPRAS
Peserta Didik
Keuangan Sekolah
Ketatausahaan Sekolah
RKS
TIK dalam Pembelajaran
MONEV
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
1 2 3
PelaksanaanPersiapan Hasil
Pembinaan TAS yang
baik dapat menunjang
pembuatan kebijakan
kepala sekolah dalam
mengambil keputusan,
pelaksanan
pembelajaran, dan
pelaporan serta
publikasi kinerja
sekolah.
Konsekuensi logis dari
pentingnya pelayanan
administratif dari tata
usaha adalah kepala
sekolah bertugas
membina
ketatausahaan sekolah
secara profesional.
1. Sosialisasi
2. Mempersiapakan
instrumen
3. Menentukan
jadwal kegiatan
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
Peningkatan
Kompetensi
Calon Kepala Sekolah
CTL
OJL
RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
Simpulan dan Saran
Guru
Kepala
Sekolah
Pengawas
Kepala
Dinas
Pendidikan
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

Persentasi laporan ojl

  • 1.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> LAPORAN ON THE JOB LEARNING (OJL) ROSMALINDA, M. Pd 19700311 199109 2 001 SD Negeri 18 Pematang Panjang SIJUNJUNG SUMATERA BARAT 2016
  • 2.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 3
  • 3.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 2
  • 4.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 1
  • 5.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 6.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 7.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> LAPORAN ON THE JOB LEARNING (OJL) “Peningkatan Kemampuan Guru Menyusun Bahan Ajar dengan Pendampingan pada KKG Mini di SD Negeri 18 Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung”.
  • 8.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> A.LATAR BELAKANG D. TUJUAN B. RUMUSAN MASALAH C. MANFAAT BAB I PENDAHULUAN
  • 9.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah On The Job Learning merupakan salah satu upaya untuk mempraktekan pengetahun, keterampilan dan sikap yang telah dipelajari selama diklat In-Service Learning 1 Menghantarkan calon kepala sekolah untuk menjadi pemimpin baru yang amanah, berjiwa wirausaha dan professional. 4 1 2 3 Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
  • 10.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> B. Tujuan 1. Peningkatan penguasaan kompetensi kepribadian calon kepala sekolah 2. Peningkatan penguasaan kompetensi sosial calon kepala 3. Peningkatan penguasaan kompetensi kewirausahaan calon kepala sekolah 4. Peningkatan penguasaan kompetensi manajerial calon kepala sekolah 5. Peningkatan penguasaan kompetensi supervisi calon kepala sekolah 6. Peningkatan penguasaan kompetensi kepribadian, sosial, kewirausahaan, manajerial, dan supervisi calon kepala sekolah dalam menentukan kriteria keberhasilan dan menyusun rencana tindak perbaikan standar kelulusan (SKL). RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
  • 11.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> C. Hasil yang Diharapkan 1. Mengintegrasikan nilai-nilai spiritual 2. Mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan 3. Mengintegrasikan nilai-nilai kepemimpinan 4. Meningkatkan kemampuan guru kelas membuat media pembelajaran (power point) 5. Menyusun perangkat pembelajaran 6. Memetakan kesenjangan sekolah sendiri dan sekolah magang lain 7. Melaksanakan pra observasi, observasi dan post observasi 8. Mengelola teman sejawat untuk menyusun bahan ajar RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
  • 12.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> KONDISI NYATA SEKOLAH MAGANG BAB II SDN 18 Pematang PanjangSDN 18 Pematang Panjang SDN 22 MuaroSDN 22 Muaro Visi “Terwujudnya lulusan yang berprestasi, berbudaya serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa”.  Akreditasi B  12 rombel  265 orang peserta didik  16 orang guru  1 orang TAS Beralamatkan di Jl. Imam Bonjol No.49 Muaro, Kenagarian Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung Visi “Terwujudnya Insan Cerdas, Terampil, Kompetitif, dan Berakhlak Mulia”. Beralamatkan di Jl. Lintas Sumatera Kenagarian Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung  Akreditasi B  7 rombel  169 orang peserta didik  12 orang guru  1 orang TAS RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
  • 13.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> A. PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT BAB III Hasil Pemetaan AKPKHasil Pemetaan AKPK Kompetensi Kode Jumlah Kepribadian 1 96.43 Manajerial 2 85.71 Kewirausahaan 3 85.00 Supervisi 4 100.00 Sosial 5 70.00
  • 14.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> MONEVPERSIAPANPERSIAPAN PELAKSANAAN REFLEKSIREFLEKSI 1. Menyusun program perencanaan tindakan 2. Melaporkan dan mengajukan permohonan pelaksanaan kegiatan 3. Melaporkan dan mengajukan permohonan menjadi narasumber 4. Menyiapkan materi dan panduan yang akan digunakan Peserta kegiatan ini dikuti oleh 10 orang tenaga pendidik, namun fokus pendampingan ditujukan kepada 2 orang guru kelas.  Pelaksanaan RTK siklus 1 belum dapat memberikan dampak positif  Pelaksanaan RTK siklus 2 sudah dapat memberikan dampak positif siklus 2 Kelemahan tidak lagi mendasar pada konten penyusunan bahan ajar, yaitu bahasa yang digunakan dalam evaluasi kurang efektif. siklus 1 Guru kurang mampu mengaitkan antara indikator, dengan lembar kegiatan dan evaluasi dengan tepat. PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
  • 15.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> GRAFIK KEMAMPUAN GURU MENYUSUN BAHAN AJAR SIKLUS 1 SIKLUS 2
  • 16.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> B. SUPERVISI GURU JUNIORBAB III Nama : NURNANINGSIH, S. Pd NIP : 19630203 198410 2 001 Pendidikan : S1 PGSD Universtas Terbuka Jabatan : Guru Kelas V SD Negeri 18 Pematang Panjang Pengalaman Mengajar : 32 tahun Nama : SARI FITRIA, S. Pd. SD NIP : 19820720 201101 2 003 Pendidikan : S1 PGSD Universtas Terbuka Jabatan : Guru Kelas IV SD Negeri 18 Pematang Panjang Pengalaman Mengajar : 5 tahun
  • 17.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> Tindak Lanjut Perencanaan Hasil Pelaksanaan RRoossmmaalliinnddaa B. SUPERVISI GURU JUNIORBAB III
  • 18.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> SIKLUS1 SIKLUS20 20 40 60 80 100 Guru Junior 1 Guru Junior 2 75 70.83 0 0 0 97.22 87.5 0 0 0 B. SUPERVISI GURU JUNIORBAB III Grafik Nilai Supervisi Guru Junior 1 dan 2 pada Siklus 1 dan 2 RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd
  • 19.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 1. Silabus 2. RPP 3. Bahan Ajar 4. Instrumen Penilaian C. PenyusunanPerangkat PembelajaranC. PenyusunanPerangkat Pembelajaran
  • 20.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> Kurikulum PTK SAPRAS Peserta Didik Keuangan Sekolah Ketatausahaan Sekolah RKS TIK dalam Pembelajaran MONEV
  • 21.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> 1 2 3 PelaksanaanPersiapan Hasil Pembinaan TAS yang baik dapat menunjang pembuatan kebijakan kepala sekolah dalam mengambil keputusan, pelaksanan pembelajaran, dan pelaporan serta publikasi kinerja sekolah. Konsekuensi logis dari pentingnya pelayanan administratif dari tata usaha adalah kepala sekolah bertugas membina ketatausahaan sekolah secara profesional. 1. Sosialisasi 2. Mempersiapakan instrumen 3. Menentukan jadwal kegiatan
  • 22.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >> Peningkatan Kompetensi Calon Kepala Sekolah CTL OJL RRoossmmaalliinnddaa,, MM.. PPdd Simpulan dan Saran Guru Kepala Sekolah Pengawas Kepala Dinas Pendidikan
  • 23.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 24.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 25.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 26.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 27.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 28.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 29.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 30.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 31.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 32.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  • 33.
    >> 0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

Editor's Notes