BAB 14 Hak dan Kewajiban
Wajib Pajak maupun Fiskus
Sekilas Pengertian Hak dan
Kewajiban Pajak
 Menyebutkan bahawa kewajiban yang
harus dilaksanakan oleh masyarakat
untuk membayar pajak. Apabila
masyarakat tidak melaksanakan,
pemerintah bisa memaksa.
Sedangkan hak tidak ada unsur
pemaksaan yang dilakukan pihak lain
 Hak untuk mendapat pembinaan dan pengarahan dari fiskus
 Hak untuk membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT)
 Hak untuk memperpanjang waktupenyampaian (SPT)
 Hak memperoleh kembali kelebihan pembayaran pajak
 Hak mengajukan keberatan
 Hak mengajukan banding
 Hak mengadukan pejabat yang membocorkan rahasia wajib pajak
 Hak mengajukan permohonan untuk mengangsur atau menunda pembayaran
pajak
 Hak meminta keterangan koreksi dalam penerbitan ketetapan pajak
 Hak memberikan alasan tambahan
 Hak mengajukan gugatan
 Hak untuk menunda penagihan pajak
 Hak memperoleh imbalan bunga
 Hak mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung
 Hak mengurangi penghasilan kena pajak dengan biaya yang telah dikeluarkan
 Hak pengurangan berupa Penghasilan Tidak Kena Pajak(PTKP)
 Hak menggunakan norma penghitungan penghasilan neto
 Hak memperoleh fasilitas perpajakan
 Hak untuk melakukan pengreditan pajak masukan terhadap keluaran
Hak wajib Pajak dalam Undang-
udang perpajakan
Kewajiban Wajib Pajak
 Kewajiban untuk mendaftarkan diri
 Kewajiban mengisi dan
menyampaikan surat pemberitahuan
(SPT)
 Kewajiban membayar atau menyetor
pajak
 Kewajiban membuat pembukuan atau
pencatatan
 Kewajiban mentaati pemeriksan pajak
Hak Fiskus
 Hak menerbitkan NPWP dan Nomor
pokok pengusaha kena pajak secara
jabatan
 Hak pnerbitan surat ketetapan pajak
 Hak melakukan pemeriksaan dan
penyegelan
 Hak menghapuskan atau mengurangi
sanksi administrasi
 Hak melakukan pencegahan
Kewajiban Fiskus
 Kewajiban membina wajib pajak
 Kewajiban menerbitkan surat
ketetapan pajak lebih bayar
 Kewajiban merahasiakan data wajib
pajak
 Kewajiban melaksankan putusan
Kewajiban Pihak Ketiga
 Selain ditegaskan adanya
keseimbangan antara hak dan
kewajibanwajib pajak serta fiskus,
undang-undang juga menegaskan
adanya kewajiban dari pihak ketiga
yang patut dipatuha yang ketentuanya
pasal 35 Undang-undang KUHP

Bab xiv

  • 1.
    BAB 14 Hakdan Kewajiban Wajib Pajak maupun Fiskus
  • 2.
    Sekilas Pengertian Hakdan Kewajiban Pajak  Menyebutkan bahawa kewajiban yang harus dilaksanakan oleh masyarakat untuk membayar pajak. Apabila masyarakat tidak melaksanakan, pemerintah bisa memaksa. Sedangkan hak tidak ada unsur pemaksaan yang dilakukan pihak lain
  • 3.
     Hak untukmendapat pembinaan dan pengarahan dari fiskus  Hak untuk membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT)  Hak untuk memperpanjang waktupenyampaian (SPT)  Hak memperoleh kembali kelebihan pembayaran pajak  Hak mengajukan keberatan  Hak mengajukan banding  Hak mengadukan pejabat yang membocorkan rahasia wajib pajak  Hak mengajukan permohonan untuk mengangsur atau menunda pembayaran pajak  Hak meminta keterangan koreksi dalam penerbitan ketetapan pajak  Hak memberikan alasan tambahan  Hak mengajukan gugatan  Hak untuk menunda penagihan pajak  Hak memperoleh imbalan bunga  Hak mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung  Hak mengurangi penghasilan kena pajak dengan biaya yang telah dikeluarkan  Hak pengurangan berupa Penghasilan Tidak Kena Pajak(PTKP)  Hak menggunakan norma penghitungan penghasilan neto  Hak memperoleh fasilitas perpajakan  Hak untuk melakukan pengreditan pajak masukan terhadap keluaran Hak wajib Pajak dalam Undang- udang perpajakan
  • 4.
    Kewajiban Wajib Pajak Kewajiban untuk mendaftarkan diri  Kewajiban mengisi dan menyampaikan surat pemberitahuan (SPT)  Kewajiban membayar atau menyetor pajak  Kewajiban membuat pembukuan atau pencatatan  Kewajiban mentaati pemeriksan pajak
  • 5.
    Hak Fiskus  Hakmenerbitkan NPWP dan Nomor pokok pengusaha kena pajak secara jabatan  Hak pnerbitan surat ketetapan pajak  Hak melakukan pemeriksaan dan penyegelan  Hak menghapuskan atau mengurangi sanksi administrasi  Hak melakukan pencegahan
  • 6.
    Kewajiban Fiskus  Kewajibanmembina wajib pajak  Kewajiban menerbitkan surat ketetapan pajak lebih bayar  Kewajiban merahasiakan data wajib pajak  Kewajiban melaksankan putusan
  • 7.
    Kewajiban Pihak Ketiga Selain ditegaskan adanya keseimbangan antara hak dan kewajibanwajib pajak serta fiskus, undang-undang juga menegaskan adanya kewajiban dari pihak ketiga yang patut dipatuha yang ketentuanya pasal 35 Undang-undang KUHP