Post-modernisme adalah gerakan yang muncul di akhir abad ke-20 sebagai respons terhadap modernisme, menawarkan interpretasi skeptis terhadap berbagai aspek budaya dan seni. Dalam arsitektur, post-modernisme ditandai oleh beragam aliran seperti historicism, revivalisme lurus, dan neo-vernacularism, yang masing-masing menggabungkan elemen-elemen klasik dengan pola modern, merespon konteks lokal, atau mengekspresikan konsep desain. Dengan mengadopsi pendekatan yang plural dan ekletik, post-modernisme berusaha memperlihatkan keragaman dan fleksibilitas dalam desain dan lingkungan bangunan.