PENGERTIAN MASSAGE
MASSAGE
MASH = MENEKAN
DGN LEMBUT
B.ARAB
MASSIEN = MEMIJAT
YUNANI
MASSAGE
MASCHESCH = MERABA
B.YAHUDI
MASS = MENEKAN B. ARABMASS = MENEKAN B. ARABMASS = MENEKAN B. ARABAGE, IMBUHAN BAHASA PRANCISMASCHESCH = MERABA B. YAHUDI
MASSAGE
Massage adalah tindakan penekanan oleh tangan pada
jaringan lunak, biasanya otot, tendon atau ligamen,
tanpa menyebabkan pergeseran atau perubahan posisi
sendi guna menurunkan nyeri, menghasilkan
relaksasi, dan meningkatkan sirkulasi (Best, 2008).
MACAM-MACAM MASSAGE
ď‚— n
massage
terapi
kecantikan
Olahraga
Pada Dasarnya Massage bertujuan
untuk :
ď‚— Memperlancar sistem peredaran darah sehingga mempercepat jalannya
pengangkutan zat makanan yang dibawa ke otot
ď‚— Menyempurnakan proses penyerapan oksigen, zat makanan dan penyerapan
ampas-ampas pembakaran (CO2+H2O) yang terdapat didalam jaringan
tubuh
ď‚— Memberikan rangsangan pada jaringan syaraf untuk mengaktifir organ
tubuh lainnya.
ď‚— Memberikan rangsangan pada jaringan otot agar cepat menghadapi reaksi.
ď‚— Mengenyalkan tones otot dan mengurangi kekakuan.
ď‚— Merawat, memelihara kondisi tubuh dan kontruksi tubu agar tahan lama,
seperti atlit untuk dapat mempertahankan prestasi.
ď‚— Memberikan rasa nyaman, segar dan enak.
ď‚— Dapat dipergunakan sebagai pengobatan dan penyembuhan.
ď‚— Menenangkan Otot dan menjaga kebugarannya.
Sejarah massage
ď‚— Massage mungkin berasal dari kebiasaan manusia
yaitu suka mengelus-elus, menggosok-gosok atau
mengurut-urut bagian tubuh yang sakit atau kurang
enak. Dengan cara demikian ternyata rasa sakit atau
tidak enak itu berkurang atau hilang sama sekali.
ď‚— Di Tiongkok dalam kitab KONG FU (2700 SM)
terdapat tulisan yang berhubungan dengan massage
dan senam penyembuhan. Waktu itu telah dikenal
cara pemijatan (Petrissage) dan gosokan (Frictions).
ď‚— Bangsa India kuno yang terkenal telah memiliki
peradaban yang tinggi telah mengenal massage
dengan hygiene seperti mandi, menggosok badan dan
senam. Hal ini tedapat dalam kitab suci VEDA.
ď‚— Bangsa Mesir dan Persia Kuno juga telah mengenal
massage dan senam. Walaupun peninggalan dalam
bentuk tulisan tidak ditemukan tetapi dapat dilihat
pada benda- benda relief peninggalan mereka.
Massage di era Moderen
Era massage modern mulai pada awal abad 19. Penulis
yang paling ternama adalah Pehr Hendrik Ling
(1776-1839), seorang ahli fisiologi Swedia dan
instruktur kebugaran/ senam. Melalui pengalamannya
di Universitas Lund dan Swedish Royal Central
Institute Gymnastic, Ling mengembangkan sistem
senam kesehatan dan latihannya sendiri, yang dikenal
dengan Ling System Swedish Movements (gerakan
Swedia system Ling), atau Swedish Movement Cure
(Perawatan Gerakan gaya Swedia.
ď‚— Sistem Ling mengklasifikasikan gerakan menjadi tiga
jenis: aktif, pasif, dan berulang.
ď‚— massage merupakan suatu bentuk senam pasif, yang
dilakukan pada bagian tubuh dan sebaliknya dengan
bagian tubuh (seperti halnya jarak/tingkat gerakan)
ď‚— Dari 1813 hingga 1839, sweden mengajarkan teknik-
teknik massage di Royal Central Institute of
Gymnastics, yang dia dirikan dengan dukungan dari
pemerintah. Ketika Ling dianggap sebagai
bapak/pendiri terapi fisik (fisioterapi)
Massage di Indonesia
ď‚— Sebelum Perang Dunia ke-II sudah ada orang
Indonesia yang belajar massage dari orang Belanda.
Terutama dari serdadu Belanda bagian kesehatan.
ď‚— Pada jaman merdeka, terdorong oleh penyelenggaraan
Asian Games yang membutuhkan banyak tenaga ahli
massage, telah diadakan pendidikan khusus ahli
massage
ď‚— di Surakarta, Bandung, dan semarang. Massage
semakin banyak dipelajari. Dalam hal ini yang
diajarkan terutama massage untuk olahragawan, yang
ditujukan kepada pembinaan kondisi jasmani.

Apa itu Massage ?

  • 2.
    PENGERTIAN MASSAGE MASSAGE MASH =MENEKAN DGN LEMBUT B.ARAB MASSIEN = MEMIJAT YUNANI MASSAGE MASCHESCH = MERABA B.YAHUDI MASS = MENEKAN B. ARABMASS = MENEKAN B. ARABMASS = MENEKAN B. ARABAGE, IMBUHAN BAHASA PRANCISMASCHESCH = MERABA B. YAHUDI
  • 3.
    MASSAGE Massage adalah tindakanpenekanan oleh tangan pada jaringan lunak, biasanya otot, tendon atau ligamen, tanpa menyebabkan pergeseran atau perubahan posisi sendi guna menurunkan nyeri, menghasilkan relaksasi, dan meningkatkan sirkulasi (Best, 2008).
  • 4.
  • 5.
    Pada Dasarnya Massagebertujuan untuk : ď‚— Memperlancar sistem peredaran darah sehingga mempercepat jalannya pengangkutan zat makanan yang dibawa ke otot ď‚— Menyempurnakan proses penyerapan oksigen, zat makanan dan penyerapan ampas-ampas pembakaran (CO2+H2O) yang terdapat didalam jaringan tubuh ď‚— Memberikan rangsangan pada jaringan syaraf untuk mengaktifir organ tubuh lainnya. ď‚— Memberikan rangsangan pada jaringan otot agar cepat menghadapi reaksi. ď‚— Mengenyalkan tones otot dan mengurangi kekakuan. ď‚— Merawat, memelihara kondisi tubuh dan kontruksi tubu agar tahan lama, seperti atlit untuk dapat mempertahankan prestasi. ď‚— Memberikan rasa nyaman, segar dan enak. ď‚— Dapat dipergunakan sebagai pengobatan dan penyembuhan. ď‚— Menenangkan Otot dan menjaga kebugarannya.
  • 6.
    Sejarah massage ď‚— Massagemungkin berasal dari kebiasaan manusia yaitu suka mengelus-elus, menggosok-gosok atau mengurut-urut bagian tubuh yang sakit atau kurang enak. Dengan cara demikian ternyata rasa sakit atau tidak enak itu berkurang atau hilang sama sekali. ď‚— Di Tiongkok dalam kitab KONG FU (2700 SM) terdapat tulisan yang berhubungan dengan massage dan senam penyembuhan. Waktu itu telah dikenal cara pemijatan (Petrissage) dan gosokan (Frictions).
  • 7.
    ď‚— Bangsa Indiakuno yang terkenal telah memiliki peradaban yang tinggi telah mengenal massage dengan hygiene seperti mandi, menggosok badan dan senam. Hal ini tedapat dalam kitab suci VEDA. ď‚— Bangsa Mesir dan Persia Kuno juga telah mengenal massage dan senam. Walaupun peninggalan dalam bentuk tulisan tidak ditemukan tetapi dapat dilihat pada benda- benda relief peninggalan mereka.
  • 8.
    Massage di eraModeren Era massage modern mulai pada awal abad 19. Penulis yang paling ternama adalah Pehr Hendrik Ling (1776-1839), seorang ahli fisiologi Swedia dan instruktur kebugaran/ senam. Melalui pengalamannya di Universitas Lund dan Swedish Royal Central Institute Gymnastic, Ling mengembangkan sistem senam kesehatan dan latihannya sendiri, yang dikenal dengan Ling System Swedish Movements (gerakan Swedia system Ling), atau Swedish Movement Cure (Perawatan Gerakan gaya Swedia.
  • 9.
    ď‚— Sistem Lingmengklasifikasikan gerakan menjadi tiga jenis: aktif, pasif, dan berulang. ď‚— massage merupakan suatu bentuk senam pasif, yang dilakukan pada bagian tubuh dan sebaliknya dengan bagian tubuh (seperti halnya jarak/tingkat gerakan) ď‚— Dari 1813 hingga 1839, sweden mengajarkan teknik- teknik massage di Royal Central Institute of Gymnastics, yang dia dirikan dengan dukungan dari pemerintah. Ketika Ling dianggap sebagai bapak/pendiri terapi fisik (fisioterapi)
  • 10.
    Massage di Indonesia ď‚—Sebelum Perang Dunia ke-II sudah ada orang Indonesia yang belajar massage dari orang Belanda. Terutama dari serdadu Belanda bagian kesehatan. ď‚— Pada jaman merdeka, terdorong oleh penyelenggaraan Asian Games yang membutuhkan banyak tenaga ahli massage, telah diadakan pendidikan khusus ahli massage ď‚— di Surakarta, Bandung, dan semarang. Massage semakin banyak dipelajari. Dalam hal ini yang diajarkan terutama massage untuk olahragawan, yang ditujukan kepada pembinaan kondisi jasmani.