Anggaran Kas
Kelompok Aufklarung :
Mutiara Akbar 2011-12-082
Ermawati Syahrudi 2011-12-058
Dzikriyati Dwi Rifai Amini 2011-12-084
Sonia Margaretha 2011-12-122
Dhani Dea Niva 2011-12-130
Pengertian Anggaran Kas
Anggaran kas adalah perencanaan posisi kas
untuk jangka waktu tertentu,
perencanaannya terdiri dari aliran kas masuk
dan aliran kas keluar.
Tujuan
untuk memberikan informasi yang relevan
tentang taksiran penerimaan dan
pengeluaran kas perusahaan pada periode
tertentu di masa mendatang.
Fungsi
• Menunjukkan jumlah dan waktu kas perusahaan
dimasa yang akan datang
• Memberikan dasar untuk melakukan tindakan
perbaikan
• memberikan dasar evaluasi atas kinerja manajer
keuangan
Sumber Kas & Penggunaannya
Sumber kas :
• Hasil Penjualan secara tunai
• Hasil penagihan piutang perusahaan
• Pendapatan lain
• Adanya pengurangan pada aktiva tetap
• Penerimaan diluar penghasilan
• Penambahan modal sendiri oleh pemilik
Penggunaan Kas:
Berbagai pembayaran untuk operasional perusahaan
• Pembayaran pada kreditur
• Penambahan berbagai aktiva tetap
• Pembayaran pada pemilik modal
• Pembayaran pada pemerintah
Format Anggaran Kas
Sumber Aliran Kas Penerimaan Pengeluaran
Aktivitas Operasi Penjualan Produk
Pendapatan Lain-lain
Pembelian Bhn/Brg Dg
Pembayaran Biaya TK
Pembayaran Biaya OH
Pembayaran Biaya Pemasaran
Pembayaran Biaya Adm &
Umum
Pembayaran Biaya lain-lain
Aktivitas Investasi Penjualan Gedung
Penjualan Mesin
Penjualan Kendaraan
Penjualan Tanah
Penjualan Surat Berharga
Dan lain-lain
Pembelian/Pembangunan
Gedung
Pembelian Mesin
Pembelian Kendaraan
Pembelian Tanah
Pembelian Surat Berharga
Dan lain-lain
Aktivitas Pembiayaan Penerbitan Saham
Penerbitan Obligasi
Penerbitan Promes/Wesel
Dan lain-lain
Pembayaran Deviden
Pelunasan
Obligasi/Promes/Wesel
Dan lain-lain
Langkah-langkah Penyusunan Anggaran
Kas
1. Menyusun anggaran penagihan piutang
2. Menyusun anggaran penerimaan kas
3. Menyusun anggaran pengeluaran kas
4. Menyusun anggaran kas yang bersifat sementara
5. Memperkirakan pembayaran bunga
6. Menyusun anggaran kas akhir
Contoh Kasus :
• Sebuah perusahaan mempersiapkan anggaran kas
untuk tahun 2013. Data yang tersedia adalah sebagai
berikut :
a.) Rencana penjualan (50% dibayar tunai) :
b.) Pola pengumpulan pihutang :
Bulanan
• 80% pada bulan penjualan
• 10% sebulan sesudahnya
Januari Rp.2.500.000 Triwulan 2 Rp.10.000.000
Febuari Rp. 3.125.000 Triwulan 3 Rp.8.750.000
Maret Rp. 3.750.000 Triwulan 4 Rp.9.375.000
• 6% dua bulan sesudahnya
• 4% tiga bulan sesudahnya
• Triwulanan
• 90% pada triwulan penjualan
• 10% satu triwulan sesudahnya
Contoh Kasus Lanjutan :
c.) Kerugian pihutang ditaksir 1% dari penjualan
secara kredit.
d.) Pengeluaran kas :
1) Dividen : Triwulan 2 Rp 375.000
Triwulan 4 Rp 650.000
2) Pembelian material :
Januari Rp.562.000 Triwulan 2 Rp. 1.500.000
Febuari Rp. - Triwulan 3 Rp. 1.562.500
Maret Rp.500.000 Triwulan 4 Rp.1.562.500
Contoh Kasus Lanjutan :
3) Pembayaran hutang
4) Pembayaran upah dan gaji :
Febuari Rp. 125.000
Triwulan 2 Rp.5.000.000
Triwulan 4 Rp.5.000.000
Januari Rp. 487.500 Triwulan 2 Rp.1.218.500
Febuari Rp.375.000 Triwulan 3 Rp.1.125.000
Maret Rp.375.000 triwulan4 Rp.1.156.500
Contoh Kasus Lanjutan :
5) Pengeluaran lain-lain :
e.) Penghasilan lain-lain :
Januari Rp 187.500 Triwulan 2 Rp 562.500
Febuari Rp 187.500 Triwulan 3 Rp 562.500
Maret Rp 187.500 Triwulan 4 Rp 562.500
Januari Rp.150.000 Triwulan 2 Rp. -
Febuari Rp. - Triwulan 3 Rp.350.000
Maret Rp.100.000 Triwulan 4 Rp.450.000
Contoh Kasus Lanjutan :
• f.) Berbagai saldo awal tahun :
1.) Pihutang Rp 400.000 . Dari jumlah ini yang Rp 75.000 akan
diterima bulan Maret dan yang Rp 150.000 akan
diterima Triwulan 4.
2.) Cadangan Kerugian Pihutang Rp 150.000
3.) Kas Rp 1.875.000
• Dari data diatas, buatlah :
1.) Daftar penerimaan pihutang
2.) Daftar penerimaan kas
3.) Daftar pengeluaran kas
4.) Anggaran kas sementara jika saldo akhir kas diinginkan
sebesar Rp 1.250.000
Jawaban Kasus :
PERHITUNGAN :
Hasil penjualan dan pola pelunasan pihutang :
A
Pola pelunasan pihutang.
Penjualan bulan Januari Rp 2.500.000,00
Penjualan tunai 50% (Rp 1.250.000,00)
Penjualan kredit Rp 1.250.000,00
Kerugian pihutang 1% (Rp 12.500,00)
Jumlah pihutang Rp 1.237.500,00
Januari = 80% x Rp 1.237.500 = Rp 990.000,00
Februari = 10% x Rp 1.237.500 = Rp 123.750,00
Maret = 6% x Rp 1.237.500 = Rp 74.250,00
Triwulan 2 = 4% x Rp 1.237.500 = Rp 49.500,00
Jawaban Kasus Lanjutan :
B.
Pola pelunasan pihutang :
Penjualan bulan Februari Rp 3.125.000,00
Penjualan tunai 50% (Rp 1.562.500,00)
Penjualan kredit Rp 1.562.500,00
Kerugian pihutang 1% (Rp 15.625,00)
Jumlah pihutang Rp 1.546.875,00
Februari = 80% x Rp 1.546.875 = Rp 1.237.500,00
Maret = 10% x Rp 1.546.875 = (Rp 154.687,50)
Triwulan 2 = 6% x Rp 1.546.875 = (Rp 92.812,50)
Triwulan 2 = 4% x Rp 1.546.875 = Rp 61.875,00
Jawaban Kasus Lanjutan :
C.
Pola pelunasan pihutang :
D.
Pola pelunasan pihutang :
Penjualan bulan Maret Rp 3.750.000,00
Penjualan tunai 50% (Rp 1.875.000,00)
Penjualan kredit Rp 1.875.000,00
Kerugian pihutang 1% (Rp 18.750,00)
Jumlah pihutang Rp 1.856.250,00
Maret = 80% x Rp
1.856.250 =
Rp 1.485.000,00
Triwulan 2 = 10% x
Rp 1.856.250 =
(Rp 185.625,00)
Triwulan 2 = 6% x
Rp 1.856.250 =
(Rp 111.375,00)
Triwulan 2 = 4% x
Rp 1.856.250 =
Rp 74.250,00
Penjualan
Triwulan 2
Rp 10.000.000,00
Penjualan tunai
50%
(Rp 5.000.000,00)
Penjualan kredit Rp 5.000.000,00
Kerugian
pihutang 1%
(Rp 50.000,00)
Jumlah pihutang Rp 4.950.000,00
Triwulan 2 = 90% x
Rp 4.950.000 =
Rp 4.455.000,00
Triwulan 3 = 10% x
Rp 4.950.000 =
Rp 495.000,00
Jawaban Kasus Lanjutan :
E.
Pola pelunasan pihutang :
• F.
Pola pelunasan pihutang :
Penjualan Triwulan 3 Rp 8.750.000,00
Penjualan tunai 50% (Rp 4.375.000,00)
Penjualan kredit Rp 4.375.000,00
Kerugian pihutang
1%
(Rp 43.750,00)
Jumlah pihutang Rp 4.331.250,00
Triwulan 2 = 90% x
Rp 4.331.250 =
Rp 3.898.125,00
Triwulan 3 = 10% x
Rp 4.331.250 =
Rp 433.125,00
Penjualan Triwulan 4 Rp 9.375.000,00
Penjualan tunai 50% (Rp 4.687.500,00)
Penjualan kredit Rp 4.687.500,00
Kerugian pihutang
1%
(Rp 46.875,00)
Jumlah pihutang Rp 4.640.625,00
Triwulan 4 = 90% x
Rp 4.640.625 =
Rp 4.176.562,50
Tahun 2012 = 10% x
Rp 4.640.625 =
Rp 464.062,50
DAFTAR PENERIMAAN PIHUTANG
2012
Penjualan
Kredit
Cadangan
Kerugian
Pihutang
Pihutang
Netto
P E L U N A S A N
Januari Februari Maret Triwulan 2
Triwulan
3
Triwulan 4
Saldo 400.000 150.000 250.000 75.000 150.000
Januari 1.250.000 12.500 1.237.500 990.000 123.750 74.250 49.500
Februari 1.562.500 15.625 1.546.875 1.237.500 154.687,50 154.687,50
Maret 1.875.000 18.750 1.856.250 1.485.000 371.250
Triwulan 2 5.000.000 50.000 4.950.000 4.455.000 495.000
Triwulan 3 4.375.000 43.750 4.331.250 3.898.125 433.125
Triwulan 4 4.687.500 46.875 4.640.625 4.176.562,50
Total 19.150.000 337.500 18.812.500 990.000 1.361.250 1.788.937,50 5.030.437,50 4.393.125 4.759.687,50
DAFTAR PENERIMAAN KAS 2012
Januari Februari Maret Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 TOTAL
Penjualan
Tunai
1.250.000 1.562.500 1.875.000 5.000.000 4.375.000 4.687.500,00 18.750.000,00
Pelunasan
Pihutang
990.000 1.237.500 1.485.000 4.455.000 433.125 4.176.562,50 12.777.187,50
Penghasila
n Lain-lain
150.000 - 100.000 - 350.000 450.000,00 1.050.000,00
Total 2.390.000 2.800.000 3.460.000 9.455.000 5.158.125 9.314.062,50 32.577.187,50
DAFTAR PENGELUARAN KAS 2012
Januari Februari Maret Triwulan
2
Triwulan
3
Triwulan 4 TOTAL
Dividen - - - 375.000 - 650.000 1.025.000
Pembelian
Material
562.500 - 500.000 1.500.000 1.562.500 1.562.500 5.687.500
Pembayara
n Hutang
- 125.000 - 5.000.000 - 5.000.000 10.125.000
Pembayara
n Upah &
gaji
487.500 375.000 375.000 1.218.500 1.125.000 1.156.500 4.737.500
Lain-lain 187.500 187.500 187.500 562.500 562.500 562.500 2.250.000
Total 1.237.500 687.500 1.062.500 8.656.000 3.250.000 8.931.500 23.825.000
ANGGARAN KAS 2012
Januari Februari Maret Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4
Saldo Awal
Penerimaan
1.250.000
2.390.000
1.562.500
2.800.000
1.875.000
3.460.000
5.000.000
9.455.000
4.375.000
5.158.125
4.687.500,00
9.314.062,50
Pengeluaran 3.640.000
1.237.500
4.362.500
687.500
5.335.000
1.062.500
14.455.000
8.656.000
9.533.125
3.250.000
14.001.562,50
8.931.500,00
Penggunaan
Kas Yang
Sementara
Menganggur
2.402.500
1.152.500
3.675.000
2.425.000
4.272.500
3.022.500
5.799.000
4.549.000
6.283.125
5.033.125
5.070.062,50
3.820.062,50
Saldo Akhir 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000,00
DAFTAR PUSTAKA
• www.hendrabudget.web.id
• Purwanti, Ari dan Dr. Darsono P. 2008. “Penganggaran Perusahaan”.
Dalam buku Tehnik Mengetahui dan Memahami Penyajian Anggaran
Perusahaan Sebagai Pedoman Pelaksanaan dan Pengendalian Aktivitas
Bisnis. Edisi Pertama. Jakarta: Mitra Wacana Media
• Rudianto.2009.”Penganggaran”. Dalam buku Konsep dan Teknik
Penyusunan Anggaran. Jakarta: Erlangga.
• Dra. Any Agus Kana. 1990. “Anggaran Perusahaan”. Dalam buku
Pembahasan Teori disertai Soal – Jawab. Yogyakarta.
• Christina Ellen, M.Fuad, dkk. 2001. “Anggaran Perusahaan Suatu
Pendekatan Praktis”. Edisi Pertama. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
ANGGARAN KAS

ANGGARAN KAS

  • 1.
    Anggaran Kas Kelompok Aufklarung: Mutiara Akbar 2011-12-082 Ermawati Syahrudi 2011-12-058 Dzikriyati Dwi Rifai Amini 2011-12-084 Sonia Margaretha 2011-12-122 Dhani Dea Niva 2011-12-130
  • 2.
    Pengertian Anggaran Kas Anggarankas adalah perencanaan posisi kas untuk jangka waktu tertentu, perencanaannya terdiri dari aliran kas masuk dan aliran kas keluar.
  • 3.
    Tujuan untuk memberikan informasiyang relevan tentang taksiran penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan pada periode tertentu di masa mendatang.
  • 4.
    Fungsi • Menunjukkan jumlahdan waktu kas perusahaan dimasa yang akan datang • Memberikan dasar untuk melakukan tindakan perbaikan • memberikan dasar evaluasi atas kinerja manajer keuangan
  • 5.
    Sumber Kas &Penggunaannya Sumber kas : • Hasil Penjualan secara tunai • Hasil penagihan piutang perusahaan • Pendapatan lain • Adanya pengurangan pada aktiva tetap • Penerimaan diluar penghasilan • Penambahan modal sendiri oleh pemilik
  • 6.
    Penggunaan Kas: Berbagai pembayaranuntuk operasional perusahaan • Pembayaran pada kreditur • Penambahan berbagai aktiva tetap • Pembayaran pada pemilik modal • Pembayaran pada pemerintah
  • 7.
    Format Anggaran Kas SumberAliran Kas Penerimaan Pengeluaran Aktivitas Operasi Penjualan Produk Pendapatan Lain-lain Pembelian Bhn/Brg Dg Pembayaran Biaya TK Pembayaran Biaya OH Pembayaran Biaya Pemasaran Pembayaran Biaya Adm & Umum Pembayaran Biaya lain-lain Aktivitas Investasi Penjualan Gedung Penjualan Mesin Penjualan Kendaraan Penjualan Tanah Penjualan Surat Berharga Dan lain-lain Pembelian/Pembangunan Gedung Pembelian Mesin Pembelian Kendaraan Pembelian Tanah Pembelian Surat Berharga Dan lain-lain Aktivitas Pembiayaan Penerbitan Saham Penerbitan Obligasi Penerbitan Promes/Wesel Dan lain-lain Pembayaran Deviden Pelunasan Obligasi/Promes/Wesel Dan lain-lain
  • 8.
    Langkah-langkah Penyusunan Anggaran Kas 1.Menyusun anggaran penagihan piutang 2. Menyusun anggaran penerimaan kas 3. Menyusun anggaran pengeluaran kas 4. Menyusun anggaran kas yang bersifat sementara 5. Memperkirakan pembayaran bunga 6. Menyusun anggaran kas akhir
  • 9.
    Contoh Kasus : •Sebuah perusahaan mempersiapkan anggaran kas untuk tahun 2013. Data yang tersedia adalah sebagai berikut : a.) Rencana penjualan (50% dibayar tunai) : b.) Pola pengumpulan pihutang : Bulanan • 80% pada bulan penjualan • 10% sebulan sesudahnya Januari Rp.2.500.000 Triwulan 2 Rp.10.000.000 Febuari Rp. 3.125.000 Triwulan 3 Rp.8.750.000 Maret Rp. 3.750.000 Triwulan 4 Rp.9.375.000
  • 10.
    • 6% duabulan sesudahnya • 4% tiga bulan sesudahnya • Triwulanan • 90% pada triwulan penjualan • 10% satu triwulan sesudahnya
  • 11.
    Contoh Kasus Lanjutan: c.) Kerugian pihutang ditaksir 1% dari penjualan secara kredit. d.) Pengeluaran kas : 1) Dividen : Triwulan 2 Rp 375.000 Triwulan 4 Rp 650.000 2) Pembelian material : Januari Rp.562.000 Triwulan 2 Rp. 1.500.000 Febuari Rp. - Triwulan 3 Rp. 1.562.500 Maret Rp.500.000 Triwulan 4 Rp.1.562.500
  • 12.
    Contoh Kasus Lanjutan: 3) Pembayaran hutang 4) Pembayaran upah dan gaji : Febuari Rp. 125.000 Triwulan 2 Rp.5.000.000 Triwulan 4 Rp.5.000.000 Januari Rp. 487.500 Triwulan 2 Rp.1.218.500 Febuari Rp.375.000 Triwulan 3 Rp.1.125.000 Maret Rp.375.000 triwulan4 Rp.1.156.500
  • 13.
    Contoh Kasus Lanjutan: 5) Pengeluaran lain-lain : e.) Penghasilan lain-lain : Januari Rp 187.500 Triwulan 2 Rp 562.500 Febuari Rp 187.500 Triwulan 3 Rp 562.500 Maret Rp 187.500 Triwulan 4 Rp 562.500 Januari Rp.150.000 Triwulan 2 Rp. - Febuari Rp. - Triwulan 3 Rp.350.000 Maret Rp.100.000 Triwulan 4 Rp.450.000
  • 14.
    Contoh Kasus Lanjutan: • f.) Berbagai saldo awal tahun : 1.) Pihutang Rp 400.000 . Dari jumlah ini yang Rp 75.000 akan diterima bulan Maret dan yang Rp 150.000 akan diterima Triwulan 4. 2.) Cadangan Kerugian Pihutang Rp 150.000 3.) Kas Rp 1.875.000 • Dari data diatas, buatlah : 1.) Daftar penerimaan pihutang 2.) Daftar penerimaan kas 3.) Daftar pengeluaran kas 4.) Anggaran kas sementara jika saldo akhir kas diinginkan sebesar Rp 1.250.000
  • 15.
    Jawaban Kasus : PERHITUNGAN: Hasil penjualan dan pola pelunasan pihutang : A Pola pelunasan pihutang. Penjualan bulan Januari Rp 2.500.000,00 Penjualan tunai 50% (Rp 1.250.000,00) Penjualan kredit Rp 1.250.000,00 Kerugian pihutang 1% (Rp 12.500,00) Jumlah pihutang Rp 1.237.500,00 Januari = 80% x Rp 1.237.500 = Rp 990.000,00 Februari = 10% x Rp 1.237.500 = Rp 123.750,00 Maret = 6% x Rp 1.237.500 = Rp 74.250,00 Triwulan 2 = 4% x Rp 1.237.500 = Rp 49.500,00
  • 16.
    Jawaban Kasus Lanjutan: B. Pola pelunasan pihutang : Penjualan bulan Februari Rp 3.125.000,00 Penjualan tunai 50% (Rp 1.562.500,00) Penjualan kredit Rp 1.562.500,00 Kerugian pihutang 1% (Rp 15.625,00) Jumlah pihutang Rp 1.546.875,00 Februari = 80% x Rp 1.546.875 = Rp 1.237.500,00 Maret = 10% x Rp 1.546.875 = (Rp 154.687,50) Triwulan 2 = 6% x Rp 1.546.875 = (Rp 92.812,50) Triwulan 2 = 4% x Rp 1.546.875 = Rp 61.875,00
  • 17.
    Jawaban Kasus Lanjutan: C. Pola pelunasan pihutang : D. Pola pelunasan pihutang : Penjualan bulan Maret Rp 3.750.000,00 Penjualan tunai 50% (Rp 1.875.000,00) Penjualan kredit Rp 1.875.000,00 Kerugian pihutang 1% (Rp 18.750,00) Jumlah pihutang Rp 1.856.250,00 Maret = 80% x Rp 1.856.250 = Rp 1.485.000,00 Triwulan 2 = 10% x Rp 1.856.250 = (Rp 185.625,00) Triwulan 2 = 6% x Rp 1.856.250 = (Rp 111.375,00) Triwulan 2 = 4% x Rp 1.856.250 = Rp 74.250,00 Penjualan Triwulan 2 Rp 10.000.000,00 Penjualan tunai 50% (Rp 5.000.000,00) Penjualan kredit Rp 5.000.000,00 Kerugian pihutang 1% (Rp 50.000,00) Jumlah pihutang Rp 4.950.000,00 Triwulan 2 = 90% x Rp 4.950.000 = Rp 4.455.000,00 Triwulan 3 = 10% x Rp 4.950.000 = Rp 495.000,00
  • 18.
    Jawaban Kasus Lanjutan: E. Pola pelunasan pihutang : • F. Pola pelunasan pihutang : Penjualan Triwulan 3 Rp 8.750.000,00 Penjualan tunai 50% (Rp 4.375.000,00) Penjualan kredit Rp 4.375.000,00 Kerugian pihutang 1% (Rp 43.750,00) Jumlah pihutang Rp 4.331.250,00 Triwulan 2 = 90% x Rp 4.331.250 = Rp 3.898.125,00 Triwulan 3 = 10% x Rp 4.331.250 = Rp 433.125,00 Penjualan Triwulan 4 Rp 9.375.000,00 Penjualan tunai 50% (Rp 4.687.500,00) Penjualan kredit Rp 4.687.500,00 Kerugian pihutang 1% (Rp 46.875,00) Jumlah pihutang Rp 4.640.625,00 Triwulan 4 = 90% x Rp 4.640.625 = Rp 4.176.562,50 Tahun 2012 = 10% x Rp 4.640.625 = Rp 464.062,50
  • 19.
    DAFTAR PENERIMAAN PIHUTANG 2012 Penjualan Kredit Cadangan Kerugian Pihutang Pihutang Netto PE L U N A S A N Januari Februari Maret Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 Saldo 400.000 150.000 250.000 75.000 150.000 Januari 1.250.000 12.500 1.237.500 990.000 123.750 74.250 49.500 Februari 1.562.500 15.625 1.546.875 1.237.500 154.687,50 154.687,50 Maret 1.875.000 18.750 1.856.250 1.485.000 371.250 Triwulan 2 5.000.000 50.000 4.950.000 4.455.000 495.000 Triwulan 3 4.375.000 43.750 4.331.250 3.898.125 433.125 Triwulan 4 4.687.500 46.875 4.640.625 4.176.562,50 Total 19.150.000 337.500 18.812.500 990.000 1.361.250 1.788.937,50 5.030.437,50 4.393.125 4.759.687,50
  • 20.
    DAFTAR PENERIMAAN KAS2012 Januari Februari Maret Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 TOTAL Penjualan Tunai 1.250.000 1.562.500 1.875.000 5.000.000 4.375.000 4.687.500,00 18.750.000,00 Pelunasan Pihutang 990.000 1.237.500 1.485.000 4.455.000 433.125 4.176.562,50 12.777.187,50 Penghasila n Lain-lain 150.000 - 100.000 - 350.000 450.000,00 1.050.000,00 Total 2.390.000 2.800.000 3.460.000 9.455.000 5.158.125 9.314.062,50 32.577.187,50
  • 21.
    DAFTAR PENGELUARAN KAS2012 Januari Februari Maret Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 TOTAL Dividen - - - 375.000 - 650.000 1.025.000 Pembelian Material 562.500 - 500.000 1.500.000 1.562.500 1.562.500 5.687.500 Pembayara n Hutang - 125.000 - 5.000.000 - 5.000.000 10.125.000 Pembayara n Upah & gaji 487.500 375.000 375.000 1.218.500 1.125.000 1.156.500 4.737.500 Lain-lain 187.500 187.500 187.500 562.500 562.500 562.500 2.250.000 Total 1.237.500 687.500 1.062.500 8.656.000 3.250.000 8.931.500 23.825.000
  • 22.
    ANGGARAN KAS 2012 JanuariFebruari Maret Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4 Saldo Awal Penerimaan 1.250.000 2.390.000 1.562.500 2.800.000 1.875.000 3.460.000 5.000.000 9.455.000 4.375.000 5.158.125 4.687.500,00 9.314.062,50 Pengeluaran 3.640.000 1.237.500 4.362.500 687.500 5.335.000 1.062.500 14.455.000 8.656.000 9.533.125 3.250.000 14.001.562,50 8.931.500,00 Penggunaan Kas Yang Sementara Menganggur 2.402.500 1.152.500 3.675.000 2.425.000 4.272.500 3.022.500 5.799.000 4.549.000 6.283.125 5.033.125 5.070.062,50 3.820.062,50 Saldo Akhir 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000 1.250.000,00
  • 23.
    DAFTAR PUSTAKA • www.hendrabudget.web.id •Purwanti, Ari dan Dr. Darsono P. 2008. “Penganggaran Perusahaan”. Dalam buku Tehnik Mengetahui dan Memahami Penyajian Anggaran Perusahaan Sebagai Pedoman Pelaksanaan dan Pengendalian Aktivitas Bisnis. Edisi Pertama. Jakarta: Mitra Wacana Media • Rudianto.2009.”Penganggaran”. Dalam buku Konsep dan Teknik Penyusunan Anggaran. Jakarta: Erlangga. • Dra. Any Agus Kana. 1990. “Anggaran Perusahaan”. Dalam buku Pembahasan Teori disertai Soal – Jawab. Yogyakarta. • Christina Ellen, M.Fuad, dkk. 2001. “Anggaran Perusahaan Suatu Pendekatan Praktis”. Edisi Pertama. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.