IBADAH
Falsafah Ibadah 
• Naluri beragama merupkan naluri yang 
bersifat baku, yang akan mejadikan seseorang 
merasakan butuhnya kepada Pencipta Yang 
Maha Pengatur. Salah satu penampakan yang 
terpenting dari ghazirah tadayun ini adalah 
ibadah.
Defenisi Ibadah 
Ibadah memiliki dua makna, yaitu ibadah 
secara umum dan khusus. 
• Umum : ketaatan keapada perintah-perintah 
Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. 
• Khusus : segala bentuk perintah dan larangan 
syariat yang mengatur hubungan seseorang 
muslim dengan Rabb-nya.
Maksud(tujuan) Ibadah 
Diantara tujuan-tujuan ibadah adalah sebagai 
berikut : 
• Shalat 
Shalat yang dilakukan iklhas karena Allah akan 
menjauhkan seseorang dari mengerjakan 
semua perbuatan mungkar dan buruk.
Puasa 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ ال صيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ 
قَبْلِكُمْ لَعَلَّك مْ تَتَّ وُُنَ 
Hai orang orang yang beriman diwajibkan atas 
kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas 
orang orang sebelum kalian supaya kalian 
bertakwa( al-Baqarah 2 :183 ) 
Maksudnya, telah di fardhukan atas kalian 
berpuasa agar kalian berhati hati terhadap apa 
yang diharamkan. Oleh karena itu, janganlah 
kalian melakukan perbuatan haram itu.
Haji 
لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَِّّ فِي أَيَّاعم مَعْلُومَاع 
Supaya mereka menyaksikan berbagai 
manfaat bagi mereka dan supaya mereka 
menyebut nama Allah pada hari tertentu.( al 
hajj 22 :28 ) 
Maksudnya, agar mereka mengambil manfaat 
dengan perdagangan dan sling kenal 
mengenal pada saat haji di sela sela 
mengingat Allah.
Zakat 
Tujuan dari zakat adalah untuk membersihkan 
jiwa orang-orang kaya dari kekikiran dan 
mensucikannya di hadapan Allah, sehingga 
bagi yang menunaikannya akan mendapatkan 
pahala berlimpah.
Jihad 
Jihad dimaksudkan untuk menghilangkan 
segala macam rintangan yang bersifat fisik 
yang menghalangi sampainya Islam kepada 
umat manusia. 
Maksud dari jihad adalah mengemban Islam 
kepada segenap manusia hingga agama Allah 
sajalah yang menjadi kuasa.
TERIMA KASIH

Al islam - falsafah ibadah

  • 1.
  • 2.
    Falsafah Ibadah •Naluri beragama merupkan naluri yang bersifat baku, yang akan mejadikan seseorang merasakan butuhnya kepada Pencipta Yang Maha Pengatur. Salah satu penampakan yang terpenting dari ghazirah tadayun ini adalah ibadah.
  • 3.
    Defenisi Ibadah Ibadahmemiliki dua makna, yaitu ibadah secara umum dan khusus. • Umum : ketaatan keapada perintah-perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. • Khusus : segala bentuk perintah dan larangan syariat yang mengatur hubungan seseorang muslim dengan Rabb-nya.
  • 4.
    Maksud(tujuan) Ibadah Diantaratujuan-tujuan ibadah adalah sebagai berikut : • Shalat Shalat yang dilakukan iklhas karena Allah akan menjauhkan seseorang dari mengerjakan semua perbuatan mungkar dan buruk.
  • 5.
    Puasa يَا أَيُّهَاالَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ ال صيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّك مْ تَتَّ وُُنَ Hai orang orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang orang sebelum kalian supaya kalian bertakwa( al-Baqarah 2 :183 ) Maksudnya, telah di fardhukan atas kalian berpuasa agar kalian berhati hati terhadap apa yang diharamkan. Oleh karena itu, janganlah kalian melakukan perbuatan haram itu.
  • 6.
    Haji لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَلَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَِّّ فِي أَيَّاعم مَعْلُومَاع Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari tertentu.( al hajj 22 :28 ) Maksudnya, agar mereka mengambil manfaat dengan perdagangan dan sling kenal mengenal pada saat haji di sela sela mengingat Allah.
  • 7.
    Zakat Tujuan darizakat adalah untuk membersihkan jiwa orang-orang kaya dari kekikiran dan mensucikannya di hadapan Allah, sehingga bagi yang menunaikannya akan mendapatkan pahala berlimpah.
  • 8.
    Jihad Jihad dimaksudkanuntuk menghilangkan segala macam rintangan yang bersifat fisik yang menghalangi sampainya Islam kepada umat manusia. Maksud dari jihad adalah mengemban Islam kepada segenap manusia hingga agama Allah sajalah yang menjadi kuasa.
  • 9.