Administrasi Kesiswaan
Oleh :
KELOMPOK 2
1. Harum Maulidya
2. Lauditta Soraya
3. Sri Ayu Fadhilah
4. Sri Marlini
A. Pengertian Administrasi Kesiswaan
Administrasi
kesiswaan
Merupakan salah-satu kegiatan
dalam administrasi pendidikan.
Mengapa ada
administrasi
kesiswaan?
Karena siswa merupakan bagian
yang terpenting dalam sistem
pengelolaan pendidikan di sekolah
menengah.
TUJUAN
Untuk menghasilkan keluaran atau
lulusan sekolah yang benar-benar
berkualitas.
Administrasi kesiswaaan merupakan proses pengurusan
segala hal yang berkaitan dengan siswa di suatu sekolah mulai
dari perencanaan penerimaan siswa, pembinaan selama siswa
berada di sekolah, sampai dengan siswa menamatkan
pendidikannya melalui penciptaan suasana yang kondusif
terhadap berlangsungnya proses belajar-mengajar yang efektif
(Soetjipto:1999).
B. Kegiatan dalam Administrasi Kesiswaan
a. Penerimaan Siswa
Menurut Soetjipto (1999), penerimaan siswa adalah proses pencatatan
dan layanan kepada siswa yang baru masuk sekolah, setelah mereka
memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan oleh sekolah itu.
Kegiatan yang harus dilakukan dalam penerimaan siswa baru, diantaranya:
1. Membentuk panitia penerimaan siswa baru
2. Penetapan daya tampung
3. Penetapan persyaratan calon
Persyaratan administratif
STTB
Surat keterangan kelahiran
Surat keterangan kesehatan
Mengisi formulir pendaftaran
Pas photo
Biaya pendaftaran
Dan lain sebagainya, tergantung sekolah yang bersangkutan
Persyaratan akademik
Persyaratan ini berkenaan dengan kualitas dari para calon siswa.
4. Seleksi calon
5. Mengumumkan hasil tes
b. Pembinaan Siswa
Pembinaan siswa adalah kegiatan pemberian layanan kepada siswa
di suatu lembaga pendidikan.
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka pembinaan siswa,
diantaranya:
1. Orientasi siswa baru
Perkenalan
Penjelasan tata tertib sekolah
Penjelasan tentang fasilitas sekolah
2. Pengaturan kehadiran siswa
Papan absensi harian siswa (per kelas dan per sekolah)
Buku absensi harian siswa
Rekapitulasi absensi siswa
3. Pencatatan siswa di kelas
Pencatatan siswa di kelas perlu dilakukan dalam rangka
pembinaan siswa di kelas. Pencatatan yang dimaksud dapat berupa:
Daftar siswa di kelas
Grafik prestasi belajar
Daftar kegiatan siswa
4. Pembinaan disiplin siswa
Teknik yang digunakan untuk mendisiplinkan siswa, yaitu:
Teknik yang bersifat otoriter
Teknik yang bersifat permisif
Teknik yang bersifat demokratis
5. Tata tertib sekolah
Tata tertib sekolah merupakan salah satu alat yang dapat
digunakan oleh kepala sekolah untuk melatih siswa agar dapat
mempraktekkan disiplin di sekolah (Soetjipto:1999)
Disiplin siswa di sekolah dipraktekkan dengan cara pemberian
ganjaran atau hukuman.
6. Promosi dan mutasi
Promosi adalah perpindahan siswa ke tingkatan kelas yang lebih
tinggi dari sebelumnya. Beberapa prinsip dasar yang harus
diperhatikan dalam pelaksanaan promosi adalah sebagai berikut:
 Promosi harus dilaksanakan atas dasar pertimbangan keadaan
siswa secara pribadi
 Promosi harus mempertimbangkan aspek kognitif, afektif, dan
psikomotor yang dicapai siswa
 Promosi harus mempertimbangkan laju perkembangan prestasi
yang dicapai siswa
 Promosi harus mempertimbangkan mata pelajaran-mata
pelajaran yang akan ditempuh siswa di kelas yang lebih tinggi.
Mutasi adalah perpindahan siswa dari satu sekolah ke sekolah lain
dikarenakan alasan-alasan tertentu.
C. Tamat Belajar
Siswa akan mendapatkan surat tanda tamat belajar dari kepala
sekolah apabila sudah menamatkan semua mata pelajaran atau sudah
menempuh kurikulum sekolah dengan memuaskan.
C. Peranan Guru dalam Administrasi Kesiswaan
Soetjipto (1999:165) membagi peranan guru menjadi lima yaitu:
1. Dalam penerimaan siswa, para guru dilibatkan untuk ambil bagian.
2. Dalam masa orientasi, tugas guru membuat agar para siswa cepat
beradaptasi.
3. Pengaturan siswa dikelas.
4. Dalam memotivasi siswa, guru harus mampu menciptakan suasana
yang mendukung.
5. Dalam menciptakan disiplin sekolah atau kelas yang baik, peranan
guru sangat penting karena guru dapat menjadi model.
KESIMPULAN
Administrasi kesiswaaan merupakan proses pengurusan hal yang
berkaitan dengan siswa di suatu sekolah mulai dari perencanaan penerimaan
siswa, pembinaan siswa, sampai dengan siswa menamatkan pendidikannya
melalui penciptaan suasana yang kondusif terhadap berlangsungnya proses
belajar-mengajar yang efektif. Didalam administrasi pendidikan terbagi
dalam 3 kegiatan yaitu penerimaan siswa, pembinaan siswa dan tamat belajar.
Dalam melaksanakan kegiatan admistrasi pendidikan guru mempunyai
peranan-peranan yaitu peran dalam masa orientasi, dalam penerimaan siswa,
pengaturan siswa dikelas, dalam memotivasi siswa, dan dalam menciptakan
disiplin sekolah. Dengan hal ini diharapkan semua komponen yang terlibat
didalam administrasi pendidikan dapat melaksanakan fungsinya sebaik
mungkin agar tecapai tujuan pendidikan nasioal.

Administrasi Kesiswaan

  • 1.
    Administrasi Kesiswaan Oleh : KELOMPOK2 1. Harum Maulidya 2. Lauditta Soraya 3. Sri Ayu Fadhilah 4. Sri Marlini
  • 2.
    A. Pengertian AdministrasiKesiswaan Administrasi kesiswaan Merupakan salah-satu kegiatan dalam administrasi pendidikan. Mengapa ada administrasi kesiswaan? Karena siswa merupakan bagian yang terpenting dalam sistem pengelolaan pendidikan di sekolah menengah. TUJUAN Untuk menghasilkan keluaran atau lulusan sekolah yang benar-benar berkualitas.
  • 3.
    Administrasi kesiswaaan merupakanproses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan siswa di suatu sekolah mulai dari perencanaan penerimaan siswa, pembinaan selama siswa berada di sekolah, sampai dengan siswa menamatkan pendidikannya melalui penciptaan suasana yang kondusif terhadap berlangsungnya proses belajar-mengajar yang efektif (Soetjipto:1999).
  • 4.
    B. Kegiatan dalamAdministrasi Kesiswaan a. Penerimaan Siswa Menurut Soetjipto (1999), penerimaan siswa adalah proses pencatatan dan layanan kepada siswa yang baru masuk sekolah, setelah mereka memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan oleh sekolah itu. Kegiatan yang harus dilakukan dalam penerimaan siswa baru, diantaranya: 1. Membentuk panitia penerimaan siswa baru 2. Penetapan daya tampung 3. Penetapan persyaratan calon Persyaratan administratif STTB Surat keterangan kelahiran
  • 5.
    Surat keterangan kesehatan Mengisiformulir pendaftaran Pas photo Biaya pendaftaran Dan lain sebagainya, tergantung sekolah yang bersangkutan Persyaratan akademik Persyaratan ini berkenaan dengan kualitas dari para calon siswa. 4. Seleksi calon 5. Mengumumkan hasil tes
  • 6.
    b. Pembinaan Siswa Pembinaansiswa adalah kegiatan pemberian layanan kepada siswa di suatu lembaga pendidikan. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka pembinaan siswa, diantaranya: 1. Orientasi siswa baru Perkenalan Penjelasan tata tertib sekolah Penjelasan tentang fasilitas sekolah 2. Pengaturan kehadiran siswa Papan absensi harian siswa (per kelas dan per sekolah) Buku absensi harian siswa Rekapitulasi absensi siswa
  • 7.
    3. Pencatatan siswadi kelas Pencatatan siswa di kelas perlu dilakukan dalam rangka pembinaan siswa di kelas. Pencatatan yang dimaksud dapat berupa: Daftar siswa di kelas Grafik prestasi belajar Daftar kegiatan siswa 4. Pembinaan disiplin siswa Teknik yang digunakan untuk mendisiplinkan siswa, yaitu: Teknik yang bersifat otoriter Teknik yang bersifat permisif Teknik yang bersifat demokratis
  • 8.
    5. Tata tertibsekolah Tata tertib sekolah merupakan salah satu alat yang dapat digunakan oleh kepala sekolah untuk melatih siswa agar dapat mempraktekkan disiplin di sekolah (Soetjipto:1999) Disiplin siswa di sekolah dipraktekkan dengan cara pemberian ganjaran atau hukuman. 6. Promosi dan mutasi Promosi adalah perpindahan siswa ke tingkatan kelas yang lebih tinggi dari sebelumnya. Beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan promosi adalah sebagai berikut:  Promosi harus dilaksanakan atas dasar pertimbangan keadaan siswa secara pribadi
  • 9.
     Promosi harusmempertimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor yang dicapai siswa  Promosi harus mempertimbangkan laju perkembangan prestasi yang dicapai siswa  Promosi harus mempertimbangkan mata pelajaran-mata pelajaran yang akan ditempuh siswa di kelas yang lebih tinggi. Mutasi adalah perpindahan siswa dari satu sekolah ke sekolah lain dikarenakan alasan-alasan tertentu.
  • 10.
    C. Tamat Belajar Siswaakan mendapatkan surat tanda tamat belajar dari kepala sekolah apabila sudah menamatkan semua mata pelajaran atau sudah menempuh kurikulum sekolah dengan memuaskan.
  • 11.
    C. Peranan Gurudalam Administrasi Kesiswaan Soetjipto (1999:165) membagi peranan guru menjadi lima yaitu: 1. Dalam penerimaan siswa, para guru dilibatkan untuk ambil bagian. 2. Dalam masa orientasi, tugas guru membuat agar para siswa cepat beradaptasi. 3. Pengaturan siswa dikelas. 4. Dalam memotivasi siswa, guru harus mampu menciptakan suasana yang mendukung. 5. Dalam menciptakan disiplin sekolah atau kelas yang baik, peranan guru sangat penting karena guru dapat menjadi model.
  • 12.
    KESIMPULAN Administrasi kesiswaaan merupakanproses pengurusan hal yang berkaitan dengan siswa di suatu sekolah mulai dari perencanaan penerimaan siswa, pembinaan siswa, sampai dengan siswa menamatkan pendidikannya melalui penciptaan suasana yang kondusif terhadap berlangsungnya proses belajar-mengajar yang efektif. Didalam administrasi pendidikan terbagi dalam 3 kegiatan yaitu penerimaan siswa, pembinaan siswa dan tamat belajar. Dalam melaksanakan kegiatan admistrasi pendidikan guru mempunyai peranan-peranan yaitu peran dalam masa orientasi, dalam penerimaan siswa, pengaturan siswa dikelas, dalam memotivasi siswa, dan dalam menciptakan disiplin sekolah. Dengan hal ini diharapkan semua komponen yang terlibat didalam administrasi pendidikan dapat melaksanakan fungsinya sebaik mungkin agar tecapai tujuan pendidikan nasioal.