Tanaman karet, berasal dari Hevea brasiliensis, merupakan sumber utama karet alam dunia, dengan 93% produksinya berasal dari Asia, terutama Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Karet alam memiliki sifat elastisitas yang tinggi dan ketahanan terhadap keretakan, sementara karet sintetis lebih tahan terhadap zat kimia dan lebih stabil harganya. Proses pembuatan lateks pekat dan vulkanisasi melibatkan penggunaan berbagai bahan kimia untuk meningkatkan kualitas karet, dengan perhatian terhadap penyimpanan dan pengolahan agar mutu tetap terjaga.