Tugas 1.2.8 Koneksi Antar Materi Modul 1.2
Oleh: Wulaningsih, CGP Angkatan 7 Kab. Bandung Barat
MODEL REFLEKSI 4P
1. Peristiwa
Momen yang paling penting atau menantang atau mencerahkan bagi saya dalam proses
pembelajaran modul 1.1 hingga modul 1.2 adalah momen kolaborasi dengan rekan CGP lain
dalam diskusi kelompok, karena melalui ruang kolaborasi ini saya dapat bertukar pikiran,
saling berbagi tentang pengalaman masing-masing yang berkaitan dengan materi yang sedang
dibahas. Saya juga belajar mengendalikan emosi saat berbeda pendapat dengan rekan lain,
karena perbedaan pendapat membuat kita terbuka menerima sesuatu yang baru, saling
menghargai diantara rekan CGP yang lain. Melalui kolaborasi ini, saya mendapat wawasan
dan pengetahuan baru yang bisa saya adopsi dalam melaksanakan tugas saya sebagai guru di
sekolah. Saya juga belajar menyelesaikan masalah dan menyatukan pendapat sehingga
didapat satu kesepakatan hasil diskusi di ruang kolaborasi.
Kaitan antara modul 1.1 dan 1.2 yang saya fahami adalah bahwa pendidikan menuntun anak
di dalam tumbuh kembangnya sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya. Dalam
proses pendidikan ini, saya sebagai guru yang menuntun anak, harus memiliki nilai-nilai guru
penggerak yaitu berpihak pada murid, mandiri, kolaboratif, reflektif dan inovatif. Selain itu,
saya juga harus berusaha menjalankan peran saya sebagai guru penggerak yaitu menjadi
pemimpin pembelajaran, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi, mewujudkan
kepemimpinan murid dan menggerakkan komunitas praktisi.
2. Perasaaan
Saat momen itu terjadi, saya merasa seperti membuka jendela di kamar, sehingga udara dapat
masuk dan membuat suasana menjadi segar dan fresh kembali. Begitu banyak pengalaman
dan wawasan dari rekan sejawat yang membuat saya terinspirasi untuk melakukannya di
sekolah. Begitu juga dengan nilai-nilai yang sudah dimiliki oleh rekan CGP lain yang
membuat saya merasa termotivasi dalam penerapan nilai-nilai serta peran saya sebagai guru
penggerak.
3. Pembelajaran
Sebelum momen tersebut terjadi, saya berpikir bahwa kesulitan yang saya hadapi dalam
pembelajaran harus diselesaikan sendiri, tetapi setelah pembelajaran di ruang kolaborasi
sekarang saya berpikir bahwa saya dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan dalam
pembelajaran bisa kita selesaikan dengan berkolaborasi dengan rekan sejawat di sekolah.
4. Penerapan ke depan (Rencana)
Pengembangan diri yang sederhana, konkret dan rutin yang dapat saya lakukan sendiri dari
sekarang, untuk membantu menguatkan nilai-nilai dan peran saya sebagai Guru Penggerak
adalah mulai terbuka dengan rekan sejawat, mulai berdiskusi dan berkolaborasi dengan rekan
untuk membahas hal-hal positif yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Sehingga
nantinya pendidikan dapat lebih maju.

1.2.a.8 Koneksi Antar Materi.docx

  • 1.
    Tugas 1.2.8 KoneksiAntar Materi Modul 1.2 Oleh: Wulaningsih, CGP Angkatan 7 Kab. Bandung Barat MODEL REFLEKSI 4P 1. Peristiwa Momen yang paling penting atau menantang atau mencerahkan bagi saya dalam proses pembelajaran modul 1.1 hingga modul 1.2 adalah momen kolaborasi dengan rekan CGP lain dalam diskusi kelompok, karena melalui ruang kolaborasi ini saya dapat bertukar pikiran, saling berbagi tentang pengalaman masing-masing yang berkaitan dengan materi yang sedang dibahas. Saya juga belajar mengendalikan emosi saat berbeda pendapat dengan rekan lain, karena perbedaan pendapat membuat kita terbuka menerima sesuatu yang baru, saling menghargai diantara rekan CGP yang lain. Melalui kolaborasi ini, saya mendapat wawasan dan pengetahuan baru yang bisa saya adopsi dalam melaksanakan tugas saya sebagai guru di sekolah. Saya juga belajar menyelesaikan masalah dan menyatukan pendapat sehingga didapat satu kesepakatan hasil diskusi di ruang kolaborasi. Kaitan antara modul 1.1 dan 1.2 yang saya fahami adalah bahwa pendidikan menuntun anak di dalam tumbuh kembangnya sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya. Dalam proses pendidikan ini, saya sebagai guru yang menuntun anak, harus memiliki nilai-nilai guru penggerak yaitu berpihak pada murid, mandiri, kolaboratif, reflektif dan inovatif. Selain itu, saya juga harus berusaha menjalankan peran saya sebagai guru penggerak yaitu menjadi pemimpin pembelajaran, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi, mewujudkan kepemimpinan murid dan menggerakkan komunitas praktisi. 2. Perasaaan Saat momen itu terjadi, saya merasa seperti membuka jendela di kamar, sehingga udara dapat masuk dan membuat suasana menjadi segar dan fresh kembali. Begitu banyak pengalaman dan wawasan dari rekan sejawat yang membuat saya terinspirasi untuk melakukannya di sekolah. Begitu juga dengan nilai-nilai yang sudah dimiliki oleh rekan CGP lain yang membuat saya merasa termotivasi dalam penerapan nilai-nilai serta peran saya sebagai guru penggerak.
  • 2.
    3. Pembelajaran Sebelum momentersebut terjadi, saya berpikir bahwa kesulitan yang saya hadapi dalam pembelajaran harus diselesaikan sendiri, tetapi setelah pembelajaran di ruang kolaborasi sekarang saya berpikir bahwa saya dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran bisa kita selesaikan dengan berkolaborasi dengan rekan sejawat di sekolah. 4. Penerapan ke depan (Rencana) Pengembangan diri yang sederhana, konkret dan rutin yang dapat saya lakukan sendiri dari sekarang, untuk membantu menguatkan nilai-nilai dan peran saya sebagai Guru Penggerak adalah mulai terbuka dengan rekan sejawat, mulai berdiskusi dan berkolaborasi dengan rekan untuk membahas hal-hal positif yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Sehingga nantinya pendidikan dapat lebih maju.