BAB II PEMADATAN TANAH
   Adhi Muhtadi, ST, SE, MSi.
Pemadatan:
• Bertambahnya berat vol kering oleh beban
  dinamis shg butir-2 tanah akan merapat &
  Mengurangi rongga udara
• Yaitu usaha secara mekanik agar butir-butir
  tanah merapat. Volume tanah akan
  berkurang. Volume pori berkurang namun
  volume butir tidak berubah. Hal ini bisa
  dilakukan dengan cara menggilas atau
  menumbuk.
Maksud pemadatan:
• Memperbaiki kuat geser tanah yaitu
  menaikkan nilai θ dan C (memperkuat tanah).
• Mengurangi kompresibilitas yaitu mengurangi
  penurunan oleh beban
• Mengurangi permeabilitas yaitu mengurangi
  nilai k
• Mengurangi perubahan vol akibat perub kadar
  air
• Mengurangi sifat kembang susut tanah
  (lempung)
Pemadatan tanah biasanya digunakan pada:

•   pembuatan bendung,
•   jalan raya,
•   lapangan terbang
•   dasar pondasi dsb
Maksud tsb dpt tercapai bila:
•   Pemilihan bahan timbunan
•   Cara pemadatan
                               SESUAI
•   Pemilihan mesin pemadat
•   Jumlah lintasan
Tanah granuler
• Paling mudah penanganannya utk pek
  lapangan
• Kuat gesernya tinggi
• Perub vol sedikit settelah dipadatkan
• Permeabilitas tinggi
Tanah lanau
•   Umumnya stabil
•   Kuat geser cukup tinggi
•   Sedikit berubah vol
•   Sangat sulit dipadatkan bila basah, krn
    permeabilitas rendah
Tanah lempung:
• Lempung padat, permeabilitasnya rendah
• Tanah tdk dpt dipadatkan dgn baik pd waktu
  sgt basah/jenuh
• Air sulit mengalir ke luar dari rongga lempung
• Butiran sulit merapat satu sama lain
Konsolidasi tanah:
• Pengurangan pelan2 vol pori yg berakibat
  bertambahnya berat vol kering akibat beban
  statis yg bekerja dlm periode ttt
Berat Vol Kering:          Derajat Jenuh Air:



• Ukuran kepadatan : gk (berat vol kering)
• Makin padat suatu tanah maka nilai γk akan
  smakin naik
• Kadar air optimum (w opt) kadar air saat berat vol
   kering mencapai maksimum (γd mak)
• Hasil pemadatan tanah dipengaruhi oleh: tenaga
   pemadatan dan kadar air tanah
• Tenaga pemadatan ditentukan oleh: berat mesin
   gilas, banyaknya lintasan penggilasan, tebal lapisan
Pengaruh kadar air tanah
 Tanah kohesif kering merupakan bongkah-
  bongkah yang sukar dipadatkan.
 Jika disiram air menjadi Iunak dan lebih
  mudah dipadatkan, tapi makin besar kadar air
  tanah makin membatasi kepadatan yang
  dapat dicapai.
• Yang dapat berkurang hanya udara, jika volume air
  lebih besar maka kepadatan maksimum berkurang.
• Tanah kenyang air tidak dapat dipadatkan. Pada
  dasarnya, makin basah tanah makin mudah
  dipadatkan.
• Karena air berfungsi sebagai pelumas agar butir-butir
  tanah mudah merapat. Tapi kadar air yang
  berlebihan akan mengurangi hasil pemadatan yang
  dapat dicapai.
• Pada pemadatan suatu tanah dengan tenaga
  pemadatan tertentu akan menghasilkan pemadatan
  terbesar.
• Kadar air terbaik tersebut disebut kadar air
  optimum = Optimum moisture Content = ONC
  = w opt
• Kepadatan terbesar=berat volume kering
  maksimum=Maksimum Dry Density=MDD =
  γk maks
Percobaan Proctor
Bdsk besarnya pemadatan ada 2 cara :
• Cara standar
• Cara berat (modifikasi)
Tujuan: Mencari OMC/w opt dan MDD/ γk maks
  suatu tanah yang dipadatkan dengan cara
  tertentu. OMC dan MDD diperoleh melalui
  grafik hubungan antara kadar air (w) dan yk
  dari hasil pemadatan.
• γd = γb / (1+w)
Cara Standar:
• Cara modifikasi digunakan pada pekerjaan-
  pekerjaan lapangan terbang dan jalan raya.
• Untuk pekerjaan lain misalnya bendungan,
  tanggul saluran, pekerjaan pondasi biasanya
  dengan cara standar.
Catatan:
• Perkiraan nilai OMC dan MDD (standar) adl
• OMC : 5% (tanah butir kasar) s/d 35%
  (lempung plastis), umumnya 15% sampai 25%.
  MDD : 9.6 (tanah organik) s/d 23.2 (tanah
  butir kasar well graded) Tanah biasa 12 s/d 16.
Faktor2 yg mempengaruhi hasil
             pemadatan:
• Pengaruh macam tanah
• Pengaruh usaha pemadatan
Pengaruh macam tanah:
• Distribusi ukuran butir       berpengaruh pd
• Bentuk butiran                berat vol maks &
• Berat jenis                   kadar air opt
• Macam mineral lempung
Lihat gbr 2.5 kurva hasil uji pemadatan pd
  berbagai jenis tanah (ASTM D-698)
Pengaruh Usaha Pemadatan
• Energi pemadatan per vol satuan (E) :
• E = Nb . Nl . W . H
           V
Dimana:
Nb = juml pukulan per lapisan
Nl = jumlah lapisan
W = berat pemukul
H = tinggi jatuh pemukul
Cara Balon Karet
Latihan Soal:
• Kerjakan di rumah tiap2 individu dengan
  menggunakan format MS Excel contoh soal,
  2.2 (hal:104-106, Hardiyatmo)
• Pahami penyelesaiannya dan akan
  dilaksanakan diskusi minggu depan
• Selamat mengerjakan
Adhi Muhtadi, ST,SE,MSi.



SELESAI

05 pemadatan tanah

  • 1.
    BAB II PEMADATANTANAH Adhi Muhtadi, ST, SE, MSi.
  • 2.
    Pemadatan: • Bertambahnya beratvol kering oleh beban dinamis shg butir-2 tanah akan merapat & Mengurangi rongga udara • Yaitu usaha secara mekanik agar butir-butir tanah merapat. Volume tanah akan berkurang. Volume pori berkurang namun volume butir tidak berubah. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menggilas atau menumbuk.
  • 3.
    Maksud pemadatan: • Memperbaikikuat geser tanah yaitu menaikkan nilai θ dan C (memperkuat tanah). • Mengurangi kompresibilitas yaitu mengurangi penurunan oleh beban • Mengurangi permeabilitas yaitu mengurangi nilai k • Mengurangi perubahan vol akibat perub kadar air • Mengurangi sifat kembang susut tanah (lempung)
  • 4.
    Pemadatan tanah biasanyadigunakan pada: • pembuatan bendung, • jalan raya, • lapangan terbang • dasar pondasi dsb
  • 5.
    Maksud tsb dpttercapai bila: • Pemilihan bahan timbunan • Cara pemadatan SESUAI • Pemilihan mesin pemadat • Jumlah lintasan
  • 6.
    Tanah granuler • Palingmudah penanganannya utk pek lapangan • Kuat gesernya tinggi • Perub vol sedikit settelah dipadatkan • Permeabilitas tinggi
  • 7.
    Tanah lanau • Umumnya stabil • Kuat geser cukup tinggi • Sedikit berubah vol • Sangat sulit dipadatkan bila basah, krn permeabilitas rendah
  • 8.
    Tanah lempung: • Lempungpadat, permeabilitasnya rendah • Tanah tdk dpt dipadatkan dgn baik pd waktu sgt basah/jenuh • Air sulit mengalir ke luar dari rongga lempung • Butiran sulit merapat satu sama lain
  • 9.
    Konsolidasi tanah: • Penguranganpelan2 vol pori yg berakibat bertambahnya berat vol kering akibat beban statis yg bekerja dlm periode ttt
  • 10.
    Berat Vol Kering: Derajat Jenuh Air: • Ukuran kepadatan : gk (berat vol kering) • Makin padat suatu tanah maka nilai γk akan smakin naik • Kadar air optimum (w opt) kadar air saat berat vol kering mencapai maksimum (γd mak) • Hasil pemadatan tanah dipengaruhi oleh: tenaga pemadatan dan kadar air tanah • Tenaga pemadatan ditentukan oleh: berat mesin gilas, banyaknya lintasan penggilasan, tebal lapisan
  • 11.
    Pengaruh kadar airtanah  Tanah kohesif kering merupakan bongkah- bongkah yang sukar dipadatkan.  Jika disiram air menjadi Iunak dan lebih mudah dipadatkan, tapi makin besar kadar air tanah makin membatasi kepadatan yang dapat dicapai.
  • 12.
    • Yang dapatberkurang hanya udara, jika volume air lebih besar maka kepadatan maksimum berkurang. • Tanah kenyang air tidak dapat dipadatkan. Pada dasarnya, makin basah tanah makin mudah dipadatkan. • Karena air berfungsi sebagai pelumas agar butir-butir tanah mudah merapat. Tapi kadar air yang berlebihan akan mengurangi hasil pemadatan yang dapat dicapai. • Pada pemadatan suatu tanah dengan tenaga pemadatan tertentu akan menghasilkan pemadatan terbesar.
  • 13.
    • Kadar airterbaik tersebut disebut kadar air optimum = Optimum moisture Content = ONC = w opt • Kepadatan terbesar=berat volume kering maksimum=Maksimum Dry Density=MDD = γk maks
  • 14.
    Percobaan Proctor Bdsk besarnyapemadatan ada 2 cara : • Cara standar • Cara berat (modifikasi) Tujuan: Mencari OMC/w opt dan MDD/ γk maks suatu tanah yang dipadatkan dengan cara tertentu. OMC dan MDD diperoleh melalui grafik hubungan antara kadar air (w) dan yk dari hasil pemadatan. • γd = γb / (1+w)
  • 15.
  • 19.
    • Cara modifikasidigunakan pada pekerjaan- pekerjaan lapangan terbang dan jalan raya. • Untuk pekerjaan lain misalnya bendungan, tanggul saluran, pekerjaan pondasi biasanya dengan cara standar. Catatan: • Perkiraan nilai OMC dan MDD (standar) adl • OMC : 5% (tanah butir kasar) s/d 35% (lempung plastis), umumnya 15% sampai 25%. MDD : 9.6 (tanah organik) s/d 23.2 (tanah butir kasar well graded) Tanah biasa 12 s/d 16.
  • 20.
    Faktor2 yg mempengaruhihasil pemadatan: • Pengaruh macam tanah • Pengaruh usaha pemadatan Pengaruh macam tanah: • Distribusi ukuran butir berpengaruh pd • Bentuk butiran berat vol maks & • Berat jenis kadar air opt • Macam mineral lempung Lihat gbr 2.5 kurva hasil uji pemadatan pd berbagai jenis tanah (ASTM D-698)
  • 21.
    Pengaruh Usaha Pemadatan •Energi pemadatan per vol satuan (E) : • E = Nb . Nl . W . H V Dimana: Nb = juml pukulan per lapisan Nl = jumlah lapisan W = berat pemukul H = tinggi jatuh pemukul
  • 28.
  • 30.
    Latihan Soal: • Kerjakandi rumah tiap2 individu dengan menggunakan format MS Excel contoh soal, 2.2 (hal:104-106, Hardiyatmo) • Pahami penyelesaiannya dan akan dilaksanakan diskusi minggu depan • Selamat mengerjakan
  • 31.