Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
1. Mengapa perlu pengembangan kurikulum? 
Agar peserta didik menjadi : 
a. Manusia berkualitas yang mampu dan proaktif men...
- Meniadakan materi yang tidak esensial / tidak relevan bagi peserta didik 
- Mempertahankan materi yang sesuai kebutuhan ...
diamati 
(dimulai dari pertanyaan 
faktual sampai ke pertanyaan 
yang bersifat hipotetik) 
untuk hidup cerdas dan 
belajar...
media lainnya mengungkapkan 
pendapat dengan singkat 
dan jelas, dan 
mengembangkan 
kemampuan berbahasa 
yang baik dan be...
Tematik untuk kelas I – 
III [belum integratif] 
Tematik Integratif untuk Kelas 
I – VI 
SD 
TIK adalah mata 
pelajaran se...
b. Discovery Learning 
Model pembelajaran discovery learning dilakukan dengan beberapa langkah 
pembelajaran yaitu persiap...
4. Ulangan Harian 
Waktu: Sesuai rencana 
5. UTS/UAS 
Waktu: Semesteran 
b. Oleh sekolah : 
1. Ujian Tingkat Kompetensi (U...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

workshop implementasi kurikulum 2013 ekonomi sma

787 views

Published on

tugas workshop implementasi kurikulum 2013 ekonomi sma

Published in: Education
  • Be the first to comment

workshop implementasi kurikulum 2013 ekonomi sma

  1. 1. 1. Mengapa perlu pengembangan kurikulum? Agar peserta didik menjadi : a. Manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah b. Manusia terdidik yang berimandan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri c. Warga negara yang d emokratis, bertanggungjawab Adapun alasan-alasan tersebut dilatarbelakangi oleh : a. Tantangan internal - Pemenuhan 8 standar : pengelolaan, biaya, sarpras, pendidik & tendik, isi, proses penilaian, SKL - Perkembangan penduduk dari pertumbuhan penduduk usia produktif yang dituntut terampil dan kompeten b. Tantangan eksternal - Tantangan masa depan : globalisasi, kemajuan TI - Kompetensi masa depan : komunikasi, kritis, Warganegara bertanggungjawab, toleran, kesiapan kerja - Persepsi masyarakat yang menitikberatkan pada kognitif kurang berkarakter - Perkembangan pedagogi : neurologi, psikologi, - Fenomena negatif : perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan UN c. Penyempurnaan pola pikir - Berpusat pada guru menuju berpusat pada siswa - Satu arah menuju interaktif - Isolasi menuju lingkungan jejaring - Pasif menuju aktif menyelidiki - Abstrak menuju di nyata - Pribadi menuju tim - Rasa tunggal menuju stimulasi ke segala penjuru - Alat tunggal menjadi alat multimedia - Hubungan satu arah menuju kooperatif - Produksi masa menjadi kebutuhan pelanggan - Usaha sadar tunggal menuju jamak - Satu pengetahuan menuju pengatahuan disiplin jamak - Kontrol terpusat menuju otonomi dan kepercayaan - Pemikiran faktual menuju kritis - Penyampaian pengetahuan menuju pertukaran pengetahuan d. Penguatan tata kelola kurikulum Kesempatan guru mengembangkan proses pembelajaran tanpa harus dibebani silabus e. Pendalaman dan perluasan materi
  2. 2. - Meniadakan materi yang tidak esensial / tidak relevan bagi peserta didik - Mempertahankan materi yang sesuai kebutuhan peserta didik - Menambahkan materi yang dianggap penting dalam perbandingan internasional 2. Apa saja elemen perubahan kurikulum 2013 ? a. Standar kompetensi lulusan b. Standar isi c. Standar proses d. Standar penilaian 3. Bagaimana strategi implementasi kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran ? Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik / pendekatan ilmiah yang memiliki langkah-langkah sebagai berikut : a. Mengamati b. Menanya c. Mengumpulkan informasi d. Mengasosiasi e. Mengkomunikasikan LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Mengamati Membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat) Melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi Menanya Mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang Mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
  3. 3. diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat Mengumpulkan informasi/ eksperimen - melakukan eksperimen - membaca sumber lain selain buku teks - mengamati objek/ kejadian/ - aktivitas - wawancara dengan nara sumber Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat. Mengasosiasika n/ mengolah informasi - mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan /eksperimen mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi. - Pengolahan informasi yang dikumpulkan dari yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan Mengkomunikas ikan - Menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau Mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
  4. 4. media lainnya mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. 4. Apa perbedaan kompetensi peserta didik pada kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 ? KTSP 2006 Kurikulum 2013 Ket Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi [sikap, keterampilan, pengetahuan] Semua Jenjang Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas Semua Jenjang Bahasa Indonesia sejajar dengan mapel lain Bahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain [sikap dan keterampilan berbahasa} SD Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbeda Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama [s aintifik] melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar,.... Semua Jenjang Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisah [separated curriculum] Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lain [cross curriculum atau integrated curriculum] SD Konten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya SD
  5. 5. Tematik untuk kelas I – III [belum integratif] Tematik Integratif untuk Kelas I – VI SD TIK adalah mata pelajaran sendiri TIK merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain SMP Bahasa Indonesia sebagai pengetahuan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge SMP/ SMA/SMK Untuk SMA, ada penjurusan sejak kelas XI Tidak ada penjurusan di SMA. Ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat SMA/SMK SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensi SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap. SMA/SMK Penjurusan di SMK sangat detil [sampai keahlian] Penjurusan di SMK tidak terlalu detil [sampai bidang studi], didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman SMA/SMK 5. Bagaimana pendekatan dan model-model pembelajaran dalam kurikulum 2013 ? a. Project Based Learning Model pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai media. Guru menugaskan siswa untuk melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Demikian intisari dari artikel tentang model-model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013. Model pembelajaran merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh guru. Oleh karena guru merupakan ujung tombak pelaksana pembelajaran di kelas. Di sanalah, kreativitas guru sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran.
  6. 6. b. Discovery Learning Model pembelajaran discovery learning dilakukan dengan beberapa langkah pembelajaran yaitu persiapan, pelaksanaan (kegiatan inti), dan penilaian. Pada kegiatan inti yaitu pelaksanaan pembelajaran model pembelajaran discovery learning dilakukan hal-hal berikut. 1) pemberian stimulasi/rangsangan, 2) pernyataan/identifikasi masalah, 3) pengumpulan data, 4) pengolahan data, 5) verifikasi/pembuktian dan 6) menarik kesimpulan/generalisasi. Tahapan penilaian tentu dilakukan model authentic assesment c. Problem Based Learning Problem based learning adalah, metode mengajar yang menggunakan masalah yang nyata, melalui masalah itu, terjadilah proses belajar siswa. Mereka akan belajar berbagai hal termasuk ingatan (kognitif) maupun keterampilan berpikir kritis. Problem based learning adalah metode mengajar dengan fokus pemecahan masalah yang nyata, kerja kelompok, umpan balik, diskusi, dan laporan akhir. 6. Bagaimana penilaian pembelajaran dalam kurikulum 2013 ? Teknik penilaian : a. Sikap - Observasi - Penilaian diri - Penilaian antar peserta didik - Jurnal b. Pengetahuan - Tes tulis - Tes lisan - Penugasan c. Keterampilan - Tes praktik - Proyek - Portofolio Penilaian berdasarkan pihak penilainya : a. Oleh pendidik : 1. Autentik Waktu: terus menerus 2. Jurnal Waktu: terus menerus 3. Penilaian Proyek Waktu: Akhir bab/Tema
  7. 7. 4. Ulangan Harian Waktu: Sesuai rencana 5. UTS/UAS Waktu: Semesteran b. Oleh sekolah : 1. Ujian Tingkat Kompetensi (UTK) Waktu: SMA di akhir kelas XI 2. Ujian Sekolah Waktu: Akhir jenjang sekolah c. Oleh Peserta didik : 1. Penilaian Diri Waktu: Sebelum ulangan harian 2. Penilaian antar teman Waktu : sesuai rencana d. Oleh Pemerintah : 1. Ujian Mutu Tingkat Kompetensi Waktu: SMA di akhir kelas XI 2. Ujian Nasional (UN) Waktu: Akhir jenjang sekolah Prinsip Penilaian : a. Obyektif b. Terpadu c. Menyatu dengan kegiatan pembelajaran dan berkesinambungan d. Ekonomis e. Transparan f. Akuntabel g. Edukatif Karakter penilaian : a. Belajar tuntas b. Otentik c. Berkesinambungan d. Berdasarkan acuan kriteria e. Menggunakan teknik penilaian yang bervariasi Ruang lingkup penilaian : kognitif, afektif, psikomotorik secara berimbang

×