16-Cost and Benefit Analysis

Loading...

Flash Player 9 (or above) is needed to view presentations.
We have detected that you do not have it on your computer. To install it, go here.

4 comments

Comments 1 - 4 of 4 previous next Post a comment

  • + kusumataruwana kusumataruwana 7 months ago
    terima kasih. semoga bermanfaat...
  • + guest37e9916 guest37e9916 9 months ago
    Halo mas wahyu..ini aku Aldo jayapura di biro keuangan masih inget ga?? gmana kbar? skrg dmana neh?/
  • + guest4e8cc guest4e8cc 10 months ago
    good command
  • + guest4e8cc guest4e8cc 10 months ago
    good presentation
Post a comment
Embed Video
Edit your comment Cancel

Favorites, Groups & Events

16-Cost and Benefit Analysis - Presentation Transcript

  1. Analisis Kelayakan Proyek Dr. Fahmy Radhi, MBA. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada
  2. Kebijakan Publik
    • Perlukah membangun rumah sakit baru?
    • Membangun bandara atau menambah rail kereta api?
    • Merubah area perkotaan menjadi perumahan atau tetap sebagai lahan pertanian?
    • Membangun generator listrik dari tenaga uap, air, batu bara atau tenaga matahari?
  3. Tahapan Analisis
    • Identifikasi kebutuhan masyarakat
    • Evaluasi dengan arah pembangunan
    • Screening awal ide proyek
    • Analisis Kelayakan: Analisis pasar, teknikal, dan finansial
    • Rekomendasi hasil analisis (layak/tdk.layak)
    • Penyusunan proposal
  4. Analisis Evaluasi Proyek
    • Metode untuk menilai manfaat dan biaya dari berbagai alternatif kebijakan publik.
    • Manfaat dan biaya diukur berdasar nilai ekonomis dari sudut pandang masyarakat luas (social benefit) .
    • Analisis biaya-manfaat harus sejalan dengan prioritas pembangunan nasional/daerah.
    • Social benefit berbeda dengan private benefit .
  5. Prioritas Pembangunan
    • Mendorong pemerataan pendapatan.
    • Contoh proyek: mengembangkan UKM
    • Pengurangan pengangguran.
    • Jenis proyek: proyek-proyek padat karya
    • Stabilisasi nilai tukar valas.
    • Jenis proyek: proyek berorientasi ekspor.
  6. Pengukuran Biaya-Manfaat
    • Menggunakan harga pasar.
    • Jika produk/jasa yang dihasilkan ditransaksikan di pasar dan harga ditetapkan oleh transaksi pasar.
    • Tanpa menggunakan harga pasar.
    • Shadow price digunakan jika tidak tersedia harga pasar atau terjadi distorsi terhadap harga pasar. Misal, pajak, tarif dan subsidi.
    • Analisis Pasar
    • Analisis Teknikal
    • Analisis Keuangan
    Aspek Analisis
  7. Analisis Pasar
    • Deskripsi pasar: area pemasaran, metode transportasi produk, saluran distribusi.
    • Kondisi permintaan: siapa konsumen utama produk, jumlah dan nilai konsumsi.
    • Proyeksi permintaan masa depan.
    • Kondisi persaingan: strategi harga, jumlah pesaing, program promosi dan iklan.
  8. Analisis Teknikal
    • Menilai apakah secara teknis proyek memang benar-benar dapat diimplementasikan.
    • Menilai berbagai alternatif pilihan teknologi, infrastruktur, ecology , metode produksi, ketersediaan SDM dll.
  9. Alat Analisis Keuangan
    • Average Rate of Return (ARR)
    • Net Present Value (NPV)
    • Internal Rate of Return (IRR)
    • Profitability Index (PI)
    • Payback Period (PP)
  10. Average Rate of Return
    • Mengukur rata-rata tingkat keuntungan investasi.
    • Misal, investasi proyek poliklinik baru
    • - Aktiva tetap : Rp 800 juta, umur 8 thn.
    • - Modal kerja : Rp 200 juta
    • - Penghasilan Rp 1.500 juta/thn.
    • - Biaya operasional tunai Rp 1.000 juta
    • - Tarif pajak 35%
  11. lanjutan Pendapatan Rp 1.500jt Biaya -biaya: - Operasional tunai Rp 1.000jt - Penyusutan (Rp 800jt/8) Rp 1.100jt Laba sblm pajak Rp 400jt Pajak (35%) Rp 140jt Laba stlh pajak Rp 260jt
  12. lanjutan
    • Rata-rata dana investasi susut Rp 100jt/thn.
    • Rata-rata dana investasi dalam aktiva tetap
    • = (Rp 800jt + 700 + 600 + 500 + 400 + 300 + 200+ 100 + 0)/9 = Rp 400jt.
    • Total investasi rata-rata = Rp 400jt+Rp200jt.
    • = Rp 600jt.
    • Average Rate of Return = Rp 260 x100%
      • Rp 600
      • = 43,33%
  13. Payback Period (PP)
    • Mengukur seberapa cepat dana investasi bisa kembali.
    • PP = Investasi .
    • Aliran Kas/thn.
    • Kelemahan:
    • - Diabaikannya nilai waktu dari uang.
    • - Diabaikannya aliran kas setelah periode
    • payback.
  14. Contoh Metode Payback
    • Investasi A, nilai Rp 20jt, usia ekonomis 6 thn, aliran kas Rp 8 jt/thn,
    • PP = Rp 20 juta/Rp 8juta per-tahun
    • = 2,5 tahun
    • Kelemahan:
    • - Aliran kas sebesar Rp 8jt/thn dinilai sama pada tahun ke-1, 2…dan 6.
    • - Aliran kas setelah 2,5 thn tdk diperhitungkan.
  15. Net Present Value
    • Menghitung selisih nilai sekarang antara kas keluar (investasi) dengan kas masuk (pendapatan) per tahun.
    • NPV = -Investasi+ Kas thn1 + Kas thn.2 +... Kas thn. n (1+ i ) 1 (1+ i ) 2 (1+ i ) n
    • dimana i adalah suku bunga bank.
    • Proyek dinilai layak jika NPV=positif.
  16. Kasus: NPV Proyek Poliklinik
    • Investasi awal Rp 1.000 juta
    • Aliran kas per-tahun Rp 360 juta
    • Terminal cash flow Rp 200 juta
    • Usia proyek 8 tahun, suku bunga 25%
    • Apakah proyek layak?
  17. lanjutan
    • NPV = -1.000jt + 360jt + 360jt + 360jt … (360+200jt) (1,25) 1 (1,25) 2 (1,25) 3 (1,25) 8
    • NPV = -1.000jt + 1.232,04 jt
    • = + 232,04 juta
    • Nilai sekarang penerimaaan kas lebih besar dari nilai investasi (proyek diterima).
  18. Internal Rate of Return (IRR)
    • Menghitung nilai tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan penerimaan kas bersih di masa datang.
    • Investasi = Kas thn1 + Kas thn.2 +… Kas thn. n (1+ IRR) 1 (1+ IRR) 2 (1+IRR i ) n
    • Proyek dinilai layak jika:
    • IRR > tingkat keuntungan yang disyaratkan.
  19. Kasus: IRR Proyek Poliklinik
    • Investasi awal Rp 1.000 juta
    • Aliran kas per-tahun Rp 360 juta
    • Terminal cash flow Rp 200 juta
    • Usia proyek 8 tahun, suku bunga bank 25%
    • Apakah proyek layak?
  20. lanjutan
    • 1.000jt = 360jt + 360jt + 360jt … (360+200jt) (1+IRR) 1 (1+IRR) 2 (1+IRR) 3 (1+IRR) 8
    • Dengan metode trial and error , dilanjutkan dengan interpolasi diperoleh IRR=33%
    • IRR=33% (lebih tinggi dari tingkat bunga 25%)
    • Rekomendasi: Proyek diterima.
  21. Profitability Index (PI)
    • Perbandingan antara nilai sekarang penerimaan kas masa datang dengan nilai sekarang investasi.
    • PI = PV Kas Masuk thn. 1 sampai thn. n
    • Investasi
    • Proyek diterima jika PI > 1 (hal ini berarti bahwa NPV kas masuk > NPV Investasi)
  22. Kasus: PI Proyek Poliklinik
    • Investasi awal Rp 1.000 juta
    • Aliran kas per-tahun Rp 360 juta
    • Terminal cash flow Rp 200 juta
    • Usia proyek 8 tahun, suku bunga 25%
    • Apakah proyek layak?
  23. lanjutan
    • NPV Kas Masuk =
    • 360jt + 360jt + 360jt … (360+200jt) (1,25%) 1 (1,25%) 2 (1,25%) 3 (1,25%) 8
    • NPV Kas Masuk = 1.232,04 juta.
    • PI = NPV Kas Masuk/Investasi
    • = 1.232,04 jt/1.000jt.
    • = 1,232
    • Rekomendasi: Proyek diterima.
  24. Pendanaan Proyek
    • Proporsi Hutang dan Modal Sendiri
    • Penekanan pada kontrol proyek atau sharing resiko proyek dgn pemberi pinjaman?
    • Berapa tingkat bunga bank?
    • Apakah tersedia kredit lunak?
    • Perlakuan Pajak
  25. Apakah Faktor Kunci Penilaian Investor?
    • Reputasi dan kinerja perusahaan
    • Karakteristik dan persaingan industri
    • Kualifikasi individu dalam proyek
    • Potensi pertumbuhan pasar
    • Tingkat keuntungan dan resiko proyek
    • Dukungan faktor eksternal (pemerintah daerah, masyarakat, tokoh-tokoh penting).
  26. Studi Kasus: Pengelolaan Sampah Kota
    • Tujuan proyek: peningkatan pendapatan daerah melalui retribusi sampah.
    • Saat ini pendapatan dari retribusi sampah Rp 125 juta/thn (masih jauh di bawah potensi).
    • Data Deskriptif:
      • Jumlah keluarga = 120.902
      • Juml. pedagang pasar = 28.000
      • Tarif sampah rumah tangga = 7.500
      • Tarif sampah pasar = 15.000
  27. lanjutan
    • Siapkan analisis kelayakan pengelolaan sampah kota yang terdiri dari:
      • Analisis teknis: alat-alat yg diperlukan, lokasi dan desain tempat pembuangan akhir (TPA), kelayakan lingkungan TPA, tenaga kerja, dll.
      • Analisis keuangan: sumber modal awal, investasi awal yang diperlukan, biaya beli/sewa alat, biaya perawatan, aliran kas masuk, anggaran gaji, biaya operasional, dll.
      • Pelaksana kegiatan (dikontrakkan swasta atau dikelola Pemda).
  28. Studi Kasus: Pengelolaan Retribusi Parkir
    • Tujuan proyek: peningkatan pendapatan daerah melalui retribusi parkir.
    • Area retribusi: area parkir terminal, parkir taman kota, parkir jalan raya, tempat hiburan.
    • Detail analisis:
      • panjang jalan, daya tampung mobil/motor per-kilometer, % hunian parkir, jumlah tempat hiburan, luas dan daya tampung parkir tempat hiburan, luas parkir taman kota, rasio petugas parkir: kendaraan, frekuensi parkir, gaji dan tunjangan petugas parkir, biaya operasi per-hari.
SlideShare Zeitgeist 2009

+ Wahyu WijanarkoWahyu Wijanarko Nominate

custom

2855 views, 0 favs, 0 embeds more stats

16-Cost and Benefit Analysis

More info about this document

© All Rights Reserved

Go to text version

  • Total Views 2855
    • 2855 on SlideShare
    • 0 from embeds
  • Comments 4
  • Favorites 0
  • Downloads 151
Most viewed embeds

more

All embeds

less

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate. If needed, use the feedback form to let us know more details.

Cancel
File a copyright complaint
Having problems? Go to our helpdesk?

Categories