KESEHATAN DANKESELAMATAN KERJA   DRA. ENNY ZUHNI KHAYATI, M.KES.      DOSEN PENDIDIKAN TEKNIK BUSANA               PTBB FT...
PENGERTIAN KESEHATAN DAN           KESELAMATAN KERJA(K3)• Kesehatan Kerja adalah: Suatu usaha-usaha pencegahan ( Preventif...
Keselamatan Kerja adalah: Keselamatan yang berhubungan denganmesin, alat kerja, bahan, prosedurpembuatan, landasan tempat ...
PENGERTIAN KEAMANAN• PENGERTIAN AMAN/ SELAMAT ADALAH: KONDISI TIDAK  MUNGKIN ADA MALAPETAKA ( BEBAS DARI BAHAYA)• TINDAKAN...
•   Zaman Purba•   Sebelum dan Setelah Masehi•   Era revolusi industri (abad 18)•   Era industrialisasi•   Era Manajemen  ...
RASIONAL1. Selalu ada resiko kegagalan ( risk of failures ) pada setiap    proses/ aktifitas pekerjaan2.Kecelakaan kerja (...
LANJUTAN RASIONAL5. Efisiensi kerja yang optimal namun tetap memenuhi   syarat Kesehatan dan Keselamata Kerja ( K3 )6. Bes...
LANJUTAN RASIONAL• 9. Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan  Keselamatan Kerja ( KK) di kalangan/ civitas  akademika dan Non aka...
KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Menjelaskan konsep hygiene dan sanitasi di  lingkungan kerjaMenjelaskan konsep kesehatan ke...
Lanjutan kompetensi yang dikembangkan    Menjelaskan Alat Pelindung Diri, serta bahan- bahan     beracun dan berbahaya ( ...
ORIENTASI MATA KULIAH KESEHATAN DAN         KESELAMATAN KERJA MELIPUTI:1. HYGIENE DAN SANITASI2. PERATURAN PERUNDANGAN K33...
INDIKATOR PENCAPAIAN1. TUMBUHNYA MOTIFASI UNTUK BEKERJA SECARA AMAN2. TERCIPTANYA KONDISI KERJA YANG TERTIP AMAN DAN   MEN...
Undang-Undang KetenagaKerjaan• UNDANG-UNDANG No. 14 thn. 1969: “ setiap  tenaga kerja berhak mendapatkan  perlindungan ata...
UU No 1 Tahun 1970 Ttg Kesehatan dan Keselamatan Kerja1. Mencegah dan mengurangi kecelakaan2. Mencegah, mengurangi dan mem...
Lanjutan UU No 1 Tahun 19705. Memberi pertolongan pada kecelakaan6. Memberi alat-alat perlindungan diri pada para   pekerj...
Lanjutan UU No 1 Tahun 19709. Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai10.Menyelenggarakan suhu udara yang baik11.Menyel...
Lanjutan UU No 1 Tahun 197015.Mengamankan dan memlihara segala jenis   bangunan16.Mengamankan dan memperlancar pekerjaan  ...
DASAR- DASAR K3• PADA PRINSIPNYA K3 LEBIH MENEKANKAN PADA:  1. SETIAP PEKERJA BERHAK MEMPEROLEH     JAMINAN ATAS KESELAMAT...
FAKTOR-FAKTOR YANGMEMPENGARUHI(MENGGANGGU )K31. KEBERSIHAN2. KESEHATAN DAN INSTALASI AIR MINUM3. PRODUKTIVITAS KERJA BERBA...
LANJUTAN FAKTOR YANG MENGGANGGU7. BENCANA KEBAKARAN8.GIZI / MAKANAN9. PENERANGAN/CAHAYA , KEBISINGAN /    GADUH , DAN WARN...
FAKTOR-FAKTO YANG BERMANFAAT                BAGI K31.   MUSIK2.   SUHU YANG DAPAT DIATUR3.   PENGATURAN ERGONOMICS4.   PEN...
PENILAIAN                   Dilakukan dengan tes dan non tesPartisipasi aktif               15%Ujian tengah semester    ...
BUKU REFERENSI• Suma’mur. (1984). Higene Perusahaan dan Kesehatan kerja. Jakarta :  Gunung Agung.• Suma’mur. (1989). Kesel...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Materi orientasi dan pengertian k3 mg 1 01

1,898

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,898
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
30
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi orientasi dan pengertian k3 mg 1 01

  1. 1. KESEHATAN DANKESELAMATAN KERJA DRA. ENNY ZUHNI KHAYATI, M.KES. DOSEN PENDIDIKAN TEKNIK BUSANA PTBB FT UNY
  2. 2. PENGERTIAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA(K3)• Kesehatan Kerja adalah: Suatu usaha-usaha pencegahan ( Preventif ) dan pengobatan ( Kuratif ) terhadap penyakit- penyakit atau gangguan-gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pekerja dan lingkungan kerja.
  3. 3. Keselamatan Kerja adalah: Keselamatan yang berhubungan denganmesin, alat kerja, bahan, prosedurpembuatan, landasan tempat kerja,lingkungan kerja, cara-cara melakukanpekerjaan agar terhindar dari kecelakaan, rasaketidak amanan, dan bahaya yang disebabkankelalaian maupun kesengajaan pekerja.
  4. 4. PENGERTIAN KEAMANAN• PENGERTIAN AMAN/ SELAMAT ADALAH: KONDISI TIDAK MUNGKIN ADA MALAPETAKA ( BEBAS DARI BAHAYA)• TINDAKAN TIDAK AMAN ADALAH: SUATU PELANGGARAN TERHADAP PROSEDUR KESELAMATAN YANG MEMBERIKAN PELUANG TERHADAP TERJADINYA KECELAKAAN.• KEADAAN TIDAK AMAN ADALAH: SUATUKEADAAN ATAU KONDISI FISIK YANG DALAM KEADAAN BERBAHAYA YANG DAPAT MENGAKIBATKAN TERJADINYA BAHAYA.
  5. 5. • Zaman Purba• Sebelum dan Setelah Masehi• Era revolusi industri (abad 18)• Era industrialisasi• Era Manajemen Tujuan • Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja • Menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien • Menjamin proses produksi berjalan lancar 5
  6. 6. RASIONAL1. Selalu ada resiko kegagalan ( risk of failures ) pada setiap proses/ aktifitas pekerjaan2.Kecelakaan kerja ( work accident) , sekecil apapun akan mengakibatkan efek kerugian ( loss ),mengganggu proses produksi secara menyeluruh, rusaknya lingkungan kerja, serta berdampak pada masyarakat.3. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka sedapat mungkin dan sedini mungkin gangguan kesehata akibat kerja dan kecelakan kerja harus dicegah/dihilangkan atau setidak- tidaknya dikurangi dampaknya.4. Penanganan masalah K3 di laboratorium, Sekolah Kejuruan dan di sebuah perusahaan harus ditangani secara serius, dan sungguh-sungguh • Enny zuhni khayati,M. Kes.
  7. 7. LANJUTAN RASIONAL5. Efisiensi kerja yang optimal namun tetap memenuhi syarat Kesehatan dan Keselamata Kerja ( K3 )6. Besarnya biaya untuk rehabilitasi kesehatan dan kecelakaan kerja serta dampaknya harus ditekan dengan upaya pencegahan sedini mungkin7. Perlu tindakan yang efisien untuk mengatasi bahaya ( potensi Hazard ) yang timbul di tempat praktek atau tempat kerja.8. Penampilan yang menarik selama bekerja sangat penting, namun harus tetap sehat dan aman agar produktifitas kerja selalu meningkat
  8. 8. LANJUTAN RASIONAL• 9. Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Keselamatan Kerja ( KK) di kalangan/ civitas akademika dan Non akademika di Indonesia belum terekam dengan baik• 10. Penerapan budaya “ SEHAT DAN AMAN DALAM BEKERJA “ masih terus perlu ditingkatkan pelaksanaannya termasuk di sektor laboratorium Pendidikan Teknik Busana.
  9. 9. KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Menjelaskan konsep hygiene dan sanitasi di lingkungan kerjaMenjelaskan konsep kesehatan kerjaMenjelaskan konsep keselamatan kerja Menjelaskan potensi hazard atau penyebab gangguan kesehatan dan kecelakaan di tempat kerja serta upaya penanggulangannya
  10. 10. Lanjutan kompetensi yang dikembangkan  Menjelaskan Alat Pelindung Diri, serta bahan- bahan beracun dan berbahaya ( B3)  Menjelaskan pertolongan pertama pada kecelakaan ( PPPK), serta peningkatan produktifitas kerja sesuai dengan prinsip Ergonomi  Menjelaskan standart penampilan diri di tempat kerja sesuai dengan prosedur kesehatan dan keselamatan Kerja.
  11. 11. ORIENTASI MATA KULIAH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA MELIPUTI:1. HYGIENE DAN SANITASI2. PERATURAN PERUNDANGAN K33. MENGENALI POTENSI HAZARD, ALAT PELINDUNG DIRI, DAN PERTOLONGAN PERTAMAPADA KECELAKAAN4. KESEHATAN KERJA DAN KESELAMATAN KERJA LABORATORIUM MENJAHIT5. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA SESUAI DENGAN PRINSIP ERGONOMI6. PENAMPILAN DIRI PADA SAAT BEKERJA SESUAI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR K3
  12. 12. INDIKATOR PENCAPAIAN1. TUMBUHNYA MOTIFASI UNTUK BEKERJA SECARA AMAN2. TERCIPTANYA KONDISI KERJA YANG TERTIP AMAN DAN MENYENANGKAN3. MENGURANGI TINGKAT KECELAKAAN DI LINGKUNGAN KERJA4. TUMBUHNYA KESADARAN AKAN PENTINGNYA MAKNA KESELAMATAN KERJA DI LINGKUNGAN KERJA5. MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS KERJA6. TUMBUHNYA KESADARAN AKAN PERLUNYA BERPENAMPILAN YANG SESUAI DENGAN STANDART PERSYARATAN K3
  13. 13. Undang-Undang KetenagaKerjaan• UNDANG-UNDANG No. 14 thn. 1969: “ setiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan atau keselamatan, kesehatan, kesusilaan, pemeliha raan moral kerja serta perlakuan yang sesuai dengan martabat manusia dan moral agama”
  14. 14. UU No 1 Tahun 1970 Ttg Kesehatan dan Keselamatan Kerja1. Mencegah dan mengurangi kecelakaan2. Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran3. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan4. Memberi kesempatan atau jalan menyelamtakan diri pada waktu kebakaran atau kejadian-kejadian lain yang berbahaya
  15. 15. Lanjutan UU No 1 Tahun 19705. Memberi pertolongan pada kecelakaan6. Memberi alat-alat perlindungan diri pada para pekerja7. Mencegah dan mengendalikan timbulnya atau menyebar luaskan suhu, kelembaban, debu, kotoran asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar laut atau radiasi, suara, dan getaran8. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja, baik fisik maupun psikis, keracunan, infeksi dan penularan.
  16. 16. Lanjutan UU No 1 Tahun 19709. Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai10.Menyelenggarakan suhu udara yang baik11.Menyelenggarakan penyegaran udara yang cukup12.Memelihara kebersihan, kesehatan, dan ketertiban13.Memperoleh keserasian antara proses kerja14.Mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, binatang, tanaman, atau barang
  17. 17. Lanjutan UU No 1 Tahun 197015.Mengamankan dan memlihara segala jenis bangunan16.Mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar muat, perlakuan dan penyimpanan barang17.Mencegah terkena aliran listrik18.Menyesuaikan dan menyempurnakan pengamatan pada pekerjaan yang bahaya kecelakaannya menjadi bertambah tinggi
  18. 18. DASAR- DASAR K3• PADA PRINSIPNYA K3 LEBIH MENEKANKAN PADA: 1. SETIAP PEKERJA BERHAK MEMPEROLEH JAMINAN ATAS KESELAMATAN KERJA, AGAR TERHINDAR DARI KECELAKAAN 2.SETIAP ORANG YANG BERADA DI TEMPAT KERJA HARUS DIJAMIN KESELAMATANNYA 3. TEMPAT PEKERJAAN DIJAMIN SELALU DALAM KEADAAN AMAN.
  19. 19. FAKTOR-FAKTOR YANGMEMPENGARUHI(MENGGANGGU )K31. KEBERSIHAN2. KESEHATAN DAN INSTALASI AIR MINUM3. PRODUKTIVITAS KERJA BERBASIS ERGONOMICS (ERGONOMICS ADALAH ILMU YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENIINGKATAN PRODUKTIVITAS PEKERJA )4. VENTILASI, PEMANAS DAN PENDINGAIN RUANG5. TEMPAT KERJA, RUANG KERJA DAN, TEMPAT DUDUK6. KECELAKAAN
  20. 20. LANJUTAN FAKTOR YANG MENGGANGGU7. BENCANA KEBAKARAN8.GIZI / MAKANAN9. PENERANGAN/CAHAYA , KEBISINGAN / GADUH , DAN WARNA DI TEMPAT KERJA.10. DEBU,UAP, PARASIT, GAS11. HUBUNGAN KERJA YANG TIDAK SERASI12.BENCANA BANJIR13. BENCANA GEMPA14. TERPELESET KARENA LANTAI YANG LICIN
  21. 21. FAKTOR-FAKTO YANG BERMANFAAT BAGI K31. MUSIK2. SUHU YANG DAPAT DIATUR3. PENGATURAN ERGONOMICS4. PENGATURAN DEKORASI RUANG5. HUBUNGAN KERJA YANG KONDUSIF6. DLL....................
  22. 22. PENILAIAN Dilakukan dengan tes dan non tesPartisipasi aktif 15%Ujian tengah semester 25%Ujian akhir semester 40%Tugas (diskusi, makalah dll) 20% Jumlah 100%
  23. 23. BUKU REFERENSI• Suma’mur. (1984). Higene Perusahaan dan Kesehatan kerja. Jakarta : Gunung Agung.• Suma’mur. (1989). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta : CV Haji Masagung.• Ronald M Scott. (1995). Introduction to Industrial Hygiene. London : Lewis Publisher.• International Labor Office. (1996). Ergonomic Checkpoints. Geneva : International Labor Office.• Rudi Suardi. (2005). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta : penerbit PPM• Achadi Budi Cahyono. (2004). Keselamatan Kerja Bahan Kimia di Industri. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.• Majalah Kesehatan , Perawatan dan Penampilan diri , edisi april 2008• Modul K3 Oleh M. Adam Yerussalem,M.Si. dan Enny Zuhni Khayati ,M.Kes. 2010
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×