Gizi kerja K3

7,297 views

Published on

  • Be the first to comment

Gizi kerja K3

  1. 1. PENGENALAN GIZI KERJA KELOMPOK 71. YESSY AGUSTI TARUKALLO2. SRI SUMARNI3. ALFIAH MUTMAINNAH4. ANGGA ANGRIAWAN5. RISKI MUCHLISHA AWALIA
  2. 2. PENGERTIAN GIZI proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melaluiGIZI proses digesti, absorbsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme, dan pengeluaran zat – zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ – organ serta menghasilkan energi . ( I Dewa Nyoman Supariasa, 2002 )Gizi pada umumnya : mempelajari bagaimana memberikan makanansebaik-baiknya sehingga kesehatan tubuh optimal.
  3. 3. Pengertian Kerja dan Gizi KerjaKERJA Gerak daripada badan dan pikiran sesorang untuk menghasilkan barang atau jasa guna memelihara kelangsungan hidup dan memuaskan kebutuhan.GIZI KERJA nutrisi (zat makanan) yang diperlukan pekerja untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan jenis pekerjaan, sehingga kesehatan dan daya kerja menjadi setinggi- tingginya.
  4. 4. Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Konsumsi Makanan Status Kesehatan Faktor Lingkungan Kerja Lean Body Mass Berat Badan Usia Jenis Kelamin Iklim
  5. 5. PENILAIAN STATUS GIZI IMT IMT atau Body Mass Tubuh (BMI) merupakan alat atau cara yang sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa. Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut :IMT = Berat Badan (kg) Tinggi Badan (m) × Tinggi Badan (m) Dengan kategori ambang batas IMT sebagai berikut:
  6. 6. Seseorang yang kurus dengan kekurangan beratbadan tingkat berat maupun ringan, yaitu IMT <17,0 dan IMT 17,0-18, 4 maka orang tersebut akankurang mampu bekerja keras, sedangkan orangyang gemuk atau kelebihan berat badan , yaitu IMT25,1-27,0 dan IMT > 27,0 maka orang tersebutkurang gesit dan lamban dalam bekerja. Sedangkanorang yang mempunyai berat badan normal denganIMT 18,5-25,0 akan lebih lincah dalam bekerja
  7. 7. TIDAK LANGSUNG1) Survei Konsumsi Makanan Survei konsumsi makanan adalah metode penentuan status gizi secara tidak langsung dengan melihat jumlah dan jenis zat gizi yang dikonsumsi.2) Statistik Vital Pengukuran status gizi dengan statistik vital adalah dengan menganalisis data beberapa statistik kesehatan seperti angka kematian berdasarkan umur, angkakesakitan dan kematian akibat penyebab tertentu dan data lain yang berhubungandengan gizi
  8. 8. KEBUTUHAN KALORI
  9. 9. Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja JENIS KELAMIN STATUS UMUR KESEHATANGANGGUAN MASA KERJA PENDIDIKAN BIOLOGIS
  10. 10. Jenis Kelamin Ukuran dan daya tubuh wanita berbeda dengan pria.Pria lebih sanggup menyelesaikan pekerjaan berat yangbiasanya tidak sedikitpun dapat dikerjakanwanita, kegiatan wanita pada umumnya lebih banyakmembutuhkan ketrampilan tangan dan kurang memerlukantenaga.
  11. 11. UmurKebanyakan kinerja fisik mencapai puncak dalam umurpertengahan 20 dan kemudian menurun denganbertambahnya umur dan akan berkurang sebanyak 20%pada usia 60 tahun (S). Berkurangnya kebutuhan tenagatersebut dikarenakan telah menurunnya kekuatan fisik.
  12. 12. “ Gangguan Biologis Tenaga Kerja Wanita” “Status Kesehatan” Tenaga kerja wanita mempunyai berbagaiSeorang tenaga kerja yang sakit gangguan yangbiasanya kehilangan berhubungan denganproduktivitasnya secara nyata, fungsi kelaminnya yangbahkan tingkat produktivitasnya akan berpengaruhmenjadi nihil sekali. Keadaan terhadap produktivitassakit yang menahun menjadisebab rendahnya produktivitas kerjannya, antara lain:untuk relatif waktu yang panjang. Siklus haid yang tidak teratur, kehamilan, masa nifas, menopause
  13. 13. Pendidikan Masa Kerja Pendidikan danAdalah kurun waktu atau pelatihan membentuklamanya tenaga kerja itu dan menambahbekerja disuatu tempat. pengetahuan danMasa kerja dapat keterampilan tenagamempengaruhi kinerja kerja untuk melakukanbaik positif maupun pekerjaan dengannegatif. Akan aman, selamat dalammemberikan pengaruh waktu yang cepat.positif pada kinerja bila Pendidikan akandengan semakin lamanya mempengaruhi seseorangpersonal semakin dalam cara berfikir danberpengalaman dalam bertindak dalammelaksanakan tugasnya menghadapi pekerjaan
  14. 14. GANGGUAN LINGKUNGAN KERJA Gangguan Lingkungan Fisik : Suhu, Radiasi Kelembaban , Sinar, Suara dan Getaran Gangguan Lingkungan Kimia : Logam, debu, gas, aerosol dan uap/ kabut. Gangguan Lingkungan Biologi : Bakteri, virus, dan parasit.
  15. 15. THANK YOU 

×