Pemberdayaan Masyarakat Desa

24,792 views
24,586 views

Published on

Capacity Building Aparatur Pemerintah Daerah di Grand Majesty Hotel-Batam, 3 Desember 2009

12 Comments
37 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
24,792
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
1,127
Comments
12
Likes
37
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pemberdayaan Masyarakat Desa

  1. 1. BAPPENAS
  2. 2. dadang-solihin.blogspot.com 2
  3. 3. Tentang Narasumber dadang-solihin.blogspot.com 3
  4. 4. Tema Strategi Perencanaan Desa dan Upaya Peningkatan Kapasitas dan KompetensiAparatur Pemberdayaan Masyarakat Desadalam rangka Penguatan Infrastruktur dan Percepatan Pembangunan Pedesaan dadang-solihin.blogspot.com 4
  5. 5. Materi• Pembangunan Perdesaan• Isu dan Masalah Pembangunan Daerah• Pemberdayaan Masyarakat• Pembagian Peranan Stakeholders dalam Pemberdayaan Masyarakat• Arah, Prinsip, Strategi dan Sasaran Pembangunan Perdesaan dalam RPJMN 2010-2014 dan RKP 2010 dadang-solihin.blogspot.com 5
  6. 6. Pembangunan Perdesaan• 82,31% wilayah Indonesia adalah kawasan perdesaan yaitu sejumlah 73.405 desa (Podes 2006)• Sebagian besar penduduk miskin masih berada di perdesaan (23,61 juta jiwa dari 37,17 juta jiwa pada tahun 2007)• Pembangunan perdesaan ditujukan kepada masyarakat perdesaan yang sebagian besar adalah petani miskin dan melibatkan program pengembangan yang komprehensif untuk meningkatkan produktifitas dan kondisi kehidupannya. dadang-solihin.blogspot.com 6
  7. 7. Apa Itu Pembangunan?Pembangunan adalah proses perubahan ke arah kondisi yang lebihbaik melalui upaya yang dilakukan secara terencana. Apa Tujuan Pembangunan? (Todaro: the three objectives of development)1. Peningkatan standar hidup (levels of living) setiap orang, baik pendapatannya, tingkat konsumsi pangan, sandang, papan, pelayanan kesehatan, pendidikan, dll.2. Penciptaan berbagai kondisi yang memungkinkan tumbuhnya rasa percaya diri (self-esteem) setiap orang.3. Peningkatan kebebasan (freedom/democracy) setiap orang. dadang-solihin.blogspot.com 8
  8. 8. How?1. Mengurangi disparitas atau ketimpangan pembangunan  antar daerah  antar sub daerah  antar warga masyarakat (pemerataan dan keadilan).2. Memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.3. Menciptakan atau menambah lapangan kerja.4. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat daerah.5. Mempertahankan atau menjaga kelestarian sumber daya alam agar bermanfaat bagi generasi sekarang dan generasi masa datang (berkelanjutan). dadang-solihin.blogspot.com 9
  9. 9. Tantangan dalam Pembangunan Daerah • Mengurangi Sarana dan Prasarana yang ketimpangan memadai dan • Memberdayakan berkualitas masyarakat • Mengentaskan kemiskinan. • Menambah lapangan kerja. Dunia usaha yg • Menjaga kelestarian kondusif SDA Pemanfaatan sumber daya secara berkualitas Koordinasi yang semakin baik antar stakeholdersPeningkatan kapasitas SDM dadang-solihin.blogspot.com 10
  10. 10. Pembangunan Daerah (1) Pembangunan daerah pada hakekatnya adalah upaya terencana untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah sehingga tercipta suatu kemampuan yang andal dan profesional dalam: • memberikan pelayanan kepada masyarakat, • mengelola sumber daya ekonomi daerah. dadang-solihin.blogspot.com 11
  11. 11. Pembangunan Daerah (2) Pembangunan daerah juga merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat di seluruh daerah sehingga: • tercipta suatu lingkungan yang memungkinkan masyarakat untuk menikmati kualitas kehidupan yang lebih baik, maju, dan tenteram, • memperluas pilihan yang dapat dilakukan masyarakat bagi peningkatan harkat, martabat, dan harga diri. dadang-solihin.blogspot.com 12
  12. 12. Pembangunan Daerah (3)• Pembangunan daerah dilaksanakan melalui penguatan otonomi daerah dan pengelolaan sumber daya yang mengarah pada terwujudnya tata kepemerintahan yang baik (good governance).• Pelaksanaan pembangunan daerah yang baik hanya dapat dilakukan apabila terjadi keseimbangan peran dari tiga pilar, yaitu: pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat. dadang-solihin.blogspot.com 13
  13. 13. Pembangunan Daerah (4)• Pemerintahan (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) memainkan peran yang menjalankan dan menciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif bagi unsur-unsur lain.• Peran dunia usaha swasta adalah mewujudkan penciptaan lapangan kerja dan pendapatan.• Masyarakat berperan dalam penciptaan interaksi sosial, ekonomi dan politik. dadang-solihin.blogspot.com 14
  14. 14. Pergeseran Paradigma: From Government to Governance Government Governance Memberikan hak ekslusif bagi  Persoalan-persoalan publik negara untuk mengatur hal-hal adalah urusan bersama publik, pemerintah, civil society dan Aktor di luarnya hanya dapat dunia usaha sebagai tiga aktor disertakan sejauh negara utama. mengijinkannya. dadang-solihin.blogspot.com 15
  15. 15. Pelaku Pembangunan: Paradigma Governance Interaksi antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat yang bersendikan transparansi, akuntabilitas, partisipatif, dsb. Tenaga Kerja Kontrol Kontrol Dunia Usaha  Pemerintah Masyarakat Swasta Nilai Redistibusi Pertumbuhan Melalui Pelayanan Pasar Apabila sendi-sendi tersebut dipenuhi, maka Governance akan Good. dadang-solihin.blogspot.com 16
  16. 16. Pelaku Pembangunan: Stakeholders STATE CITIZENS Executive organized into: Judiciary Community-based organizations Legislature Non-governmental organizations Professional Associations Public service Religious groups Military Women’s groups Police Media BUSINESS Small / medium / large enterprises Multinational Corporations Financial institutions Stock exchange dadang-solihin.blogspot.com 17
  17. 17. Troikadadang-solihin.blogspot.com 18
  18. 18. Troika: Pola Hubungan antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat Masyarakat, Bangsa, dan Negara Masyarakat VISI PemerintahGood Governance Dunia Usaha dadang-solihin.blogspot.com 19
  19. 19. Perumusan Visi Daerah Stakeholders PEMDA dadang-solihin.blogspot.com 20
  20. 20. Perumusan Visi Daerah Stakeholders PEMDA dadang-solihin.blogspot.com 21
  21. 21. Permasalahan Pembangunan Daerah (1)1. Pembangunan Ekonomi  Meningkatnya pengangguran dan kemiskinan  Menurunnya fungsi intermediasi perbankan untuk mengembangkan sektor riil  Pola persebaran investasi untuk PMA dan PMDN secara nasional belum merata dan menunjukkan ketimpangan yang cukup tinggi antarwilayah2. Pembangunan Sosial  Menurunnya kemampuan pemerintah dalam pelayanan- pelayanan sosial dasar (pendidikan, kesehatan dan gizi). dadang-solihin.blogspot.com 22
  22. 22. Permasalahan Pembangunan Daerah (2)3. Pembangunan Prasarana Wilayah  Terbatasnya tingkat pelayanan jaringan transportasi antar dan intra wilayah.  Menurunnya kapasitas pemerintah daerah dalam pengaturan dan pengelolaan infrastruktur.  Menurunnya kapasitas dan ketersediaan sumberdaya tenaga listrik.  Meningkatnya masalah kelangkaan air bersih dan air minum.  Menurunnya kapasitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan infrastruktur. dadang-solihin.blogspot.com 23
  23. 23. Permasalahan Pembangunan Daerah (3)4. Pembangunan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup  Menurunnya kualitas permukiman (kemacetan, kawasan kumuh, pencemaran lingkungan (air, udara, suara, sampah).  Berkurangnya ruang publik dan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan.  Alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi lahan permukiman secara signifikan. dadang-solihin.blogspot.com 24
  24. 24. Permasalahan Pembangunan Daerah (4)5. Pembangunan SDA dan LH (lanjutan) Meningkatnya urbanisasi dan aglomerasi perkotaan. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum sepenuhnya menjadi acuan dalam pemanfaatan ruang dan fokus hanya pada Perencanaan. Penurunan luas kawasan Hutan Tropis dan kawasan resapan air, serta meningkatnya DAS kritis. Kejadian bencana alam gempa, banjir dan longsor yang frekuensinya meningkat dan dampaknya semakin meluas, terutama pada kawasan yang berfungsi lindung. dadang-solihin.blogspot.com 25
  25. 25. Permasalahan Pembangunan Daerah (5)6. Permasalahan Khusus Lemahnya daya saing investasi Pembangunan daerah tertinggal belum ditangani secara terpadu antar sektor dan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha Pemekaran daerah yang belum mampu menyejahterakan masyarakat Rendahnya proses pembangunan dan penguatan stabilitas keamanan di daerah perbatasan negara. dadang-solihin.blogspot.com 26
  26. 26. Mengapa Pemberdayaan?Konsep Pertumbuhan• Pembangunan dipandang sebagai proses yang berkesinambungan dari peningkatan pendapatan riil per kapita melalui peningkatan jumlah dan produktivitas sumber daya.Konsep Pemberdayaan Masyarakat• Konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial.• Konsep ini mencerminkan paradigma pembangunan yang bersifat "people-centered, participatory, empowering, and sustainable" (Chambers, 1995). dadang-solihin.blogspot.com 28
  27. 27. Upaya Memberdayakan Masyarakat1. Enabling Menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang.2. Empowering Memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh masyarakat.3. Protecting Mencegah terjadinya persaingan yang tidak seimbang, serta eksploitasi yang kuat atas yang lemah. dadang-solihin.blogspot.com 29
  28. 28. Strategi UtamaPemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat (Community 1. Empowerment) Perluasan Kesempatan (Promoting 2. Opportunity) Pengembangan Perlindungan Sosial 3. (Enhancing Social Security) dadang-solihin.blogspot.com 30
  29. 29. 1. Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment) a. Pembentukan iklim demokrasi dan partisipasi secara umum di tingkat nasional sampai desa  sampai menjadi nilai yang inheren pada setiap tindakan dalam program pemberdayaan masyarakat;  demokrasi memungkinkan pelebaran makna permasalahan dari lapisan bawah kepada elite masyarakat; b. Desentralisasi dan kemandirian dalam pengambilan keputusan  agar masalah dan penyelesaiannya memiliki akar empiris yang kuat;  untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam upaya pemecahan masalah pembangunan; dadang-solihin.blogspot.com 31
  30. 30. 1. Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment)…Lanjutan… c. Peningkatan kemampuan pemerintah pusat dan daerah dalam melayani kebutuhan penduduk miskin dan marjinal; d. Keberlanjutan program atau kegiatan dengan memfasilitasi gerakan masyarakat dalam memelihara maupun meningkatkan hasil program dan kegiatan tersebut; e. Penyediaan fasilitator untuk menggerakkan kehidupan kelompok dan masyarakat lokal, serta memberi pengetahuan manajerial;  fasilitator juga berfungsi sebagai mediator untuk memungkinkan komunikasi yang setara dari penduduk miskin dan marjinal kepada pihak lainnya sehingga akses kepada penduduk miskin terbuka lebar; dadang-solihin.blogspot.com 32
  31. 31. 2. Perluasan Kesempatan (Promoting Opportunity) a. Penyusunan kebijakan publik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, dan budaya dialokasikan kepada lapisan miskin dan marjinal; b. Pembangunan prasarana dan sarana fisik di bidang transportasi, komunikasi, perumahan, kesehatan, terutama untuk daerah- daerah tertinggal; pembangunan fisik diarahkan untuk meningkatkan dan mempercepat perolehan impak kepada perkembangan ekonomi wilayah; c. Pemberian akses kepada lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga sosial, lembaga politik, lembaga budaya, terutama kepada keluarga miskin dan golongan perempuan; dengan demikian lapisan bawah dan kelompok marjinal memiliki modal untuk bersaing dalam kehidupan modern. dadang-solihin.blogspot.com 33
  32. 32. 3. Pengembangan Perlindungan Sosial (Enhancing Social Security) a. Pemberian legalitas kepada properti penduduk miskin agar bisa digunakan sebagai modal kerja dan perolehan kredit mikro/kecil; b. Pembentukan atau penguatan kelompok atau organisasi secara modern agar penduduk miskin dapat memanfaatkan akses ekonomi, politik, sosial dan budaya bagi peningkatan ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat; c. Pembangunan jaringan kerjasama antara individu, lembaga/ kelompok swadaya masyarakat, lembaga pemerintahan, dan lembaga ekonomi;  jaringan berguna untuk memperluas batas kemampuan individu atau kelompok, serta sebagai pertahanan dari krisis yang mungkin menghadang secara mendadak. dadang-solihin.blogspot.com 34
  33. 33. Peranan Pemda (1)1. Memahami aspirasi masyarakat dan harus peka terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat .2. Membangun partisipasi masyarakat .  Berilah sebanyak-banyaknya kepercayaan pada masyarakat untuk memperbaiki dirinya sendiri.  Aparat pemerintah membantu memecahkan masalah yang tidak dapat diatasi oleh masyarakat sendiri.3. Menyiapkan masyarakat dengan sebaiknya, baik pengetahuannya maupun cara bekerjanya, agar upaya pemberdayaan masyarakat dapat efektif.  Ini merupakan bagian dari upaya pendidikan sosial untuk memungkinkan masyarakat membangun dengan kemandirian. dadang-solihin.blogspot.com 36
  34. 34. Peranan Pemda (2)4. Membuka dialog dengan masyarakat.  Keterbukaan dan konsultasi ini amat perlu untuk meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat,  agar aparat dapat segera membantu jika ada masalah yang tidak dapat diselesaikan sendiri oleh rakyat.4. Membuka jalur informasi dan akses yang diperlukan oleh masyarakat yang tidak dapat diperolehnya sendiri.5. Menciptakan instrumen peraturan dan pengaturan mekanisme pasar yang memihak golongan masyarakat yang lemah. dadang-solihin.blogspot.com 37
  35. 35. Peranan LSM1. LSM dapat berperan sebagai:  pelaksana program pemerintah (mewakili pemerintah),  dapat menjadi konsultan pemerintah, dan  dapat juga menjadi konsultan masyarakat dalam program pemerintah.2. LSM dapat pula mengembangkan programnya sendiri dan bersinergi dengan program pemerintah.3. LSM diposisikan sebagai mitra pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat. dadang-solihin.blogspot.com 38
  36. 36. Peranan Koperasi1. Koperasi merupakan wadah ekonomi rakyat yang secara khusus dinyatakan dalam konstitusi sebagai bangun usaha yang paling sesuai untuk demokrasi ekonomi Indonesia.2. Koperasi dapat merupakan wahana yang efektif bagi upaya pemberdayaan masyarakat, dengan membangun manusia modern namun dengan dasar-dasar kekeluargaan dan kegotongroyongan yang menjadi ciri demokrasi Indonesia.3. Koperasi harus menjadi sasaran bagi pengembangan kelompok masyarakat yang sudah dapat melampaui tahap awal kerjasama dan kerja bersama dalam kelompok.4. Kelompok dan anggotaanggotanya harus benar-benar dipersiapkan, agar bentuk koperasi dapat sungguh-sungguh menunjang upaya meningkatkan kegiatan usaha para anggota yang dilakukan secara bersama. dadang-solihin.blogspot.com 39
  37. 37. Peranan Pendamping (1)1. Masyarakat pada umumnya mempunyai keterbatasan dalam mengembangkan dirinya. Oleh karena itu, diperlukan pendamping untuk membimbing dalam upaya memperbaiki kesejahteraannya.2. Pendamping bertugas menyertai proses pembentukan dan penyelenggaraan kelompok masyarakat sebagai fasilitator, komunikator, ataupun dinamisator.3. Lingkup pembinaan yang dilakukan para pendamping meliputi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, yakni kualitas para anggota dan pengurus kelompok serta peningkatan kemampuan usaha anggota. Untuk maksud tersebut, pendamping perlu mengenal dan mengadakan komunikasi yang intensif dengan kelompok. dadang-solihin.blogspot.com 40
  38. 38. Peranan Pendamping (2)4. Pendamping yang paling efektif adalah dari anggota masyarakat itu sendiri, yaitu anggota masyarakat yang telah lebih sejahtera dan telah berhasil dalam kehidupan dan kegiatan ekonominya.5. Selain itu, pendamping dapat diambil dari petugas lapangan pada tingkat kecamatan dan desa dari berbagai departemen dan lembaga kemasyarakatan.6. Untuk dapat melaksanakan tugasnya secara efektif, pendamping harus siap bekerja setiap waktu, menghadiri pertemuan kelompok, mengorganisasikan program latihan, serta membantu kelompok dalam memperoleh akses terhadap berbagai pelayanan yang dibutuhkan. dadang-solihin.blogspot.com 41
  39. 39. Arah dan Prinsip• Arah kebijakan pembangunan perdesaan tahun 2010-2014 adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan secara langsung melalui peningkatan kesempatan kerja, kesempatan berusaha dan pendapatan seiring dengan upaya peningkatan kualitas SDM.• Prinsip pembangunan perdesaan adalah mewujudkan kawasan perdesaan yang layak huni, aman, damai; dimana masyarakat perdesaan makin berdaya, mandiri, dan sejahtera; serta pemerintahan desa yang capable, transparan, akuntabel, dan bersih, dengan memperhatikan: Kemandirian lokal, Keberlanjutan, Keseimbangan dadang-solihin.blogspot.com 43
  40. 40. Strategi RPJMN 2010-2014 Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pemenuhan1. pangan baik untuk produksi/ketersediaan, konsumsi pribadi maupun dijual kembali (pemasaran dan distribusi); Meningkatkan daya saing ekonomi perdesaan;2. Meningkatkan ketersediaan sarana prasarana perdesaan dan3. penataan ruang perdesaan; Mengembangkan fungsi kelembagaan perdesaan dan tata kelola4. kepemerintahan perdesaan yang baik; Memperkuat modal sosial dan budaya masyarakat perdesaan;5. Meningkatkan kualitas dasar SDM perdesaan;6. Meningkatkan pemanfaatan dan pengelolaan SDA dan LH yang7. seimbang, berkelanjutan, berwawasan mitigasi bencana. dadang-solihin.blogspot.com 44
  41. 41. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pemenuhan1. pangan baik untuk produksi/ ketersediaan, konsumsi pribadi maupun dijual kembali (pemasaran dan distribusi) • Meningkatkan ketersediaan pangan (cukup untuk domestik baik luar daerah baik volume, keragaman, mutu, aman dikonsumsi). • Menurunkan permasalahan yang timbul dari peralihan lahan dari penduduk asli ke pendatang, akibat penjualan lahan-lahan dari penduduk asli baik di wilayah perdesaan maupun di wilayah transmigrasi. • Meningkatkan ketersediaan lahan pertanian yang berkelanjutan. • Meningkatkan tingkat sertifikasi tanah. • Menciptakan stabilitas harga produk pertanian yang disertai dengan upah yang layak. • Meningkatkan perlindungan hukum pada masyarakat dalam melakukan konversi produk pertanian menjadi energi alternatif. dadang-solihin.blogspot.com 45
  42. 42. 2. Meningkatkan daya saing ekonomi perdesaan. • Meningkatkan produktivitas dan produksi hasil pertanian. • Meningkatkan status kepemilikan lahan. • Menciptakan kemudahan/akses untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong perekonomian masyarakat. • Meningkatkan kualitas dan ketersediaan sarana prasarana ekonomi dengan pemberian akses kepada modal, mendukung sistem produksi dan distribusi komoditi pertanian, dan informasi peluang usaha/pasar (pengetahuan, manajemen, teknologi, pasar, ketrampilan teknis dan kewirausahaan)) menuju daya saing. • Mengembangkan keterpaduan dalam agribisnis, desa wisata dan agroindustri. dadang-solihin.blogspot.com 46
  43. 43. 2. Meningkatkan daya saing ekonomi perdesaan …lanjutan • Mengembangkan kewirausahaan (kemandirian ekonomi) masyarakat perdesaan. • Meningkatkan produktivitas desa dalam pengembangan komoditas unggulan. • Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna dan penyerapan informasi pasar di perdesaan khususnya untuk peningkatan nilai tambah hasil pertanian, kehutanan dan perikanan. • Meningkatkan penguatan Permodalan bagi Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMK) termasuk BUMDes. • Meningkatkan usaha dan investasi di perdesaan. • Pengembangan Pasar. dadang-solihin.blogspot.com 47
  44. 44. Meningkatkan kualitas dan ketersediaan sarana3. prasarana perdesaan dan penataan ruang perdesaan. • Meningkatkan ketersediaan dan kemudahan akses terhadap sarana dan prasarana kelistrikan, sumber daya air (termasuk pengairan dan irigasi), jalan, jembatan, transportasi, komunikasi dan informatika, energi, perumahan dan permukiman di kawasan perdesaan termasuk di kawasan transmigrasi. • Meningkatkan ketersediaan dan kemudahan akses terhadap sarana prasarana pendidikan dan kesehatan. • Meningkatkan kesadaran dan kemampuan pemerintah kabupaten/kota untuk menyusun rencana tata ruang perdesaan. dadang-solihin.blogspot.com 48
  45. 45. Mengembangkan fungsi kelembagaan perdesaan dan4. tata kelola kepemerintahan perdesaan yang baik. • Menciptakan pembagian tugas, wewenang dan peran dalam proses pembangunan antara pemerintah, lembaga non pemerintah, lembaga swasta, dan organisasi masyarakat desa. • Meningkatkan pengaturan penyelenggaraan pemerintahan dan penguatan pemerintahan desa. • Menciptakan kebijakan yang saling selaras dan diimplementasikan dengan konsisten dengan kebijakan nasional pembangunan perdesaan. • Meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam proses pembangunan (voice and choice). dadang-solihin.blogspot.com 49
  46. 46. Memperkuat modal sosial dan budaya masyarakat5. perdesaan. • Meningkatkan kapasitas pemerintahan dalam pengembangan sosial dan budaya masyarakat perdesaan. • Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut aktif dalam lembaga sosial dan keagamaan. • Menurunkan ketidakberdayaan lembaga kemasyarakatan di perdesaan. • Meningkatkan potensi kelembagaan, modal sosial, dan budaya dalam proses pembangunan. • Melaksanakan kegiatan-kegiatan seni dan budaya lokal secara reguler. • Meningkatkan perlindungan hukum terhadap tenaga kerja indonesia termasuk wanita dan anak-anak (dari bahaya perdagangan wanita dan anak) di perdesaan. dadang-solihin.blogspot.com 50
  47. 47. Meningkatkan kualitas dasar sumber daya manusia6. perdesaan. • Menurunkan angka buta huruf serta meningkatkan angka partisipasi kerja dan tingkat pendidikan anak usia dini, dasar, menengah dan kejuruan di kawasan perdesaan. • Meningkatkan pemerataan akses pendidikan melalui peningkatan ketersediaan layanan pendidikan di daerah perdesaan. • Menaikkan angka harapan hidup di kawasan perdesaan. • Menaikkan angka kecukupan gizi khususnya bagi ibu hamil dan balita. • Menurunkan resiko tertularnya HIV dan AIDS serta penyakit menular lainnya antara lain disentri, demam berdarah, kolera, tbc, malaria dan sebagainya. dadang-solihin.blogspot.com 51
  48. 48. Meningkatkan pemanfaatan dan pengelolaan sumber7. daya alam dan lingkungan hidup yang seimbang, berkelanjutan, berwawasan mitigasi bencana. • Meningkatkan pengelolaan keseimbangan pemanfaatan dan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan hidup. • Meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. • Menurunkan kasus illegal logging dan pencemaran lingkungan akibat eksplorasi industri yang tidak berwawasan lingkungan. • Meningkatkan kepahaman dan kewaspadaan dalam pembangunan perdesaan. • Meningkatkan kesadaran aparat dan masyarakat dalam pembangunan bidang fisik dan tata ruang berbasis mitigasi bencana. • Meningkatkan penggunaan energi mandiri berwawasan lingkungan di perdesaan. dadang-solihin.blogspot.com 52
  49. 49. Sasaran RKP 20101. Meningkatnya keberdayaan masyarakat Meningkatnya produktivitas pertanian di2. perdesaan Meningkatnya akses masyarakat desa pada3. lahan Meningkatnya pelayanan infrastruktur di4. perdesaan Berkembangnya usaha ekonomi lokal dan5. daya saing daerah dadang-solihin.blogspot.com 53
  50. 50. 1. Meningkatnya Keberdayaan Masyarakat • Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, kelembagaan dan organisasi masyarakat perdesaan; • Diseminasi informasi bagi masyarakat desa; • Fasilitasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial ekonomi perdesaan; • Fasilitasi penguatan kelembagaan sosial ekonomi, pemantauan, dan peran serta masyarakat dalam pembangunan perdesaan. dadang-solihin.blogspot.com 54
  51. 51. 2. Meningkatnya Produktivitas Pertanian di Perdesaan • Mendukung peningkatan pembangunan pertanian dan penguatan ketahanan pangan nasional • Penyediaan dan perbaikan infrastruktur pertanian • Peningkatan kegiatan produksi pertanian pasca panen • Peningkatan pemasaran komoditas pertanian • Pengembangan agribisnis dan agroindustri perdesaan. dadang-solihin.blogspot.com 55
  52. 52. 3. Meningkatnya Akses Masyarakat Desa pada Lahan • Penertiban secara legal terkait pengaturan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, • Redistribusi tanah, • Percepatan pelaksanaan pendaftaran tanah, • Pengendalian dan pemberdayaan kepemilikan tanah. dadang-solihin.blogspot.com 56
  53. 53. 4. Meningkatnya Pelayanan Infrastruktur di Perdesaan • Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana perdesaan untuk menunjang kegiatan usaha ekonomi; • Peningkatan ketersediaan air baku, air bersih dan terkelolanya air tanah untuk air minum di perdesaan sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat perdesaan; • Peningkatan kuantitas dan kualitas ketersediaan jaringan irigasi dan pengelolaan irigasi partisipatif; • Pembangunan sarana prasarana telekomunikasi, komunikasi dan kelistrikan sehingga potensi perekonomian daerah dan pengembangan produk unggulan daerah dapat berkembang. dadang-solihin.blogspot.com 57
  54. 54. 5. Berkembangnya Usaha Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah • Diversifikasi ekonomi perdesaan; • Peningkatan peran lembaga keuangan dalam meningkatkan perekonomian perdesaan; • Diseminasi teknologi tepat guna; • Pengembangan pasar lokal; • Pengembangan kemandirian usaha kecil dan menengah; • Promosi ekonomi daerah dan sarana prasarana perekonomian daerah. dadang-solihin.blogspot.com 58
  55. 55. Terima Kasih dadang-solihin.blogspot.com 59

×