1
VERBATIM
TERAPI CLIENT CENTERED
No
Pelaku
Konseling
Dialog Ketrampilan Dasar Konseling Keterangan
1 Konseli Selamat pagi bu.
Konselor Selamat pagi Konselor berdiri dari tempat
duduk dan menuju ke konseli
kemudian menjabat tangan
konseli
2 Konseli Hm… terima kasih bu, sepertinya enak di sofa ini. Kayaknya santai.
Konselor Ok. Silahkan duduk. Mempersilahkan konseli duduk
3 Konseli Terima kasih bu.
Konselor Oh ya, kalau tidak salah kamu Angga ya. Kelas XII-IPA 3 ya? Acceptance/Rapport
4 Konseli Ya bu. Ibu kok masih ingat?
Konselor Ya, saya kan mencoba untuk bisa mengenal siswa di sekolah ini. Oh ya
Ngga, boleh ibu duduk di sampingmu?
Acceptance/Rapport Konselor duduk di samping
Angga.
5 Konseli Hm… terima kasih bu, sepertinya enak di sofa ini. Kayaknya santai.
Konselor Ok. Silahkan duduk. Acceptance/Rapport Mempersilahkan konseli duduk
6 Konseli Terima kasih bu
Konselor Angga, bagaimana dengan kondisi ruangan ini? Maksud ibu, apakah
terlalu terang atau adakah hal lain yang mungkin membuat kamu kurang
nyaman?
Acceptance/Rapport Tersenyum
7 Konseli Gimana ya bu? Sepertinya ruangan ini terlalu terang dan terasa panas.
Konselor Oh.. ya. Baiklah, ibu akan menutup salah satu korden itu dan menyalakan
kipas angin ya.
Nah…. Bagaimana apakah sudah lebih nyaman kondisi ini bagi kamu
Ngga?
Acceptance/Rapport Tersenyum.
Konselor berdiri kemudian
menutup salah satu koden dan
menyalakan kipas angin.
8 Konseli Hm…. Sepertinya iya bu.
Konselor Hm…. Sepertinya kamu masih merasa belum nyaman di ruangan ini? Apa
yang bisa ibu lakukan Ngga?
Acceptance/Rapport Tersenyum
9 Konseli Itu lho bu, pintu ruang ibu apakah bisa ditutup? Konseli menunjuk pintu ruang
konseling yang masih terbuka
2
Konselor Ya…. Sebentar ibu tutup pintunya ya.
Bagaimana Ngga? Sudah nyaman?
Acceptance/Rapport Tersenyum.
Konselor berjalan dan menutup
pintu ruang konseling
10 Konseli Nah… sekarang jauh lebih nyaman bu. Konseli menata duduknya
kembali
Konselor OK. Bagaimana kabar kamu hari ini? Acceptance/Rapport &
pertanyaan terbuka
Tersenyum
11 Konseli Yah…. Begini ini bu.
Konselor Hm…. Bisa kamu jelaskan pada ibu, apa yang kamu maksud dengan
begini ini Ngga?
Pertanyaan terbuka Tersenyum
12 Konseli Gimana ya?
Konselor Hm..Hm…. teruskan Penguatan & respon minimal Tersenyum
13 Konseli Begini bu, sebenarnya saya punya masalah yang saat ini mengganggu
saya. Dan saya ingin segera menyelesaikan masalah itu. Semakin lama,
saya rasakan kok tambah ruwet aja masalah saya ini bu.
Konseli menggaruk-garuk
kepalanya
Konselor Baiklah. Apa yang ingin kamu lakukan dengan datang ke ruang konseling
ini Ngga?
Leading & pertanyaan terbuka Tersenyum
14 Konseli Sebenarnya saya ingin segera menyelesaikan masalah saya bu.
Konselor Maksudmu? Pertanyaan terbuka Tersenyum
15 Konseli Kata teman-teman, ibu paling bisa menyelesaikan masalah remaja. Kan
saya juga termasuk remaja bu. Mereka bilang kepada saya, ikut konseling
aja sama guru BK. Dijamin tokcer.
Konselor Hm… begitu ya. Angga, apa yang disampaikan oleh teman-temanmu itu
tidak sepenuhnya benar lho. Jadi kamu ingin ikut konseling?
Pertanyaan tertutup Tersenyum
16 Konseli Ya bu
Konselor Sebelumnya apakah kamu pernah ikut konseling? Pertanyaan tertutup Tersenyum
Konselor mendekatkan
duduknya kepada konseli
17 Konseli Belum bu.
Konselor Baiklah, ibu jelaskan dulu ya apa itu konseling. Dengan penjelasan ibu,
diharapkan kamu memiliki gambaran tentang proses konseling.
Leading Tersenyum
18 Konseli Ya bu.
Konselor Angga, konseling merupakan sebuah proses bantuan yang dilakukan oleh
konselor professional kepada konseli, dalam rangka membantu
Pernyataan profesional Tersenyum
3
mengentaskan masalah konseli. Dimana konseli dituntut untuk secara
aktif menyelesaikan masalahnya sendiri dengan bantuan strategi
konseling yang diberikan oleh konselor. Dan waktu pertemuan ini hanya
berkisar antara 45 menit sampai dengan satu jam. Nah, jika dalam waktu
itu masalah konseli belum terentaskan, maka dapat dilanjutkan pada
pertemuan berikutnya. Sudah jelas Angga?
19 Konseli Hm… Siapa konselor professional dan konselinya bu?
Konselor Konselornya adalah mereka yang telah lulus S1 Psikologi Pendidikan dan
Bimbingan atau Bimbingan dan Konseling. Sedangkan Konselinya adalah
kamu Angga. Artinya konseli adalah mereka yang normal dan memiliki
masalah-masalah psikologis ringan. Bagaimana? Sudah jelas?
Pernyataan profesional Tersenyum
20 Konseli Jadi saya boleh menceritakan semua masalah saya ya bu?
Konselor Ya Penguatan-reward Tersenyum
21 Konseli Terus bagaimana dengan kerahasiaan masalah saya bu? Apakah tidak
akan bocor?
Konselor Angga, semua konselor sekolah bekerja dengan didasari oleh kode etik
konseling atau asas-asas konseling. Salah satu asas konseling adalah
asas kerahasiaan. Artinya, data yang didapat dari proses konseling hanya
diketahui oleh konselor dan konseli saja. Sehingga jika data itu bocor,
maka konselor akan mendapatkan sanksi. Bagaimana Angga? Apakah
kamu sudah siap untuk konseling?
Pernyataan professional &
Leading
Tersenyum
22 Konseli Ya bu.
Konselor Baiklah. Sekarang coba ceritakan masalahmu. Leading Tersenyum
23 Konseli Begini bu. Saat ini, ada dua cowok yang sedang dekat dengan saya.
Namanya Guruh dan Idon. Mereka berdua baik sekali sama saya. Mereka
berdua selalu ada saat saya membutuhkan bantuan. Saat saya sumpek,
Guruh sering menasehati saya, Idon juga begitu bu, selalu tahu apa yang
saya rasakan. Saya pun selalu membalas kebaikan mereka bu. Saya pun
merasa bahwa saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Kami
seperti soulmate gitu lho bu.
Konselor Hm… sekarang apa yang menjadi masalahmu Ngga? Pertanyaan terbuka & Leading Tersenyum
24 Konseli Nah itulah bu. Saya ini merasa bahwa mereka itu cowok saya. Tetapi
sampai sekarang mereka tidak pernah menyatakan cinta sama saya.
Padahal saya ini kan sudah memberikan perhatian kepada mereka. Saya
berpikir bahwa saya ini menarik dan cantik, sehingga tidak mungkin jika
4
salah satu dari mereka tidak memilih saya untuk menjadi ceweknya. Saya
jadi bingung bu. Ada apa dengan diri saya?
Konselor Baiklah Angga, boleh ibu meringkas pernyataanmu? Pertanyaan tertutup Tersenyum
25 Konseli Ya bu.
Konselor Saat ini kamu bingung. Refleksi perasaan Tersenyum
26 Konseli Ya bu.
Konselor Baiklah ibu lanjutkan. Saat ini kamu berpikir punya dua cowok, mereka
semua baik, tetapi sampai saat ini tidak ada satupun dari mereka yang
menyatakan cinta padamu. Begitu?
Parafrase Tersenyum
27 Konseli Benar bu
Konselor Baiklah. Bisa kamu jelaskan kepada ibu tentang apa yang membuat kamu
berpikir bahwa mereka adalah cowok kamu?
Pertanyaan terbuka Tersenyum
28 Konseli Ya iyalah bu. Guruh itu selalu baik dengan saya. Hampir tiap hari dia
menjemput saya pulang sekolah. Bahkan saya dikenalkan sama orang
tuanya. Menurut saya, orang tua Guruh sangat baik kepada saya. Bahkan
saat liburan, saya sering diajak oleh keluarga Guruh untuk jalan-jalan. Itu
kan wajar bu jika saya mengatakan bahwa Guruh itu cowok saya.
Konselor Hm..hm…hm… Bagaimana dengan Idon? Respon minimal & Pertanyaan
terbuka
Tersenyum
29 Konseli Sebenarnya hampir sama bu. Idon juga baik sama saya. Setiap malam
minggu, dia selalu datang ke rumah saya. Kalau datang, ada aja perilaku
Idon yang membuat saya tidak pernah merasa kesepian. Walaupun jika
datang Idon selalu mengajak teman, tetapi itu tetap membuat saya
bahagia. Orang tua saya juga tidak bereaksi negative sama Idon. Bahkan
seringkali ayah saya nantang Idon untuk main catur. Pokoknya seru deh
bu.
Konselor Hm… jadi menurutmu mereka berdua baik Cek persepsi Tersenyum
30 Konseli Ya Bu.
Konselor Baiklah, bisa Angga ceritakan kepada ibu, tentang apa yang kamu
rasakan dalam hubungan itu?
Pertanyaan terbuka Tersenyum
31 Konseli Yah…. Sekarang ini saya merasa bahwa hubungan kami ini tambah
membingungkan. Padahal saya ini kan gak jelek to bu?
Konselor Bisa kamu jelaskan kepada ibu, apa yang membuat kamu berpikiran
bahwa kamu tidak jelek?
Pertanyaan terbuka Tersenyum
Konseli Yah… teman-teman sering bilang bahwa saya manis, mudah bergaul dan
5
lain-lain yang intinya bahwa saya tidak jelek.
Konselor Baiklah. Angga,kira-kira apa yang kamu pikirkan selama ini tentang Guruh
dan idon sama dengan pikran mereka padamu?
Pertanyaan terbuka Tersenyum
32 Konseli Hm… kayaknya tidak sama deh bu.
Konselor Bisa kamu jelaskan lebih jauh? Leading & Pertanyaan terbuka Tersenyum
Konseli Begini ya bu. Sepertinya Guruh baik sama saya karena dia tidak punya
saudara perempuan. Ini sama dengan Idon. Idon anak tunggal. Sepertinya
mereka menganggap saya sebagai saudara perempuan mereka. Tidak
lebih.
Konselor Hm….. Reward & Respon minimal Tersenyum
33 Konseli Ya bu. Sekarang saya baru sadar dengan kondisi ini.
Konselor Maksudmu? Leading Tersenyum
34 Konseli Begini bu, jika saya tidak mengeluarkan uneg-uneg ke ibu, mungkin saya
tidak tahu posisi saya. Sepertinya selama ini saya terlalu mengharapkan
mereka, tapi saya tidak mau melihat kondisi sebenarnya. Saya hanya
membayangkan yang indah-indah sebagaimana orang pacaran. Ternyata
saya tidak pacaran sama mereka bu.
Konselor Maksudmu? Leading Tersenyum
35 Konseli Yah…. Hubungan kami ternyata bukan pacaran, tetapi sebatas sahabat
karib kan bu.
Tersenyum
Konseli membenahi duduknya
Konselor Bisa kamu jelaskan kepada ibu, apa yang kamu maksud dengan sahabat
karib?
Pertanyaan terbuka Tersenyum
36 Konseli Yah… sahabat karib tidak akan membicarakan cinta sebaimana pasangan
yang sedang berpacaran kan bu. Mereka saling mencintai dan
menyayangi sebagai sahabat. Gitu ya bu?
Konselor Good Reward Tersenyum
37 Konseli He…he…he….
Konselor Baiklah Angga. Kamu saat ini sudah menyadari posisimu. Selanjutnya,
apa yang akan kamu lakukan?
Leading & Pertanyaan terbuka Tersenyum
38 Konseli Hm…. Sepertinya saya akan berperilaku sebagaimana biasanya. Yang
terpenting saat ini saya menyadari bahwa hubungan kami bertiga sebatas
sahabat, sehingga saya akan memperlakukan mereka sebagai sahabat.
Saya juga tidak ingin melukai hati mereka bu. Mereka teramat baik.
Konselor Baik. Apa yang kamu rasakan saat ini Angga? Pertanyaan terbuka Tersenyum
6
38 Konseli Saya merasa bebas bu. Ternyata saya salah dalam menilai perasaan
saya. Saya merasa bebas bu.
Konselor Baiklah Angga. Hm… tidak terasa, kita konseling selama 45 menit. Sesuai
dengan kesepatakan kita tadi, sebaiknya kita mengakhiri pertemuan ini.
Bagaimana?
terminasi Tersenyum
39 Konseli Ya bu. setuju
Konselor OK. Sebelum kita akhiri pertemuan ini, bisa kamu ceritakan kepada ibu
apa yang telah kamu dapat dari pertemuan ini?
Meringkas Tersenyum
40 Konseli Ya bu. Kesumpekan saya ini ternyata berasal dari perasaan saya sendiri.
Saya tidak menyadari bahwa perasaan saya justru membuat saya
bingung. Saya rasakan bahwa ibu benar-benar mau mendengarkan saya,
sehingga saya menyadari bahwa perasaan-perasaan saya terhadap
Guruh dan Idonn keliru. Saya merasa plong karena ibu mau
mendengarkan saya. Terima kasih bu.
Konselor OK. Yang terpenting adalah kamu sudah bisa memandang hubungan itu
sesuai dengan apa yang kamu pahami Angga. Baiklah, sudah saatnya
kamu mengikuti pelajaran. Jika ada masalah, jangan ragu-ragu untuk
dating ke ruang konseling. Ibu akan mencoba membantumu.
Terminasi Tersenyum
41 Konseli Terima kasih bu. Selamat pagi
Konselor Selamat pagi Terminasi Tersenyum
Mengantar konseli ke pintu dan
menjabat tangan konseli

Verbatim terapi client centered CC (REFRENSI)

  • 1.
    1 VERBATIM TERAPI CLIENT CENTERED No Pelaku Konseling DialogKetrampilan Dasar Konseling Keterangan 1 Konseli Selamat pagi bu. Konselor Selamat pagi Konselor berdiri dari tempat duduk dan menuju ke konseli kemudian menjabat tangan konseli 2 Konseli Hm… terima kasih bu, sepertinya enak di sofa ini. Kayaknya santai. Konselor Ok. Silahkan duduk. Mempersilahkan konseli duduk 3 Konseli Terima kasih bu. Konselor Oh ya, kalau tidak salah kamu Angga ya. Kelas XII-IPA 3 ya? Acceptance/Rapport 4 Konseli Ya bu. Ibu kok masih ingat? Konselor Ya, saya kan mencoba untuk bisa mengenal siswa di sekolah ini. Oh ya Ngga, boleh ibu duduk di sampingmu? Acceptance/Rapport Konselor duduk di samping Angga. 5 Konseli Hm… terima kasih bu, sepertinya enak di sofa ini. Kayaknya santai. Konselor Ok. Silahkan duduk. Acceptance/Rapport Mempersilahkan konseli duduk 6 Konseli Terima kasih bu Konselor Angga, bagaimana dengan kondisi ruangan ini? Maksud ibu, apakah terlalu terang atau adakah hal lain yang mungkin membuat kamu kurang nyaman? Acceptance/Rapport Tersenyum 7 Konseli Gimana ya bu? Sepertinya ruangan ini terlalu terang dan terasa panas. Konselor Oh.. ya. Baiklah, ibu akan menutup salah satu korden itu dan menyalakan kipas angin ya. Nah…. Bagaimana apakah sudah lebih nyaman kondisi ini bagi kamu Ngga? Acceptance/Rapport Tersenyum. Konselor berdiri kemudian menutup salah satu koden dan menyalakan kipas angin. 8 Konseli Hm…. Sepertinya iya bu. Konselor Hm…. Sepertinya kamu masih merasa belum nyaman di ruangan ini? Apa yang bisa ibu lakukan Ngga? Acceptance/Rapport Tersenyum 9 Konseli Itu lho bu, pintu ruang ibu apakah bisa ditutup? Konseli menunjuk pintu ruang konseling yang masih terbuka
  • 2.
    2 Konselor Ya…. Sebentaribu tutup pintunya ya. Bagaimana Ngga? Sudah nyaman? Acceptance/Rapport Tersenyum. Konselor berjalan dan menutup pintu ruang konseling 10 Konseli Nah… sekarang jauh lebih nyaman bu. Konseli menata duduknya kembali Konselor OK. Bagaimana kabar kamu hari ini? Acceptance/Rapport & pertanyaan terbuka Tersenyum 11 Konseli Yah…. Begini ini bu. Konselor Hm…. Bisa kamu jelaskan pada ibu, apa yang kamu maksud dengan begini ini Ngga? Pertanyaan terbuka Tersenyum 12 Konseli Gimana ya? Konselor Hm..Hm…. teruskan Penguatan & respon minimal Tersenyum 13 Konseli Begini bu, sebenarnya saya punya masalah yang saat ini mengganggu saya. Dan saya ingin segera menyelesaikan masalah itu. Semakin lama, saya rasakan kok tambah ruwet aja masalah saya ini bu. Konseli menggaruk-garuk kepalanya Konselor Baiklah. Apa yang ingin kamu lakukan dengan datang ke ruang konseling ini Ngga? Leading & pertanyaan terbuka Tersenyum 14 Konseli Sebenarnya saya ingin segera menyelesaikan masalah saya bu. Konselor Maksudmu? Pertanyaan terbuka Tersenyum 15 Konseli Kata teman-teman, ibu paling bisa menyelesaikan masalah remaja. Kan saya juga termasuk remaja bu. Mereka bilang kepada saya, ikut konseling aja sama guru BK. Dijamin tokcer. Konselor Hm… begitu ya. Angga, apa yang disampaikan oleh teman-temanmu itu tidak sepenuhnya benar lho. Jadi kamu ingin ikut konseling? Pertanyaan tertutup Tersenyum 16 Konseli Ya bu Konselor Sebelumnya apakah kamu pernah ikut konseling? Pertanyaan tertutup Tersenyum Konselor mendekatkan duduknya kepada konseli 17 Konseli Belum bu. Konselor Baiklah, ibu jelaskan dulu ya apa itu konseling. Dengan penjelasan ibu, diharapkan kamu memiliki gambaran tentang proses konseling. Leading Tersenyum 18 Konseli Ya bu. Konselor Angga, konseling merupakan sebuah proses bantuan yang dilakukan oleh konselor professional kepada konseli, dalam rangka membantu Pernyataan profesional Tersenyum
  • 3.
    3 mengentaskan masalah konseli.Dimana konseli dituntut untuk secara aktif menyelesaikan masalahnya sendiri dengan bantuan strategi konseling yang diberikan oleh konselor. Dan waktu pertemuan ini hanya berkisar antara 45 menit sampai dengan satu jam. Nah, jika dalam waktu itu masalah konseli belum terentaskan, maka dapat dilanjutkan pada pertemuan berikutnya. Sudah jelas Angga? 19 Konseli Hm… Siapa konselor professional dan konselinya bu? Konselor Konselornya adalah mereka yang telah lulus S1 Psikologi Pendidikan dan Bimbingan atau Bimbingan dan Konseling. Sedangkan Konselinya adalah kamu Angga. Artinya konseli adalah mereka yang normal dan memiliki masalah-masalah psikologis ringan. Bagaimana? Sudah jelas? Pernyataan profesional Tersenyum 20 Konseli Jadi saya boleh menceritakan semua masalah saya ya bu? Konselor Ya Penguatan-reward Tersenyum 21 Konseli Terus bagaimana dengan kerahasiaan masalah saya bu? Apakah tidak akan bocor? Konselor Angga, semua konselor sekolah bekerja dengan didasari oleh kode etik konseling atau asas-asas konseling. Salah satu asas konseling adalah asas kerahasiaan. Artinya, data yang didapat dari proses konseling hanya diketahui oleh konselor dan konseli saja. Sehingga jika data itu bocor, maka konselor akan mendapatkan sanksi. Bagaimana Angga? Apakah kamu sudah siap untuk konseling? Pernyataan professional & Leading Tersenyum 22 Konseli Ya bu. Konselor Baiklah. Sekarang coba ceritakan masalahmu. Leading Tersenyum 23 Konseli Begini bu. Saat ini, ada dua cowok yang sedang dekat dengan saya. Namanya Guruh dan Idon. Mereka berdua baik sekali sama saya. Mereka berdua selalu ada saat saya membutuhkan bantuan. Saat saya sumpek, Guruh sering menasehati saya, Idon juga begitu bu, selalu tahu apa yang saya rasakan. Saya pun selalu membalas kebaikan mereka bu. Saya pun merasa bahwa saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Kami seperti soulmate gitu lho bu. Konselor Hm… sekarang apa yang menjadi masalahmu Ngga? Pertanyaan terbuka & Leading Tersenyum 24 Konseli Nah itulah bu. Saya ini merasa bahwa mereka itu cowok saya. Tetapi sampai sekarang mereka tidak pernah menyatakan cinta sama saya. Padahal saya ini kan sudah memberikan perhatian kepada mereka. Saya berpikir bahwa saya ini menarik dan cantik, sehingga tidak mungkin jika
  • 4.
    4 salah satu darimereka tidak memilih saya untuk menjadi ceweknya. Saya jadi bingung bu. Ada apa dengan diri saya? Konselor Baiklah Angga, boleh ibu meringkas pernyataanmu? Pertanyaan tertutup Tersenyum 25 Konseli Ya bu. Konselor Saat ini kamu bingung. Refleksi perasaan Tersenyum 26 Konseli Ya bu. Konselor Baiklah ibu lanjutkan. Saat ini kamu berpikir punya dua cowok, mereka semua baik, tetapi sampai saat ini tidak ada satupun dari mereka yang menyatakan cinta padamu. Begitu? Parafrase Tersenyum 27 Konseli Benar bu Konselor Baiklah. Bisa kamu jelaskan kepada ibu tentang apa yang membuat kamu berpikir bahwa mereka adalah cowok kamu? Pertanyaan terbuka Tersenyum 28 Konseli Ya iyalah bu. Guruh itu selalu baik dengan saya. Hampir tiap hari dia menjemput saya pulang sekolah. Bahkan saya dikenalkan sama orang tuanya. Menurut saya, orang tua Guruh sangat baik kepada saya. Bahkan saat liburan, saya sering diajak oleh keluarga Guruh untuk jalan-jalan. Itu kan wajar bu jika saya mengatakan bahwa Guruh itu cowok saya. Konselor Hm..hm…hm… Bagaimana dengan Idon? Respon minimal & Pertanyaan terbuka Tersenyum 29 Konseli Sebenarnya hampir sama bu. Idon juga baik sama saya. Setiap malam minggu, dia selalu datang ke rumah saya. Kalau datang, ada aja perilaku Idon yang membuat saya tidak pernah merasa kesepian. Walaupun jika datang Idon selalu mengajak teman, tetapi itu tetap membuat saya bahagia. Orang tua saya juga tidak bereaksi negative sama Idon. Bahkan seringkali ayah saya nantang Idon untuk main catur. Pokoknya seru deh bu. Konselor Hm… jadi menurutmu mereka berdua baik Cek persepsi Tersenyum 30 Konseli Ya Bu. Konselor Baiklah, bisa Angga ceritakan kepada ibu, tentang apa yang kamu rasakan dalam hubungan itu? Pertanyaan terbuka Tersenyum 31 Konseli Yah…. Sekarang ini saya merasa bahwa hubungan kami ini tambah membingungkan. Padahal saya ini kan gak jelek to bu? Konselor Bisa kamu jelaskan kepada ibu, apa yang membuat kamu berpikiran bahwa kamu tidak jelek? Pertanyaan terbuka Tersenyum Konseli Yah… teman-teman sering bilang bahwa saya manis, mudah bergaul dan
  • 5.
    5 lain-lain yang intinyabahwa saya tidak jelek. Konselor Baiklah. Angga,kira-kira apa yang kamu pikirkan selama ini tentang Guruh dan idon sama dengan pikran mereka padamu? Pertanyaan terbuka Tersenyum 32 Konseli Hm… kayaknya tidak sama deh bu. Konselor Bisa kamu jelaskan lebih jauh? Leading & Pertanyaan terbuka Tersenyum Konseli Begini ya bu. Sepertinya Guruh baik sama saya karena dia tidak punya saudara perempuan. Ini sama dengan Idon. Idon anak tunggal. Sepertinya mereka menganggap saya sebagai saudara perempuan mereka. Tidak lebih. Konselor Hm….. Reward & Respon minimal Tersenyum 33 Konseli Ya bu. Sekarang saya baru sadar dengan kondisi ini. Konselor Maksudmu? Leading Tersenyum 34 Konseli Begini bu, jika saya tidak mengeluarkan uneg-uneg ke ibu, mungkin saya tidak tahu posisi saya. Sepertinya selama ini saya terlalu mengharapkan mereka, tapi saya tidak mau melihat kondisi sebenarnya. Saya hanya membayangkan yang indah-indah sebagaimana orang pacaran. Ternyata saya tidak pacaran sama mereka bu. Konselor Maksudmu? Leading Tersenyum 35 Konseli Yah…. Hubungan kami ternyata bukan pacaran, tetapi sebatas sahabat karib kan bu. Tersenyum Konseli membenahi duduknya Konselor Bisa kamu jelaskan kepada ibu, apa yang kamu maksud dengan sahabat karib? Pertanyaan terbuka Tersenyum 36 Konseli Yah… sahabat karib tidak akan membicarakan cinta sebaimana pasangan yang sedang berpacaran kan bu. Mereka saling mencintai dan menyayangi sebagai sahabat. Gitu ya bu? Konselor Good Reward Tersenyum 37 Konseli He…he…he…. Konselor Baiklah Angga. Kamu saat ini sudah menyadari posisimu. Selanjutnya, apa yang akan kamu lakukan? Leading & Pertanyaan terbuka Tersenyum 38 Konseli Hm…. Sepertinya saya akan berperilaku sebagaimana biasanya. Yang terpenting saat ini saya menyadari bahwa hubungan kami bertiga sebatas sahabat, sehingga saya akan memperlakukan mereka sebagai sahabat. Saya juga tidak ingin melukai hati mereka bu. Mereka teramat baik. Konselor Baik. Apa yang kamu rasakan saat ini Angga? Pertanyaan terbuka Tersenyum
  • 6.
    6 38 Konseli Sayamerasa bebas bu. Ternyata saya salah dalam menilai perasaan saya. Saya merasa bebas bu. Konselor Baiklah Angga. Hm… tidak terasa, kita konseling selama 45 menit. Sesuai dengan kesepatakan kita tadi, sebaiknya kita mengakhiri pertemuan ini. Bagaimana? terminasi Tersenyum 39 Konseli Ya bu. setuju Konselor OK. Sebelum kita akhiri pertemuan ini, bisa kamu ceritakan kepada ibu apa yang telah kamu dapat dari pertemuan ini? Meringkas Tersenyum 40 Konseli Ya bu. Kesumpekan saya ini ternyata berasal dari perasaan saya sendiri. Saya tidak menyadari bahwa perasaan saya justru membuat saya bingung. Saya rasakan bahwa ibu benar-benar mau mendengarkan saya, sehingga saya menyadari bahwa perasaan-perasaan saya terhadap Guruh dan Idonn keliru. Saya merasa plong karena ibu mau mendengarkan saya. Terima kasih bu. Konselor OK. Yang terpenting adalah kamu sudah bisa memandang hubungan itu sesuai dengan apa yang kamu pahami Angga. Baiklah, sudah saatnya kamu mengikuti pelajaran. Jika ada masalah, jangan ragu-ragu untuk dating ke ruang konseling. Ibu akan mencoba membantumu. Terminasi Tersenyum 41 Konseli Terima kasih bu. Selamat pagi Konselor Selamat pagi Terminasi Tersenyum Mengantar konseli ke pintu dan menjabat tangan konseli