Konseli mengungkapkan masalahnya yaitu merasa bingung dengan hubungannya dengan dua teman laki-laki yang dekat dengannya. Melalui proses konseling, konseli menyadari bahwa perasaannya selama ini salah karena menganggap hubungannya lebih dari sekedar persahabatan. Konselor membantu konseli memahami posisinya sebenarnya melalui pendengaran aktif dan pertanyaan-pertanyaan yang mendorong refleksi diri.