TERAPI PANAS
Cahya Nuryana Delis Setiawati
Farhan Gumelar Nisa Fajriah
Rezka Ahmad Lia Ratu Manggali
Ridki Nurhikmat Melani Kusdayani
Rizal Yoga P Nurul Muti Mufida
Ulpah Sri Rahmi
Kelompok 1st
Kelas 1A
S1 Keperawatan
Kelompok 1st
Kelas 1A
S1 Keperawatan
Pengertian Terapi
• Dalam kamus Bahasa Indonesia, definisi terapi
adalah “usaha untuk memulihkan kesehatan orang
yang sedang sakit”. Tidak disebut ‘usaha medis’
dan juga tidak disebut menyembuhkan penyakit.
Maka kita bisa paham bahwa terapi adalah lebih
luas daripada sekadar pengobatan atau
perawatan. Apa yang dapat memberi kesenangan,
baik fisik maupun mental, pada seseorang yang
sedang sakit dapat dianggap terapi.
Terapi Panas
• Terapi panas merupakan terapi dengan
menggunakan panas. Sedangkan kompres
adalah salah satu metode fisik yang
digunakan untuk menurunkan suhu tubuh
bila anak demam yang sudah dikenal
sejak zaman dulu. Kompres panas
membantu meredakan sakit yang
berhubungan dengan radang sendi dan
otot kaku dengan mengurangi ketegangan
dan melancarkan aliran darah.
Tujuan Terapi Panas
• Terapi Panas pada tubuh bertujuan untuk
meningkatkan perbaikan dan pemulihan jaringan.
Bentuk kompres termal biasanya bergantung
pada tujuannya.
Efek Panas
• Kimia
 Kecepatan reasi kimia akan meningkat
dengan peningkatan temperatur.
 Hal ini terlihat pada reksi oksidasi akan
meningkat dengan peningkatan suhu,ini
sesuai dengan hokum Vanth Hoff.
 Permeabilitas membrane sel akan
meningkat sesuai dengan peningkatan
suhu,pada jaringan akan terjadi
peningakatan metabolism seiring dengan
peningkatan pertukaran anatar zat kimia
tubuh dengan cairan tubuh.
Lanjutan..
• Fisika
 Panas menyebabkan zat cair , padat dan gas
mengalami pemuaian segala arah.sebuah logam
berbentuk kubus mengalami pemuaian isi.
• Biologis
 Adanya peningkatan sel darah putih secara toral
dan fenomena reaksi peradangan serta adanya
dilatasi (pelebaran )pembuluh darah yang
meningkat sesuai dengan peningkatan sirkulasi
(peredaran ) darah serta peningkatan tekanan
kapiler.tekanan O2 dan CO 2 didalam darah akan
meningkat sedangkan pH darah akan mengalami
penurunan.
Penggunaan  Energi Panas Dalam Bidang Kesehatan
• Romans memakai minyak panas untuk
memijat.
• Seabat kemudian tepatnya 1913
penggunaan sinar ungu ultra oleh Reyn
dalam irradiasi tubuh manusia.
• Dan sejak ditemukan piezo elektrik
generator oleh Langervin pada tahun
1917 mulailah para klinisi menggunakan
ultrasonik dalam pengobatan.
• Dan hingga kini masih banyak orang yang
bahkan di klinik masih mempergunakan
air panas atau dingin sebagai bahan
kompres.
PENGGUNAAN ENERGI PANAS UNTUK DIAGNOSTIK
• Dengan menganalisa sebaran nilai temperatur pada
tubuh manusia maka dapat dilihat apakah di dalam
tubuh ditemukan gejala penyakit atau tidak. Tubuh
yang berpenyakit umumnya disebabkan oleh adanya
gangguan terhadap mekanisme metabolisme sel.
• Bila metabolisme sel terganggu maka
temperaturnya umumnya meningkat.
• Distribusi peredaran darah juga dapat diamati dari
hasil pengukuran temperatur pada setiap titik pada
permukaan tubuh karena panas di dalam tubuh
didistribusi oleh aliran darah. Metode deteksi
dengan menggunakan distribusi panas tubuh ini
disebut thermography.
Termografi
Adalah alat diagnostik yang menggunakan energy
panas yaitu untuk mendeteksi temperature
permukaan kulit atau memberikan gambaran
termogram. 2 jenis:
Termografi dalam keseimbangan panas
Dibuat dari lempeng tipis nitrat sellulosa dan
dilapisi dengan minyak tipispengabsorbsi panas.
Permukaan kulit yang mencapai keseimbangan
panas berubah warnapada suhu tertentu.
Pada kulit normal berubah warna menjadi hijau,
apabila suhu berubah terjadi perubahan warna film
sellulosa dari coklat menjadi kemerrah-merahan.
Lanjutan...
 Termografi dengan fotokonduktivitas infra merah
 Dengan menggunakan kamera infra merah, panas
yang dipancarkan kulit berupa radiasi infra merah
oleh susunan optis dijatuhkan ke detector
inframerah akn menjadi diskontinu.
 Oleh tranduser infra merah diubah menjadi pulsa
listrik kemudian diperkuatdengan amplifier
kemudian ditampilkan gambar di layar
 Untuk mendapatkan hanya berkas iinfra merah saja
pada tranduser dipakaifilter transparan yang hanya
melewatkan radiasi infra merah.Beberapa hal yang
harus diperhatikan sebelum melakukan termografi.
Lanjutan...
• Pakaian penderita harus dilepas sebelum
termografi dilakukan. Penderita sebelumnya ditempatkan
pada ruangan dengan suhu 21­C selama 15 menit. Tujuannya
untuk adaptasi sebelum termografi dilakukan sehingga hasil
termogramkontras.
• Gambaran termogram permukaan tubuh dalam keadaan
normal adalah simetris bagian kiri dan kanan. Gambaran
termogram dapat berwarna :
• Daerah panas gambarnya putih
• Daerah dingin gambarnya hitam
• Termogram berwarna disertai dengan batang penunjuk suhu
• Batang penunjuk warna dingin : ungu pucat, hijau, biru muda
• Batang penunjuk warna panas : merah, coklat, kuning, putih
• Warna biru pada 30o
C dianggap temperatur normal
maksimum sebagaipetunjuk kalibrasi pada suhu lingkungan
21.
Gambar contoh penggunaan termografi
PENGGUNAAN ENERGI PANAS DI BIDANG KEDOKTERAN
Energi panas bila mengenai salah satu bagian tubuh akan
menaikkan temperature daerahtersebut. Efek panas tersebut
dapat dilihat menurut :
Fisika
Panas menyebabkan zat cair,padat dan gas mengalami
pemuaian ke segala arah.
Kimia
Kecepatan reaksi kimia akan meningkat karena reaksi oksidasi
meningkat pada kenaikan temperature. Permebealitas membrane
sel akan meningkat sehingga terjadi peningkatan metabolisme
jaringan  terjadinya peningkatan pertukaran antara zatkimia
tubuh dan cairan tubuh.
Biologis
Merupakan gabungan efek panas fisika dan kimia. Adanya
peningkatan sel drah putih,pelebaran pembuluh darah 
sirkulasi darah meningkat.
Metode yang dipakai untuk transfer energi panas
dalam pengobatan :
 Konduksi
Pemindahan energi panas total tergantung pada luas daerah kontak,
perbedaan temperatur, lama melakukan kontak material
konduksi panas. Melalui metode konduksi ini dapat berupa :
1. Kantong air panas/ botol berisi air panas, sangat efisien untuk
pengobatannyeri pada daerah perut.
2. Handuk panlas, sangat efisien untuk pengobatan sakit otot
misalnya kejang otot.
3. Mandi uap ,efisien untuk relaksasi otot dan untuk penyegaran.
4. Lumpur panas, dapat mengkonduksi panas ke dalam jaringan
dandapat mencegah kehilangan panas tubuh.
5. Wax Bath/Parafin Bath, efisien untuk transfer panas pada
tungkai bawahterutama pada orang tua.
6. Electric pads dengan cara melingkari kawat elemen panas yang
 dibungkus asbes.
Lanjutan...
 Radiasi
Digunakan untuk pemanasan permukaan tubuh secara radiasi (pemancaran)
sepertipemanasan dengan sinar matahari atau nyala api. Sumber radiasi
:
1.  Electric fire ada 2 tipe :
a) Old type fire
Mempunyai daya 750 watt dengan range radiasi antara merah
mendekatiinfra merah dan panjang gelombang < 15.000 A
b) Pencil bar type
Menggunakan reflector rectangular  dan hape like acoustic type.
2. Infra merah.
Untuk mendapatkan infra merah digunakan lampu pijar 250 – 1.000 watt
yangdiberi filter merah. Gelombang yang digunakan 8.000 –40.000 nm
(1 nm = 10-9). Penetrasi energi/gelombang pada kulit + 3 mm.  Metode
radiasi dengan infra merahsecara umum sama dengan metode konduksi
panas tapi lebih efektif  karena penetrasinya lebih dalam.
Metode elektromagnetis
 Short wave diathermy (diatermi gelombang pendek) Agar
energi panas dapat ditransfer ke dalam tubuh maka dapat
dilakukandengan dua cara:
a. Teknik Kondensor
Bagian tubuh sebelah menyebelah diletakkan dua metal plate.
Pada permukaan elektrode diberikan larutan elektrolit.
Dengan adanya aliranbolak balik (AC) molekul-molekul
dalam tubuh menjadi gitasi akibat kenaikan temperatur. 
b.  Inductothermy 
Bagian tubuh yang akan dipanasi dililitkan dengan kabel
kemudian dialirkanlistrik. Dengan cara ini jaringan tubuh
tidak berada dalam sirkuit tetapi terletak dalam medan
magnet dari suatu koil. Aliran bolak-balik di dalamkoil akan
menimbulkan medan magnet bolak-balik di dalam jaringan
timbul panas di daerah yang bersangkutan.
Terapi panas

Terapi panas

  • 1.
    TERAPI PANAS Cahya NuryanaDelis Setiawati Farhan Gumelar Nisa Fajriah Rezka Ahmad Lia Ratu Manggali Ridki Nurhikmat Melani Kusdayani Rizal Yoga P Nurul Muti Mufida Ulpah Sri Rahmi Kelompok 1st Kelas 1A S1 Keperawatan Kelompok 1st Kelas 1A S1 Keperawatan
  • 2.
    Pengertian Terapi • Dalamkamus Bahasa Indonesia, definisi terapi adalah “usaha untuk memulihkan kesehatan orang yang sedang sakit”. Tidak disebut ‘usaha medis’ dan juga tidak disebut menyembuhkan penyakit. Maka kita bisa paham bahwa terapi adalah lebih luas daripada sekadar pengobatan atau perawatan. Apa yang dapat memberi kesenangan, baik fisik maupun mental, pada seseorang yang sedang sakit dapat dianggap terapi.
  • 3.
    Terapi Panas • Terapipanas merupakan terapi dengan menggunakan panas. Sedangkan kompres adalah salah satu metode fisik yang digunakan untuk menurunkan suhu tubuh bila anak demam yang sudah dikenal sejak zaman dulu. Kompres panas membantu meredakan sakit yang berhubungan dengan radang sendi dan otot kaku dengan mengurangi ketegangan dan melancarkan aliran darah.
  • 4.
    Tujuan Terapi Panas •Terapi Panas pada tubuh bertujuan untuk meningkatkan perbaikan dan pemulihan jaringan. Bentuk kompres termal biasanya bergantung pada tujuannya.
  • 5.
    Efek Panas • Kimia Kecepatan reasi kimia akan meningkat dengan peningkatan temperatur.  Hal ini terlihat pada reksi oksidasi akan meningkat dengan peningkatan suhu,ini sesuai dengan hokum Vanth Hoff.  Permeabilitas membrane sel akan meningkat sesuai dengan peningkatan suhu,pada jaringan akan terjadi peningakatan metabolism seiring dengan peningkatan pertukaran anatar zat kimia tubuh dengan cairan tubuh.
  • 6.
    Lanjutan.. • Fisika  Panasmenyebabkan zat cair , padat dan gas mengalami pemuaian segala arah.sebuah logam berbentuk kubus mengalami pemuaian isi. • Biologis  Adanya peningkatan sel darah putih secara toral dan fenomena reaksi peradangan serta adanya dilatasi (pelebaran )pembuluh darah yang meningkat sesuai dengan peningkatan sirkulasi (peredaran ) darah serta peningkatan tekanan kapiler.tekanan O2 dan CO 2 didalam darah akan meningkat sedangkan pH darah akan mengalami penurunan.
  • 7.
    Penggunaan  Energi Panas DalamBidang Kesehatan • Romans memakai minyak panas untuk memijat. • Seabat kemudian tepatnya 1913 penggunaan sinar ungu ultra oleh Reyn dalam irradiasi tubuh manusia. • Dan sejak ditemukan piezo elektrik generator oleh Langervin pada tahun 1917 mulailah para klinisi menggunakan ultrasonik dalam pengobatan. • Dan hingga kini masih banyak orang yang bahkan di klinik masih mempergunakan air panas atau dingin sebagai bahan kompres.
  • 8.
    PENGGUNAAN ENERGI PANASUNTUK DIAGNOSTIK • Dengan menganalisa sebaran nilai temperatur pada tubuh manusia maka dapat dilihat apakah di dalam tubuh ditemukan gejala penyakit atau tidak. Tubuh yang berpenyakit umumnya disebabkan oleh adanya gangguan terhadap mekanisme metabolisme sel. • Bila metabolisme sel terganggu maka temperaturnya umumnya meningkat. • Distribusi peredaran darah juga dapat diamati dari hasil pengukuran temperatur pada setiap titik pada permukaan tubuh karena panas di dalam tubuh didistribusi oleh aliran darah. Metode deteksi dengan menggunakan distribusi panas tubuh ini disebut thermography.
  • 9.
    Termografi Adalah alat diagnostikyang menggunakan energy panas yaitu untuk mendeteksi temperature permukaan kulit atau memberikan gambaran termogram. 2 jenis: Termografi dalam keseimbangan panas Dibuat dari lempeng tipis nitrat sellulosa dan dilapisi dengan minyak tipispengabsorbsi panas. Permukaan kulit yang mencapai keseimbangan panas berubah warnapada suhu tertentu. Pada kulit normal berubah warna menjadi hijau, apabila suhu berubah terjadi perubahan warna film sellulosa dari coklat menjadi kemerrah-merahan.
  • 10.
    Lanjutan...  Termografi denganfotokonduktivitas infra merah  Dengan menggunakan kamera infra merah, panas yang dipancarkan kulit berupa radiasi infra merah oleh susunan optis dijatuhkan ke detector inframerah akn menjadi diskontinu.  Oleh tranduser infra merah diubah menjadi pulsa listrik kemudian diperkuatdengan amplifier kemudian ditampilkan gambar di layar  Untuk mendapatkan hanya berkas iinfra merah saja pada tranduser dipakaifilter transparan yang hanya melewatkan radiasi infra merah.Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan termografi.
  • 11.
    Lanjutan... • Pakaian penderitaharus dilepas sebelum termografi dilakukan. Penderita sebelumnya ditempatkan pada ruangan dengan suhu 21­C selama 15 menit. Tujuannya untuk adaptasi sebelum termografi dilakukan sehingga hasil termogramkontras. • Gambaran termogram permukaan tubuh dalam keadaan normal adalah simetris bagian kiri dan kanan. Gambaran termogram dapat berwarna : • Daerah panas gambarnya putih • Daerah dingin gambarnya hitam • Termogram berwarna disertai dengan batang penunjuk suhu • Batang penunjuk warna dingin : ungu pucat, hijau, biru muda • Batang penunjuk warna panas : merah, coklat, kuning, putih • Warna biru pada 30o C dianggap temperatur normal maksimum sebagaipetunjuk kalibrasi pada suhu lingkungan 21.
  • 12.
  • 13.
    PENGGUNAAN ENERGI PANASDI BIDANG KEDOKTERAN Energi panas bila mengenai salah satu bagian tubuh akan menaikkan temperature daerahtersebut. Efek panas tersebut dapat dilihat menurut : Fisika Panas menyebabkan zat cair,padat dan gas mengalami pemuaian ke segala arah. Kimia Kecepatan reaksi kimia akan meningkat karena reaksi oksidasi meningkat pada kenaikan temperature. Permebealitas membrane sel akan meningkat sehingga terjadi peningkatan metabolisme jaringan  terjadinya peningkatan pertukaran antara zatkimia tubuh dan cairan tubuh. Biologis Merupakan gabungan efek panas fisika dan kimia. Adanya peningkatan sel drah putih,pelebaran pembuluh darah  sirkulasi darah meningkat.
  • 14.
    Metode yang dipakaiuntuk transfer energi panas dalam pengobatan :  Konduksi Pemindahan energi panas total tergantung pada luas daerah kontak, perbedaan temperatur, lama melakukan kontak material konduksi panas. Melalui metode konduksi ini dapat berupa : 1. Kantong air panas/ botol berisi air panas, sangat efisien untuk pengobatannyeri pada daerah perut. 2. Handuk panlas, sangat efisien untuk pengobatan sakit otot misalnya kejang otot. 3. Mandi uap ,efisien untuk relaksasi otot dan untuk penyegaran. 4. Lumpur panas, dapat mengkonduksi panas ke dalam jaringan dandapat mencegah kehilangan panas tubuh. 5. Wax Bath/Parafin Bath, efisien untuk transfer panas pada tungkai bawahterutama pada orang tua. 6. Electric pads dengan cara melingkari kawat elemen panas yang  dibungkus asbes.
  • 15.
    Lanjutan...  Radiasi Digunakan untukpemanasan permukaan tubuh secara radiasi (pemancaran) sepertipemanasan dengan sinar matahari atau nyala api. Sumber radiasi : 1.  Electric fire ada 2 tipe : a) Old type fire Mempunyai daya 750 watt dengan range radiasi antara merah mendekatiinfra merah dan panjang gelombang < 15.000 A b) Pencil bar type Menggunakan reflector rectangular  dan hape like acoustic type. 2. Infra merah. Untuk mendapatkan infra merah digunakan lampu pijar 250 – 1.000 watt yangdiberi filter merah. Gelombang yang digunakan 8.000 –40.000 nm (1 nm = 10-9). Penetrasi energi/gelombang pada kulit + 3 mm.  Metode radiasi dengan infra merahsecara umum sama dengan metode konduksi panas tapi lebih efektif  karena penetrasinya lebih dalam.
  • 16.
    Metode elektromagnetis  Shortwave diathermy (diatermi gelombang pendek) Agar energi panas dapat ditransfer ke dalam tubuh maka dapat dilakukandengan dua cara: a. Teknik Kondensor Bagian tubuh sebelah menyebelah diletakkan dua metal plate. Pada permukaan elektrode diberikan larutan elektrolit. Dengan adanya aliranbolak balik (AC) molekul-molekul dalam tubuh menjadi gitasi akibat kenaikan temperatur.  b.  Inductothermy  Bagian tubuh yang akan dipanasi dililitkan dengan kabel kemudian dialirkanlistrik. Dengan cara ini jaringan tubuh tidak berada dalam sirkuit tetapi terletak dalam medan magnet dari suatu koil. Aliran bolak-balik di dalamkoil akan menimbulkan medan magnet bolak-balik di dalam jaringan timbul panas di daerah yang bersangkutan.