DASAR-DASAR GEOLOGI
Guru Pengampu : Gunawan Guharjo, S.T.
CLASS RULES
Menghargai Guru ketika pada pembelajaran
01.
02. Berpendapat sesuai dengan konsep
Respek terhadap teman
Belajar dengan penuh cinta dan bahagia
03.
04.
MATERI
6.2. Susunan Interior Bumi
TUJUAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan teori keterbentukan bumi yang
terdiri dari: Teori Laplace, Teori Planetesimal,
Teori Tidal, Teori Georges-Louis Leclerc, Teori
Kuiper, Teori Weizsacker, Teori Whipple Fred L,
Teori Pasang Surut Gas, Teori Ledakan Besar,
Teori Bintang kembar.
CLASS
ACTIVITY
Berikut adalah alur kegiatan
pembelajaran dikelas hari ini
PERTANYAAN
Lapisan Kerak bumi dibagi menjadi berapa ?
Apa komposisi/kandungan yang ada pada
kerak samudera ?
Berapa kedalaman lapisan astenosfer ?
Lapisan inti bumi dibagi menjadi berapa ? dan
apa komposisi/kandungan yang ada pada
masing-masing lapisan ?
TEORI LAPLACE
Teori pembentukan bumi Laplace dicetuskan oleh seorang pakar
matematika dan astronomi berkebangsaan Perancis, yaitu Pierre Simon
Marquis de Laplace. Teori ini muncul pada tahun 1796 di Perancis.
Menurut Laplace, bumi terbentuk dari gumpalan gas panas yang
berputar-putar pada sebuah pusat peredaran.
Setelah itu terbentuklah sebuah cincin-cincin gas di sekelilingnya yang
kemudian terlempar atau bergerak menjauh. Hingga akhirnya cincin-
cincin yang bergerak menjauh tersebuh mengalami pendinginan
membentuk bola raksasa. Kemudian bola raksasa inilah yang disebut
sebagai bumi.
TEORI PLANETISIMAL
Seorang ahli yang berasal dari Amerika, Forest Ray bersama T.C
Chamberlain yaitu seorang ahli geologi menjelaskan proses pembentukan
bumi. Menurut keduanya, matahari terbentuk terlebih dulu sebagai pusat
peredaran dengan massa gas yang cukup besar. Kemudian melintaslah
sebuah bintang dengan kecepatan maksimum di sekitar area matahari.
Hal ini menyebabkan adanya tarikan antara partikel-partikel gas matahari
dengan bintang tersebut. Sebagian massa gas bertahan mengelilingi
matahari akibat gaya gravitasi, sedangkan bagian lainnya terlempar
menjauh ke luar lintasan bintang. Massa gas yang mengelilingi mathari
akhirnya mengalami pendinginan, hingga terbentuklah sebuah planetisimal
atau cincin. Dari planetisimal inilah terjadi gaya tarik menarik yang cukup
besar pada massa gas. Akibat daya tarik tersebut planetisimal menjadi
padat. Hingga akhirnya membentuk sebuah planet, salah satunya planet kita
sekarang, yaitu bumi.
TEORI TIDAL
Teori ini dikemukakan oleh seorang ilmuwan Inggris yang bernama
James Jeans dan Harold Jeffreys. Teori tidal tercetus pada tahun 1918
silam. Menurut teori tidal, pembentukan bumi terjadi akibat massa gas
matahari mengalami tarik menarik akibat bergesekan dengan bintang
yang cukup kuat. Dari hasil tarik menarik ini, sebagian massa bergerak
ke arah luar membentuk cerutu.
Bagian yang berbentuk cerutu inilah akhirnya mengalami pendinginan.
Proses pendinginan mengakibatkan bentuk gas menjadi gumpalan-
gumpalan bola. Kemudian gumpalan-gumpalan bola inilah yang
disebut sebagai planet, salah satunya bumi.
TEORI GEORGES – LOUIS LECLERC
Seorang ilmuwan yang bernama Louis Lecrerc, Perancis Georges,
dan Comte de Buffon, menjelaskan proses pembentukan bumi berasal
dari tumbukan komet dengan matahari. Hal ini menyebabkan sebagian
massa matahri terpental jauh hingga terbentuklah suatu planet.
Pendapatnya ini disampaikan pada tahun 1778, kemudian banyak
diterima oleh kalangan ilmuwan lainnya.
TEORI KUIPER
Gerald P. Kuiper dalam sebuah teori pembentukan bumi menyatakan
bahwa pada awalnya terdapat nebula yang sangat besar dengan
bentuk mirip piringan cakram. Adapun pusat piringan cakram tersebut
disebut sebagai protomatahari. Sedangkan bagian yang mengelilingi
protomathari disebut sebagai protoplanet.
Pusat piringan menjadi sangat panas dan berpijar. Namun, protoplanet
mengalami gejala pendinginan hingga akhirnya menggumpal
membentuk planet. Inilah asal mula planet bumi terbentuk.
TEORI WEIZSACKER
Carl Friedrich von Weizsacker merupakan seorang ahli ilmu astronomi
yang berasal dari Jerman. Pada tahun 1940, dirinya ikut mencetuskan
sebuah teori yang menyatakan bahwa awal mulanya tata surya
terdiri dari matahari. Kemudian matahari tersebut dikelilingi oleh
sebuah kabut gas.
Kandungan dalam kabut gas merupakan unsur-unsur ringan, seperti
hidrogen dan helium. Hal ini menjadi sebab menguapnya kabut gas
tersebut karena panas matahari. Sedangkan unsur yang berat
mengalami penggumpalan dan disebut sebagai planet.
TEORI WHIPPLE FRED L
Seorang ahli astronomi berkebangsaan Amerika, Whipple Fred L
menjelaskan pembentukan bumi yang berasal dari kabut serta gas
aneh. Kabut dan gas ini mengandung nitrogen dan kosmis, berotasi
dalam sebuah piringan besar.
Kabut dan gas yang berotasi menyebabkan penggumpalan massa
hingga menjadi padat. Sedangkan gas yang ringan menguap di
angkasa. Gumpalan padat tersebut akhirnya disebut sebagai planet
TEORI PASANG SURUT GAS
Teori ini sangatlah terkenal di kalangan para ahli pada tahun 1918.
Pencetus dari teori ini adalah James Jeans dan Harold Jeffreys.
Kedunya sepakat bahwa pembentukan bumi berawal dari bintang
besar yang mendekati matahari, hingga menyebabkan terjadinya
pasang surut pada matahari berupa gas.
Setelah terjadi pasang surut, matahari akan mengeluarkan
gelombang raksasa yang disebabkan gaya tarik bintang. Gelombang
yang membentuk lidah pejar tersebut akhirnya mengalami
perapatan gas, hingga terpecah menjadi planet-planet, salah
satunya bumi.
TEORI LEDAKAN BESAR
Teori Big Bang menyatakan bahwa bumi telah terbentuk selama
puluhan miliar tahun. Awalnya terdapat gumpalan kabut yang
berputar pada suatu poros.
Putaran pada poros tersebut membuat bagian yang ringan terlempar
ke luar angkasa dan membentuk sebuah piring cakram raksasa.
Hingga pada suatu waktu cakram raksasa yang terdiri dari kabut dan
gas meledak.
Ledakan besar tersebut akhirnya membentuk galaksi serta nebula-
nebula. Tercatat selama 4,6 miliar tahun, nebula-nebula membeku
dan menjadi galaksi, salah satunya Galaksi Bima Sakti. Kemudian
bagian dari galaksi tersebut mengalami kondensasi membentuk
gumpalan kecil yang dinamai planet, termasuk bumi di dalamnya.
TEORI KABUT NEBULA
Teori pembentukan bumi menurut Immanuel Kant disebut juga
dengan teori kabut nebula. Teori ini muncul sekitar tahun 1755,
kemudian disempurnakan oleh Piere de Laplace pada tahun 1796.
Teori kabut nebula menjelaskan bahwa terdapat kumpulan gas
bebas di luar angkasa yang disebut kabut nebula.
Kemudian terjadi tarik menarik antar gas yang membentuk kabut
semakin besar dan bergerak cepat proses perputaran ini
menyebabkan materi kabut terlempar dan terpisah. Hingga akhirnya
materi yang terlempar mengalami pendinginan dan penggumpalan
menjadi sebuah planet.
TEORI BINTANG KEMBAR
Teori pembentukan bumi ini dicetuskan oleh seorang ahli astronomi
yang bernama Raymond Arthur Lyttleton. Menurut Arthur, bintang
kembar merupakan bagian terkecil dari sebuah galaksi. Salah satu
bintang dalam galaksi meledak sehingga banyak material yang
dikandungnya terlempar.
Sedangkan bintang yang lain tidak mengalami ledakan karena
adanya gaya gravitasi. Oleh sebab itu, sebaran material akibat
ledakan bintang satunya mengelilingi bintang yang tidak meledak.
Bintang yang tidak meledak dikenal sebagai matahari, lainnya dalam
bentuk pecahan akibat ledakan dikenal sebagai planet, salah
satunya bumi.
THANK
YOU
KESIMPULAN
KESIMPULAN
KESIMPULAN
Ada sebelas teori yang dikemukakan oleh para ahli mengenai
keterbentukan bumi
Masing-masing teori meggunakan ilmu sains fisika,
matematika dan ilmu sains lainnya dalam mengemukakan teori
Yang perlu dipahami adalah, teori pembentukan bumi yang
dikemukakan para ahli menggunakan ilmu pengetahuan sebagai
dasar dalam mengemukakakan pendapat
1.
2.
3.
PERTANYAAN
Sebutkan teori-teori mengenai pembentukan
bumi yang kalian ketahui
Dari teori yang sudah disebutkan tadi, buatlah
penjelasan sesuai dengan pemahaman kalian
TUGAS
Buatlah gambar peta pikiran tentang teori
pembentukan bumi
sajikan dalam bentuk apa saja sesuai dengan
bakat dan minat (kertas HVS F4, karton Banner dll)
Buat karya yang indah dan menarik

Teori Pembentukan Bumi - Guru.pdf

  • 1.
    DASAR-DASAR GEOLOGI Guru Pengampu: Gunawan Guharjo, S.T.
  • 2.
    CLASS RULES Menghargai Guruketika pada pembelajaran 01. 02. Berpendapat sesuai dengan konsep Respek terhadap teman Belajar dengan penuh cinta dan bahagia 03. 04.
  • 3.
  • 4.
    TUJUAN PEMBELAJARAN Menjelaskan teoriketerbentukan bumi yang terdiri dari: Teori Laplace, Teori Planetesimal, Teori Tidal, Teori Georges-Louis Leclerc, Teori Kuiper, Teori Weizsacker, Teori Whipple Fred L, Teori Pasang Surut Gas, Teori Ledakan Besar, Teori Bintang kembar.
  • 5.
    CLASS ACTIVITY Berikut adalah alurkegiatan pembelajaran dikelas hari ini
  • 6.
    PERTANYAAN Lapisan Kerak bumidibagi menjadi berapa ? Apa komposisi/kandungan yang ada pada kerak samudera ? Berapa kedalaman lapisan astenosfer ? Lapisan inti bumi dibagi menjadi berapa ? dan apa komposisi/kandungan yang ada pada masing-masing lapisan ?
  • 7.
    TEORI LAPLACE Teori pembentukanbumi Laplace dicetuskan oleh seorang pakar matematika dan astronomi berkebangsaan Perancis, yaitu Pierre Simon Marquis de Laplace. Teori ini muncul pada tahun 1796 di Perancis. Menurut Laplace, bumi terbentuk dari gumpalan gas panas yang berputar-putar pada sebuah pusat peredaran. Setelah itu terbentuklah sebuah cincin-cincin gas di sekelilingnya yang kemudian terlempar atau bergerak menjauh. Hingga akhirnya cincin- cincin yang bergerak menjauh tersebuh mengalami pendinginan membentuk bola raksasa. Kemudian bola raksasa inilah yang disebut sebagai bumi.
  • 8.
    TEORI PLANETISIMAL Seorang ahliyang berasal dari Amerika, Forest Ray bersama T.C Chamberlain yaitu seorang ahli geologi menjelaskan proses pembentukan bumi. Menurut keduanya, matahari terbentuk terlebih dulu sebagai pusat peredaran dengan massa gas yang cukup besar. Kemudian melintaslah sebuah bintang dengan kecepatan maksimum di sekitar area matahari. Hal ini menyebabkan adanya tarikan antara partikel-partikel gas matahari dengan bintang tersebut. Sebagian massa gas bertahan mengelilingi matahari akibat gaya gravitasi, sedangkan bagian lainnya terlempar menjauh ke luar lintasan bintang. Massa gas yang mengelilingi mathari akhirnya mengalami pendinginan, hingga terbentuklah sebuah planetisimal atau cincin. Dari planetisimal inilah terjadi gaya tarik menarik yang cukup besar pada massa gas. Akibat daya tarik tersebut planetisimal menjadi padat. Hingga akhirnya membentuk sebuah planet, salah satunya planet kita sekarang, yaitu bumi.
  • 9.
    TEORI TIDAL Teori inidikemukakan oleh seorang ilmuwan Inggris yang bernama James Jeans dan Harold Jeffreys. Teori tidal tercetus pada tahun 1918 silam. Menurut teori tidal, pembentukan bumi terjadi akibat massa gas matahari mengalami tarik menarik akibat bergesekan dengan bintang yang cukup kuat. Dari hasil tarik menarik ini, sebagian massa bergerak ke arah luar membentuk cerutu. Bagian yang berbentuk cerutu inilah akhirnya mengalami pendinginan. Proses pendinginan mengakibatkan bentuk gas menjadi gumpalan- gumpalan bola. Kemudian gumpalan-gumpalan bola inilah yang disebut sebagai planet, salah satunya bumi.
  • 10.
    TEORI GEORGES –LOUIS LECLERC Seorang ilmuwan yang bernama Louis Lecrerc, Perancis Georges, dan Comte de Buffon, menjelaskan proses pembentukan bumi berasal dari tumbukan komet dengan matahari. Hal ini menyebabkan sebagian massa matahri terpental jauh hingga terbentuklah suatu planet. Pendapatnya ini disampaikan pada tahun 1778, kemudian banyak diterima oleh kalangan ilmuwan lainnya.
  • 11.
    TEORI KUIPER Gerald P.Kuiper dalam sebuah teori pembentukan bumi menyatakan bahwa pada awalnya terdapat nebula yang sangat besar dengan bentuk mirip piringan cakram. Adapun pusat piringan cakram tersebut disebut sebagai protomatahari. Sedangkan bagian yang mengelilingi protomathari disebut sebagai protoplanet. Pusat piringan menjadi sangat panas dan berpijar. Namun, protoplanet mengalami gejala pendinginan hingga akhirnya menggumpal membentuk planet. Inilah asal mula planet bumi terbentuk.
  • 12.
    TEORI WEIZSACKER Carl Friedrichvon Weizsacker merupakan seorang ahli ilmu astronomi yang berasal dari Jerman. Pada tahun 1940, dirinya ikut mencetuskan sebuah teori yang menyatakan bahwa awal mulanya tata surya terdiri dari matahari. Kemudian matahari tersebut dikelilingi oleh sebuah kabut gas. Kandungan dalam kabut gas merupakan unsur-unsur ringan, seperti hidrogen dan helium. Hal ini menjadi sebab menguapnya kabut gas tersebut karena panas matahari. Sedangkan unsur yang berat mengalami penggumpalan dan disebut sebagai planet.
  • 13.
    TEORI WHIPPLE FREDL Seorang ahli astronomi berkebangsaan Amerika, Whipple Fred L menjelaskan pembentukan bumi yang berasal dari kabut serta gas aneh. Kabut dan gas ini mengandung nitrogen dan kosmis, berotasi dalam sebuah piringan besar. Kabut dan gas yang berotasi menyebabkan penggumpalan massa hingga menjadi padat. Sedangkan gas yang ringan menguap di angkasa. Gumpalan padat tersebut akhirnya disebut sebagai planet
  • 14.
    TEORI PASANG SURUTGAS Teori ini sangatlah terkenal di kalangan para ahli pada tahun 1918. Pencetus dari teori ini adalah James Jeans dan Harold Jeffreys. Kedunya sepakat bahwa pembentukan bumi berawal dari bintang besar yang mendekati matahari, hingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada matahari berupa gas. Setelah terjadi pasang surut, matahari akan mengeluarkan gelombang raksasa yang disebabkan gaya tarik bintang. Gelombang yang membentuk lidah pejar tersebut akhirnya mengalami perapatan gas, hingga terpecah menjadi planet-planet, salah satunya bumi.
  • 15.
    TEORI LEDAKAN BESAR TeoriBig Bang menyatakan bahwa bumi telah terbentuk selama puluhan miliar tahun. Awalnya terdapat gumpalan kabut yang berputar pada suatu poros. Putaran pada poros tersebut membuat bagian yang ringan terlempar ke luar angkasa dan membentuk sebuah piring cakram raksasa. Hingga pada suatu waktu cakram raksasa yang terdiri dari kabut dan gas meledak. Ledakan besar tersebut akhirnya membentuk galaksi serta nebula- nebula. Tercatat selama 4,6 miliar tahun, nebula-nebula membeku dan menjadi galaksi, salah satunya Galaksi Bima Sakti. Kemudian bagian dari galaksi tersebut mengalami kondensasi membentuk gumpalan kecil yang dinamai planet, termasuk bumi di dalamnya.
  • 16.
    TEORI KABUT NEBULA Teoripembentukan bumi menurut Immanuel Kant disebut juga dengan teori kabut nebula. Teori ini muncul sekitar tahun 1755, kemudian disempurnakan oleh Piere de Laplace pada tahun 1796. Teori kabut nebula menjelaskan bahwa terdapat kumpulan gas bebas di luar angkasa yang disebut kabut nebula. Kemudian terjadi tarik menarik antar gas yang membentuk kabut semakin besar dan bergerak cepat proses perputaran ini menyebabkan materi kabut terlempar dan terpisah. Hingga akhirnya materi yang terlempar mengalami pendinginan dan penggumpalan menjadi sebuah planet.
  • 17.
    TEORI BINTANG KEMBAR Teoripembentukan bumi ini dicetuskan oleh seorang ahli astronomi yang bernama Raymond Arthur Lyttleton. Menurut Arthur, bintang kembar merupakan bagian terkecil dari sebuah galaksi. Salah satu bintang dalam galaksi meledak sehingga banyak material yang dikandungnya terlempar. Sedangkan bintang yang lain tidak mengalami ledakan karena adanya gaya gravitasi. Oleh sebab itu, sebaran material akibat ledakan bintang satunya mengelilingi bintang yang tidak meledak. Bintang yang tidak meledak dikenal sebagai matahari, lainnya dalam bentuk pecahan akibat ledakan dikenal sebagai planet, salah satunya bumi.
  • 18.
  • 19.
    KESIMPULAN KESIMPULAN KESIMPULAN Ada sebelas teoriyang dikemukakan oleh para ahli mengenai keterbentukan bumi Masing-masing teori meggunakan ilmu sains fisika, matematika dan ilmu sains lainnya dalam mengemukakan teori Yang perlu dipahami adalah, teori pembentukan bumi yang dikemukakan para ahli menggunakan ilmu pengetahuan sebagai dasar dalam mengemukakakan pendapat 1. 2. 3.
  • 20.
    PERTANYAAN Sebutkan teori-teori mengenaipembentukan bumi yang kalian ketahui Dari teori yang sudah disebutkan tadi, buatlah penjelasan sesuai dengan pemahaman kalian
  • 21.
    TUGAS Buatlah gambar petapikiran tentang teori pembentukan bumi sajikan dalam bentuk apa saja sesuai dengan bakat dan minat (kertas HVS F4, karton Banner dll) Buat karya yang indah dan menarik