TARI 
KELOMPOK 4 
ANGGOTA : 
- Ade M Ridwan 
- Anggraeni Aulia P 
- Dimas Nur Annisa 
PERTUNJUKAN 
I 
- Lita Marliani 
- Oges Gumilang
ASPEK-ASPEK 
TARI 
 Bentuk 
 Gerak 
 Tubuh 
 Irama 
 Jiwa
Fungsi dan Tujuan Tari 
• Sebagai sarana upacara 
• Sebagai hiburan 
• Sebagai penyaluran terapi 
• Sebagai media pendidikan 
• Sebagai media pergaulan 
• Seni tari sebagai katarsis katarsis 
• Seni tari sebagai media pertunjukan
Tari Wayang 
dalam tarian ini cerita yang ditampilkan berkisar pada cerita Ramayana, 
Mahabarata atau panji/menak. Pada umumnya tari wayang diiringi oleh gamelan 
selendro. 
Karakter dalam Tari Wayang: 
1. Karakter PriaTerdiri Dari: 
- Satria Lungguh untuk tokoh Arjuna, Abimanyu, dan Arjuna Sastrabahu (Lenyep). 
- Satria Ladak Lungguh untuk tokoh Arayana, Nakula dan Sadewa (Lanyap). 
- Satria Ladak Dengah/Kasar untuk tokoh Jayanegara, Jakasono, Diputi Karna dan 
sebagainya. 
- Monggawa Dengah/Kasar seperti Baladewa dan Bima. 
- Monggawa Lungguh seperti Antareja dan Gatotkaca. 
- Denawa Raja seperti Rahwana dan Nakula Niwatakawaca. 
2. Karakter tari wanita terdiri dari : 
- Putri Lungguh untuk tokoh Subadra, Sinta, dan Arimbi 
(Lenyep). 
- Putri Ladak untuk tokoh Srikandi, Larasati (Lanyap).
TARI TOPENG 
Dalam bahasa sunda topeng disebut juga kedok. Tarian semacam ini 
ada ada di daerah perbatasan seperti Jawa Tengah, Cirebon, Bekasi, 
Tambun dan Karawang. 
1. Tari Topeng Cirebon 
2. Tari Topeng Dayak 
3. Tari Topeng Bali 
4. Tari Topeng Malang 
5. Tari Topeng Ireng 
6. Tari Topeng Reog
TARI PENDET 
Pada awalnya Tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak 
diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali. Tari pendet 
mengandung anasir yang saklar-religius. Pendet dapat ditarikan oleh 
semua orang. 
Tari pendet biasanya ditampilkan setelah Tari Rejang Dihalaman Pura 
dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih)
Tari Ngremo 
Tari Ngeremo berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tarian 
ini pada awalnya merupakan tarian yang digunakan sebagai pengantar 
pertunjukan ludruk 
Menurut sejarahnya, tari ngremo merupakan tari yang khusus 
dibawakan oleh penari laki – laki. Ini berkaitan dengan lakon yang 
dibawakan dalam tarian ini. Pertunjukan tari ngremo umumnya 
menampilkan kisah pangeran yang berjuang dalam sebuah medan 
pertempuran. Sehingga sisi kemaskulinan penari sangat dibutuhkan 
dalam menampilkan tarian ini.
TARI TATKHALI DAN ODISI INDIA 
Di india tarian muncul sebagai pendamping untuk bentuk kesenian yang lain 
seperti puisi, musik, dan teater. Tarian di India merupakan unsur gabungan dari 
nritta, nritya, dan Natya.Nritta merupakan unsur yang berupa gerakan dan tidak 
berarti apapun.Nritya adalah suatu ekspresi yang mendampingi gerakan. Dan 
Natya adalah ekspresi tari yang sesuai dengan sejarah. 
Tari Odissi merupakan perkembangan tarian di India yang mewakili sebuah 
ekspresi kebaktian. Kesenian ini sangat dipertahankan di semua tempat-tempat 
suci di India. Karakteristik tarian ini terletak pada defleksi pinggul, sikap berdiri 
dalam tarian, desain gerakan tangan, gerakan putar tubuh yang mengalir, juga 
pose patung yang terkandung dalam gerakan tarian.
TARI KIPAS 
Tarian ini sangat populer di mancanegara. Tarian inis ering ditampilkan dalam 
berbagai acara.Tarian ini lebih banyak ditarikan oleh para wanita yang lemah 
gemulai dan membentuk ornamen yang indah. 
Tarian ini merupakan jenis tarian klasik yang sering ditampilkan di istana dan 
dihadapan raja dengan penari yang cantik. Pakaian dan kipas yang digunakan pada 
umumnya berwarna terang. Kipas yang digunakan adalah kipas khus yang bila 
digerakkan akan membentuk suatu ornamen seperti bunga.

Tari Pertunjukan

  • 1.
    TARI KELOMPOK 4 ANGGOTA : - Ade M Ridwan - Anggraeni Aulia P - Dimas Nur Annisa PERTUNJUKAN I - Lita Marliani - Oges Gumilang
  • 2.
    ASPEK-ASPEK TARI Bentuk  Gerak  Tubuh  Irama  Jiwa
  • 3.
    Fungsi dan TujuanTari • Sebagai sarana upacara • Sebagai hiburan • Sebagai penyaluran terapi • Sebagai media pendidikan • Sebagai media pergaulan • Seni tari sebagai katarsis katarsis • Seni tari sebagai media pertunjukan
  • 4.
    Tari Wayang dalamtarian ini cerita yang ditampilkan berkisar pada cerita Ramayana, Mahabarata atau panji/menak. Pada umumnya tari wayang diiringi oleh gamelan selendro. Karakter dalam Tari Wayang: 1. Karakter PriaTerdiri Dari: - Satria Lungguh untuk tokoh Arjuna, Abimanyu, dan Arjuna Sastrabahu (Lenyep). - Satria Ladak Lungguh untuk tokoh Arayana, Nakula dan Sadewa (Lanyap). - Satria Ladak Dengah/Kasar untuk tokoh Jayanegara, Jakasono, Diputi Karna dan sebagainya. - Monggawa Dengah/Kasar seperti Baladewa dan Bima. - Monggawa Lungguh seperti Antareja dan Gatotkaca. - Denawa Raja seperti Rahwana dan Nakula Niwatakawaca. 2. Karakter tari wanita terdiri dari : - Putri Lungguh untuk tokoh Subadra, Sinta, dan Arimbi (Lenyep). - Putri Ladak untuk tokoh Srikandi, Larasati (Lanyap).
  • 5.
    TARI TOPENG Dalambahasa sunda topeng disebut juga kedok. Tarian semacam ini ada ada di daerah perbatasan seperti Jawa Tengah, Cirebon, Bekasi, Tambun dan Karawang. 1. Tari Topeng Cirebon 2. Tari Topeng Dayak 3. Tari Topeng Bali 4. Tari Topeng Malang 5. Tari Topeng Ireng 6. Tari Topeng Reog
  • 6.
    TARI PENDET Padaawalnya Tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali. Tari pendet mengandung anasir yang saklar-religius. Pendet dapat ditarikan oleh semua orang. Tari pendet biasanya ditampilkan setelah Tari Rejang Dihalaman Pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih)
  • 7.
    Tari Ngremo TariNgeremo berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tarian ini pada awalnya merupakan tarian yang digunakan sebagai pengantar pertunjukan ludruk Menurut sejarahnya, tari ngremo merupakan tari yang khusus dibawakan oleh penari laki – laki. Ini berkaitan dengan lakon yang dibawakan dalam tarian ini. Pertunjukan tari ngremo umumnya menampilkan kisah pangeran yang berjuang dalam sebuah medan pertempuran. Sehingga sisi kemaskulinan penari sangat dibutuhkan dalam menampilkan tarian ini.
  • 8.
    TARI TATKHALI DANODISI INDIA Di india tarian muncul sebagai pendamping untuk bentuk kesenian yang lain seperti puisi, musik, dan teater. Tarian di India merupakan unsur gabungan dari nritta, nritya, dan Natya.Nritta merupakan unsur yang berupa gerakan dan tidak berarti apapun.Nritya adalah suatu ekspresi yang mendampingi gerakan. Dan Natya adalah ekspresi tari yang sesuai dengan sejarah. Tari Odissi merupakan perkembangan tarian di India yang mewakili sebuah ekspresi kebaktian. Kesenian ini sangat dipertahankan di semua tempat-tempat suci di India. Karakteristik tarian ini terletak pada defleksi pinggul, sikap berdiri dalam tarian, desain gerakan tangan, gerakan putar tubuh yang mengalir, juga pose patung yang terkandung dalam gerakan tarian.
  • 9.
    TARI KIPAS Tarianini sangat populer di mancanegara. Tarian inis ering ditampilkan dalam berbagai acara.Tarian ini lebih banyak ditarikan oleh para wanita yang lemah gemulai dan membentuk ornamen yang indah. Tarian ini merupakan jenis tarian klasik yang sering ditampilkan di istana dan dihadapan raja dengan penari yang cantik. Pakaian dan kipas yang digunakan pada umumnya berwarna terang. Kipas yang digunakan adalah kipas khus yang bila digerakkan akan membentuk suatu ornamen seperti bunga.