Amrul Rizal
PEMBAHASAN 
 PENGERTIAN MENGGAMBAR 
 JENIS – JENIS MENGGAMBAR 
 PRINSIP MENGGABAR 
 TEKNIK MENGGAMBAR BENTUK
Pengertian menggambar 
Menggambar merupakan proses 
pengungkapan gagasan seseorang melalui 
bahasa gambar. 
Untuk dapat membuat gambar yang baik, 
seseorang harus menguasai kemampuan 
menggambar terutama menggambar 
bentuk. 
Menggambar bentuk adalah cara 
menggambar dengan meniru objek dan 
mengutamakan kemiripan rupa.
Jenis – jenis menggambar 
Menggambar Bentuk Benda Kubistis 
Menggambar Bentuk Benda Silindris 
Menggambar Bentuk Benda Bebas
Prinsip Menggambar Bentuk 
Untuk dapat menggambar bentuk dengan baik dan benar, diperlukan 
pengetahuan dan penguasaan terhadap prinsip - prinsip dan langkah 
kerjanya. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, antara lain 
sebagai berikut. 
 Model > objek yang dijadikan acuan untuk meng – gambar. 
 Proporsi > Suatu benda tersusun dari satu kesatuan berdasarkan 
ukuran antara bagian satu dengan bagian lainnya. 
 Komposis > tata susunan yang menyangkut keseimbangan, 
kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa. 
 Perspektif > Benda yang letaknya lebih dekat dengan pandangan 
mata, tampak lebih besar ukurannya bila dibandingkan dengan 
benda-benda yang letaknya jauh dari pandangan mata. 
 Gelap – Terang > Sinar yang jatuh pada suatu benda (baik sinar yang 
jatuh secara langsung atau tidak langsung) akan menimbulkan efek 
terang di satu sisi dan bayangan (gelap) di sisi yang lain.
TEKNIK ARSIR TEKNIK DUSSEL (GOSOK) 
Teknik mengambar arsir lebih 
menekankan pada 
kekauatan garis (stroke). 
Dilakukan berulang-ulang 
secara sejajar maupun tumpang 
berpotongan, hal ini dilakukan 
untuk memberikan kesan gelap. 
Alat yang digunakan biasanya 
pensil, spidol, crayon, konte, 
kapur, arang, dll. 
Teknik menggambar ini 
menggunakan bantuan kapas 
atau alat khusus yang berupa 
gulungan kertas (bentuknya 
mirip pensil), bahkan jari-jari 
kitapun dapat digunakan untuk 
teknik menggambar yang satu 
ini. Pada teknik ini stroke/garis 
akan dihilangkan atau 
dihaluskan dengan cara digosok-gosok 
(dusel). jenis pensil yang 
lunak ( 2B ke atas) atau konte 
dan krayon.
TEKNIK BLOK (silhouette) TEKNIK TITIK (POINTILISME ) 
Teknik menggambar ini 
memang jarang kita jumpai 
sehingga tampak seperti sesuatu 
yang baru. Teknik ini lebih 
menekankan pada perwujudan 
karakter objek. Dengan hanya 
melihat silhuetnya saja kita bisa 
menebak bentuk dari objek 
tersebut. 
Teknik menggambar ini 
menitikberatkan pada penggunaan 
titik (dot) untuk membentuk 
gambar. Penyusunan titik-titik 
yang jumlahnya ribuan bahkan 
jutaan titik. Kerapatan penyusunan 
titik-titik adalah untuk menentukan 
gelap terang dari suatu objek agar 
tampak pejal (kesan tiga 
dimensional).
TEHNIK AQUAREL (TRANSPARAN) 
Teknik menggambar ini menggunakan media basah agar supaya menghasilkan 
warna yang transparan. Paling cocok menggunakan media cat air, cat acrylik, dsb. 
Kertas gambar sebelum dilakukna proses menggambar paling bagus yang harus 
dibasahi agar cat cepat menyebar. Atau dibuat lembab. Alat yang cocok adalah 
menggunakan kuas. Dilakukan secara berulang-ulang dan menumpuk agar 
menghasilkan warna tua atau gelap. Teknik menggambar yang satu ini memang 
membutuhkan kemampuan khusus dalam penguasaan alat kuas. Gambar dari teknik 
ini memiliki karakter khusus dan karena bahan warnanya cat air atau acrylik maka 
warna yang dihasilkan memeng tampak cemerlang kalau dibandingkan crayon.
Menggambar

Menggambar

  • 1.
  • 2.
    PEMBAHASAN  PENGERTIANMENGGAMBAR  JENIS – JENIS MENGGAMBAR  PRINSIP MENGGABAR  TEKNIK MENGGAMBAR BENTUK
  • 3.
    Pengertian menggambar Menggambarmerupakan proses pengungkapan gagasan seseorang melalui bahasa gambar. Untuk dapat membuat gambar yang baik, seseorang harus menguasai kemampuan menggambar terutama menggambar bentuk. Menggambar bentuk adalah cara menggambar dengan meniru objek dan mengutamakan kemiripan rupa.
  • 4.
    Jenis – jenismenggambar Menggambar Bentuk Benda Kubistis Menggambar Bentuk Benda Silindris Menggambar Bentuk Benda Bebas
  • 5.
    Prinsip Menggambar Bentuk Untuk dapat menggambar bentuk dengan baik dan benar, diperlukan pengetahuan dan penguasaan terhadap prinsip - prinsip dan langkah kerjanya. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut.  Model > objek yang dijadikan acuan untuk meng – gambar.  Proporsi > Suatu benda tersusun dari satu kesatuan berdasarkan ukuran antara bagian satu dengan bagian lainnya.  Komposis > tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa.  Perspektif > Benda yang letaknya lebih dekat dengan pandangan mata, tampak lebih besar ukurannya bila dibandingkan dengan benda-benda yang letaknya jauh dari pandangan mata.  Gelap – Terang > Sinar yang jatuh pada suatu benda (baik sinar yang jatuh secara langsung atau tidak langsung) akan menimbulkan efek terang di satu sisi dan bayangan (gelap) di sisi yang lain.
  • 6.
    TEKNIK ARSIR TEKNIKDUSSEL (GOSOK) Teknik mengambar arsir lebih menekankan pada kekauatan garis (stroke). Dilakukan berulang-ulang secara sejajar maupun tumpang berpotongan, hal ini dilakukan untuk memberikan kesan gelap. Alat yang digunakan biasanya pensil, spidol, crayon, konte, kapur, arang, dll. Teknik menggambar ini menggunakan bantuan kapas atau alat khusus yang berupa gulungan kertas (bentuknya mirip pensil), bahkan jari-jari kitapun dapat digunakan untuk teknik menggambar yang satu ini. Pada teknik ini stroke/garis akan dihilangkan atau dihaluskan dengan cara digosok-gosok (dusel). jenis pensil yang lunak ( 2B ke atas) atau konte dan krayon.
  • 7.
    TEKNIK BLOK (silhouette)TEKNIK TITIK (POINTILISME ) Teknik menggambar ini memang jarang kita jumpai sehingga tampak seperti sesuatu yang baru. Teknik ini lebih menekankan pada perwujudan karakter objek. Dengan hanya melihat silhuetnya saja kita bisa menebak bentuk dari objek tersebut. Teknik menggambar ini menitikberatkan pada penggunaan titik (dot) untuk membentuk gambar. Penyusunan titik-titik yang jumlahnya ribuan bahkan jutaan titik. Kerapatan penyusunan titik-titik adalah untuk menentukan gelap terang dari suatu objek agar tampak pejal (kesan tiga dimensional).
  • 8.
    TEHNIK AQUAREL (TRANSPARAN) Teknik menggambar ini menggunakan media basah agar supaya menghasilkan warna yang transparan. Paling cocok menggunakan media cat air, cat acrylik, dsb. Kertas gambar sebelum dilakukna proses menggambar paling bagus yang harus dibasahi agar cat cepat menyebar. Atau dibuat lembab. Alat yang cocok adalah menggunakan kuas. Dilakukan secara berulang-ulang dan menumpuk agar menghasilkan warna tua atau gelap. Teknik menggambar yang satu ini memang membutuhkan kemampuan khusus dalam penguasaan alat kuas. Gambar dari teknik ini memiliki karakter khusus dan karena bahan warnanya cat air atau acrylik maka warna yang dihasilkan memeng tampak cemerlang kalau dibandingkan crayon.